Vatikan: Kardinal menetapkan paus Johanes Paulus II sebagai Santo (Orang Kudus)


Para Kardinal Roma Katolik se dunia bertemu di RomaSebuah komiti yang terdiri dari para kardinal dan uskup Gereja Roma Katolik, dalam rapatnya hari Selasa kemarin, (2/7/2013), menyetujui untuk menetapkan  Karol Josef Wojtyla (paus Yohanes Paulus II; telah meninggal dunia tahun 2005) sebagai Santo atau Orang Kudus, sumber Ansa News melaporkan.

Para pemimpin tersebut, adalah anggota dari sebuah badan yang menetapkan seseorang dapat atau tidak dapat menjadi ”Orang-orang Kudus,” berkata ”langkah selanjutanya adalah Paus Francis (yang sedang menjabat) untuk memberikan peneguhan terakhir.”

Menurut berita dari France24 Rabu pagi, Paus Francis telah menyetujui untuk memberikan gelas Santo tersebut kepada Yohanes Paulus II.

Sebuah kemungkinan penetapkan pentasbisan tersebut jatuh pada tanggal 8 Desember tahun ini, dimana perayaan the Immaculate Conception (doktrin Katolik bahwa Maria lahir tanpa dosa, bandingkan dengan Luk 2.24 dan Imm 12:8)  jatuh pada hari Minggu, yang mana biasanya penetapkan tersebut terjadi, Ansa News berkata.

Sumber yang sama juga berkata, bahwa ’menjadi’ orang kudus ini adalah merupakan suatu mujizat kedua dari Yohanes Paulus II. [manusia memberi gelas kepada orang mati sebagai orang suci adalah suatu mujizat?].

Barbara Blaine, pemimpin  the Survivors Network of those Abused by Priests (SNAP), kelompok pembela para korban penyalah gunaan sex yang dilakukan oleh para pastor Katolik, mengkritik pemberian gelar oleh para petinggi Gereja Katolik tersebut sebagai tindakan ”membungkus lebih garam ke dalam luka-luka.” ”Di dalam lebih dari 25 tahun sebagai figur agama yang sangat berkuasa di planet, Yohanes  Paulus II hampir tidak melakukan apapun untuk melindungi anak-anak,” Berbara berkata.

Komentar: Perdebatan terjadi diantara orang Katolik sendiri ketika Paus Yohanes Paulus II mencium kitab Kuran dan kepalanya diberkati oleh seorang dukun Indian. Tahun 84 ia menyatakan dirinya sebagai Elohim dengan berkata ”Don.t go to God for forgiveness of sins, come to me.” Baca: Karol Jozef Wojtyla a.k.a Joannes Pavlos Sevindo.
Alkitab menyebut “orang-orang kudus atau orang-orang suci” untuk para orang Kristen yang masih hidup (pengikut ajaran Adonai Yeshua Ha Mashiah / Yesus Kristus, contoh:

  • Rasul Paulus kepada Jemaat di Roma: Salam kepada Filologus, …, dan juga kepada segala orang kudus yang bersama-sama dengan mereka. Bersalam-salamlah kamu dengan cium kudus. Salam kepada kamu dari semua jemaat Ha Mashiah (Kristus). (Rom 16:15-16);
  • Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi: Sampaikanlah salamku kepada tiap-tiap orang kudus dalam Ha Mashiah Yeshua (Kristus Yesus). Salam kepadamu dari saudara-saudara, yang bersama-sama dengan aku. Salam kepadamu dari segala orang kudus, khususnya dari mereka yang di istana Kaisar. (Fil 4:21-22).
  • Rasul Petrus kepada Jemaat-jemaat Yahudi Kristen di Yunani: Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Elohim sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib: (1 Pet 2:9).

Ada lebih dari 10 (sepuluh) perbedaan prinsip doktrin antara Kristianiti dengan agama Roma Katolik, itulah sebabnya menjalin hubungan oikumene dengan Gereja Roma Katolik dilarang oleh Alkitab. Baca kitab Wahyu pasal 17 dan 18, dan perhatikan peringatan Yeshua pada Wah 18:4-5.

Bacaan berkait:

Referensi:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Iklan

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: