Kampanye Save Maryam: 2 juta Muslim Indonesia murtad/tahun; benar tidak?


Kampanye Save Maryam benar atau tidakGadis Muslim Maryam sedang mencari kebenaran, ia perlu diselamatkan clip film kampanye ini berkata. Kampanye Save Maryam mentargetkan pengumpulan uang  sebanyak 2 juta dollar untuk kampanye TV Islam demi menghidupkan agama Islam di Indonesia yang sedang sekarat ini. Rima Amin berkata, Kampanye Save Maryam ini di motori oleh yayasan zakat (pengumpulan uang) Mercy Mission, di Inggris saja sudah berhasil mengumpulkan uang sebanyak 20.000 £

Benarkah klaim 2 juta pertahun Muslim Indonesia murtad ke Kristianiti? Dari mana pembuat  Save Maryam mendapat data tersebut atau metode statistik apa yang mereka telah pakai?  Apa motive sesungguhnya yayasan zakat yang berpusat di London ini?

Terlepas dari masalah angka murtad yang diberikan oleh yayasan zakat Mercy Mission di atas, mungkin yang lebih penting dipertanyakan, khususnya oleh para pemimpin Islam adalah

  • Mengapa orang Muslim murtad/ keluar dari Islam dan pindah ke Kristianiti?” dan
  • Dapatkah kampanye media Islam membangkitkan kembali semangat Islam atau berefek sebaliknya, meruntuhkan?”
  • Apakah aksi kekerasan dan penutupan paksa Gereja-gereja dari Jemaah Islamiah dan Front Pembela Islam (FPI) beberapa dekade belakangan ini justru penyebab rusaknya citra Islam di Indonesia?

Beberapa alasan utama mengapa begitu banyak Muslim (orang Islam) pindah ke Kristianiti, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Timur Tengah dan Afrika khususnya negara-negara yang terletak di Laut Mediterranean atau Laut Tengah; Afrika utara, Israel, Syria, Turki) adalah:

A. Konflik-konflik di Intern Islam.
1. Konflik berdarah yang berkepanjangan di antara kelompok-kelompok aliran Islam sendiri; Sunni lawan Shia, Sunni lawan Ahmadiyah, Sunni lawan Sufi dsb. Menklaim aliran yang paling benar dan lainnya aliran Islam yang salah. Puluhan ribu meninggal dan luka berat per tahunnya akibat perbedaan doktrin di antra aliran Islam.

2. Impian bangkitnya kembali kejayaan Kalifah yang dipaksakan; berakibat saling sikut dan ingin mengepalai aliran Islam lainnya, menterror negara-negara tetangga (Islam moderat dan non-Islam) untuk menerapkan Hukum Sharia atau dimusnahkan (seperti Mali, Nigeria, Somalia, Sudan Selatan, Syria dsb.)

Kedua alasan utama ini adalah jelas kesalahan pemimpin Islam itu sendiri, menyebabkan banyak orang Islam tidak puas dan meninggalkan Islam pindah ke agama lain bahkan ke agama Hindu dan Buddha yang ajaran Islam menganggap sebagai agama-agama penyembahan berhala.

B. Faktor Muslim pindah ke Kristianiti
1. Karena ajaran Kristen sangat berbeda dengan ajaran Islam:
a. Elohim (God/ Allah) mencari manusia berdosa bahkan mengorbankan ”Putra Tunggal-Nya” mati untuk mereka. Kalimat berthemakan ”Elohim mengasihi manusia” begitu jelas dan banyak terdapat di Alkitab.
b. Elohim begitu dekat dengan umat-Nya, bahkan tinggal di dalam hati mereka melalui Roh Kudus-Nya. Firman-Nya sendiri mengajar bahwa Ia minta umat-Nya memanggil-Nya ”Bapa” dan ”Sahabat.”
c. Bagi mereka yang pernah membaca Alkitab dan  Kuran, tentu tahu bahwa cerita di Alkitab itu teratur, jelas, merangkup sepanjang waktu, mudah dimegerti dan dapat menjawab kebutuhan semua pembacanya – dari anak kecil sampai professor. Berisi lebih dari 800 kalimat nubuatan.
d. Ajaran Alkitab itu konsisten. Keadilan dan kebenaran berlaku setara bagi umat Kristen maupun non-Kristen. Hak wanita begitu tinggi dan dihormati di Alkitab.
e. Mengasihi saudara-saudari seiman; bahkan mengasihi orang yang membenci mereka. Ajaran ”mengasihi dan mengampuni orang lain” sangatlah besar di dalam Kristianiti, sebaliknya di dalam Islam ”kasih dan pengampunan” seperti segelas air di gurun pasir yang sangat terik.
f. Motif perbuatan baik Kristen di dasari oleh ucapan terima kasih atas apa yang Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus) telah lakukan kepada mereka, bukanlah untuk pencarian keselamatan kekal.
g. Kepastian masuk Sorga begitu jelas, sehingga mereka siap menderita dan teraniaya demi iman mereka selama hidup di dunia yang singkat ini.

2.  Faktor pengabaran Injil (Kabar Baik)
a. Orang Kristen menyebarkan iman mereka disertai kuasa supernatural (mujizat kesembuhan, pengusiran roh-roh jahat).
b. Mereka menginjil dengan landasan kasih dan belas kasihan, bukan dengan terror atau ancaman apalagi paksaan.
c. Tidak diragukan orang Kristen memakai semua media untuk pemberitakan Kabar Baik mereka, dari Radio sampai teknologi satelit: Al Hayat. Zakat Mercy Mission mau meniru cara Kristen ini, boleh saja; tetapi hasil tidak dijamin. Mengapa media Kristen begitu sangat berpengaruh dan sangat kuat menarik minat orang Islam, sementara media Muslim tidak (ada cukup banyak saluran TV berbau Islam di Indonesia)? penyebabnya adalah kuasa Elohim orang Kristen nyata dan isi beritanya adalah bukti hidup.  Lihat Film DVD Finger of God (mujizat-mujizat di lapangan); Furious Love (praktek kasih) dan Father of lights (kasih dan terang Adonai menarik banyak orang).  Ketiganya dibuat oleh Wanderlust productions. Atau lihat It’s Supernatural.

Motif dan metode dari Yayasan zakat Mercy Mission diragukan oleh orang Islam sendiri:
a. Rima Amin mempertanyakan mengapa uangnya dipakai untuk kampanye media, bukan untuk pendidikan dan kebutuhan hidup orang-orang Islam.

b. Fahita Advani (Muslim Indonesia) menyatakan beberapa kebohongan badan pengumpulan Zakat Mercy Mission, ”Ketika Maulana (Muslim Indonesia) megunjungi kantor mereka di London, mereka (orang Mercy Mission) mengakui bahwa klaim dua juta (murtad ke Kristianiti)  hanyalah strategi pemasaran saja” dan  “Mercy Mission juga telah mengklaim bahwa mereka bergabung dengan (organisasi Islam) Muhammadiyah, pemimpin Muhammadiyah menolak klaim ini.” Karenanya Fahita berharap orang-orang Mercy Mission tidak menyebarkan kebohongan dan penipuan, khususnya untuk tujuan mengumpulkan uang untuk ‘organisasi’ mereka. Untuk orang yang sungguh mencari kebenaran dan kejujuran, metode yang dipakai yayasan zakat Mercy Mission sungguh mencoreng agama Islam dan memalukan pemeluknya yang tulus hati, sekalipun dalam tujuan dakwa Islam metode berbohong (taqiyya dan kitman) itu dibenarkan oleh Kuran.

Sensus penduduk Indonesia 2010 menyatakan pertumbuhan Kristen 500.000 pertahun, tapi klaim 2 juta muslim pindah ke Kristen yang dibuat oleh Zakat Mercy Mission jelas motivinya perlu dipertanyakan, ada kemungkinan yayasan zakat ini ingin berbuat sekali tepuk dua lalat mati (mendapat keuntungan uang dan sekaligus merusak kesejahteraan bangsa dan negara Indonesia), demikian beberapa komentar orang Islam Indonesia menanggapi kampanye Save Maryam di atas.

Ini nasehat bagus dari Gamaliel, seorang Mahkamah Agama yang terkenal di jaman Yeshua Ha Mashiah,  bagi para pemimpin Islam yang ingin menekan Kristianiti:

Sesudah itu ia berkata kepada sidang: “Hai orang-orang Israel (ganti kata Israel dengan Islam), pertimbangkanlah baik-baik, apa yang hendak kamu perbuat terhadap orang-orang ini! Sebab dahulu telah muncul si Teudas, yang mengaku dirinya seorang istimewa dan ia mempunyai kira-kira empat ratus orang pengikut; tetapi ia dibunuh dan cerai-berailah seluruh pengikutnya dan lenyap. Sesudah dia, pada waktu pendaftaran penduduk, muncullah si Yudas, seorang Galilea. Ia menyeret banyak orang dalam pemberontakannya, tetapi ia juga tewas dan cerai-berailah seluruh pengikutnya. Karena itu aku berkata kepadamu: Janganlah bertindak terhadap orang-orang ini. Biarkanlah mereka, sebab jika maksud dan perbuatan mereka berasal dari manusia, tentu akan lenyap, tetapi kalau berasal dari Elohim (Allah), kamu tidak akan dapat melenyapkan orang-orang ini; mungkin ternyata juga nanti, bahwa kamu melawan Elohim (Allah).” Nasihat itu diterima. (Kisah para Rasul 5:35-39).

Indonesia sebelum dimasuki oleh imam-imam Islam dari Timur Tengah, cukup mundur 30 tahun kebelakang dari sekarang, adalah negara yang damai, rakyatnya bergotong royong dan saling mengunjungi di hari-hari raya Islam dan Kristen, saling berjabat tangan jika bertemu dan mereka saling bertamu. Semua ini hampir hilang dan terancam musnah oleh karena faham dan budaya asing yang masuk melalui guru-guru Islam ke bumi Pancasila. Semoga YAHWEH Yang Mahaesa dan Pemurah memelihara kerukunan dan kestabilan bangsa dan negara Indonesia. Agama dapat membawa perpecahan jika terlalu di expose, tetapi Firman Elohim membawa perdamaian, pengampunan, kebenaran dan keselamatan.

Bacaan berkait:

Referensi:

 Komentar pada artikel ini ditutup karena sudah cukup banyak. Terima kasih. Moderator
Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

43 Tanggapan

  1. Broo bilang ke gue satu ayat atau 1 pasal aja pada injil anda yang menegaskan yesus itu tuhan karna pada saat dia disalibkan dia menyeru tuhan jangan tinggalkan saya itu juga ada di film paskah yg selalu di tayangkan yesus sebenarnya tidak pernah berkata dia itu tuhan dan dia tidak pernah mengakui dirinya tuhan siapa yang menobatkan jesus jadi tuhan…..????

    • Salam sejahtera Handys. Pertanyaan Anda saya pindahkan ke Katagori Diskusi Agama. Agar bisa dijawab oleh setiap orang Kristen. Moderator.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: