Komentar atas film Innocent of Muslims (nabi Muhammad) dan reaksi dunia Islam


Apakah Anda pernah melihat trailer film berjudul The Innoncent of Muslims atau dipanggil sebagai “film Nabi Muhammad,”cuplikan film yang telah membuat masyarakat Islam di banyak negara menjadi marah besar?  Artikel ini adalah kumpulan komentar dari berbagai orang dari latar belakang kepercayaan, sudut pandang politik dan social.

Aksi demo masyarakat Islam dimulai di Mesir dan Libya lalu menyebar ke  Yaman, Sudan, Tunisia Lebanon, Yordania, Irak, Kuwait, Bahrain, Iran, Pakistan, Bangladest, Indonesia, Afghanistan, India, Turkey, Gaza, Israel, dan juga di beberapa negara Barat seperti di Australia, Jerman, Inggris.

Sebagian besar demo menjurus kepada kekerasan yang membuat kematian dan pembakaran dan pengerusakkan gedung kedutaan Amerika Serikat. Bentrokan dengan polisi/ petugas keamanan setempat juga terjadi yang menyebabkan korban di kedua belah pihak- petugas keamanan dan pendemo.

President Afghanistan, Hamid Karzai, mencela film tersebut sebagai ”tidak manusiawi dan penghinaan” namun meminta masyarakat Afghan untuk ”tetap tenang.” Namun kelompok Islam radikal Taliban menyatakan perang atas negara Amerika Serikat.

Pemimpin Islam Hezbollah Libanon, Hassan Nasrallah. Ia menyatakan bahwa film ini ditujukan untuk membangkitkan keributan dan kebencian antara orang Islam dan Kristen Koptik di Mesir, ia melabelkan film ini sebagai ”tindakan amoral yang mewakili tingkat tertinggi agresi melawan hak asasi manusia tertinggi … untuk menghargai kepercayaan-kepercayaan dan kesucian.”

Guru besar Univ. King Abdul Aziz Arab Saudi, Abdullah Bin Bayyah. Ia meminta PBB dan para pemimpin Barat untuk menghentikan hak kebebasan berbicara di negara-negara Barat. Ia menekankan USA haruslah melarang pembuatan video-video seperti ”Innocence of Muslims” ini.

Ghaith Abdul-Ahad, jurnalist kelahiran Irak, berkomentar di koran Guardian bahwa kekerasan Anti-Barat yang mengguasai dunia Arab memiliki sedikit urusan dengan film nabi Muhammad.  Menurut Ghaith, kelompok Islam Salafis adalah biang kerok dari aksi kekerasan atas kedutaan besar USA di Bangasi, ”Mereka brilliant  dalam membuat kekacauan di jalan-jalan.” Di Tunisia, Pengacauan dari Salafi telah dimulai berbulan-bulan sebelum propaganda film tersebut muncul dipermukaan. Mereka menyerang bioskop-bioskop,  para sekuler dan para artist. Di Bahrain dan Syria mereka bekerja melalui jalur-jalur sektarian, dan di Mesir mereka melancarkan konfrontasi brutal kepada para Kristen Koptik. Di Libya, para Salafis telah secara sistimatik membakar tempat-tempat suci Islam Sufi dan merusaki kuburan-kuburan Kristen.
Menurut Ghaith, aksi kekerasan Anti-Barat yang sedang menjalar ini adalah lebih menjurus kepada perlawanan Islam atas kolonialisasi Barat, dan hanya sedit urusannya dengan film nabi Muhammad tersebut.

Joel Richardson, penulis dan komentator tentang Islam. Aksi kekerasan yang bersifat global ini adalah bukti dari gelombang kebangkitan dari restorasi kerajaan Islam Khalifah [bahasa Arab yang berarti “penerus.” Pemerintahan Khalifah ini adalah konsep Islam Sunni; Umayad, Abbasid dan Ottoman]. Itu Nampak jelas pada bendera hitam berhuruf Arab warna putih yang mereka kibarkan di berbagai negara saat berdemo.
Menurut keyakinan orang Islam, bergabungnya tentara-tentara Islam membawa bendera hitam adalah tanda kuat dari akhir jaman, memproklamasikan kedatangan imam Mahdi, figure juruselamat dalam agama Islam. Tulisan Arab pada bendera ini adalah dua kalimat shahada:  lā ʾilāha ʾillà l-Lāh, Muḥammadur rasūlu l-Lāh yang berarti “Tidak ada ilah lain selain Allah, Muhammad adalah rasul Allah” atau  “There is no god but God, Muhammad is the messenger of God.”
Joel percaya bahwa Anti-Kristus yang akan mengontrol dunia berasal dari agama Islam. [ia menolak keyakinan para ahli Alkitab bahwa Anti-Kristus datang dari gereja Roma Katolik].

Reema Abu Hamdiah, Russian TV  Arabic  Correspondence. Menjawab pertanyaan mengapa film ini menyebabkan protes dibanyak negara, Reema menjawab:  “Sebab mereka cinta Muhammad lebih dari diri mereka sendiri. Kebanyakan dari mereka belum pernah melihat film ini bahkan tidak tahu nama filmnya.”

Walid Shoebat, ex-terrorist PLO dan ex-anggota Muslim Brotherhood. “Jangan salah;  konsep bahwa demo-demo ini telah dibuat oleh film anti-Islam adalah pemalsuan secara penuh dan total.” Walid menunjuk dua alasan utama dari aksi kekerasan tersebut: 1. Seluruhnya tentang mengintimidasi negara-negara masuk kedalam (into) pelaksanaan hukum-hukum yang dibuat mematikan hak-hak kebebasan berbicara. Film adalah tidak lebih dari sebuah alat untuk dipakai untuk mengeksplotasi kecenderungan benar secara politik. 2.  Bagian dari “hari mendukung al-Qaida.” Untuk membuktikan hal ini tanpa bayangan keraguan bahwa 11 September dipilih tanpa hubungan kepada film itu ada direleas.” [Trieal film ini hadir di YouTube pada akhir Juni]. Intinya Walid menyatakan bahwa kelompok Islam radikal Salafis dan Muslim Brotherhood adalah otak dibelakang perencanaan aksi kekerasan yang sekarang terjadi.

Catatan dari saya: Tentang Film Innocent of  Muslims. Seorang Kristen Amerika (guru agama) menjawab pertanyaan saya apa komentar dia tentang film ini: Intinya ia berkata bahwa pembuat film ini mempunyai motivasi yang salah dan sebelumnya ia telah tercatat melakukan tindakan melanggar hukum Amerika. Guru ini sungguh tidak setuju dengan pembuatan film tersebut, cara yang salah untuk merubah orang Islam. Komentar-komentar masyarakat Barat (nampak di berbagai artikel) tidak mendukung tujuan film tersebut, namun menilai reaksi masyarakat Islam terlalu berlebihan; dan mereka menolak penghentian hak “free speech” (kebebasan berbicara) sebab itu adalah bagian dari budaya dan proses kemajuan bangsa Barat.

Tentang reaksi dunia Islam atas film Innocent of Muslims. Banyak komentator politik mempunyai pemikiran yang sama dengan Walid Shoebat, bahwa memang tanggal 11 September dipakai oleh para kelompok Islam radikal sebagai momentum jihad mereka dimana para terrorist Islam telah berhasil memusnahkan Twin Tower USA.

Saya pribadi menilai film Innocent of Muslims – hanya cuplikan, yang komplitnya tidak ada – dibuat memang sengaja (secara politik dan agama) untuk 1. membuat dunia semakin kacau-balau (seperti telah diramalkan di Injil Matius 24). 2. membuat masyarakat Islam tunduk dan menjadi pengikut “binatang” yang dinubuatkan Alkitab (Dan 7:8, 19-25; Wah 13:1-3), yakni “binatang” yang memiliki kuasa besar dari Naga (Iblis atau Setan).

Bagi Anda orang Islam, musuh Anda, juga musuh kami, yang sebenarnya adalah Iblis dan roh-roh jahat yang bekerja melalui manusia tertentu yang telah menjual diri mereka kepada Iblis demi jabatan dan kekuasaan yang fana/ sementara. Tujuan akhir Iblis adalah kematian tubuh dan jiwa kita.
Film penghinaan kepada Yeshua (Yesus/ Isa) juga telah dibuat; (film Yeshua yang sesuai Injil lihat di sini), provokasi sejenis ini bukanlah baru bagi mayarakat Kristen. Kedewasaan dan iman kita diuji melalui semua ini; akankah kita menyelesaikan hidup melalui kemarahan, dendam, kepahitan dan tangan penuh darah – yang tentunya berakhir di Neraka, atau sebaliknya kita lewati semua ujian hidup ini dengan hidup benar dan beriman sesuai perintah Elohim (Allah) Pencipta kita – yang upahnya adalah Sorga?  Jangan biarkan diri Anda termakan oleh permainan tipuan kotor si Iblis dan para anteknya.

Bagi Anda yang tahu suara Yeshua, Gembala Agung tersebut, ingatlah bahwa semuanya ini adalah tanda rohani yang jelas; berdoalah dan berjaga-jagalah, peristiwa “Pengangkatan” sudah sangat dekat.

Kiranya damai sejahtera Elohim yang melampau segala pikiran kita turun atas kita semua. Amin.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

2 Tanggapan

  1. Assalamu’alaikum warrohmatullahi wabarokatuh, Laa illa Hailallah Muhammadurrosulullah ( Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan Nabi Muhammad adalah rosul utusan Allah). Bahwa tuhan itu hanya ada satu yaitu Allah, dan tuhan itu tidak sama dengan manusia. Segala makhluk yang ada di jagat raya ini hanya Allah yang menciptakan. Allah itu tidak beranak dan tidak diperanakkan, yang menganggap bahwa Allah itu punya anak adalah orang2 yang zalim dan kafir.

    • Salam sdr Blumbang.
      Anda biasa menyebut dua kalimat sahadat, tetapi tidak mengerti artinya. Dari mana Anda mendapat kata “tuhan” dan “rosul utusan” dari dua kalimat sahadat Arab tersebut?
      Anda tahu apa artinya kata “Allah”? apakah ini nama ‘tuhan’ Anda, atau sekedar kata panggilan untuk diety? Baca “siapakah ALLAH, title atau nama?”

      Anda SALAH BESAR jika berpikir bahwa orang Kristen percaya Elohim (Allah) itu beranak (melahirkan) dan diperanakkan!!!

      Tentang kata “Kafir,” untuk Anda ketahui bahwa Alkitab Terjemahan Lama (LAI, 1958) memakai kata KAFIR untuk menterjemahkan kata “Goyim” (Ibrani) atau “Gentiles” (Inggris) untuk “orang-orang yang bukan Israel (yang tidak menjadikan YAHWEH sebagai Elohim (Allah) mereka.”
      Kata Kafir bukanlah berarti “non-Islamist” tetapi sesungguhnya berarti “non-follower of YAHWEH” sebab Alkuran mengutip dari Alkitab orang Israel (Perjanjian Lama) dan Krsiten (Perjanjian Baru).

      Salam, Anggur Baru.

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: