Afghanistan: Anak laki 14 tahun dipakai untuk menjadi pembom bunuh diri


Dengan sebuah tas seperti orang berdagang anak kecil ini menganyunkan sepedanya ke depan pintu gerbang markas militer NATO di Kabul.  Lalu ia meledakkan bom yang dipasang dipinggangnya.

Anak-anak yang menjual premen karet dan barang-barang kecil lainnya ke tentara-tentara yang ada di depan markas tersebut menjadi bagian dari korban bom bunuh diri tersebut.  Sedikitnya 6 orang sipil dan 6 tentara Afghanistan tewas dalam serangan tersebut. Kejadian terjadi pada hari Saptu 8 September.

Ledakan ini terjadi hanya beberapa jam setelah upacara peringatan Ahmad Shah Massoud, pemimpin tentara Perserikatan Utara yang terbunuh oleh bom bunuh diri al-Qaida sebelas tahun lalu

Jurubicara NATO berkata, cara Taliban ini menunjukkan kebancian mereka dan menambahkan, “Memaksa anak-anak dibawah umur untuk melakukan pekerjaan kotor mereka membuktikan taktik-taktik kotor para Taliban. Mereka dipisahkan sepenuhnya dari dan kehendak masyarakat Afghanistan yang merindukan damai dan stabilitas di negara mereka.”

Yeshua:Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya.” (Yoh 10:10-11)

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Iklan

Irak: Serangan bom berantai Islam Sunni menewaskan lebih dari 100 jiwa


Sebuah serangan bom berantai kembali merobek daerah-daerah Islam Shia pada hari Minggu 9 September ini. 6 ledakan bom di kota Bagdad dan ledakan bom di kota-kota lainnya (Kirkuk, Baquba, Basra dan Tuz Khurmato, dan lainnya)  telah menewaskan lebih dari 100 jiwa. Serangan bom Irak Sunni kali ini berkaitan dengan sidang pengadilan bekas Wakil President Tareq al-Hashemi, politikus Sunni, ia dituduh berada di belakang aksi-aksi serangan bom pada tahun-tahun sebelumnya. Pada sidang ini Tareq hakim memutuskan hukuman mati atas dirinya.

Sebelum persidangan dimulai, sekitar 50 jiwa telah tewas dari serangan Islam Sunni, dan setelah sidang enam wilayah sekitar Bagdad bom-bom diledakan di tempat-tempat komersil, menghasilkan sekitar 50 jiwa lagi tewas terbunuh.

Setelah tentara Amerika dan Inggris meninggalkan tanah Irak, perselisihan kekuatan politik  antara kubu Sunni dan Shia semakin tajam. Orang Shia adalah mayoritas di Irak dan PM Irak, Nuri al-Maliki, adalah orang Shia. Saddam Hussein, bekas president yang dihukum gantung, adalah Islam Sunni. Ia tidak hanya membuat masyarakat Islam Shia miskin, tetapi juga membunuh ribuan suku Kurdi, yang adalah Sunni.   Irak Selatan umumnya dihuni oleh orang Arab, bagian utara (Kurdistan) dikuasai oleh suku Kurdi.  Suku lainnya yang penting di Irak adalah suku Kasdim (Chaldean) memiliki bahasa ibu sendiri, kulit mereka lebih putih bahkan dibanding suku Kurdi sekalipun. Suku Kasdim ini adalah orang-orang penting di Kerajaan Babilonia di jaman nabi Daniel (Ibrani). Mereka terbagi dalam dua kelompok besar agama: Kristen (lebih dikenali sebagai bangsa Assur (Assyrian) berbahasa Aram, dan satunya lagi Roma Katolik (lebih dikenal sebagai bangsa atau suku Chaldean, seperti yang ada di Irak). Dipercayai bahwa rasul Thomas orang pertama yang memberitakan Injil ke wilayah Assur (Mesopotamia) termasuk India.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog