Islam Sunni menyerang Islam Shia Irak dan Pakistan di akhir bulan Ramadan


Menjelang hari-hari terakhir  bulan puasa Ramadan, periode tahunan yang dianggap paling suci bagi umat Islam dipakai oleh kelompok Islam Sunni untuk menyerang kelompok Islam Shia.

Irak. Serangan bom dan senjata api berantai di berbagai tempat di Irak Kamis 16 Agustus sedikitnya telah membunuh 70 orang Shia. Wilayah-wilayah dimana orang Shia berdagang di kota Bagdad dan kota Sadr menjadi target serangan orang Islam Sunni.  Pembunuhan terencana ini terjadi malam hari ketika mereka sedang menikmati akhir dari hari puasa panjang mereka. 7 petugas polisi di Kirkuk meninggal karena serangan bom bunuh diri.

Amjad Saad, seorang mahasiswa yang terluka pada serangan bom bercerita kepada Reuters, “Saya sedang duduk-duduk di sebuah warung ketika saya meresakan ledakan yang kuat seperti listrik di mataku, dan terdengar ledakan yang keras. Setelah itu saya terbangun di rumah sakit dengan luka-luka di tanganku dan pecahan metal dipunggungku.”

Hassan Karim, korban lainnya berkata, ”Sebelum kemarin, kami telah berpikir bahwa masih ada  tempat-tempat aman untuk duduk-duduk dan memiliki waktu nyaman bersama teman-teman, tetapi dengan ledakan ini kami tahu bahwa tidak ada tempat aman di Irak,” katanya kepada Associated Press, dan melanjutkan, ”Semua cara pengamanan terbaik tidak mampu menghentikan para terrorist untuk membunuh orang-orang,” katanya sementara berbaring di ranjang rumah sakit.

Lebih dari 300 orang terbunuh dalam bulan July ini saja, menurut laporan pemerintah Irak. BBC

Pakistan.  Kamis 16/8/2012. Para pria bertopeng berseragam militer, berjumlah antara 10-15 orang membunuh sedikitnya 20 Islam Shia yang  sedang dalam perjalanan mudik untuk merayakan lebaran Idul Fitri.  Kejadian terjadi di lembah Naran, 200 mil utara Islamabad, setelah menyetop tiga bus dan meneliti semua KTP penumpangnya para pria bersenjata ini memerintahkan keluar semua orang Shia dari bus, dibariskan dipinggir jalan raya dan ditembak mati.

Kejadian ini mengulangi peristiwa 28 Pebuari sebelumnya dimana 18 Shia ditarik keluar dari bus-bus di dekat kota Chilas oleh pria-pria bertopeng berpakaian militer dan kemudian ditembak mati. The Telegraph.

Apakah orang-orang Islam Sunni ini berpikir bahwa membunuh musuh mereka bagi Allah mereka di bulan puasa Ramadan berpala lebih besar dibanding bulan-bulan lainnya? Logikanya bukankah seharusnya di bulan puasa mereka mengontrol diri mereka lebih lagi dibanding bulan-bulan biasa? DR. Mark A. Gabriel, professor sejarah Islam dari universitas Al-Azhar, mendapatkan pegertian dari dosennya bahwa jihad adalah ibadah tersuci bagi Islam (Sunni); dosennya berkata Jihad adalah kepala (bagian tubuh) dari agama Islam. Inilah sebabnya dia meninggalkan Islam, agama yang ia telah tekuni sejak kecil.

Melalui kejadian di atas, pembunuhan di bulan Ramadan, itu menunjukkan bahwa para Islam Sunni begitu lapar dan haus untuk mencari keselamatan jiwanya, mereka begitu putus asa dengan kondisi roh dan jiwanya yang sarat akan dosa, itulah sebabnya mereka melakukan segara cara, bahkan jika mungkin mati sahid melalui bom bunuh diri di bulan Ramadan demi mendapat pembenaran Elohim Pencipta manusia. Jika Anda pembaca adalah orang Kristen, saya memohon kiranya Anda membawa orang-orang Islam ini di dalam doa syafaat Anda, baik pribadi ataupun kelompok agar mereka mendapatkan Terang Yang Sesungguhnya.  Supaya genaplah firman YAHWEH ini: Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.” (Mat 5:6)

Orang Islam Shia percaya bahwa imam Mahdi, satu dari 12 imam dr keturunan Ali (mantu nabi Muhammad) akan datang kembali – untuk membasmi musuh-musuh mereka. Di dalam ajaran Kristianiti, Yeshua Ha Mashiah, orang Islam mengenal-Nya sebagai Isa al-Masih, akan datang kembali. Bedanya, Yeshua datang bukan untuk membela sebuah sekte dan menghukum sekte lainnya. Yeshua datang untuk menghakimi SEMUA penduduk dunia – dengan adil dan benar; siapa yang menuruti firman-Nya (Injil dan kitab-kitab Perjanjian Baru) selama mereka hidup di bumi akan masuk Sorga, sebaliknya yang menentang ajar-Nya akan masuk Neraka.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: