Syria: Perang antara Shia lawan Sunni semakin parah. Updated 15/02/2013


Demontrasi menumbangkan president al-Assad telah berubah menjadi perang senjata, telah berjalan 22 bulan bulan sejak demo pertama muncul, dan sedikitnya 70.000 meninggal di antara dua pihak.

Muslim Brotherhood Mesir (pusat organisasi) pada situsnya, sebagaimana dikutip oleh kantor berita AFP, menyatakan bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri tersebut, berkata, ”Ini adalah awal dari pembebasan Damaskus dan tip dari iceberg.” Namun pembicara dari Islam Brotherhood Syria, Zuhair Salem, menyangkal klaim itu dengan menyalahkan pihak korban, ”diorkestra secara penuh oleh regim (pemerintah al-Assad), sebagaimana serangan tersebut.” [Taktik lempar batu sembunyi tangan ketika kekuatan militer belum kuat]

President Irak, Jalal Talabani (Islam Shia) pada situs pemerintah mengutuki tindakan terroris ini sebagai pelanggaran segala bentuk umum dan nilai moral.

President Hugo Chavez, teman baik president Iran, Ahmadinajed (Islam Shia) dan seorang dari Departement Luar Negeri menyalahi serangan terroris ini sebagai cara kerja pihak luar untuk menyalahkan kekerasan (perang sipil) di Syria.

Israel di libatkan dalam tuduhan tindakan terroris di Syria. Koran Yordania untuk Syria hari Minggu kemarin menyatakan bahwa bom kembar tersebut adalah bukti para konspirator melawan Syra bekerja keras, ”Serangan-serangan terroris ini tanda dari USA, Zionist (Israel) dan Al-Qaeda (organisasi Islam Sunni),” dan menambahkan, memanggil orang-orang Yordania dan orang-orang Arab untuk mendukung Syria.

Serangan kembar bom bunuh diri hari Jumat 23 Desember di kota Damaskus yang mentargetkan pemerintah Syria-Shia, dikabarkan sedikitnya 44 tewas dan 166 luka-luka.

”Kami telah mengatakan sejak awal, bahwa [demontrasi penggulingan pemerintahan Syria-Shia] ini adalah terroris. Mereka [para pemberontak Syria] membunuh tentara dan masyarakat umum,” respont Faisal Mekdad komisaris pembantu Syria kepada kantor Assosiated Press.

14 Febuari 2013, Komando Pelindung Revolutionari Iran (Iranian Revolutionary Guard; IRG) Hessam Khoshnevis terbunuh di Syria oleh pasukan pemberontak Sunni.  Tahun lalu Pasukkan Pemberontak Syria (PPS) menangkap 48 orang Iran, yang dianggap sebagai para pejuang IRG. PPS telah lama menuduh bahwa pemerintah Syia Iran terlibat langsung di dalam membela President Assad.

Komentar: Israel secara pasti tidak campur tangan; baik pro atau kontra apa yang terjadi di Syria, berkali-kali berita-berita tentang Jalan Arab atau Arab Bersemi (orang Islam Timur Tengah menyebutnya) bahwa Israel semakin kuatir akan keamanan negaranya sendiri dengan hasil akhir dari Jalan Arab ini, pemimpin-pemimpin negara yang baru (Mesir, Tunisia, Libya) dari Jalan Arab ini adalah Islam radikal yang sangat anti Israel, tentu juga anti Kristen – Israel menyebut hasil Arab Bersemi ini sebagai “Arab Winter.” Israel tidak mempunyai hubungan baik dengan Bashar al-Assad, namun Israel sangat tahu bahwa jika pemerintahan Bashar tumbang, maka menggantikannya akan lebih anti-Israel. Israel satu-satunya negara Demokrasi di Timur Tengah yang selalu dijadikan kambing hitam oleh para tetangganya dan para politikus Barat yang haus kekuasaan.

Kekacauan di Timur Tengah akarnya berasal dari orang-orang Arab Islam sendiri, sejarah dan kejadian-kejadian segar di dunia berita adalah buktinya. Contoh Irak: orang Islam menuduh USA – penjajah dan sumber keributan. Baru saja tentara USA ditarik keluar, konflik berdarah antar agama Sunni dan Shia terjadi, wilayah suku Kurdi, Islam Sunni, (Irak Utara) diserang oleh Arab Irak (Islam Sunni) oleh bom-bom bunuh diri.

Perdana Menteri Irak, Nuri al-Maliki (Islam Shia) minggu kemarin ingin mengadili vice president Irak, Tareq al-Hashemi sebagai orang dibalik gelombang sektarian berdarah (serangan-serangan terrorists di Irak). Tareq adalah Arab Sunni, dan sekarang ia melarikan diri ke wilayah Kurdi. Hari Saptu kemarin saya tanya seorang Kurdi, pemiliki restorant kebab, tentang tuduhan atas Tareq al-Hashemi, orang Kurdi ini membenarkan bahwa Tareq adalah kepala dari terrorist di Irak.  Suku Kurdi adalah bangsa yang terjajah (belum memiliki status negara) dan teranyiaya baik oleh Arab Sunni maupun Iran Shia.

Perang Sipil di Syria menampakkan sikap asli Uni Eropa dan Amerika Serikat terhadap kedua kelompok besar aliran Islam tersebut. Media Barat menyebut Pasukkan Pemberontak Syria sebagai “tentara Islam,” dengan kata lain agama Shia yang dianut oleh pemimpin Syria, Iran dan kelompok Hezbollah di Libanon bukanlah agama Islam yang benar. BBC menulis bahwa para pemimpin Inggris berada di garis depan  untuk menekan UE (Eropean Union) menambahkan Hezbollah pada daftar terrorist-terrorist organisasi.

Barat telah memilih berdiri di pihak negara-negara Sunni Arab – tentu, karena alasan ekonomi yang lebih menguntungkan, bukan alasan doktrin.

Keadilan dan Damai hanya datang dari Raja Damai, Yeshua Ha Mashiah, orang Yahudi yang telah lahir di Betlehem, Israel. Dia akan kembali lagi sebagai Hakim yang Adil dan menggadili setiap negara dan manusia.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: