USA: Bilang ”Homosex adalah dosa,” dua penginjil jalanan diseret kepegadilan


Dave Allen meniup trompet peringatan upah dosaDua penginjil jalanan veteran di Houston, Texas, USA, akan diadili karena mengkotbahkan pesan Alkitab tentang perbuatan homosex dan dosa-dosa lainnya – pada satu dari tempat-tempat favorite mereka berkotbah di Houston.

Berita mengatakan: David Stokes dari BulldogMinistires.com dan Dave Allen dari HornofSamuelBook.com akan diadili di pengadilan Houston yang akan dipimpin oleh hakim Barbara E. Hartle, satu dari beberapa hakim Texas yang terdaftar (sebagai anggota sebuah organisasi bernama) the Gay and Lesbian Victory Fund.

Video rekaman (lihat pada link di bawah) terlihat polisi pertama mengatakan kepada para penginjil jalanan ini mereka tidak melakukan hal yang salah. Namun beberapa menit kemudian, beberapa polisi lain tiba dan menghentikan rekaman video dengan paksa, menjatuhkan mereka kelantai dan memborgol mereka.

Allen berkata di YouTube bahwa mereka telah berkotbah di tempat yang sama ini dan dengan papan pengumuman yang sama selama dua tahun. Papan peringatan AWAS Neraka menanti Anda ini diambil dari 1 Korintus 6:9-10, berbunyi:

Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! (Be not deceiving yourselves; EBR) Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit,pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim. EBR: Emphasized Bible of Rotherham.

Allen berkata kepada WND (sumber berita ini diambil) dia meniup trompet tanduk (shofar) dan yang lainnya berkotbat kepada pejalan kaki karena Perjanjian Lama memperingati bahwa mereka yang tahu kebenaran kehendak Elohim dan tidak menyampaikan itu kepada orang lain (yang praktek dosa) akan menanggung tanggung jawab jika orang berdosa itu mati di dalam ketidak tahuannya. (Yehz 3: 17-21). “Berkotbah adalah semua yang kami lakukan,” ia berkata. ”Menentang semua dosa-dosa.”

Beberapa orang berkomentar tentang penangkapan dan pengadilan di atas:
Thomas Lowe: Jika  mereka adalah orang-orang Muslim berkata orang-orang homosex haruslah ada dibakar di puncak tertinggi sebuah gunung, itu akanlah dilindungi oleh kebebasan berbicara.
Lainnya: Lucu bagaimana mereka (aparat pemerintah) mentoleransi parade homo tetapi tidak yang ini!!! Juga demo-demo “Occupy” (yang telah membuat kerugian ekonomi).
Joel Weymouth: Mereka (aparat pemerintah) tepatnya sangat bodoh. Berapa banyak orang homosex exist (ada) di sebuah negara Marxist (Komunis)? Sangat sedikit. Homosexuality di dukung oleh para aktivis sayap kiri (the Liberal) untuk menghasilkan kekacauan di dalam masyarakat. Sekali para Marxist mendapat apa yang mereka inginkan, mereka akan membunuh para homosex dan semua trouble makers (yang bertentangan dengan faham Komunis).

Seorang penginjil jalanan lainnya, Michael Marcavage, juga telah mengalami penahan serupa. Saat ini bahkan Michael telah didaftarkan oleh FBI pada daftarterrorist watch list oleh karena ia tetap menginjil dan menantang FBI dengan hukum kebebasan berbicara USA yang terdapat pada “the First Amendment of USA.”

Komentar Anggu Baru: Nilai-nilai moral dan agama di Amerika Serikat telah berubah secara radikal. Bukan saja cara hidup masyarakatnya yang telah berubah tetapi juga peraturan hukum  Amerika Serikat; dari sebuah negara pengirim misionari terbesar di dunia menjadi penganiaya Kekristenan. Segala sesuatu bebas untuk dilakukan di USA, hanya satu yang terlarang: “Tidak boleh mengingatkan orang akan dosa.” Inilah tipuan Iblis yang sangat berbahaya: “Lupakan masalah dosa, nikmatilah hidup sebebas-bebasnya sekarang!” – persis seperti slogan para banker penjual Credit Cards kepada customers-nya: “Buy Now, Pay later!” Sangat berbeda dengan kesimpulan akhir raja Salomo yang telah menikmati semua ‘kemegahan dan kenikmatan dunia’ di akhir hidupnya ia berkata:

Akhir kata dari segala yang didengar ialah (Let us hear the conclusion of the whole matter; KJV): takutlah akan Elohim dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. Karena Elohim akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat. (Pengkotbah 12:13-14)

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: