Skandal sex abuse gereja Roma Katolik Irlandia dan Jerman belum selesai


Uskup Agung Robert Zollitsch, Pemimpin Konferensi para Uskup Jerman, akhirnya mengakui bahwa gereja Roma Katolik selama beberapa dekade secara sadar telah menutup-nutupi masalah penyalah gunaan sex (sex abuse) yang dilakukan oleh para pastornya. Uskup Agung ini secara pribadi meminta maaf atas peristiwa penyembunyian kasus sex abuse tersebut yang telah terjadi 20 tahun lalu di komunitas Black Forest.

Peringatan: Artikel ini ditulis untuk memurnikan umat Kristen dari cacat dan noda, jika ada orang yang memakai artikel ini secara sengaja untuk menyesatkan orang Kristen (terutama) dan orang lain (secara umum), yakni menyebabkan mereka menjadi semakin jauh dari percaya YAHWEH dan Putra-Nya, Yashua Ha Mashiah, yakni iman Kristiani yang bersumber dari Alkitab, maka penyesat tersebut bertanggung jawab atas dirinya sendiri.

Paus Benedict XVI berkata kepada para pendengarnya yang berbahasa Inggris di Halaman St. Petrus , Roma, untuk membela para pastornya dengan mengutip perkataan Yeshua dalam Injil tentang perempuan yang tertangkap berzinah, “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada pezinah itu.”  [Yoh 8:7], Paus ini menambahkan: “Sementara menyadari dosa perempuan ini, Dia [Yeshua] tidak menyalahi perempuan tersebut, tetapi meminta kepadanya untuk tidak berbuat dosa lagi.”

Para korban tidak puas dengan permohonan maaf Paus. Seorang korban (di abuse ketika berumur 13 tahun) tahun lalu menemukan fakta bahwa Uskup Agung Dublin dan juga Polisi telah mengetahui keluhan tentang sex abuse, tetapi tidak ada sesuatu yang dikerjakan dan pastor tersebut terus melakukan abuse kepada anak-anak yang berada di bawah kekuasaannya, keluh Mrs Collins (63 tahun). Ibu ini menambahkan: ”Paus menyalahi itu semuanya kepada masyarakat Irlandia yang [telah ] sekuler  dan  menyalah artikan hukum gereja. Dia tidak bertanggung jawab sama sekali atas peranan Vatikan di dalam menutupi (skandal) abuse tersebut. Tidak ada kesadaran bahwa itu adalah problem seluruh dunia untuk gereja (Roma) …”

Paddy Doyle (59 tahun) menanggapi permohonan maaf Paus sebagai: ”Kata-kata Paus adalah  perkataan lama yang terus keluar bertahun-tahun. Dia tidak pernah menerima tanggung jawabnya sama sekali atas apa yang telah terjadi.”

Laporan bulan July 2011 menyatakan bahwa jumlah orang yang meninggalkan gereja Roma Katolik di Jerman melonjak mendekati 50% tahun ini sehubungan dengan skandal abuse yang melebar. 181.000 keluar dari keanggotaanya tahun lalu, dan 124.000 di 2009, jumlah ini dikeluarkan dari kantor gereja Roma Katolik Jerman.
Sejak dua puluh tahun ini, jumlah keanggotan gereja Roma Katolik telah turun dari 28,3 juta menjadi 24.6 juta atau 30,2 % dari populasi Jerman tahun 2010, data mengatakan.

Sementara di Austria 87.000 orang meninggalkan gereja Katoliknya di tahun 2010.

Gereja Roma Katolik, telah dikenali sejak lama oleh para pemimpin Gereja, bahwa gereja ini adalah wanita yang tertulis pada kitab Wahyu pasal 17. Yohanes mendengar peringatan Yeshua Ha Mashiah, ia menulis: Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.”  (Wah 18:4)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: