Sikat orang Palestina tentang kehadiran ’negara Palestina’


Para pemimpin Palestina mendesak PBB untuk ’memberkati’ lahirnya suatu negara Palestina berdampingan dengan negara Israel. Dari pihak Palestina jika mungkin itu terjadi pada tanggal 23 September 2011.

Bangsa yang disebut sebagai ”orang-orang Palestina” adalah orang-orang Arab yang tinggal di Tanah Kanaan, atau Israel (di jaman Yosua, 1400 BC) atau kemudian oleh pemerintah Romawi di Israel disebut sebagai ”tanah Palestina.”  Mereka berdiam di dua wilayah, Gaza dikuasai oleh kelompok Hamas, dan  ’West Bank’ dikuasai oleh kelompok Fatah. Ujung tombak politik Hamas adalah senjata roket dan tindakan terror kepada Israel, sedangkan Fatah  memakai jalur politik sebagai ujung tombaknya. Tetapi kedua partai ini memiliki tujuan yang sama: menghapus kehadiran negara resmi Israel dari tanah yang mereka sebut ”tanah Palestina.”

Setelah negara Israel lahir kembali, 1948,  orang-orang Palestina ini telah melihat dan mencicipi bagaimana hidup bersama dengan bangsa Israel. Bagaimanakah pendapat orang-orang Palestina tentang  cita-cita pemimpin mereka untuk melahirkan sebuah negara Palestina, suatu negara yang diakui oleh dunia?

Sebuah poll terakhir yang dibuat oleh the Palestinian Center for Policy and Survey Reserach mendapatkan bahwa 83% orang Palestina secara verbal mendukung lahirnya negara Palestina.

Kenyataanya, laporan lapangan tertanggal 19 September, 4 hari sebelum kemungkinan Hari-H kemerdekaan  Palestina, 38,5% orang Palestina menunjukkan apa yang sesungguhnya mereka rasakan dengan cita-cita tersebut: mereka mengumpulkan barang mereka dan bersiap-siap angkat kaki dari wilayah yang sekarang dikuasai oleh Hamas dan Fatah. Mereka ingin berimigrasi keluar dari negara-baru Palestina tersebut.

Di Gaza, orang palestina yang mengerti apa artinya hidup dibawah kekuasaan Hamas, 49%, ingin meninggalkan Gaza. Sementara di wilayah ’West Bank’ di bawah pimpinan Mr. M. Abbas, 28% ingin keluar, dan 39% mengatakan hidup di West Bank di bawah kekuasaan Israel adalah tempat yang tidak buruk untuk tinggal.

Mengapa hampir 1/3 dari penduduk West Bank ingin pergi keluar jika separuh penduduknya berpikir kondisis hidup di situ adalah ”baik atau sangat baik?” Jawabannya ialah terdapat di Gaza, yang mana telah diberikan kemerdekaan penuh dari Israel (Oktober 2005) ke tangan Fatah, namun segera jatuh ketangan kekuasaan organisasi terroris Hamas.

Banyak orang Palestina tidak memiliki keinginan untuk berpartisipas di dalam berdirinya negara merdeka Palestina, laporan mengatakan.

Komentar:
Alasan begitu banyak orang Palestina tidak setuju dengan lahirnya ”negara merdeka Palestina” akan mudah dimengerti jika dunia Internasional membaca buku ”The Son of Hamas” (Putra Hamas) tulisan Mosab Hassan Yousef, putra tertua dari pemimpin senior Hamas, Sheikh Hassan Yousef. Mosab pada masa remajanya adalah pemimpin aksi peledakan bom  melawan Israel, setelah ia tertangkap dan dipenjarakan oleh tentara Israel, dengan matanya sendiri ia melihat bagaimana di sel-sel penjara orang-orang Hamas sesungguhnya adalah penghancur bangsanya sendiri. Buku lainnya yang patut dibaca adalah ”LIGHT FORCE”  dari Brother Andrew dan Al Janssen, Mr. Andrew adalah pendiri yayasan kemanusiaan yang berhubungan baik dengan orang-orang Palestina di ‘Palestina.’ Pemerintah Israel lebih banyak memberi pertolongan kepada orang-orang Palestina (kedokteran untuk ibu hamil, sakit, lapangan pekerjaan dll.) daripada para pemimpin mereka sendiri.

Fakta lainnya ialah keuangan pemimpin  Palesitina bergantung sepenuhnya dari negara-negara Barat, dan barang-barang kebutuhan datang dari yayasan-yayasan internasional.

Sesungguhnya banyak pemimpin barat telah tahu bahwa kehadiran ”pemerintahan Palestina” hanyalah sebuah alasan  bagi negara-negara Islam Arab untuk melawan kehadiran negara Israel semata.  Roma Katolik dengan cerdik memakai ”anti-Semit” ini untuk tujuan menguasai kembali kota suci Yerusalem seperti di jaman Yeshua Ha Mashiah. Semua ini akan terjadi sehingga genaplah apa yang telah tertulis di Alkitab.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

Iklan