Bom bunuh diri di Mesjid-mesjid Irak dan Pakistan


Irak. Mesjid terbesar untuk umat Sunni di Bangdad  berbajir darah oleh ledakan bom bunuh diri pada saat  jemaat bersembayang pada hari Minggu tanggal 28 Agustus ini, tiga hari sebelum Idul Fitri.  29 meninggal dan 35 luka-luka. Berita terakhir (TV) hari ini mengatakan 33 tewas. Salah satu yang meninggal pada serangan bom tersebut adalah seorang parlement pembuat hukum Khalid al-Fahdawi, dan korban yang luka-luka diantaranya para orang tua dan anak-anak.

Pemimpin keamanan setempat mengenali penyerang tersebut, pelakunya seorang lanjut usia, dan berkata, ”Itulah sebabnya mengapa itu sangat mudah untuk dia memasuki mesjid tersebut.” Pembom bunuh diri nampak berjalan diantara keramaian pengunjung , ketika pemimpin mesjid memulai berbicara, penyerang ini meledakkan bomnya, melanjutkan ceritaya.

Pemimpin mesjid ini terkenal dengan kotbatnya yang  menentang ”faham ektrim kekeran,” itu sebabnya ia sering menerima ancaman-ancaman mati. Oleh karenya ia menuduh Al-Qaida di balik serangan bom  bunuh diri di atas. Laporan berkata.

Intelejen Irak berkata bahwa Al-Qaida mentargerkan menyerang kekuatan keamanan dan pemerintah untuk membuktikan bahwa Irak tetap tidak stabil.  Tahun 2006 sebuah mesjid indah Shia dihancurkan dengan bom yang berakibat kekerasan antar sekte di hampir seluruh Irak.

Pemerintah Irak mengatakan dalam tahun 2006-2007 kekerasan di seluruh Irak menjcapai puncaknya.  Jumlah 259 jiwa yang tewas di Irak Juli ini adalah urutan kedua tertinggi di tahun 2011.

Di Pakistan, 19 Agustus, Jumat minggu kemarin, bom bunuh diri terjadi di sebuah mesjid di wilayah Khyber,  dekat perbatasan Afganistan.  Mesjid yang dipadati dengan orang-orang sembayang di hari suci umat Islam, Jumat, menjadi banjir  darah oleh bom yang meledak di dalam masjid tersebut. Berita mengatakan 40 pengunjung mesjid meninggal dan 100 lainnya luka-luka.  Para penduduk setempat menduga bahwa serangan bom tersebut dilakukan oleh Taliban Pakistan, sebagai serangan balas dendam  setelah pentempuran-pertempuran antara militant Taliban dengan penduduk suku setempat yang terjadi pada hari-hari sebelumnya.

Peristiwa ledakan bom bunuh diri di mesjid Pakistan ini  merupakan pengulangan dari kejadian serupa pada Jumat 27 Maret 2009, sedikitnya 40 pengunjung sembayang Jumat mati langsung dan 70 lainnya luka-luka.  Kejadian ini juga terjadi di wilayah Khber. Pemimpin utama wilayah Khyber ini berkata bahwa pembunuh diri meledakkan dirinya sendiri segera setelah Imam yang memimpin ibadah berkata ”Allah hu Akbar” untuk memulai doa Jumat siang.

 Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

 

 

 

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: