Apakah Harry Potter Mashiah / Mesias / Kristus Palsu?


The Barna Group, suatu badan penelitian yang terkenal di Amerika, pada 3 kali survey nasionalnya (2002, 2004 dan 2005) kepada remaja-remaja berusia 13-18 tahun melaporkan: lebih dari 4 dari setiap 5 remaja (84%) secara pribadi telah membaca atau menonton film Harry Potter. Yang lebih mengejutkan lagi dari laporan ini ialah: Tiga per empat dari remaja pengunjung gereja (77%) dan remaja Kristen lahir baru (78%) telah melihat atau membaca Potter. Laporan dipublikasikan pada 1 May 2006.

Alkitab dengan sangat jelas berkata bahwa praktek-praktek sihir atau perdukunan, berkomunikasi dengan roh-roh orang mati dan roh-roh jahat adalah kekejian di mata Elohim (Ulangan 18:10)

Hasil survey ini tentunya tidak terlalu mengejutkan orang Kristen jika melihat respon dari para beberapa pemimpin Kristen Amerika dan media Amerika yang tidak saja netral terhadap isi dari cerita ilmu sihir Harry Potter, bahkan memujinya. Prof Alan Jacobs dari Wheaton College, contohnya, menyimpulkan bahwa cerita Harry Potter mempromosikan “sejenis peperangan rohani .. Sebuah pergumulan antara baik dan jahat,” katanya. Chuck Colson, pada siaran radionya (2/11/1999), memuji tokoh Harry Potter dan teman-temannya atas keberanian, kesetiaan, dan kesediaan berkorban untuk satu dengan yang lain. Colson mengabaikan praktek-praktek sihir dari para tokoh ini. Pelayanan Focus on the Family, yang dipimpin oleh Dr. John Dobson dan Christianity Today juga termasuk di dalam daftar pemuji karya J.K. Rowling ini.

“Saya telah didorong oleh pendeta saya pada gereja Kristen saya untuk membaca buku-buku Harry Potter, sebab  meskipun buku-buku tersebut memiliki hubungan dengan ilmu sihir dan pernujuman, mereka (buku-buku tersebut) dapat mengajar kita lebih tentang nilai-nilai perahabatan dan keberanian sehingga ia dapat … Saya tidak lagi orang Kristen. Di suatu perjalanan kepercayaan saya telah berubah. Saya sekarang praktek Wicca.” Seorang muda pengunjung situs kami.  Dikutip dari sebuah situs Kristen:  A review of Harry Potter and the Deathly Hallows.

Pada synopsis (garis besar) film terbaru (dan mungkin terakhir) yang berjudul Harry Potter and the Deadly Hallows part 2 (Harry Potter dan Bayang-bayang Maut bagian 2) tertulis:

Dalam akhir epik, pertempuran antara baik dan jahat proses dunia sihir meningkat menjadi perang habis-habisan. Taruhannya telah menjadi lebih besar dari sebelumnya dan seorangpun tidak ada yang selamat. Tetapi itu adalah Harry Potter [tokoh kebaikan] yang kepada siapa dapat diserukan untuk membuat korban yang termulia sebagaimana ia semakin mendekati pertarungan puncak dengan Lord Voldemort [tokoh jahat]

Semuanya berakhir di sini.

Bagi Anda yang tidak tahu isi Alkitab, saya ingin mengatakan bahwa isi dari synopsis film Harry Potter and the Deathly Hallows ini secara jelas telah menjadikan Harry Potter sebagai pengganti Yeshua Ha Mashiah / Yesus Kristus! Alkitab berkata bahwa keselamatan datang kepada manusia jika manusia berseru / minta pertolongan kepada Yeshua. Ini bukti ayat-ayatnya:

Dan / Sebab barangsiapa yang berseru kepada nama  YAHWEH akan diselamatkan, … (Joel 2:32; Kis 2:21; Rom 10:13 ) juga ayat sejenis dengan itu ialah Kis 22:16; 1 Kor 1:2

Rasul Petrus dihadapan ribuan orang di Yerusalem di hari Raya Pentakosta (Hari Turunnya Roh Kudus keatas orang-orang Percaya) dengan jelas berkata:

Yeshua adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan–yaitu kamu sendiri–,namun ia telah menjadi batu penjuru. Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kis 4:11-12)

Dari ayat-ayat ini kita juga dapat menemukan suatu bukti bahwa Yeshua Ha Mashiah adalah Elohim, Firman YAHWEH, Putra YAHWEH sebagaimana Yeshua sendiri berkata kepada Rasul Yohanes tentang Akhir Jaman:

Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Elohimnya (Allahnya) dan ia akan menjadi anak-Ku. (Wah 21:6-7)

Keselamatan kekal dari pergumulan melawan kejahatan dan dosa manusia bukanlah melalui pegorbanan mulia Harry Potter, atau seorang seperti Harry Potter yang percaya dan mempraktekkan ilmu sihir dan perdukunan. Korban sembelihan yang sempurna, sekali untuk selama-lamanya bagi penebusan dosa-dosa manusia adalah Anak Domba Elohim, yakni Yeshua Ha Mashiah. Yeshua telah melakukannya dua ribu tahun yang lalu di kayu salib.

J.K. Rowling pembuat cerita Harry Potter merupakan satu dari puluhan nabi dan guru palsu yang telah dimasuki oleh roh-roh Antikristus (antichristos – 1 Yoh 2:22; 4:3 dan 2 Yoh 1:7), yang menawarkan Kristus-Kristus palsu (pseudochristos – Mat 24:24; Mark 13:22) untuk menipu penduduk dunia dunia di Akhir Jaman ini.

”Semuanya berakhir di sini” dari synopsis film Harry Potter ini juga mengkopy skenario Akhir Jaman yang dinubuatakan Alkitab, bahwa Yeshua Ha Mashiah akan datang kembali yang kedua kalinya memerangi Setan (tokoh kejahatan) mengalahkan Setan dan membuangnya ke Neraka, dan berakhirlah peperangan manusia melawan penderitaan dunia yang disebabkan oleh Setan dan para pengikutnya. Silahkan baca akhir dari isi Akitab, kitab Wahyu pasal 21 dan 22. Perang akhir ini disebut Perang Armageddon (Yoel 3:14; Wah 16:14)

J.K Rowling terbukti telah menyebut kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat, yang mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, yang mengubah pahit menjadi manis, dan manis menjadi pahit, seperti tertulis pada kitab nabi Yesaya 5:20-21. J.K. Rowling telah membawa jutaan remaja termasuk para pemeran film Harry Potter kepada jebakan bayang-bayang kematian yang dibuat oleh roh-roh Antikristus.

Setan dan para pelayannya bekerja keras untuk membawa sebanyak mungkin remaja melalui ajaran Wicca (New Age, film-film sihir) dan musik rock heavy metal ketempat tinggal kekalnya yang sangat menyeramkan.

Rasul Yohanes pada penutupan surat pertamanya menjelaskan siapakah Antikristus dan para pengikutnya, ia menutup suratnya dengan peringatan ini: Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala. Amen. (1 Yoh 5:21).

Yohanes dengan kata lain berkata bahwa: Ajaran para guru dan nabi palsu yang diilhami oleh roh-roh Antikristus dan roh-roh Kristus palsu tidaklah  lain kecuali satu hal yakni, mencoba menggantikan YAHWEH dan Yeshua Ha Mashiah dengan berhala-berhala! Waspadalah!!

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: