Facebook dan sejenisnya, mereka sahabat atau musuh?


Apakah Facebook (dan sejenisnya seperti Twitter sekedar “public information” atau sebagai media  untuk “sharing privacy,” atau lebih dalam lagi sebagai “leaking privacy?”

Professor Clay Shirky dari New Media di New York University TISCH menyatakan bahwa Facebook, Twitter dan group komunikasi sosial via internet sejenis mereka adalah membunuh kehidupan  pribadi para pemiliknya.

Professor media ini menerangkan adanya perbedaan yang besar antara mendengarkan percakapan sekelompok orang di sebuah mol (tempat umum super store ) dengan membaca data-data profil (pribadi, keluarga dan teman dekat) sekelompok orang di internet.

Melihat kepada perjanjian pemakian Facebook: privacy policy, terms of service serta proses jaringan datanya yang mana tiga puncak struktur nya adalah pemerintah USA: CIA (Central Intelligence  Agency), DOD (Departement Of Defense) dan IAO (Information Awareness Office). Seorang lainnya, pada presentasinya berjudul: Facebook – CIA Profile Database, mengingatkan para pemakai Facebook untuk berhati-hati dengan data yang mereka tulis di Facebook.

Sesungguhnya Anda sudah cukup menjadi ‘public’ information untuk polisi pemerintah dan para perusahaan jasa internet, sebab setiap kali Anda membuka internet, misalnya Google, maka Google tahu kemana saja anda telah berkunjung. Dan melalui nomor IP (Internet Protocol) Anda, mereka tahu dimana Anda berada.

WorldNetDaily (WND), pada beritanya (21/2/2011) berjudul “White House making ‘fake people’ on Facebook?” menulis bahwa pemerintah USA sedang menawarkan sebuah tender kepada beberapa perusahaan intelligent pribadi untuk menciptakan software yang mampu menampakan “orang-orang palsu” pada situs-situs komunikasi sosial. Tender ini bernama “Pesona Management Software (PMS),” menurut Sean Kerrigan, sebagaimana dikutip oleh WND, software akan memampukan seorang agent rahasia pemerintah USA melalui computernya menjadikan dirinya 10 ‘orang palsu’ yang berlainan nomor IP (Internet Protocol), sehingga itu akan nampak – di si pemilik situs yang agent ini kunjungi – bahwa situsnya dikunjungi oleh 10 orang dari lokasi negara yang berbeda di seluruh dunia.

Komentar:
Efek dari teknologi PMS ini diantaranya ialah:

  • Anda tidak tahu bahwa Anda sedang dimata-matai oleh orang yang sama,
  • Anda akan mengalami misinformation (disesatkan, kasarnya), melalui data yang berlainan dari 10 ’fake people’ tersebut.
  • Ujungnya, manusia akan tiba pada suatu “budaya berita yang tidak pasti/ relative,” sehingga, berita nyata dan benar akan semakin susah untuk dipercaya/ diterima sebagai suatu tolak ukur untuk ditindak-lanjuti – berakibat manusia akan semakin apatis (kasih dan perhatian akan sesama semakin tawar).  “Budaya berita tidak pasti” ini adalah perkembangan dari “budaya kebenaran relative,” yang berkembang dari faham Relativism.

Kebenaran relative berkata: “sesuatu itu benar adalah menurut orang itu sendiri.” Artinya: semua agama benar, semua pendapat OK (tidak ada yang salah, dan tentunya berarti juga “tidak ada yang benar.”)

Kebenaran mutlak berkata: “YAHWEH (JEHOVAH/ KURIOS/ TUHAN) adalah Pencipta alam semesta, terlepas seorang percaya atau tidak akan hal tersebut.” Kebenaran mutlak tidak tergantung dari opini orang (baik minoritas maupun mayoritas), tetapi dari firman-Nya sendiri, yang tidak pernah berubah melalui kurun waktu dan kondisi kehidupan di Bumi.

Nasehat saya:

  • hati-hatilah menjaga data pribadi, dan orang  terdekat Anda
  • secara umum teknologi internet adalah sebuah alat (komunikasi), itu sama seperti sebuah pisau (alat kerja, a tool). Pisau jika dipakai dengan benar akan menjadi penolong, namun jika salah akan berbahaya untuk diri sipemakai dan juga orang lain.
  • jangan membuang waktu di internet tanpa tujuan yang berguna. Yeshua ketika Ia kembali sebagai Hakim, Ia tidak akan bertanya “berapa banyak jaringan teman Anda,” atau “berapa pandai Anda memakai teknologi internet,” tetapi Ia akan bertanya: ”Apakah yang Anda sudah kerjakan selama Anda hidup di Bumi dengan waktu, tanggung jawab dan talenta yang AKU telah berikan?”
  • Facebook dan sejenisnya adalah sahabat bagi Anda yang tidak terlibat di dalam kejahatan.

Mata YAHWEH ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik.
Jalan orang fasik adalah kekejian bagi YAHWEH, tetapi siapa mengejar kebenaran, dikasihi-Nya. (Amsal 15:3, 9)

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Satu Tanggapan

  1. hmm…
    Yang penting, gunakan media sosial itu sebaik mungkin… :D

    Silakan berkunjung… :D
    http://popnote.wordpress.com
    Terima kasih… :)

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: