USA: Budaya Cowboy (main tembak) hidup kembali!


Pertengahan Desember 2010, seorang Polisi Seattle menembak mati seorang pemuda yang sedang berjalan dengan damai sambil melakukan bisnisnya sendiri. Polisi membunuhnya dengan lima buah tembakan beruntun segera setelah HANYA 7 (tujuh) detik sejak polisi cowboy  ini berteriak “Hey … put the knife down.” Pemuda ini dikenal dengan nama John T. Williams, seorang Indian yang biasa membentuk sesuatu dari kayu melalui pisaunya. Seorang ibu saksi mata berkata: “Dia tidak melakukan apapun.” Polisi ini menjawab: “Ma’am, dia memiliki pisau dan dia tidak menjatuhkannya.” Teman dari korban berkata bahwa John menderita penyakit setengah tuli.
Sekali ini polisi, Berk, tidak bisa mengelak dari sifat cowboynya tersebut sebab sebuah video CCTV merekam kejadian tersebut.

Polisi Long Beach California menembak mati seorang pemuda yang tidak bersenjata api tanpa peringatan. Doug Zerby, pemuda malang (35 tahun) ini pada sore yang naas tersebut berkunjung kerumah temannya yang ternyata tidak ada dirumah. Ia menunggu dan tetangga temannya menelpon polisi bahwa “ada seorang berpestol” – yang ternyata hanyalah sebuah ”pestol” air.

Peristiwa pembunuhan orang tidak bersalah di Long Beach ini adalah pengulangan peristiwa bulan May 2008.

USA telah menabur film-film aktion berdarah dan sadis yang penuh dengan penembakan pada beberapa dekade belakangan ini. Para remaja tersedia video-video game perang dimana si pemain harus membunuh untuk mendapatkan nilai, bahkan budaya cowboy ini juga telah sampai ke dunia anak-anak melalui video game, ambil contoh Indiana Jone LEGO, pemain (sebagai Indiana Jone) harus menghancurkan (dengan kendaraan, benda keras dan senjata api) bangunan, benda dan membunuh orang untuk mendapatkan nilai. Mencuci otak para penonton dan pemain game bahwa orang lain hanyalah ‘tikus’ atau ‘robot’ dan membunuh adalah OK.

Peristiwa penembakan berdarah dingin tentara USA  melalui helekopter perang mereka atas sekelompok masyarakat dan wartawan di Irak tahun 2007  adalah sebuah contoh bahwa pembunuhan hanyalah “permainan video game,”  tulis DailyMail.com menanggapi video rekaman yang dibocorkan oleh Wikileaks baru-baru ini. Dalam rekaman video ini terdengar suara tertawa gembira dari cowboy USA:

“Ha, ha, I hit ’em.” Rekannya berkata: “Look at those dead b******s.”

Negara USA ini nampak menuai apa yang mereka tabur, menghancurkan bangsanya sendiri – akibatnya kemudian ialah negara mereka sendiri, USA!!

Perkataan Yeshua Ha Mashiah telah tergenapi di jaman kita ini: Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. (Mat 24:12-13)

Kabar baik adalah: nubuat Yeshua tidak berhenti di sini, Ia berkata bahwa murid-murid-Nya akan terus memberitakan Injil-Nya (garam ditengah ketawan hidup, dan terang ditengah-tengah kegelapan dunia ini):

Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya.” (Mat 24:14)

Belum terlambat untuk negara dan bangsa Amerika Serikat kembali kepada Yeshua Ha Mashiah (Yesus Kristus). Anugerah dan pengampunan-Nya selalu cukup untuk setiap mereka yang rindu bertobat.

Referensi:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

    Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: