Swedia: Bom bunuh diri menguncang Stockholm


Sebuah bom meledak pada sebuah jalan pusat pertokoaan pada pukul lima sore waktu setempat dan 10 ke 15 menit kemudian terjadi ledakan bom bunuh diri hanya sekitar 300 meter dari ledakan pertama, polisi berkata.

Dengan bom-bom pipa dipinggang dan tas ransel yang penuh paku, pelaku bom bunuh diri ini memarkir mobilnya yang telah berisi kaleng-kaleng gas ditempat pusat pembelanjaan di Stockholm, ibukota Swedia.

Pelaku bom bunuh diri ini ternyata seorang pemuda Irak (28 tahun), dan mobil tersebut atas namanya sendiri. Menurut para saksi mata darah keluar dari perut terrorist ini.

Sebelum peristiwa ledakan ini terjadi e-mail protes telah dikirim ke pelayanan keamanan Swedia dan sebuah kantor surat kabar dalam bentuk suara berbahasa Swedia dan Arab. Protes tersebut antara lain hadirnya tentara Swedia di Afganistan, karikatur Muhammad yang dibuat oleh artis Swedia, menjanjikan negara Swedia “akanlah mati seperti saudara dan saudari kita.”

PM Swedia, Fredrik Reinfeldt pada laporan singkatnya mengatakan bahwa serangan tersebut sebagai hal yang tidak dapat diterima di “masyarakat terbuka” Swedia, yang mana ia berkata bahwa demokrasi menghormati perbedaan berbagai budaya, “Mereka yang merasa frustasi atu marah memiliki kesempatan untuk menyatakan itu tanpa menuju pada kekerasan.” katanya.

Pemuda ini telah tinggal sedikitnya tiga tahun di Inggris, dan belajar di Luton.

Pemerintah Swedia tahun-tahun belakangan ini mendapat banyak masalah dengan para imigran, khususnya di Malmo, dimana kejahatan kekerasan hampir tiap hari terjadi, dari penodongan sampai perampokan (uang, benda berharga), pemerkosaan sampai pembakaran yang disengaja – pemadam kebakaran datang memadamkam api, baru beberapa menit kemudian terbakar lagi, laporan yang pernah saya baca mengatakan bahwa petugas pemadam kebakaran Malmo tidak lagi meresponi kebakaran kecil. Anti-Yahudi sangat kuat di tempat ini, dan bahkan orang-orang Swedia aslinya pun mulai merasa tidak senang tinggal di Malmo.

Laporan polisi menunjukkan bahwa kejahatan perampokan (uang dan handphone) yang dilakukan oleh remaja meningkat empat kali lipat hanya dalam 4,5 tahun – dari tahun 1995 (53 laporan) dan di pertengahan tahun 1999 mencapai 196 laporan kejahatan.

Di Malmo terdapat 7% (dari 285 000) penduduk kelahiran Timur Tengah dan orang-orang Muslim dari Makedonia. Seorang pemimpin mesjid di Malmo berkata bahwa terdapat 60 000 Muslim (artinya > 21%) tinggal di kota ini.

Apa yang sesungguhnya telah terjadi di Swedia, satu dari sepuluh negara terbaik di dunia ini? Beberapa peristiwa ini mungkin bisa membantu kita mengerti akar dari persoalan dalam negeri Swedia:

Pastor Pentakosta, Ake Green di hukum penjara karena berkotbah (di dalam gerejanya sendiri) dari kitab Roma tentang bahaya homosexualiti – sebab ia sangat kuatir akan negaranya yang semakin banjir dengan “iklan” homosex dan gaya hidup sex-bebas.  Ake Green says he’s not afraid to go to jail. Green added, “I am not a criminal, I don’t feel like a criminal, but this new law makes us preachers ‘as criminals’ if we speak up.”

Menarik untuk direnungkan, setiap kali sebuah negara menolak Elohim dan firman-Nya, maka munculnya berbagai macam masalah. Ini dapat dilihat pada negara Barat yang telah mengenal kasih karunia Elohim lalu menolaknya, seperti USA, Australia, UK, dsb. Mereka mengulangi kesalahan negara Israel di masa lampau!

“Tetapi jikalau kamu tidak mendengarkan Daku, dan tidak melakukan segala perintah itu, jikalau kamu menolak ketetapan-Ku dan hatimu muak mendengar peraturan-Ku, sehingga kamu tidak melakukan segala perintah-Ku dan kamu mengingkari perjanjian-Ku,
Aku sendiri akan menentang kamu, sehingga kamu akan dikalahkan oleh musuhmu, dan mereka yang membenci kamu akan menguasai kamu, dan kamu akan lari, sungguhpun tidak ada orang mengejar kamu. (Im 26:14-15,17)

Jika pemimpin bangsa keluar dari payung otoritas dan kasih karunia YAHWEH, maka mereka membawa bangsanya keluar dari perlindungan tangan Elohim dan secara otomatis tangan kekuatan musuh mereka akan semakin bertambah kuat menekan mereka.

Pada peristiwa dua bom berantai ini hanya dua korban luka-luka, suatu keajaiban tentunya apalagi melihat ransel pembom yang penuh dengan paku. Saya yakin ini suatu perlindungan dari tangan YAHWEH, dan suatu peringatan kedepan untuk pemerintah dan rakyat Swedia agar mereka kembali kepada Pencipta mereka.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: