USA: Scanner dan sentuhan seluruh tubuh di Airport membawa kemarahan


Pemerintah USA atas nama keamanan semakin memperketat pemeriksaan penumpang di setiap Lapangan Terbang (Airport), khususnya sejak gagalnya peristiwa bom-bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pemuda Islam kulit hitam menjelang perayaan Natal.

“Kami memeriksa privasi orang-orang [penumpang] sementara memastikan penerbangan adalah aman,” kata Nicholas Kimball, pembicara Transportation Security Administration (TSA).

Apa yang terjadi di lapangan atas kebijakan pemerintah USA ini? Komplain para penumpang penerbangan semakin bertambah, bukan saja proses checking-in semakin panjang dan menyebabkan penumpang kehilangan jadwal penerbangan, lebih lagi citra diri penumpang dihancurkan melalui sistem pemeriksaan seluruh tubuh mereka.

Kekuatiran efek radiasi (Sinar-X dan gelombang Microwive) dari alat Scanner full-body adalah satu hal dari komplain para penumpang. Ahli medis dan teknik telekommunikasi mengerti masalah kedua radiasi di atas. Yang membuat banyak orang Amerika Serikat marah adalah bagaimana pemeriksaan seluruh tubuh ini dilakukan oleh para petugas TSA (Administrasi Keamanan Transportasi).

Pemeriksaan dengan Scanners. Pada Scanner ini seluruh tubuh anda akan terlihat seperti tanpa baju, penumpang tidak tahu siapakah petugas yang melihat tubuhnya, pria atau wanita (tergantung bagaimana alat ini ditempatkan, penempatan lainnya gambar scanning terlihat oleh para penumpang lainnya, laporan berkata). Parahnya lagi gambar-gambar ini dapat disimpan dan melalui proses foto studio softwere yang semakin canggih, hasil foto scanner ini bisa diperjelas (di invert misalnya) dengan mudah sehingga hasilnya seperti foto hitam putih.

Namun menurut Paul Joseph Watson pada Alex Jones-InfoWars.com (A.J. menurut dua saksi adalah agent Jesuit Roma Katolik) pada judulnya “Inverted Body Scanner Image Shows Naked Body In Full Living Color” mengklaim bahwa gambar di layar TV Scanner tersebut  (yang gambarnya buyar/ tidak jelas) adalah palsu, tapatnya semua bagian tubuh akan terlihat dengan jelas. Ia mengutip perkataan Hans-Detlef Dau, representative dari penjual mesin scanner tersebut dan juga laporan DailyMail ketika alat ini diperkenalkan di Australia pada Oktober 2008. Ini kutipan dari Daily Mail“It will show the private parts of people, but what we’ve decided is that we’re not going to blur those out, because it severely limits the detection capabilities,” said Office of Transport Security manager Cheryl Johnson. “It is possible to see genitals and breasts while they’re going through the machine,” she admitted. Pada kalimat yang saya garis bawahi timbul pertanyaan: “Apakah ada kemungkinan pengawas mesin Scanner tubuh ini bisa memperbesar intensitas Sinar-X (melalui sebuah tombol tuner) sehingga menghasilkan gambar sempurna si pemilik tubuh?”

Seorang pria berkata bahwa ia semakin muak dan berpikir bahwa orang-orang semakin frustasi tentang prosedur keamanan, ”itu dimulai dengan tanpa cairan, dan kemudian mencopot sepatu (pernah diterapkan) dan sekarang kamu harus ’telanjang’ pada dasarnya.”

Pemeriksaan dengan Jamahan tangan. Tubuh penumpang akan dijamah oleh petugas (kemungkinan besar sama sex dengan yang diperiksa) mulai dari tangan, tubuh (payudara wanita akan disentuh sedimkian rupa untuk alasan memastikan di dalamnya tidak ada “benda berbahaya”) dan kemaluan, seta pantat lalu turun ke kaki.

Sentuhan pada bagian pribadi penumpang pesawat terbang ini yang membuat mereka menjadi marah besar. Contoh: Pria bernama David (kulit putih) dan isterinya yang ingin terbang untuk menghadiri penguburan saudarinya di Los Angeles diperiksa jamah seluruh tubuh selama empat kali, khususnya pada bagian antara pahanya dan pantatnya. Isterinya melapor ke sheriff terdekat. Laporan David ke WND.com berkata, ”Oh yeah, ia telah menghabiskan setengah jam untuk ’mengupas’ saya, dan hampir membuat saya telat terbang.” “Keamanan adalah satu hal, tetapi menganiaya orang lain adalah hal lainnya,” David menambahkan

USAToday.com melaporkan bahwa Para penumpang yang menolak screening penuh [melalui jamahan atau mesin scanner] akan ada dilarang terbang, dan dapat dipinalti sebesar 11000 US Dollar.

Namun beberapa senator meminta TSA meninjau kembali kebijakan pemakaian alat scanner yang menunjukkan tubuh telanjang dan jamahan yang menyentuh bagian-bagian pribadi manusia.

Harap tidak melihat foto ini lebih dari 10 detik, dan jangan melihat untuk kedua kalinya dalam selang waktu satu jam. Peliharalah hati dan pikiran Anda. Terima kasih.

Akankah kita membiarkan tubuh kita, pasangan kita atau putra-putri kita dilihat oleh orang-orang asing?
Akankah kita membiarkan orang jatuh ke dalam dosa perzinah melalui tubuh kita?

Komentar: Di Inggris, scanner tubuh ini dapat melanggar hukum pornografi anak (pidofile) yang melarang penciptaan gambar-gambar yang bersifat porno dari anak-anak di bawah umur 18 tahun (12 tahun di USA) menurut ABCNews. Untuk jangka panjang, masalah pemeriksaan penumpang ini bukan sekedar menghancurkan ekonomi USA – dan negara-negara yang memakainya – (perusahaan penerbangan pada khusunya dan tourism) lebih dalam lagi ialah moral bangsa Amerika serikat itu sendiri (masyarakat dan petugas TSA).

Ancaman untuk penumpang penerbangan. Kita sudah diamati oleh pemerintah melalui dunia elekronik (CCTV, Internet spy, Bank Code dsb.) dan sekarang seluruh tubuh lkita (melalui Scanner dan jamahan tangan). Privaci apa yang tertinggal? Akankah kita berkata: “Rabahlah seluruh tubuhku yang engkau mau rabah, atas nama keamanan?”

Bahaya yang menanti para Petugas TSA. Jika mereka orang-orang yang lemah didalam masalah kekudusan, maka tugas mereka ini merupakan racun dari pemerintah untuk menghancurkan hidup mereka. Tugas mereka ini akan menjadi video dan majalah porno serta tempat sentuhan pemuas sex yang legal. Dan tentunya tempat kerja yang ’basah’ untuk para pecandu sex-sejenis dan sex maniak.
Tugas pekerja TSA ini sama bahayanya dengan tugas para pastor Roma Katolik, yang secara hukum gerejanya, mereka harus mengintrograsi setiap jemaat mereka di kamar Pengakuan Dosa, pada masalah ’dosa’ sex jemaat, mereka diwajibkan oleh Roma untuk bertanya hal-hal yang sangat pribadi [Ini cara Vatican mengontrol anggota jemaatnya]. Inilah alasan mengapa begitu banyak pastor Roma Katolik (hukum gereja Roma melarang setiap pastornya menikah) terjatuh ke dalam kubangan dosa sexualiti (penyalah gunaan dan hubungan gelap) phidopile, homosex, bisex. Manusia bisa menhadapi kemarahan, tetapi tidak akan bisa menghadapi godaan sex, Alkitab dengan jelas memberi contoh: larilah daripadanya, seperti Yusuf telah lakukan. Jangan bermain api jika tidak mau terbakar!!

Yeshua berkata. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. (Mat 5:28)

Bagaiman para petugas TSA ini bisa menghindari masalah perzinahan tersebut jika setiap hari ia harus melihat tubuh telanjang dan menjamah tubuh manusia?

  • Apakah system pemeriksaan seluruh tubuh ini merupakan penyebaran budaya homosexual di USA?
  • Siapa yang memerintahkan pemasangan Scanner dan penjamahan seluruh tubuh di USA ini?
  • Mengapa pemerintah sengaja menghancurkan negara satu-satunya di dunia yang menjamin kebebasan individu (tertulis dalam Konstitusi USA pasal 4)?

Kitab Daniel 11:37 pada KJV mungkin bisa memperjelas masalah pemeriksaan seluruh tubuh di USA ini. Dan akhir dari Game ini ialah semua negara harus dipersiapkan untuk ditundukkan kedalam satu pemerintahan New World Order, Alkitab menyebut pemimpinya sebagai Anti-Kristus terakhir.

Bangkitlah orang-orang Kristen Amerika Serikat, lepaskanlah hidup kalian dan bangsa kalian dari kehancuran moral ini. YAHWEH Nissi bersama kalian. Kesehatan tubuh adalah penting, lebih penting lagi moral yang bersih, sebab tanpa kekudusan kita tidak akan dapat masuk ke Sorga Mulia.

Bagaimana dengan ancaman terrorists kita bertanya?

Elohim mengingatkan saya pada dua ayat ini:

  • jikalau bukan YAHWEH yang mengawal kota, sia-sialah pengawal berjaga-jaga. (Maz 127:1),
  • dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka. (2Taw 7:14)

Jadi yang pemimpin negara perlukan bukanlah menghabiskan uang untuk memperhebat teknologi dan sistem keamanan, tetapi yang terutama yang sangat diperlukan ialah: PERTOBATAN, kembali kepada jalan-jalan YAHWEH! Jadikan Ia kembali menjadi pemimpin atas negeri dimana kita berada.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: