Wicked Pride, wicked pride, wicked pride


In the pride of his face The wrongdoer does not seek Him, In all his thoughts there is no Elohim! (Psa 10:4 The Scriptures)
“The pride of your heart has deceived you, you who dwell in the clefts of the rock, whose dwelling is high, who say in your heart, ‘Who shall bring me down to the ground?’ (Oba 1:3 The Scriptures)

Kesombongan Orang Jahat, artikel ini tidak ditujukan kepada orang lain, tetapi kepada diri kita sendiri. Menolong diri kita untuk mengenal dan menemukan diri kita sendiri, menyiapkan kita untuk menghadapi Penghakiman Akhir Jaman dengan damai dan penuh keberanian.

Kita hidup di jaman yang sangat menarik dan sering kali susah untuk dianalisa oleh pikiran kita. Peradaban manusia berubah dengan sangat cepat; arti dan makna kata-kata berubah. nilai moral dan keimanan berubah, digantikan dengan nilai-nilai yang baru.

Cukup mundur 100 tahun kebelakang, akan membuat kita pada satu sisi terkagum-kagum dengan kemajuan ilmu pengetahuan (teknologi, biologi) yang begitu pesat dan luar biasa hebatnya di jaman kita berada sekarang. Di sisi lain, kita akan kaget dan geleng-geleng kepala tidak percaya dengan cara hidup manusia di jaman modern ini.

Manusia telah mampu pergi kemana mereka mau, terbang ke bulan, menyelam kedalam samudera raya, masuk kedalam bumi. Pesatnya kemajuan daya pikir manusia sayangnya tidak diikuti oleh kemajuan roh dan jiwanya, bahkan kebalikannya, kebanyak roh dan jiwa manusia semakin mundur. Ini yang disebut kematian rohani di dalam pemikiran Kristiani.

Wicked pride*, kesombongan orang jahat, semakin membesar dan tidak terbendung di dalam dua dekade belakangan ini. Wicked pride ini tidak hanya terjadi di dunia politik, tapi disegala bidang kehidupan manusia, pendidikan, sosial bahkan di dalam keagamaan.

Semua dinilai dan diputuskan oleh kehendak manusia sendiri, takut akan Elohim (God) sudah hilang di dalam kebanyakan hati dan jiwa manusia. Kebanyakan manusia lebih suka memakai teori “Yang Kuat Menang” (bagian dari teori Charles Darwin) dari pada melakukan perintah ”Kasihilah  Sesama Manusia” (satu dari dua inti pengajaran Yeshua Ha Mashiah).

Mari kita mulai dari akar permasalahan manusia. Kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat YAHWEH. (Ibr 12:14a)

Yeshua berkata tentang hal-hal yang membuat manusia dapat menjadi najis (tidak kudus), bukan makanan yang masuk kedalam mulut manusia, tetapi apa yang keluar dari manusia: Lalu Yesus memanggil lagi orang banyak dan berkata kepada mereka: “Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah. Apapun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.” (Mark 7:14-15).

Ia mendaftarkannya: Kata-Nya lagi: “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul

  • segala pikiran jahat,
  • percabulan,
  • pencurian,
  • pembunuhan,
  • perzinahan,
  • keserakahan,
  • kejahatan,
  • kelicikan,
  • hawa nafsu,
  • iri hati,
  • hujat,
  • kesombongan,
  • kebebalan.

Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang.” (Mark 7:20-23)

Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. (1Yoh 2:16)

Kita sering kali membohongi diri kita dengan kebanggaan yang semu dan juga membiarkan orang lain membohongi kita dengan kesemuan tersebut. Kebohongan dari kebanggaan semu tersebut diantaranya:

  • Nikmati hidup sebebas-bebasnya, Bapa Sorgawi tidak tahu! Ada sebuah pepatah dunia “Don’t tell Mama.” Ini mengingatkan saya cerita dua kakak beradik, si kakak kepergok mencuri uang orang tua mereka. Adiknya diancam dengan perkataan: “Don’t tell Mama!” Si kakak lupa bahwa “FATHER knows everything.” Kita boleh berpikir dan berkata kepada diri kita sendiri, “Don’t tell Mama (DTM),” but  we need to understand that FATHER in heaven knows everything (FKE)!” Ini adalah wicked pride yang tersembunyi.
  • Saya bebas melakukan itu, sebab hukum negara membenarkannya! Ini terjadi umumnya di negara-negara Barat. Hukum negara Barat menjamin kebebasan pribadi, boleh di katakaan, hampir tampa batas. Di Barat, buku dan video porno terjual dengan bebas, hidup seperti suami-isteri tanpa menikah, remaja hamil di luar nikah dan menggugurkan kandungannya adalah hal yang umum, bahkan menikah sesama jenis kelaminpun adalah hak setiap pribadi yang dilindungi hukum negara. Di Barat, orang bebas berbicara dan mengerik siapapun, bahkan presiden. Hukum kebebasan individu ini tentunya bagus bagi orang yang dewasa secara jiwa – inilah suatu sisi yang membuat dunia Barat maju di banyak bidang ilmu pengetahuan. Namun bagi orang yang tidak dapat mengendalikan pikiran dan napsu dagingnya, hukum perlindungan hak pribadi ini menjadi  fondasi kesombongan yang semu. Menjadikan orang lupa akan konsekuansi dari perbuatanya, lebih parah lagi ia lupa akan tanggung jawabnya sebagai mahluk sosial, bahwa efek kebebasan tanpa batasnya bukan sekedar merugikan dirinya sendiri saja, tetapi juga masyarakat di mana ia hidup. Ini adalah wicked pride yang terbuka secara moral.
  • Saya bebas melakukannya, sebab hukum agama membenarkannya! Jika merusak, mengambil dengan paksa milik orang lain, menyiksa dan bahkan membunuh orang lain yang tidak sepaham dibenarkan oleh sebuah agama, ini tentunya suatu masalah yang sangat serius dan berbahaya. Pelakunya akan merasa ia terbang di awan-awan dengan balon udara, tanpa sadar bahwa ketika gas balon itu habis ia akan hancur berantakan oleh karena hukum grafitasi. Ini adalah wicked pride yang terbuka secara moral dan nurani.

    Kepandaian berbohong, hukum negara dan hukum agama boleh saja berada di pihak kita – pikiran berpikir: “kita diijinkan dan diperbolehkan melakukannya!” – , namun kita harus ingat

    “Apa yang diijinkan dan diperbolehkan oleh hukum agama dan negara tidak selalu dibenarkan oleh Perintah YAHWEH, Elohim pencipta manusia!”

    Berikut ini adalah enam dari 10 perintah-Nya.

    • Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan YAHWEH, Elohimmu,  kepadamu.
    • Jangan membunuh.
    • Jangan berzinah.
    • Jangan mencuri.
    • Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu.
    • Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yang dipunyai sesamamu.” (Kel. 20:12-17)

    Dalam segala aspek kehidupan manusia, keenam perintah Elohim ini sedang diinjak-injak oleh kesombongan orang-orang jahat. Alkitab melukiskan itu sebagai: Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, … Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir. (1Yoh 2:17-18)

    And the world passes away, and the lust of it, .. This is how we know that it is the last hour. (1Jo 2:17-18 The Sciptures)

    Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Elohim dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. Karena Elohim akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat. (Pkb 12:13-14)

    Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Elohim. (1Kor 6:10)

    *) Diffinition of Pride noun.

    1. Inordinate self-esteem; an unreasonable conceit of one’s own superiority in talents, beauty, wealth, accomplishments, rank or elevation in office, which manifests itself in lofty airs, distance, reserve, and often in contempt of others.
    2. Insolence; rude treatment of others; insolent exultation.   Webster Dictionary 1828

    Bacaan berkait:

    Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

    Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: