Bantuan Gaza flotilla: Activists atau Extremists?


Peristiwa bentrokan fisik antara Aktivis Flotilla dengan tentara Israel membuat dunia panas kembali. Russia TV (RT) membuka tele-debat kedua pajabat Kementerian Luar Negeri (KLN) Israel dan Palestina: Gaza Aid Flotilla debate: Activists or Extremists?

Dari debat ini Jurubicara KLN Israel menyatkan bahwa dari konvoi kapal bantuan untuk Gaza tersebut, empat kapal bersedia untuk berlabuh di Ahydot (dekat utara Gaza), namun sebuah kapal yang bernama Mavi Marmara, dimana bentrokan yang menelan 9  korban jiwa ini terjadi, tidak bersedia. Karena memang tujuan mereka adalah jihad dan bukan bantuan kemanusiaan.

Bentrokan fisik di kapal Mavi Marmara dapat dilihat videonya di sini.

WND.com dalam laporannya tertangga 2 Juni mendaftarkan beberapa nama aktivist  bantuan kemanusian yang berkaitan dengan kelompok extremist Islam:

  • Salah satu penumpang kapal ialah Father Hilarion Capucci, bekas Uskup Agung Yunani Melkite di Yerusalem, yang dimasa lalu pernah ditahan oleh Israel karena menggunakan mobil gerejanya untuk menyelundupkan bahan-bahan ledak, senjata-senjata api dan roket-roket katyusha kedalam Israel untuk PLO (Organisasi Pembebasan Palestina). Ia dibebaskan setelah sebuah permohonan datang dari Vatikan.
  • Penumpang lainnya ialah Sheik Raed Salah, kepala dari cabang utara Islamic Movement. Ia baru saja dilepaskan dari penjara Israel setelah terbukti mengumpulkan dana untuk Hamas. Ia sangat erat hubungannya dengan Hamas dan kelompok terrorits jihad Islam dukungan Iran.
  • Yayasan untuk Hak-hak Kemanusian dan Kebebasan dan Bantuan Kemanusian yang berkantor di Turkey atau IHH, yang adalah pengorganisasi dari konvoi kapal flotilla ini, ”telah mengakui secara terbuka mempunyai hubungan dengan Islamic Brotherhood Mesir [badan ini telah lama terlarang di Mesir sejak terbunuhnya president  Anwar Sadat] dan Hamas, dan telah ada sebagai aktor pusat dari pencarian dana dan mendanai terror untuk Hamas diseluruh dunia,” kata Duta Besar Israel untuk Geneva, Aharon Leshno Yaar kemarin [01/06].
  • Yayasan IHH ini digambarkan sebagai sebuah garis depan untuk pencarian dana para organisasi terrorist dan mengirim para pejuang ke negara-negara seperti Afganistan, Bosnia dan Chechnya,  tulis Evan Kohlmann , seorang ahli counter- terrorism  dari the Danish Institute for International Studies pada laporannya di tahun 2006.

Laporan hampir sejenis di atas juga terdapat di Times: Turkish charity that sent aid convoy to Gaza ‘has links to terrorism’. Times, pada laporan yang sama itu, mengutip dari surat kabar Israel Yedioth Ahronoth, beberapa petugas keamaan [Israel] percaya  adanya sebuah hubungan antara kapal tersebut, yang dibeli untuk IHH, dan Turkey’s ruling Justice and Development Party (AK). Mawi Marmara terpaksa dibeli dari pengumpulan dana dengan haraga €900,000 (£750,000), sebab tidak ada perusahaan perkapalan yang berani menyewakan.

Seorang pembicara dari IHH, dengan nama Vahdettin Kaygan menolak bahwa organisasinya terlibat dengan kelompok-kelmpok terrorist.

  • Penumpang  lainnya ialah Amir Abu Rashed, 43 tahun, adalah seorang pemimpin jaringan terrorist Global Muslim Brotherhood (GMB) di Nederland. Dia memperkenalkan dirinya di media Nederland dan lainnya sebagai sebuah “activist hak-hak asasi manusia,” tulis Israel National News.com. (INN.com). Ia memakai pasport Nederland di kapal ini.

Media INN.com menulis: Dari laporan Daily Report GMB sendiri (hari Selasa),  Abu Rashed – juga dikenal sebagai Amin Abu Ibrahim – adalah “satu dari pemimpin pengurus flotilla Gaza tersebut.” dan “tulisan-tulisan sebelumnya telah menerangkan besarnya partisipasi dari GMB di dalam flotilla Gaza ini, Jurnalis Al Jazeera berlatar belakang GMB melaporkan dari kapal Turkey telah terlibat di dalam pertarungan, dan GMB bermaksud mengirim flotilla lainnya ke Gaza.”

Tertulis juga bahwa 40 orang yang ditahan tidak memiliki surat-surat pribadi namum membawa ribuan dollar cash, yang diduga sebagai pembayaran dari keterlibatan mereka.

Nama Abu Rashed juga ditemukan di USA pada organisasi kemanusian Holy Land Foundation berkantor di Texas, sebuah group yang telah menggumpulkan uang untuk Hamas.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Israel, Yigal Valmor, dalam respontnya terhadap kapal-kapal bantuan untuk Gaza ini sebagai berikut: “Sementara mereka telah membungkus mereka sendiri  dalam sebuah mantel humanitarian, mereka membawa serta propaganda politik dan bukan dalam bantuan pro-Palestina.”

Para aktivis meneriakkan slogan-slogan perang anti–Israel

Sebuah laporan  Al Jazeera [Media Islam internasional] sehari sebelum bentrokan diterjemahkan oleh the Palestinian Media Watch telah merekam  pria-pria di kapal menyeru-nyerukan “[Ingat] Khaibar, Khaibar, oh Yahudi-yahudi! Tentara Muhammad akan kembali!”

Slogan ini sering digunakan oleh Hamas pada waktu turun kejalan di West Bank dan Gaza. Khaibar adalah  sebuah nama desa Yahudi terakhir yang ditaklukan oleh nabi Islam Muhammad di tahun 628.

Al Jazeera juga telah mewancarai seorang wanita di kapal tersebut  yang berkata target para partisipant  adalah satu dari dua akhir yang menyenangkan: “entah mati sahid atau menjangkau Gaza.” Hal ini dikuatkan oleh pernyataan pemimpin dari salah satu kapal tersebut, ”ingin mati sebagai sahid-sahid lebih dari pada menjangkau Gaza,” menurut Hamas televisi.

Surat kabar lainnya menulis bahwa 40 orang aktivist tidak punya surat-surat jati diri di atas telah berhubungan dengan organisasi-organisasi Islam terrorist, termasuk Al Qaida, laporan ini menulis

Barang-barang yang ditemukan yang tidak berkaitan dengan bantuan kemanusiaan: sejumlah pisau, pipa besi, katapel dengan batu-batunya, granat bius, baju tahan peluru, kedok gas, peralatan untuk melihat dikegelapan. dan sekitar 100 orang membawa uang tunai masing-masing 10 ribu USD (total  1 juta USD), TimeOnline melaporkan.

PM Benyamin Netanyahu berkata pada pertemuan yang penting dengan kabinit pertahanannya blokade [laut] tetap harus dijaga untuk menghindari senjata-senjata terjangkau dari para terrorist, ”Membuka rute laut ke Gaza akan menghadirkan sebuah bahaya besar pada keamanan rakyat kita.”

Para pemimpin dunia dihadapkan pada masalah yang sangat alot. Konflik  ”bantuan Gaza” ini terjadi di laut internasional, bukan di perairan Gaza (meskipun Hamas belum diakui sebagai negara merdeka di hukum Internasional), artinya Israel mengajak dunia Internasional melihat peristiwa ini dalam kontek ”Hukum Internasional!” Artinya, jika hal itu terjadi pada negara mereka sendiri, atau, jika mereka ada sebagai negara Israel ditempatkan dalam posisi tersebut, apa yang mereka akan lakukan? Dapatkah mereka melakukan pekerjaan yang lebih baik dan lebih lembut dari negara Israel?

Seorang pensiunan Jenderal Israel pada wawancaranya dengan WND.com Radio berjudul  “Hypocrisy, hypocrisy, hypocrisy”

menyatakan: ” … Mesir dan Israel telah berkata bersama dengan keras … kita tidak akan ijinkan … apa yang mereka sebut humanitarian …”

Dalam kasus ini , Pemerintah  dan bangsa  Indonesia saya pikir lebih mengerti di banding banyak negara lainnya, sebab Indonesia telah mengalami hal serupa terhadap Gerakan Aceh Merdeka.  Tahun-tahun sebelum dan sesudah Tsunami, negara-negara menghormati kedaulatan negara Indonesia dengan tidak memasuki perairan, dan juga daratan,  Indonesia ke Aceh tanpa seijin pemerintah Indonesia.

WND membuat sebuah poll tentang ini,  silahkan berpartisipasi!

Setiap korban jiwa adalah sesuatu yang menyedihkan, siapapun korbanya. Harapan saya, dan doa saya selalu, semoga setiap kita banyak berdoa dan berjaga-jaga sebelum terlibat di dalam suatu aktivitas, apapun namanya, sebab sering kali orang-orang tertentu mengendalikan dan mencoba mempengaruhi orang-orang yang polos dan baik hati untuk berjuang demi kepentingan mereka sendiri, sedihnya itu sering kali dilakukan di dalam nama “hak asasi” bahkan di dalam nama “Yang Mahakudus.”

Berilah saya sedikit waktu lagi menjelaskan mengapa saya menulis “Hello Pengkut Yahshua (Yesus/ Isa) ingatlah” pada awal weblog Senjata Rohani ini, tepatnya, weblog ini terlahir oleh karena isi dari judul tersebut. Saya bermimpi tiga kali dalam kurun waktu setahun, bahwa banjir darah dan kehancuran akan terjadi di dalam nama “Allah” … saya sangat susah untuk meneruskan cerita ini, sangat sedih ….  singkatnya dalam  mimpi-mimpi tersebut saya melihat banyak sekali para pemuda Muslim  semuanya berbaju hitam sedang latihan bela diri dan bersenjata, dilain kesempatan mereka merebut sebuah kantor surat kabar dan merubah  isi surat kabar menjadi berita propagandanya. 15 tahun telah lewat, dalam  beberapa tahun terakhir ini dalam studi saya,  saya dapatkan bahwa penyalah gunaan pemakaian  nama Allah dan God tidak hanya dilakukan oleh para pemimpin Islam saja, tapi juga …. kelak oleh para pemimpin Katolik (seperti telah terjadi di lebih dari 10 peristiwa Crusade (Jihad dalam Islam) besar selama periode yang sangat panjang). Ingat raja Daud? Sekalipun ia memiliki hati yang murni dan kasih yang besar kepada YAHWEH, Elohimnya. Ketika ia ingin membangun Bait Elohim, ia ditolak! Mengapa? Elohim berkata “Tanganmu telah menumpahkan banyak darah.” Sekalipun semuanya itu ia lakukan untuk menumpas orang-orang yang menghina Elohim. Nah bayangkan jika Anda membunuh hanya dasar perintah manusia semata (pemimpin agama). Anda mengerti maksud saya?

YAHWEH tahu siapa saya, betapa saya mengasihi setiap orang Muslim dan Katolik, Dia ingin setiap kalian bersih dari jalan-jalan yang salah dan Ia selalu berusaha menghindari kalian dari jebakan-jebakan manusia, Dia sangat rindu untuk setiap kalian masuk kedalam kemuliaan-Nya yang besar, menikmati kasih-Nya dan kerajaan-Nya yang  tidak berkesudahan. YAHWEH dekat kepada orang-orang yang mencari Dia.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: