Lucifer Penguasa Musik-musik Duniawi


Kaki mereka adalah lurus dan telapak kaki mereka seperti kuku anak lembu; kaki-kaki ini mengkilap seperti tembaga yang baru digosok. …Muka mereka kelihatan begini: Keempatnya mempunyai muka manusia di depan, muka singa di sebelah kanan, muka lembu di sebelah kiri, dan muka rajawali di belakang. (Yeh 1:7-10)

Gambar ini diambil dari logo Ozzi Osbourn Festival 2002, subuah concert rock musik, tulisan dari saya.

Musik termasuk satu dari beberapa hal penting dalam kehidupan manusia. Dengan musik kita bisa gembira dan merasa damai sejahtera, sisi berlawanannya ialah itu dapat membuat kita sedih dan agresif. Dengan musik juga manusia menyembah dan memuji Penciptanya, tetapi dengan musik juga manusia merendahkan dan menghina Penciptanya.

Alkitab mencatat sejarah jatuhnya Lucifer, pemimpin pujian dan penyembahan sorgawi. Pengertian siapa Lucifer dan mengapa ia sampai terbuang dari Sorga sangat penting untuk kita miliki, supaya kita sendiri terhindar dari kejatuhan yang parah ini.

Asal-usul Lucifer.
Lucifer digambarkan oleh Elohim kepada nabi Yehezkiel dan Yesaya dalam bentuk penguasa kerajaan dunia yakni Kerajaan Tirus dan Babilonia. Ayat-ayat dari Alkitab KJV dan ITB

“Hai anak manusia, ucapkanlah suatu ratapan mengenai raja Tirus dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman Elohim YAHWEH: Gambar dari kesempurnaan engkau, penuh hikmat dan maha indah. (Yeh 28:12)
Thou hast been in Eden the garden of God…; the workmanship of thy tabrets and of thy pipes was prepared in thee in the day that thou wast created.  (13)
Thou art the anointed cherub that covereth;.  (14)
Thou wast perfect in thy ways from the day that thou wast created (15a)

Dosa Lucifer dan hukumannya
[S]ampai terdapat kecurangan padamu. (Yeh 28:15)
[E]ngkau penuh dengan kekerasan dan engkau berbuat dosa. Maka Kubuangkan engkau dari gunung Elohim …(16)
Engkau sombong karena kecantikanmu, hikmatmu kau musnahkan demi semarakmu. Ke bumi kau Kulempar, (17)
[T]hou shalt be a terror [Yoh 10:10a], and never shalt thou be any more. (19)
Aku akan mengakhiri keramaian nyanyianmu dan suara kecapimu tidak akan kedengaran lagi. (26:13)

Dosa raja Babel dan hukumannya
[M]aka engkau akan memperdengarkan ejekan ini tentang raja Babel, dan berkata: “Wah, sudah berakhir si penindas sudah berakhir orang lalim! (Yes 14:4)
Thy pomp is brought down to the grave, and the noise of thy viols: the worm is spread under thee, and the worms cover thee. (11)
How art thou fallen from heaven, O Lucifer, son of the morning! how art thou cut down to the ground, which didst weaken the nations! (12)
Yet thou shalt be brought down to hell, to the sides of the pit. (15)

Penyebab jatuhnya Lucifer
Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Elohim, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi! (Yes 14:13-14)

Kedua nubuatan ini telah tergenapi kepada kedua kerajaan dunia tersebut. Jika kita meneliti kepribadian kedua ‘raja’ tersebut, maka pribadi-pribadi di atas bukanlah sekedar manusia,  ayat-ayat di atas jelas menyatakannya:

  • anointed cherub” (Yeh 28:14) adalah sebuah mahluk sorgawi, yaitu malaikat bersayap berwayah empat. Cherubim bentuk jamaknya. (Yeh 10  dan 1).
  • Lagipula raja Tirus ini dikatakan lebih berhikmat dari Daniel (yang 10 kali lebih berhikmat dari semua penasehatnya raja Babel) (Yeh 28:3; Dan 1:20)
  • Alkitab berkata sejak Adam dan Hawa (pasangan manusia pertama) jatuh kedalam dosa mereka langsung diusir dari taman Eden

Melihat kesempurnaan dan kepintaran dari kedua raja dunia di atas, pengertian yang saya dapatkan ialah bahwa Lucifer (yg dipanggil sebagai  Setan / Iblis / Ular naga telah memanifestasikan keberadaannya di Bumi ini melalui pribadi-pribadi mereka. Peristiwa sejenis ini akan terulang lagi segera, kali ini melalui seorang ’One World Leader’ (menguasai semua dunia politik, ekonomi dan agama); Alkitab menyebut orang ini sebagai Anti-Kristus!

Menarik untuk diperhatikan bahwa Alkitab berkata bahwa sejak mahluk ini diciptakan ia telah memiliki kemampuan bermain alat-alat musik seperti kecapi, gambus, rebana dan suling. Lucifer dipercayai secara umum oleh para ahli Alkitab bahwa sebelum ia dilempar ke Bumi, jabatannya ialah pemimpin pujian dan penyembahan bagi YAHWEH di Sorga.

Dengan keahlian musiknya ini, Lucifer atau Setan (yang bisa berubah menjadi malaikat terang; 2Kor 11:14), sedang menipu penduduk Dunia untuk berontak melawan YAHWEH.

Sudahkan Anda bandingkan gambar dan ayat di atasnya baik-baik? Tidakkah Anda terkejut dengan kesamaannya? Saya pribadi sangat terkejut! Ya, saya telah tahu sejak lama lambang Setan yang sering digambarkan sebagai kepala kerbau oleh pemusik heavy metal dan rock and roll,  dan juga ayat-ayat yang menggambarkan wajah Kerub (malaikat khusus) tersebut. Keterkejutan saya ialah ketika saya melihat logo festival yang dibuat oleh Ozzi Osbourn (murid dari pendiri gereja Setan) itu! Kepala dan kakinya Lucifer, idola para penggemar musik keras ini, persis sama dengan Kerub yang telah dilihat oleh nabi Yehezkiel! Apakah Lucifer telah menampakkan dirinya kepada Ozzi, pemusik heavy metal ini?

YAHWEH merindukan umat-Nya memuji Dia disertai musik dan tarian (Maz 150), tetapi Iblis dipihak yang berlawanan haus dan lapar akan pujian dan hormat dari manusia, itu nampak sewaktu ia mencobai Yahshua di padang gurun (Luk 4:5-8). Musik, setelah manusia jatuh kedalam dosa, menjadi alat perang di dalam dunia rohani (contoh: Maz 18 & 149).

Secara rohani, musik dapat dibagi menjadi dua bagian; musik Kristen dan duniawi. Musik Kristen adalah musik yang kita mazmurkan untuk Pencipta dan Juruselamat kita, jenis musik terkadang dipanggil sebagai music rohani (suatu panggilan yang rancu, sebab ada juga musik rohani lainnya yang diperdengarkan untuk memanggil dan memuliakan Lucifer dan roh-roh jahat lainnya). Jenis musik yang terakhir ini sederhanannya disebut music duniawi. Musik duniawi selain untuk kemulian Lucifer dan juga untuk kepuasan daging manusia itu sendiri.

Jika Anda seorang Kristen, dan telah kehilangan kasih pertama Anda kepada Juru Selamat hidup Anda, maka saatnya Anda datang kepada Roh Kudus untuk meminta nasehat-Nya, mungkin ada musik-musik tertentu yang Anda harus buang dari kehidupan Anda.

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Iklan

Malaysia: Kata ”Allah” memicu perusakan gereja


Pengerusakan gedung-gedung gereja dengan bom molotov di Malaysia berlanjut setelah Gereja Roma Katolik di Malaysia memenangkan hak pakai kata ”Allah” di pengadilan tinggi Malaysia pada 31 Desember 2009.

Kemarahan umat Islam Malaysia ini tidak saja merusak bangunan ibadah umat Katolik tetapi juga melebar ke gereja-gereja Protestant. Kemarahan ini dipercayai  karena para aktivist Muslim berpendapat bahwa pemakaian kata ”Allah” di antara orang Kristen bisa membuat orang-orang Muslim murtad dari agama Islam mereka.

”Allah hanyalah untuk kami”,  ”Ajaran agama yang salah bangkit dari kata-kata yang digunakan secara salah” ,  ”Kami tidak mengijinkan kata Allah untuk ada tertulis di dalam gereja-gereja kalian,” beberapa kalimat yang di suarakan oleh para aktifist Muslim Malaysia. Seorang dari aktivist berkata: ”Saya berharap pengadilan akan mengerti perasaan mayorita Muslim Malaysia.  Kami dapat berjuang sampai mati atas perkara ini.”

PM Malaysia, Datuk Seri Najib, berjanji untuk memberikan 500 ribu RM kepadagereja  Assembly of God untuk pembangunan gedung gereja yang baru. PM ini menyatakan bahwa, ”Tindakan-tindakan seperti membakar rumah ibadah dari agama-agam lain adalah suatu  tindakan yang sangat jahat … tidak hanya di dalam hukum … juga di dalam Islam kita dilarang oleh agama untuk melakukan tindakan semacam itu.”

Negara Malaysia adalah negara Islam walaupun penduduk Muslimnya hanya sekitar 60%, jika dibandingkan dengan Indonesia yang Mulimnya lebih dari 70% namum negara multi-agama secara hukum.

Sebuah idiom (yang sangat terkenal) berkata: ”Ketika di Roma, berlakulah sebagaimana orang-orang Roma berlaku”, namun idiom ini rupanya tidak berlaku bagi orang Roma (Katolik).

Sejarah mencatat kebiasaan para jendral Roma di jaman kejayaan Kerajaan Romawi ialah mereka akan membawa pulang benda-benda keagamaan dari setiap negara yang dikalahkan oleh mereka, untuk mengambil hati rakyat dari negara-negara yang dikuasainya. Di dalam politik ini tentu suatu kebijaksanaan penguasa yang sangat cerdas, membuat yang dikuasai tidak merasa di kuasai, namun di dalam Kekristenan ini suatu tindakan perzinahan rohani jika kita beracu kepada firman Elohim, Alkitab. Sebab YAHWEH berkata bahwa Ia tidak ingin ada deiti-deiti lain yang disembah oleh umat-Nya (Sepuluh perintah YAHWEH). ALLAH di dalam ajaran Islam adalah nama yang disembah, itu bukan kata sebutan.

Di dalam hal ini orang Islam Malaysia ada di dalam posisi yang benar untuk mengklaim hak pemakian kata ”ALLAH.”

Referensi:

Bacaan berkait:

Malaysia: Katolik meributkan pemakaian kata “Allah”

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tahun 2010 ada di tangan YAHWEH


Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai semua orang yang berharap kepada YAHWEH! (Maz 31:25)

Tanggal 8 malam, hari Jumat, Januari 2010 saya datang kepada Bapa Surgawi, dengan Alkitab ada ditangan, saya meminta kepada-Nya untuk Roh-Nya, Roh Kudus, mengajari saya Firman-Nya; adakah sesuatu yang Ia ingin katakan kepada saya di dalam kehidupan saya di tahun 2010 ini. Saya berdiam diri sejenak membiarkan Roh Kudus memberi petunjuk.

Roh Kudus mengingatkan saya akan pengangkatan Yoshua menjadi pemimpin menggantikan Musa. Suatu bab yang baru bagi Yoshua di dalam hidupnya ada di depannya. Tahun 2010  adalah bab baru bagi setiap kita. Banyak perkara dan tugas (baik jasmani dan rohani) yang harus kita hadapi. Saya ingin membagikan berkat rohani yang saya dapatkan pada tanggal 8 malam itu kepada Anda. Kiranya bisa juga menguatkan dan menjadi berkat untuk kehidupan Anda di tahun 2010 ini.

Saya membuka Alkitab saya dan mulai membaca kitab Yoshua mulai dari pasal 1 ayat 1 sampai seluruh ayat di pasal 3.  Ada tiga kali YAHWEH berkata kepada Yoshua pada pasal satu ”Kuatkan dan teguhkanlah hatimu.” Tentu ini merupakan cerita yang tidak asing bagi beberapa orang, malam itu saya dapatkan bahwa pesan YAHWEH tersebut menjadi lebih jelas dan hidup untuk saya. Roh Kudus menunjukkan kepada saya bahwa ketiga kalimat – yang sama tersebut – bukanlah suatu suatu kalimat pengulangan biasa. Ketiga kalimat ”Kuatkan dan teguhkanlah hatimu” ini ditujukan kepada Yoshua untuk tiga hal yang berbeda!

Kuatkan dan teguhkan hatimu yang pertama (Yos 1:6). Ini dikatakan-Nya kepada Yoshua untuk tugasnya sebagai pemimpin perang bangsa Israel, seperti panglima perang,  memiliki negeri yang dijanjikan YAHWEH kepada Abraham, Ishak dan Yakub, yaitu negeri Kanaan. Yoshua mengerti sekali masalah apa yang ada di depan dia, Roh Kudus membawa saya untuk mengingat kembali peristiwa ”12 pengintai yang diutus Musa.” Dari peristiwa ini terdapat beberapa masalah besar yang Yoshua harus hadapi, mereka bisa dibagi menjadi dua bagian, a. Masalah extern, b.  Masalah intern.

Masalah extern (Bil 13)

  • Tanah Kanaan memang tanah yang subur, namun di sana terdapat banyak suku bangsa
  • Suku-suku bangsa ini memiliki kota-kota yang berbenteng dan sangat  besar.
  • Bangsa-bangsa ini lebih besar dan lebih kuat dari bangsa Israel (Ul 7:1)
  • Dari suku-suku ini, terdapat tiga  suku raksaksa, berasal  dari keturunan Enak.  Mereka telah dikenal dan diam di Kiryat Arba (kemudian  dinamai Hebron) (ay. 22; Yos 15:13-14)

Masalah intern

  • Mayoritas orang Israel yang dipimpin Yoshua hanyalah orang-orang muda. Mayoritas orang tua sebaya Yoshua mati dipadang gurun karena berontak kepada Elohim dan nabi-Nya setelah mendengar laporan 10 pengintai yang negatif. Kaleb adalah satu-satunya orang tua yang menemani Yoshua berperang merebut tanah perjanjian.
  • Bangsa Israel saat Yoshua menjadi pemimpin bukan saja bangsa yang masih sangat muda, apalagi dibanding dengan suku-suku yang  tinggal di tanah Kanaan, lebih dari itu mereka tidak tahu bagaimana berperang.

Sekarang kita mengerti mengapa Elohim perlu mengatakan ”kuatkan dan teguhkan hatimu” kepada Yoshua, ini suatu ”mission impossible” untuk akal sehat manusia.

Kuatkan dan teguhkan hatimu yang kedua (Yos 1:7-8). Peringatan ini diberikan kepada Yoshua dalam fungsinya sebagai pemimpin rohani bangsa Israel, sama seperti Musa. Yoshua telah menjadi ’hamba’ Musa sejak keluarnya orang Israel dari Mesir, sampai akhir hayat hidup Musa (120 tahun), Yoshua tahu persis bagaimana keras tengkuknya orang Israel saat itu; mulai dari menyeberang Laut Mati, sampai di tanah Sinai (haus, kelaparan, bosan dengan roti mana, membuat patung lembu emas saat Musa di atas gunung dll).  Musa yang terkenal sangat lembut (Bil 12:3) sampai kehilangan kesabarannya dan ini yang membuat dia tidak boleh masuk tanah Kanaan. Yoshua adalah seorang tentara, sekarang ia harus menggantikan posisi Musa, sungguh suatu hal tidak mudah baginya. Itulah sebabnya YAHWEH mengingatkan dia ”kuatkan dan teguhkan hatimu.”

Sebelum  Musa meninggal dunia, masalah-masalah di atas  tidaklah membuat Yoshua begitu gentar dan pusing tujuh keliling, ia tahu bahwa pemimpinnya, Musa, bisa mengatasi semua hal di atas dan yakin bahwa mereka bisa merebut tanah Kanaan (Bil 14:6-9) .  Yoshua tahu bahwa Musa memiliki pengurapan sorgawi; ia membuat banyak mujizat, hikmat untuk mengadili setiap perkara umat Israel, kesabaran dan tentunya kemampuan kepemimpinan dan administrasi yang baik yang ia telah dapatkan sebagai pangeran Mesir selama 40 tahun.  Namun ketika Yoshua tahu bahwa Musa meninggal dunia dan YAHWEH tiba-tiba berbicara kepadanya: engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka. ” (Yos 1:6). Ini mungkin seperti suara halilintar yang turun di depan mukanya. Sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan.

Kuatkan dan teguhkan hatimu yang ketiga (Yos 1:9). Saya telah mencoba membayangkan apa yang Yoshua rasakan dengan jabatan barunya ini. Besar kemungkinan Yoshua masih mengalami goncangan yang besar di hatinya dan berpikir ”bagaimana mungkin saya bisa melakukan tugas ini?” Ayat pada kalimat pertama menceritakan jiwa Yoshua kepada kita: Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? (Yos 1:9a)

Kali ini, ketiga kalinya, kalimat yang sama ini dikatakan YAHWEH kepada hamba-Nya ini bukan masalah pekerjaan (memimpin perang dan menjaga kerohanian bangsa), tetapi sebuah janji Elohim-nya sendiri kepada diri-nya. YAHWEH berkata: Janganlah kecut dan tawar hati, sebab YAHWEH, Elohimmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi.” (9b)

Ketika YAHWEH berbicara kepada kita, Ia akan selalu meneguhkan perkataan-Nya kepada kita melalui  orang lain. Sering kali kita membutuhkan peneguhan janji-Nya melalui manusia, dan Ia tahu itu. Yoshua pun menrima konfirmasi janji Elohim ini melalui pengakuan mulut bangsa Israel: “Segala yang kauperintahkan kepada kami akan kami lakukan … Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu!” (Yos 1:16-18). Ayat di atas artikel ini (Mazmur 31:25) dikirim oleh bekas teman sepelayanan saya (tahun 91-94) pada hari Saptu pagi melalui SMS, hanya beberapa jam setelah malam yang indah tersebut. Ini merupakan peneguhan Elohim untuk saya.

Pada pasal dua YAHWEH memakai seorang wanita pelacur, bernama Rahab, untuk memberi kabar baik kepada orang Israel, bahwa YAHWEH telah memberikan Yerikho kepada bangsa Israel (Yos 2:8-9).  Rahab, yang bukan orang Israel, bukan hanya telah menyelamatkan kedua pengintai yang diutus Yoshua, tetapi di tangan YAHWEH ia diubahkan menjadi suatu bejana yang indah bagi seluruh bangsa Israel dan semua suku di dunia. Melalui rahimnya Boas lahir (kakek dari Isai, dan Isai memperanakan raja Daud, dari keturunan Daud lahirnya Yahshua, Juruselamat Dunia (Mat 1:5-6,25). Hal inipun suatu hal yang “mission impossible” bagi orang Israel 2000 tahun yang lalu dan … juga orang Arab modern. Rahab, sebagai wanita pelacur, tentunya telah mati dirajam batu oleh para agamawan, syukurlah bahwa Elohim kita bukanlah seorang agamawan, Ia bukanlah manusia! (Maz 92:6-7; Yes 55:8-9; Bil 23:19)

Bagaimana memulai tugas. Bab tiga bercerita sebagai berikut.

  • Yoshua memberi gambaran kepada bangsanya bagaimana pekerjaan dilakukan (ay 3-4,6) dan memerintahkan mereka untuk menguduskan jiwa dan tubuh mereka (5)
  • Ia menempatkan tabut perjanjian YAHWEH, yang di bawa oleh para imam berjalan di muka bangsa Israel.
  • Pada ayat 7, setelah ia melangkah maju, YAHWEH kembali bicara kepada Yoshua. Elohim meneguhkan panggilan tugasnya.
  • Yoshua menguatkan semangat umat Israel dengan mengutip janji Elohim yang telah didengar mereka melalui orang tua mereka (Ul 7:1) bahwa 7 bangsa yang lebih besar dan lebih kuat tersebut akan dihalau oleh YAHWEH (9-10)

Mujizat pertama terjadi tepat seperti yang telah dijanjikan Elohim kepada Yoshua. Sungai Yordan yang saat itu penuh air, karena musim menuai, tiba-tiba terbelah dua membuat dataran kering yang lebar ketika kaki imam pembawa tabut mencelupkan kakinya! Lebih ajaib lagi ialah tanah itu tetap kering sampai seluruh bangsa Israel menyeberang (14-17).

Alkitab berkata bahwa mereka semua tidak tahu jalan menuju tanah perjanjian, mereka (termasuk para imam dan Yoshua sendiri) belum pernah melalui jalan tersebut (3:4), dengan kata lain tabut perjanjian YAHWEH itu sendirilah yang menjadi petunjuk jalan, para imam hanya mengikutinya dan bangsa Israel di belakang para imam mengikuti mereka.

Demikianlah juga bahwa tidak seorangpun yang tahu jalan ke Sorga, tanah perjanjian kekal, sebab belum pernah seorangpun pergi ke Sorga. Itu sebabnya setiap orang perlu Yahshua Ha Mashiah (Yesus Kristus/ Isa Al Masih) sebab Dialah satu-satunya pribadi yang telah datang dari Sorga dan menjelma menjadi manusia. Tomas, murid Yahshua, berkata kepada guru-Nya: Kata Tomas kepada-Nya: “Yahweh, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?” (Yoh 14:5)

Jawaban Yahshua kepada Tomas adalah jawaban Pencipta manusia untuk setiap kita yang rindu tiba dan tinggal di Sorga:  Kata Yahshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh 14:6)

Kesimpulan yang saya dapat dari Roh Kudus pada malam tanggal 8 tersebut ialah ini: YAHWEH bukan sekedar memerintah kita umat-Nya untuk ”kuatkan dan teguhkan hati kita” lebih dari itu Ia berjanji beserta kita kemanapun kita diutus untuk menguatkan dan meneguhkan hati kita! Dialah Imanu’el, El beserta kita! (Yes 7:14, 8:8; Mat 1:23).

Dengan mengutamakan ”mencari wajah YAHWEH” (tabut perjanjian YAHWEH adalah symbol hadirat kemulian-Nya) dalam setiap aspek kehidupan kita, maka kita tidak akan pernah tersesat, sebab Yahshua yakni Imanu’el itu sendirlah JALAN, KEBENARAN dan HIDUP.

Melalui pembacaan Alkitab yang disertai doa, dan berpegang teguh pada perintah-perintah yang telah terlulis di dalamnya (dari Kejadian sampai Wahyu) kita akan melihat JALAN, KEBENARAN dan HIDUP itu dengan jelas, sebab: Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. (Maz 119:105)

Kita tahu bahwa hidup sebagai murid-murid Yahshua di tahun 2010 ini tidaklah mudah, jujurnya, setiap tahun akan semakin sulit (bagi orang yang berpegang kepada kesucian, kejujuran, dan kebenaran firman YAHWEH). Abad terakhir ini adalah abad kompromi, dan pemutar balikan nilai moral, keadilan tergantung dari nilai keuntungan kelompok sendiri. Namun bagaimanapun juga tahun 2010 dan seterusnya tetap masih ada di tangan YAHWEH, tepat seperti doa yang diajarkan Yahshua kepada kita:

And do not let us enter into temptation, but deliver us from evil (wrong, wickedness, error). For Thine is the kingdom and the power and the glory for ever and ever. Amen. (Mat 6:13; George Lamsa version)
Terjemahan bebasnya: Dan jangan biarkan kami masuk kedalam percobaan, tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya  kerajaan, dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-alamanya. Amin.

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Bajing vs Ular


Tapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri, karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan. Sebab itu baiklah jangan kita tidur seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar. (1Tsk 5:4-6)

Gambar pertarungan antara bajing dan ular ini diambil dari kisah nyata yang direkam dalam sebuah camcorder yang terjadi di pantai suatu negara bagian Amerika Serikat.

Pertarungan kedua binatang ini dapat menggambarkan pertarungan rohani setiap pengikut Yahshua di dalam kehidupan sehari-hari. Kita akan pelajari di sini hubungan karakter alamiah bajing dengan karakter alamiah umat YAHWEH.

Alkitab menerangkan kepada kita karakter Iblis atau Setan yang dipanggil dengan nama ular naga/ ular tua (dalam bahasa Inggrisnya ”dragon.” Cerita tentang Ular tua ini ada sejak hadirnya manusia pertama di Taman Eden pada kitab Kejadian sampai akhir hadirnya manusia di Bumi ini seperti yang dinubuatkan di dalam kitab Wahyu. Setan yang digambarkan sebagai ular adalah musuh utama bagi setiap manusia yang rindu hidup dalam kebenaran dan kekudusan YAHWEH.

Yang menjadi bahasan utama di sini adalah binatang bajing dan bukan ular. Ada sedikit informasi yang membahas karekter binatang bajing yang kecil dan nampak lemah ini, sebaliknya binatang ular telah terkenal dan dipakai sebagai lambang kebesaran kerajaan, seperti kerajaan Babel kuno, Mesir Kuno, Yunani, negara China, Vatikan. Ular naga / dragon merupakan simbol kekuasaan, kekuatan dan khususnya untuk Republik China itu juga sebagai lambang keberuntungan.

Bajing adalah binatang yang kecil dan lembut, namun ajaibnya ialah ia berani bertarung menghadapi seekor ular. Beberapa ilmuwan Amerika Serikat telah menemukan sesuatu karekter yang unik dari binatang bajing ini. Didapatkan bahwa ketika bajing diperhadapkan dengan seekor ular, bajing ini akan memanaskan buntutnya dan menggoyang-goyangkannya. Ular ini yang dapat merasakan panas dari buntut bajing tersebut biasanya akan berlalu dari mangsanya tanpa menyerang. Uniknya lagi bahwa bajing kebal terhadap bisa ular beracun.

Saran saya kepada Anda ialah sangatlah bagus jika Anda menonton rekaman video pertarungan ini sebelum meneruskan membaca artikel ini. Anda akan terpesona dengan binatang  bajing ini dan … akan lebih mudah mengerti isi tulisan ini.

Bajing mengillustrasikan kewaspadaan kepada bahaya di dalam kehidupan di sekitarnya. Kewaspadaan dan kemampuannya mengeluarkan suara peringatan (bisa terdengar sejauh 450 meter) menjadikan ia sebagai ”penjaga hutan-hutan”. Keahliannya ini bukan saja berguna untuk melindungi teman-temannya dari bahaya sedang mengancam, tetapi juga binatang-binatang besar lainnya seperti elk, rusa, moose.

Binatang kecil ini adalah petarung yang tangguh, bajing menjaga wilayah kekuasaannya dan anak-anak-nya dengan sikap pantang mundur, ia tidak akan membiarkan lawannya menang tanpa membayar harga yang tinggi, tidak jarang ditemukan bangkai bajing yang luka parah tergeletak bersama-sama dengan bangkai ular yang penuh dengan gigitan.

Buntunya, seperti tertulis di atas, berfungsi sebagai alat bela diri dan juga sebagai keseimbangan badannya dan penambah kekuatan meloncat, ini yang membuat ia pandai memanjat dan melompat dari satu ranting-keranting lainnya. Tanpa buntut, ia menjadi binatang yang lumpuh. Reflek bajing sangat cepat dan gigi-giginya cukup tajam untuk menghancurkan buah dan biji yang keras.

Pepatah berkata, ”sepintar-pintarnya bajing meloncat, sekali waktu akan jatuh juga,” namun ajaibnya sekalipun ia jatuh dari pohon itu tidak akan membuat dia luka, dengan sekejap ia akan naik pohon itu kembali, bagaimana mungkin? Bajing ketika ia jatuh secara reflek akan memutar badannya sampai pada posisi horisontalnya dan dengan cepat membentangkan ke empat kakinya lebar-lebar dan menghorisontalkan juga buntutnya, ia akan berusaha sebanyak mungkin membuat dirinya seperti parasut.

Bajing sering kali berdiri dengan kedua kakinya untuk memampukan dia melihat jarak yang lebih jauh, ketika ia melihat musuhnya dikejauhan, ia akan mengangguk-anggukan kepalanya dengan tujuan mengukur secara tepat jarak objek tersebut.

Ular, lynx (sejenis kucing gunung), hawk (sejenis burung elang) adalah sebagian dari musuh-musuhnya, namun kemungkinan besar musuh utamanya yang terbesar adalah KETAKUTAN. Ketika ia terkejut, ini bisa membuat dia seperti binatang lumpuh dan mudah menjadi mangsa musuhnya. TETAPI ketika ia siap bertarung, ia mampu mematikan seekor ular yang lebih besar dari dirinya sendiri. Seorang yang tinggal di kepulauan Hawaii bercerita kepada saya mengapa di Hawaii tidak ada ular, ia berkata bahwa sebelumnnya kepulauan tersebut banyak terdapat ular. Sejak didatangkan bajing-bajing kepulau tersebut, ular-ular tidak lagi berkeliaran di kepulauan tersebut.

Alkitab sering kali mengkaitkan karakter-karakter manusia dengan karakter binatang tertentu, ini hanyalah satu dari sekian banyak cara Elohim berbicara kepada manusia, supaya manusia bisa mengerti pemikiran Pencipta mereka. Umat-Nya digambarkan sebagai domba-domba, sedangkan orang yang tidak suka perintah dan firman-Nya sebagai kambing-kambing (Mat 25:31-41). Penjaga umat-Nya yang malas disebutnya sebagai anjing bisu (Yes 56:19-12). Dan umat-Nya yang mengandalkan dan senang mencari hadirat-Nya disamakan seperti burung rajawali (Yes 40:28-31). Raja Salomo berkata “pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak” (Ams 6:6-11; 30:25). Pelajaran apa yang kita bisa pelajari dari karekter binatang bajing?

Anda pernah membaca atau mendengar cerita tentang dua belas pengintai yang ditugaskan nabi Musa untuk mengintai tanah Kanaan? Itu terdapat pada kitab Bilangan 13 dan 14. Singkat ceritanya sebagai berikut: YAHWEH, di padang gurun Paran, memerintahkan nabi Musa memilih 12 kepala suku Israel untuk tugas pengintaian tanah Kanaan.  Setelah 40 hari kembalilah mereka membawa laporan termasuk buah-buah dari tanah tersebut kepada Musa. 12 orang ini melihat tempat-tempat dan bangsa-bangsa yang sama dan pada waktu yang sama, tetapi terdapat dua laporan yang sangat berbeda. 10 orang berkata, bahwa benar tanahnya subur namun menambahkan, ”Hanya, bangsa yang diam di negeri itu kuat-kuat dan kota-kotanya berkubu dan sangat besar, juga keturunan Enak telah kami lihat di sana. Juga kami lihat di sana orang-orang raksasa, orang Enak yang berasal dari orang-orang raksasa, dan kami lihat diri kami seperti belalang, dan demikian juga mereka terhadap kami.” (Bil 13:28, 33).

Sisanya, yang dua orang, hanya mengatakan bahwa bangsa Israel pasti bisa mengalahkan dan menduduki tanah tersebut. Rasa takut yang sangat besar dari suara mayoritas ini (10 saksi), menganggap diri mereka belalang, dan parahnya lagi bisa memiliki kesimpulan bahwa musuh mereka telah berpikir bahwa mereka adalah seperti belalang. Berita yang sangat negatif ini mengakibatkan kepanikan dan ketakutan yang sangat luar biasa di antara orang-orang Israel. Musa mencatat bahwa umat Israel menangis dengan sedih disertai rasa takut yang dalam malam itu juga, mereka berkata lebih baik kembali ke Mesir (jadi budak) atau mati di padang gurun Paran. Mereka sudah bersepakat untuk mencari pemimpin baru untuk pulang ke Mesir. Ketika dua pengintai (Yoshua  dan Kaleb) dari 12 ini kembali mengingatkan bangsanya untuk tidak perlu takut sebab YAHWEH akan menyertai mereka, kedua orang ini terancam mati melalui lemparan baru, namun tiba-tiba kemulian YAHWEH nampak di perkemahan mereka. Kedua orang beriman ini diselamatkan. Elohim saat itu membuat keputusan, yaitu 10 pemimpin dan semua rakyat yang turut bersungut-sungut tidak akan memasuki tanah Perjanjian, mereka akan mati di padang belantara, hanya Kaleb, Yoshua dan anak-anak kecil dari bangsa Israel yang akan memasuki tanah Kanaan itu.

Beberapa hal kita bisa belajar dari peristiwa alam dan sejarah Alkitab di atas:

  • Ketakutan yang besar bukan saja melumpuhkan iman Anda tapi itu bisa menjalar seperti kangker kepada saudara-saudari seiman di sekitar Anda. Ketika iman Anda lumpuh, Anda menghalangi kuasa YAHWEH bekerja di dalam Anda dan teman kerja Anda. Ketakutan adalah musuh orang beriman yang sangat berbahaya, ketakutan adalah jebakkan! Ahli jiwa berkata 80% dari ketakutan manusia hanyalah angan-angan belaka. Lumpuhnya iman berarti lumpuhnya kelayakan kita dihadapan-Nya (Ibr 11:6)
  • Suara mayoritas adalah sering kali salah; seperti menguduskan hari Minggu, dan bukan hari Saptu; merayakan hari kelahiran Yahshua pada tanggal 25 Desember. [K]arena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; (Mat 7:13)
  • Orang beriman harus berpegang kepada janji-janji YAHWEH. Sekalipun musuh atau rintangan kita itu jauh lebih besar dari kita, sikap pantang mundur binatang bajing haruslah dipertahankan. Jika kita di dalam ha Mashiah, sesungguhnya kemenangan ada di pihak kita. Milikilah roh Kaleb, sekalipun ia sudah berumur 80 tahun ia tetap ingin mendapatkan pengunungan Hebron yang dijanjikan nabi Musa kepadanya Anda tahu suku apa yang tinggal di Hebron saat itu? Suku raksaksa Arba! Arba ialah orang yang paling besar di antara orang Enak. (Yos 14:9-15; 15:13-14). Dan Kaleb menang! (Hak 1:20; 1Taw 2:42). Karen  roh Kaleb inilah pemimpin Israel Yosua mencatat dalam kitabnya: ”…Dan amanlah negeri itu, berhenti berperang. ” (Yos 14:15)
  • Merenungkan dan melakukan firman YAHWEH terus menerus akan membuat kita tahu posisi kerohanian kita. Melepaskan kita dari ancaman dan jebakan musuh. (Yos 1:7-8; Maz 119:92-106)
  • Semoga kitapun dapat dikenal sebagai ”penjaga-penjaga sesama kita” di mana kita ditempatkan (Yeh 3:18; 33:8; Yes 62:6).
  • Musuh kita boleh saja membunuh tubuh kita, tapi kita harus pastikan kebenaran firman YAHWEH di dalam jiwa kita menghancurkan selubung mata rohani dan rantai-rantai Iblis yang mengikat musuh kita. Besar kemungkinan bahwa sikat Stefanus dan martyr-martyr Kristen mula-mula yang mempersiapkan Saulus menjadi rasul Paulus. (2Kor 11:23-33)

Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. (Luk 12:37)

Referensi:

  • Cautiousness … is recognizing that the majority is often wrong. Illustrated in the World of Nature. Institute In Basic Life Principles
  • Alkitab

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Nabi Yesaya: Yahshua adalah YAHWEH!


Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim?masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Elohim? (Yoh 10:34-36)

Lalu Yahshua bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” (Mat 16:15). Pertanyaan tentang siapakah Yahshua sesungguhnya tetap menjadi suatu diskusi yang terus-menerus sejak keberadaan Yahshua dua ribu tahun sampai hari ini. Pertanyaan Yahshua ini tentang ”siapakah diri-Nya menurut Anda” sangatlah penting untuk Anda dan saya jawab. Kepentingan ini bukanlah untuk Yahshua, tetapi untuk kita sendiri, untuk Dia pribadi, itu tidak penting apa yang kita pikir tentang diri-Nya, sebab Ia sendiri tahu siapa diri-Nya.

Pertanyaan ini penting bagi setiap kita sebab pengetahuan kita akan Yahshua menentukan hidup kita bukan hanya di bumi ini saja tetapi juga di kehidupan kekal yang akan datang!

Jika pengetahuan kita tentang Yahshua salah, maka cara pikir dan hidup kita juga akan menjadi salah!!

Tetapi jika pengetahuan kita benar tentang siapakah sesungguhnya Yahshua, maka kita akan mendapatkan apa yang Dia sudah janjikan, upah ini tepat seperti perkataan-Nya ini: Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar. (Mat 10:41). Upah Anda tergantung dari cara Anda menyambut Yahshua Ha Mashiah! Karena pentingnya pesan ini sehingga rasul Markus dan Lukas mencatat pertanyaan yang sama di atas sebagaimana rasul Matius telah mencatat (Mar 8:29; Luk 9:20).

Menurut Anda, siapakah Yahshua Ha Mashiah / Jesus Christ / Yesus Kristus / Isa Al-Masih?

Yahshua menyatakan di depan orang banyak bahwa Ia lebih besar dari sekedar seorang nabi besar.

  • Ia berkata bahwa Yohanes Pembaptis ialah bukan sekedar seorang nabi YAHWEH, tetapi lebih dari pada nabi dan Ia menambahkan: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis (Mat 11:9, 11; Luk 7:26, 28). Dan pada ayat 10, ayat diantara 9 dan 11 tersebut, Ia membuka rahasia diri-Nya sendiri, yaitu Yohanes Pembaptis hanyalah seorang penyiap jalan bagi pelayanan-Nya. Yohanes Pembaptis sendiri meneguhkan pernyataan ini, ia berkata:  “Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.”  (Mar 1:7; juga pada Luk 3:16 & Yoh 1:27)
  • Ia berkata kepada seorang wanita Samaria yang percaya bahwa Mesias / Mashiah akan datang, ”Akulah Dia , yang sedang berkata-kata dengan engkau.” (Yoh 4:26)
  • Di lain waktu Ia menyatakan bahwa Ia adalah Alfa dan Omega, dua huruf Yunani seperti huruf Indonesia A dan Z, yang Ia maksudkan adalah bahwa Ia adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dengan kata lain keberadaan-Nya adalah kekal selamanya. Empat kali Ia menyatakan diri-Nya sebagai ”Alfa dan Omega” di kitab Wahyu. (Wah 1:8;17-18; 2:8; 21:6)

Pernyataan Yahshua sebagai Alfa dan Omega berarti Ia mensejajarkan diri-Nya dengan YAWHEH, seperti tertulis di kitab nabi Yesaya:

  • Aku, YAHWEH, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga. (Yes 41:4b)
  • Beginilah firman YAHWEH, Raja dan Penebus Israel, YAHWEH semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Elohim selain dari pada-Ku. (Yes 44:6)
  • “Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian! (Yes 48:12)

Jika kita membaca Yesaya pasal 32-35 kita akan melihat dengan jelas pertukaran kata-kata Deiti yang menyatakan bahwa Yahshua adalah YAHWEH yang berbicara di Perjanian Lama, mari saya tunjukan kepada Anda apa yang saya maksud:

Ketahuilah bahwa kitab Yesaya yang terdiri dari 66 pasal ini sesungguhnya terbagi dalam dua kelompok (pasal 1-39 dan 40-66). Alkitab tidak memiliki pasal dan ayat pada mulanya, pasal dan ayat dicantumkan pada abad modern ini.

  • Pasal 32: Nubuatan akan bangkitnya seorang raja yang benar dan adil (1) dan pencurahan Roh Elohim untuk merestorasi penduduk Yerusalem (15).
  • Pasal 33: YAHWEH membuat Zion /Sion penuh keadilan dan kebenaran (5), Zion akan aman dan takut akan YAHWEH (6). Orang-orang berdosa di Zion dan yang tidak mengenal YAWHEH (the heathen; Lamsa Bible/LB) takut akan api yang abadi (14). Namun orang benar akan melihat raja adil dan benar ini dalam kemegahannya (15-17). YAHWEH adalah Hakim kita, Pemberi-hukum kita, Raja kita; dan Ia adalah Penyelamat kita [huruf P besar] (22; LB)
  • Pasal 34: YAHWEH murka atas segala bangsa dan Ia membalas mereka karena kejahatan mereka atas Zion (1-6). Perang Armagedon.
  • Pasal 35: YAHWEH menguatkan umat-Nya: ”Kuatakan hatimu, janganlah kecut; ketahuilah Elohim-mu, Pembalas sedang datang, Elohim Juruselamat [huruf J besar] sedang datang untuk menyelamatkan kamu.” (4; LB). Ia membabaskan umat-Nya dan pulang ke Zion dengan sukacita (10).

Dari pasal-pasal ini kita temukan bahwa YAHWEH telah menjanjikan datangnya seorang raja benar dan adil, yang pusat pemerintahan-nya di Zion. Janji ini merupakan penjelasan dari kitab Yesaya pasal 9, datangnya seorang raja dari keturunan Daud yang memerintah dengan keadilan dan kebenaran (9:6). Pasal 32-34 di atas isinya sama dengan nubuatan Daud pada Mazmur 2: YAHWEH memperingatkan bangsa-bangsa akan datangnya seorang raja yang diurapi YAHWEH di Zion. Raja ini dikatakan akan mengadili bangsa-bangsa, Ia adalah Hakim dan Penyelamat. Dalam Alkitab Perjanjian Baru kita tahu bahwa raja yang sekaligus hakim dan penyelamat ialah Yahshua Ha Mashiah.

Pada kitab Yesaya di atas jelas terlihat kata YAHWEH, Raja, Penyelamat, Hakim, Pemberi Hukum, Elohim Pembalas dan Elohim Juruselamat  adalah Satu pribadi, Ia adalah YAHWEH.

Rasul Yohanes dalam Injilnya menyatakan bahwa Elohim, yaitu Firman yang menjadi Manusia dan dipanggil dengan nama Yahshua / Yeshua / Jesus / Yesus / Isa / Immanu’el (artinya: “El beserta kita”). El (bahasa Aram; God, Ilah). Baca Injil Yohanes 1:1-14.

Yahshua dalam debat-Nya dengan orang-orang Farisi tentang keberadaan-Nya sebagai Elohim:

1. Yahshua berkata: Aku dan Bapa adalah satu.” Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yahshua.
Kata Yahshua kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”
Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Elohim dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Elohim.”  (Yoh 10:30-33). Orang-orang Yahudi ini tidak salah mengerti dan tidak salah mendengar klaim Yahshua sebagai Elohim, maka sesuai hukum Musa, hukuman menghujat Elohim (yaitu bagi orang yang menyamakan dirinya sebagai Elohim) adalah dirajam batu sampai mati. Namun apa jawab Yahshua? Ia memperjelas klaim-Nya!!
Ia menjawab mereka dengan mengutip perkataan Daud pada Maz 82:6-7, dan menyimpulkannya:

Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut Elohim–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Elohim? (Yoh 10:34-36)

2. Setelah Yahshua berkata seperti ini: Maka Yahshua berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yoh 8:12). Perkataan ini membuat beberapa orang Yahudi marah, sebab hanya Elohimlah petunjuk jalan kehidupan manusia, maka perdebatan keraspun terjadilah (51-59):

Aku [Yahshua] berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” [disini Ia menjelaskan klam “terang dunia”, bahwa PERKATAAN-Nya adalah penuntun jalan ke Sorga].
Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: “Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?” [Anda lihat, bahwa para pendengar Yahshua mengerti benar apa yang Ia klaim: Ia adalah Elohim/God/Allah!!].
Jawab Yahshua: “Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Elohim kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.”
Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: “Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?”
Kata Yahshua kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”
Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yahshua menghilang dan meninggalkan Bait Elohim.

Kepada seorang ahli Taurat Yahshua mengingatkan kepadanya siapakah Elohim YAHWEH, Elohim yang disembah Musa dan orang-orang Israel Perjanjian Lama.

Jawab Yahshua: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Yahweh Elohim kita, Yahweh itu esa. (Mar 12:29).

Ia mengutip firman Elohim yang diajarkan oleh Musa kepada umat-Nya (Ulangan 6:4):

Dengarlah, hai orang Israel: YAHWEH itu Elohim kita, YAHWEH itu esa! Shema Yisrael ADONAI eloheinu, ADONAI Echad!

ADONAI (Ibrani) diterjemahkan menjadi The LORD dan TUHAN.

Kalimat ini selalu dibacakan pada setiap ibadah orang Yahudi, pada kalimat ini terdapat difinisi dari keberadaan Elohim Israel. Artinya:

  • YAHWEH adalah satu-satunya Elohim (God /Allah dalam Alkitab Indonesia) bangsa Israel, bukan NAMA-NAMA lainnya seperti ALLAH (Ilah orang Islam), ARTEMIS, BRAHMA, MARDUK, SHIWA, WISNU, ZEUS dsb.
  • YAHWEH itu satu /esa/ ehad. Esa/ echad (kamus Strong Ibrani H259 adalah kata tunggal yang dapat berarti jamak; seperti setandan pisang, seorang manusia (terdiri dari roh, jiwa dan raga/ tubuh). Ini tepat apa yang Yahshua katakan tentang hubungan diri-Nya dengan YAHWEH: Aku dan Bapa adalah satu” (Yoh 10:30) dan ”Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim.  Firman itu telah menjadi manusia,…  (Yoh 1:1,14)

Elohim Israel mengajar dan mengingatkan agar umat-Nya untuk senantiasa menjauhkan diri dari ajaran polytheism dan perzinahan rohani seperti bangsa-bangsa di sekitar mereka melakukannya.

Bukti lain bahwa Yahshua adalah YAHWEH itu sendiri, yang telah menjelma menjadi manusia, bisa dilihat pada perkataan kuasa dan perbuatan-Nya yang tidak dapat dilakukan oleh manusia apapun, ini diantaranya:

  • Pemberi air dan roti kehidupan (kehidupan rohani/ menghidupkan kembali jiwa manusia yang sudah mati karena dosa yakni melalui pencurahan Roh Kudus kepada orang tersebut). Yoh 4:10; 6:35,51; Wah 21:6, 22:17. Maz 36:9-10
  • Berkuasa meminta kepada Bapa Sorgawi untuk mengutus Roh Kudus kepada setiap pengikut-Nya . Yoh 7:37-39; 14:16,26; Yes 32:15; 44:3, Yoel 2:28
  • Mengampuni dosa manusia. Mat 9:2,6;  Mark 2: 5-12; Luk 5:20-26. Bandingkan dengan Yes 43:25 dan Mika 7:18
  • Membangkitkan orang-orang yang sudah mati. Yoh 11:25, 39-45; Wah 21:4

Yahshua adalah YAHWEH yang dapat terlihat oleh mata manusia, sebab Ia adalah Elohim yang telah menjelma menjadi manusia!!

Tulisan ini adalah buah dari renungan dan  pelajaran Alkitab-pagi saya di hari pertama tahun 2010 ini. Membandingkan tiga Alkitab sekaligun  (ITB, NKJV dan Lamsa – bersumber dari Alkitab bahasa Aram) pada kitab Yesaya pasal 32 sampai 35. Semoga menjadi berkat!

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog