Malaysia: Kata ”Allah” memicu perusakan gereja


Pengerusakan gedung-gedung gereja dengan bom molotov di Malaysia berlanjut setelah Gereja Roma Katolik di Malaysia memenangkan hak pakai kata ”Allah” di pengadilan tinggi Malaysia pada 31 Desember 2009.

Kemarahan umat Islam Malaysia ini tidak saja merusak bangunan ibadah umat Katolik tetapi juga melebar ke gereja-gereja Protestant. Kemarahan ini dipercayai  karena para aktivist Muslim berpendapat bahwa pemakaian kata ”Allah” di antara orang Kristen bisa membuat orang-orang Muslim murtad dari agama Islam mereka.

”Allah hanyalah untuk kami”,  ”Ajaran agama yang salah bangkit dari kata-kata yang digunakan secara salah” ,  ”Kami tidak mengijinkan kata Allah untuk ada tertulis di dalam gereja-gereja kalian,” beberapa kalimat yang di suarakan oleh para aktifist Muslim Malaysia. Seorang dari aktivist berkata: ”Saya berharap pengadilan akan mengerti perasaan mayorita Muslim Malaysia.  Kami dapat berjuang sampai mati atas perkara ini.”

PM Malaysia, Datuk Seri Najib, berjanji untuk memberikan 500 ribu RM kepadagereja  Assembly of God untuk pembangunan gedung gereja yang baru. PM ini menyatakan bahwa, ”Tindakan-tindakan seperti membakar rumah ibadah dari agama-agam lain adalah suatu  tindakan yang sangat jahat … tidak hanya di dalam hukum … juga di dalam Islam kita dilarang oleh agama untuk melakukan tindakan semacam itu.”

Negara Malaysia adalah negara Islam walaupun penduduk Muslimnya hanya sekitar 60%, jika dibandingkan dengan Indonesia yang Mulimnya lebih dari 70% namum negara multi-agama secara hukum.

Sebuah idiom (yang sangat terkenal) berkata: ”Ketika di Roma, berlakulah sebagaimana orang-orang Roma berlaku”, namun idiom ini rupanya tidak berlaku bagi orang Roma (Katolik).

Sejarah mencatat kebiasaan para jendral Roma di jaman kejayaan Kerajaan Romawi ialah mereka akan membawa pulang benda-benda keagamaan dari setiap negara yang dikalahkan oleh mereka, untuk mengambil hati rakyat dari negara-negara yang dikuasainya. Di dalam politik ini tentu suatu kebijaksanaan penguasa yang sangat cerdas, membuat yang dikuasai tidak merasa di kuasai, namun di dalam Kekristenan ini suatu tindakan perzinahan rohani jika kita beracu kepada firman Elohim, Alkitab. Sebab YAHWEH berkata bahwa Ia tidak ingin ada deiti-deiti lain yang disembah oleh umat-Nya (Sepuluh perintah YAHWEH). ALLAH di dalam ajaran Islam adalah nama yang disembah, itu bukan kata sebutan.

Di dalam hal ini orang Islam Malaysia ada di dalam posisi yang benar untuk mengklaim hak pemakian kata ”ALLAH.”

Referensi:

Bacaan berkait:

Malaysia: Katolik meributkan pemakaian kata “Allah”

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya https://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

2 Tanggapan

  1. Shallom..pada pendapat saya penggunaan kata Allah dalam Alkitab kristian tidak patut sama sekali biar dalam bentuk mana sekalipun, small letters@capital letters. saya sangat menyetujui ada beberapa diskusi dengan teman teman menyatakan bahawa perkataan allah tidak wujud dalam mana mana terjemahan alkitab. (hanya alkitab bahasa malaysia,indonesia dan arab saudi..) seharusnya kita ada nama TUHAN sendiri, bukan kah ini benar? Elohim, Adonai, Yahweh.
    Tetapi mengapa Allah? saya seringkali merenung apa yang telah terjadi dalam kekristianan di malaysia. Jika tidak keterlaluan saya memikirkan bahwa Tuhan menggunakan Govermt di malaysia untuk menyedarkan umat kristian bahawa Yahweh dan Allah adalah dua karakter yang berbeza.Mereka (orang Islam) juga sendiri mengatakan bahawa Allah dalam islam adalah berbeza dengan Allah yang disebut dalam Alkitab.
    Saya ada kesal dengan unit penterjemahan di Indonesia kerana menggunakan perkataan Allah.(recently, Alkitab bahasa kini menggunakan Allah). setiap kali saya ke Gereja bahasa tidak kira lagu pujian penyembahan, doa dan kotbah semuanya Allah.mengapa kristian perlu perkataan Allah?
    bila saya bertanya worship myanmar, korea, english, cina, usunkadazan saya tidak akan menemui perkataan Allah. Saya harus mengatakan kita harus ada sistem kepercayaan sendiri, jangan memikirkan jalan orang lain adalah lebih baik untuk serba serbi dimuat turun dan dipraktikan. jangan memandang praktik luaran tetapi apa yang menjadi kesungguhan kita adalah iman dan hikmat.Amen

    ..saya tidak hipokrit mengatakan bahawa Allah dan Yahweh adalah Tuhan yang berbeza. Saya membaca banyak artikel dari sam shamoun,joel richardson, robert spencer dan banyak pendapat tentang Siapa Allah.
    saya teringat kembali semasa kunjungan Tan Sri Bernard Dompok dari jabatan kementerian datang ke Gereja CDM(catholic churuch of divine mercy shah Alam, malaysia, 2010) dan seorang Lawyer berbangsa india, tujuan nya adalah untuk membuat pungutan suara penganut2 kristian seluruh malaysia sama ada mereka bersetuju untuk pemansuhan penggunaan perkataan Allah atau tidak bersetuju. sebelum saya melangkah masuk ke Gereja itu saya berdoa dalam hati untuk mengerti apakah maksud di sebalik itu semua.semasa tan sri bertanya sama ada mereka bersetuju tiba tiba suara yang kuat dari arah belakang menjerit “kami tidak setuju, sambil mengertak kerusi, saya menoleh kebelakang rupanya lelaki2 tersebut adalah orang yang bukan mengenal Yesus dgn baik dan diluar Gereja mereka adalah pemabuk jarang sekali ke Gereja. Hanya jika ada isu hangat seperti ini barulah mereka tampil memberi suara.saya mengenali mereka. bahkan ada segelintir perempuan(diluar juga pemabuk) yang turut terbawa bawa membuat kecoh. Tetapi sister2 katolik saya lihat dalam keadaan tenang. saya sangka mereka juga mungkin tahu bahawa Allah dan Yahweh adalah berbeza. itu andaian saya.

    Saudara saudara kristian bukankah sangat asing penggunaan kata Solat dan Kaabah yang dipakai oleh umat kristian apabila menerbitkan artikel kristian? Bukankah ini Keterlaluan? saya bukan saja saja menyokong saudara seberang tetapi bukankah ini sesuatu yang janggal dan kelihatan Bodoh. tell me if anyone in this worl found kaabah for chrstianity? Mengapa menggunakan perkataan kaabah sedangkan ada penggunaan perkataan lain? mengapa solat?
    Jika sesiapa rajin membaca dan melihat rasional Asal usul kaabah dan dia akan tahu bahawa itu tidak ada dalam Kristian, jauh sama sekali tidak patut diguna pakai. Saya juga kesal kerana terbitan artikel kristian yang diterbitkan oleh orang2 cina dalam bahasa malaysia menyentuh hal hal yang tidak berkaitan dalam Alkitab. Untuk mendekati saudara seberang jangan seperti si buta memimpin si buta.
    Terfikir oleh saya bahwa jangan ego menguasai diri tetapi lihat lah rasionalnya sesuatu perkara. Dengan adanya teknologi hebat masa kini, dengan senang sekali segala bahan pembacaan,idea2 dan hasil kajian seperti dihujung jari sahaja.Saya tidak mengatakan bulat2 bahawa apa yang disampaikan diinternet semuanya salah dan semuanya betul tetapi apa yang rasional kita fikirkan, apa yang menyesatkan kita tolak, oleh sebab itu Iman dan Hikmat adalah sangat penting..Amen..

    • Shalom sdri Cecillia,
      Terima kasih untuk komentar kamu.
      Gereja Roma Katolik, senang memakai kata-kata “Allah” “solat” bahkan “Kaabah” di dalam lingkungan gereja mereka sendiri. Bahkan para pemimpimpin Katolik secara terbuka mengatakan God of Chirstian Catholicism dan God of Islam is the same God, bahkan di Holland seorang pastor Katolik menyuruh jemaat gerejanya berdoa dalam ALLAH.
      Ini adalah cara Gereja Roma Katolik menjadikan umat Islam sedunia berada di bawah payung Vatikan (dengan mengorbankan Kristianiti), sebab Islam diciptakan oleh Vatikan. Baca: The Pope and Islam
      Tindakan Roma ini tentunya akan menyesatkan jemaat YAHWEH dan khususnya orang-orang Katolik, pada satu sisi. Namun pada sisi yang lain, perbuatan tersebut akan membuka mata jemaat YAHWEH yang mengerti Firman-Nya dan mencintai kekudusan akan semakin terbuka dan mengerti siapakah sesungguhnya para Pemimpin Gereja Roma Katolik tersebut.

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: