Teori Evolusi, teory yang tidak saintifik


Tahun 2009, dunia merayakan munculnya buku The Origin of Species dan ulang tahunnya Carles Darwin yang ke 200 pada tgl 12 Febuari. Creation Ministries International menyambut Darwin 200 tahun akan membuat film dokumentasi yang menantang Teory Darwin

Tulisan di bawah ini disadur dan diedit dari Darwin Conspiracy.com

Teori Evolusi yang dikenal juga sebagai Teori Darwin, diambil dari nama pencetus Teori Evolusi ini semakin memiliki beban pertanyaan yang semakin banyak. Semakin majunya Ilmu Pengetahuan Alam atau Science,  Teori Evolusi semakin jauh dari dunia Science.

Ilmu Pengetahuan Alam selalu melibatkan: formula, pembuktian teori.

Hukum utama Ilmu Pengetahuan Alam: “Jika sebuah teori tidak menerangkan dan tidak tepat pada bukti-bukti, maka teori itu dinyatakan gagal atau tidak berlaku.”

Tiga kesalahan fatal di dalam Teori Evolusi:

Kesalahan fatal #1: Evolusi kehilangan rumus matematik.

Rumus / formula matematik menciptakan BAHASA PENJELASAN dari sain. Rumus adalah satu-satunya cara yang tersedia untuk menguji sebuah teori. Setiap teori saintifik memiliki sebuah rumusan, kecuali Teori Evolusi.

  • Teori Evolusi bukanlah sebuah Hukum dan tidak juga sebuah Bukti
  • Teori Evolusi telah gagal untuk menghasilkan sebuah rumusan kerja
  • Teori Evolusi kehilangan rumus dan tidak berlaku secara science

Kesalahan fatal #2: Tidak adanya genetik mekanism untuk Teori Dawin.

Bakteri yang paling dasar memiliki 500 gen, manusia: lebih dari 22 ribu gen; untuk sebuah bakteri berevolusi kedalam manusia, para organism ini harus mampu menambah gen mereka. Tetapi tidak ada genetic mekanism yang menambah sebuah gen. Penemuan DNA membuat Teori Darwin semakin jauh dari ilmu saintifik.

Kesalahan fatal #3: Setiap bayi lahir yang tak berdaya membuktikan Darwin salah.

Teori Evolusi di dalam sebuah kulit kacang adalah “yang terkuat surviv” / “survival of the fittest.” Tetapi kebanyakan mamal dan burung melahirkan bayi-bayi yang tidak berdaya.

Darwin sengaja mengabaikan bayi-bayi yang tak berdaya untuk menyelamatkan teorinya. Teori Darwin tidak dapat menerangkan para bayi ini, itu sebabnya ia tidak pernah menulis tentang bayi yang tak berdaya ini.

Dr. Richard Dawkins seorang profesor sain untuk bidang Evolusi pada Universitas Oxford ternyata adalah seorang atheism, ia pengarang buku “The God Delusion”

How did life begin on Earth? And how come there is such a diversity of species on this planet?

As far as Darwinists are concerned, their answer is that life began by chance, with the simplest form of bacteria they call prokaryotes, and the prokaryotes “evolved” into more complex forms of life, which in turn then diversified into all the 8 million species we now have on this planet.

According to the devotees of evolution theory, this is the order of appearance of life forms on Earth:

  • Prokaryotes (simple cells) emerged on earth about 4 billion years ago
  • Eukaryotes (complex cells) emerged 2 billion years ago
  • Multicellular life emerged 1 billion years ago
  • Simple animals about 600 million years ago
  • Arthropods (ancestors of insects and crustaceans) about 570 million years ago
  • Complex animals first showed up about 550 million years ago
  • Fish have been on earth since 500 million years
  • Proto-amphibians have been here just a little less than 500 million years
  • Insects showed up 400 million years ago
  • Amphibians emerge about 360 million years ago followed by
  • Reptiles, which have been around for 300 million years, and
  • Mammals have been on Earth for 200 million years, whereas
  • Birds were the last to arrive and have been here only 150 million years
  • And the direct ancestors of man (hominids) probably have been here for maybe 2 million years.

You may or may not agree with the above but that is what evolution scientists tell us.

Jika benar mahluk hidup berasal dari dari sel, lalu berevolusi menjadi binatang dan kemudian menjadi manusia – dan kemudian menjadi mahluk UFO (kepala besar berbadan kecil, sebab para Darwinists percaya pada masa yang akan datang yang dipelukan hanyalah OTAK), maka muncul beberapa pertanyaan sehubungan Teori ‘penciptaan’ Darwin di atas:

  • Mengapa kuman, bakteri, ikan, katak, reptile, binatang memamah biak dan burung-burung tetap ada sampai sekarang?
  • Jika proses metamorfosa dipakai sebagai contoh berevolusinya kehidupan mahluk hidup, mengapa itu hanya terjadi pada katak dan kupu-kupu saja?
  • Jika benar bahwa manusia berasal dari kera, mengapa kera /monyet dengan segala jenisnya dan manusia dengan segala rasnya tetap ada?

Berpindah kepada Alkitab dan ilmu pengetahuan alam.

Elohim YAHWEH membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.Dan dari rusuk yang diambil Elohim YAHWEH dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu. (Kej 2:7,22). Awal 1900 Scientists menemukan jenis pasangan kromosom manusia. Pria adalah XY dan wanita adalah XX.

Bacaan terkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

2 Tanggapan

  1. Artikel yang bagus..

    Oyah, sudah baca “15 pertanyaan buat evolusionis” belum? –> http://creation.com/15-questions

    mungkin bisa menambah wawasan :)

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: