MAMON dan NATAL


Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang… (2Ti 3:1-2)senter-klas-dan-mamon

Bukankah uang adalah benda mati?, bagaimana bisa ia jadi tuan/ boss bagi manusia? Anda benar sekali, uang adalah benda mati, dia tidak bisa jalan sendiri, sebab itu mereka ada di dompet kita. Kita sadari atau tidak, benda mati ini mempunyai pengaruh yang sangat besar di dalam kehidupan manusia,

  • dari kebutuhan pokok sampai kepuasan manusia,
  • uang diperlukan;
  • sebagai pembayar kerja sampai naik jabatan,
  • uang main peranan;
  • manusia bisa membunuh,
  • menjual negaranya bahkan hidup kekalnya (Wah 13:17; 14:8-11) hanya karena daya tarik uang.

Karenanya orang dunia berkata, ”Uang dapat berbicara!” , ”Uang dapat membeli apa saja!” Dan Yahshua menamai ’mahluk’ uang ini Mamon.

Mamon dikatagorikan oleh Yahshua sebagai saingan YAHWEH yang harus diperhitungkan bagi manusia Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Elohim dan kepada Mamon.” Luk 16:13

Jika Anda pergi kekota-kota kecil di negara-negara Barat, toko-toko dan supermarket tutup pada ahir minggu (Saptu dan Minggu). Semakin kota-kota bertumbuh menjadi besar, dan turis bertambah banyak, maka hari Saptu akan menjadi hari kerja dan di kemudian hari Minggu pun akan menjadi hari Kerja. Faktor perubahan ini bukanlah karena populasi yang bertambah tapi karena daya tarik uang (pemasukan kas negara dari turis dan penduduk setempaat (tax makanan dan barang).

Seorang teman saya, aktivis Navigator, memberi tebakan, “Bisnis apa yang paling baik di ahir jaman ini?” “Bisnis restoran!,”Yahshua berkata bahwa di akhir jaman orang akan senang pesta, makan dan minum (Mat 24:37-39). katanya, Apa alasannya,Ia tersenyum lebar. ”Bisnis hiburan juga pasti laku keras tentunya,” saya menimpali. Kamu tahu mengapa? giliran saya bertanya kepadanya dan memberi alasan, Rasul Paulus berkata bahwa di akhir jaman orang tidak dapat menerima ajaran sehat dan benar, orang akan mencari guru-guru yang bisa memuaskan keinginan telinganya dan orang suka akan certa dongeng sebagai ganti kebenaran (2Tim 4:3-4). Lalu kami berdua tertawa.

Mamon dengan segala bisnisnya sungguh besar kuasanya, mungkin Anda masih ingat peristiwa ’perang’ Rusia dengan Giorgia beberapa bulan lalu. Para pemimpin EU dan USA pada mulanya marah atas agresi Beruang Merah ini (study lapangan dari team yang mereka kirim membuktikan agresi itu), namun karena German, Finlandia dan beberapa negara-negara EU lainnya bergantung dari sumber minyak dan jalinan bisnis Rusia, EU tidak memberi sangsi apapun kepada Beruang Merah ini – dan tentunya USA nurut (Wah 13.11-17). Namun ketika Serbia menyerang Kosovo (bagian dari Serbia; Serbia bagian dari Yogoslavia), apa yang terjadi? USA memberi hukuman berat kepada Serbia dan EU membawa presiden dan jendral perang Serbia kepengadilan PBB. Mamon bisa membuat seorang manusia menjadi binatang bunglon!

Catatan: Yugoslavia adalah benteng pertahanan terakhir Gereja Timur /Kristen Orthodox / Yunani, itu sebabnya Yogoslavia dipecah-pecah. Binatang yang terluka bangkit kembali, Dan mereka menyembah binatang itu, sambil berkata: “Siapakah yang sama seperti binatang ini? Dan siapakah yang dapat berperang melawan dia?” (Wah 13:4). Raja Yahshua Ha Mashiah akan mengalahkan binatang ini dan nabi-nabi palsunya! (Wah 19:19-21)

Mamon dapat membuat kebenaran dan keadilan menjadi relatif – ya, itulah perbendaharan kata baru di dalam New World ORDER: “political correct policy.” Kata “Order” pada prakteknya bermakna “Control atau Dictate” pemimpinnya ialah Dictator.

Oleh karena kekuatan Mamonlah banyak pemimpin-pemimpin Kristen tetap merayakan Natal sekalipun mereka tahu bahwa firman Elohim tidak pernah memerintahkan merayakan kelahiran Yahshua, apalagi dihubungkan dengan tanggal 25 Desember. Tanggal 25 Desember adalah ibadah pagan / penyembahan berhala.

Berhentilah sebentar dan bertanya kepada Roh Kudus

  • mengapa gereja-gereja merayakan Natal pada tanggal 25 Desember?
  • dan tanyakan juga kepada-Nya, mengapa pemimpin Kristen tidak mengajari anggota-anggota gereja untuk mematuhi perintah hukum Sabat yang diperintahkan oleh Raja dan Tuan mereka?

Tahukan Anda ada berapa banyak kata Sabat dan kata Natal / Christmas di Alkitab? Untuk kata Sabat sedikitnya ada 140 kata dan nol besar untuk kata Natal!!!

Mamon telah menguasai gereja-gereja, entah itu Anda sadari (tepatnya: akui) atau tidak!, Nubuantan Paulus di dalam 2Tim 3:1-2 tergenapi. Malaikat Surgawi memberi penglihatan kepada rasul Yohanes di penjara Patmos, ”Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain turun dari sorga. Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya. Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: “Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci, karena semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya.” (Wah 18:2-3)

Pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya? berapakah besar bisnis Natal ini, sehingga mereka jadi kaya?

  • Spanyol, tahun ini diharapkan membelanjakan 910 € per keluarga untuk perayaan Natal, turun 43% dari tahun sebelumnya,
  • Irlandia (Ireland) dan Inggris tahun ini diperkirakan 1354 € per keluarga dan 803 € untuk Inggirs. Termasuk hadiah, makanan dan sosial.
  • Dan USA tahun kemarin 866 USD dan sekarang diperkirakan 616 USD (karena resesi ekonomi).

Anda bisa bayangkan betapa besarnya perputaran uang untuk bisnis Natal di seluruh dunia. Mitra-Mithras-Deus Sol Invictus

Hampir setiap orang Kristen tahu bahwa Roma Katoliklah yang membuat perayaan Natal dan merubah tanggal 25 Desember dari perayaan berhala Europa untuk Sol Invictus atau Mithra menjadi perayaan Natal. Dan sedihnya ialah banyak gereja-gereja Protestan mengikuti tradisi Katolik ini dan tentu banyak tradisi dan doktrin Roma Katolik lainnya yang dipakai oleh gereja-gereja diluar Roma Katolik,

Apa kata Firman YAHWEH tentang hubungan gereja Roma Katolik dengan gereja-gereja yang mengikuti tradisi dan doktrinya?

Mari kita lihat wahyu yang rasul Yohanes dapat dalam suatu penglihatan, mundur satu pasal dari Wahyu pasal 18 di atas, berbunyi:

“Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: “Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya. Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya.” Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk. Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: “Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi.” (Rev 17:1-5 ). Babel besar mempunyai dua jenis anak: wanita-wanita pelacur dan kekejian bumi.

Komentar dari berbagai ahli Alkitab dan tokoh-tokoh Kristen berkata bahwa wanita yang duduk di atas binatang ini adalah gereja Roma Katolik. Kitab Wahyu ini menamai gereja ini sebagai ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi.

Jadi siapakah anak-anak perempuan dari ibu ini? Sudah pasti gereja-gereja pecahan/ yang keluar dari Roma Katolik namun tetap mengikuti tradisi-tradisi pagannya dan yang masih tetap di bawah naungannya.

Kata pelacur dan cabul adalah gambaran YAHWEH tentang umat-Nya / gereja-Nya yang memperaktekan penyembahan-penyembahan berhala / ritual pagan (1 Taw 5:25; Yer 3:9; Yeh 20:30; 16:32; Hos 4). Karena ini Yahweh Yahsua Ha Mashiah memperingatkan umat-Nya: Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya. Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit, dan Elohim telah mengingat segala kejahatannya. (Wah 18:4-5)

Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian, ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Elohim dan kepada Mamon.” (Mat 6:24)

Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu. (Mat 6:22-23)

Jika Anda adalah pengikut Yahshua, nasehat penting rasul Paulus ini perlu Anda camkan, Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Elohim: apa yang baik, yang berkenan kepada Elohim dan yang sempurna. (Rom 12:2).

Lebih dari baik adalah berkenan, lebih dari berkenan adalah sempurna! Jadi jika kita hidup tidak seperti cara-cara dunia yang jahat ini – yang telah dikuasai oleh roh Mamon – maka kita pada akhirnya akan mengerti kehendak Elohim yang sempurna atas diri kita!

Mulailah dengan hati dan akal budi kita, maka kebiasaan kita yang tidak menyenangkan TUAN dan RAJA kita akan berganti menjadi kebiasaan yang menyukakan kehendak-Nya cepat atau lambat!

Bacaan bekait:

Perayaan Natal dan saya sebagai pengikut Yahshua

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

Steve Green video musik


Steve Green adalah seorang anak dari keluarga missionary untuk Amerika Selatan. Menjadikan Yashua sebagai Juruselamatnya ketika ia berumur 8 tahun di Argentina. Pilar-pilar dari pelayanan musiknya selama 20 tahun ialah hubungannya dengan Ha Mashiah dan keluarga, demikian menurut situs pelayanannya.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Arti dan Praktek Hari Sabat


Berbahagialah orang yang melakukannya, dan anak manusia yang berpegang kepadanya: yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang menahan diri dari setiap perbuatan jahat. Yesaya 56:2

Banyak orang bicara tentang hari Sabat, namun apa sebenarnya hari Sabat itu? Apakah hari Sabat adalah hari istirahat atau hari ibadah atau kedua-duanya? Adakah faedahnya memelihara hari Sabat untuk orang Kristen non-Yahudi?
Biarkan Alkitab sendiri melalui Roh Kudus Elohim menerangkan hati dan pikiran kita serta membuka mata rohani kita tentang satu subjek yang sangat penting ini.
Perintah YAHWEH yang keempat berbunyi (Keluaran 20:8-11):

(8) Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: (9) enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, (10) tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat YAHWEH, Elohimmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. (11) Sebab enam hari lamanya YAHWEH menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia (cat.: kata ”Ia” hanya tertulis di ITB dan NIV ) berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya YAHWEH memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Mengingat dan menguduskan hari Sabat adalah sebuah perintah dan bukan pilihan. Perintah ini sungguh mempunyai kuasa sebab itu adalah perkataan Raja atas segala raja. Itu adalah sebuah hukum dari perkataan-Nya sendiri. Elohim ada banyak cara berbicara kepada umat manusia (Ayub 33:14) [Matthew Henry’s Commentary]. (ayat 1-2) Tepat sama seperti perintah mengasihi YAHWEH dan sesama manusia yang adalah perintah dan bukan pilihan sebab perintah ini adalah ringkasan dari Sepuluh Perintah Elohim.

Hari Sabat adalah materai/ tanda otoritas YAHWEH sebagai Raja atas seluruh alam semesta ini. Setiap surat kuasa selalu memiliki sebuah tanda / materai; Tanda otoritas ini selalu berisi tiga hal; nama penguasa/pemilik, dan jabatan kekuasaan dan tempat kekuasaan. Contoh Izebel membuat surat atas nama Ahab, seorang raja, atas Israel lalu memateraikan itu dengan cincin raja (1 Rj 21:8). Pada perintah ketiga inipun kita dapati materai-Nya: YAHWEH menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya (Kel 20:11)

  • Nama: YAHWEH, Aku ini YAHWEH, itulah nama-Ku (Yes 42:8); YAHWEH Sabaoth (YAHWEH semesta alam) (Yer 31:35; 50:34)
  • Jabatan: Pencipta langit dan bumi, dan laut dan segala isinya; Elohim (10). Baca juga Yer32:18), Raja (Yer 46:18; 48:15; 51:57), Raja yang kekal (Yer 10:10)
  • Daerah kekuasaan: Langit, bumi dan laut termasuk semua isinya.

Materai/ tanda/ cap /stempel dari kekuasaan-Nya sebagai Pencipta nampak pada hari Sabat itu, tidaklah mengherankan bahwa IA memberkati dan menguduskan hari Sabat.

Maka haruslah orang Israel memelihara hari Sabat, dengan merayakan sabat, turun-temurun, menjadi perjanjian kekal. Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya YAHWEH menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat.” (Exo 31:16-17 )

Jika Anda (yang bukan orang Yahudi) mengaku Yahsua Ha Massiah adalah YAHWEH dan Juruselamat Anda, maka Anda adalah cabang zaitun liar yang dicangkokan pada pohon Zaitun sejati (Rom 11:17, 24) Anda digolongkan sebagai orang Israel, orang pilihan-Nya.

Mengingat hari Sabat merupakan juga suatu tanda pengakuan umat-Nya bahwa

  • YAHWEH selesai dengan karya penciptaan pada hari keenam dan kemudian IA beristirahat (Kej 2:3)
  • manusia, semua manusia, diciptakan oleh tangan-Nya, bukan karena monyet berevolusi
  • manusia pada mulanya adalah laki dan perempuan, tidak ada wadam/ bencong
  • pernikahan yang IA buat adalah laki-laki dengan perempuan, tidak sesama jenis kelamin (homosex)
  • semua ciptaan-Nya sungguh sangat baik Maka Elohim melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam. (Kej 1:31)

Seorang pengkotbah senior dari Inggris berkata, ”cukup dengan kitab Kejadian pasal satu Kekristenan bisa mengalahkan semua argumentasi dari kepercayaan dan agama lain.”

Hari Sabat adalah hari suci (Holy-day). Kuduskanlah hari Sabat (8), artinya kita memperlakukan hari Sabat berbeda dengan hari-hari lainnya (Minggu sampai Jumat) dan hari cuti (day-off). Pada hari cuti kita bisa istirahat dan tidur panjang, tapi ini bukanlah hari khusus, sebab itu bukan hari yang dikuduskan-Nya. Kata kudus dalam Alkitab berarti pisah dari (set apart), “Remember the Sabbath day, to set it apart. (The Scriptures); … to keep it holy. (KJV) (8) Hari Sabat adalah hari untuk DIA dimuliakan dan diberi ucapan syukur oleh karena segala apa yang telah dibuat-Nya. Sama seperti perpuluhan (10 % dari gaji) adalah milik YAHWEH dan untuk kemulian-Nya.

Seorang pemilik web-blog menulis bahwa hari Sabat bukanlah hari Saptu atau hari Minggu, bagi dia semua hari bisa dijadikan hari Sabat, suatu definisi yang tidak berlandaskan Alkitab tentunya. Jika penulis di atas seorang karyawan tentu ia akan dipecat oleh bossnya dari pekerjaannya bila ia ambil hari libur di hari kerja sesuka hatinya, bukan? Hidup di dalam anugerah bukan berarti hidup tanpa aturan dan ketetapan!

Hari Sabat juga adalah atau hari istirahat / libur (holyday). Kita umat-Nya diminta untuk berhenti berbisnis / mengusahakan sesuatu untuk menambah penghasilan kita sendiri, Kej 20:10 menerangkan itu. Ingatlah selalu bahwa YAHWEH membuat peraturan, hukum dan ketetapan semua itu untuk keuntungan umat-Nya sendiri! (Kel 23:12).

Yahshua berkata, Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.” Mat 11:28-30

  • Kelegaan: G373 anapauō ; refresh, rest
  • Ketenangan (jiwa): G372 anapausis (dari G373); intermission, rest

Lalu berkatalah Musa kepada mereka: “Inilah yang dimaksudkan YAHWEH: Besok adalah hari perhentian penuh, sabat yang kudus bagi YAHWEH (Kel 16:23)

  • Hari perhentian penuh: H7677shabbâthôn (dari H7676); special holiday: – rest, sabbath
  • Sabat: H7676 shabbâth; intermission, the Sabbath

Nampak bahwa Sabat = kelegaan, ketenangan; jadi ketiga kata perintah pada Mat 11:28-30 Marilah; pikullah kuk; belajarlah adalah untuk keuntungan tubuh dan jiwa kita. Perintah ketiga – Ingatlah dan hormatilah hari Sabatbukanlah beban atau kuk yang berat, sebaliknya memberi penyegaran baru untuk kita! Aturan agama dan tradisi manusia yang membuat setiap firman Elohim menjadi beban yang berat.

Tradisi manusia yang membuat perintah ketiga ini menjadi berat. Contoh praktek tradisi sabat manusia yang salah: seorang orthodox Yahudi jika naik lift pada hari Sabat, ia akan mengupah orang lain untuk menekan tombol lift baginya, untuk menghindari pelanggaran perintah Sabat. Tiga kesalahan dari orang Yahudi ini ialah: 1. Ia salah mengartikan makna hari Sabat. 2. Jika benar menekan tombol lift pada hari Sabat melanggar hukum Elohim, berarti ia telah membuat orang lain jatuh kedalam dosa demi dirinya sendiri (sama analogi dengan: menyuruh orang lain membunuh demi keuntungan sipenyuruh). 3. Praktek Sabat menjadi pengeluaran uang tambahan baginya dan menjadi ’pelaku dosa’ bagi sipenerima upah. Sedihnya ini masih berlaku.

Hari Sabat adalah hari Sabtu, Pencipta alam semesta tidak pernah merubah itu, seluruh Alkitab meneguhkannya. Lihat Sejarah hari Sabat.

Berkat-Nya juga untuk orang-orang non-Yahudi yang memelihara Sabat-Nya. Dan orang-orang asing yang menggabungkan diri kepada YAHWEH untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama YAHWEH dan untuk menjadi hamba-hamba-Nya, semuanya yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku, mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa. (Yes 56:6-7). Doa syafaat Anda didengar dan menjadi penuh kuasa ketika Anda menghormati hari Sabat-Nya!

PRAKTEK MEMELIHARA HARI SABAT
YAHWEH sendiri yang tidak bisa capai dan tidak pernah lelah (Yes 40:28) IA beristirahat – ingat: sabat aritnya istirahat / berhenti dari kerja (Kej 2:2-3)
Praktek Sabat juga telah diperintahkan kepada umat-Nya sebelum Sepuluh Perintah diturunkan,pengumpulan manna (roti dari surga) sebagai penguji ketaatan mereka (Kel 16:4). Dan pada hari yang keenam… “Inilah yang dimaksudkan YAHWEH: Besok adalah hari perhentian penuh, sabat yang kudus bagi YAHWEH; … Enam hari lamanya kamu memungutnya, tetapi pada hari yang ketujuh ada sabat; … pada hari ketujuh ada dari bangsa itu yang keluar memungutnya. “Berapa lama lagi kamu menolak mengikuti segala perintah-Ku dan hukum-Ku? Perhatikanlah, YAHWEH telah memberikan sabat itu kepadamu (22-29)

Karena Anak Manusia adalah Yahweh atas hari Sabat.” (Mat 12:8)Apa artinya firman ini? Perlu diingat bahwa Yahshua Ha Massiah sebagai YAHWEH atas hari Sabat tidak pernah mengganti hari Sabat dan tidak pernah mempermasalahkan perintah hari Sabat ini. Yang Yahshua permasalahkan kepada orang Farisi adalah bagaimana mempraktekkan hari Sabat secara benar. Injil Matius pasal 12 ini merupakan contoh yang baik sekali bagaimana seharusnya bertindak terhadapat hari Sabat, sebab Yahshua sendiri yang mengajar.

Skenario kejadian pada pasal 12: Pada waktu itu, pada hari Sabat. Murid-murid-Nya memetik gandum untuk makan karena lapar (1), orang-orang Farisi menganggap itu sebuah pelanggaran. (2). Yahshua bilang itu tidak bersalah (2-7). Ia bahkan menyembuhkan semua orang yang sakit di rumah ibadah mereka (9-15). Mereka ingin membunuh Yahshua (14). Ia pergi ketempat lain dan menyembuhkan orang buta (22). Orang-orang Farisi semakin kesal, kususnya ketika ada orang yang mengatakan bahwa Ia adalah Anak Daud – Messiah yang dijanjikan (Mat 1:1) – , maka mereka berkata, itu oleh kuasa penghulu setan (24). Dibantah oleh Yahshua, Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Elohim (28), dan menambahkan bahwa hati mereka itu jahat (33-35), Perdebatan semakin panas, sehingga (kemungkinan ada orang yang bercerita kepada keluarga Yahshua tentang peristiwa ini) ibu dan saudara-saudara-Nya berusaha menghentikan Dia (gangguansemacam ini terjadi lebih dari 3 kali: waktu Ia berumur 12 tahun (Luk 2:46-51), di pesta pernikahan (Yoh 2:3-4), di Galilea (Yoh 7:1-9)). Ia menolok gangguan mereka (48-50).

Untuk kondisi dan tujuan tertentu bekerja pada hari Sabat tidak melanggar hukum Sabat:

  • Pekerja-pekerja ibadah yang melayani YAHWEH (5; Bil 28:9)
  • Bikin makanan karena lapar seusai pelayanan (1)
  • Berbuat baik demi keselamatan pihak lain, baik untuk binatang terlebih untuk manusia (11-12) Yahshua pada pasal 12 ini terlihat sibuk sekali.
  • Seorang karyawan oleh karena perjanjian kerja. Perlu bijaksana memilih pekerjaan.
  • Dan lain-lain kondisi.

Pada satu sisi Hukum YAHWEH tidak bisa dibatalkan, pada sisi lain kita hidup di bawah peraturan-peraturan pemerintah dan otoritas lainya yang tidak mengenal YAHWEH, karenanya Yahshua sendiri mengingatkan kita untuk kita mempelajari fiiman-Nya ini Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah. (Mat 12:7) dan Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.” (Mat 9:13)

Lalu kata Yesus kepada mereka: “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, (Mark 2:27), untuk kontek cerita yang sama.

Beberapa komentar ahli Alkitab tentang ayat ini:

  • The Sabbath was not “first” made or contemplated, and then the man made with reference to that. Since, therefore, the Sabbath was intended for man’s “good,” the law respecting it must not be interpreted so as to oppose his real welfare. [Albert Barnes, Notes on the Bible]
  • The Sabbath was made for man; for his good, and not for his hurt; both for the good of his soul, that he might have an opportunity of attending divine worship, both in public and private; and for the good of his body, that he might have rest from his labor; and this was the end of the original institution and appointment of it; and therefore works of necessity are not forbidden on this day; such as are for the necessary comfort, support, and preservation of life; [John Gill, The Exposition of the entire Bible]

Penekanan kalimat dari saya.

Jadi, Hari Sabat dibuat untuk kebaikan manusia, bukan sebaliknya. Manusia diberikan hukum hari Sabat agar ia bisa meyembah dan melayani Penciptanya dengan kondisi yang maksimal.

Pikirkanlah hal-hal ini:

  • Bagaimana bisa terus menyembah dan beribadah dengar benar, jika kita tahu sebelah kita sedang dalam kondisi SOS dan memerlukan bantuan kita?
  • Bagaimana bisa pergi melayani dengan baik jika kita perut kita kelaparan?
  • Dapatkah kita duduk diam sementara anak kita perlu bantuan?

Kita perlu bertindak untuk kebaikan DIA dan saudara kita sekalipun itu hari Sabat! (Yoh 9:4; Mat 12)

Namun juga:

  • Mengapa tidak siapkan makanan pada hari sebelumnya, agar pada hari Sabat kita bisa istirahat dan memuliakan DIA dengan maksimal?
  • Mengapa tidak kerja lebih keras di hari kerja (Minggu-Jumat), sehingga di hari Sabat kita bisa benar-benar fokuskan hati kita untuk YAHWEH? (1Tes 2:9)
  • Mengapa harus kuatir akan hari esok? hari Sabat adalah hari YAHWEH, berikan itu untuk kemulian-Nya (Mat 22:21; Mark 12:17; Luk 20:25)
  • Bukankah IA berjanji, jika kita mencari Kerajaan-Nya dan kebenaran-Nya terlebih dahulu maka semua yang kita perlukan akan dicukupi-Nya? (Mat 6:33)

Kita perlu mengusahakan untuk mengingat dan menguduskan hari Sabat, sebab itu adalah perintah-Nya!

Jadi kita perlu hikmat, kebijaksanaan dan pengertian agar terjalin keseimbangan yang sehat antara manusia dengan Penciptanya dan mansia dengan sesamanya.

Orang Kristen haruslah hidup sesuai hukum dan ketetapan YAHWEH, karena semua itu adalah petunjuk untuk kita menjadi sempurna jasmani dan rohani, namun bukan berarti kita hidup di bawah hukum dan ketetapan tersebut, artinya kita harus lakukan semua itu dengan hati nurani yang benar – tidak menjadi legalistik, sebab kita (bagi yang telah menjadikan Yahshua sebagai Messiah) hidup di dalam iman dan anugerah-Nya, jadi kita tidak perlu menghakimi orang lain (bahkan diri kita sendiri) jika kita bekerja/ melakukan sesuatu pada hari Sabat.

IA sendiri yang menyelidiki hati kita apakah kita menghormati dan mengasihi perintah dan ketetapan-Nya atau tidak. Tidak seorangpun perlu menjadi hakim atas saudaranya. Kalau engkau berkata: “Sungguh, kami tidak tahu hal itu!” Apakah Dia yang menguji hati tidak tahu yang sebenarnya? Apakah Dia yang menjaga jiwamu tidak mengetahuinya, dan membalas manusia menurut perbuatannya? (Ams 24:12 )

Janji berkat bagi pemelihara hari Sabat-Nya: Yesaya 58:13-14 dan 56:1-2, 5-7.

Bacaan berkait:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

USA: Pro-Pernikahan Sex-sejenis kalah suara


8-initiativesCalifornia merupakan satu dari beberapa Negara Bagian (State) Amerika yang paling bebas, demikian menurut pengakuan orang Amerika. Sebelum pemungutan suara (Selasa, 4 Nofember 2008) yang bersejarah ini, Pengadilan Tertinggi California telah melegalisasikan pernikahan sex-sejenis, sebab itu banyak pasangan sejenis dari berbagai Negara Bagian lainnya datang ke California untuk mendapat ijin menikah – ini salah satu alasan megapa gubernur California setuju dengan ijin pernikahan jenis kelamin-homogen; pemasukan uang bagi State-nya.

Proposition 8 – nama dari inisiatif larangan menikah sex-homogen – memenangkan suara 52% dari lawannya (47,9%). Total pengeluaran dari kedua belah pihak untuk kampanye pro dan kontra dari pernikahan sejenis ini 73 juta dollar Amerika. (1)

Beberapa komentar pro P.8 atas kemenangan ini: “Ini adalah suatu hari yang besar untuk pernikahan, kata Ron Prentice, Chairman, ProtectMarriage.com – Yes on 8. Orang-orang California (5,7 juta pro-Yes) telah mempertahankan pernikahan tradisional dan mengklaim kembali institusi besar ini. Kami sungguh bersukacita bahwa para pemberi suara memilih untuk melindungi pernikahan tradisional. (2)

Kemenangan ini membawa kebahagian sendiri tentunya bagi 70 ribu para penyumbang dan 100 ribu lebih sukarelawan “Yes on 8”

Sebulan lalu, kami tertinggal dibelakang, dan hal-hal tidak nampak baik untuk pernikahan tradisional,” kata Jim Gaslow, pendeta Gereja Skyline, San Diego. “Kemudian kami memulai 40 hari doa dan puasa kami, dan ..(bertindak).. dan kami mulai melihat pasang-surut berubah.”

Suatu sumber mengatakan bahwa uang datang juga dari luar California dan dua-puluh Negara lainnya untuk kedua partai. Para penyumbang juga datang dari orang-orang ternama. Mungkin ‘perjuangan’ ini seperti perjuangan orang Israel merebut benteng Yeriko, benteng terkuat dan pertama yang diruntuhkan oleh umat-Nya (3)

Referensi:

  1. California Voters Ban Gay Marriage
  2. Californians Pass Gay Marriage Ban
  3. Orang-orang dibalik poll

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

3.

Hari Sabat Di Mata Elohim


Perintah keempat: Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat YAHWEH, Elohimmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya YAHWEH menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia (*) berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya YAHWEH memberkati hari Sabat dan menguduskannya. (Kel 20:8-11)

Daftar jumlah ayat mengandung kata Sabat dari berbagai macam terjemahan Alkitab:

Alkitab terjemahan

P. Lama ayat / kata

P. Baru ayat / kata

Total: ayat / kata

Indonesia T.B.

88 / 88

54 / 59

142 / 147

King James V.

61 / 77

55 / 60

116 / 137

English Standard V.

61 / 77

56 / 61

117 / 138

American Standard V.

61 / 76

56 / 61

117 / 137

The Scriptures

89 / –

56 / –

145 / –

Dua kata perintah dari YAHWEH kepada umat-Nya sehubungan dengan hari Sabat: 1. Ingatlah dan 2. Kuduskanlah. Mengapa IA ingin umat-Nya mengingat hari Sabat dan memerintahkan umat-Nya untuk menguduskan hari Sabat?

Jika kita mengamati Sepuluh Perintah YAHWEH, maka hanya dua perintah dari sepuluh yang tidak diawali dengan kata JANGAN, yaitu Perintah keempat – Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat, dan kelima – Hormatilah ayahmu dan ibumu.

IA telah memerintahkan hari Sabat sebagai hari Peringatan (memorial) – seperti hari ulang tahun, hari pernikahan atau hari kemerdekaan suatu bangsa – kepada umat-Nya, dan bukan sekedar sebagai suatu peringatan semata, namun juga melakukannya dengan sikap hati dan pikiran yang benar, kuduskanlah!

Dan Perintah Keempat inilah merupakan perintah terpanjang (empat ayat). Jika kita jujur dan setuju bahwa setiap tulisan di Alkitab di-ilhami Elohim, maka tentunya tidaklah kebetulan mengapa perintah keempat ini merupakan perintah yang terpanjang dan lengkap dengan alasannya, IA mengetahui apa yang akan terjadi tentang hari Sabat-Nya di masa yang akan datangumat-Nya sendiri yang IA telah tebus dari dosa tidak lagi mau mengingat dan menguduskan hari Sabat-Nya.

Pentingnya hari Sabat di mata YAHWEH bisa dilihat pada firman-Nya, ”Sebab enam hari lamanya YAHWEH menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia (*) berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya YAHWEH memberkati hari Sabat dan menguduskannya. (Keluaran 20:11). Artinya:

  • IA ingin umat-Nya ingat bahwa DIA lah pencipta alam jagat raya dan isinya
  • Dan tentunya IA mengharapkan umat-Nya menghargai karja ciptaan-Nya yang sungguh indah itu
  • Melalui umat-Nya DIA mengharapkan seluruh manusia di Bumi sadar dan mengerti akan penciptaan tersebut
  • Segala pujian dan hormat atas keindahan jagat raya ini hanyalah kepada DIA (Wah 4:11)
  • Umat-Nya haruslah mengingat bahwa semua itu tercipta di dalam enam hari-kerja-Nya
  • Karena penciptaan-Nya itu sungguh penting bagi diri-Nya, maka IA sendiri memberkati hari Sabat-Nya (sabat artinya menjaga istirahat) dan menguduskannya.

Yahshua Ha Massiah menyimpulkan inti dari seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi kedalam dua kelompok:

  1. Kasihilah YAHWEH, Elohimmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. (Mat 22:37-38)
  2. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri (39)

Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.” (40)

Tentu kita tahu apa itu hukum yang terutama dan yang pertama (38) tersebut, yaitu keempat hukum pertama dari 10 hukum Elohim (Kel 20:3-11), yang mana perintah Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat (8) terdapat di dalamnya.

Jadi hari Sabat terbukti sangat penting di mata DIA, Pencipta alam semesta dan semua isinya, itupun nampak dari jumlah ayat baik di Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, lihat tabel di atas.

Penerapan: Tanyalah kepada diri kita sendiri, sedihkah kita jika keluarga terdekat, anak-anak kita lupa akan hari ulang tahun kita? Sedihkan kita jika mereka merubah ulang tahun kita sesuka hati mereka? Jika kita ingin mereka menghormati kita, apalagi DIA yang adalah Pencipta alam semesta, Raja atas segala raja dan Tuan atas segala tuan! DIA tentu layak dihormati, bukan?

Catatan (*): kata “Ia” tidak tertulis di hampir semua Alkitab bahasa Inggris (kecuali NIV), ini sesuai dengan ayat dua dan lima (Aku, YAHWEH; kata orang pertama). Nabi Musa mencatat langsung perkataan YAHWEH, ayat pertama menjelaskan itu, dan diteguhkan oleh ayat 22: Lalu berfirmanlah YAHWEH kepada Musa: “Beginilah kaukatakan kepada orang Israel: Kamu sendiri telah menyaksikan, bahwa Aku berbicara dengan kamu dari langit. Lembaga Alkitab Indonesia perlu memperbaikinya.

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Apakah Perintah Hari Sabat Masih Berlaku?


“Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Mat 5:17)

Ada orang berkata bahwa perintah memelihara hari Sabat:

  1. hanyalah untuk orang Israel, dan
  2. bukan untuk orang Perjanjian Baru.

Ayat-ayat yang biasa dipakai untuk argumet pertama ini adalah Ulangan 5:15: Sebab haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di tanah Mesir dan engkau dibawa keluar dari sana oleh YAHWEH, Elohimmu dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung; itulah sebabnya YAHWEH, Elohimmu, memerintahkan engkau merayakan hari Sabat. Melalui ayat ini orang tersebut menyimpulkan bahwa merayakan Sabat untuk mengingat pelepasan orang Israel dari perbudakan di Mesir, jadi Sabat tidak perlu untuk orang non-Israel. Dan ayat untuk argument kedua adalah Kolose 2:16-17: Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Ha Mashiah. Melalui ayat ini orang ini menyimpulkan bahwa dengan kematian dan kebangkitan Ha Mashiah (Kristus), maka semua peraturan di Perjanjian Lama tidak berlaku lagi. Benarkan kedua argument ini?

Sebelum kita membahas masalah ini, perlu kita ingat bahwa hari Sabat adalah hari Sabtu, dan bukan hari Minggu, lihat Sejarah Hari Sabat.

Ada dua alasan utama bahkan tiga mengapa saya tidak sependapat dengan kedua pendapat di atas:

I. Membantah argument pertama.
Bukti bahwa Sabat bukanlah hanya untuk orang Israel saja.
Alasan 1. Kesimpulan di atas merupakan suatu kesimpulan yang terburu-buru tentunya. Baca kembali kitab Ulangan pasal 5:1- 33. Dari ayat 6 sampai 21 merupakan pengulangan Sepuluh Perintah YAHWEH yang diberikan kepada nabi Musa di gunung Sinai (Kel 19:18-24) dan tertulis di kitab Keluaran 20:2:17, betul? Dan sekarang bandingkan Perintah Keempat ini pada kedua kitab tersebut:

Ulangan 5:12-15 Tetaplah ingat dan kuduskanlah hari Sabat, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh YAHWEH, Elohimmu. (13) Enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, (14) tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat YAHWEH, Elohimmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau lembumu, atau keledaimu, atau hewanmu yang manapun, atau orang asing yang di tempat kediamanmu, supaya hambamu laki-laki dan hambamu perempuan berhenti seperti engkau juga. (15) Sebab haruslah kauingat, bahwa engkaupun dahulu budak di tanah Mesir dan engkau dibawa keluar dari sana oleh YAHWEH, Elohimmu dengan tangan yang kuat dan lengan yang teracung; itulah sebabnya YAHWEH, Elohimmu, memerintahkan engkau merayakan hari Sabat.

Keluaran 20:8-11 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: (9) enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, (10) tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat YAHWEH, Elohimmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. (11) Sebab enam hari lamanya YAHWEH menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya YAHWEH memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Garis bawah menunjukan tambahan perkataan Musa. Sekarang perhatikan kata SEBAB pada ayat 15 dan 11, bisa Anda lihat perbedaannya alasan perintah mengingat dan menguduskan hari Sabat sekarang, bukan? Sebagaimana namanya, kitab Ulangan artinya pengulangan dari hukum-hukum yang telah diberikan sebelumnya, mengingatkan kembali. This book is sometimes called “Elleh hadebarim“, from the words with which it begins; and sometimes by the Jews “Mishneh Torah“, the repetition of the law [John Gill’s Exposition]. Untuk orang Yahudi/ Israel, perintah menjaga hari Sabat untuk mengingatkan mereka sebagai budak yang dibebaskan YAHWEH, namun bagi YAHWEH sendiri, itu merupakan perintah bagi semua umat-Nya, bangsa Israel dan orang-orang di seluruh dunia yang dibebaskan dari perbudakan dosa oleh-Nya untuk masuk kedalam Sabat-Nya.

Alasan 2. Jika kita membenarkan pendapat orang di atas, bahwa ”memelihara Sabat hanya bagi orang Israel” untuk mengingatkan mereka terlepas dari perbudakan,” maka konsekuensinya kesembilan perintah lainnya juga tidak berlaku untuk orang Kristen, sebab pada pembukaan 10 Perintah di kitab Keluaran tertulis, Akulah YAHWEH, Elohimmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan (Kel 20:2). Jelas kita tahu bahwa 10 Perintah ini berlaku bagi setiap orang Kristen. Jadi kesimpulan orang tersebut tentang hari Sabat  hanya untuk orang Israel jelas salah.

II. Membantah argumen kedua.
Bukti bahwa hari Sabat tetap berlaku bagi orang Perjanjian Baru, baik orang Israel maupun non-Israel.
Surat kepada jemaat di Kolose – dari mana argument ini datang (Kol 2:16-17) – adalah surat dari rasul Paulus. Hal yang utama harus diingat dan dimegerti tentang rasul Paulus ialah

  • Paulus adalah seorang Yahudi yang ahli kitab Taurat dan nabi-nabi. Alkitab jelas mencatat bahwa ia salah seorang murid sekolah theologia di bawah asuhan seorang Mahkamah Agama Yahudi yang terkenal (Kis 22:3; 5:34). Kerasulannya diterima dan dihormati diantara ke sebelas rasul (murid-murid yang dipilih Yahshua)
  • Ia diutus memberitakan firman YAHWEH untuk orang-orang non-Yahudi (Gentails). Ia mampu memisahkan ajaran yang berdasar pada adat dan kebiasaan Yahudi dengan perintah, ketetapan YAHWEH yang diberikan kepada Musa dan nabi-nabinya.
  • Ia pengikut teladan Yahshua Ha Massiah yang sungguh-sungguh. Ia tidak berkompromi dengan ajaran dan perbuatan yang bukan dari tuannya, Yahshua Ha Mashiah. Rasul Petrus pun pernah ditegurnya.

Banyak orang Kristen menyalah artikan pengajaran rasul Paulus, beberapa pengajaran yang salah dari salah interpretasi ajaran Paulus, diantaranya adalah:

  • Sekali diselamatkan tetap selamat – terima Yahshua sebagai Juruselamat, setelah ’babi kembali kedalam kubangannya’ dan ia tetap selamat. Alkitab tidak berkata demikian!
  • Semua makanan halal – semua masuk kedalam perut dan keluar kejamban, perduli amat dengan pendapat orang lain.

Bagaimana dengan ayat Kol 2:16-17 ini?

  • Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat; (16) semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Ha Massiah. (17)
  • Let no man therefore judge you in meat, or in drink, or in respect of a holy day, or of the new moon, or of the sabbath days (16). (KJV)
  • Let no man therefore create a disturbance among you about eating and drinking, or about the division of the feast days, the beginning of the the months and the day of the sabbat (APB – Aramaic Peshitta Bible)

Apakah sesungguhnya rasul Paulus maksudkan dengan ayat ini? Satu hal yang pasti ialah Alkitab tidak pernah kontradiksi diantara isinya, sebab Alkitab diwahyukan oleh Roh Kudus. Kontadiksi terjadi oleh karena salah mengartikan dan salah menterjemahkan.

Apa kata rasul-rasul tentang makanan dan minuman kepada orang Kristen non-Yahudi? Rasul-rasul tetap melarang makanan tertentu untuk dimakan Kis 15:1-31; ayat kunci: 19-21 dan 28-29; diteguhkan dalam (21:25) dan Paulus sendiri sebagai rasul untuk non-Yahudi menekakan prinsip yang penting: jangan sampai kebebasanmu membuat saudaramu tersandung! (I Kor 8:1-13; ayat kunci: 11-13). Dari ayat-ayat di atas (dan perkataannya sendiri) rasul Paulus tidak mengajari orang Kristen non-Yahudi boleh makan dan minun apa saja yang mereka suka.

Bagaimana dengan menghormati hari raya dan bulan baru untuk non-Yahudi? Tidak ada salahnya kita menghormati (mengacu kepada kata in respect of) hari-hari raya keagamaan Israel (Pentakosta, Pondok Daun, Hari Pantekosta) dan bulan baru mereka (Bil 28:11; 2 Rj 4:23) yang terpenting adalah Anda bebas dari obligasi-obligasi ritual perayaan tersebut, karena memang itu adalah gambaran tentang Yashua Ha Mashiah yang akan datang. Dan Ia telah datang, Roh Kudus Elohim ada bersama kita. Kebijaksanaan ini tentu beda bagi orang Yahudi, sama halnya dengan bersunat misalnya (Kel 12, Ul 16). Pembagian tentang (devision of) hari-hari raya benar tidak penting untuk orang Kristen non-Yahudi.

Sekarang bagaimana dengan perintah ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat? Apakah ini berlaku juga untuk orang Kristen non-Yahudi? Dari uraian soal makan-minum dan hari raya dan bulan baru di atas kita sekarang memiliki gambaran yang lebih baik tentang Kol 2:16-17 ini.

Ada banyak alasan mengapa perintah Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat tetap berlaku bagi pengikut Yahshua Ha Massiah termasuk untuk non-Yahudi.

  • Alkitab Perjanjian Baru ITB (Indonesia Terjemahan Baru) memuat 54 ayat tentang hari Sabat; Injil memuat 44 ayat, Kisah Para Rasul ada 9 ayat dan satu sisanya di Kolose 2:16. Satu-satunya ayat dari 54 ayat yang sepertinya bernada negatif atas praktek hari Sabat ada di Kolose ini.
  • Yahshua sebagai Juruselamat dunia (tidak hanya orang Israel) kebiasaan Dia adalah mempraktekan hari Sabat. ”Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab, kitab nabi Yesaya (Luk 4:16-17).

Rasul Paulus seorang Farisi yang bertobat dan sebagai rasul untuk orang non-Yahudi tetap menghormati hari Sabat. Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu. Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci.” (Kis 17:2)

  • And Paul, as his manner was, went in unto… (KJV);
  • And according to his practice,(The Scriptures);
  • And Paul, as was his custom,…(APB)

YAHWEH memberkati dan menguduskan hari Sabat bukan karena dan untuk orang Israel. Itu terjadi langsung setelah IA selesai dengan pekerjaan penciptaan-Nya, langsung setelah Adam dan Hawa tercipta, sebelum kejatuhan manusia kedalam dosa. Lalu Elohim memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu (Kej 2:3). Dia melakukan itu karena otoristas-Nya dan hak cipta-Nya sebagai pencipta dan penguasa dunia. Ini terjadi jauh sebelum kedua belas suku Israel tercipta.

Ada satu ayat penting tentang Sabat di Perjanjian Baru yang tidak nampak di ITB dan KJV namun ada di terjemahan lain – lihat tabel Sabat: ayat dan kata di Alkitab – yaitu Ibrani 4:9:

  • So then, there remains a Sabbath rest for the people of God, (English Stand. V.)
  • So there remains a Sabbath-keeping for the people of Elohim. (The Scripture)
  • It is therefore the duty of the people of God to keep the Sabbath (APB)

Alkitab LAI tertulis, Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Elohim. Dalam LAI, Sabat merupakan janji masih tersedia, sedangkan ketiga terjemahan Inggris Sabat merupakan tugas yang masih tetap ada untuk dipelihara.

Menarik diperhatikan pada kitab Ibrani pasal 4 ini ialah penulis memakai contoh orang Israel yang sedang memasuki tanah perjanjian, kerena ketidak percayaan (2) dan sesat hati serta tidak tahu jalan-Nya (Maz 95:10), maka mereka yang sesat ini tidak diijinkan masuk kedalam perhentian-Nya, kata-Nya, “Sebab itu Aku bersumpah dalam murka-Ku: “Mereka takkan masuk ke tempat perhentian-Ku.” (Ibr 4:3; Maz 95:11).

Perhentian-Nya itu perhentian yang bagaimana? Anda temukan jawabannya pada Ibrani 4 tersebut; Sebab tentang hari ketujuh pernah dikatakan di dalam suatu nas: “Dan Elohim berhenti  pada hari ketujuh [hari Sabat] dari segala pekerjaan-Nya.(ITB)
Terjemahan lainnya; For he said concerning the Sabbath, God rested on the seventh day from all his works. (APB)

Nabi Yesaya bernubuat tentang kehidupan di langit yang baru dan bumi yang baru (surga di Bumi), Sebab sama seperti langit yang baru dan bumi yang baru yang akan Kujadikan itu, tinggal tetap di hadapan-Ku, demikianlah firman YAHWEH, demikianlah keturunanmu dan namamu akan tinggal tetap. Bulan berganti bulan, dan Sabat berganti Sabat, maka seluruh umat manusia akan datang untuk sujud menyembah di hadapan-Ku, firman YAHWEH. (Yes 66:22-23).

Hari Sabat diberkati dan dikuduskan oleh-Nya di Taman Eden – sebelum manusia diusir keluar dari taman tersebut karena dosa – dan hari-hari Sabat tetap berlaku di kehidupan yang akan datang! Firman YAHWEH itu kekal.

Sedangkan nasip para pemberontak kepada firman-Nya nabi Yesaya bernubuat, baca ayat berikut, Mereka akan keluar dan akan memandangi bangkai orang-orang yang telah memberontak kepada-Ku. Di situ ulat-ulatnya tidak akan mati, dan apinya tidak akan padam, maka semuanya akan menjadi kengerian bagi segala yang hidup. (Yes 66:24)

Perintah dan pendapat siapa yang Anda ingin turuti? Pemimpin agama atau Pencipta Anda?  Pendapat mayoritas atau Pendapat Roh Kudus? Keputusan penting ini ada pada Anda sendiri, saya hanya memberitakan firman YAHWEH.

Inilah perintah-Nya:

  • Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat YAHWEH, Elohimmu; … Sebab enam hari lamanya YAHWEH menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya YAHWEH memberkati hari Sabat dan menguduskannya. (Kel 20:8-11)
  • Yahshua berkata kepada para pengikut-Nya, Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya.” “Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku. (Yoh 14:15,21,23-24)

Untuk diingat: Sejarah Gereja menulis bahwa Hari Sabat (hari Saptu, hari ketujuh) dirubah menjadi Hari Minggu (SUN-day, hari pertama) oleh pemimpin gereja Roma Katolik berdasarkan kebencian gereja Roma kepada bangsa Israel. Membuang perintah YAHWEH indentik dengan menolak otoritas-Nya, maka yang tersisa hanya tradisi dan doktrin buatan manusia yang tidak akan pernah sampai menjangkau Kerajaan Sorga.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Mendapatkan Sukacita Yang Sempurna: Rasul Yohanes


sukacita-yang-sempurnaDan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kamu menjadi sempurna (1 Yoh 1:4). Sadarkah Anda bahwa mol-mol dan dunia periklanan diciptakan sedemikian rupa untuk Anda merasa dan berpikir bahwa itulah jawaban untuk sukacita dan kebahagian Anda? Mol-mol dibuat seperti taman Eden; atap-atap yang tinggi penuh dengan spotlights (mewakili langit yg berbintang), kebun dan kolam dengan air mancur dan air terjunnya (mewakili taman yang berdanau dan bersungai), dan tentunya buah-buahan dan barang-barang yang melimpah (tentunya Anda harus bayar jika mengambilnya, sebab Anda bukan di taman Eden yang sebenarnya). Dari iklan kesehatan sampai kecantikan, dari iklan kebutuhan sampai iklan kepuasan panca-indra semuanya menjanjikan ”milikilah daku maka Anda akan bersukacita dan berbahagia.” Benarkah janji iklan tersebut? Anda sendiri tentu tahu jawabannya, bukan!?

Catatan: Ayat 1 Yohanes 1:4 tertulis ”sukacita kami” pada ITB, dan English Bibles modern (NIV, ASV, ISV, ESV dll). Pada Alkitab (yang bersumber pada manuscript kuno:) KJV, Webster, Darby, YLT, The Scriptures dan Wycliffe tertulis “sukacita kamu”, dan LamsaT (Aramic Peshitta): “our joy in you.

Rasul Yohanes seperti diketahui secara umum bahwa ia merupakan seorang murid Yahshua yang selalu dekat dengan gurunya. Dari Injil yang ditulisnya kita dapat mengetahui bahwa ia mengenal hati dan kerinduan Tuan-nya dan dikemudian hari menjadi Elohim-nya; contoh-contoh topik yang menggambarkan hal itu: Firman yang menjadi manusia (pasal 1), Yahshua adalah Roti Hidup yang turun dari surga (pasal 6), Gembala yang baik (pasal 10), Pokok anggur dan ranting-rantingnya (pasal 15), Doa Yahshua di taman Getsemani (pasal 17) dan tentunya cerita mengharukan bagaimana Yahshua dengan penuh kasih memulihkan rasa malu dan kegagalan Petrus (pasal 21). Sesungguhnya isi Injil Yohanes adalah Injil untuk orang yang sudah Kristen dan bukan untuk yang belum bertobat.

Rasul Yohanes menulis pada paragraf pembukaannya , ”Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup–itulah yang kami tuliskan kepada kamu. Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kamu menjadi sempurna. (1 Yoh 1:1,4). Rasul Yohanes ingin memastikan kepada Anda, bahwa resep yang ia tuliskan atau dalam dunia marketing barang yang ingin pasarkan benar-benar telah teruji; dikenali (telah ada sejak semula), ia dengar sendiri dan melihat dengan matanya sendiri secara langsung dan telah menyaksikan hasil dari resep Mendapatkan Sukacita Yang Sempurna, resep yang bersumber dari guru-Nya sendiri, Yahshua Ha Massiah. Dan keberhasilan resep ini juga telah berlaku kepada rasul-rasul lainnya, karenanya ia memakai kata orang majemuk ”KAMI” (kami telah dengar, kami lihat, kami raba dan kami saksikan

Mungkin Anda bertanya ”sukacita sempurna model apa yang rasul ingin ajarkan kepada saya?”

Jawaban dari pertanyaan Anda ada pada ayat ke tiga, berbunyi,

”Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus..

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. (Yoh 14:27a).

Pengalaman sukacita di dalam persekutuan dengan Bapa Surgawi dan Putra-Nya yang dibungkus dengan damai sejahtera surgawi inilah yang rupanya ingin ditawarkan kepada pembaca suratnya.

Jika Anda seorang Kristen yang sudah lahir baru (bertobat + menjadikan Yahshua tuan dan raja Anda + dibaptis selam + telah menerima roh kudus) maka berita ini adalah tepat untuk Anda. Jika Anda belum lahir baru, teruslah membaca, sedikitnya Anda akan memiliki pengetahuan betapa indahnya hidup di dalam YAHWEH dan Putra-Nya, Yahshua Ha Massiah, namum perlu diingat bahwa janji-janji YAHWEH hanya berlaku bagi anak-anak-Nya saja (para pengikut-Nya). Anda perlu mengalami proses lahir baru dahulu untuk bisa memiliki janji-janji-Nya.

Sedikitnya ada empat hal yang dituliskan rasul Yohanes bagaimana memiliki sukacita yang sempurna.

Pertama. Terimalah Elohim dalam kehidupan Anda. Ia adalah sumber terang manusia (Yoh 1:9-10). Elohim adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan (1 Yoh 1:5b ), artinya:

  • Saat Anda menerima Elohim dalam hidup Anda maka secara otomatis segala kuasa kegelapan dalam hidup Anda akan lenyap (kuasa kutuk, kecanduan obat, sigaret dll).
  • Anda harus membersihkan rumah rohani Anda, Ia tidak pernah bersedia tinggal dengan kegelapan di dalam Anda. Majalah dan film yang tidak kudus, perbuatan dan kebiasaan yang tidak sesuai kareakter-Nya harus dibuang.

Kedua. Bersekutu dengan Elohim (1 Yoh 1:6-7). Persekutan yang benar adalah mempraktekan kebenaran, hidup didalam terang dengan kata lain berhenti dari hidup yang gelap (6). Buah dari persekutuan yang benar ini ialah (7):

  • Kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain. Ada keharmonisan dengan saudara seiman yang lain. Anda tidak mempunyai kepahitan dan dendam kepada orang lain.
  • Darah Yahshua, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.

Ketiga. Sadari bahwa Anda (termasuk saya) orang berdosa, dan dosa-dosa ini harus diakui dihadapan DIA (1 Yoh 1:8-10). Hasil dari pengakuan dosa adalah:

  • Ia akan mengampuni segala dosa kita
  • Menyucikan kita dari segala kejahatan.

Keempat. Tinggal di dalam Ha Massiah / Messias (1 Yoh 2:28). Baca juga Injil Yohanes pasal 15.

Dengan melakukan keempat petunjuk rasul Yohanes ini, maka hidup kita akan selalu penuh dengan sukacita yang sempurna, sekalipun harga secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar [sebab Ia tidak mengijinkan si jahat merusak] anggur itu (Wah 6:6)

Dan inilah puncak sukacita Anda, jika Anda setia tinggal di dalam Dia, Anda tidak takut atau malu saat Ia datang kembali, sebaliknya dengan keberanian dan sukacita Anda menyambut kedatangan-Nya, seperti pengantin wanita yang menantikan kedatangan calon suaminya.

Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Ha Massiah, supaya apabila Ia menyatakan diri-Nya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya (1Yoh 2:28).

Bacaan terkait:

Kunci-kunci Sukses di Dalam Kehidupan

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog