Mendapatkan Sukacita Yang Sempurna: Rasul Yohanes


sukacita-yang-sempurnaDan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kamu menjadi sempurna (1 Yoh 1:4). Sadarkah Anda bahwa mol-mol dan dunia periklanan diciptakan sedemikian rupa untuk Anda merasa dan berpikir bahwa itulah jawaban untuk sukacita dan kebahagian Anda? Mol-mol dibuat seperti taman Eden; atap-atap yang tinggi penuh dengan spotlights (mewakili langit yg berbintang), kebun dan kolam dengan air mancur dan air terjunnya (mewakili taman yang berdanau dan bersungai), dan tentunya buah-buahan dan barang-barang yang melimpah (tentunya Anda harus bayar jika mengambilnya, sebab Anda bukan di taman Eden yang sebenarnya). Dari iklan kesehatan sampai kecantikan, dari iklan kebutuhan sampai iklan kepuasan panca-indra semuanya menjanjikan ”milikilah daku maka Anda akan bersukacita dan berbahagia.” Benarkah janji iklan tersebut? Anda sendiri tentu tahu jawabannya, bukan!?

Catatan: Ayat 1 Yohanes 1:4 tertulis ”sukacita kami” pada ITB, dan English Bibles modern (NIV, ASV, ISV, ESV dll). Pada Alkitab (yang bersumber pada manuscript kuno:) KJV, Webster, Darby, YLT, The Scriptures dan Wycliffe tertulis “sukacita kamu”, dan LamsaT (Aramic Peshitta): “our joy in you.

Rasul Yohanes seperti diketahui secara umum bahwa ia merupakan seorang murid Yahshua yang selalu dekat dengan gurunya. Dari Injil yang ditulisnya kita dapat mengetahui bahwa ia mengenal hati dan kerinduan Tuan-nya dan dikemudian hari menjadi Elohim-nya; contoh-contoh topik yang menggambarkan hal itu: Firman yang menjadi manusia (pasal 1), Yahshua adalah Roti Hidup yang turun dari surga (pasal 6), Gembala yang baik (pasal 10), Pokok anggur dan ranting-rantingnya (pasal 15), Doa Yahshua di taman Getsemani (pasal 17) dan tentunya cerita mengharukan bagaimana Yahshua dengan penuh kasih memulihkan rasa malu dan kegagalan Petrus (pasal 21). Sesungguhnya isi Injil Yohanes adalah Injil untuk orang yang sudah Kristen dan bukan untuk yang belum bertobat.

Rasul Yohanes menulis pada paragraf pembukaannya , ”Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup–itulah yang kami tuliskan kepada kamu. Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kamu menjadi sempurna. (1 Yoh 1:1,4). Rasul Yohanes ingin memastikan kepada Anda, bahwa resep yang ia tuliskan atau dalam dunia marketing barang yang ingin pasarkan benar-benar telah teruji; dikenali (telah ada sejak semula), ia dengar sendiri dan melihat dengan matanya sendiri secara langsung dan telah menyaksikan hasil dari resep Mendapatkan Sukacita Yang Sempurna, resep yang bersumber dari guru-Nya sendiri, Yahshua Ha Massiah. Dan keberhasilan resep ini juga telah berlaku kepada rasul-rasul lainnya, karenanya ia memakai kata orang majemuk ”KAMI” (kami telah dengar, kami lihat, kami raba dan kami saksikan

Mungkin Anda bertanya ”sukacita sempurna model apa yang rasul ingin ajarkan kepada saya?”

Jawaban dari pertanyaan Anda ada pada ayat ke tiga, berbunyi,

”Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus..

Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. (Yoh 14:27a).

Pengalaman sukacita di dalam persekutuan dengan Bapa Surgawi dan Putra-Nya yang dibungkus dengan damai sejahtera surgawi inilah yang rupanya ingin ditawarkan kepada pembaca suratnya.

Jika Anda seorang Kristen yang sudah lahir baru (bertobat + menjadikan Yahshua tuan dan raja Anda + dibaptis selam + telah menerima roh kudus) maka berita ini adalah tepat untuk Anda. Jika Anda belum lahir baru, teruslah membaca, sedikitnya Anda akan memiliki pengetahuan betapa indahnya hidup di dalam YAHWEH dan Putra-Nya, Yahshua Ha Massiah, namum perlu diingat bahwa janji-janji YAHWEH hanya berlaku bagi anak-anak-Nya saja (para pengikut-Nya). Anda perlu mengalami proses lahir baru dahulu untuk bisa memiliki janji-janji-Nya.

Sedikitnya ada empat hal yang dituliskan rasul Yohanes bagaimana memiliki sukacita yang sempurna.

Pertama. Terimalah Elohim dalam kehidupan Anda. Ia adalah sumber terang manusia (Yoh 1:9-10). Elohim adalah terang dan di dalam Dia sama sekali tidak ada kegelapan (1 Yoh 1:5b ), artinya:

  • Saat Anda menerima Elohim dalam hidup Anda maka secara otomatis segala kuasa kegelapan dalam hidup Anda akan lenyap (kuasa kutuk, kecanduan obat, sigaret dll).
  • Anda harus membersihkan rumah rohani Anda, Ia tidak pernah bersedia tinggal dengan kegelapan di dalam Anda. Majalah dan film yang tidak kudus, perbuatan dan kebiasaan yang tidak sesuai kareakter-Nya harus dibuang.

Kedua. Bersekutu dengan Elohim (1 Yoh 1:6-7). Persekutan yang benar adalah mempraktekan kebenaran, hidup didalam terang dengan kata lain berhenti dari hidup yang gelap (6). Buah dari persekutuan yang benar ini ialah (7):

  • Kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain. Ada keharmonisan dengan saudara seiman yang lain. Anda tidak mempunyai kepahitan dan dendam kepada orang lain.
  • Darah Yahshua, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.

Ketiga. Sadari bahwa Anda (termasuk saya) orang berdosa, dan dosa-dosa ini harus diakui dihadapan DIA (1 Yoh 1:8-10). Hasil dari pengakuan dosa adalah:

  • Ia akan mengampuni segala dosa kita
  • Menyucikan kita dari segala kejahatan.

Keempat. Tinggal di dalam Ha Massiah / Messias (1 Yoh 2:28). Baca juga Injil Yohanes pasal 15.

Dengan melakukan keempat petunjuk rasul Yohanes ini, maka hidup kita akan selalu penuh dengan sukacita yang sempurna, sekalipun harga secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar [sebab Ia tidak mengijinkan si jahat merusak] anggur itu (Wah 6:6)

Dan inilah puncak sukacita Anda, jika Anda setia tinggal di dalam Dia, Anda tidak takut atau malu saat Ia datang kembali, sebaliknya dengan keberanian dan sukacita Anda menyambut kedatangan-Nya, seperti pengantin wanita yang menantikan kedatangan calon suaminya.

Maka sekarang, anak-anakku, tinggallah di dalam Ha Massiah, supaya apabila Ia menyatakan diri-Nya, kita beroleh keberanian percaya dan tidak usah malu terhadap Dia pada hari kedatangan-Nya (1Yoh 2:28).

Bacaan terkait:

Kunci-kunci Sukses di Dalam Kehidupan

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: