Kunci-kunci Sukses Di Dalam Kehidupan


[P]erjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung (Yos 1:8)

Sukses berarti memiliki banyak uang, kaya raya, demikianlah kamus-kamus sekuler mendifinisikannya. Kamus Alkitab mengartikan sukses lebih luas dari sekedar memiliki banyak uang dan kelimpahan harta.

Alkitab pada satu sisi menceritakan bahwa tidak sedikit umat ADONAI yang kaya-raya, dan ADONAI senang memberi mereka kekayaan, seperti Abraham, Ayub, Yusuf anak Yakub (Israel), raja Daud. Dan pada sisi lain Alkitab juga memperingatkan setiap manusia akan bahaya kekayaan, ini beberapa contoh peringatan tersebut:

  • Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah. (Mat 13:22)
  • Lalu Yahshua … berkata kepada mereka: “Alangkah sukarnya orang yang beruang masuk ke dalam Kerajaan Elohim.” … Yahshua menyambung lagi: “Anak-anak-Ku, alangkah sukarnya masuk ke dalam Kerajaan Elohim. Lebih mudah seekor unta melewati lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Elohim.” (Mark 10:23-25)
  • Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya (Mark 8:36)
  • Aku melakukan pekerjaan-pekerjaan besar, mendirikan bagiku rumah-rumah, … Aku mengumpulkan bagiku juga perak dan emas, harta benda raja-raja dan daerah-daerah. Dengan demikian aku menjadi besar, bahkan lebih besar dari pada siapapun yang pernah hidup di Yerusalem sebelum aku; … Ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin; memang tak ada keuntungan di bawah matahari. (P.kotbah 2:4-11) dan lagi,
  • Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini. Do not overwork to be rich; Because of your own understanding, cease! ( NKJV) (Ams 23:4) Kalau engkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia, karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali (5)
  • Orang kaya dan orang miskin bertemu; yang membuat mereka semua ialah YAHWEH (Ams 22:2)

Dari ayat-ayat di atas jelas terlihat bahwa sukses dalam kehidupan bukanlah berarti memiliki uang yang banyak dan barang-barang (rumah dan mobil indah) seperti dunia mengukurnya. Adonai Yahshua menunjuk kepada hati kita bukan mempermasalah keuangan kita, Tak seorangpun dapat mengabdi kepada dua tuan. … Kamu tidak dapat mengabdi kepada Elohim dan kepada Mamon – the god of Wall street (Mat 6:24)

Mari kita baca beberapa ayat Alkitab yang berkaitan dengan sukses:

  • Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku.” (Yoh 15:7-8)
  • Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. (Yos 1:8)
  • Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Elohim dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang. Karena Elohim akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat. (P.kotbah 12:13-14).

Dari ayat-ayat yang baru saja kita baca ini kita bisa mendapat arti sukses dalam kehidupan manusia menurut pandangan ADONAI sendiri:

  • Yahshua berkata, ”jika buah-buah yang kita hasilkan membawa kemulian kepada Bapa-Nya, dan Ia menambahkan buah-buah yang demikianlah yang menunjukan bahwa kita murid-murid-Nya.
  • Kita digolongkan sukses oleh ADONAI jika kita berhasil melakukan perintahnya. Kata ”beruntung/ sukses” dalam Yoshua 1:8 ini diambil dari kata ibrani śakal yang berarti, ”menjadi atau bertindak: cerdik, mengerti, berhikmat dan bijaksana (kamus Strong). Baca Ayub 28:28, Maz 111:10; Ams 1:7; 9:10.
  • Kesimpulan Salomo ialah setiap orang dianggap sukses di dalam hidup ini jika ia melakukan kewajibannya ini (13), sebab dengan kedua hal itulah ia dapat menang di dalam pengadilan terahir; tidak mengahiri dirinya di api neraka! (14).

Sekarang kita beranjak kepada tahap berikutnya, yaitu mendapatkan kunci-kunci sukses tersebut.Saya menemukan ada empat kunci kesuksesan di dalam kehidupan ini, mari kita baca lagi Injil Yohanes 15:7, berbunyi,

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.

Kita temukan tiga kunci dari ayat ini dan kunci keempat dari tempat lainnya:

  1. Jikalau kamu tinggal di dalam Aku (Juga Yoh 15:4; )
  2. Firman-Ku tinggal di dalam kamu (Juga Gal 2:20)
  3. Mintalah (kepada Bapa dalam nama-Ku; Yoh 14:13; 15:16; 16:23) (juga Mat 7:7-8; Luk 18:7)
  4. [P]ercayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu (Mark 11:24). Perlu iman.

Tidak sedikit orang Kristen lahir baru hidupnya tidak penuh dengan kemenangan, merasa orang dunia lebih sukses dibanding dirinya sendiri yang hidup kudus dan melayani ADONAI dengan setia, mengapa? Sebab ia mempunyai dua kunci sukses pertama saja, ia lupa memakai kunci sukses yang ketiga: MEMINTA KEPADA BAPA DIDALAM NAMA YAHSHUA HA MASSIAH apa yang ia perlukan dan kehendaki, seperti rasul Yakobus mengingatkan kita, Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa (Yak 4:2b). Baca perumpamaan seorang ayah yang memiliki dua putra, pelajari kesalahan putra sulungnya (Luk 15:25-32).

Dan tidak jarang bahwa kita memerlukan kunci keempat untuk benar-benar dapat meraih kesuksesan kita tersebut. Perkataan Yahshua pada Injil Markus 24 di atas sungguh menarik, Ia tidak mengatakan bahwa ”apa yang kamu katakan (panjatkan dalam permohonan doa) percayalah kamu akan menerimanya”, tetapi Ia mengatakan, ”percaya…apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya (23) dan Ia mengulangi lagi pernyataan yang sama di ayat ke 24 ”percayalah bahwa kamu telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepadamu.” Putra-Nya yang tunggal sedang mengajari umat-Nya apa itu iman yang sesungguhnya, bahwa IMAN ADALAH PERCAYA DAHULU BARU KEMUDIAN LIHAT BUKTINYA (Ibr 11:1). Dan sementara Dunia berkata, ”tunjukan dulu itu pada saya, maka saya akan percaya.”

Berbahagialah orang

  • yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik,
  • yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan
  • yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh,

tetapi

  • yang kesukaannya ialah Taurat YAHWEH, dan
  • yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil. (Maz 1:1-3 )

Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. Perintah-Mu membuat aku lebih bijaksana dari pada musuh-musuhku, sebab selama-lamanya itu ada padaku.Aku lebih berakal budi dari pada semua pengajarku, sebab peringatan-peringatan-Mu kurenungkan. Aku lebih mengerti dari pada orang-orang tua, sebab aku memegang titah-titah-Mu. (Maz 119:97-100 )

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: