Cara Elohim membuat pesan-Nya dimengerti


Dalam dunia teknologi kommunikasi Anda mengenal istilah Disscrambler (baca: dis-skrem-bler), sebuah alat yang merubah signal-signal radio atau telepon yang telah diacak (untuk tidak bisa dimengerti musuh/orang lain) kembali kepada bentuk asalnya. Alkitab berkata bahwa YAHWEH adalah Roh (Yoh 4:24; 2 Kor 3:17) dan manusia adalah daging (Kej 2:21), Bagaimana cara Elohim membuat pesan-Nya bisa dimengerti oleh kita yang adalah daging?

Kembali kedunia teknologi komunikasi sebentar. Sering terjadi pesan yang sampai di telinga sipenerima/ sipendengar menjadi tidak jelas (berisik atau terputus-putus); dikatakan ”ada distortion.” Kualitas dari propagasi gelombang signal ini (pemancaran dan penerimaan signal-signal) sangat ditentukan oleh faktor medianya (yaitu: lapisan awan). Dalam dunia komunikasi rohani, tidak jarang kita mengalami distortion ini; yakni, salah mengartikan pesan Elohim, lebih parah dari itu ialah kita tidak menerima pesan-Nya sama sekali, faktor-faktor penyebabnya ialah 1. medianya dipenuhi oleh roh-roh jahat, Alkitab berkata bahwa udara kita ini banyak penghulu-penghulu dan roh-roh jahatnya (Efesus 6, Daniel pasal 10). 2. karena alat rohani kita rusak atau mati sama sekali; akibat dosa (Yes 59:1-3) dan atau nurani kita telah mati (2 Kor 3:14-16).

Cara Elohim membuat pesan-Nya dimengerti oleh manusia begitu sederhana namun luar biasa efektifnya, beberapa ini adalah cara pemecahan kommunikasi antara alam roh dengan alam fisik (daging):

  • Ia bebicara melalui apa yang manusia bisa lihat (dunia nyata) dan dimengerti secara pikiran manusia,
  • Ia menjelma menjadi manusia,
  • Ia berbicara dengan bahasa suku dan bangsa mereka masing-masing

Di artikel ini kita akan lihat point yang pertama, melalui apa yang bisa kita lihat secara mata jasmani. Sebelum Ia datang menjadi manusia, hampir semua hal yang ada di Surga dan dihati-Nya disampaikan-Nya semua itu melalui cara ini; alam nyata. Alkitab Perjanjian Lama penuh dengan hal ini. Beberapa contohnya:

  • Membuat pernjanjian kerja sama –Ia meminta pria-pria ada disunat,
  • Tanda bukti hormat dan terima kasih kita kepada-Nya – Ia meminta umat-Nya menyembelih dan membakar binatang untuk-Nya
  • Bahwa dosa akan membawa kepada kematian – Ia meminta mereka membawa domba, atau kambing atau burung untuk disembelih oleh imam sebagai pengganti diri mereka
  • Untuk memerintahkan umat-Nya untuk hidup benar dan suci – Ia meminta mereka untuk tidak makan binatang yang kotor dan menjijikan (babi, ular, kadal dsb).
  • Perlunya umat-Nya menghafal dan merenungkan firman-Nya – Ia meminta mereka untuk makan binatang sampi, biri-biri dan kambing (memiliki empat kantong makanan/ memamahbiak)
  • Perlunya umat-Nya dibersihkan dari kehidupan dosa dan duniawi – ia membawa mereka masuk kedalam Laut Merah.
  • Untuk umat-Nya selalu mengingat peritah dan ketetapan-Nya – Ia meminta mereka menaruh ayat-ayat pada dahi dan tangan mereka.

Perintah-perintah di atas adalah cara Dia berkommunikasi dengan manusia yang adalah daging semata. Alkitab berkata semua itu (contoh-contoh di atas) adalah ”suatu gambaran yang akan datang”, ”sebuah tanda fisik dari maksud rohani.” Ketika Yahshua Ha Massiah (Yahshua Messias) datang ke bumi dan mengajar semua perintah di Perjanjian Lama semua itu menjadi semakin jelas maknanya.

Iblis, roh-roh jahat dan dosa kita terlalu sering membuat kita tidak mengerti pesan dan hati Elohim. Gangguan-gangguan ini membuat umat-Nya berpikir bahwa semua perintah Elohim di Perjanjian Lama adalah ”ya begitu. titik!” Umat-nya salah mengerti maksud-Nya yang sebenarnya, ini lah yang membuat mereka konflik dengan Tuan mereka sendiri ketika Ia datang kebumi.

  • Umat-Nya berpikir, tidak boleh kerja pada hari Sabat. Tetapi, Tuan-atas-Hari Sabat berkata, menolong dan menyembuhkan orang sakit boleh.
  • Umat-Nya berpikir, sunat adalah bukti keturunan Abraham. Tetapi, Putra Elohim berkata, Aku berkata kepadamu:Elohim dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! (Mat 3:9). Baca tentang sunat: Yer 4:4; 6:10;9:26; Roma 2:29.
  • Umat-Nya berpikir makan babi adalah haram. Tetapi Putra Elohim berkata,Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya,… “Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, (Mark 7:18,20). Tidak makan babi itu bagus, tapi itu bukan inti utama dari larangan-Nya. Dia tidak ingin Anda hidup seperti binatang babi!

Hikmat dan pengetahuan mansusia yang tidak sefrekuensi dengan hikmat dan hati Pencipta-nya bisa terlihat juga pada Injil Yohanes pasal 6. Ketika Yashua berkata, “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia [diri-Nya sendiri] dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu (53, juga 55-56), banyak murid-murid-Nya yang terkejut dan meninggalkan Dia (60,66), sebab mereka tidak mengerti pesan Dia yang sesunggunya!

Mereka mungkin berpikir bahwa 1. Ia mengajar kanibalism – makan daging dan darah manusia. 2. Pernyataan yang tidak maksud akal, “bagaimana Dia bisa jadi raja mereka (15), tapi juga menjadi Domba korban sembelihan penebus dosa mereka? (Ibr 9:12)

Tentang makan daging dengan darahnya firman YAHWEH berkata:

  • Hanya daging yang masih ada nyawanya, yakni darahnya, janganlah kamu makan (Kej 9:4).
  • Inilah suatu ketetapan untuk selamanya bagi kamu turun-temurun di segala tempat kediamanmu: janganlah sekali-kali kamu makan lemak dan darah.” (Ima 3:17; 7:26)
  • Itulah sebabnya Aku berfirman kepada orang Israel: Seorangpun di antaramu janganlah makan darah. Demikian juga orang asing yang tinggal di tengah-tengahmu tidak boleh makan darah. (Ima 17:12 )

Tentang darah manusia:Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Elohim membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri (Kej 9:6)

Karena darah itulah nyawa segala makhluk. Sebab itu Aku telah berfirman kepada orang Israel: Darah makhluk apapun janganlah kamu makan, karena darah itulah nyawa segala makhluk: setiap orang yang memakannya haruslah dilenyapkan. (Ima 17:14)

Tidaklah heran bila mereka tidak mau lagi mengikuti Dia, sebab jangankan makan daging dan minum darah manusia, makan daging binatang yang ada darahnya saja sudah dilarang oleh YAHWEH. Mereka tahu dengan jelas larangan berkanibal! Namun ini terjadi karena kesalahan pikir mereka sendiri tentang ucapan Yahshua!

Injil Yohanes 6:63 adalah ”disscrambler” (kita perlu Roh Kudus) untuk mengerti pesan-Nya dengan benar, Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Yahshua bicara masalah rohani dan bukan jasmanis (makan daging dan minum darah manusia). Perjamuan kudus bersama kedua-belas murid-Nya kalimat yang sejenis diulangi-Nya lagi – kali ini tidak ada protes, sekalipun diantara mereka masih ada yang belum benar-benar mengerti makna rohani dari ”makan daging-Nya” dan ”minum darah-Nya.”

Sedihnya sampai sekarang (saat Anda membaca artikel ini) banyak orang Kristen yang masih salah mengerti akan kalimat di Perjamuan Suci ini, mereka masih tetap berpikir bahwa roti dan anggur yang mereka makan dan minum adalah benar-benar daging dan darah Yahshua. Ini adalah suatu distorsi interpretasi Alkitab. Ingat, tidak ada kontradiksi di dalam Alkitab!

Yahshua Ha Massiah adalah orang Yahudi dan Ia adalah Elohim itu sendiri, apakah Anda pikir Ia mengajari Anda kanibalism? Apakah Anda pikir Ia menyuruh Anda makan daging tubuh-Nya dan minum darah tubuh-Nya? Sebagai Anak Manusia (nabi, imam besar, guru, gembala jemaat) Ia berkata, Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi…. melainkan untuk menggenapinya (Mat 5:17a).

Sebagai Elohim, Ia berkata, ”Elohim bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bil 23:19). Sekali lagi tidak ada kontradiksi di dalam Alkitab, – jika ada, maka itu adalah kesalahan sipenterjemah atau sipenafsir itu sendiri!

Paulus seorang ahli Taurat yang lahir baru yang hidup setelah Yahshua dalam suratnya kepada jemaat di Korintus, Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal. (1 Kor 13:12).

Perkataan Adonai Yahshua Ha Massiah di Perjanjian Baru adalah kommunikasi yang lebih tinggi dari sebelumnya. Jadi kita perlu mempelari baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru. Menolak Perjanjian Baru adalah kematian rohani (menjadi legalistik), namun menolak Perjanjian Lama adalah kehidupan di awan-awan (menjadi liberal). Kita perlu mentaati hukum-Nya namun hidup didalam anugerah-Nya.

Jadi kesimpulannya, Cara komunikasi-Nya di Perjanjian Lama hanyalah suatu jembatan untuk manusia naik ke-level pengertian yang lebih tinggi lagi tentang hal-hal surgawi (alam tidak nyata).

Catatan penting: Baik orang Yahudi lahir baru maupun non-Yahudi lahir baru hendaknya kita hidup rukun dan saling menghormati dan membantu, rasul Paulus berkata ”hendaklah kita ada sebagaimana saat kita dipanggil.” Kita bisa terus melakukan tradisi kita masing-masing yang tidak bertentangan dengan Firman-Nya namun terlebih dari itu semua adalah kita harus mencintai YAHWEH kita dengan segenap hati, jiwa, pikiran dan kekuatan kita!

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: