Calon Penghuni Neraka


Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu. Wahyu 20:15

Banyak orang tidak sependapat bahwa manusiapun termasuk salah-satu penghuni neraka, karena mereka berpendapat bahwa Elohim tentu tidak tega membuang ciptaan-Nya sendiri ke dalam hukuman kekal, apalagi mengingat naman-Nya sendiri yang adalah Mahapengasih dan Mahapenyayang. Namun sayangnya mereka yang tidak sependapat dengan ajaran Alkitab ini lupa bahwa Elohim bukan manusia dan manusia bukanlah Elohim, raja Daud berkata, “Dan bagiku, betapa sulitnya pikiran-Mu, ya Elohim! Betapa besar jumlahnya! (Maz 139:17)

Kemungkinan besar bahwa neraka disediakan Elohim untuk Iblis dan malaikat-malaikat yang berontak kepada Elohim itu bisa dibaca pada Matius 25:41, namun pada ayat yang sama ini Ia sedang bicara kepada orang-orang yang jahat, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah tersedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.”

Alkitab bicara dengan jelas bahwa manusia tertentu akan dibuang untuk menjadi penghuni neraka:

Yohanes Pembaptis memperingatkan orang-orang Farisi dan Saduki untuk bertobat, ”Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api (Mat 3:10; Luk 3:9)

Yahshua Ha Massiah menyamakan nabi-nabi palsu seperti pohon yang buahnya buruk dan kelak akan dibuang kedalam api, ”Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api (Mat 7:19)

Ia menasehatkan kita, ”Dan jika tanganmu menyesatkan engkau, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung dari pada dengan utuh kedua tanganmu dibuang ke dalam neraka, ke dalam api yang tak terpadamkan (Mark 9:43); perlakuan yang sama juga kepada kaki dan mata yang menyesatkan untuk alasan yang sama (44-48; Mat 18:7-9). Ini tidak ada hubungannya dengan hukum Islam (aturan agama dan aturan adat), ini adalah kesadaran pribadi yang bersangkutan untuk meprioritaskan hidup benar di mata YAHWEH agar tidak masuk kedalam neraka.

Manusia diumpamakan seperti ranting-ranting anggur dan Ia sebagai pokok anggurnya, Ia memperingatkan mereka yang tidak mau menjadikan Dia sebagai pokok kehidupan mereka, “Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar (Yoh 15:6)

Ia mengumpakan diri-Nya sendiri sebagai penabur benih yang baik, dan Iblis sebagai penabur benih lalang, dan benih sebagai manusia. Pada masa panen (Hari Penghakiman) Iblis dan manusia penyesat dan pelaku kejahatan akan dibakar kedalam api, ”Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya. Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi. (Mat 13:41-42)

Orang-orang yang ada di Perjamuan Kudus-Nya (mengaku Kristen dan rajin beribadah) tidak berpakaian sesuai standard Kerajaan Surga (hidup sama seperti orang duniawi), Ia lebih marah lagi, ”Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja. Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi (Mat 22:12-13)

Dan pada peperangan terahir (Wah 19:19) antara Yahshua melawan Binatang yang disertai raja-raja dan pasukan mereka di bumi yang berahir dengan kemenangan Yahshua, maka Binatang (Wah 13:1; 17:3,8: pemerintahan Vatican)[1] dan nabi palsunya (Wah 13:1; 16:11: Paus dan para rekan kerjanya)[2] Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang (Wah 19:20) [3]. Binatang di dalam Alkitab adalah lambang kekuatan politik atau pemerintahan.

Ia menambahkan, ”Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua.” Wah 21:8

Dan Yudas saudara Yakobus berkata, ”[S]ama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang (Yud 1:7)

Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar, lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi (Mat 13:49-50)

Jadi oleh karena itu,

Carilah YAHWEH selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada YAHWEH, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Elohim kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya. Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman YAHWEH. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. (Isa 55:6-9)

  • [1] – In short, the meaning is, that this beast “was” the Roman empire, as Pagan, described by a dragon with seven heads, and ten horns, with crowns on the heads, but is not as yet in the Apostle John’s time, as Papal, described with seven heads, and ten horns, and crowns on the horns. (John Gill’s Exposition of Enitire Bible)
  • [2] – antichrist in his ecclesiastic capacity; that is, the pope with his clergy (JG)
  • [3] Rev 19:20 – And the beast (21) was taken, and with him (22) the false prophet that wrought miracles before him,… These both were cast alive into a lake of fire burning with brimstone. (21) Namely, that beast with seven heads; (Rev_13:1; Rev_17:3). (22) That is, that beast with two heads; (Rev_13:11; Rev_16:14). (Geneva Bible Translation Notes)

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

2 Tanggapan

  1. Anggur Baru, anda tidak bisa menerjemahkan cuplikan kata-kata dari Alkitab sesuai dengan apa yang ada di pikiran anda. Alkitab tidak pernah menjelaskan tentang adanya neraka. Saya punya banyak bukti ayat Alkitab dan saya punya banyak penjelasan masuk akal tentang ayat-ayat Alkitab yang anda pakai untuk menerangkan neraka yang tidak pernah ada. Tolong berikan alamat email anda dan akan saya kirimkan untuk anda. Email saya: [dihapus. SR tempat diskusi bukan media iklan. Maaf]
    Terimakasih

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: