Seberapa penting merestorasi nama asli Yesus?


Nama asli Yesus di dalam bahasa Ibraninya adalah Yeshua atau Yahshua. Ye atau Yah berasal dari kata YAHWEH, dan shua artinya menyelamatkan; jadi Yeshua atau Yahshua artinya YAHWEH menyelamatkan (LORD saves).

Yosua anak Nun, penulis kitab Yosua, memilki penulisan nama yang sama dengan Yahshua “orang Nasaret” Yeshua/ Yehoshua artinya YAHWEH adalah keselamatan” / “YAHWEH menyelamatkan”; kesamaan nama dan antara Yeshua anak Nun dan Yahshua Ha Massiah merupakan suatu keunikan karena Yahshua anak Nun membawa umat YAHWEH, orang Israel, masuk ketanah Perjanjian Kanaan (negara Israel yang ada sekarang) dari perbudakan Mesir sementara Yahshua Ha Massiah membawa umat YAHWEH, orang Kristen lahir-baru, masuk ketanah Perjanjian Surga Mulia (tempat kehidupan kekal dimana YAHWEH berada) dari perbudakan dosa.

Beberapa contoh lainnya nama-nama orang di Alkitab yang yang mengandung nama YAHWEH:

  • Yeshayahu / Yesaya – Keselamatan YAHWEH
  • Yoshiyahu / Yeremia – Ditinggikan YAHWEH
  • Zekaryah/ Zakhariai – YAHWEH Ingat
  • Tsidqiyah / Zedekia – YAHWEH Adalah Benar
  • Eliyahu/ Elia– Elohimku Adalah YAHWEH

Sekarang ini telah banyak orang memakai kata asli Yesus, ada yang mempertanyakan manakah ejaan kata yang benar diantara kata ”Yeshua” dan ”Yahshua”, atau yang mendekati ejaan aslinya. Bagi saya hal itu tidaklah penting, karena keduanya mengandung arti yang sama. Saya pribadi sebagai orang Indonesia lebih suka memakai ”apa yang kamu tulis, apa yang kamu baca” yaitu Yahshua.

Sebelum kita membahas perlunya merestorasi nama asli Domba Elohim, sahu hal penting perlu dijelaskan di sini, yaitu: tidak sedikit orang Kristen non-Yahudi yang mengatakan ”tidak penting memakai nama-Nya dalam bahasa Ibrani, DIA adalah Elohim, Dia mengerti dan tahu maksud hati kita. Sebagian yang tidak mau memakai karena alasan ”takut terseret masuk kedalam ajaran Yudaism.” Saya tidak sependapat dalam kedua alasan ini, terlebih yang terakhir.

Mereferensi Alkitab dan ajarannya kembali kepada makna bahasa Ibrani dari mana Kekristenan berasal adalah:

  1. Essential untuk mengerti rencana awal YAHWEH menyelamatkan isi dunia ini.
  2. Bukan otoritas manusia (jemaat atau pendeta bahkan ahli kitab sekalipun) merubah atau mengurangi dan menambahkan Firman YAHWEH.
  3. Menerima dan melalukan apa yang diperintahkan dan telah tertulis di Alkitab merupakan suatu sikap hormat dan taat umat-Nya kepada Master Pencipta Manusia.
  4. Yang harus selalu diingat ialah para nabi dan imam di Perjanjian Lama dan Yahshua serta para penulis Perjanjian Baru adalah orang-orang Ibrani atau Yahudi.

Yudaism adalah campuran antara ajaran Torah (lima kitab Musa) dan interpretasinya yang dibuat oleh para rabi Yahudi yang tidak mengenal siapa YAHWEH, yang ditentang oleh Yahshua dan murid-murid-Nya. Saya bukan pengikut Yudaism atau Sabat Advent (Gereja Advent) , tapi saya pelaku Sabat, sebab Sabat adalah perintah YAHWEH! ”Kembali kepada Alkitab” berarti kembali kepada perintah dan ajaran YAHWEH, ajaran para nabi-Nya dan rasul-rasul-Nya, dan BUKAN kepada Yudaism!!

Seberapa penting merestorasi nama asli Yesus (Yeshua atau Yahshua) bisa diukur dari daftar singkat di bawah ini.

Merestorasi di sini yang saya maksud adalah memakai nama aslinya dalam menulis, ketika berdoa, bernyanyi, pengabaran Injil dll, sederhanannya kita memakai itu dalam kehidupan sehari-hari kita (baik sekuler terlebih rohani) membuat nama asli-Nya dikenal di dunia ini.

Perintah pemberian nama dan alasannya:

  • Nama-Nya diberikan oleh malaikat YAHWEH langsung kepada Yusuf (ayah-jasmani angkat-Nya), sebab Nama itu mengandung arti yang khusus ”… karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” (Mat 1:21)
  • Elohim melalui Malaikat Gabriel meminta Maria (ibu-jasmani) menamai putra-Nya dengan nama tersebut, karena YAHWEH punya maksud tertentu untuk putra-Nya ini (Luk 1:31-35)
  • Dan nama-Nya itu adalah bagian dari kegenapan nubuatan nabi Yesaya, Imanu’el = Elohim beserta kita” (Mat 1:23; Yes 9:6)
  • Dengan memakai nama asli-Nya, kita akan lebih hati-hati di dalam pememakai Nama tersebut maupun dalam aktifitas kita, jangan menyebut nama-Nya dengan sembarangan (Ul 5:11)
  • Elohim memerintahkan kita: supaya kita percaya akan nama Yahshua Ha Massiah, Anak-Nya (1 Yoh 3:23)

Hubungan nama-Nya dengan hak adopsi orang percaya:

  • Oleh karena percaya dalam nama-Nya, kita dijadikan anak-anak Elohim (Yoh 1:12), bukan karena keanggotaan gereja.
  • Pengampunan dosa kita menjadi penuh setelah kita dibaptis dalam nama-Nya dan setelah itu ia akan menerima karunia Roh Kudus (Kis 2:38; 22:16).
  • Tahukah Anda bahwa setiap orang yang telah dikeluarkan dari kegelapan dan dosa mereka sesungguhnya mereka diampuni oleh karena nama-Nya (1 Yoh 2:12) dan dipilih bagi nama-Nya (Kis 15:14)
  • Dengan percaya bahwa Yahshua adalah Ha Massiah (Kristus), kita memperoleh hidup dalam nama-Nya (Yoh 20:31).

Doa yang terjawab dan didengar beralaskan nama-Nya:

  • Ia mengajar pengikut-Nya berdoa yang benar ialah kepada Bapa Surgawi dan menutupnya dengan nama-Nya (Yoh 15:16; )
  • Ia berjanji, “minta sesuatupun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu (Yoh 16:24)

Imanu’el hadir ketika kita bertindak di dalam nama-Nya:

  • Jika seorang menyambut seorang anak (memeluk dengan sikap kasih) dalam nama-Nya, Yahshua berkata, ia telah menyambut Aku (Mark 9:37).
  • Ia berjanji akan hadir diantara kita bila kita berkumpul dalam nama-Nya (Mat 18:20)

Yahshua meminta kita melakukan pekerjaan-Nya di dalam nama-Nya:

  • Dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem (Luk 24:47), bukan dalam nama denominasi atau pemimpin rohani.
  • Dalam nama-Nya kita disuruh mengusir roh-roh jahat dan menyembuhkan yang sakit (Mark 16:17) dan murid-murid-Nya mentaati perintah-Nya ini (Kis 3:6;16:18 dll.)
  • Dalam nama Bapa-Nya dan nama-Nya dan nama Roh Kudus kita diperintahkan membaptis orang yang bertobat (Mat 28:19)

Menyebut dan percaya nama-Nya adalah suatu bagian kehidupan orang percaya:

  • Elohim memerintahkan kita: supaya kita percaya akan nama Yahshua Ha Massiah, Anak-Nya (1 Yoh 3:23)
  • Ketika kita bermegah dan bersuka cita oleh karena berkat-Nya, dengan menyebut nama asli-Nya – Yeshua/ Yahshua yang artinya YAHWEH menyelamatkan – kita akan disadarkan bahwa itu hanyalah karena anugerah dari Dia. Kita terhindar dari kesombongan diri sendiri (1 Taw 16:10; Maz 100:4)
  • Dan setelah diselamatkan, kita diminta untuk percaya dan taat kepada nama-Nya (Rom 1:5)
  • Yohanes di dalam suatu penglihatan surgawi, ia melihat Anak Domba berdiri di bukit Sion dan 144 000 orang yang bersama Dia di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya sementar nyanyian surgawi dikumandangkan (Wah 14:1-2)

Perlu juga diingat bahwa yang ditakuti dan dibenci oleh Setan dan roh-roh jahat serta para pengikut mereka dunia ini bukanlah denominasi gereja Anda, tapi satu dan hanya satu yaitu nama-Nya, Yahshua Ha Massiah

  • [P]emimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mengadakan sidang di Yerusalem dengan Imam Besar [4 orang] Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander dan semua orang lain yang termasuk keturunan Imam Besar (Kis 4:5-6). … berundinglah merekamengancam dan melarang mereka (para murid-Nya) supaya mereka jangan berbicara lagi dengan siapapun dalam nama itu (-yaitu nama Yahshua Ha Massiah; 4:10).” (4:15-17). Perhatikan kata-kata yang diberi warna coklat, dua pertama adalah pemimpin-pemimpin sekuler Israel dan tiga terahir adalah para pemimpin keagamaan. Sidang Sandhedrin biasanya berjumlah 70 orang. Kekuatan politik dan agama bergabung menyerang nama-Nya!
  • Imam Besar dilain kesempatan menangkap dua murid-Nya dan berkata: Dengan keras kami melarang kamu mengajar dalam Nama itu. Dan setelah menyesah mereka dan melarang mereka mengajar dalam nama Yahshua. Sesudah itu mereka dilepaskan. (Kis 5:28, 40)
  • Bahkan binatang yaitu ibu dari wanita-wanita pelacur 13:1=pasal 17; John Gill’s Exposition) yang sembuh dari lukanya yang membahayakan hidupnya… menghujat nama-Nya (Wah 13:3,6). Sangatlah penting untuk diperhatikan bahwa “binatang” ini juga memiliki kuasa politik (memiliki negara) dan kuasa keagamaan (keimaman).

Dari puluhan ayat-ayat Alkitab di atas, mungkinkah penggantian nama Yahshua / Yeshua menjadi Jesus atau Yesus suatu bentuk kesengajaan untuk melarang atau menutupi nama-Nya, nama yang diberikan oleh YAHWEH sendiri melalui malaikat-Nya?

Di sinilah terlihat betapa penting merestorasi nama Yahshua, memakai dan memproklamirkan nama-Nya yang sebenarnya.

Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat YAHWEH nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yahshua, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.” Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan YAHWEH oleh nabi: “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanu’el” – yang berarti: Elohim menyertai kita. (Mat 1:20-23)

Referensi:

  • Frank C. Thompson, Thomson Chain-Reference Bible (KJV), …, with the meaning of their names.
  • The Scriptures

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.

5 Tanggapan

  1. sayangnya orang-orang kristen MALAS TAHU MALAS MENCARI KEBENARANNYA DALAM KITAB SUCI MEREKA MASING2 mereka hanya tinggal telan semuanya dari pastor-pastor/pendeta2 mereka.

    Maukah kita belajar dari jama’ah hindu yang menyembah banyak berhala patung karena nama ilah/berhala sesembahan mereka sejak 5000 tahun lalu jauh sebelum abi abraham umi sarah lahir sudah menyembah berhala dewa brahma,wisnu,dan siwa dan sejak 5000 tahun lalu nama ilah ilah mereka ini TIDAK PERNAH SENGAJA DIROBAH-ROBAH/DIOTAK-ATIK/DIULIK-ULIK SAAT MEREKA KAUM PENYEMBAH BERHALA INDIA INI membawa agama hindu ke negara-negara Di Luar India dengan alasan supaya mudah diterima sama masyarakat NON india

    Bisa kan kalau kaum hindu penyembah berhala ini licik mereka sengaja robah nama ilah/berhala mereka maha dewa mereka siwa menjadi zeus di romawi/yunani atau nama siwa dirobah menjadi nama thor dewa bangsa skandinavia/eropah utara agar hindu mudah diterima sama bangsa-bangsa daratan eropah

    nyatanya sampai sekarang nama ilah ilah berhala berhala dewa-dewa mereka yo pancet wae (tidak berobah).

    Mengapa kita yang menyembah YAHWEH TUHAN SESEMBAHAN nya abraham, ishaq, dan yaqub serta SESEMBAHAN nya nabi musa dan nabi yusya bin nun malah lebih senang memanggil nama inisial a yang adalah ilah/berhala/sesembahan nya bangsa arab musyrik,syirik (yang jelas jelas bukan keturunan abraham dan bukan keturunan ismael pula ; bangsa arab tengah/hijaz kakek nenek moyang mereka berasal dari yaman keturunan syebah anak kusy anak ham anak nabi nuh sedangkan abi abraham dan umi sarah berasal dari keturunan Sem Putra nabi Nuh) sebagai sesembahan kita umat kristen ???

    Mari kita mulai mau Belajar Menghormati NAMA YAHWEH SESEMBAHAN kita dengan berseru memanggil NAMANYA YANG QUDUS MULIA SEBAGAI RABB kita YANG LAYAK DIHORMATI DAN TIDAK BERDOA LAGI kepada nama ilah ilah / ilahan / berhala2 bangsa-bangsa lain sebagai sesembahan kita.Amin

    TUHAN YAHSHUAH HAMMASIACH Memberkati saudara-saudari semuanya.AMIN.

  2. Bagi mereka yang berseru kepadaTuhannya hendaklah memanggil nama Tuhan dengan benar supaya jangan salah alamat. Nama Tuhan adalah Yeshua HaMashiakh nama Yahweh dan DIA mau agar anak2-NYA Menyembah, Memuji, Berdoa dan Berperang melawan musuh dengan nama Yeshua HaMashiakh, Shema Hu nama Yahweh na Yeshua HaMashiakh. Shema nama Yahweh. YesUs adalah singkatan dari dua nama sesembahan manusia di abad injil diterjemahkan dari bahasa Ibrani ke dalam bahasa Yunani. Sesembahan yang I adalah Yeshua dan yang ke II adalah Zeus. Sehingga nama Yeshua menjadi Yesus. Mau membuktikan kebenarannya tidaklah mudah karena harus mencaril alkitab yang pertama diterjemahkan dalam bahasa Yunani tersebut. Sebagai orang percaya berdoa dan tanya langsung kepada yang EMPUNYA NAMA tersebut, seperti saya pun melakukan hal yang sama bertanya kepada Yeshua dan saya mendapat penjelasan seperti diatas.. Yeshua HaMashiakh memberkati Shema nama Yahweh.

  3. banyak penginjil yang melakukan berbagai Kuasa Tuhan seperti mengusir setan(orang kerasukan), atau yang paling sering di lihat adalah mujizat penyembuhan, dan orang-orang ini selalu memakai “dalam nama Yesus.” apakah berarti mereka melakukan kesaksian palsu atau mujuzat palsu?

    • Shalam Wira Nata. Alasan untuk merestorasi nama asli Yesus bukanlah berarti salah atau palsu jika kita tidak memakai nama aslinya. Yesus juga sering menampakan diri kepada orang Islam dengan nama Isa (sebab nama itu yang mereka tahu).
      Restorasi diperlukan untuk membawa kita kembali kepada sumbernya, Yeshua adalah nama-Nya dalam bahasa Ibrani, Ia orang Ibrani, lahir dari orang tua Ibrani, tujuan utama kedatangan-Nya untuk orang Ibrani, Kekristenan lahir dan berkembang di Israel dan oleh orang-orang Israel, mengapa kita malu atas (bahkan membenci) ke Yahudian Yeshua?
      Seharusnyalah kita mengasihi orang Israel sebagaimana firman-Nya mengajar, bagaimana kita bisa mengasihi dan berdoa untuk musuh kita jika saudara-saudari sendiri di dalam Yeshua tidak bisa kita terima dan kasihi?
      Saudaramu, Anggur Baru

  4. Good work…

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: