Pujian dan Penyembahan Membawa Terobosan, Paul Wilbur. Dasyat!!


“Paul Wilbur. When he sings people are healed”, Sid Roth memberi title kepada pemusik Mesianic Jew ini di dalam wawancaranya “Music and Miracles; 2006.” Paul Wilbur terkenal di seluruh dunia dengan lagu-lagu yang bersumber dari Mazmur Daud sejak mudanya. Ringkasan wawancara: Sambia – terobosan besar pada politik dan social. Israel – yang ditunggu Yahshua telah lahir di tahun 2004 secara politik. USA: buta dan tuli disembuhkan. Plus ekstra mendengarkan dua lagu dari Paul. Dasyat! Terutama kepada para pemimpin pujian dan penyembahan, jangan lewatkan kesaksian ini! Bila Anda mengerti bahasa Inggris bisa langsung log-on ke wawancara ini.

Ia percaya bahwa tahun-tahun belakangan ini merupakan tahun-tahun terobosan yang disertai kuasa-kuasa mujizat, di dalam doanya ia mendapat sebuah kata ”Terobosan” dan dengan mengutip Yesaya 45:1-3, YAHWEH berkata kepadanya ”Aku akan mematahkan palang-palang pintu besi di depanmu dan membuka double pintu … dan memberikan harta benda yang terpendam [jiwa-jiwa?]” Ia percaya bahwa umat-Nya tidak akan tersasar karena YAHWEH sendiri yang memegang tangan mereka (ayat 1).

Dengarkan lagu ”ADONAI” (nama ganti dari kata ”YAHWEH”) sebagai respont Paul Wilbur terhadapat penyembahan kepada deiti yang palsu dan lagu penyembahan ”Kudus, Kudus, Kudus” untuk terobosan jiwa kita kepada Pencipta-kita.

Sambia: merupakan 1 dari 3 negara termiskin di dunia. 1/10 yatim piatu oleh karena AIDS. Alasannya ialah – Paul Wilbur percaya bahwa – berawal pada tahun ’72 presiden baru Sambia memutuskan hubungan diplomatik dengan negara Israel sebagai langkah awal kepresidenannnya (mengutuki Israel, dan Kej 12:3 tergenapi). Presiden yang sekarang adalah orang lahir baru dan menyatakan Sambia sebagai negara Kristen dan menjalin hubungan diplomatik kembali dengan Israel. Dalam acara konsert musik Paul Wilbur inilah wakil presiden menerima Yahshua sebagai Juruselamatnya. Updated: presiden yang lahir baru ini telah meninggal tahun 2008. Presiden negara-negara besar termasuk Seketaris PBB menyampaikan rasa kehilangan rekan kerja mereka yang luar biasa ini, membawa banyak kemajuan untuk Afrika.

Imam Muslim di Sambia. Orang muda yang percaya Kristus memberi makanan gratis di sebelah mesjid. Imam ini tidak habis pikir kenapa orang Kristen ini bersedia memberi makan kepada semua golongan termasuk orang-orang Muslim. Ahirnya karena rasa tahunya begitu besar ia ahirnya keluar dari mesjidnya untuk mendapatkan anak muda ini dan bertanya, ”Mengapa kamu memberi makan kepada setiap orang? Kami Muslim hanya memberi kepada umat kami sendiri.” Anak muda ini membagikan kasih Elohim dan menunjukan ayat-ayat Alkitab. Saat itu juga imam ini bertobat dan menerima Yahshua sebagai YAHWEH di dalam hidupnya. Keesokan harinya imam ini mengadakan pertemuan di mesjidnya untuk memberi kesaksian. 500 orang hadir, dan kemudian lebih dari 200 mengikuti jejaknya! Paul melanjutkan kesaksian yang ia dengar langsung dari anak muda ini, mereka pergi kesungai untuk dibaptis sementara buaya menonton mereka.

Di Parlemen Israel, di ahir tahun 2004. Injil Matius 23:39 Yahshua berkata, ”Dan Aku berkata kepadamu: Mulai sekarang kamu tidak akan melihat Aku lagi, hingga kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama YAHWEH!” Ia merefer ke Mazmur 118:26. Paul Wilbur percaya bahwa Yahshua mengatakan ini bukan saja kepada seluruh Israel tapi terlebih lagi kepada pemimpin-pemimpin Israel yang dipanggil sebagai Sanhedrin – kumpulan dari dari tua-tua bangsa yang adalah imam-imam senior Yahudi (terdiri dari orang Farisi dan Saduki pada jaman Perjanjian Baru). Lihat Luk 13:35 dan Matius 23 pada ayat-ayat sebelumnya. Paul berkata mereka ini terdiri dari 71 orang.

Kelompok Sanhedrin ini telah lenyap selama 1700 tahun lamanya, dan diahir tahun 2004 ini 71 tua-tua yang menamai diri ”Kebangkitan Sanhedrin” menampakan diri di Kneset (Parlement) Israel sebagai ungkapan bahwa ”pemimpin kelompok rohani” telah lahir kembali di Israel.

Kebangkitan rohani di Israel telah terjadi, mereka telah jenuh dengan janji-janji politik dan tradisi-tradisi agama. Banyak pemusik sekuler Israel beralih profesi menjadi pemusik ’Kristen’ (mereka tidak berapa suka memakai kata Kristen jadi lebih tepat ditulis menjadi Messianic musiciens. Setiap tahun di bulan Oktober pada perayaan Pondok Daun /The Fist of Tabernacle pengikut-pengikut Yahshua Messias/ Ha Mashiah berkumpul di Israel menyerukan ”Diberkatilah Dia yang datang dalam nama YAHWEH!” dan Anda bisa bayangkan apa yang akan terjadi apabila kelompok resmi pemimpin rohani Yahudi ini (Sanhedrin) menyerukan kalimat yang sama, pastilah seluruh Israel akan melihat kembali Yahshua Ha Mashiah, dan diselamatkan seperti janji-Nya sendiri kepada mereka (Luk 13:35; Roma 11:26; 9:27).

Saya percaya bahwa kebangunan rohani pada suatu bangsa dimulai dengan doa-doa syafaat dan pujian-penyembahan kepada Bapa Surgawi dibawah ketaatan kepada ajaran Yahshua Messias dan pimpinan Roh Kudus-Nya. Pada kontek ini (kebangunan rohani dan pujian-penyembahan), saya berkata kepada ayahnya Bob Fitts di Hawaii, bahwa lagu-lagu Bob Fitts telah memegang peranan penting di dalam kebangunan rohani di Indonesia di tahun 90an. Doa syafaat berguna untuk membongkar tanah-tanah yang keras, dan pujian-penyembahan adalah air hujan untuk menumbuhkan benih pada tanah yang telah dibajak tersebut.

Dari pengamatan saya pribadi, bangkitnya pemimpin-pemimpin pujian dan penyembahan yang diurapi adalah awal dari pertumbuhan gereja, itu bisa terlihat di Australia, Brasil, Denmark,  England, Finland, USA tahun 80-90an dan Indonesia tentunya – sampai sekarang. Karena itu saya mengajak setiap saudara dan saudari yang cinta Yahshua Messias berdoa lebih lagi kepada DIA agar Ia melahirkan lebih banyak lagi para pemusik dan pemimpin pujian dan penyembahan.

Haleluya! Nyanyikanlah bagi YAHWEH nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang-orang saleh. Biarlah Israel bersukacita atas Yang menjadikannya, biarlah bani Sion bersorak-sorak atas raja mereka! Biarlah mereka memuji-muji nama-Nya dengan tari-tarian, biarlah mereka bermazmur kepada-Nya dengan rebana dan kecapi! Sebab YAHWEH berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan. Biarlah orang-orang saleh beria-ria dalam kemuliaan, biarlah mereka bersorak-sorai di atas tempat tidur mereka! Biarlah pujian pengagungan Elohim ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka, untuk melakukan pembalasan terhadap bangsa-bangsa, penyiksaan-penyiksaan terhadap suku-suku bangsa, untuk membelenggu raja-raja mereka dengan rantai, dan orang-orang mereka yang mulia dengan tali-tali besi, untuk melaksanakan terhadap mereka hukuman seperti yang tertulis. Itulah semarak bagi semua orang yang dikasihi-Nya. Haleluya! Mazmur 149:1-9

Pedang bermata dua adalah Firman Elohim yang berguna untuk menghancurkan Setan/Iblis dengan penghulu-penghulu udara lainnya. Ayat ini jelas berbicara mengenai pujian-penyembahan sebagai alat peperangan rohani, bukan jasmani.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Iklan

2 Tanggapan

  1. Jesus is Jesus. how can people change His name yahwe? people can change the bible, but that will be your sin. and this will be end of the world.

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: