Ekonomi Kerajaan Surga


Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan. Seperti ada tertulis: “Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan.” 2 Korintus 8:14-15

Ini suatu kisah nyata yang tidak umum bagaimana Yahweh melalui Roh Kudus-Nya mengajar umat-Nya mengerti cara kerja ekonomi Kerajaan Surga.

Latar belakang: Di yayasan misi Youth With A Mission (YWAM), di Indonesia dipanggil sebagai ”Yayasan Wahana Anak Muda,” memberi dan menerima uang adalah hal yang umum, sebab para pemimpi, pekerja serta staf sekolah tidak ada satupun yang menerim gaji, sekalipun mereka bekerja sebagai full-timers. Dan YWAM menerima murid-murid sekolah (umumnya adalah murid internasional; datang dari negara yang berlainan) tanpa jaminan uang sekolah yang pasti. Kepastian utama yang diminta dari murid hanyalah ”benar bahwa mereka dipimpin oleh Roh Kudus” dan para staf sekolahpun (yang juga internasional) ”mengkonformasikan pangilan mereka melalui doa-doa syafaat” sementara admintrasi pendaftaran dan visa-visa diproses. Dengan kata lain, calon murid yang beruang belum tentu ia diterima disekolah tersebut jika staf sekolah tidak merasa bahwa ia dipanggil Yahweh untuk bergabung.

YWAM memilki banyak tempat latihan (dikenal sebagai ”base”), base-base ini tersebar di 130 negara. Banyak kelas yang dibuka setiap tiga bulannya; empat kali setahun kelas-kelas dibuka. Umumnya setiap kelas terdiri dari 3 bulan teori dan 3 bulan berikutnya praktek lapangan. Kelas yang paling dasar disebut DTS (Discipleship Training School).

Para staf sekolah akan membawa murid-murid kenegeri/ ketempat dimana Roh Kudus memberi beban kepada mereka untuk dilayani). Diperlukan banyak uang untuk 6 bulan ini; biaya penerbangan ke sekolah dan biaya penerbangan ketempat praktek ditambah biaya uang sekolah.

Setiap tahunnya puluhan ribu staf dan murid beraktifitas seperti ini di YWAM di seluruh dunia. Darimana uang mereka (yang umumnya adalah remaja) berasal? Ingin tahu? Belajarlah Ekonomi Kerajaan Surga!! Di bawah ini adalah salah satu caranya.

Cerita nyata: Base YWAM di Hilo, di kepulauan Hawaii. Para pemimpin memikirkan uang sekolah yang belum terbayar. Mereka datang kepada Elohim meminta petunjuk. Seorang pemimpin, bapak Loren Cunningham, mendapat 2 Korintus pasal 8, ia telah tahu isinya, ”tentang memberi kepada kebutuhan orang-orang kudus”, ketika ia memulai membaca pasal tersebut, ayat-ayat 14 dan 15 menjadi nyata kepadanya, ”Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka,… supaya ada keseimbangan. Seperti ada tertulis: “Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekuranga.”

Mereka mengumpulkan semua murid dan staf sekolah-sekolah dan menempatkan mereka dalam kelompok masing-masing, dan mereka diminta satu-persatu berdiri untuk menyebut jumlah kekurangan uang mereka. Lalu mereka semua berdoa bertanya kepada Elohim secara pribadi, jika Ia ingin mereka memberi, tanya berapa jumlahnya dan kepada siapa itu diberi.

Semua diam di dalam doa. Kemudian Bp Loren berbisik kepada istrinya ibu Darlene; “Apa yang engkau telah dapat Dar?” Istrinya menjawab, “Saya telah merasa Elohim berkata kita member $100 to Tom Hallas.” “Tetapi Sayang, kita haruslah ada berdoa untuk kebutuhan murid-murid. Tom Hallas adalah pekerja,” suaminya berespond. Tidak diucapkan, tapi pesannya jelas: Kamu salah, itu tentunya bukan Elohim yang bicara kepadamu. Lalu bp Loren bercerita kepada istrinya bahwa ia merasa dipimpin untuk memberi $50 kepada murid. Dan berkata: ”Kita tidak punya $100 didalam account bank kita, Dar, tetapi kita punya sedikit lebih $50.”

Kepala-kepala masih tetap tertunduk. Beberapa orang sudah bergerak, uang telah berpindah tangan, orang-orang berpelukan dengan lembut atau menangis.

Bp Loren dan ibu Darlene kembali kepada Yahweh, lalu keduanya mendapat keyakinan bahwa kedua hal yang mereka dapat adalah benar. Bapa ini menulis check $50 dan memberikan itu kepada nama yang ia telah dapat dr hasil doa, dan kembali duduk. Mereka tidak bisa member $100 yang belum mereka punya.

Tidak lama kemudian bp Tom Hallas dan Diane, istrinya, menghampiri pasangan Cunningham dan bercerita bahwa mereka mendapat impresi untuk memberikan $100 kepada seorang murid. Sambil menggaruk telinganya bp Tom bilang, “Tetapi kami tidak memiliki sedikitpun uang. Loren, kamu pikir itu dari Elohim?” Ya, saya pikir itu dari Elohim. Kenyataannya, Dia telah berkata kepada Dar dan saya memberi $100 kepada kamu, tetapi kami tidak punya itu. Marilah tunggu sebentar dan lihat apa yang Elohim lakukan.”

”Baiklah, sedikitnya saya merasa lebih baik, ”Tom berkata dan mereka kembali ketempatnya.

Kemudian, seorang staff bernama Debbie Smith mendekati ibu dan bapa Cunningham, dari wajahnya nampak ia ada pertanyaan. ”Loren, Elohim telah berkata kepada saya untuk memberi kepadamu $100, tetapi berkata itu bukan untuk kamu.” Dia nampak malu. “Benarkan Ia bisa berbuat demikian?”

”Dia tentu bisa, Debbie. Berdiri di sini. Jangan pergi dulu.” Bp Loren pergi mendapatkan Tom dan Diane. Lalu bp Loren berkata kepada Debbie, ”beripada saya $100.” Dia memberikannya kepada bp Loren. Bp Loren dan istrinya berpaling kepada bp Tom dan istrinya, ”Tom, Elohim telah berkata kepada kami untuk memberi kamu $100.” Bp Tom mengambil itu dan tertawa, lalu mencari murid yang ia dan istrinya telah merasa dipimpin oleh Roh Kudus untuk memberi uang tersebut.

Bapa Loren, menggelengkan kepalanya didalam ketakjuban. Mengapa Elohim tidak bilang kepada Debbie untuk memberi $100 itu langsung kepada murid yang membutuhkannya uang tersebut? Mengapa Ia melibatkan istri dan dirinya, Tom dan istrinya dan kemudian Debbie? Bapa Loren berpikir bahwa Ia ingin menunjukan secara keseluruhan cara Ekonomi Kerajaan Surga bekerja di seluruh dunia. Uang yang sama – yang Hagai 2:9 berkata segala sesuatu milik Elohim bagaimanapun juga – dilewatkan dari tangan ketangan, menemukan yang membutuhkan, dan mengijinkan kita semua untuk berpartisipasi di dalam mujizat penyediaan, menguatkan kesatuan kita dan menantang kita kepada ketaatan.

Disadur dari buku Loren Cunningham, DARING TO LIVE ON THE EDGE, The Adventure of Faith and Finances, hal. 97-100. Cerita di atas ini hanyalah satu dari banyak keajaiban cara kerja Elohim. Anda bisa temukan cerita-cerita lainnya dari sumber buku yang sama.Bapa Loren Cunningham adalah pendiri dari YWAM.

Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan. 2 Kor 8:13

”Sebab beginilah firman Adonai YAHWEH, Yang Mahakudus dari Israel: … Dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” Yesaya 30:15

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: