Hiduplah Kudus Sebab AKU Kudus


“Berbicaralah kepada segenap jemaah Israel dan katakan kepada mereka: Kuduslah kamu, sebab Aku, YAHWEH, Elohim mu, kudus. Imamat 19:2

Perintah ini ditujukan kepada orang-orang Israel suatu umat yang telah dipilih-Nya sesuai perjanjian-Nya yang Ia telah ikat kepada Abraham, Ishak dan Yakub (Israel). Juga kepada setiap orang yang bukan sedarah-daging dengan keturunan Abraham, namun yang telah menerima Yahshua Ha Mashiah.

Untuk mengerti dengan benar perintah YAHWEH ini, kita harus tahu apa itu “kekudusan” dan “standard kekudusan” yang Ia tentukan. Tidak mengerti “betapa kudusnya YAHWEH ,” Elohim pencipta alam semesta ini, kita akan gagal melakukan perintah di atas.

Yesaya 40:25,28 merupakan kunci keberhasilan dan kegagalan manusia untuk bisa hidup sesuai dengan Firman-Nya, “Dengan siapa hendak kamu samakan Aku, seakan-akan Aku seperti dia (berhala)? firman Yang Mahakudus. Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? YAHWEH ialah Elohim kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya.

Bacalah artikel “Kekudusan YAHWEH.” untuk mengerti kekudusan Elohim, YAHWEH yang telah memerintahkan kita untuk hidup kudus.

YAHWEH itu Elohim yang radikal, IA tidak suka melihat umat-Nya setengah-setengah. Dalam Wahyu 3:16, Yahshua berkata, Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. dan juga,

“Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!” Wahyu 22:11

Dua kondisi seorang yang telah menerima Yahshua sebagai Yahweh dan Juruselamatnya:

1. Dibenarkan (Justified)
Saat seseorang mengaku dosa kepada Bapa Surgawi, percaya dan menerima korban Yahshua di bukitGolgota, saat itu juga darah Anak Domba Elohim Yahshua Ha Mashiah menghapuskan semua dosanya. Ia telah menjadi orang benar dimata YAHWEH . Ia terhitung sebagai orang yang kudus dan tidak bercacat. Karenanya, Alkitab Perjanjian Baru memanggil mereka “orang-orang kudus.”

2. Dikuduskan (Sanctified) – kehidupan orang Kristen sehari-hari.
Melalui pekerjaan Roh Kudus di dalam kita, kita ada dalam proses pengudusan sedikit demi sedikit dan mencapai kesempurnaannya saat Yahshua datang kedua kalinya. Ef 5:26-27. Ada empat unsur yang Roh Kudus ingin kerjakan dalam diri kita, dan semuanya ini hanya bisa berhasil jika kita memberi hidup kita pada pimpinan-Nya.

  1. Dipisahkan dari (separated from) (dipilih keluar dari) (Kej 12:1; Kej 6:5-8; 1 Pet 2:9; 1 Pet 1:2)
  2. Dibersihkan dari (purified from) (Kel 19:10; Ibr 9:13-14; Roma 6:4; 1 Kor 6:11)
  3. Disiapkan untuk  (prepared for) (Kel 28:41; 1 Tes 5:23)
  4. Dipersembahkan kepada (dedicated unto) ( Roma 12:1; 2 Tim 2.21)

Dr. Watchman Nee dalam bukunya “Hancurnya Insan Keluarnya Roh” (artinya: matinya keinginan daging kita akan menghidupkan roh kita; Roma 8:1-14 dan Gal 5:19-24) mengatakan bahwa lama atau cepatnya proses “Keluarnya roh” atau “buah-buah Roh Kudus” (menurut Paulus) tergantung dari berapa banyak kita meluaskan Roh Kudus memimpin kita. Keempat faktor di atas ini melibatkan seluruh kehidupan kita – jiwa dan tubuh: pola pikir, kehendak, keinginan dan gaya hidup. Ini tugas kita, Roh Kudus akan membantu kita. Maka sangat tepatlah perkataan firman-Nya: Kuduslah kamu, ini suatu kalimat perintah untuk setiap umat-Nya.

Jika Anda telah jatuh (dan dikemudian hari terjatuh) ke dalam dosa, janganlah putus asa dan menyerah. Belajarlah kepada raja Daud, Mazmur di bawah ini adalah permohonan doa dari dosanya yang yang paling dalam. Selalu ada pengampunan dan pengharapan bagi mereka yang sungguh-sungguh mencari belas kasihan Elohim. Ia bertobat dan kembali pada proses perjalanan kehidupan yang kudus.

Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir,
basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju!
Biarlah aku mendengar kegirangan dan sukacita, biarlah tulang yang Kauremukkan bersorak-sorak kembali! Sembunyikanlah wajah-Mu terhadap dosaku, hapuskanlah segala kesalahanku!
Jadikanlah hatiku tahir, ya Elohim, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh! Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus dari padaku!
Bangkitkanlah kembali padaku kegirangan karena selamat yang dari pada-Mu, dan lengkapilah aku dengan roh yang rela! Maka aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu.
Lepaskanlah aku dari hutang darah, ya Elohim, Elohim keselamatanku, maka lidahku akan bersorak-sorai memberitakan keadilan-Mu! Ya YAHWEH bukalah bibirku, supaya mulutku memberitakan puji-pujian kepada-Mu!
Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya. Korban sembelihan kepada Elohim ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Elohim. Mazmur 51:9-19

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog.

Satu Tanggapan

  1. […] yang  melanggar hukum dan perintah-Nya, hanya karena pelanggar tersebut adalah umat pilihan-Nya.Dosa adalah dosa – tidak ada dosa putih atau hitam di dalam Alkitab – dan upah dosa adalah kematian. Kematian […]

Tulis komentar Anda di sini - dengan etika dan integrity. Thanks!

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: