Penglihatan St. Malachy dan Nubuatan Alkitab tentang kehancuran Gereja Roma Katolik


Wahyu 18: Malaikat yang turun dari surga … berseru dengan kuat… mengatakakan (1-2): ”Sebab ia berkata dalam hatinya: ’Aku bertahta sebagai ratu dan aku bukanlah seorang janda dan aku sama sekali tidak melihat perkabungan.’ Sebab itulah bencana-bencananya akan datang dalam satu hari: kematian dan perkabungan dan kelaparan; dan dia akan dibakar dengan api, karena  Elohim YAHWEH yang kuat itulah yang menghakimi dia.” (7b-8)
Because she says in her heart, I sit as a queen, and I am not a widow; and I shall not see sorrow. Because of this, in one day her plagues shall come: death, and mourning, and famine; and she will be consumed with fire, for YAHWEH Elohim judging her is strong.[1]

Elohim YAHWEH mengasihi orang Katolik, itulah sebabnya Dia memberi penglihatan kepada St. Malachy, dan Dia bahkan masih terus mengetuk pintu hati setiap orang Katolik sampai hari ini.

Kita akan membandingkan Penglihatan St. Malachy (yang terjadi pada awal abad kesebelas) dengan nubuatan Alkitab. Jelas bahwa St. Malachy bukanlah seorang nabi YAHWEH, ia adalah seorang uskup agung Gereja Roma Katolik (GRK). Artikel ini akan menolong Anda mengerti ketetapan Elohim YAHWEH Yang Mahaberdaulat atas Gereja Roma Katolik yang besar pengaruhnya bagi Dunia.

Catatan Gereja Roma Katolik tentang St. Malachy dan penglihatan yang ia terima.

Dokumen Penglihatan St. Malachy Malachy (Maelmhaedhoc O’Morgair; nama aslinya) hidup  dari tahun 1094 ke 1148, menjabat sebagai Uskup Agung Irlandia saat dipanggil ke Roma di tahun 1139 oleh Paus Innocent II; di Roma ia mendapat penglihatan.

Penglihatan itu menceritakan akanlah ada satu paus lagi setelah Paus Benidictus XVI (ia paus ke 111 dr penglihatan tersebut) yang akan memerintah Gereja Roma Katolik untuk waktu yang singkat, segera setelah itu Roma Vatikan akan di musnahkan. Lihat YouTube videonya: Prophecy of the last pope is upon us 2012

Catatan menyatakan, saat Malachy bersyafaat mengingat ribuan para martyr, dengan kesedihan yang dalam dan dari mulutnya keluar kata-kata dari para nabi: “Usquequo, Domine non misereberis Sion?” (Berapa lama lagi, O YAHWEH! Tidakkah Engkau berbelas kasihan kepada Sion?) Lihat Yesaya 34:8; 62:6; Yoel  3:21; Zakaria 8:1-3.

Jawaban Elohim kepada ratapan Malachy ini adalah melalui penglihatan; dimana ia melihat nama-nama ordo (kelompok) kepausan darimana 112 paus akan datang memerintah Gereja Roma Katolik (sekaligus negara Vatikan). Sangat menarik untuk diingat, 50 tahun kemudian setelah Malachy meninggal, muncul Paus Innocent III (1198-1216) mempromosikan Inkuisisi (inquisition), ia melampau semua pendahulunya di dalam membunuh lebih satu juta orang selama 18 tahun berkuasa, di mata Gereja Roma ia adalah pahlawan besar; Catholic Encyclopedia menyebut orang ini sebagai: “One of the greaterst popes of the Middle Ages.” Paus Pius XII (1939-1958) sejauh ini mungkin yang terburuk, ia “seorang politikus yang licik dan crusader agamawi, menolong Hitler ke kursi kekuasaan… dan ia pendorong utama Perang Dingin.” Dikutip dari : UnHoly Fathers of Rome.

Pada dokument penglihatan Malachy ini tertulis bahwa paus yang ketiga (ke 110 pada daftar penglihatan) dari terakhir datang dari ordo  De labore solis (Gerhana Matahari), penglihatan ini tergenapi Paus Yohanes Paulus II (Karol Wojtyla) terpilih, dan akan digantikan oleh paus dari ordo Gloria Olivae (Kemulian Zaitun) yang adalah ordo titel yang dipakai oleh Paus Benedictus XVI (Joseph Ratzinger).

Sekilas tentang Paus Benedictus XVI (Joseph Aloisius Ratzinger). Menarik untuk diingat bahwa Joseph Ratzinger bukanlah berasal dari ordo Gloria Olivae/ Olivetans (didirikan tahun 1313), tetapi Ratzinger memilih titel Benedict yang berakar dari kelompok Olivetan.
Ia lahir di Bevaria, Jerman tahun 1927. Pada Perang Dunia II, adalah anggota  dari Pemuda Hitler (Hitler-Jugend atau Hitler Youth) pada masa remajanya.[2]

VI-09-08-2001-126.TIFBerbeda dengan Paus Yohanes II (1978–2005) yang nampak sosial kepada semua agama (bagian dari tugas yang dibebankan kepadanya, saya percayai – untuk mengkhamirkan ’kerajaan’ Kristianiti melalui gerakan Oikumene), Ratzinger adalah seorang professor theology dari doktrin Gereja Roma Katolik dan terlibat di dalam pertemuan Dewan Vatican II (Second Vatican Council; 1962-1965), darimana doktrin Oikumene terlahir (yakni strategi penyebaran kekuasaan Gereja Roma Katolik ke seluruh denominasi Kristen dengan tujuan membawa seluruh Gereja duduk di bawah pangkuan Gereja Roma Katolik. Paus Yohanes II memberi nama pada Ratzinger sebagai Prefect of the Sacred Congregation for the Doctrine of the Faith, nama lamanya dikenal sebagai Sacred Congregation of the Holy Office, yang berfungsi sebagai ‘department’ (congregation) intelligent militernya Gereja Roma Katolik, dikenal sebagai Inkuisisi; contoh Roman Inqusition. Lihat link di bawah untuk lebih lengkap.

Ratzinger bertanggung jawab menjaga semua doktrin dan dokma tradisi Katolik (larangan pemakaian kondom, praktek homosex, pastor Katolik tidak boleh menikah dll.), hal ini sesuai ordo dari mana ia berasal, ordo Katolik yang sangat fanatik.[3]

Apakah Ratzinger sengaja memilih nama tersebut demi menggenapi isi penglihatan Malachy, itu adalah urusan dalam gereja Katolik dan belum diketahui umum.

Petrus Romanus. Kembali kepada penglihatan St. Malachy, paus berikutnya setelah Ratzinger akanlah Petrus Romanus (Petrus orang Roma / Peter the Roman); kalimat dari dokument penglihatan tersebut tertulis:  (setelah kepemimpinan Gloria Olivae, yakni Ratzinger): “ … dalam aniaya yang besar atas Gereja Roma Kudus, akanlah ada duduk (memerintah) Petrus Romanus (Petrus Roma / Peter the Roman) yang akan merawat domba (jemaat Roma Katolik) di banyak penganiayaan, ketika aniaya berhenti kota Tujuh Bukit akanlah dihancurkan dan Hakim yang menakutkan (karena  ke Mahamulian-Nya dan ke marahan-Nya yang besar atas dosanya yang besar  tersebut) akan menghakimi umat-Nya. Tamat”

”During the final persecution of the Holy Roman Church, the seat will be occupied by Peter the Roman, who will feed his sheep in many tribulations; and when these things are finished, the seven-hilled city will be destroyed, and the formidable Judge will judge His people. The End.”

Nubuatan AlkAlkitab Holy Bibleitab tentang nasip Gereja Roma Katolik.
Banyak kitab di Alkitab menulis tentang Roma, sebagai kekuatan politik maupun agama. Kitab Daniel dan keempat kitab Injil dan kitab Kisah para Rasul menulis tentang Kerajaan Romawi. Kitab (kepada Jemaat di) Tesalonika (2 Tes 2) dan kitab Wahyu menulis tentang Roma dari sisi politik dan agama. Alkitab adalah buku terlarang di banyak negara Eropa beberapa ratus tahun yang lalu, dan menjadi skandal besar ketika diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan Jerman.

Kitab Wahyu pasal 17 menubuatkan perbuatan perbuatan-perbuatan keji dan najis apa saja yang ’Gereja’ Roma Katolik ini akan lakukan (2, 4, 6) dan pengaruhnya terhadap para pemimpin dunia (15, merefer ke ayat 1). Malaikat YAHWEH menyebut gereja ini sebagai Pelacur besar,” lengkapnya ”Babilon/Babel Besar (Babylon the Great), Ibu dari para pelacur dan dari kekejian bumi, yang Misterius atau Rahasia.” (1, 5). Perempuan jahat ini (Alkitab melambangkan Gereja sebagai ”Perempuan”) menggendarai (mengendalikan) seekor binatang buas (lambang kekuatan politik) – yang telah ada, namun tidak ada, dan akan muncul lagi; Kerajaan Romawi / Uni Eropaberwarna merah darah (scarlet coloured) yang juga penuh dengan nama-nama hujat (3, 8). Kunci untuk mengerti kaitan antara binatang buas tersebut dengan perempuan yang mengendalikan terdapat pada ayat 8 dan 18, berbunyi: ”ketujuh kepala itu adalah tujuh gunung, yang di atasnya perempuan itu duduk. Dan perempuan yang telah kaulihat itu, adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi.” [4]

Tujuh Gunung atau Tujuh Bukit adalah julukan umum bagi Kota Roma, dan kota satu-satunya di dunia yang memerintah raja-raja (penguasa negara) di bumi –negara Barat, Israel, Islam dan Komunis – adalah negara Vatikan yang berada di kota Roma. Kota Roma tepatnya adalah negara di dalam sebuah negara (Italia).

Kitab Wahyu pasal 13 menceritakan dari mana sumber kekuasaan dan pengaruh yang luar biasa dari binatang itu berasal, dan ayat-ayat terakhir menubuatkan bahwa dari binatang buas ini akan keluar seorang yang akan mPeta 7 bukit kota Roma kuno sebelum abad Ienjadi penguasa tunggal dunia, Alkitab menyebut orang ini AntiKristus (yang terbesar dan terakhir) dengan bilangan namanya berjumlah enam ratus enam puluh enam (666). Lihat 1 Yohanes pasal 1 sampai 4 untuk melihat karakter AntiKristus dari sisi “Kristus Palsu” (menyerupai, mengakui; Matius 24:5,24), nampaknya seperti pengikut ajaran Kristen tetapi sesungguhnya bukan (1 Yoh 2:18), menyebut nama Yeshua (Yesus) dan Ha Mashiah (Kristus) tetapi menyangkali kuasa dan otoritas Yeshua Ha Mashiah (1 Yoh 2:22-23; 1 Yoh 4:3; 2 Yoh 1:7). Rasul Paulus menyebut  pemimpin ini sebagai ”manusia durhaka/ the man of sin” yang ingin menyamakan dirinya dan ingin disembah sebagai Elohim (2 Tes 2:3-12).

Kitab Wahyu pasal 17: 16-17, dan pasal 18 serta 19 menubuatkan nasip Gereja Roma Katolik, tertulis;
Wahyu 17: 16, 17 Dan kesepuluh tanduk yang telah kaulihat itu serta binatang (buas) itu akan membenci pelacur itu dan mereka akan membuat dia menjadi sunyi dan telanjang, dan mereka akan memakan dagingnya dan membakarnya dengan api. Sebab Elohim telah menerangi hati mereka untuk melakukan kehendak-Nya dengan seia sekata dan untuk memberikan pemerintahan mereka kepada binatang itu, sampai segala firman Elohim telah digenapi.
Wahyu pasal 18 menubuatkan bagaimana para pedagang di bumi menangis karena kehilangan bisnis mereka dari Gereja Roma Katolik. Vatikan akan lenyap sama sekali: Dan seorang malaikat yang kuat, mengangkat sebuah batu sebesar batu kilangan, lalu melemparkannya ke dalam laut, katanya: “Demikianlah Babilon / Babel, kota besar itu, akan dilemparkan dengan keras ke bawah, dan ia tidak akan ditemukan lagi. (Wah 18:21)

Alkitab berkata bahwa pemusnahan ini terjadi oleh sebab dosa perempuan najis ini telah menumpuk sampai ke langit (Wah 18:5) dan pembalasan YAHWEH atas semua darah orang kudus-Nya yang telah dibunuh oleh perempuan yang disebut Babilonia/ Babel Besar tersebut. (Wah 18: 20, 24). Telah di dokumentasikan oleh Fox   “Book of  Martyrs.”  Sebab itu Elohim berkata gereja ini layak mendapat hukuman dua kali lipat dari apa yang dia telah perbuat. (18:6-7).

Wahyu pasal 19 menceritakan bagaimana penduduk di sorga bersuka cita atas penghakiman Elohim yang adil tersebut:
Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya:
Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Elohim kita, sebab benar dan adil segala penghakiman-Nya, karena Ialah yang telah menghakimi pelacur besar itu, yang merusakkan bumi dengan percabulannya; dan Ialah yang telah membalaskan darah hamba-hamba-Nya atas pelacur itu.”
Dan untuk kedua kalinya merInkuisisi Spanyol di Belandaeka berkata: “Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya.”
Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Elohim yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: “Amin, Haleluya.”
Maka kedengaranlah suatu suara dari takhta itu: “Pujilah Elohim kita, hai kamu semua hamba-Nya, [link ->] kamu yang takut akan Dia, baik kecil maupun besar!”
Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: “Haleluya! Karena YAHWEH, Elohim kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja. (Wah 19:1-6)

Masalah keaslian dokumen penglihatan St. Malachy. Dokument catatan Malachy disimpan di Arsip Roma, dan dilupakan sampai ditemukan pada tahun 1590, sumber dari Roma Katolik berkata.[5] Cerita yang beredar di media adalah berasal dari sebuah buku yang di buat oleh M. J. O’Brien terbitan tahun 1880 di Dublin. O’Brien adalah seorang pastor Katolik.

Waktu sunyi 450 tahun ini telah membawa kecurigaan banyak pengamat Kristen, mungkinkah document aslinya telah dirubah; ditambah dan dikurangi atau diganti, tentunya hanya Elohim yang tahu persis.

Contoh, pada bukunya O’Brien menulis jawaban perkataan Elohim atas syafaat Malachy sebelum ia menerima penglihatan, kalimat jawaban Elohim itu berbunyi; ”Sampai akhir dunia Gereja (Roma Katolik) akan ada keduanya militant dan jaya. Sampai akhir masa penderitaan (masa Aniaya yang Sangat Dasyat?) kesukaran-Ku dan rahasia-rahasia salib-Ku haruslah ada berlanjut di bumi, dan Aku akan selalu beserta mu sampai akhir jaman.” 

Kalimat jawaban ini jelas sangat aneh, jika tidak mau dikatakan mencurigakan, membangkitkan pertanyaan:

  • Bagaimana mungkin pada satu sisi Kota Tujuh Bukit (panggilan untuk Gereja Roma sebagai pusatnya) dihancurkan tetapi di sisi lain dijanjikan akan tetap militant dan jaya?
  • Bagaimana mungkin Elohim menjanjikan kejayaan pada Gereja Roma yang telah merubah hukum-hukum-Nya yang Dia telah tulis dengan tangan-Nya sendiri. Sengaja melupakan Hari Sabat-Nya dengan mengganti hari Saptu menjadi Minggu/ SUN-day  (Perintah keempat), dan membuat patung dan sujud kepada patung (Perintah ketiga). Tepatnya seluruh 10 Perintah telah dilanggarnya.
  • Penghancuran Kota Tujuh Bukit adalah bukti dari akhir kesabaran Yeshua selama dua ribu tahun, setelah itu Ia akan memerintah di bumi sebagai Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan (King of kings and Lord of lords), bagaimana mungkin penderiaan dan penghinaan atas diri-Nya masih tetap berlangsung?
  • Alkitab jelas menulis salib adalah lambang kutukan – Yeshua memberi dirinya disalib adalah bukti bahwa Dia telah menanggung semua kutukan dosa manusia – dan sekaligus kejayaan dan kekuasaan Roma atas musuh-musuhnya, ribuan tersalib bagi mereka yang berontak dan terbukti melanggar aturan pemerpomnik  Jana  Paw³a  II DZIECIintah Roma. Bukankah dengan hancurnya Roma itu berarti dokma ”rahasia (misteries) salib”  yang diciptakan Gereja Roma juga akan berakhir di bumi?
  • Bagaimana mungkin Yeshua berjanji akan selalu beserta Gereja Roma Katolik sampai akhir jaman sedangkan kitab Wahyu (ang adalah pewahyuan Yeshua secara langsung kepada rasul Yohanes) menyatakan bahwa Ia akan menghukum dengan berat Gereja Roma ini dan bukankah dokumen penglihatan Malachy juga meneguhkan?

Ketidak yakinan beberapa orang atas kemurnian cerita penglihatan Malachy ini sama seperti waktu sunyi 8 tahun setelah terbitnya buku Kuburan Petrus Baru-baru ini Ditemukan di Yerusalem (Peter’s Tomb Recently Discovered in Jerusalem)  edisi Inggris yang ditulis oleh F. Paul Peterson, kemudian tiba-tiba Paus Paulus VI me-re-klaim tradisi Roma Katolik: ”Kubur Petrus ditemukan di Roma!” Sekarang kita bandingkan penglihatan tersebut dengan nubuatan Alkitab.

Point-point yang penting untuk diingat:

  • Umumnya paus gereja Roma Katolik bertugas sampai ia meninggal dunia, dan baru di gantikan dengan yang lainnya. Paus sebelumnya yang mengundurkan diri terjadi sekitar 600 tahun yang lalu.
  • Ratzinger mengundurkan diri dengan alasan kesehatannya yang buruk, namun Thomas Horn (dan Cris Putnam) penulis buku Petrus Romanus: The Final Pope Is Here,[6] buku yang di dasari dari cerita tentang St. Malachy menyatakan pengunduran diri paus ini sudah diramalkan baik oleh Malachy dan media surat kabar Italia.[7] Kesehatan Ratzinger jauh lebih baik dibanding Wojtyla (Paus Yohanes Paulus II) yang menjabat sampai ia meninggal dunia. Datangkah perubahan drastis di GRK dari kekuatan keagamaan menjadi politik sebagai ujung tombak?
  • Petrus Romanus adalah ”Paus Hitam,” penglihatan berkata, dan AntiKristus adalah ”Manusia Durhaka / Man of Sin.” Mungkinkah ini ada hubungannya? Waktu akan memberitahukan kita.
  • Ketika The New World Order (istilah politik) tercipta di bawah kepemimpinan AntiKristus, Alkitab berkata ia akan menimbulkan “Aniaya yang sangat dasyat”  atau “The Great Tribulation” selama 3,5 tahun kali dua (7 tahun), dan di akhir 7 tahun tersebut Yeshua Ha Mashiah akan datang ke bumi di iringi oleh pasukan sorga untuk memerangi Antikristus dan nabi palsunya, Ia akan mengalahkan  Antikristus dan tentaranya.
  • Penglihatan St. Malachy dan nubuatan Alkitab setuju bahwa ”Kota Tujuh Bukit / Gunung” yakni Kota Roma di mana negara Vatikan dan Gereja Roma Katolik berpusat akanlah dihancurkan, demi mengingat Sion (Israel) dan darah para martir yang telah ditumpahkan oleh GRK.
  • Pesan penting YAHWEH kepada jemaat-Nya: Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: “Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.” (Wahyu 18:4)

Komentar: Dokumen Penglihatan St. Malachy tidak dapat dipastikan kemurniannya adalah satu hal, namun saya tidak setuju jika ia dikatakan sebagai nabi palsu, mengapa? Sebab 1. Ia bukan seorang yang mengaku sebagai nabi; ia hanya melihat sebuah penglihatan. 2. Elohim terbukti dapat berbicara kepada siapapun juga, termasuk kepada orang Katolik, Dia telah berbicara melalui keledai kepada Bileam, melalui tembok yang tertulis kepada raja Babilonia. 3. Sejarah membuktikan banyak orang Katolik yang hatinya mengasihi Yeshua, terlepas dari ketidak mengertian mereka tentang isi Alkitab dan praktek mereka yang berlawanan dari ajaran Alkitab. Malachy termasuk salah satunya, ia bersyafaat untuk Sion (nama lain untuk Israel) dan para martyr YAHWEH adalah bukti nyata dari hatinya yang mengasihi kebenaran dan keadilan.

Jadi orang Kristen haruslah tidak merendahkan penglihatan yang Malachy dapatkan ini oleh karena ia seorang Katolik. Yang orang Kristen perlukan hanyalah menguji setiap hal (nubuatan, penglihatan, doktrin, penampakan roh) dengan Firman Elohim, Alkitab dan doa yang disertai puasa. Roh Kudus akan menolang kita mengerti dan membebaskan kita dari penyesatan.

YAHWEH dan Putra-Nya, Yeshua Ha Mashiah mengasihi jemaat Gereja Roma Katolik, namun Elohim membenci institusi Gereja ini yang telah menajiskan NAMA-Nya melalui 1. penyalahan pada representasi kekudusan NAMA-Nya  (Pelanggaran hukum ketiga dari 10 Perintah-Nya) 2. merusak dengan sengaja  kekudusan pribadi Elohim dan semua perintah dan ketetapan-Nya (Pelanggaran seluruh 10 Perintah-Nya).

Bacaan berkait:

Referensi:

  1. Terjemahan Kitab Suci Indonesia Literal Translation dan Hebraic Roots Bible, A Literal Translation
  2. http://en.wikipedia.org/wiki/Hitler_Youth
  3. http://en.wikipedia.org/wiki/Pope_Benedict_XVI
  4. Binatang ini lambang dari Kerajaan Romawi, sekarang adalah Uni Eropa; ia dikendalikan oleh Gereja Roma Katolik melalui para Pausnya. Sejarah Kerajaan Romawi dan Gereja Roma adalah bukti kuat bahwa AntiKristus berasal dari latar belakang agama Roma Katolik, bukan Islam.
  5.  Prophecy of the Popes .
  6. Don Koening, penulis komentari kitab Wahyu, mengkomentari buku karya Thomas Horn ini, sebagai sangat tidak bermanfaat untuk orang Kristen dan dapat menyesatkan. Baca: Petrus Romanus: an exercise in finding the future in the demonic.
  7. ‘Final pope’ authors predicted Benedict would resign
Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya.