Mujizat-mujizat pada Perang Israel-Hamas tahun 2014


Tentara Israel sedang sedang berdoaArtikel ini menunjukkan kepada pembacanya bahwa ”THERE IS GOD” dan “GOD IS STILL ALIVE and ACTIVE.” Mujizat-mujizat di Israel ini membuktikan bahwa YAHWEH, Elohim Israel (dan Kristen Injili) tetap mengasihi dan memelihara janji-Nya kepada Israel sebagai bangsa dan negara.
Pendahuluan: Sejarah singkat dan jumlah korban dari konflik bersenjata Israel-Hamas. Perang Israel dengan organisasi Hamas yang mengontrol Jalur Gaza relatif singkat sekitar satu bulan saja (7 Juli sampai 10 Agustus 2014);
Bulan Juli saja Hamas telah meluncurkan 2,874 buah roket dan beberapa mortir. Korban jiwa dari pihak Israel 6 orang tewas dan 34 luka-luka; dari pihak Gaza 1.122 orang tewas dan 7.800 luka-luka. Sebelum Perang Juli 2014 ini terjadi, terhitung Januari 2014, Hamas telah meluncurkan 181 roket dan 16 mortir ke Israel sejak, jadi total (sampai akhir Juli) adalah 3055 buah roket dan 31 mortir dengan total korban jiwa di pihak Israel adalah enam (6) tewas dan 41 luka-luka.
Laporan tertanggal 10 Agustus: Hamas telah kembali meluncurkan 70 buah roket terhitung sejak berlakunya gencatan senjata 1 Agustus 08:00. Menjadikan total roket ke Israel (sejak Januari sampai 10 Agustus) menjadi 3125 roket (belum termasuk mortir), namun total korban jiwa dari pihak Israel adalah 67 orang. Sebagian besar dari 67 korban ini adalah para tentara Angkatan Darat yg tewas ketika berperang di dalam wilayah Gaza. Data yang lebih lengkap lihat: Jumlah korban
Dari data di atas Anda telah dapat melihat dengan jelas ”tangan Elohim bekerja” melindungi bangsa Israel: 3125 roket yang Hamas luncurkan dari Gaza ke wilayah Negara Israel, sebagian bisa menjangkau sejauh kota Yerusalem dan kota Tel Aviv, namun hanya menewaskan 6 jiwa dan 41 luka-luka (Januari ke Juli) atau 67 orang termasuk tentara AD terhitung sampai 10 Agustus 2014. Bagaimana itu bisa terjadi?
Benar, Isreael memiliki Iron Dome, sejenis senjata meriam anti-roket, diklaim 90% roket Hamas dapat dihancurkan ketika masih di udara. Teknologi inipun suatu keajaiban YAHWEH atas kemampuan teknologi Israel. Namun bagaimana efek dari 10% roket lainnya (sekitar 312 buah)? Berikut ini beberapa kesaksian mujizat terjadi pada Perang Israel-Hamas di tahun 2014.
M75 missil menghantam rumah Israel di Ashdod namun tidak meledakMissil M75 menabrak rumah penduduk Israel di Ashdod.
Tanggal 21 Juli 2014, Hamas melurncurkan missil M75 ke rumah penduduk di Ashdod. Missil tersebut menembus atap rumah dan jatuh di di lantai balkoni- namun tidak meledak. Semua keluarga saat itu telah lari ke ruang bawah tanah dan semua tetap selamat.

Iron Dome sedang beraksiKesaksian dari seorang Komando Iron Dome. ”Sebuah missil diluncurkan dari Gaza. Iron Dome secara tepat menghitung (jalurnya). Kami (umumnya) tahu kemana missil-missil ini akan mendarat ke radius 200 meter. Misil satu ini akan menghamtam Azrieli Towers (Pentagonnya Israel) atau (pusat stasiun kereta api Tel Aviv). Ratusan akanlah bisa mati.”
Kami luncurkan (pencegah) pertama. Itu melenceng. Yang kedua. Itu melenceng. Ini adalah sangat jarang. Saya sungguh terkejut. Pada titik itu kami hanyalah memiliki empat detik sebelum missil tersebut mendarat. Kami telah memberitahu para pekerja emergensi untuk berkumpul di lokasi target dan telah menperingatkan akan adanya korban yang besar jumlahnya.
“Tiba-tiba, Iron Dome (yang dapat menghitung kecepatan angin, dan lain-lainnya) menunjukkan (pada layarnya) suatu angin yang besar dari arah timur, suatu angin yang kuat yang … mengirim missil tersebut masuk kedalam laut. Kami semua terpana. Saya berdiri dan berteriak, ‘There is God!’
“Saya melihat mujizat ini dengan mata saya sendiri. Itu bukan diceritakan atau dilaporkan kepada saya. Saya melihat tangan Elohim mengirim missil tersebut masuk kedalam laut.” Hamas komplain Elohim Israel merubah jalur roket-roket mereka
Koran The Jewish Telegraph menguhkan kesaksian sejenis ini, namun dari sisi Hamas. Koran ini menulis: ”Kita menyaksikan mujizat-mujizat, sebagaimana seorang terrorist dari Gaza telah melaporkan menjawab ketika ditanya mengapa mereka tidak mentargetkan roket-roket mereka lebih efektif: ’Kami mentargetkan mereka, tetapi Elohim mereka merubah jalur mereka di tengah udara.’ Amin!”

Kolonel IDF Ofer WinterKesaksian Kolonel Ofer Winter, komandan dari Givati Brigade, ia bercerita bagaimana mujizat perlindungan Elohim terjadi atas teamnya ketika memasuki Gaza. Secara politik iman Kolonel ini telah dikritik, sebab ia telah mengutip ayat-ayat Alkitab dalam perang menghadapi Hamas, namun kelompok jemaat Orthodox Israel telah berdoa bagi teamnya.
Serangan dini hari telah ditunda, memaksa para tentaranya untuk bergerak pada cahaya terbitnya matahari, tetapi ”Tiba-tiba suatu awan melindungi kami,” Kolenel Winter berkata, membuat referensi ke ”Awan-awan kemulian” yang telah melindungi para Israel yang mengembara di padang pasir. Ketika para tentara tersebut telah berada di sebuah posisi yang aman kabut itu lenyap.
”Ini benar-benar suatu penggenapan ayat ’sebab YAHWEH, Elohimmu, Dialah yang berjalan menyertai kamu untuk berperang bagimu melawan musuhmu, dengan maksud memberikan kemenangan kepadamu.” (Ul 20:4), kata Kol. Winter
Sebelum pergi ke medan perang, komandan ini telah menjadi berita utama atas surat pengutusan resmi yang ia buat pada tanggal 9 Juli untuk para komandan dan battalion, suatu pesan sejenis pernyataan raja David sekitar 3000 tahun yang silam: ”Sejarah telah memilih kita untuk memimpin pertarungan melawan terrorist Gaza, musuh yang menyalah gunakan, menghujat dan mengutuk pertahanan Elohim Israel … Kami telah siap membahayakan diri kami sendiri dan menyerahkan hidup kami demi melindungi keluarga kita, bangsa kita dan tanahair kita.” dan menyebut kalimat Shema: ”Dengar O Israel, YAHWEH adalah Elohim kita, YAHWEH adalah satu, Diberkatilah nama kerajaan-Nya yang mulia selama-lamanya” (Ul 6:4).
Pada interview tersebut Kolonel Winter mendorong untuk mereka mempelajari Torah “khususnya di masa perang … Mempelajari Torah melindungi orang Yahudi lebih dari hal lainnya.” Torah adalah Firman YAHWEH yang terdapat pada 5 kitab Musa, khususnya kitab Ulangan.
Mujizat lainnya. Di tengah-tengah kesedihan Israel karena tiga remaja pria mereka: Eyal, Gilada dan Naftali yang diculik lalu dibunuh oleh militan Palestina hanya karena mereka orang Yahudi, seorang ibu bernama Miriam Yocheved Cohen, telah melahirkan kembar tiga semuanya laki-laki, dan memberikan nama Eyal Yosef, Gillad Menachem dan Naftali Chaim untuk mengingat para remaja yang tewas tersebut. Lebih dari itu adalah juga nama ibu tersebut: Miriam adalah kakak wanita nabi Musa dan Yocheved adalah nama dari ibunya Musa, kedua nama tersebut adalah juga dikenal sebagai para bidan yang menyelamatkan para bayi laki Yahudi melawan perintah Firaun untuk menghabiskan semua bayi laki-laki Israel.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Mujizat-mujizat atas Israel abad-modern


YAHWEH keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya. (Yesaya 42:13 )

Mujuzat-mujizat atas Israel di abad 20 ini tidak kalah dasyatnya dibanding dengan  catatan sejarah di Perjanjian Lama.  mencatat banyak sekali mujizat-mujizat yang sangat luar biasa telah terjadi pada bangsa dan negara Israel. Artikel ini adalah beberapa dokumentasi ‘keganjilan-keganjilan yang sukar dipercaya’ yang telah terjadi pada Israel modern. Sid Roth seorang Messianic Yahudi lebih dari 25 tahun meneliti dunia mujizat (supernatural) seri pelayanan videonya bernama “It’s Supernatural” kali ini tamunya khususnya adalah Bill McKay seorang produser dan pembuat film dari Hollywood, menyajikan document penelitian- penelitiannya dalam sebuah DVD dengan judul “Against All Odds; Israel survives.”

Sid Roth: Bill, saya diceritakan bahwa West Point [Akademi Militer paling ternama di perang-yom-kippur-73 Senjata RohaniAmerika Serikat, penghasil Jenderal-jenderal perang terkenal USA] menolak belajar pertempuran-pertempuran dari Israel abad-modern. Mengapa?

Bill: … Para ahli dari institusi-institusi militer terkenal termasuk West Point, sudah menulis secara apa adanya pereng-perang 1948, ’56, ’67, dan 1973. Mereka berkata “Kami tidak dapat membuat perhitungan pada MENGAPA.” …. , tidak ada seorang ahli militer di dunia atau kekuatan super militer, dari Pentagon ke Kremlin yang telah bertaruh pada kelangsungan Israel.

Sid Roth: Sekarang, mengapa kamu telah memutuskan membuat film ini, ”Against All Odds”?

Bill: Well… Saya telah bepergian ke Israel 67 kali di dalam hidup saya dan semua Timur Tengah. (Bekerja melalui BBC ’90, untuk Proses Damai Oslo: merupakan proyek terbesarnya pada tahun itu. Ia mengenal banyak pemimpin-pemimpin utama di Israel dari yang sekuler, atheis sampai yang beragama orthodox yahudi ; dari dari cerita merekalah ia mendasarkan film dokumentasinya ini).

Sid Roth: Israel telah lahir dari debu-debu Holokos, Israel barulah berumur satu hari ketika diserang oleh 12 tentara di sekitarnya. Mereka hanya punya satu tank dan lima meriam, namun Israel menang. Bagaimana?

Bill: Mereka berkata ”Kami telah melihat hal-hal di medan perang yang kami tidak dapat ukur di dalam sebuah tabung test ilmu pengetahuan. Kami tidak tahu bagaimana menerangkan itu. Apa yang kami tahu, sebagai ahli-ahli militer, adalah bahwa kami seharunya mati di medan perang. Atau, Israel seharusnya kalah pertarungan tersebut. Atau, Israel seharusnya kalah pada seluruh pertarungan itu.” Ini membuat saya [Bill] kembali kepada Alkitab Perjanjian Lama, saya temukan itu di dalam banyak hal mereka telah bertarung pada medan-medan perang yang sama yang Yoshua dan David dan orang-orang besar lainnya telah bertarung.

….

Bill: [mulai bercerita mujizat-mujizat yang orang Israel abad sekarang ini telah alami]

1948, Orang-orang Arab – telah tahu bahwa Inggris akan keluar dari tanah Kanaan segera – memutuskan untuk menyerang seorang rabbi. Mereka datang pada malam hari, ketika mereka hampir sampai ditujuan untuk membakar rabbi ini. Mereka melihat tujuh malaikat besar dengan pedang mereka yang bernyala-nyala.

1973, Dataran Tinggi Golan; Perang Yom Kippur. Tentara-tentara Israel dikelilingi oleh tank-tank Syria. Orang Israel mencoba mundur karena mereka kehabisan peluru, namun mereka terjebak pada ladang ranjau.

”Bagaimana kamu tahu kalau cerita ini benar …. kamu menemukan saksi mata”, Sid memotong cerita.

”Ya kami menemukan, ” Bill meneruskan ceritanya. Saya telah cari komandan unit yang terlibat di seluruh Israel. Saya tidak akan pergi dengan sebuah cerita pada televisi kecuali saya telah temukan orang ini. (Bill kembali ke USA dengan kecewa karena tidak mendapatkan komandan tersebut. Di studio film di USA, Matthew Crouch memperkenalkan ayahnya yang kenal seorang yang bisa menghubungkan Bill untuk film serinya ini. Dari orang ini ia dapatkan nama komandan yang ia cari-cari itu: David Yaniv).

[Bill kembali pada cerita ladang ranjau di atas] David Yaniv saat itu adalah kolonel di IDF [Tentara Pertahanan Israel] … Ia memerintahkan orang-orangnya untuk menggali ranjau-ranjau tersebut dengan bayonet dan tangan mereka seperti seorang archaeologist [mencari barang purbakala]. Jika kamu men-trigger satu dari mereka , tidak hanya kamu, tetapi seluruh teman-temanmu akan ada hancur.

David bercerita ketika itu ia berdiri disamping tanknya. Ia merasakan itu [tanknya] bergoyang karena angin.

Sid Roth: Angin mengguncangkan sebuah tank?!?!

Bill: Sebuah tank! Ia berkata melalui angin yang lewat melalui lembah ini, 30 inches dari permukaan tanah terankat terbang dari ladang itu, dan kami dapat melihat setiap ranjau.” Angin disediakan oleh Elohim. Mereka mampu keluar [melalui ranjau-ranjau hidup yang sekarang telah Nampak itu].

Video wawancara dan cuplikan DVD “Against All Odds; Israel survives” Part 1

Pada Video Interview bagian kedua Anda akan menemukan mujizat-mujizat pertolongon Elohim atas bangsa dan negara Israel, seperti:

600 tank Syria ditahan 4 tank Israel untuk masuk tanah Israel di Dataran Tinggi Golan selama 72 jam. Pada waktu yang krisis ini mujizat terjadi, presiden Israel, Golda Mayer yang telah buntu dengan segala jalan diplomasi untuk dapat bantuan persenjataan dari Amerika Serikat, mengankat gagang telepon dan mengebell seseorang. Israel survive! presiden USA, Richard Nixon, alasan kelahiran dan jadi presiden sudah dinubuatkan. Ibunya setelah membacakan Alkitab kepada Nixon kecil ini menyampaikan perkataan nubuat kepada putranya ini, bahwa kelak ia akan memiliki posisi yang tinggi, … dengan tujuan … untuk menyelamatkan orang-orang Yahudi.

Israel negara kecil dan masih baru tetap hadir oleh karena kuasa dan mujisat YAHWEH sendiri.

250 tentara Yordania melarikan diri secara panik di depan 9 tentara Israel (yang siap mati untuk pertempuran terakhirnya). Apa yang terjadi? Musuh mereka melihat seseorang dan mereka berteriak-teriak “Abu Ibrahim.. Abu Ibrahim” sambil lari ketakutan. Abu Ibrahim adalah bahasa Arab untuk Abba/ Bapa Abraham nenek moyang orang Israel dan juga keturunan Ismael (sebagian suku di Timur Tengah).

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 37 pengikut lainnya.