Jalan Arab di Syria memperlihatkan konflik Sunni lawan Shia


President Bashar al-Assad semakin ditekan oleh banyak pihak luar termasuk Persatuan negara-negara Arab yang mayoritas adalah beragama Islam Suuni. President Assad berasal dari aliran Shia Alawite, dan mayoritas penduduk Syria adalah sunni. Menurut laporan PBB korban terbunuh dari Jalan Arab di Syria telah mencapai 3500 jiwa, namun laporan dari pelaku Jalan Arab masyarakat yang terbunuh sebanyak 4200 jiwa.

Liga Arab ingin menghentikan kekerasan Bashar al-Assad dengan jalan militer, sebab Damaskus “telah pergi terlalu jauh” setelah 100 penduduk sipil terbunuh selama seminggu ini setelah president Syria ini berjanji kepada Liga Arab  untuk melakukan reformasi damai. 22 anggota Liga Arab menyatakan “setuju.” Iran, Irak, Libanon dan Yaman menentang keputusan mayoritas Liga Arab tersebut.

Iran yang sangat mendukung Jalan Arab menggulingkan para pemimpin Suuni (Bahrain, Yaman dsb.) sejak meletus Desember 2010, sekarang menentang keputusan Liga Arab, Menlu Iran berkata: “Keluarnya pernyataan Liga Arab terjadi saat pasukan asing mencoba untuk campur tangan dalam urusan internal Syria.”

Pemerintah Irak yang didominasi oleh Islam Shia takut bahwa penggantian regim di Syria dapat berarti bahwa orang-orang Sunni Irak akan menguasai Irak kembali.

Minggu lalu Iran menangkap dua warganegara Kuwait (Arab Sunni) dengan alasan mata-mata. Kuwait menolak tuduhan tersebut. Bulan Maret tahun ini Kuwait telah mengusir pulang 3 deplomat Iran dengan tuduhan yang sama, dan Iran menolak tuduhan Kuwait.

Komentar: Peristiwa Jalan Arab yang hampir setahun ini semakin jelas menampakkan konflik turun temurun antara pemeluk Islam Suuni dengan Islam Shia. Konflik Suuni lawan Shia ini terjadi tidak lama setelah nabi Muhammad pendiri Islam meninggal dunia.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Gilad Shalit, harga seorang Yahudi Israel sangat mahal! Fakta.


Gilad Shalit dibebaskan oleh organisasi Islam radikal Hamas pada bulan Oktober setelah pemerintah Israel setuju menukar pemuda Yahudi ini dengan membebaskan 1027 lebih pejuang Hamas dari tahanan Israel. Fakta ini disambut hangat oleh banyak pemimpin negara. Bacalah ayat-ayat Alkitab ini maka Anda akan kagum melihat fakta ini bahwa nilai seorang Israel sungguh sangat mahal!

Seorang Messianic Jew pada newsletter-nya berkomentar:
“Bangsa model apa membebaskan seribu pembunuh hanya untuk mendapatkan kembali seorang remaja pria? Negara apa bersedia beresiko dengan bahaya yang sangat nyata dari seribu pembunuh yang menyerang lagi sehingga seorang remaja dapat kembali kepada orang tuanya?
Dimana letak logika dari semua ini?
Ini bukanlah logika, ini adalah Israel. Gilad adalah semua dari putra dan putri kami. Kami adalah sebuah negara keluarga dimana setiap kami adalah seorang tentara, memiliki seorang tentara. Kami telah meraih Gilad sebab kami semuanya adalah Gilad Shalit.” Garis bawah ditambahi.

Pada hari pembebasaan Gilad Shalit, saat yang bersamaan pemerintah Hamas mendapatkan kembali 477 pejuangnya sebagai barter, nilai tukar. Gilad Shalit bukanlah seorang jenderal atau komandan perang Israel, ia hanyalah seorang tentara yang masih sangat muda, bulan Agustus kemarin ia baru saja berumur 25 tahun. Ia ditangkap oleh para pejuang Hamas saat bertugas di perbatasan dengan Gaza bulan Juni 2006, jadi ia masih berumur 19 tahun saat di tahan oleh Hamas.  Anda harus mengetahui dan mengerti fakta kebenaran kitab-kitab suci di balik berita yang sangat bersejarah ini.

Kitab suci agama Islam mengajar bahwa nilai seorang Yahudi Israel tidak lah berarti apa-apa dibanding dengan seorang Islam; Orang Islam adalah orang yang termulia (most nobel) dalam moral dan perbuatan (Tabari 9:69), sedangkan seorang Yahudi Israel hanyalah keturunan babi dan monyet, nenek moyang mereka telah dikutuk karena melanggar hari Sabat (Surah 5:59 dan Surah 2:64. Versi The Nobel Quran: S 5:60 dan S 2:65 ). Dan menurut Surah 33:26 dikatakan bahwa Allah telah memberikan segala milik orang Israel termasuk negaranya menjadi milik orang Islam. Allah sungguh mengutuki dan membenci orang Israel sehingga melalui nabi Muhammad Allah melarang orang Islam bergaul dengan orang Israel (Surah 60:13 dan Ishak 262) dan bahkan memerintahkan membunuh orang Israel (Surah  dan Hadits Bukhari V4 B52N176-177). Putra tertua salah satu pemimpin Hamas dalam bukunya “PUTRA HAMAS” atau “SON OF HAMAS” menceritakan bagaimana kehidupan yang sesungguhnya para pejuang organisasi Islam Hamas.  Apa kata Alkitab tentang orang Israel atau Yahudi?

Ini adalah beberapa ayat firman Elohim (Allah) yang bersumber dari Alkitab tentang harga atau nilai seorang Yahudi Israel:
1. Pada peristiwa bangsa Israel Keluar dari perbudakan bangsa Mesir. Nabi Musa menyampaikan  pesan YAHWEH, Elohim Israel, kepada Firaun, raja Mesir untuk membebaskan orang-orang Israel: ” Kemudian Musa dan Harun pergi menghadap Firaun, lalu berkata kepadanya: “Beginilah firman YAHWEH, Elohim Israel: Biarkanlah umat-Ku pergi untuk mengadakan perayaan bagi-Ku di padang gurun.”  (Kel 5:1)

Firaun menjawab permohonan lembut ini dengan kata-kata yang kasar (ayat 2) dan bahkan menambah berat kerja paksanya kepada bangsa Israel (ayat 6-19). YAHWEH menurunkan 9 tulah (hukuman) kepada bangsa Mesir dan atas tanah kediaman mereka. Hati Firaun begitu keras, ia belum mau membebaskan bangsa Israel, maka firman-Nya kepada Firaun melalui  nabi Musa: Berkatalah nabi Musa: “Beginilah firman YAHWEH: Pada waktu tengah malam Aku akan berjalan dari tengah-tengah Mesir. Maka tiap-tiap anak sulung di tanah Mesir akan mati, dari anak sulung Firaun yang duduk di takhtanya sampai kepada anak sulung budak perempuan yang menghadapi batu kilangan, juga segala anak sulung hewan. Tetapi kepada siapa juga dari orang Israel, seekor anjingpun tidak akan berani menggonggong, baik kepada manusia maupun kepada binatang, supaya kamu mengetahui, bahwa YAHWEH membuat perbedaan antara orang Mesir dan orang Israel(Kel 11:4-5,7)

2. Peraturan Elohim tentang seorang budak Yahudi atau Israel saat mereka di padang gurun sebelum memasuki Tanah Perjanjian / Kanaan. Kitab Keluaran pasal 21 menulis peraturan tersebut. Seorang budak pria Yahudi diantara orang Yahudi memiliki nilai yang tinggi. Ia hanya bekerja selama 6 tahun, di tahun ketujuh budak ini harus dibebaskan tanpa membayar tebusan apapun kepada tuannya. Ini prinsip Sabatnya YAHWEH bahwa umat-Nya haruslah berhenti bekerja untuk urusan pribadinya pada hari ketujuh.  Jika budak pria ini memiliki keluarga, maka keluarganya pun harus dibebaskan (Kel 21:2-3, juga tertulis di Ulangan 15:12). Budak perempuan Yahudi juga bernilai tinggi, ditulis bahwa jika budak perempuan ini diberikan kepada putra dari tuannya, maka budak perempuan ini harus diperlakukan sama seperti anak perempuannya sendiri. Dan jika budak itu dijadikan isteri oleh tuannya, dan tuannya menikah kembali (poligami), maka budak perempuan ini tetap harus diperlakukan seperti isterinya, jika tuanya gagal melakukan tugasnya ini, maka budak perempuan itu harus diijinkan keluar, tanpa membayar uang tebusan (9-11). Jika budak ini (baik laki-laki maupun perempuan) dipukul sehingga meninggal dunia, maka si pelaku akan mendapatkan hukuman yang sama.

Pikirkanlah betapa berharganya sorang Yahudi dimata YAHWEH, Elohim Pencipta manusia, dan Anda perlu ingat bahwa peraturan ini telah tertulis lebih dari 2400 tahun yang lalu dan pengertian perbudakan di kitab Taurat inipun tidaklah sama dengan jaman perbudakan kulit putih atau Islam dimana  budak diperjual belikan seperti binatang, tatapi budak tersebut menyerahkan diri mereka untuk bekerja oleh karena jatuh miskin. Lihat Imamat 23:39-43). Ayat 55 memberi alasan mengapa orang Israel dilarang memperbudak sesama mereka: Karena pada-Kulah orang Israel menjadi hamba; mereka itu adalah hamba-hamba-Ku yang Kubawa keluar dari tanah Mesir; Akulah YAHWEH, Elohimmu.”  (Im 25:55). Firman-Nya berkata: Setiap orang Israel ADALAH hamba-hamba Elohim.

3. Orang asing (bukan Yahudi atau bukan orang Kristen) yang tinggal diantara orang Yahudi dan Kristen juga memiliki nilai yang tinggi. Firman YAHWEH berkata orang-orang asing tersebut diperlakukan sama seperti orang asli dan dikasihi seperti orang asli tersebut mengasihi diri mereka sendiri (Im 19:34)

Itulah fakta-fakta Alkitab tentang  nilai atau harga seorang Yahudi!!

Sekarang, bagaimana dengan harga diri Anda dan saya menurut Alkitab sebagai orang bukan Yahudi atau Israel? Fakta ini lebih mengejutkan lagi! Mari kita lihat.

Kita mengakui pernyataan ini:  Sebab tidak mudah seorang mau mati untuk orang yang benar–tetapi mungkin untuk orang yang baik ada orang yang berani mati–.
Bila tidak mudah seorang bersedia mati untuk orang yang benar, betapa susahnya menemukan seorang bersedia mati untuk orang yang jahat, betul tidak?

Namun perhatikan fakta firman YAHWEH ini:

Akan tetapi Elohim menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Ha Mashiah (Kristus) telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.  (Roma 5:8)

Firman ini berkata ”ketika kita masih berdosa” – artinya ketika kita masih hidup diluar perintah-perintah-Nya dengan kata lain ”ketika kita masih menjadi pemberontak melawan Dia,” definisi dosa adalah pemberontakan melawan Elohim – Ha Mashiah (Kristus) telah mati untuk kita. Mengapa? Bagaimana bisa?

Itu telah terjadi oleh sebab Elohim sangat mengasihi kita (tidak perduli agama dan filosofi apa yang kita miliki, tidak perduli suku dan bangsa apa kita berasal, tidak perduli warganegara apa kita miliki) seperti firman-Nya berkata: Karena begitu besar kasih Elohim akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.  (Yoh 3:16)

Jadi dimata YAHWEH, Elohim Israel, Elohim Kristen, atau Elohim Sebaot (Elohim Semesta Alam) nilai Anda dan saya begitu tinggi, sehingga Elohim bersedia mengutus ’Putra Tunggal-Nya’ untuk mati tersalib sebagai penebus umat manusia yang berdosa, untuk Anda dan saya yang terpenjara oleh karena dosa-dosa kita sendiri.

Bangsa Israel adalah gambaran fisik bagaimana Elohim dengan tangan-Nya kuat membebaskan bangsa yang telah diadopsi sebagai bangsa-Nya untuk dibebaskan dari perbudakan Mesir, Anda dan saya adalah Israel-israel rohani yang telah ditebus oleh darah Yeshua di hari Paskah, darah yang lebih suci dan lebih berharga dari segala apapun yang ada di dunia ini. Tepatlah apa yang tertulis pada Injil Yohanes pasal satu ini: Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Elohim, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Elohim.  (Yoh 1:12-13)

Dua ribu tahun yang lalu segala dosa manusia telah dibarter dengan darah Yeshua Ha Mashiah di kayu salib, hak adopsi sebagai anak-anak Elohim tersedia kepada setiap manusia. Bagian manusia hanyalah ”menerima” atau ”menolak” hak adopsi tersebut.

Menerima hak adopsi sebagai anak-anak Elohim sederhana; akui dan sesali dosa Anda di hadapan Elohim, terimalah dengan ucapan syukur korban nyawa Yeshua Ha Mashiah di kayu salib dan jadikanlah Yeshua sebagai tuan dan raja di dalam kehidupan Anda, artinya di sini Anda mengakui bahwa korban Yeshua yang Ia telah lakukan 2000 tahun lalu adalah sempurna sekali untuk selamanya dan hidup Anda seterunya adalah Anda mengikuti perintah-perintah Yeshua; baca Injil Matius 22:36-40.

Gilad Shalit telah ditebus oleh pemerintah Israel dengan membebaskan 1027 para pejuang Hamas yang kebanyakan dari mereka adalah terrorist yang tangan-tanganya penuh dengan darah orang Israel yang mereka telah bunuh dan kemungkinan mereka akan membunuh lebih banyak lagi orang Israel setelah mereka bebas, ini suatu harga yang sangat mahal untuk hanya menebus seorang yang bernama Gilad Shalit yang dicintai oleh bangsa Israel. Keluarga Gilad Shalit dan Gilad sendiri pasti mengerti betapa harga barter ini sangat mahal, dan saya yakin itu tidak akan mudah mereka lupakan. Bagaimana dengan Anda dan saya, apakah Anda masih menganggap remeh kasih dan pengorbanan Elohim yang telah megutus ’Putera-Nya yang tunggal,’ Yeshua Ha Mashiah yang terhina dan tersiksa bahkan sampai mati tersalib bukan karena kesalahan dan dosa-Nya, tetapi oleh sebab kesalahan dan dosa Anda dan saya, seperti tertulis di atas: “Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.” Kita disini ADALAH Anda dan saya, setiap orang, baik orang Yahudi maupun bukan Yahudi.

Berhentilah bermain-main dengan dosa dan dengan Pencipta Anda, masa anugerah ada batasnya, jika Anda terlambat maka kesempatan itu akan menjadi penyesalah yang sangat memilukan dan Anda sendiri tidak akan bisa mengampuni kelalaian Anda tersebut. Anda sangat berharga di mata-Nya.

Alkitab menulis bahwa umat YAHWEH yang bukan Yahudi adalah Israel-israel rohani, dan Israel disebut juga oleh Elohim sebagai Sion atau Zion,  lihatlah dan perhatikanlah ayat beritkut ini, betapa besar kasih YAHWEH kepada Anda:

     Bersorak-sorailah, hai langit, bersorak-soraklah, hai bumi, dan bergembiralah dengan sorak-sorai, hai gunung-gunung! Sebab YAHWEH menghibur umat-Nya dan menyayangi orang-orang-Nya yang tertindas.
     Sion berkata: “YAHWEH telah meninggalkan aku dan Yahwehku telah melupakan aku.”
     Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau. Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku. Orang-orang yang membangun engkau datang bersegera, tetapi orang-orang yang merombak dan merusak engkau meninggalkan engkau. Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua berhimpun datang kepadamu.
     Demi Aku yang hidup, demikianlah firman YAHWEH, sungguh, mereka semua akan kaupakai sebagai perhiasan, dan mereka akan kaulilitkan, seperti yang dilakukan pengantin perempuan. Sebab tempat-tempatmu yang tandus dan sunyi sepi dan negerimu yang dirombak, sungguh, sekarang terlalu sempit untuk sekian banyak pendudukmu dan orang-orang yang mau menelan engkau akan menjauh.  (Yes 49:13-19)

Benar sekali bahwa janji ini adalah untuk bangsa Israel, dan tahun 1948 ayat ini telah tergenapi dan penduduk terus bertambah sehingga mereka harus membangun rumah-rumah baru. Maka janji Yeshua kepada semua penduduk dunia termasuk Anda pada Injil Yohanes 3:16 di atas juga dapat dipercayai!

Bacaan berkait:
Berikut ini beberapa kesaksian orang-orang yang telah mengalami jamahan kasih Yeshua Ha Mashiah, dari orang yang mencari jati dirinya sendiri sekarang mereka mengerti nilai hidup mereka setelah mengenal Yeshua Ha Masiah;

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 32 pengikut lainnya.