Perang Suci (Crusade, Jihad) di pandang dari firman Elohim (Allah)


“Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.” (Wahyu 22:12)

Pertanyaan untuk dibahas:

  • Apakah Perang Suci (Crusade, Jihad, dan sejenisnya), berperang demi nama Elohim (Allah), terdapat di Alkitab?
  • Apa Alkitab membenarkan perbuatan membunuh orang lain demi nama Elohim (Allah)?
  • Apa kata firman Elohim tentang membunuh diri sendiri demi nama Elohim atau agama?
  • Apakah upah yang Elohim janjikan untuk para Perang Suci (Crusade, Jihad) tersebut?

Definisi Perang Suci:

Crusade adalah misi militer, diorganisasi dan dipromosikan oleh Paus dan / atau gereja Roma Katolik.

Kata “Crusade” berasal dari kata Latin “pakaian salib.” Tujuan: merebut kembali Tanah Suci (Israel) dan tanah-tanah “Kristen” yang telah dijajah Muslim.[i] Crusade I (1095-1099) dilahirkan oleh Paus Roma Katolik Urban II (1088-1099): “Untuk melepaskan Yerusalem dan Gereja Timur dari dominasi kafir (Islam).” Paus ini juga menjanjikan pengampunan dosa bagi mereka yang pergi Cursade, dan hukuman pengasingan bagi yang tidak pergi.
FAKTA:
Crusaders membunuh tidak hanya orang Muslim, tetapi juga orang Yahudi dan Kristen. Hampir seluruh penduduk Yerusalem dibunuh oleh para Crusader Eropa.

Definisi Jihad:

1. “Jihad adalah berkelahi kepada siapa saja yang menghalangi penyebaran Islam.  Atau berkelahi kepada siapa saja yang menolak untuk masuk Islam.” (didasari pada Surah 8:39) Prof. Mark A. Gabriel,

2. Jihad yang bersifat menyerang (offensive) dapat diijinkan untuk mengamankan batas-batas Islam, mengembangkan agama Allah dimana para pemerintah tidak mengijinkannya, dan menyingkirkan setiap agama kecuali Islam dari jasira Arab. Dr. Imad Mustafa, profesor Universitas al-Azhar dan Umm al-Qary.[ii]

“Mengapa kamu mengajar kami selalu tentang jihad? Bagaimana dengan ayat-ayat lainnya di dalam Kuran yang berbicara tentand damai, kasih dan pengampunan?” seorang mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo bertanya kepada dosennya di suatu kelas yang dipadati oleh 500 pelajar. Dengan muka merah dan nada marah dosen Omar Abdel Rahman menjawab pertanyaan tersebut: (3.)  Saudaraku ada di seluruh surah [bab] dipanggil ’Rampasan-rampasan Perang.’ Tidak ada surah dipanggil ’Damai.’ Jihad dan membunuh adalah kepala dari Islam. Jika kamu mengeluarkan mereka, kamu memotong kepala Islam.” Penekanan ditambahkan.

Dosen ini dikenal sebagai “bapa Jihad modern;” tulis mahasiswa ini yang di kemudian waktu menjadi Professor Sejarah Islam.[iii]

Dari tiga definisi Jihad di atas, maka;

Jihad adalah suatu panggilan suci bagi umat Islam untuk pergi berjuang – mengorbankan nyawa sendiri jika diperlukan – demi Allah dan Muhammad.

Memakai pernyataan Omar A. Rahman, maka jihad lebih utama dari keseluruh lima pilar Islam, sebab jihad adalah kepala dari Islam.

Organisasi jihad abad 11-13. Hasan-I-Sabbah, seorang pemimpin sekte Islam Nizari Ismailis yang sangat disegani karena ia memiliki banyak anggota jihadnya yang radikal, dikenal dengan nama fida’i (artinya: seorang yang mengorbankan dirinya sendiri kedalam bahaya secara sukarela, dari kata arab yang berarti “korban,”  atau fidaiyn (jamak), jaman sekarang disebut fidayeen.Kelompok ini dikenal juga dengan julukan Hashashine (memakai narkoba hashish untuk merekrut pemuda pergi berjihad), dan kemudian mereka dipanggil sebagai Kelompok Assassin (the Order of Assassins) (dari mana kata Inggris “Assassination,”artinya: “pembunuhan berencana” berasal).[iv]

Suatu survey pendapat dikalangan mahasiswa Inggirs tentang jihad  ”Adakah dibenarkan membunuh di dalam nama agama?” (terbit tahun 2008) didapatkan hasil sebagai berikut ini:

  • Dibenarkan demi memelihara dan mempromosikan agama itu: 11% (M.a); 3% (M.n.a); 1% (n.M)
  • Dibenarkan jika agama tersebut diserang: 49% (M.a); 22% (M.n.a); 1% (n.M)
  • Tidak pernah dibenarkan:30% (M.a); 65% (M.n.a); 94% (n.M)

Secara umum, ketertarikan pada jihad (membunuh dalam nama agama) nampak lebih besar pada usia pria muda Muslim aktif (18-34) dibanding kelompok Muslim non-aktif dan akan semakin lebih besar lagi jika dibandingkan dengan mahasiswa non Muslim, survey ini menyimpulkan. Lihat diagram 27 dan 28.[v]

Tidak diragukan survey ini akan menghasilkan opini yang lebih ekstrim jika diadakan di negara-negara Timur Tengah dan Asia yang memiliki penganut Islam sebagai mayoritas.

Senjata para jihad abad 11-13 adalah pisau belati dan di jaman modern ini memakai bom, sehingga mereka dikenal sebagai “Suicide boomer,” namun tujuan dan ideologi dari jihad adalah sama: ”berkorban bagi Allah dan Muhammad, nabi-Nya” demi  eksistensi dan pengembangan agama Islam.

PEMBAHASAN PERTANYAAN.
1. Apakah Perang Suci (Crusade, Jihad, dan sejenisnya), berperang demi nama Elohim (Allah), terdapat di Alkitab?

Berperang demi nama Elohim secara umum ada tertulis di Alkitab, namun tidak dengan filosofi dan metode yang sama seperti di dalam pemikiran Jihad Islam.
Elohim Israel memakai perang untuk menegakkan keadilan (kepada semua bangsa) dan hukuman yang mendidik (bagi bangsa milik kepunyaan-Nya). Yang terakhir bisa dibaca di Tanah Kanaan / Israel / Palestina dan kota Yerusalem milik siapa sebenarnya?
Ayat-ayat yang bersifat perang “demi nama Elohim” atau “atas perintah Elohim” umumnya terdapat di Perjanjian Lama, sebelum kedatangan Yeshua Ha Mashiah.  Peperang “demi nama Elohim” dilihat dari pelakunya dapat dibagi menjadi dua kelompok:

Bangsa Israel. Semua perang yang terjadi di sini intinya ialah:

  • Pemindahan hak tanah Kanaan dari penduduk lama ke penduduk baru, Israel. YAHWEH sebagai pemilik bumi dan isinya (Maz 24:1-2) telah berjanji dan menetapkan 400 tahun sebelumnya kepada Abraham bahwa tanah Kanaan akan menjadi milik keturunannya: Ishak dan Yakub (Kel 6:7, 33:1) – untuk selamanya (Kej 13:15). Peperangan terjadi oleh sebab penduduk lama tidak mau keluar dengan suka rela.
  • Tujuan yang kedua adalah membela diri dari penjajahan dan serangan musuh dari luar perbatasannya, contohnya perang Israel melawan Midian pada kitab Hakim-hakim 6 dan 7. “Pedang demi YAHWEH dan demi Gideon!” (20), rakyat berseru. Ini adalah satu-satunya kalimat seruan ‘jihad’ atau ‘perang suci’ (jika Anda suka) di seluruh Alkitab yang sangat tebal itu. Dan jika Anda baca cerita ini dengan baik, ide dan penyerangan awal dari perang ini dilakukan oleh Elohim sendiri (6:14; 7:21).

Orang Israel dilarang berperang untuk merebut tanah diluar batas-batas tanah yang Elohim telah tetapkan, Ulangan 2:4-5 adalah contoh yang jelas dimana YAHWEH melarang orang Israel berperang untuk merebut Pengunungan Seir (sebelah kanan lembah Arabah, dari Laut Mati sampai ke Teluk Elanitik atau Akaba)[vi]

Bangsa-bangsa bukan-Israel atas nama Kristus. Sejarah Gereja mencatat, bahwa para pemimpin gereja Roma Katolik sering kali menyerukan crusade atas nama Ha Mashiah (Kristus atau Mesias). Crusade di Katolik diartikan sebagai perang suci atau perang salib, memiliki konsep dan tujuan yang sama dengan jihad di dalam Islam: memperbesar pengaruh agama dan politik (penundukan dan atau penguasaan teritorial).

  • Ini terjadi misalnya merebut kembali kota Yerusalem dan tanah Spanyol dari tangan orang Islam. Crusades (1100s-1200s)
  • Roma Katolik juga melakukan inkuisisi demi nama Kristus di dalam wilayah kekuasaannya selama ratusan tahun. Jutaan orang Kristen mati dibakar dan disiksa melalui inkuisisi.
  • Pembasmian bangsa Yahudi di Eropa melalui Adolf Hitler dengan partai Nazinya. Pendeta  Katolik Father Franjo Kralik berkata memuji Hitler: “Gerakan untuk membebaskan dunia dari orang-orang Yahudi adalah gerakan untuk renaissance kehormatan manusia. Yang Mahakuasa dan Elohim Yang Mahabijaksana adalah dibelakang gerakan ini.” pada tulisannya di Catholic Action Publication, “Why are the Jews Being Persecuted.” 25 Mai 1941
  • Perang Irak yang dipimpin oleh President G. W. Bush dan PM Inggris Tony Blair (keduanya adalah orang-orang Roma Katolik) bisa dikatakan sebagai crusaide Roma Katolik yang masih segar. Penasehat-penasehat President Bush adalah para pengikut Roma Katolik. Bush bahkan lebih Katolik fanatik dibanding President J. F. Kennedy (seorang  Katolik yang diassassinasi karena menolak menyerahkan USA ketangan Vatikan).

Apakah Perang Suci (Crusaide, Jihad) ini dibenarkan oleh Alkitab? Jawabannya terdapat di paragraf berikut.

2. Apa Alkitab membenarkan perbuatan membunuh orang lain demi nama Elohim (Allah)?
Elohim Pencipta alam semesta mempunyai konsep pemikiran yang berbeda dengan para pemimpin agama di dalam “membela nama Elohim.” Pemikiran para pemimpin agama sama dengan dengan pemimpin negara, bahwa rakyat perlu berperang untuk membela agama dan bangsanya. Umat dan Rakyat yang baik pastilah berani mati untuk agama dan bangsanya.

Elohim sebagai raja dari Kerajaan Sorga, memiliki dua pemecahan yang sangat berbeda, bahkan tiga, dengan cara para pemimpin agama (dan pemerintah dunia) di dalam menghadapi para oposisi-Nya:

  • Ia tidak memelukan pembelaan manusia. Rakyat-Nya tidak diperlukan untuk berperang membela nama-Nya, bahkan Ia membuat perintah: “Jangan membunuh!” – Perintah Keenam (Kel 20:13).  Ia terlebih mampu membela diri-Nya sendiri, Ia adalah pahlawan perang (Kel 15:3; Maz 24:8) dan untuk menyelamatkan umat-Nya, Ia tidak perlu panah atau pedang, dan alat perang untuk menyelamatkan umat-Nya (Hos 1:7) sebab the battle is YAHWEH’s (1Sam 17:47).
  • Jika pasukan perang diperlukan, Ia memiliki ber-laksa-laksa malaikat. (Mat 24:30-31;  26:52-53; Wah 12:7-9). Jemaat bukanlah pasukan perang, tetapipasukan” doa!, demikianlah Alkitab mengajar.
  • Ia tidak pernah tergesa-gesa menghabiskan para oposisi-Nya. Perhatikan perumpamaan dari Yeshua ini: Hamba-hamba Elohim bertanya: maukah Tuan supaya kami pergi mencabut lalang itu (musuh, orang fasik, orang tidak berguna)? Tuan Kerajaan Sorga ini menjawab:  Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu. Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku.” (Mat 13:29-30). Ia menunggu dengan sabar sampai benar-benar terlihat mana yang benar-benar “lalang” dan “gandum.” Ia menunggu sampai hari Penghakiman. Ia tahu bahwa musuh-Nya dan musuh umat-Nya bukanlah darah dan daging (sesama manusia) tetapi Iblis Lucifer dengan sepertiga malaikat yang turut berontak bersamanya. (Wah 12:9; Ef 6:12).

Dari perbedaan konsep-konsep di atas, jelas bahwa

Pemimpin agama dan negara tidak pernah mengorbankan hidup mereka untuk jemaat atau bangsa mereka, tetapi menuntut jemaat dan rakyat mereka mati untuk konsep atau doktrin mereka sendiri “ATAS NAMA Elohim (Allah) atau Negara.”[vii]

Sebaliknya Bapa Sorgawi mengutus Yeshua, Putra yang paling dikasihi-Nya, turun ke bumi untuk mati tersalib demi menyelamatkan seluruh bangsa di Dunia. (Yoh 3:16).

3. Apa kata firman Elohim tentang membunuh diri sendiri demi nama Elohim atau agama?
Sejarah Alkitab. Alkitab mencatat enam orang Israel melakukan bunuh diri:

  • Abimelek (Hak 9:54),
  • raja Saul (1Sam 31:4),
  • Pembawa senjata Saul (1Sam 31:4-6),
  • Ahithopel (2Sam 17:23),
  • Zimri (1Rj 16:18), dan
  • Yudas Iskariot (Mat 27:5).

Lima dari enam orang adalah orang-orang yang jahat, sedangkan pembawa senjata Saul melakukan bunuh diri karena mengikuti perbuatan tuannya, raja Saul. Mereka semua bunuh diri bukan demi nama-Nya.

Satu-satunya orang di Alkitab yang KEMUNGKINAN DAPAT digolongkan sebagai “bunuh diri demi nama Elohim” adalah Simson (Hak 16:23-31). Namun kasus bunuh dirinya tidak sama dengan para jihad Islam yang dikenal sebagai “pembom bunuh diri.
Perbedaannya ialah:

  • Simson dalam kondisi tertawan (selama rambutnya dipotong pendek sampai panjang lagi), di cungkil kedua matanya dan dijadikan bahan lawakan umum musuhnya (bangsa Filistin),
  • Simson melihat sendiri bagaimana orang-orang Filistin ini menghina Elohimnya: memuji dan mempersembahkan korban sembelihan untuk dewa Dagon oleh karena dirinya yang  tertawan (23-24)

Doanya sebelum “berjihad” (sekitar tiga ribu orang mati bersama Simson di pesta penyembahan  dewa Dagon ini): ”Berserulah Simson kepada YAHWEH, katanya: “Ya Adonai ELOHIM, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Elohim, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin.” (28). Ia berbuat itu untuk kedua matanya! Apakah Elohim telah menjawab doanya? Saya pikir tidak secara langsung, ia beroleh kekuatan oleh karena rambutnya telah kembali panjang (bukan berarti kekuataanya ada di rambut) yang berarti perjanjian sebagai nazir Elohim telah pulih kembali secara alamia. (Hak 13:7, 16:19-20). Nazir (bahasa Ibrani artinya orang yang dipisahkan atau dikuduskan. Strong Dict. Bible).

Ajaran Kristianiti. Firman-Nya mengajar, nyawa dan tubuh kita adalah milik YAHWEH, kita bertanggung jawab kepada Dia. Tentu kita bisa merusaknya tapi kita tidak diberi kuasa (otoritas), sebab itu bukan milik kita. (Pgk 12:7; Mat 5:34-36)
Umat-Nya diperintahkan untuk sedapat mungkin mencegah pembunuhan dan hukuman mati (Ams 24:11-12)
Bunuh diri adalah melanggar Perintah Elohim yang keenam: Jangan membunuh (Kel 20:13). Suicide berasal dari bahasa latin sui artinya “of oneself” dan cide artinya “to kill” – membunuh diri sendiri.

Mungkin Anda berkata: bagaimana dengan ajaran Yeshua pad Injil Yohanes 12:25: Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal. (Yoh 12:25)

Ini sama sekali bukan ayat jihad! Jika Anda taruh ayat tersebut pada konteknya, maka itu ayat martir: memberi diri sendiri untuk hidup benar sesuai ajaran dan perintah Yeshua: ampunilah mereka yang beralah kepadamu, berkatilah musuhmu, bahkan siap untuk dihukum mati jika perlu untuk kebenaran  yang Yeshua telah ajarkan, lihat Injil Markus 8:31-38.

Itulah sebabnya Dunia tidak pernah mendengar berita ada orang-orang Kristen (secara doktrinal: Roma Katolik bukanlah Kristen[viii]) membunuhi orang lain, dan melakukan bom bunuh diri, tetapi sebaliknya dunia bersaksi betapa banyak orang Kristen yang tidak bedosa dibunuh oleh hanya karena mereka tidak kompromi dengan perbuatan dosa.

4. Apakah upah yang Elohim janjikan untuk para Perang Suci (Crusade, Jihad) tersebut?

  • Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Elohim membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri. (Kej 9:6)
  • Tetapi Engkau, ya Elohim, akan menjerumuskan mereka ke lubang sumur yang dalam; orang penumpah darah dan penipu tidak akan mencapai setengah umurnya. Tetapi aku ini percaya kepada-Mu. (Maz 55:24)

Di dalam ajaran Islam, seorang Islam yang mati di dalam jihad dijanjikan akan langsung masuk sorga dan mendapat 72 perawan cantik (yang terjemahan aslinya sesungguhnya hanyalah segenggam kismis putih, menurut Prof. Luxemberg, seorang ahli Kuran dan bahasa Aram).

Jangan sesat! Elohim tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Sebab barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam Roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari Roh itu. (Gal 6:7-8)

Pembunuhan terhadap sesama manusia merupakan kejijikan dan kejahatan di mata YAHWEH, Elohim Yang Mahakudus. Itu melanggar Perintah Keenam-Nya: Jangan membunuh (Kel 20:13).

Jika Anda seorang perusak dan pembunuh “demi nama Elohim (Allah),  bertobatlah hari ini juga. Bertobat berarti bukan sekedar berhenti (melakukan yang telah biasa dikerjakan) tetapi juga berbalik arah hidup 180 derajat dari arah jalan hidup sebelumnya.

Datanglah kepada Yeshua Ha Mashiah (Isa Al-Masih) dan akuilah dosa-dosa Anda kepada-Nya, lalu mintalah maaf dan berdamailah kepada siapa Anda telah rugikan dengan perbuatan dosa Anda tersebut. Mintalah Pendeta atau pekerja Gereja (yang mengikuti ajaran Alkitab) untuk membimbing kerohanian Anda. Yeshua Ha Mashiah mengasihi Anda, Ia memiliki rencana yang indah dan mulia untuk masa depan hidup Anda.

 

Bacaan berkait:

 

 

Referensi:


[iii] Dosen ini menegaskan kepada para mahasiswanya bahwa Kuran penuh dengan jihad. Prof. Mark Gabriel, Islam and Terrorism. Penulis ini adalah profesor sejarah agama Islam.

[iv] Hasan seorang Persia dari kelompok sekte Shia Ismaili yang anti kekayaan dan kemewahan (faham yang dianut oleh sekte Sunni Abbasid). Ia bukan pendiri sekte Ismail, namun ditangannya sekte ini menjadi jaya, memiliki kastil yang dipakainya sebagai pelatihan, indoktrinisasi dan “sorga” sementara bagi calon jihad. Menyuguhkan para fidayeen (yang umumnya adalah pria muda) ini hashish, pelacur-pelacur, makanan yang nikmat sebagai “sorga yang akan datang” jika mereka berani mati untuk sekte Ismaili tersebut. Holy Terror: The Rise of the Order of Assassins by HistoryNet.com

[v] Islam on Campus: A survey of UK student opinions,

  • M.a. – Muslim aktif (pera anggota ISOCs; Campus Islamic Societies)
  • M.n.a – Muslim non aktif
  • n.M – Non Muslim

Survey diambil dari 12 perguruan tinggi di UK, diterbitkan pada July 2008.

[vii] “The French knights ingin tanah lebih banyak, para pedagang Itali berharap untuk memperluas kantong-kantong perdagangan di Timur Tengah dan …” Sejarawan Donald E. Queller, World Book Encyclopedia, Crusades. Dan Paus menjanjikan pengampunan dosa bagi mereka yang bergabung dengan Crusade tersebut.

Yasser Arafat dan mayoritas pemimpin Hamas hidup dengan mewah, sementara keluarga yang ditinggal mati dari para pembom bunuh diri hidup merana. Putra Hamas. Yasser Arafat mati karena AIDS dan Hitler karena bunuh diri.

[viii] Dari pihak Katolik sendiri, mereka tidak mau menyebut diri mereka Kristen, inipun terjadi di Indonesia sepuluh- dua puluh tahun yang lalu. Doktrin utama Kristen dan Roma Katolik sangat jauh berbeda, sekalipun nampak luarnya banyak kesamaan, Alkitab keduanya juga berbeda. Orang Roma Katolik akan memakai ”Kristen” pada dirinya ketika mereka diserang oleh Islam,  di Irak misalnya. Dan juga akan ”berbaju Kristen” ketika perbuatan dosanya terbongkar oleh masyarakat dunia.

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Siapakah ALLAH? Title atau Nama?


Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Elohim; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. (1Yoh 4:1)

Alkuran secara nyata mengajar bahwa ALLAH, adalah nama dari Elohim, deiti orang Muslim. Muhammad mengindentikkan ALLAH sebagai Elohim Abraham (Ibrahim), jadi dengan kata lain Allah adalah Elohim Alkitab yakni YAHWEH. Benarkah klaim Alkuran tersebut?

Di sini kita akan teliti beberapa aspek penting sehubungan klaim tersebut:

  • Tata bahasa dari mana kata Allah berasal
  • Sejarah Islam
  • Perbandingan karakteristik dari Allah, Elohim Islam dan YAHWEH, Elohim Kristen

Tata bahasa kata Allah berasal.
Telah diketahui dan diterima secara umum bahwa kata ”allah” telah dipakai jauh sebelum agama Islam lahir. Contoh yang paling mudah dapat dilihat dari nama keluarga pendahulu Muhammad (kakek, ayah dan paman).

  • Bapanya: Abdu’lah artinya Budak Allah
  • Pamannya: Obred Allah

Kata “allah” dibangun dari dua kata “al-ilah,” yang diterjemahkan dengan arti: ’the-god’. Kata ‘ilah’ atau ‘god’ adalah kata netral untuk semua deity. Kata  “al” (bahasa Arab) sama dengan ‘the’ dalam bahasa Inggris, menunjukkan sesuatu yang tertentu (terdefinisi) seperti “al-mesjid,”  “Al-kuran,” “al-massih,” “al-kitab” atau “the man”, “the house”, “the car” dan sebagainya. Contoh: John says: “I have a car, Volvo Wagon with blue color. Right now the car (Volvo wagon biru itu) is in front of my house.”

“Di Barat para idol/ deiti (patung dan sejenisnya) dialamatkan sebagai ”god” (dewa) dan “goddess” (dewi) dengan “g” kecil  sementara [Pencipta dunia dan isinya ditulis] “God” (Elohim)  Alkitab ditulis dengan huruf “G” besar. Karenanya God dengan capital “G” adalah tidak netral,” Frans J.L. Zegers, Is Allah God?

“Kristen Arab permulaan di bagian selatan, dan juga para penganut monotheism biasa mengartikan Elohim (God) dengan Ilah [“I” huruf besar], tidak dengan Allah.” Frans J.L. Zegers, Is Allah God?

Jadi magna kata ‘God’ TIDAK SAMA DENGAN  ‘the-god’ (allah). Secara universal kata “God” (Elohim, Ibrani) diartikan sebagai Deiti Pencipta langit dan bumi beserta semua isinya. Dan “the-god” menunjuk kepada dewa atau dewi tertentu (yang dimaksud di dalam pembicaraan atau tulisan yang bersangkutan).

Kata petunjuk untuk suatu deiti “al-Ilah” berubah menjadi sebuah NAMA deiti dimulai setelah Muhammad pindah Ke Medinah. 

Frans J.L. Zegers dalam bukunya “Is Allah God?” menulis, bahwa kata “Yang pemurah/ the merciful One” sering dipakai oleh Muhammad  pada pertengahan periode Mekahnya untuk menunjuk kepada dewa Hubal yang dipanggil dengan julukan “ar-Rahman,” (berarti “Yang pemurah”). Setelah periode itu selesai Muhammad tidak lagi memakai kata ar-Rahman, takut dianggap menyembah dua deiti, tetapi kata “Allah” saja, ”Say: It is the same whether you call on Allah or on the Merciful: His are the most gracious names.” (Surah 17:110). Ia menambahkan “itu tidak berarti Allah [ar-Rahman] sederajat dengan “Yang Pemurah” sesungguhnya: Elohim Alkitab.”

”Dalam Islam tidak ada ilah (”god”) dikenal selain Allah: ”the-god” [the-el] Kabah dari Mekah, idol Arab kuno… mengganti God dengan Allah, “the-god” Kabah di Mekka ini tidak hanya salah [secara theology] tetapi itu salah juga secara susunan tata-bahasa, sebagaimana saya sudah jelaskan.” Franz Zegers, Is Allah God?

“Karenanya Kristen Arab dan sebagainya [juga Indonesia] yang mencoba mencangkau Elohim (God) dengan memanggil nama Allah sesungguhnya memanggil “the-god” Mekka, deity Arab kuno.” Franz Zegers menyimpulkan.

Dapat disimpulkan:

  • Jadi untuk Alkitab Indonesia penulisan yang tepat  untuk “God” / Elohim yang berakar dari bahasa Arab ialah “Ilah” untuk Pencipta, dan ilah” untuk semua berhala.
  • ALLAH atau Allah sesungguhnya bukanlah nama (sebagaimana Muslim telah mengklaim), tetapi suatu titel dari sebuah ilah atau deiti yang lebih kuat dan dipercayai diantara ilah-ilah lainnya di Dataran Arab, tepatnya di Mekkah dan sekitarnya.

Sejarah agama Timur Tengah.
Dalam tahun keempat belas zaman raja Hizkia [8 tahun setelah kejatuhan Israel Utara] majulah Sanherib, raja Asyur, menyerang segala kota berkubu negeri Yehuda, lalu merebutnya. (2Ki 18:13). Sanherib (Tsinakki-irib/ Sinakhirib; Sennacherib (Inggris dari kata Yunani) anak dari Sargon II (raja: 709-705 BC). Pamanya bernama Salmaneser (2Rj 18:9).

Sinakhirib (raja Asyur: 705-681 BC, Irak utara modern) artinya namanya ialah: “Sin sends many brothers” atau “Sin increases brothers,” “the moon-god has increased the brothers.”

Sin adalah nama dewa bulan orang Asyur (Assyria) sudah dikenal sedikitnya di abad 7 BC. Ia dilambangkan dengan bentuk bulan sabit, seperti nampak pada gambar.

Allah [titel, bukan nama] adalah ilah dari suku Quarish, yang adalah suku Muhammad sebelum dia menciptakan Islam untuk memimpin sukunya keluar dari polytheism. Allah dikenal sebagai deity Bulan yang memiliki 3 puteri … al-Lat, al-Uzza dan al-Manat. Hubal adalah pemimpin dari 360 dewa-dewi di Kaaba. Hubal adalah sebuah patung seperti seorang pria yang tubuhnya terbuat dari batu merah dan kedua tangan dari emas ( George Braswell Jr., Islam)

Merefer kepada kepercayaan Timur Tengah kuno (3400- 550 BC), “Sin, dewa bulan orang asli keturunan Sem, disembah di wilayah Timur Tengah. Satu dari beberapa deiti penting di Babilonia dan Asyur. Pusat-pusat penyembahannya ada di Harran dan Ur, di mana ia dikenal sebagai Nanna ( Encycopedia.com, Sin).

“Para sejarahwan seperti Vaqqidi berkata Allah tepatnya kepala dari 360 deiti yang ada disembah di Arab. Ibn Al-Kalbi memberi 27 nama dari deiti pre-Islam. Beberapa Muslim menjadi marah ketika dihadapkan dengan fakta ini. Tetapi sejarah tidak ada pada sisi mereka. Tulisan Pre-Islam telah membuktikan ini.” (G. J. O. Moshay, Who Is This Allah? (Dorchester House, Bucks, UK, 1994), pg. 138).

Muhammad menghancurkan semua berhala yang telah memimpin orang Arab kepada perzinahan rohani, tetapi tetap membiarkan batu hitam yang sampai sekarang masih diciumi. Ia menjadikan al-ilah Bulan “the Moon god / goddess” sebagai ALLAH. (Sam Shamoun, Is ALLAH the God of the Bible?)

Perbandingan karakteristik ALLAH dan YAHWEH
Kita akan selidiki dari masing-masing kedua kitab Alkuran dan Alkitab, benarkah klaim Muhammad bahwa ALLAH adalah YAHWEH, Elohim Abraham, Ishak dan Yakob.

Paul Wilbur, seorang Messianic Jew, menyatakan bahwa Allah [yang disembah Muhammad]tidak sama dengan Elohim yang ada di Alkitab, itu jelas dari tulisan besar di tembok mesjid Al Aqsa di Yerusalem “Allah has no son” (Allah tidak memiliki putra).

YAHWEH hanya mempunyai ’anak’ tunggal laki-laki. Alkitab (kedua Perjanjian) mencatat bahwa YAHWEH sendiri menyebut Yahshua sebagai putra-Nya dan umat-Nya anak-anak-Nya. Kata ‘anak’ di sini bukanlah dihasilkan dari hubungan suami-isteri, tapi Roh Kudus yang masuk kedalam rahim Maria, Kuran sendiri mengakuinya (Surah 19:20). Itu sebabnya Yahshua suci dan tanpa dosa (Surah 19:19).

Yahshua, Putra-Nya.

  • “Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!” … Ia berkata kepadaku: “Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini. (Psa 2:6-7)
  • Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan.”  (Mat 3:16-17; Mark 1:11)
  • Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: “Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia.” (Luk 9:35) di sebuah gungung disaksikan oleh Petrus, Yakobus dan Yohanes

Perjanjian YAHWEH dengan orang Israel dan Kristen.

  • Elohim berkata kepada nabi Musa: Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman YAHWEH: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung; sebab itu Aku berfirman kepadamu: Biarkanlah anak-Ku itu pergi, supaya ia beribadah kepada-Ku; tetapi jika engkau menolak membiarkannya pergi, maka Aku akan membunuh anakmu, anakmu yang sulung.” (Exo 4:22-23) juga Yesaya 43:6; Hosea 11:1; Mal 2:10.
  • Tentang Salomo: ”… dialah yang akan menjadi anak-Ku dan Aku akan menjadi Bapanya; Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya atas Israel sampai selama-lamanya. (1Ch 22:10; juga 28:6)
  • Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, (Mat 6:9)Yahshua mengajar pengikut-Nya berdoa.
  • Dan Aku akan menjadi Bapamu, dan kamu akan menjadi anak-anak-Ku laki-laki dan anak-anak-Ku perempuan demikianlah firman YAHWEH, Yang Mahakuasa.” (2Kor 6:18) – perintah untuk keluar dari penyembahan berhala.
  • Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan. Barangsiapa menang, ia akan memperoleh semuanya ini, dan Aku akan menjadi Elohimnya dan ia akan menjadi anak-Ku. (Rev 21:6-7) – perkataan Yahshua kepada pengikut-Nya.

Berdusta, menyesatkan.
Alkuran menulis: ALLAH menipu musuhnya dan orang yang ia inginkan bahkan telah menetapkan orang tertentu ke neraka (S. 4:142; 3:54; 7:99; 14:4; Sahih Muslim 6421-2) bahkan ALLAH penipu terhebat (S. 8:30; 10:21; 13:42)
Alkitab menulis: YAHWEH, Elohim Israel dan Kristen tidak pernah mencobai seorangpun, tidak pernah berbuat sesuatu yang berdosa  bahkan rindu orang jahat bertobat (Yak 1:13; Maz 5:4-5; Hab 1:13; Yeh 18:21-23)

Elohim dapat merubah-rubah firman-Nya sendiri?
Alkuran menyatakan bahwa ALLAH senang merubah firmannya (S. 2:106; 16:101; 87:6-8). Menarik untuk dicatat di sini ialah Alkuran berkata ”Kami tukar sesuatu dengan yang lebih baik atau sama.” Artinya ALLAH tidak tahu apa yang terbaik, jadi metode “trial and error” diperlukan.

Alkitab. YAHWEH menyakinkan umat-Nya bahwa mereka aman berpegang pada janji-janji firman-Nya, sebab Ia tidak akan merubah-rubah sesuka-Nya sendiri.

  • Bahwasanya Aku, YAHWEH, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. (Mal 3:6)
  • Yahshua berkata: Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. (Mat 24:35; juga Ibr 13:8)
  • Elohim bukanlah manusia, sehingga Ia berdusta bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya, atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bil 23:19)
  • jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya.” (2Tim 2:13)

Mahapemurah dan Panjang Sabar.
Muhammad mengajar satu dari 99 nama ALLAH adalah “Pemurah.” Bagaimana prakteknya? Tidak perlu berteori, cukup lihat sekitar kita, maka kita akan tahu bahwa ALLAH adalah Ilah yang pemarah jika orang tidak tunduk sepenuhnya kepada dirinya.

Anda bisa bandingkan dengan kemurahan dan panjang sabar Elohim di Alkitab. Baca: Kejahatan Niniveh (Irak utara) – kitab Yunus. Elohim memberi kesempatan pertobatan, sekalipun nabi-Nya sendiri protes.

Dosa semua bangsa – Beritahukanlah dan kemukakanlah alasanmu, ya, biarlah mereka berunding bersama-sama: Siapakah yang mengabarkan hal ini dari zaman purbakala, dan memberitahukannya dari sejak dahulu? Bukankah Aku, YAHWEH? Tidak ada yang lain, tidak ada Elohim selain dari pada-Ku! Elohim yang adil dan Juruselamat, tidak ada yang lain kecuali Aku! Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi! Sebab Akulah Elohim dan tidak ada yang lain. Demi Aku sendiri Aku telah bersumpah, dari mulut-Ku telah keluar kebenaran, suatu firman yang tidak dapat ditarik kembali: dan semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku, dan akan bersumpah setia dalam segala bahasa, (Yes 45:21-23). Bukan dengan paksaan dan ancaman pedang mereka ini bertekuk lutut dan bersumpah setia, tetapi dengan mengorbankan Putera Tunggal-Nya sendiri untuk mati di kayu salib bagi penebusan dosa-dosa mereka, dan Anda juga (jika Anda mau terima)!

Anda bisa bayangkan sendiri, bila kepada bangsa-bangsa yang bukan Israel (umat pilihan-Nya) Elohim begitu pemurah dan panjang sabar apalagi kepada anak-anak-Nya sendiri!

Keberadaan dan keinginan Elohim.
Islam.

  • Alkuran dan Hadis-hadis menulis bagaimana ALLAH Islam menyetujui perampokan dan mengambil isteri-isteri orang lain untuk dijadikan isteri mereka atau sekedar pemuas nafsu sex Muhammad dan pengikutnya.
  • Dan menjanjikan Sorga bagi pria Muslim yang penuh dengan kepuasan birahi. (S. 2:25; 4:57; 56:35-38; 78:31-34).

Kristen.

  • Alkitab mencatat umat YAHWEH haruslah hidup suci dan benar, sebagaimana Bapa mereka itu suci dan benar. Seluruh Alkitab mengajar demikian.
  • Perkataan Yahshua Ha Mashiah bahwa Sorga itu mulia dan suci, dan tentunya tidak ada obral sex. (Luk 20:34,36; Wah 3:14-22; 4:1-11)

Kesimpulan ALLAH, Elohim Islam tidaklah sama dengan YAHWEH, Elohim Alkitab!

Zegers menulis: Setiap kali orang-orang Muslim hendak mengadakan sebuah dialog dengan ‘orang-orang Kristen,’ mereka [Muslim] mensyaratkan mereka [‘Kristen’] untuk setuju dengan kondisi mereka: “Kita menyembah Elohim/ God yang sama.” Yang adalah: Para Muslim ingin Kristen masuk kedalam kebohongan ini, dan melalui perbuatan ini, membuat kontrak dengan Setan, ”Bapa segala dusta.” (Yoh 8).

Abd Al-Masih dalam bukunya The True Face of ALLAH menyatakan: “Perjanjian Baru mengajar kita bagaimana kita harus menganggap Islam. Rasul Yohanes menulis, ”Setiap roh yang tidak mengakui bahwa Yahshua sudah datang sebagai manusia …Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak….” (1 John 2:18-23; 4:1-6). Sebab itu kita harus akui dengan rendah hati bahwa roh di dalam Islam adalah roh antikristus. Muhammad … telah menolak penyaliban Putera Elohim. Ia meneruskan, “Ini membawa kita kepada kesimpulan. Roh yang memanggil dirinya sendiri sebagai ALLAH dan menklaim telah mewahyukan Muhammad tidak dapat ada Bapa dari Yahshua Ha Mashiah, Yahweh kita. Ia adalah sebuah roh yang penuh dengan kebohongan yang mengambil nama “ALLAH” mengkalim ada sebagai Elohim. Allah Islam adalah sebuah roh Setan … (Yoh 8:30-48).”

And (Jesus) shall be a Sign (for the coming of) the Hour (of Judgment): therefore have no doubt about the (Hour), but follow ye Me: this is a Straight Way.
Let not the Evil One hinder you: for he is to you an enemy avowed.
When Jesus came with Clear Signs, he said: “Now have I come to you with Wisdom, and in order to make clear to you some of the (points) on which ye dispute: therefore fear Allah [Elohim] and obey me. (Surah 43:61-63, Yusuf Ali).

Muhammad tahu bahwa Yahshua (Jesus/ Isa) adalah hakim di akhir jaman, jadi “Obey Me,” Yahshua says.

Kata Yahshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh 14:6)

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Keselamatan Kekal, anugerah YAHWEH atau hasil pekerjaan baik manusia?


Segala tulisan yang diilhamkan Elohim memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Elohim diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik. (2Ti 3:16-17)

Konsep ”Jaminan keselamatan kekal” terdapat silang pendapat di antara orang-orang   beragama, termasuk orang Kristen sendiri.

  • Benarkah jaminan keselamatan kekal hanya anugerah Elohim  (God) semata kepada setiap manusia, sekalipun orang tersebut tidak bermoral dan jahat? Atau
  • Benarkah perbuatan baik manusia dapat membuat orang tersebut memiliki jaminan keselamatan kekal, terlepas dari agama apapun yang ia anut? Atau
  • Benarkah bahwa jaminan keselamatan kekal itu sudah ditentukan oleh Yang Mahakuasa bahkan sebelum orang tersebut lahir; (teori predistinasi)?

Jawaban apa yang benar atas ketiga pertanyaan di atas?

Setiap agama dan kepercayaan memiliki jawaban sendiri dari pertanyaan di atas. Tetapi apa kata firman YAHWEH, yakni Alkitab, tentang perkara yang sangat penting ini?

Teori predestinasi (ditetapkan dari awalnya) jaminan keselamatan kekal dengan jelas ditolak oleh Alkitab. Itu jelas pada ayat ini: Tetapi jikalau orang fasik bertobat dari segala dosa yang dilakukannya dan berpegang pada segala ketetapan-Ku serta melakukan keadilan dan kebenaran, ia pasti hidup, ia tidak akan mati. Segala durhaka yang dibuatnya tidak akan diingat-ingat lagi terhadap dia; ia akan hidup karena kebenaran yang dilakukannya. Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Adonai YAHWEH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup? Namun sebaliknya, Jikalau orang benar berbalik dari kebenarannya dan melakukan kecurangan seperti segala kekejian yang dilakukan oleh orang fasik–apakah ia akan hidup? Segala kebenaran yang dilakukannya tidak akan diingat-ingat lagi. Ia harus mati karena ia berobah setia dan karena dosa yang dilakukannya. (Yeh 18:21-24)

Di sini YAHWEH sendiri berkata, bahwa keselamatan kekal itu tergantung pribadi orang itu sendiri, maukah ia menerima atau menolak pemberian Elohim yang indah ini. Untuk lebih jelas bisa baca “Iblis berkata: Sekali selamat tetap selamat, sahabatku!”

Kita kembali kepada pertanyaan ”Keselamatan kekal, anugerah YAHWEH atau hasil pekerjaan baik manusia?”

  • Orang yang setuju kepada doktrin ”Keselamatan kekal adalah anugerah Elohim semata kepada manusia” mendasarkan doktrinnya pada: (Ef 2:8-9) Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Elohim, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
  • Dan orang yang percaya kepada doktrin ”Keselamatn kekal adalah hasil perbuatan manusia” mendasarkan doktrinnya pada: (Rom 2:6-7) Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan,

David Pawson, seorang pengajar Alkitab dari Inggris berkata, “Setiap orang dapat mempertahankan apapun argumentnya dengan mengutip ayat-ayat Alkitab keluar dari konteknya.”

Sekarang ambil Alkitab Anda, dan kita selidiki ayat-ayat tentang keselamatan kekal menurut konteknya dan hubungannya dengan kitab-kitab lainnya di Alkitab. Yehezkiel 18:21-24 di atas telah menjelaskan bahwa faktor terakhir dari keselamatan kekal manusia tergantung dari manusia itu sendiri, maka penting untuk mengerti posisi kita sebagai manusia di hadapan Pencipta kita.

Posisi manusia di hadapan Elohim.
”… bahwa mereka semua ada di bawah kuasa dosa, seperti ada tertulis: “Tidak ada yang benar, seorangpun tidak. Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Elohim. Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak. (Rom 3:9-12). Paulus merefer kepada tulisan di kitab Mazmur 14:1-3 dan 53:1-3. Dan ayat seterusnya sampai ayat 18 pada Roma 3 adalah daftar kejahatan manusia yang diceriminkan kepada hukum Taurat Elohim yang sempurna  dan kudus (19-20; Roma 7:12) dan tetap berlaku selama bumi dan langit yang kita lihat ini masih ada (Mat 5:18).

Sesungguhnya, di bumi tidak ada orang yang saleh: yang berbuat baik dan tak pernah berbuat dosa! (Pengkotbah 7:20)

Dari mana Daud (penulis kitab Mazmur) dan Salomo, putera Daud, (penulis kitab Pengkotbah)  mendapat pemikiran seperti ini? Kejahatan manusia telah disesali oleh YAHWEH sejak jaman nabi Nuh (Kej 6:5-7), dan ini berakar dari pemberontakan manusia pertama, Adam dan Hawa kepada Pencipta mereka (Kej pasal 3).

Sebagaimana komputer robot tidak bisa menjadi manusia, demikianlah manusia yang sudah memiliki dosa keturunan (dari Adam) tidak bisa kembali menjadi manusia Adam-yang bersih sebelum ia makan buah terlarang) melalui perbuatan baik apapun. YAHWEH itu Mahasuci dan Mahasempurna, demikian pula dengan hukum-hukum-Nya. Karena posisi manusia inilah ia dapat menulis: ”Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Elohim oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa. (Rom 3:20; juga Gal 2:16). Taurat YAHWEH itu seperti cermin untuk manusia, semakin kita menyelidiki hati kita di hadapan ”cermin” ini, semakin kita tahu betapa kotornya kita. Jadi semakin kita berusaha melakukan perintah-perintah hukum Taurat, yakni berbuat baik, semakin kita tahu bahwa kita berada di bawah kutuk! Mengapa???

Karena Alkitab telah berkata: Karena semua orang, yang hidup dari pekerjaan hukum Taurat, berada di bawah kutuk. Sebab ada tertulis: “Terkutuklah orang yang tidak setia melakukan segala sesuatu yang tertulis dalam kitab hukum Taurat.” (Gal 3:10 dari Ul 27:26).

Artinya, sekali lagi itu, bukan karena salah hukum Tauratnya, tetapi salah manusianya, yakni tidak ada satu orangpun yang mampu melakukan SEMUA (segala sesuatu) perintah Taurat tersebut. Anggaplah Anda orang hebat dan sangat baik, Anda bisa melakukan delepan dari 10 Perintah YAHWEH, maka hasilnya adalah Anda tetap terkutuk, sebab Anda telah gagal melakukan segala sesuatu yang tertulis di dalam kitab hukum Taurat.”

Jadi apa maksudnya dengan ayat(Rom 2:6-7) di atas?  Itu akan dijelaskan kemudian.

Jalan satu-satunya manusia bisa diampuni dosanya.

Sejak jatuhnya manusia pertama, sampai dipanggilnya Abraham menjadi bapa segala bangsa kepercayaan monoteism (Israel, Kristen, Ismail) tahu bahwa ”penebusan dosa harus dibayar dengan menyembelih binatang hidup (domba, kambing, burung tekukur), lalu imam besar dengan jarinya sendiri membubuhkan darah dari binatang korban penghapus dosa pada tanduk-tanduk mezbah korban bakaran. Darah yang tersisa dicurahkan ke bagian bawah mezbah korban bakaran (Imam 4). Inilah ketetapan YAHWEH kepada setiap umat-Nya melalui nabi Musa: Korban darah adalah jalan satu-satunya bagi penebusan dosa-dosa manusia. Setiap kali umat-Nya berbuat dosa, ia harus membawa binatang korban tertentu kepada imam besar (Ibr 5:1).

YAHWEH adalah Roh, dan bukan daging. Ketetapan di atas, Alkitab katakan adalah gambaran jasmani dari penebusan dosa yang sesungguhnya, yang saat itu (jaman Musa dan para nabi) belum dinyatakan.

Ketika Yahshua Ha Mashiah / Yesus Kristus/ Isa Al Massih,  putra tunggal Elohim datang ke bumi, itulah waktu dari penggenapan “korban penebusan dosa yang sesungguhnya,” yaitu: Yahshua, Putra tunggal YAHWEH itu sendiri. Perhatikan ayat-ayat ini:

  • Segera ketika Yohanes Pembaptis melihat Yahshua ia berkata kepada para pendengarnya: “Lihatlah Anak domba Elohim, yang menghapus dosa dunia.” (Yoh 1:29)
  • Dan Filipus menerangkap Injil Yahshua kepada pembesar Etiopia: ”Seperti seekor domba Ia dibawa ke pembantaian; dan seperti anak domba yang kelu di depan orang yang menggunting bulunya, demikianlah Ia tidak membuka mulut-Nya.” (Kis 8:32; Yes 53:7)
  • Penulis kitab Ibrani menerangkannya sebagai berikut: Tetapi Mashiah telah datang  sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, –artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, — dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal. (Ibr 9:11-12)
  • Dan rasul Petrus: Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia … dengan darah yang mahal, yaitu darah Mashiah yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir. (1Pet 1:18-20)
  • Juga rasul Yohanes di dalam penglihatan supernaturalnya: Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Elohim yang diutus ke seluruh bumi.” (Wah 5:6)

Yahshua Ha Mashiah adalah satu-satunya jalan menuju Sorga.
Di kayu salib, kalimat terakhirnya sebelum Ia menyerahkan roh-Nya kepada Bapa-Nya ialah: ”Sudah selesai.” (Yoh 19:30).

Ia berkata demikian bukan karena penderitaan dan sakit yang Ia tanggung sudah selesai, ya, sakit fisik berakhir ketika seorang meninggal dunia, namun bukan ini yang Ia maksudkan. Kalimat ”sudah selesai” di sini ialah tugas yang Bapa Sorga berikan kepada-Nya sebagai ”korban penebus dosa manusia” yang sempuna dan sekali untuk selamanya itu adalah sudah selesai. Dan ”…Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi [kedatangan-Nya yang kedua kalinya sebagai Hakim] tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia. (Ibr 9:26-28)

Sesungguhnya (setiap orang yang menghargai dan menerima) kematianNya di salib inilah yang dimaksud Alkitab pada Efesus 2:8-9 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Elohim, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Dan ayat pada Roma 2:6-7: Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan, adalah upah hidup benar dan kudus dari orang-orang yang TELAH diselamatkan oleh iman dalam Efesus 2:8-9 tersebut. Ayat pada kitab Roma ini ditulis oleh rasul Paulus kepada jemaat (orang Kristen) di Roma sehubungan dengan kerinduan Paulus untuk memberitakan Injil – yaitu: keselamatan melalui iman dan hidup oleh iman – kepada orang Yahudi maupun non-Yahudi khususnya orang Yunani, seperti tertulis: Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma. Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Elohim yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Elohim, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: “Orang benar akan hidup oleh iman.” (Rom 1:15-17)

Pada pasal dua ia mengalamatkan hal itu kepada orang-orang Yahudi yang TELAH percaya kepada ajaran Musa dan kitab Tauratnya, tetapi hidup diluar kebenaran hukum Taurat (17-25). Jadi jelas bahwa ayat 6-7 tersebut adalah perintah Paulus untuk orang Yahudi di Roma itu bertobat, kembali kepada ajaran YAHWEH, atau binasa, kehilangan hidup kekal.

Jika kita menaruh ayat-ayat Alkitab pada konteknya, maka tidak akan terdapat kontradiksi di dalam Alkitab!

Mengerti bahwa Yahshua adalah satu-satunya Jalan menuju Sorga adalah sangat essensial. Berpikir bahwa Anda bisa masuk Sorga dengan perbuatan baik Anda itu sama artinya menolak pengorban darah-Nya di kayu salib, itu adalah suatu penghinaan besar kepada Bapa Sorgawi. Seorang berkata, ”lebih baik tidak terlahir di bumi daripada terlahir dan menolak pengorbanan Yahshua, sebab besarlah hukuman bagi orang yang telah menghina Dia yang kudus dan benar namun bersedia mati untuk orang berdosa.”

Paket urutan ”keselamatan kekal adalah anugerah” kemudian ”keharusan berbuat baik sesuai perintah YAHWEH” adalah sangat jelas di seluruh Alkitab, beberapa contoh:

  • Yeh 18:21-24 , Elohim berbicara kepada Israel, umat-Nya
  • 1Kor 5:1-13, buanglah ragi yang lama: percabulan, peyembahan berhala, fitnah dll.diperintahkan kepada Kristen, umat-Nya
  • Ulangan 28:1-14, 15-68, adalah upah berkat (14 ayat) dan upah kutuk yang panjang (53 ayat) yang dibacakan Musa kepada bangsa Israel, umat-Nya
  • 1Tim 6:14, adalah amanat untuk menuruti perintah Elohim, dengan tidak bercacat dan tidak bercela hingga pada saat YAHWEH kita, Yahshua Ha Mashiah menyatakan diri-Nya di tujukan kepada orang Kristen
  • Wahyu 3:1-5, perintah bangunlah dan sempurnakan pekerjaan diperintahkan Yahshua kepada jemaat di Sardis, umat tebusan-Nya

Perintah “hidup benar (berbuat  baik sesuai perintah-Nya)” mengikuti langkah ”setelah diselamatkan oleh iman melalui anugerah pengorbanan darah Yahshua di kayu salib” kita bisa pelajari dari kitab Ibrani pasal 12 dan 13 di bawah ini:

Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yahshua, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Elohim. (Ibr 12:1-2)

Ayat 4 sampai 11 bicara tentang ”Bapa (jasmani, terlebih rohani) yang mengasihi anak-anaknya” pastilah mendisiplin mereka dengan tujuan membuat mereka memiliki karakter yang serupa dengan karakter bapanya, perhatikan kata-kata perintah/ kata kerja (verb) seperti nampak pada ayat-ayat selanjutnya:

Sebab itu kuatkanlah tangan yang lemah dan lutut yang goyah; dan luruskanlah jalan bagi kakimu, sehingga yang pincang jangan terpelecok, tetapi menjadi sembuh.
Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat YAHWEH.
Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Elohim, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.

Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau [putra pertama Ishak; Ishak adalah anak perjanjian], yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan. Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.

Sebab kamu tidak datang kepada gunung yang dapat disentuh dan api yang menyala-nyala, kepada kekelaman, kegelapan dan angin badai, kepada bunyi sangkakala dan bunyi suara yang membuat mereka yang mendengarnya memohon, supaya jangan lagi berbicara kepada mereka, sebab mereka tidak tahan mendengar perintah ini: “Bahkan jika binatangpun yang menyentuh gunung, ia harus dilempari dengan batu.” Dan sangat mengerikan pemandangan itu, sehingga Musa berkata: “Aku sangat ketakutan dan sangat gemetar.” Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Elohim yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah, dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Elohim, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna, dan kepada Yahshua, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel.

Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak Dia yang menyampaikan firman Elohim di bumi, tidak luput, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang berbicara dari sorga? Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: “Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga.” Ungkapan “Satu kali lagi” menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan. Perintah dan ajaran Yahshua ialah melakukan hukum YAHWEH; Ia sendiri berkata: “Aku tidak meniadakan hukum!” Tepatnya, mentaati hukum YAHWEH adalah gaya hidup Yahshua, juga Paulus dan para rasul Alkitab.

Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Elohim menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Elohim kita adalah api yang menghanguskan. (Ibr 12:12-29).  Putra-Nya, Yahshua, telah memberi contoh kepada kita bagaimana melakukan cara beribadah yang benar, yang berkenan kepada-Nya. Alkitab adalah petunjuk ibadah yang berkenan, doktrin gereja dan tradisi gereja adalah sampingan dan tidak penting.

Berlanjut sampai Ibrani 13:1-17. Lalu penulis kitab Ibrani ini menyimpulkan tujuan suratnya tersebut dengan kalimat ini:

Maka Elohim damai sejahtera, yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yahshua, Yahweh, kiranya memperlengkapi kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya, dan mengerjakan di dalam kita apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yahshua Ha Mashiah. Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya! Amin. (Ibr 13:20-21)

Jadi, kita bisa menarik sebuah kesimpulan dari uraian di atas yang berdasarkan pertanyaan ”Keselamatan Kekal, anugerah YAHWEH atau hasil pekerjaan manusia?” dengan  kalimat ini:

  1. Bahwa manusia hanya dan hanya dapat diselamatkan, dibenarkan, masuk kedalam Kerajaan Sorga dan  hidup yang kekal melalui iman kepada Yahshua Ha Mashiah, yang telah menganugerahkan penebusan dosa manusia melalui pengorbanan darah-Nya sendiri di kayu salib – Yohanes 14:6KEMUDIAN
  2. bagi mereka yang mau dan sudah menerima anugerah tersebut, mereka diwajibkan oleh YAHWEH untuk hidup kudus dan benar, sebagaimana Bapa mereka ada, yakni kudus dan benar.”

Urutan di atas sama tepat dengan urutan “Bertobatlah dan beri dirimu dibaptis” (Kis 2:38; 13:24; 19:4), bukan “dibaptis lalu bertobat.” Doktrin perbuatan baik untuk menebus dosa sana nilainya dengan doktrin pembaptisan bayi untuk bebas dari dosa turunan, kedua doktrin ini adalah ibadah yang tidak berkenan kepada-Nya (Ibr 12:29).

Singkat kata: “Pertama ialah Efesus 2:8-9 lalu kemudian setelah itu yang kedua Roma 2:6-7. Keduanya penting dan harus dimiliki, namun urutannya tidak bisa dibalik!”

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Apa bedanya antara Paskah / Passover dengan Easter?


Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Mashiah telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Mashiah. (Gal 1:6-7)

Ratusan juta orang merayakan Easter untuk menghormati kebangkitan Yahshua Ha Mashiah – tetapi apakah itu Alkitabiah? Apakah Easter dan Paskah / Passover berbeda? Selidikit apa yang Alkitab katakan, tidak katakan, dan ajarkan tentang hari perayaan ini. Jangan beranggapan kamu sudah tahu! Kamu mungkin akan terkejut dengan fakta-fakta di bawah ini.

Artikel ini menolong setiap pembaca:

  1. Menguji hati dan pikirannya ”benarkah ia mengasihi YAHWEH, Elohim-nya dengan segenap hati, segenap jiwa dan dengan segenap akal budinya” (Mat 22:27; Mark 12:29-30), a..t..aa..uuu hanya dengan mulutnya saja sedangkan hatinya untuk keuntungan diri sendiri (Mat 15:8-9; Yes 29:13).
  2. Kembali kepada kasih yang mula-mula kepada Juruselamat-nya, Yahshua/ Yeshua Ha Mashiah atau Yesus Kristus.

Catatan penting: Barang siapa memakai artikel ini untuk tujuan yang sebaliknya, yakni membawa orang lain (Kristen dan bukan Kristen) untuk membenci Yahshua Ha Mashiah dan firman-Nya, kutukan besar nabi Musa akan menimpa penyesat tersebut, sebab ia telah memutar balikan tujuan yang kudus dan benar kepada tujuan yang jahat dan salah (kitab Keluaran 28:15-68). Terima kasih untuk perhatian Anda. Anggur Baru.

EASTER Holy-day. Biasanya di hari Easter, orang-orang Kristen mengadakan kebaktian-kebaktian Minggu pagi bersamaan dengan terbitnya Matahari di ufuk Timur, melihat telur warna-warni (telur rebus atau coklat berbentuk telur) dan anak-anak ayam yang berbulu kuning, roti manis dengan tanda salib di atasnya serta kelinci. Semua benda-benda ini dikaitkan dengan kebangkitan Yahshua Ha Mashiah oleh banyak orang Kristen di dunia. Kita akan meneliti Alkitab tentang hari Raya ini, sebab Alkitab adalah satu-satunya sumber dari semua yang disebut Kristianiti.

Meneliti asal kata Easter. Dimana kita bisa temukan kata Easter di dalam Alkitab?

Tidak ada satupun kata Easter di seluruh Alkitab, juga tidak ada di seluruh terjemahan Alkitab berbahasa Inggris!

Satu dan hanya satu kata Easter di Alkitab  tertulis di Perjanjian Baru King James Version (KJV), itupun hanya satu kata dari 71 kata Passover (Paskah dalam bahasa Indonesia) di Alkitab KJV; (26 buah di Perjanjian Baru).  Tertulis: And when he had apprehended him, he put him in prison, and delivered him to four quaternions of soldiers to keep him; intending after Easter to bring him forth to the people. (Act/ Kis 12:4 KJV). Ayat ini bercerita tentang Petrus ditangkap oleh Herodes raja Romawi, segera setelah Herodes membunuh Yakobus saudara Yohanes dengan pedang. (1-3)

Kata Easter pada Kisah Para Rasul 12:4 di KJV – sekali lagi, satu-satunya kata yang ada di KJV dan tidak satupun di seluruh Alkitab versi lainnya – dikomentari oleh beberapa Komentator Alkitab seperti Albert Barnes dan Matthew Henry, sebagai kesalahan tulis sebab aslinya tertulis μετὰ  τὸ πάσχα meta to pascha artinya  ”after Passover” atau “sehabis Paskah” (ITB). Barnes: Aslinya tidak ada referensi kepada itu, tidak juga ada sepotong kecilpun bukti bahwa ada perayaan seperti itu diperingati pada waktu ketika buku itu ditulis [masa rasul-rasul]. Penterjemahan tersebut tidaklah hanya tidak membahagiakan, sebagimana itu tidak memberi idea pada seluruh arti dari aslinya.” Albert Barnes meneruskan komentarnya tentang kata Easter pada KJV ini dengan megutip kamus Alkitab Webster, ”Kata “Easter” adalah berasal dari Saxon, berkembang dari ”Eostre,” dewi Cinta, atau Venus dari Utara, menghormati sebuah festival yang dirayakan oleh nenek moyang kita yang kafir di bulan April.” 

Pernyataan para Komentator Alkitab di atas sangat mudah untuk diteguhkan, ayat 3 dengan sangat jelas menguatkan argument mereka: Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi.” (Kis 12:3). Suatu perayaan untuk memperingati keluarnya bangsa Israel dari Mesir (Kel 12:17) dan menjadi perayaan turun-temurun (Kel 34:18, 2Taw 30:21; Eze 45:21; 1Kor 5:7; Ibr 11:28)

Jika kata Easter dimasukan kedalam Alkitab, berarti kata tersebut sudah dikenal di luar  dunia Kekristenan. Penelitian membuktikan bahwa kata Easter berasal dari Ishtar dewi Babilonia, hal ini bisa dibuktikan dengan memperbandingkan perayaan Easter modern dengan perayaan pagan kuno untuk dewi Ishtar.

Timur Tengah (Irak: Asyur & Babilonia; Syria; Yordan, Libanon, Israel, Mesir dan negara-negara sekitarnya). Firman YAHWEH berkata, ”Keturunan Ham ialah Kush, … Keturunan Kush ialah … Kush memperanakkan Nimrod; dialah yang mula-mula sekali orang yang berkuasa di bumi; Mula-mula kerajaannya terdiri dari Babel semuanya di tanah Sinear. Dari negeri itu ia pergi ke Asyur, lalu mendirikan Niniwe, Rehobot-Ir, Kalah dan Resen di antara Niniwe dan Kalah; itulah kota besar itu. (Kej 10:6-12).

“Ketika Nimrod remaja, ibunya, Semiramis, tertarik kepadanya, dan akhirnya menikahinya. Ketika Nimrod meninggal dunia, dia dijadikan dewa Matahari. Samiramis kemudian memiliki anak gelap disebut Tamus, yang ia klaim sebagai anak dari Nimrod yang kembali atau lahir kembali dari suaminya, Nimrod.”
World Religions by David Terrell

Tradisi berkata ketika Tamus berusia 40 tahun, ia terbunuh oleh babi liar. Samiramis, ibunya, meminta rakyatnya untuk berkabung menangisi Tamus selama 40 hari. Pada kepercayaan kuno Babilonia, Nimrod disembah sebagai dewa Matahari, dan Samiramis sebagai dewi Bulan namanya Ishtar dikenal juga dengan panggilan ”Ratu Sorga/ Queen of Heaven,” sedangkan Tamus sebagai anak dari dewa Matahari (penjelmaan dari Nimrod).

Lalu orang Israel melakukan apa yang jahat di mata YAHWEH dan mereka beribadah kepada para Baal. Mereka meninggalkan YAHWEH, Elohim nenek moyang mereka yang telah membawa mereka keluar dari tanah Mesir, lalu mengikuti elohim lain, dari antara elohim bangsa-bangsa di sekeliling mereka, dan sujud menyembah kepadanya, sehingga mereka menyakiti hati YAHWEH. Demikianlah mereka meninggalkan YAHWEH dan beribadah kepada Baal dan para Asytoret. Maka bangkitlah murka YAHWEH terhadap orang Israel. Ia menyerahkan mereka ke dalam tangan perampok dan menjual mereka kepada musuh di sekeliling mereka, sehingga mereka tidak sanggup lagi menghadapi musuh mereka. (Hak 2:11-14)

Lalu dibawa-Nya aku dekat pintu gerbang rumah YAHWEH yang di sebelah utara, sungguh, di sana ada perempuan-perempuan yang menangisi dewa Tamus. Firman-Nya kepadaku: “Hai anak manusia, kaulihatkah apa yang mereka perbuat? Engkau masih akan melihat perbuatan-perbuatan kekejian yang lebih besar lagi dari pada ini.” Kemudian dibawa-Nya aku ke pelataran dalam rumah YAHWEH; sungguh, dekat jalan masuk ke bait YAHWEH, di antara balai Bait Suci dan mezbah ada kira-kira dua puluh lima orang laki-laki, yang membelakangi bait YAHWEH dan menghadap ke sebelah timur sambil sujud pada matahari di sebelah timur. (Yeh 8:14-16). Hukumannya: Oleh karena itu Aku akan membalas di dalam kemurkaan-Ku. Aku tidak akan merasa sayang dan tidak akan kenal belas kasihan. Dan kalaupun mereka berseru-seru kepada-Ku dengan suara yang nyaring, Aku tidak akan mendengarkan mereka.” (Yeh 8:18)

Europa, termasuk Turkey Barat. Ini adalah catatan dokter Lukas penulis kitab Injil Lukas dan  Kisah Para Rasul tentang kemarahan orang-orang Asia Kecil (sekarang Turkey) karena rakyat berhenti beribadah kepada dewi Artemis atau Diana (orang Romawi menamainya), lalu mengikuti ajaran Jalan Lurus (Injil) yang dibawa oleh rasul Paulus: ”Dengan jalan demikian bukan saja perusahaan kita berada dalam bahaya untuk dihina orang, tetapi juga kuil Artemis, dewi besar itu, berada dalam bahaya akan kehilangan artinya. Dan Artemis sendiri, Artemis yang disembah oleh seluruh Asia dan seluruh dunia yang beradab, akan kehilangan kebesarannya.” (Kis 19:27).

Patung Artemis/ Diana  – dewi kesuburan, dilambangkan dengan payudaranya yang banyak – dan kuilnya yang terbesar di jaman Paulus berada di kota Efesus (50 Km selatan kota Izmir) termasuk salah satu keajaiban dunia, dalam literatur-literatur pagan kuno Artemis/ Diana ini dipanggil sebagai ”Artemis orang-orang Efesus” dan ”Artemis Agung.” Perlu diingat Asia Kecil berada di bawah kekuasaan Romawi di jaman Paulus. Kuil ini dibangun sekitar 550 BC dan dihancurkan pada 356 BC. Lalu dibangun kembali, sekarang tinggal puing-puingnya. Dewi Artemis telah disembah oleh orang-orang besar Yunani dan kemudian diikuti oleh orang-orang Romawi. Sejarah berkata bahwa ratu Cleopatra dari Mesir pernah mengunjunginya.

Dari bukti sejarah ini Anda bisa mengerti lebih baik catatan dr. Lukas selanjutnya: Oleh Paulus Elohim mengadakan mujizat-mujizat yang luar biasa, … Hal itu diketahui oleh seluruh penduduk Efesus, baik orang Yahudi maupun orang Yunani, maka ketakutanlah mereka semua dan makin masyhurlah nama Yahweh Yahshua. Banyak di antara mereka yang telah menjadi percaya, datang dan mengaku di muka umum, bahwa mereka pernah turut melakukan perbuatan-perbuata seperti itu. Banyak juga di antara mereka, yang pernah melakukan sihir, mengumpulkan kitab-kitabnya lalu membakarnya di depan mata semua orang. Nilai kitab-kitab itu ditaksir lima puluh ribu uang perak. Dengan jalan ini makin tersiarlah firman YAHWEH dan makin berkuasa. (Act 19:17-20). Sekarang perhatikan reaksi para bisnisman di Efesus

Kira-kira pada waktu itu timbul huru-hara besar mengenai Jalan YAHWEH. Sebab ada seorang bernama Demetrius, seorang tukang perak, yang membuat kuil-kuilan dewi Artemis dari perak. Usahanya itu mendatangkan penghasilan yang tidak sedikit bagi tukang-tukangnya. Ia mengumpulkan mereka bersama-sama dengan pekerja-pekerja lain dalam perusahaan itu dan berkata: “Saudara-saudara, kamu tahu, bahwa kemakmuran kita adalah hasil perusahaan ini! Sekarang kamu sendiri melihat dan mendengar, bagaimana Paulus, bukan saja di Efesus, tetapi juga hampir di seluruh Asia telah membujuk dan menyesatkan banyak orang dengan mengatakan, bahwa apa yang dibuat oleh tangan manusia bukanlah Elohim [Theos, Deity. ITB menulis ”dewa.”]  (gods [theos] made by the hands of men are not gods [theos]; GLT). Dengan jalan demikian bukan saja perusahaan kita berada dalam bahaya untuk dihina orang, tetapi juga kuil Artemis, dewi besar itu, berada dalam bahaya akan kehilangan artinya. Dan Artemis sendiri, Artemis yang disembah oleh seluruh Asia dan seluruh dunia yang beradab, akan kehilangan kebesarannya.” Mendengar itu meluaplah amarah mereka, lalu mereka berteriak-teriak, katanya: “Besarlah Artemis dewi orang Efesus!” Seluruh kota menjadi kacau dan mereka ramai-ramai membanjiri gedung kesenian serta menyeret Gayus dan Aristarkhus, keduanya orang Makedonia dan teman seperjalanan Paulus. (Kis 19:23-29)

Kutipan sejarah lainnya yang berkaitan dengan dewi Ishtar.

  • Ishtar, dewi cinta dan perang, … Namanya dalam bahasa Sumer ialah Inanna (wanita sorga/ langit). Ia adalah saudara perempuan Shamash dewa Matahari dan anak perempuan dari Sin  dewa bulan. Ishtar telah disetarakan dengan planet Venus. Lambangnya adalah sebuah bintang terlukis di dalam sebuah lingkaran. Sebagai dewi perang, ia sering diwakili duduk diatas sebuah singa. Sebagai dewi eros, ia mucikari dari kuil pelacur-pelacur. Ia juga disertakan sebagai ibu yang murah hati berdoa syafaat kepada dewa-dewa demi penyembah-penyembahnya. Collier’s Encyclopedia, Vol. 15, pg. 748. Sumer terletak di Irak modern bagian selatan.
  • “Lalu lihat pada Easter. Apa arti makna Easter itu sendiri? Itu membawa aslli Kaldian-nya pada jidatnya. Easter tidak ada lain kecuali ”Astarte” , satu dari beberapa panggilan Beltis. ”Ratu Sorga” namanya sebagaimana ”disepel” oleh masyarakat Niniwe, terbukti sama dengan sekarang ini umum dipakai di negara ini. ”Nama” itu telah ditemukan oleh Layard di monument-monument Asyur / Assyrian, adalah ”Ishtar.” Alexander Hislop, The Two Babylons; page 103.

Jadi Easter terbukti sama dengan Ishtar!, mungkin kata Easter hanyalah penyepelan kata Ishtar dalam mulut orang Europa. Dilihat dari kandungan  kepercayaan dan praktik dari berbagai negara maka itu bisa disimpulkan sebagai berikut: Ishtar (Babylonian and Assyrian) = Astarte (Phoenician-Canaanite) = Ashtoreth/ Ashtaroth (jamak) (Hebrew) = Isis (Egyptians) = Artemis (Grecians) = Diana/ Venus/ Bunda Maria (Romans) = Allah (Arabs) = Eostre (Saxons), mungkin untuk orang-orang Asia dewi ini bernama Kuan Im yang berdiri di bunga teratai (Buddhism).

Easter; waktu perayaan, dekorasi (telur, , anak-anak ayam, kelinci) dan maknanya.
Waktu. Dongeng Yunani tentang kembalinya Demeter dewi bumi [Earth Mother, orang NewAge menyebutnya] dari kegelapan kepada hari terang, melambangkan bangkitnya kehidupan di musim semi (spring) setelah masa gelap yang panjang dari musim dingin (winter). Funk & Wagnall‘s Standard Reference Encyclopedia, Volume 8, page 2940. Di Europa, waktu dimajukan satu jam satu minggu sebelum hari raya Easter. Ibadah Easter ini dirayakan selalu pada hari Minggu pagi hari, harap ingat hari Minggu adalah Sun-day (penamaan hari-hari dalam seminggu yang kita pakai adalah nama dewa-dewi orang Roma). Penyembah Matahari selalu menghadap ke Timur dimana Matahari terbit, Lihat kembali (Yeh 8:14-16). di atas.

”Sekarang kematian dan kebangkitan Attis, secara resmi dirayakan di Roma pada tanggal 24-25 Maret, dikemudian hari dirayakan sebagai munculnya musim semi,  dan karenanya hari yang sangat cocok  untuk kebangkitan dari sebuah dewa… yang telah mati.” Frazer; Adonis, Attis, Osiris 1:306.

Dekorasi.Telur ada sebuah symbol yang sakral bagi masyarakat Babilon.  Mereka percaya bahwa sebuah telur yang besar telah jatuh dari langit ke sungai Eufrat, dan dari telur tersebut keluarlah dewi Astarte (Easter). Tiap negara mempunyai versinya sendiri tentang telur ajaib tersebut. Yunani mempunyai telur sakral Heliopolis dan telur Typhon.

Bandingkan dengan lambing Gereja Roma Katolik “Ratu Sorga” yang berdiri diatas bulan sabit.  Katolik memanggil bunda Maria (ibu dari Yahshua) sebagai “Perawan Maria” dan “Ratu Sorga.”

Anak-anak ayam yang beru lahir adalah gambaran dari “kehidupan baru,” Orang Europa, khusunya yang tinggal di daerah utara, dimana musim dingin sangat panjang dan gelap,  berkata bahwa musim Semi adalah awal kehidupan.

Kelinci. The Encyclopedia Britannica tertulis, “Seperti telur Easter, kelinci Easter telah datang ke Kristentianiti sejak lama. Kelinci dikaitkan dengan bulan dalam legenda Mesir kuno. Kelinci telah menjadi lambang kesuburan oleh karena perkembangannya yang cepat (Catholic Encyclopedia 5:227)

Roti bulat manis bergaris salib. Tanda salib ini adalah lambang huruf “T“, ”t” (baca “tau,” huruf Yunani) adalah lambang Tamus. Tanda “silang di dalam lingkaran” symbol kuno dari dewa Matahari orang Babilonia. Untuk orang Yunani tanda “silang” atau “cross” adalah lambang dari dewa Yunani Mithras. Goldsmith, Ancient Pagan Symbols. Lihat “Penyembahan kepada Salib.”

Firman yang datang kepada Yeremia untuk semua orang Yehuda yang diam di tanah Mesir, di Migdol, di Tahpanhes, di Memfis dan di tanah Patros: (Yer 44:1) Firman ini datang sehubungan dengan wanita-wanita Yehuda dengan sepengetahuan suami-suami mereka telah menyembah Ratu Sorga (17-19). Mereka mempersembahkan kepada dewi ini  minuman dan kue-kue panggang (wafer-wafer bulat atau cakes, diterjemahkan dari kata Ibrani “kavan,” sebuah gambaran dari matahari dan bulan. Bentuk kue-kue ini berasal dari Babilon, kue-kue serupa ini yang juga orang-orang Yunani persembahkan kepada Astarte dan di Europa disebut round hot cross buns (roti-roti bulat bergaris salib).

Lebih detil tentang “salib” atau “silang”  lihat artikel “Penyembahan Kepada Salib” dan The Two Babylons oleh Alexander Hislop.

Sejarah Perayaan Easter masuk kedalam Kekristenan. Gereja Roma Katolik pada Sidang Nicaean 325 AD memutuskan Easter haruslah dirayakan pada Minggu pertama, setelah bulan penuh, pada atau setelah tepat musim semi (the vernal equinox). Tahun 399 AD, the Theodosian code bermaksud membuang  konotasi-konotasi pagan/ kafir dari perayaan tersebut dan melarang merayakannya. Tindakan penggabungan Kristiani dan Pagan melanggar ajaran Yahshua pada Markus 2:20-22, baca “Masalah serius jemaat yan sering tidak disadari.”

Easter tidak dirayakan oleh orang-orang Kristen mula-mula, dua sumber sebagai buktinya:

  • Encyclopedia Britannica, Edisi ke 11:Tidak ada indikasi dari peringatan perayaan Easter di Perjanjian Baru, atau di dalam tulisan para Rasul. Orang-orang Kristen pertama terus memperingati perayaan-perayaan orang Israel [Hari-hari Raya Elohim di kitab Imamat 23], meskipun di dalam sebuah roh yang baru, sebagai peringatan peristiwa-peristiwa yang mana perayaan-perayaan telah ada sebagai bayangan yang akan datang. Jadi Paskah, dengan konsep baru ditambahkan ke Kristus sebagai Anak Domba Paskah sejati … terus diperingati … ”
  • Alkitab: Kis 12:3; 20:6,16; 1Kor 5:7-8

Argumentasi.
Mungkin Anda seorang Kristen, dan berkata “Ok… ok, Easter adalah upacara pagan untuk dewi Ishtar, dewi Bulan, yakni dewi Kesuburan, namun apakah saya salah jika memakai cara dunia sedangkan hati dan pikiran saya tetap untuk menghormati kebangkitan Yahshua Ha Mashiah / Yesus Kristus???” Apa kata Alkitab tentang sikap seperti ini?

Yahshua menjawab:

  • Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus.”  (Mark 8:38)
  • Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Elohim kamu abaikan untuk berpegang pada adat istiadat manusia.” Yahshua berkata pula kepada mereka: “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Elohim, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Mar 7:7-9)
  • “Mengapa kamu berseru kepada-Ku: YAHWEH, YAHWEH, padahal kamu tidak melakukan apa yang Aku katakan? Setiap orang yang datang kepada-Ku dan mendengarkan perkataan-Ku serta melakukannya–Aku akan menyatakan kepadamu dengan siapa ia dapat disamakan–, (Luk 6:46-47)

Jawaban ini persis seperti isi perintah YAHWEH melalui nabi Musa kepada bangsa Israel dalam Ulangan 12:28-32: (Ingat Yahshua adalah Alfa dan Omega!)

Dengarkanlah baik-baik segala yang kuperintahkan kepadamu, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian untuk selama-lamanya, apabila engkau melakukan apa yang baik dan benar di mata YAHWEH, Elohimmu.” “Apabila YAHWEH, Elohimmu, telah melenyapkan dari hadapanmu bangsa-bangsa yang daerahnya kaumasuki untuk mendudukinya, dan apabila engkau sudah menduduki daerahnya dan diam di negerinya, maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang elohim mereka dengan berkata: Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada elohim mereka? Akupun mau berlaku begitu. Jangan engkau berbuat seperti itu terhadap YAHWEH, Elohimmu; sebab segala yang menjadi kekejian bagi YAHWEH, apa yang dibenci-Nya, itulah yang dilakukan mereka bagi elohim mereka; bahkan anak-anaknya lelaki dan anak-anaknya perempuan dibakar mereka dengan api bagi elohim mereka. Segala yang kuperintahkan kepadamu haruslah kamu lakukan dengan setia, janganlah engkau menambahinya ataupun menguranginya.”

Jadi jika kita ingin menghormati kematian dan  merayakan kebangkitan Yahshua Ha Mashiah, beberapa hal ini penting untuk dilakukan

  • Kita berkata satu sama lain:  “Selamat hari Paskah!” (asal kata dari Pesach (Ibrani, baca: peh’-sakh) atau dalam bahasa Inggris “Happy Passover!”
  • Kita tidak menyertakan dekorasi atau aktivitas yang berhubungan dengan perayaan Easter holiday.

Jika orang-orang Kristen melakukan kedua perkara ini dengan setia, maka dunia akan mengerti ajaran Alkitab dengan benar, dan akan dapat melihat Yahshua yang sebenarnya seperti yang telah tertulis di Alkitab. Be strong! Be bold!

Selamat Hari Paskah!! Happy Passover!!

Bila Anda punya waktu bacalah Hari Paskah Yahshua Terakhir di Bumi, menurut kitab Injil  Markus

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Perjamuan Kudus: Roti dan air anggur menjadi tubuh dan darah Yahshua?


Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal.” (Yoh 10:5)

Pada setiap upacara Perjamuan Kudus / The Lord’s Supper / Eukharisti jemaat biasanya dibacakan ayat-ayat pada 1Korintus 11:23-25, inti isinya: Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!” … “Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!” atau langsung dari Matius 26:26-28 atau Markus 14:22-24 atau Lukas 22:17-20.

Apakah roti dan air anggur secara fisik berubah menjadi tubuh dan darah Adonai Yahshua atau sekedar simbolik belaka? Apapun denominasi Gereja Anda, itu tidak terlalu penting untuk Adonai Yahshuah, namun memiliki doktrin Perjamuan suci yang sesuai Alkitab sangatlah penting, sebab hal ini satu dari beberapa fondasi Kristianiti yang menentukan layak tidaknya orang Kristen masuk Sorga.

Sejarah doktrin Perjamuan Suci bahwa roti dan air anggur berubah secara fisik menjadi tubuh dan darah Yahshua Ha Mashiah. Doktrin ini pertama kali dikeluarkan pada Sidang Lateran IV the Council of Trent oleh Gereja Roma Katolik di tahun 1215 dan diteguhkan pada (1545-1563).  Pada doktrin ini Perjamuan malam terakhir Adonai Yahshua dengan murid-murid-Nya dikenal sebagai the Lord’s Supper dinyatakan sebagai sebuah korban perdamaian untuk dosa. Doktrin perjamuan suci ini (eucharist) mengandung dua hal penting:

  • Transubstantiation (roti/ wafer dan air anggur/ win (minuman anggur beralkohol) dipercayai secara fisik berubah menjadi daging dan darah Yahshua), dan
  • Sacrifice (korban sembelihan untuk penghapus dosa).

Dengan kata lain, para pemimpin gereja penganut doktrin perjamuan suci transubstantiation menyatakan bahwa setiap kali para pendeta mengadakan upacara Perjamuan suci (Eucharistic mass) mereka mempersembahkan Yahshua sebagai korban sembelihan kepada Elohim untuk penebusan dosa-dosa jemaat mereka. Pendeta disini nampak berfungsi sebagai imam pada Perjanjian Lama. Ini sebabnya Perjamuan Kudus sangat penting bagi penganut doktrin di atas, Paus Yohanes II menyatakannya sebagai berikut: “… penyembahan Eucharist adalah pusat dan tujuan dari semua kehidupan sakrament.” Seorang menyimpulkannya demikian : “Mass (ibadah Roma Katolik) adalah pusat doktrin Katolik dan Eucarist (the Wafer-God) adalah pusat dari Mass!”

Dengan menyebut kata: HOC EST ENIM CORPUS MEUM (Latin; ”Inilah tubuh-Ku” ) dan HIC EST ENIM CALIX SANGUINIS MEI (Latin; ”karena ini adalah cawan darah-Ku”) para pendeta ini berkuasa merubah wafer/ roti (disebut host/ hosti) dan win /air anggur menjelma menjadi tubuh dan darah Yahshua Ha Mashiah. Artinya: Yahshua/ Yeshua / Yesus disembelih sebagai korban penebus dosa secara berulang-ulang setiap kali diadakan Perjamuan Suci / Eucharistic Mass.

Keyakinan perubahan fisik tersebut nampak pada surat resmi The Council of Trent yang dikeluarkan oleh Gereja Roma Katolik, dimateraikan dengan sebelas kata kutukan bagi mereka yang tidak mempercayainya.

Sekarang kita lihat doktrin Perjamauan suci apa yang dipercayai oleh para bapa Gereja mula-mula dan abad-abad pertama Gereja Katolik (diawali pada abad ketiga AD, ketika Kristianiti menjadi agama negara Kerajaan Romawi).

  • Justin Martyr percaya itu sebagai ibadah rohani dengan korban pujian dan ucapan syukur untuk memperingati kematian Yashua seperti pada Maleakhi 1:11.
  • Irenaeus juga merefer pada kitab Maleakhi, bahwa korban yang benar adalah doa-doa para orang percaya yang keluar dari hati yang murni.
  • Tertullian yakin bahwa korban-korban persembahan yang benar kepada Elohim bukanlah benda-benda yang fana atau fisik, tetapi hati-hati yang hancur kepada Elohim.
  • Clement dari Alexandria memakai kata gifts (hadiah persembahan), namun artikel yang sama ini diterjemahkan oleh Gereja Katolik sebagai sacrifeces (korban-korban).
  • Eusebius secara jelas menyatakan bahwa kegenapan nubuatan nabi Maleakhi (pada 1:11) korban yang tahir dan tidak berdarah adalah ditemukan di dalam doa-doa dan ucapan syukur orang-orang Kristen.

Baca: Ibrani 13:15-16; Roma 12:1-2.

Sekarang kita melihat ayat-ayat Alkitab sehubungan dengan kata korban dan darah pada kontek Perjamuan suci.

1. Perjamuan suci terakhir Yahshua. (Luk 22:1-22). Lalu Ia mengambil roti, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka, kata-Nya: “Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.” (Luk 22:19; 1Kor 11:24)

Melalui perkataan ini, Yahshua mengingatkan murid-murid-Nya akan hari Paskah (Passover) yang pertama yaitu di hari terakhir sebelum mereka meninggalkan tanah Mesir (Keluaran 12): Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya sebagai hari raya bagi YAHWEH turun-temurun. Kamu harus merayakannya sebagai ketetapan untuk selamanya. (Kel 12:14).

Kita tahu bahwa Yashua adalah anak domba korban penebus dosa yang sesungguhnya. Ia disalibkan dan mati pada hari Paskah. Seperti telah tertulis: ”Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Ha Mashiah. (1Kor 5:7). Penekanan pada kedua perayaan ini ialah ”suatu peringatan untuk mengingat kembali” dan bukan ”pengulangan peristiwa.” Peristiwa penting ini ialah ”Sekali untuk selama-lamanya!”, seperti tertulis:

  • … setelah disucikan sekali untuk selama-lamanya. Tetapi Ia, setelah mempersembahkan hanya satu korban saja karena dosa (after he had offered one sacrifice for sins; GLT), Ia duduk untuk selama-lamanya di sebelah kanan Elohim,  … Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan. (Ibr 10:2,12,14)
  • Sebab juga Mashiah telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Elohim; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, (1Pet 3:18)
  • Karena kita tahu, bahwa Mashiah, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, tidak mati lagi: maut tidak berkuasa lagi atas Dia. (Rom 6:9)

GLT: George Lamsa Translation’s Bible

Yohanes 6:22-71; Maka kata Yahshua kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jikalau kamu tidak makan daging Anak Manusia dan minum darah-Nya, kamu tidak mempunyai hidup di dalam dirimu. (Yoh 6:53). Apakah di sini Yahshua berbicara dalam bentuk perumpamaan atau sesungguhnya /literal? Pada ayat 63 Ia memberi jawaban untuk pertanyaan ini, Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup (spirit and life). (Yoh 6:63)

Jika Yohanes 6:53 ini bermakna literal maka ayat 56 konsekuensinya ialah keberadaan Yahshua di dalam kehidupan orang Kristen Katolik hanya setiap hari Minggu dan 6 hari lainnya tanpa Yahshua. Dan sebulan sekali untuk denominasi Kristen lainnya. Ya, banyak orang Kristen hidup suci hanya pada hari ibadah saja, dan enam harinya dalam lumpur dosa, namun kehadiran Yahshua yang diwakili oleh Roh Kudus di dalam orang percaya selalu konstant setiap hari bahkan setiap detik! Ia tidak keluar dan masuk!!

Kesalah pahaman ini menyebabkan hilangnya keselamatan mereka, seperti nampak pada ayat 66, mereka menolak Yahshua: ”Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.” Apa reaksi Yahshua atas murtad besar-besaran ini?  Ini reaksi-Nya: ”Maka kata Yahshua kepada kedua belas murid-Nya: “Apakah kamu mau pergi juga?” (Yoh 6:67).

2. Makan daging dan minum darah manusia. Mengertikah Anda mengapa banyak murid-murid-Nya meninggalkan Dia pada Yohanes 6 di atas? Yohanes memberi alasannya: Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yahshua yang berkata: “Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?” (Yoh 6:60). Pernyataan “makan daging dan minum darah-Nya” sungguh tidak dapat diterima, tidak sesuai ajaran para nabi-nabi, itu yang dimaksud penulis Injil ini.

Di Perjanjian Lama orang Israel hanya boleh makan daging binatang yang bersih saja (Imam 11 dan Ulangan 14). Manusia memakan manusia suatu kekejian di mata YAHWEH (10 Perintah-Nya: Jangan membunuh). Memakan daging bersih dengan darahnya atau meminum darah sangat dilarang di Perjanjian Lama:

  • Hanya daging yang masih ada nyawanya, yakni darahnya, janganlah kamu makan. (Kej 9:4)
  • Tetapi jagalah baik-baik, supaya jangan engkau memakan darahnya, sebab darah ialah nyawa, maka janganlah engkau memakan nyawa bersama-sama dengan daging. Janganlah engkau memakannya; engkau harus mencurahkannya ke bumi seperti air. Janganlah engkau memakannya, supaya baik keadaanmu dan keadaan anak-anakmu yang kemudian, apabila engkau melakukan apa yang benar di mata YAHWEH. (Ul 12:23-25)
  • Setiap orang dari bangsa Israel dan dari orang asing yang tinggal di tengah-tengah mereka, yang makan darah apapun juga Aku sendiri akan menentang dia dan melenyapkan dia dari tengah-tengah bangsanya. (Im 17:10)

Peraturan tidak boleh makan darah ini tetap berlaku pada jaman rasul-rasul dan dibacakan setiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat (Kis 15:21). Dari ayat-ayat ini nampak sekali mengapa perkataan ”makan daging dan minum darah-Ku” itu sungguh merupakan ”perkataan ini keras” (Yoh 6:60).

Anda mungkin berargumentasi, bahwa peraturan itu hanya untuk orang Yahudi, dan bukan untuk orang Kristen non-Yahudi. Saya beritahu Anda, bahwa ayat-ayat Alkitab tidak ada kontradiksi satu dengan lainnya, JIKA ada, itu dikarenakan interpretasi yang keluar kontek!

Silahkan kembali kepada kitab Kisah ParaRasul 15. Lukas menulis pasal ini sehubungan protest beberapa orang Yahudi Israel kepada Kristen di luar tanah Israel (Yahudi dan non-Yahudi). Lalu Paulus dan Barnabas mengkhususkan diri bertemu dengan para rasul di Yerusalem, terjadilah sidang besar yang dihadiri oleh para rasul dan para penatua jemaat. Apa keputusan Roh kudus melalui mereka? Sunat dan peraturan tambahan Musa tidak diwajibkan kepada Kristen non-Yahudi, tetapi empat hal diperintahkan kepada jemaat untuk dijauhkan (Kis 15:20,29):

  • Makanan yang telah dipersembahkan kepada berhala, – perzinahan rohani
  • Makanan yang mengandung darah,
  • Makanan dari binatang yang mati tercekik (darahnya tetap di dalamnya),
  • Percabulan – perzinahan tubuh.

Jadi seluruh Alkitab mengajar bahwa meminun darah adalah terlarang untuk para umat YAHWEH. Dan jika minum darah binatang dilarang oleh YAHWEH lebih pasti lagi darah manusia sangat terlarang. Yahshua Ha Mashiah yang adalah Tritunggal dari YAHWEH sendiri, menegaskan perkataan-Nya di dalam Yohanes 6 ini:  daging sama sekali tidak berguna (Yoh 6:63)

3. Apa komentar para bekas pendeta Gereja Roma Katolik tentang doktrin Transubstantiation pada Perjamuan suci ini?

Referensi:

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Nabi Yesaya: Yahshua adalah YAHWEH!


Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim?masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Elohim? (Yoh 10:34-36)

Lalu Yahshua bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” (Mat 16:15). Pertanyaan tentang siapakah Yahshua sesungguhnya tetap menjadi suatu diskusi yang terus-menerus sejak keberadaan Yahshua dua ribu tahun sampai hari ini. Pertanyaan Yahshua ini tentang ”siapakah diri-Nya menurut Anda” sangatlah penting untuk Anda dan saya jawab. Kepentingan ini bukanlah untuk Yahshua, tetapi untuk kita sendiri, untuk Dia pribadi, itu tidak penting apa yang kita pikir tentang diri-Nya, sebab Ia sendiri tahu siapa diri-Nya.

Pertanyaan ini penting bagi setiap kita sebab pengetahuan kita akan Yahshua menentukan hidup kita bukan hanya di bumi ini saja tetapi juga di kehidupan kekal yang akan datang!

Jika pengetahuan kita tentang Yahshua salah, maka cara pikir dan hidup kita juga akan menjadi salah!!

Tetapi jika pengetahuan kita benar tentang siapakah sesungguhnya Yahshua, maka kita akan mendapatkan apa yang Dia sudah janjikan, upah ini tepat seperti perkataan-Nya ini: Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar. (Mat 10:41). Upah Anda tergantung dari cara Anda menyambut Yahshua Ha Mashiah! Karena pentingnya pesan ini sehingga rasul Markus dan Lukas mencatat pertanyaan yang sama di atas sebagaimana rasul Matius telah mencatat (Mar 8:29; Luk 9:20).

Menurut Anda, siapakah Yahshua Ha Mashiah / Jesus Christ / Yesus Kristus / Isa Al-Masih?

Yahshua menyatakan di depan orang banyak bahwa Ia lebih besar dari sekedar seorang nabi besar.

  • Ia berkata bahwa Yohanes Pembaptis ialah bukan sekedar seorang nabi YAHWEH, tetapi lebih dari pada nabi dan Ia menambahkan: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis (Mat 11:9, 11; Luk 7:26, 28). Dan pada ayat 10, ayat diantara 9 dan 11 tersebut, Ia membuka rahasia diri-Nya sendiri, yaitu Yohanes Pembaptis hanyalah seorang penyiap jalan bagi pelayanan-Nya. Yohanes Pembaptis sendiri meneguhkan pernyataan ini, ia berkata:  “Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak.”  (Mar 1:7; juga pada Luk 3:16 & Yoh 1:27)
  • Ia berkata kepada seorang wanita Samaria yang percaya bahwa Mesias / Mashiah akan datang, ”Akulah Dia , yang sedang berkata-kata dengan engkau.” (Yoh 4:26)
  • Di lain waktu Ia menyatakan bahwa Ia adalah Alfa dan Omega, dua huruf Yunani seperti huruf Indonesia A dan Z, yang Ia maksudkan adalah bahwa Ia adalah Yang Awal dan Yang Akhir, dengan kata lain keberadaan-Nya adalah kekal selamanya. Empat kali Ia menyatakan diri-Nya sebagai ”Alfa dan Omega” di kitab Wahyu. (Wah 1:8;17-18; 2:8; 21:6)

Pernyataan Yahshua sebagai Alfa dan Omega berarti Ia mensejajarkan diri-Nya dengan YAWHEH, seperti tertulis di kitab nabi Yesaya:

  • Aku, YAHWEH, yang terdahulu, dan bagi mereka yang terkemudian Aku tetap Dia juga. (Yes 41:4b)
  • Beginilah firman YAHWEH, Raja dan Penebus Israel, YAHWEH semesta alam: “Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Elohim selain dari pada-Ku. (Yes 44:6)
  • “Dengarkanlah Aku, hai Yakub, dan engkau Israel yang Kupanggil! Akulah yang tetap sama, Akulah yang terdahulu, Akulah juga yang terkemudian! (Yes 48:12)

Jika kita membaca Yesaya pasal 32-35 kita akan melihat dengan jelas pertukaran kata-kata Deiti yang menyatakan bahwa Yahshua adalah YAHWEH yang berbicara di Perjanian Lama, mari saya tunjukan kepada Anda apa yang saya maksud:

Ketahuilah bahwa kitab Yesaya yang terdiri dari 66 pasal ini sesungguhnya terbagi dalam dua kelompok (pasal 1-39 dan 40-66). Alkitab tidak memiliki pasal dan ayat pada mulanya, pasal dan ayat dicantumkan pada abad modern ini.

  • Pasal 32: Nubuatan akan bangkitnya seorang raja yang benar dan adil (1) dan pencurahan Roh Elohim untuk merestorasi penduduk Yerusalem (15).
  • Pasal 33: YAHWEH membuat Zion /Sion penuh keadilan dan kebenaran (5), Zion akan aman dan takut akan YAHWEH (6). Orang-orang berdosa di Zion dan yang tidak mengenal YAWHEH (the heathen; Lamsa Bible/LB) takut akan api yang abadi (14). Namun orang benar akan melihat raja adil dan benar ini dalam kemegahannya (15-17). YAHWEH adalah Hakim kita, Pemberi-hukum kita, Raja kita; dan Ia adalah Penyelamat kita [huruf P besar] (22; LB)
  • Pasal 34: YAHWEH murka atas segala bangsa dan Ia membalas mereka karena kejahatan mereka atas Zion (1-6). Perang Armagedon.
  • Pasal 35: YAHWEH menguatkan umat-Nya: ”Kuatakan hatimu, janganlah kecut; ketahuilah Elohim-mu, Pembalas sedang datang, Elohim Juruselamat [huruf J besar] sedang datang untuk menyelamatkan kamu.” (4; LB). Ia membabaskan umat-Nya dan pulang ke Zion dengan sukacita (10).

Dari pasal-pasal ini kita temukan bahwa YAHWEH telah menjanjikan datangnya seorang raja benar dan adil, yang pusat pemerintahan-nya di Zion. Janji ini merupakan penjelasan dari kitab Yesaya pasal 9, datangnya seorang raja dari keturunan Daud yang memerintah dengan keadilan dan kebenaran (9:6). Pasal 32-34 di atas isinya sama dengan nubuatan Daud pada Mazmur 2: YAHWEH memperingatkan bangsa-bangsa akan datangnya seorang raja yang diurapi YAHWEH di Zion. Raja ini dikatakan akan mengadili bangsa-bangsa, Ia adalah Hakim dan Penyelamat. Dalam Alkitab Perjanjian Baru kita tahu bahwa raja yang sekaligus hakim dan penyelamat ialah Yahshua Ha Mashiah.

Pada kitab Yesaya di atas jelas terlihat kata YAHWEH, Raja, Penyelamat, Hakim, Pemberi Hukum, Elohim Pembalas dan Elohim Juruselamat  adalah Satu pribadi, Ia adalah YAHWEH.

Rasul Yohanes dalam Injilnya menyatakan bahwa Elohim, yaitu Firman yang menjadi Manusia dan dipanggil dengan nama Yahshua / Yeshua / Jesus / Yesus / Isa / Immanu’el (artinya: “El beserta kita”). El (bahasa Aram; God, Ilah). Baca Injil Yohanes 1:1-14.

Yahshua dalam debat-Nya dengan orang-orang Farisi tentang keberadaan-Nya sebagai Elohim:

1. Yahshua berkata: Aku dan Bapa adalah satu.” Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yahshua.
Kata Yahshua kepada mereka: “Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?”
Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Elohim dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Elohim.”  (Yoh 10:30-33). Orang-orang Yahudi ini tidak salah mengerti dan tidak salah mendengar klaim Yahshua sebagai Elohim, maka sesuai hukum Musa, hukuman menghujat Elohim (yaitu bagi orang yang menyamakan dirinya sebagai Elohim) adalah dirajam batu sampai mati. Namun apa jawab Yahshua? Ia memperjelas klaim-Nya!!
Ia menjawab mereka dengan mengutip perkataan Daud pada Maz 82:6-7, dan menyimpulkannya:

Kata Yahshua kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah Elohim? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut Elohim–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Elohim! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Elohim? (Yoh 10:34-36)

2. Setelah Yahshua berkata seperti ini: Maka Yahshua berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.” (Yoh 8:12). Perkataan ini membuat beberapa orang Yahudi marah, sebab hanya Elohimlah petunjuk jalan kehidupan manusia, maka perdebatan keraspun terjadilah (51-59):

Aku [Yahshua] berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya.” [disini Ia menjelaskan klam "terang dunia", bahwa PERKATAAN-Nya adalah penuntun jalan ke Sorga].
Kata orang-orang Yahudi kepada-Nya: “Sekarang kami tahu, bahwa Engkau kerasukan setan. Sebab Abraham telah mati dan demikian juga nabi-nabi, namun Engkau berkata: Barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya. Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kita Abraham, yang telah mati! Nabi-nabipun telah mati; dengan siapakah Engkau samakan diri-Mu?” [Anda lihat, bahwa para pendengar Yahshua mengerti benar apa yang Ia klaim: Ia adalah Elohim/God/Allah!!].
Jawab Yahshua: “Jikalau Aku memuliakan diri-Ku sendiri, maka kemuliaan-Ku itu sedikitpun tidak ada artinya. Bapa-Kulah yang memuliakan Aku, tentang siapa kamu berkata: Dia adalah Elohim kami, padahal kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia. Dan jika Aku berkata: Aku tidak mengenal Dia, maka Aku adalah pendusta, sama seperti kamu, tetapi Aku mengenal Dia dan Aku menuruti firman-Nya. Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hari-Ku dan ia telah melihatnya dan ia bersukacita.”
Maka kata orang-orang Yahudi itu kepada-Nya: “Umur-Mu belum sampai lima puluh tahun dan Engkau telah melihat Abraham?”
Kata Yahshua kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sebelum Abraham jadi, Aku telah ada.”
Lalu mereka mengambil batu untuk melempari Dia; tetapi Yahshua menghilang dan meninggalkan Bait Elohim.

Kepada seorang ahli Taurat Yahshua mengingatkan kepadanya siapakah Elohim YAHWEH, Elohim yang disembah Musa dan orang-orang Israel Perjanjian Lama.

Jawab Yahshua: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Yahweh Elohim kita, Yahweh itu esa. (Mar 12:29).

Ia mengutip firman Elohim yang diajarkan oleh Musa kepada umat-Nya (Ulangan 6:4):

Dengarlah, hai orang Israel: YAHWEH itu Elohim kita, YAHWEH itu esa! Shema Yisrael ADONAI eloheinu, ADONAI Echad!

ADONAI (Ibrani) diterjemahkan menjadi The LORD dan TUHAN.

Kalimat ini selalu dibacakan pada setiap ibadah orang Yahudi, pada kalimat ini terdapat difinisi dari keberadaan Elohim Israel. Artinya:

  • YAHWEH adalah satu-satunya Elohim (God /Allah dalam Alkitab Indonesia) bangsa Israel, bukan NAMA-NAMA lainnya seperti ALLAH (Ilah orang Islam), ARTEMIS, BRAHMA, MARDUK, SHIWA, WISNU, ZEUS dsb.
  • YAHWEH itu satu /esa/ ehad. Esa/ echad (kamus Strong Ibrani H259 adalah kata tunggal yang dapat berarti jamak; seperti setandan pisang, seorang manusia (terdiri dari roh, jiwa dan raga/ tubuh). Ini tepat apa yang Yahshua katakan tentang hubungan diri-Nya dengan YAHWEH: Aku dan Bapa adalah satu” (Yoh 10:30) dan ”Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Elohim dan Firman itu adalah Elohim.  Firman itu telah menjadi manusia,…  (Yoh 1:1,14)

Elohim Israel mengajar dan mengingatkan agar umat-Nya untuk senantiasa menjauhkan diri dari ajaran polytheism dan perzinahan rohani seperti bangsa-bangsa di sekitar mereka melakukannya.

Bukti lain bahwa Yahshua adalah YAHWEH itu sendiri, yang telah menjelma menjadi manusia, bisa dilihat pada perkataan kuasa dan perbuatan-Nya yang tidak dapat dilakukan oleh manusia apapun, ini diantaranya:

  • Pemberi air dan roti kehidupan (kehidupan rohani/ menghidupkan kembali jiwa manusia yang sudah mati karena dosa yakni melalui pencurahan Roh Kudus kepada orang tersebut). Yoh 4:10; 6:35,51; Wah 21:6, 22:17. Maz 36:9-10
  • Berkuasa meminta kepada Bapa Sorgawi untuk mengutus Roh Kudus kepada setiap pengikut-Nya . Yoh 7:37-39; 14:16,26; Yes 32:15; 44:3, Yoel 2:28
  • Mengampuni dosa manusia. Mat 9:2,6;  Mark 2: 5-12; Luk 5:20-26. Bandingkan dengan Yes 43:25 dan Mika 7:18
  • Membangkitkan orang-orang yang sudah mati. Yoh 11:25, 39-45; Wah 21:4

Yahshua adalah YAHWEH yang dapat terlihat oleh mata manusia, sebab Ia adalah Elohim yang telah menjelma menjadi manusia!!

Tulisan ini adalah buah dari renungan dan  pelajaran Alkitab-pagi saya di hari pertama tahun 2010 ini. Membandingkan tiga Alkitab sekaligun  (ITB, NKJV dan Lamsa – bersumber dari Alkitab bahasa Aram) pada kitab Yesaya pasal 32 sampai 35. Semoga menjadi berkat!

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Awas guru-guru palsu telah muncul!


Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Elohim, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka. (2Pet 2:1)

Simbol New Age Helen Schucman, seorang professor Psychology Kedokteran dari Colombia University, mengklaim bahwa “Yahshua” mewahyukan pengajaran-pengajaran baru pada dia di tahun 1965. Suatu hari Helen mendengar suara-hati yang mengaku sebagai “Yahshua.” Suara ini berkata: “Ini adalah sebuah kursus di dalam mujizat-mujizat. Harap membuat catatan-catatan.”

Tujuh tahun lamanya Helen mencatat apa yang “suara-hati” itu ajarakan. Maka tahun 1975 terbitlah buku ”A Course in Miracles” (Sebuah latihan dalam Mujizat-mujizat). Diterbitkan oleh Foundation for Inner Peace.

Buku A Course of Miracles dipercayai sebagai ”pewahyuan baru” dari “Yahshua” untuk menolong pekerjaan kemanusiaan pada masa-masa sulit ini. Waauuu!? Apa isi ajarannya?

Dalam buku A Course in Miracles, pembaca diajar untuk melatih jiwa dan pikirannya selama 365 hari (satu tahun program) melatih bagaimana membuat hidup pembacanya penuh dengan mujizat-mujizat (keberhasilan dalam hidup). Latihan yang diajarkan diantaranya sebagai berikut:

  • “Elohim (God) adalah segala sesuatu yang saya lihat”
  • Anda diminta untuk mengatakan kepada diri Anda sendiri: “Saya adalah terang dunia”; Anda diminta untuk mengatakan dan percaya bahwa ”Keselamatanku datang dari saya”
  • Tidak ada dosa
  • Kematian Kristus / Mashiah tidak ada artinya
  • Nama Yahshua Ha Mashiah / Yesus Kristus hanyalah sebuah simbol. Itu adalah sebuah simbol yang adalah aman digunakan sebagai pengganti untuk banyak nama dari semua deiti-deiti (gods) kepada siapa Anda berdoa
  • Pengenalan kepada Elohim adalah pengenalan diri Anda sendiri
  • Kesatuan dari Pencipta dan penciptaan adalah kepenuhan hidup Anda
  • Penebusan dosa adalah latihan terakhir manusia perlu pelajari, (sebab tidak percaya adanya dosa).

Pengajaran yang bertolak belakang dari ajaran Alkitab ini diteruskan oleh murid-murid dari guru-guru palsu lainnya seperti Dr. Gerald Jampolsky dan Oprah Winfrey. Oprah, artis TV negro, dalam sebuah siaran TV, dengan jelas berkata bahwa Yahshua Ha Mashiah bukanlah jalan satu-satunya ke Sorga.

Pengajaran ini jelas bertolak belakang dari ajaran Yahshua yang dicatat oleh para rasul dalam urapan Roh Kudus yang kita bisa baca di Alkitab. Untuk Anda ketahui, Kata ”Messias / Mashiah / Christ / Kristus” (artinya Yang diurapi / Juru Selamat) dipakai juga oleh para pengikut ajaran New Age. Islam Shia juga mempunyai Messias tersendiri, namanya Imam Mahdi, dipercayai oleh para pengikut Shia bahwa Mahdi akan datang kembali dan menyelamatkan mereka dan menghancurkan semua musuh-musuh mereka.

Dr. Robert Schuller (Pendiri dan pendeta senior dari The Chrystal Church), Neale Donald Walsch (pengarang Conversations with God dan Tomorrow’s God: Our Greatest Spiritual Challenge) dan Marianne Williamson (reporter dari XM Satellite Radio) adalah sebagian  kecil dari banyaknya guru-guru New Age, mereka bicara tentang “GOD” (Elohim) dan “Christ” (Ha Mashiah/Kristus) dan hal-hal rohani lainnya namun isinya yang sebenarnya adalah ajaran New Age, yaitu suatu ajaran abad modern (kedengarannya jika dilihat dari namanya “New Age” atau Abad Baru) namun sesungguhnya adalah campuran ajaran-ajaran kuno seperti ajaran Animism, Hindu, Buddha, Kebatinan, Babilonia Kuno dan lain sebagainya.

Inti dari ajaran New Age atau Abad Baru ini ialah:

  • God (Elohim) ada di mana-mana (Animism)
  • Elohim ada pada setiap orang (Humanism)
  • Anda adalah Elohim dari Anda sendiri (Humanism)
  • Tidak ada dosa (Yunani Kuno)
  • Tidak ada kejahatan, itu relativ (Relativism)
  • Kejahatan dan kebaikan adalah kesatuan (Taoism, Yin Yang)
  • Tidak ada roh jahat (Atheism, Komunism)
  • Praktek ilmu hitam, ramalan kartu, simbol nomor dan tata surya (Perdukunan)

Dr. Robert Schuller yang terkenal dengan ajaran berpikir positif, ia banyak menulis buku tentang topic ini, adalah pengajar yang pintar. Sebelum saya mempelajari apa itu ajaran New Age, saya adalah salah satu penggemar buku-buku Dr. Schuller. Ketika seorang pendeta berkata kepada saya bahwa Dr. Schuller menganut aliran Kristen Liberal (bebas), saya meneliti ulang buku-buku beliau yang pernah saya baca. Anda bisa temukan sendiri ajaran New Age beliau pada judul buku: Prayer: My Soul’s Adventure With God, a spiritual autobiography.

Buku “Kristen” lainnya yang penuh dengan ajaran New Age ialah The Purpose Driven Life dikarang oleh Pastor Rick Warren. Pengarang buku ini sendiri mengakui bahwa guru besarnya ialah Dr. Peter F. Drucker (Seorang Humanist, ahli management pemasaran) dan buku ini memakai Alkitab versi The Message sebagai referensi ayat-ayatnya.

Yayasan-yayasan New Age ialah Peace Alliance, nama baru dari Global Renaissance Alliance

Buku yang mengungkap sisi gelap ajaran New Age:

The Light That Was Dark, by Warren Smith (ex-pengikut New Age).

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 39 pengikut lainnya.