Konflik Russia dengan Barat memanas


Karikatur Perang Dingin abad 21 karena UkrainiaPerang masih terjadi di berbagai negara Timur Tengah dan Afrika Utara dan Tengah dan sekarang konflik antara negara-negara Supper Power semakin memanas.
Masalah dalam negeri Ukrania kini meluas menjadi saling boikot antara Barat dan Russia.
Keterlibatan Russia dalam sengketa tanah di Ukrania telah membuat Negara-negara Uni Eropa dan Amerika memberikan sangsi-sangsi kepada Russia; politik (melarang orang-orang penting tertentu masuk Barat), ekonomi (bank, penerbangan komersial Aeroflot dipersulit dan sektor-sektor lainnya).
Hari Rabu kemarin President Vladimir Putin telah mengeluarkan keputusan untuk balas memboikot negara-negara yang telah memberikan sangsi kepada negaranya.
Keputusan ”melarang atau membatasi import kedalam Federasi Russia dari hasil pertanian, barang mentah, daging” akan memukul Polandia, Belanda, Spanyol, Yunani dan tentunya Norwegia, Amerika Serikat dan Kanada,” laporan berkata.
Bahkan Moscow berencana akan melarang penerbangan-penerbangan komersial Eropa melintasi udara Russia atau transit, koran Rusia Vedomosti melaporkan.
Jika hal ini terjadi itu akanlah sangat merugikan angkutan udara Eropa yang memiliki hubungan dengan Asia, akan mengeluarkan biaya milliaran Euro (harus mengambil route yang panjang), koran Jerman terkenal DW mengutip

Seorang analis Barat berkata bahwa boikot Russia ini tidaklah akan bertahan lama, sebab kedua pihak saling membutuhkan. Russia memerlukan barang makanan dari Eropa dan sebaliknya Eropa memerlukan gas dari Russia.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kardinal UK Keith O’Brien yang terlibat ’perlakuan tidak pantas’ pensiun


Kardinal UK Keith O'BrienPangajuan pensiun Kardinal O’Brien diterima secara resmi oleh Paus Benedictus XVI pada 18 Febuari 2013, dan berlaku secara resmi 25 Febuari, Senin kemarin.

”Saya berbahagia mengetahui bahwa dia (Paus) menerima pengunduranku. The Holy Father (‘Bapa Kudus’ panggilan orang Katolik kepada paus, menyamakan dirinya dengan Elohim Yang Mahakuasa) telah memutuskan pengunduran jabatanku akan berlaku secara resmi hari ini, 25 Febuari 2012.”

Kardinal O’Brien telah lama dikomplain secara resmi oleh empat pastor yang ada di bawah kuasanya sehubungan dengan ”perbuatan-perbuatan yang tidak pantas” pemimpin mereka terhadap diri mereka.

Kumpulan komplain tertulis mereka telah diserahkan kepada perwakilan paus untuk Britania Raya (UK), Antonio Mennini awal Febuari ini, hanya beberapa hari sebelum Paus Benedictus XVI berkeputusan mengundurkan diri pada tanggal 28 Febuari ini, laporan berkata.

Tuduhan resmi pertama, yang tidak diakui O’Brien, terjadi tahun 1980, ketika korban masih berumur 20 tahun sebagai murid seminari St. Andrew dan O’Brien sebagai rektor dan juga direktur kerohanian murid tersebut. Surat tuduhan  menyatakan O’Brien telah melakukan pendekatan-pendekatan yang tidak pantas setelah (pertemuan-pertemuan) doa malam.
Korban terlalu takut untuk melapor. Saat korban jadi pastor dan kemudian O’Brien dipromosikan menjadi Uskup dipertengahan tahun 80-an, korban segera meninggalkan jabatannya, berkata, ”Saya sadar bahwa ia akanlah selalu memiliki otoritas atas diriku.”

Tuduhan resmi kedua,  dari pastor ”A.” Segala sesuatu ok sampai suatu ketika O’Brien mengunjungi tempatnya. O’Brien berlaku hubungan yang tidak pantas juga kepada pastor ”A.”

Tuduhan ketiga, Pastor “B” baru memulai pelayanannya ketika ia diminta datang tinggal seminggu di kantor kediaman O’Brien untuk tujuan “pengenalan pemimpin,” dimana saat itu O’Brien adalah uskup agung dari St. Andrew dan Edinburgh. “Tindakan yang memalukan” dari uskup agung ini kepada bawahannya terjadi setelah sessi minum telat-malam, tuduhan menyatakan.

Tuduhan keempat. ”Pastor C” adalah pastor muda. O’Brien telah melakukan hal-hal yang tidak pantas juga kepada pastor C, yang adalah kondelinya, memakai pertemuan doa malam untuk hubungan yang tidak pantas. Pastor C berkata Kardinal O’Brien telah memprakasai sedikitnya sekali situasi hubungan badan. Keduanya tetap berhubungan.

Kardinal O'Brien bersama Paus Benedictus XVIBekas pastor, yang sekarang sudah menikah, berkata, ”Anda haruslah mengerti, hubungan antara uskup dan pastor. Pada penobatanmu (penobatan pastor Roma Katolik), kamu diambil sumpah untuk taat kepadanya. Dia lebih dari boss Anda, lebih dari CEO  (Chief  Executive Officer / Direktur Manager) perusahaan Anda. Dia memiliki kuasa yang besar atas Anda. Dia dapat memindahkan, meng-non-aktif-kan Anda, membawa kamu kedalam kematian … dia mengontrol setiap aspek kehidupanmu.” [Pembaca bisa bayangkan betapa besar keberanian Dr. Martin Luther (ex-uskup Katolik) yang bukan saja mengkomplain doktrin Roma Katolik, tetapi menentangnya secara terang-terangan 500 tahun lalu, disaat gereja tersebut memiliki kuasa yang sangat besar atas raja-raja Eropa].

Komentar: Kardinal ini tidak dipecat tetapi pensiun karena usia lanjut; mungkin jika ia dipecat ia akan membongkar apa yang atasannya juga pernah lakukan. Suatu lingkaran setan.  Menurut Nicholas, ex-Roman Katolik web master dari RemnantOfGod.org, perbuatan sodomi – yang disebut sebagai ”perlakuan yang tidak pantas” – di dalam lingkungan pemimpin ’gereja’ Roma Katolik sudah begitu dalam dan telah berlangsung ratusan tahun, tidaklah mengherankan kematian karena AIDS dari para pastor Katolik  11 kali lebih besar dari yang lainnya, tulisnya. Saya quote headlines dari situ Nicholas:

Did a Cross-Dressing Priest Sex Ring Bring Down Benedict XVI?
“Of all the rumors floating around about just why Pope Benedict XVI is hanging up his camauro, one has taken on a life of its own. According to several well-placed vaticanisti; or Vatican experts in Rome, Benedict is resigning after being handed a secret red-covered dossier that included details about a network of gay priests who work inside the Vatican, but who play in secular Rome. The priests, it seems, are allegedly being blackmailed by a network of male prostitutes who worked at a sauna in Rome’s Quarto Miglio district, a health spa in the city center, and a private residence once entrusted to a prominent archbishop. The evidence reportedly includes compromising photos and videos of the prelates, sometimes caught on film in drag, and, in some cases, caught “in the act.” – [Komentarnya mulai dari sini, huruf miring:] Many will say this is nothing more than the rumor-mill churning away. But when we see Catholic priests dying of AIDS 11 times greater than anyone else, Catholic priests molesting little boys, the Scripture declaring this church would be run by homosexuals, and a Didache document from 60AD that records the Vatican asking priests to stop raping children, you have a tendency to think, no, this is no rumor! Feb 25 13, 03:02:50.

Jika dilihat dari doktrin dan dokma gereja Roma Katolik dan buah-buah dari perbuatan para pemimpinnya, maka tepatlah apa yang dikatakan oleh bapa-bapa Gereja bahwa gereja Katolik ini adalah gereja AntiKristus; menamai dirinya sendiri “Holy Father”, “Vicarius Filii Dei / Vicar of Christ” tetapi menghina NAMA Elohim yang kudus melalui perbuatan sumbang dan ajarannya yang bertolak belakang dengan Alkitab.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 37 pengikut lainnya.