Akar konflik Israel-Palestina: tanah?, politik?, atau agama?


Apa sesungguhnya yang menjadi akar penyebab konflik Israel-Palestina ini? Dunia Internasional telah percaya bahwa akar konflik ini adalah masalah pendudukan tanah Palestina oleh Israel – sebagaimana para politikus Palestina dan politikus Muslim bicara kepada dunia internasional. Barat karenanya giat membuat program-program perdamaian ”Tanah untuk Damai” (Land for peace), atau “Peta Jalan” (Road Map) dengan pemikiran:dengan kembalinya Tanah Jalur Gaza kepada orang Palestina maka akan tercipta Damai di tanah Kanaan ini.” Haifa IsraelSejak pemerintah Israel (Agustus 2005) mengembalikan Jalur Gaza kepada orang Palestina, Pemerintah Israel mencatat ada 3484 roket telah diluncurkan oleh organisasi Islam Hamas dari Jalur Gaza ke pemukiman Israel. Tahun 2008 saja ada 1571 roket. Ini yang membuat Negara Israel kehilangan kesabarannya pada tgl 27 Desember 2008.

Dimana buah hubungan baik diplomatik pemerintah Israel dengan pemimpin Palestina (yang diakui PBB) Mahmud Abas selama tiga tahun sejak tahun 2005 tersebut, pernahkah presiden Abas ini melarang organisasi Hamas untuk berhenti meroketi permukiman penduduk Israel? Pemecahan “Tanah untuk Damai” dan jalur politik tidak memberi efek positif yang pasti. Apa sebabnya? Sebabnya ialah akar konflik Israel-Palestina adalah masalah AGAMA, ya agama Islam, tanah dan politik hanyalah masalah permukaan (jika tidak ingin dikatakan “alasan semata”).

Pernahkah kita bertanya kepada orang Palestina pertanyaan ini: “Apakah orang-orang Palestina sungguh-sungguh ingin hidup damai dan harmony dengan orang-orang Yahudi sebagai tetangga?

Mark A. Gabriel, dalam bukunya “The Unfinished Battle ISLAM and the Jews,” menjawab pertanyaan ini sebagai berikut: “Ingat bahwa mayoritas orang Palestina adalah Muslim Arab, yang berarti mereka dikuasai oleh apa yang Alkuran dan Islam ajar mereka. Mereka adalah:

  • percaya bahwa tanah (Palestina) milik Islam
  • percaya bahwa mesjid suci di Yerusalem harus dijaga murni

Kamu akan lihat hasil yang pasti dari kepercayaan-kepercayaan ini:

  • Tidak ada negosiasi damai yang (bisa) diterima
  • Israel sebagai sebuah negara harus dihancurkan

Beliau merefer perkataan ini kepada situs pemerintah Israel (www.israel.mfa.gov.il) yang memuat pernyataan sikap resmi Hamas terhadap Israel.

Pernyataan keras pemimpin negara Muslim atas Israel:

  • Gamal Abdel Nasser, presiden Mesir, ”Kita akan memerangi Israel dan satunya yang berdiri di belakang Israel (merefer kepada USA)” dan ”Kita akan lempar Israel kedalam laut.
  • Mahmoud Ahmadinejad, presiden Iran, ”Israel haruslah di hapus dari peta.” Iran adalah negara Islam yang besar yang dikenal sebagai pendukung moral dan keuangan Hizbollah (di Libanon) dan Hamas (di Jalur Gaza).

Berikut ini peristiwa perlawanan terhadap eksistensi negara Israel:

  • 1917 orang-orang Israel mulai balik ketanah mereka dan menyatakan merdeka tahun 1948
  • Beberapa negara-negara Muslim bergabung untuk menggagalkan lahirnya Israel namun mereka gagal; tahun 1948, 56, 67 dan 73
  • 1978 Presiden Mesir membuat damai dengan Israel, negara-negara Muslim menolak
  • Sejak negara Israel lahir kembali 1948, lahir kelompok-kelompok perlawanan yang berasaskan Islam untuk memerangi Israel

Prof. M. A. Gabriel ini juga menambahkan bahwa setiap usaha damai yang dilakukan oleh para pemimpin Muslim (liberal) kepada pemerintah Israel, di mata orang Muslim semua itu merupakah penghinaan atas ajaran Islam. Presiden Anwar Sadat dibunuh oleh kelompok radikal Islam di negaranya sendiri

Mengapa para fundamental Muslim tidak mau berdamai dengai Israel? Profesor sejarah Islam ini mengatakan bahwa mereka meneruskan harta warisan Muhammad, nabi mereka: membenci orang Yahudi.

Ketika Muhammad melarikan diri ke Medinah dari rencana pembunuhan terhadap dirinya dari orang-orang di Mecca ia dan pengikutnya (yang saat itu masih kecil jumlahnya) disambut baik oleh orang-orang Yahudi di Medinah. Beliaupun menyambut persahabatan mereka – lihat Surah 2:47, 62; 5:20,44, 66. Muhammad mengakui bahwa orang Yahudi dan Kristen menerima kitab-kitab mereka dari Elohim. Ketika masa bulan madu selesai, orang bilang “madunya habis yang tinggal hanyalah bulan di langit”, karena mereka menolok kenabian Muhammad sebagai nabi YAHWEH. Dari sinilah awal kebencian Muhammad kepada orang Yahudi. Ia menarik perkataan-perkataannya yang manis terhadap mereka – lihat Surah 2:65, 75, 91; 5:60, 70-71, 78.

Kedua peristiwa ini sering dikenal sebagai dua tahapan pewahyuan Muhammad – pewahyuan di Mecca (sebelum pindah ke Medinah) termasuk pewahyuan pertama. Sebagian Muslim percaya bahwa pewahyuan pertama dianggap tidak berlaku lagi sejak keluarnya pewahyuan yang kedua. Hal ini yang membuat perselisihan diantara Muslim fundamental dengan Muslim moderat, dan membuat dunia internasional tidak mengerti pergumulan dan kesusahan batin orang Muslim.

”Inti masalahnya adalah bukan sebuah masalah tanah bagaimanapun. Itu adalah subuah masalah menghapus keluar negara Israel …. jika kita melihat dari 1980 ke 2003, … 224 bom bunuh diri dari 300 peristiwa di negara-negara Islam tidak ada hubungannya dengan penguasaan tanah bagaimanapun, kata Walid Shoebat bekas aktifis PLO.

Jadi terlihat bahwa akar dari konflik Israel-Palestina bukanlah sebidang tanah atau politik. Anda sekarang mengerti bahwa seberapapun banyaknya Israel memberikan tanahnya kepada pemimpin Muslim Palestina, para pengikut nabi Muhammad tidak akan pernah puas. Bunga dan Kumbang saling membutuhkan

Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yahshua, katanya: “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Jawab Yahshua kepadanya: Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?” Jawab orang itu: “Kasihilah YAHWEH, Elohimmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Kata Yahshua kepadanya: “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.” Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yahshua: Dan siapakah sesamaku manusia?” (Luk 10:25-29)

Andaikan setiap orang mengerti perumpamaan Yahshua pada Injil Lukas 10:30-36 dan melakukannya, o …betapa indahnya dunia ini!

Catatan:

  • Mark Gabriel adalah bekas profesor sejarah Islam pada Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir dan beliau juga seorang profesor Kekristenan pada Universitas Kristen Florida di Orlando, USA
  • Walid Shoebat ialah seorang bekas anggota PLO yang telah menjadi Kristen. Ia pendiri Walid Shoebat Foundation suatu organisasi yang menyerukan keadilan untuk Israel dan orang-orang Yahudi.

Referensi:

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tanah Kanaan / Israel / Palestina dan kota Yerusalem milik siapa sebenarnya?


Akulah YAHWEH, Elohimmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, untuk memberikan kepadamu tanah Kanaan, supaya Aku menjadi Elohimmu. (Imam 25:38)

Abraham dijanjikan tanah Kanaan

Kanaan pada jaman Yosua

Hak milik gambar dipegang oleh © 2003 Bible History Online

Berfirmanlah YAHWEH kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; (Kej 12:1).Ia berumur 75 tahun ketika meninggalkan Haran (4). Abram berjalan melalui negeri itu sampai ke suatu tempat dekat Sikhem, …Waktu itu orang Kanaan diam di negeri itu. Ketika itu YAHWEH menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: “Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu.” … (Kej 12.6-7). Daerah orang Kanaan adalah dari Sidon ke arah Gerar sampai ke Gaza, ke arah Sodom, Gomora, Adma dan Zeboim sampai ke Lasa. (Kej 10:19). Abram menetap di tanah Kanaan… Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah YAHWEH kepada Abram: “Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, (15) sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. (Kej 13:13-15)

Beginilah firman Adonai YAHWEH kepada Yerusalem: Asalmu dan kelahiranmu ialah dari tanah Kanaan; ayahmu ialah orang Amori (dipunahkan Yosua; Yos 24:8) dan ibumu orang Heti. (Yehz 16:3). Pada jaman Yosua, orang Yebus tinggal di kota Yerusalem (Yos 15:63).

Nubuatan tanah Kanaan, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat, jadi milik keturunan Abraham: (Kej 15:13-21)

  1. “Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka,
  2. mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya.
  3. keturunan yang keempat akan kembali ke sini, sebab sebelum itu kedurjanaan orang Amori [yaitu daerah Galilea] itu belum genap.”

YAHWEH tidak menyerahkan tanah itu sebelum dosa penghuni-lama menjadi penuh, itu sebabnya Abraham membeli ladang di Hebron (Kiryat-Arba) dari suku Het (Hittites) (Kej 23)

Abraham, Ishak dan Ismael.
Abraham (2009-2184 BC; 175 tahun) meminta Elohim untuk menjadikan Ismael (ibunya bernama Hagar, orang Mesir, budak Sarah) sebagai pewaris kekal, saat Ismael berumur tiga tahun (16:1,16; 17:1,18), Elohim menolak proposal Abraham, kata-Nya, ”Tetapi Elohim berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya. (Kej 17:19).  Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya. (Kej 21:5). Ishak lahir satu tahun kemudian setelah IA menolak proposal Abraham tersebut. Ishak melahirkan Yakub dan YAHWEH merubah nama Yakub menjadi Israel (25:26;32:38). Keturunan Ismael dan daerah tinggal mereka bisa dibaca di Kej 25:12-18.

Dialah YAHWEH, Elohim kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan, yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak; diadakan-Nya hal itu menjadi ketetapan bagi Yakub, menjadi perjanjian kekal bagi Israel, firman-Nya: “Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu.” (Maz 105:7-11)

Intermezzo: Buku From Time Immemorial adalah hasil penelitian selama 7 tahun, akan selamanya merubah istilah-istilah perdebatan tentang klaim-klaim konflik Arab dan Yahudi di Timur Tengah.

YAHWEH memberikan tanah Kanaan kepada Israel
Setelah 400 tahun masa perbudakan selesai, Musa memimpin orang Israel keluar dari Mesir. Yosua memimpin orang Israel masuk ke tanah Kanaan. Saat itu ada 7 kerajaan yang dominan tinggal di sana.
Ketika kejahatan raja-raja di tanah Kanaan / Israel / Palestina sudah mencapai batasnya; [B]erfirmanlah YAHWEH kepada Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian: “Hamba-Ku Musa telah mati; … seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu. Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa. Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah sana itu sampai ke sungai besar, yakni sungai Efrat [yaitu bagian barat Syria sekarang], seluruh tanah orang Het [yaitu barat daya Laut Mati ], sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam, semuanya itu akan menjadi daerahmu. (Yos 1:1-4). Ada 31 raja di tanah Kanaan dikalahkan oleh Yosua (Yosua 12). Daud merebut Yerusalem, dikenal juga sebagai Sion, dari orang Yebus dan menjadikan itu ibu-kota kerajaannya (2Sam 5:6-9; 1Taw 11:5). Bagaimanapun juga Daud membeli tanah untuk dipakai sebagai mezbah YAHWEH dari Ornan, orang Yebus. Dikemudian hari anaknya Salomo mendirikan tempat ibadah yang megah ditanah tersebut, dikenal sebagai Bait Elohim (1Taw 21:25). Dimana mesjid Al Aqsa berada saat ini.

Lamanya Kanaan dipercayakan kepada Israel: 869 tahun (1455–586 BC). Daerah utara (Samaria) sudah diambil oleh Asyur sejak 721 BC.

YAHWEH membersihkan tanah Israel dari berhala-berhala.
Hosea anak Ela, raja Israel Utara (di Samaria) jahat di mata YAHWEH, Salmanaser, raja Asyur menawan dan membuang mereka ke Gozan dan kota-kota orang Madai (2 Raja 17), sekitar 721 BC. Awal orang Arab berimigrasi besar-besaran ke Samaria.
Kaum Yehuda dan penduduk Yerusalem (Kerajaan Israel Selatan) perintah-Nya. Yesaya menubuatkan 70 tahun pembuangan ke Babilonia: Maka seluruh negeri ini akan menjadi reruntuhan dan ketandusan, dan bangsa-bangsa ini akan menjadi hamba kepada raja Babel tujuh puluh tahun lamanya. (Yer 25:11) Nubuatan ini tergenapi pada 604 BC, Daniel dan 3 rekannya termasuk pemuda-pemuda yang diangkut ke Babilonia, pasal 52:31. Yerusalem jatuh ketangan Nebukadnezar pada tahun 586 BC. Bait Elohim I dihancurkan. (2 Raja 25:8-9)

Janji Elohim untuk memulihkan Israel dan tinggal bersama umat-Nya: Beginilah firman YAHWEH semesta alam, Elohim Israel: Perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini. melainkan jika kamu sungguh-sungguh memperbaiki tingkah langkahmu dan perbuatanmu, jika kamu sungguh-sungguh melaksanakan keadilan di antara kamu masing-masing, tidak menindas orang asing, yatim dan janda, tidak menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tempat ini dan tidak mengikuti elohim lain, yang menjadi kemalanganmu sendiri, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini, di tanah yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu, dari dahulu kala sampai selama-lamanya. (Yer 7:3, 5-7)

Penguasa tanah Israel berganti-ganti tangan, sebagian umat-Nya kembali.
Setelah genap 70 tahun lamanya di pembuangan, YAHWEH memakai raja Koresh II (dari kata Ibrani) atau Cyrus II, raja negeri Persia menghancurkan kerajaan Babilonia. Tanah Israel beralih dari Babilonia ke Medi-Parsi. Raja Koresh atas kehendak YAHWEH mengijinkan orang-orang Israel kembali membangun kota-kota mereka.

  • Sehingga genaplah nubuatan Yesaya ini: hampir 200 tahun sebelum ia [Koresh] lahir (John Gill’s Exposition), ”Akulah yang berkata tentang Koresh: Dia gembala-Ku; segala kehendak-Ku akan digenapinya dengan mengatakan tentang Yerusalem: Baiklah ia dibangun! dan tentang Bait Suci: Baiklah diletakkan dasarnya!” (Yes 44:28) Akulah yang menggerakkan Koresh untuk maksud penyelamatan, dan Aku akan meratakan segala jalannya; dialah yang akan membangun kota-Ku dan yang akan melepaskan orang-orang-Ku yang ada dalam pembuangan, tanpa bayaran dan tanpa suap,” firman YAHWEH semesta alam. (Yes 45:13). Nama Koresh, perbuatan penyelamatan YAHWEH atas Israel melalui orang Iran telah direncanakan-Nya! 200 tahun sebelumnya dengan begitu spesifik!!
  • Sehingga genaplah double-nubuatan Yeremia, 1. “Sebab beginilah firman YAHWEH: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini. (Yer 29:10). Nabi Ezra mencatat siap-siapa yang kembali (Ezra 1-3) 2. “Kemudian sesudah genap ketujuh puluh tahun itu, demikianlah firman YAHWEH, maka Aku akan melakukan pembalasan kepada raja Babel dan kepada bangsa itu oleh karena kesalahan mereka, juga kepada negeri orang-orang Kasdim, dengan membuatnya menjadi tempat-tempat yang tandus untuk selama-lamanya. Aku akan menimpakan … segala apa yang tertulis dalam kitab ini seperti yang telah dinubuatkan Yeremia tentang segala bangsa itu. (Yer 25:12-13)

Kerajaan Medi-Parsi dikalahkan oleh Alexander Agung / Alexander III (Yunani) tahun 330 BC, lalu Yunani digantikan oleh Romawi (Dan 8:20-25). Kerajaan Romawi mulai berdiri (27 BC) di bawah kepemimpinan Kaisar Augustus (63 BC – 14 AD). Kekuasaan kerajaan Romawi di daerah Yudea (secara administrasi) dipegang oleh Herodes Agung (73BC – 4 AD). Raja Agripa sampai 44 AD. Banyak ahli Alkitab memperkirakan Yahshua lahir pada 5 BC. Yahshua menubuatkan kehancuran Bait Elohim II (Mat 23:37; 24:1-2; Mark 13:1-2). Tepat 40 tahun setelah nubuatan Yahshua ini tentara Romawi dibawah pimpinan Jendral Titus meratakan Bait tersebut (70AD). Sepanjang jaman Perjanjian Baru (abad 1 AD) tanah Israel tetap terjajah oleh Kerajaan Romawi.

Tanah Kanaan setelah periode Perjanjian Baru (691-1948).
Yerusalem jatuh ketangan orang Arab (Kerajaan Umayyad, Damaskus ibukotanya) tahun 638 AD, lalu Umayyad digantikan oleh kerajaan Abbasid, ibukotanya berpindah ke Bagdad. Pembangunan mesjid Al-Aqsa (the Dome of the Rock) mulai dibangun di tahun 691. Islam semakin kuat dan menguasai beberapa wilayah Romawi: Spanyol (1000-1453), Italy dan Sisilia (1061) yang berakibat timbulnya gelombang-gelombang Crusade (Perang Salib). Kehidupan para pengikut Yahshua semakin sulit pada periode Arab dan Cursade ini, terjepit diantara dua kekuatan. 1517 Yerusalem dikuasai kerajaan Ottoman (Turky). Ottoman runtuh 1917. Tentara Inggris di bawah pimpian Jenderal Allenby mengusai Yerusalem tahun 1917. Dari 1922 ke 1948 the League of Nations menyerahkan tanah Israel (Palestina) ke bawah kendali administrasi Inggris.

Negara Israel lahir kembali (1948 sampai sekarang).
YAHWEH menggembalikan tanah Israel sepenuhnya kepada umat-Nya pada 15 May 1948, setelah terbuang dan tidak memiliki negara selama 1878 tahun lamanya. Sehingga genaplah nubuatan nabi-nabi, Sebab, sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman YAHWEH, bahwa Aku akan memulihkan keadaan umat-Ku Israel dan Yehuda–firman YAHWEH–dan Aku akan mengembalikan mereka ke negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyang mereka, dan mereka akan memilikinya.” (Yer 30:3) Beginilah firman Adonai YAHWEH: Sungguh, Aku menjemput orang Israel dari tengah bangsa-bangsa, ke mana mereka pergi; Aku akan mengumpulkan mereka dari segala penjuru dan akan membawa mereka ke tanah mereka. (Yehz 37:21).

  • Nabi Yesaya 49: dikumpulkan-Nya (5,12), jadi makmur dan banyak (9-11, 19-20), jadi terang bagi dunia (6), pembesar-pembesar dunia akan melayani Israel (22-23), musuhnya akan dihukum (26)
  • Nabi Yeremia 30: dikembalikan (3, 10; 46:27-28), disembuhkan dari hinaan dunia: makmur dan banyak lagi (17-19), musuh-musuhnya akan dihukum (16,20-24). Israel dibenarkan oleh YAHWEH (30:11; 46:28b)
  • Nabi Yehezkiel 37: dikumpulkan (21) kerajaan Yehuda dan Israel disatukan (16-19), Yahshua Ha Massiah akan jadi raja mereka selama-lamanya (25)
  • Nabi Amos: ”Maka Aku akan menanam mereka di tanah mereka, dan mereka tidak akan dicabut lagi dari tanah yang telah Kuberikan kepada mereka,” firman YAHWEH, Elohimmu.(Amo 9:15)

Aku akan mengadakan perjanjian damai dengan mereka, dan itu akan menjadi perjanjian yang kekal dengan mereka. Aku akan memberkati mereka dan membuat mereka banyak dan memberikan tempat kudus-Ku di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya. Tempat kediaman-Kupun akan ada pada mereka dan Aku akan menjadi Elohim mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Maka bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Aku, YAHWEH, menguduskan Israel, pada waktu tempat kudus-Ku berada di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya.” (Yehz 37:26-28)

Nubuatan bagi para pembenci Israel.
Sesungguhnya, akan datang hari yang ditetapkan YAHWEH…Maka YAHWEH akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu YAHWEH adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya. Maka semua orang yang tinggal dari segala bangsa yang telah menyerang Yerusalem, akan datang tahun demi tahun untuk sujud menyembah kepada Raja, YAHWEH semesta alam, dan untuk merayakan hari raya Pondok Daun. Tetapi bila mereka dari kaum-kaum di bumi tidak datang ke Yerusalem untuk sujud menyembah kepada Raja, YAHWEH semesta alam, maka kepada mereka tidak akan turun hujan. Dan jika kaum Mesir tidak datang dan tidak masuk menghadap, maka kepada mereka akan turun tulah yang ditimpakan YAHWEH kepada bangsa-bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun. Itulah hukuman dosa Mesir dan hukuman dosa segala bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun. (Zekharia 14:1,9,16-19)

Kesimpulan: Pemilik tanah Kanaan dan seisi dunia adalah YAHWEH, Elohim Pencipta alam jagat ini. IA telah berjanji memberikan tanah Kanaan kepada orang Israel dan Yerusalem sebagai ibu-kotanya.

Untuk negara yang tidak setuju atas keputusan PEMILIK dunia ini silahkan ambil pelajaran dari negara Tirus (Amos 1:9-10, Yehz 26:3,12; Yoel 3:4-7). Singkat kata:

  • “Maka kamu akan mengetahui bahwa Aku, YAHWEH, adalah Elohimmu, yang diam di Sion, gunung-Ku yang kudus. Dan Yerusalem akan menjadi kudus, dan orang-orang luar tidak akan melintasinya lagi.” (Yoel 3:17)
  • Semua orang yang membenci Sion akan mendapat malu dan akan mundur. (Maz 129:5)
  • Yahshua berkata, “Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.” (Mat 12:30, Luk 11:23)

Lebih baik berdamai dengan YAHWEH dan umat-Nya sebelum terlambat.

Catatan: Sion / Zion adalah secara fisik indentik dengan kota Yerusalem. Sion juga panggilan untuk negara Israel (Zak 9:9, Yoh 12:15). YAHWEH menjadikan kota Sion sebagai pusat pemerintah-Nya (Roma 9:33, 1Pet 2:6, Ibr 12:22, Wah 14:1). Kata ”Sion” ada 164 diseluruh Alkitab; 38 kali di kitab Mazmur, 81 kali dari kitab Yesaya, 16 x di Yeremia.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Alasan Pendeta tidak beribadah hari Sabat


Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan. (Yoh 15:25)

Ada tiga alasan mengapa orang-orang Kristen tidak memperingati hari Sabat kata seorang pendeta di Kalifornia Selatan yang tergolong dalam salah satu gereja yang memiliki jemaat terbesar di wilayah tersebut:

  • Itu karena satu-satunya perintah yang tidak diulangi di dalam Perjanjian Baru
  • Yahshua tidak pernah mengajari siapapun untuk memelihara hari Sabat
  • Rasul-rasul tidak pernah mengajari siapapun untuk memelihara hari Sabat (1)

Benarkah Yahshua Ha Mashiah dan para rasul-Nya tidak mengajari umat-Nya untuk memelihara hari Sabat? Benarkah perintah Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat (perintah keempat) telah ditanggalkan dan hanya hanya sembilan perintah yang masih berlaku di Perjanjian Baru?

Kita telah membahas bahwa perintah menguduskan hari Sabat (Saptu) menjadi hari Minggu adalah tidak berdasarkan otoritas YAHWEH dan putra-Nya Yahshua Ha Mashiah, tetapi perubahan itu terjadi atas otoritas Gereja Roma Katolik.

Sekarang kita pelajari Alkitab apakah ketiga alasan di atas benar atau salah.

Membantah alasan kedua – Yahshua tidak pernah mengajari siapapun untuk memelihara hari Sabat”.

No way! Firman YAHWEH jelas menulis bahwa Yahshua mengajari itu

  • Ia mengingatkan orang-orang Farisi bahwa mereka sedang berhadapan dengan pemegang otoritas hari Sabat. Anak Manusia adalah juga Yahweh atas hari Sabat.” (Mark 2:28). Kel 20:10; Yes 58:13, Wah 1:10
  • Ia mengajari orang-orang Farisi apa makna hari Sabat yang sebenarnya, yaitu untuk kebaikan manusia. Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, (Mark 2:27). Ia tidak berkata ”hari Sabat untuk orang Yahudi” tapi ”untuk manusia” semua suku, bahasa dan bangsa yang telah menjadikan Dia sebagai Yahweh!
  • Ia sering kali menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat secara sengaja di depan mata orang-orang Farisi untuk menigatkan mereka makna hari Sabat tersebut.
  • Ia mengajari orang banyak hal apa yang boleh dikerjakan pada hari Sabat. Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat.” (Mat 12:12)
  • Setelah Ia panjang lebar mengajar arti hari Sabat dan menyembuhkan semua yang sakit – pada hari Sabat!, rasul Matius menulis penggenapan firman yang dinubuatkan oleh nabi Yesaya tentang tujuan Yahshua datang kebumi, “Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa. … sampai Ia menjadikan hukum itu menang. Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap.” (Mat 12:18-21) *
  • Tentang ahir jaman, Ia memperingatkan umat Israel untuk berdoa secara serius agar aniaya terakhir atas mereka tidak jatuh pada musim dingin dan pada hari Sabat (Mat 24:20-22)
  • Doa-Nya di Getsemani pada ahir pelayanan-Nya jelas menyatakan bahwa firman Bapa-Nya yang Ia harus sampaikan (Ul 18:18) Ia telah ajarkan kepada umat kepunyaan-Nya. ”Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya.” (Yoh 17:8a). Putra-Nya telah menyelesaikan tugas yang dipercayakan kepadanya, dalam kontek ini: merestorasi Perintah Keempat: “Ingatlah dan hormatilah hari Sabat.”

*) Pada jaman Nabi Yesaya (abad ke 7 BC), kerajaan Yehuda bukan saja telah meninggalkan YAHWEH, tapi juga menista DIA (1:4), penduduknya disamakan lebih bodoh dari lembu dan keledai (3). Para pemimpinnya (diatur oleh istri mereka; 3:12) memeras dan merampoki orang yang tertindas (3:14-15; 5:8). Dan ini semakin parah di jaman raja Ahaz (bab 7-12), lebih suka mencari petunjuk dari orang mati daripada YAHWEH (8:19; 7:10-13). Sejauh mana mereka telah melanggar hukum dan perintah-Nya bisa dilihat pada 2 Raja-raja 23.

Membantah alasan ketiga – Rasul-rasul tidak pernah mengajari siapapun untuk memelihara hari Sabat.”

Tidak benar! Alkitab dan sejarah Gereja bisa membuktikan bahwa ajaran ”Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat” diteruskan oleh para rasul kepada jemaat-Nya.

  • Rasul-rasul menerima pengajaran Guru mereka dan melakukan semua pengajaran-Nya dalam kehidupan mereka. Hampir semua dari mereka mati martir oleh karena mengikuti Jalan Kebenaran – Yahshua. Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. … dan mereka telah menuruti firman-Mu. (Yoh 17:6)
  • Ajaran para rasul (13 orang), murid-murid-Nya yang lain semakin menarik banyak pengikut bahkan sejumlah besar imam Farisi pun turut pengajaran mereka (Kis 6:7). Ingat kita sedang bicara praktek hari Sabat yang diajarakan Yahshua (Mat 12; Mark 2)
  • Para wanita menyiapkan wangi-wangian untuk mayat Yahshua sebelum hari Sabat dan mereka istirahat di hari Sabatnya, lalu esok harinya membeli bahan-bahan yang masih kurang (Luk 23:55-56; Mark 16:1)
  • Kelompok Jemaat Yahudi Libertini (atau Freedman artinya Orang yang telah dibebaskan dari perbudakan) dari Libia, Mesir, Itali dan Turki mempertanyakan pengajaran Stefanus. Mereka dibantu dengan tua-tua Yahudi dan ahli-ahli Taurat menghukum mati dia melalui tuduhan yang sama yang mereka lakukan kepada Yahshua (Kis 6:13-15). Inti pembelaan Stefanus ialah peliharalah dan turutilah hukum Taurat-Nya (yaitu Sepuluh Perintah YAHWEH)!” (Kis 7:38,53). Saulus, ”imam muda” fanatik Farisi, hadir dipembunuhan tersebut (7:58). Ini adalah awal penganiayaan atas pengikut Yahshua dari Yerusalem (8:1-3) sampai ke Damsyik, Syria. [M]engancam dan membunuh murid-murid YAHWEH. … jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan YAHWEH, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem. (9.1-2).
  • Rasul Yakobus di sidang para rasul berkata, Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat. (Kis 15:21). 1. Antiokhia, Yunani (Kis 13:14, 42, 44 ). 2. Filipi, Makedonia (16:13). 3. Tesalonika, Turkey (17:1-2). 4. dan di Korintus, Yunani, Paulus mengajar selama 1 tahun 6 bulan. (18:1,4,11)
  • Dari mulut rasul Paulus sendiri kita bisa melihat bagaimana ia dan pemimpin lainnya hidup, Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu. (Fil 3:17 ) sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus. (1 Kor 11:1; Yoh 10:4-5). Sehingga rasul Lukas mencatat, Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu. Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci.” (Kis 17:2). Di Filipi, jelas nampak banyak orang yang hidup sesuai ajaran Yahshua: kamu ikuti dan perhatikan mereka yang hidup seperti kami, jadi tidak hanya Paulus sendiri, tapi juga tua-tua lainya dan banyak contoh dari orang lain lagi yang bisa diteladani.
  • Karenanya Paulus dipengadilan berani berkata, ”Aku sedikitpun tidak bersalah, baik terhadap hukum Taurat orang Yahudi maupun terhadap Bait Elohim… (Kis 25:8)

Pada abad pertama (masa dimana Alkitab Perjanjian Baru ditulis) para rasul dan jemaat mula-mula selalu beribadat setiap hari Sabat, itu bukanlah hal yang luar biasa, sebaliknya itu adalah hal yang seharusnya, Mereka tidak perlu diajar atau diingatkan lagi tentang pergi ibadah pada hari Sabat (Kis 13:14-44), tepat seperti pepatah berkata, ”Tidak perlu mengajar anak itik berenang!


Membantah alasan pertama – Itu karena satu-satunya perintah yang tidak diulangi di dalam Perjanjian Baru.”

Bantahan atas alasan ini ialah 1. Yahshua sendiri tidak membatalkan hukum Musa apalagi Sepuluh Perintah YAHWEH. 2. Perintah keempat tidak akan bisa dikeluarkan dari Sepuluh Perintah YAHWEH

IA adalah Elohim yang sempurna, hukum-hukum yang keluar dari mulut-Nya tidak bisa dibatalkan. IA bukanlah elohim ciptaan manusia dan bukan juga ciptaan malaikat yang perkataan mereka selalu berubah. Firman yang pernah menjadi manusia berkata, Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Bahwasanya Aku, YAHWEH, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. (Mal 3:1a, 6)

Bani Israel lebih dari 4 ribu tahun mengalami perang, tapi tetap eksis sampai sekarang. Sekalipun musuh Israel jauh lebih banyak dan lebih kuat, Israel akan tetap berdiri, YAHWEH says so!!

Ia memperingatkan dengan keras orang-orang Kristen yang berani merendahkan hukum Taurat-Nya

  • [S]iapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga (Mat 5:19a)
  • Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Mat 5:20 ).Di dalam soal menjaga kekudusan dan ketaatan kepada hukum Taurat, orang Kristen non-Yahudi tidak ada artinya dibanding kedua kelompok orang di atas. Kegagalan mereka hanyalah mereka sangat sombong (too much self righteousness).

Ingat: perintah keempat adalah perintah terpanjang dan tergolong di dalam perintah utama yang terutama – empat perintah pertama dari 10 perintah (hukum hubungan vertikal antara manusia dengan Penciptanya)

Dwight L. Moody, (pendiri the Moody Bible Institute) salah satu orang Methodist terbesar di abad 19, dalam bukunya , Weighed and Wanting, menulis, “Hari Sabat diikat di Eden, dan itu sudah diterapkan sejak itu. Perintah keempat dimulai dengan kata “ingatlah”, menunjukan hari Sabat telah ada ketika Elohim menulis hukum itu pada loh-loh batu di Sinai. Bagaimana mungkin orang-orang dapat mengklaim bahwa satu perintah sudah disingkirkan sementara mereka mengakui bahwa kesembilan lainnya tetap diikat?” Ia juga berkata, Keempat ini bukanlah perintah untuk satu tempat atau satu waktu, tetapi untuk semua tempat dan semua waktu.” (San Francisco, Jan. 1st, 1881)

Pelangaran yang sungguh ironis dari umat YAHWEH:

Paulus berkata: Sebab penduduk Yerusalem dan pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yahshua. Dengan menjatuhkan hukuman mati atas Dia, mereka menggenapi perkataan nabi-nabi yang dibacakan setiap hari Sabat. (Kis 13:27)

Dan di jaman ahir ini: Milyaran orang Kristen dan pemimpin-pemimpin Gereja di seluruh dunia mengakui Yahshua. Dengan tidak mau mengingat hukum Sabat-Nya yang justru tertulis ”Ingatlah.” mereka menggenapi firman-Nya yang dibacakan setiap hari Minggu bahwa mereka harus mengasihi YAHWEH Elohim mereka dan berjaga-jaga atas segala tipuan si Iblis (Mark 11:29-30; Mat 24:4-5)

Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang itu tidak mau datang. … Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mengindahkannya; ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya, dan yang lain menangkap hamba-hambanya itu, menyiksanya dan membunuhnya. (Mat 22:3-6)

Kata Yahshua kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemulian-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. (Mat 19:28)

Referensi:

1 Anti-Yudasim at root of ‘Sunday Sabbath’?

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Alasan mengapa menguduskan hari Sabat menjadi hari Minggu


[I]a berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. (Daniel 7:25b)

Mengapa hari Sabat dirubah dan sejak kapan perubahan itu disahkan?

Hari istirahat YAHWEH adalah hari ketujuh, IA menamai hari itu sebagai hari Sabat. [B]erhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. … Lalu Elohim memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. (Kej 2:2-3), hari ketujuh adalah hari Sabat YAHWEH, Elohimmu … (Kel 20:10).

Tidak perlu dipertanyakan bahwa hari Sabat- dikenal juga sebagai hari YAHWEH atau hari ketujuh – adalah hari Saptu, orang Israel (baik pengikut Musa maupun Yahshua Ha Massiah (Messianic Jews) dan Gereja Protestan Advent Hari Ketujuh tetap melakukan ibadahnya pada hari Sabtu.

Untuk yang tidak tahu sejarah Gereja, khususnya dalam hal perintah mengingat menguduskan hari Sabat (perintah ketiga dari 10 perintah Elohim), mari kita baca dahulu komentar beberapa pemimpin rohaniwan tentang hari Sabat, agar Anda mengerti lebih baik alasan perubahan hari Sabat (Saptu) menjadi hari Minggu.

Apa kata mereka tentang hari Sabat:

James Cardinal Gibbons, Pemimpin Bishop Katolik Baltimore setuju bahwa perpindahan ke hari Minggu tidak didasari Alkitab, tetap pekerjaan Gereja Katolik sendiri. dalam bukunya, “Kamu boleh baca Alkitab dari Kejadian ke kitab Wahyu, dan kamu tidak akan menemukan sebuah kalimat memerintahkan pengudusan hari Minggu. Ayat-ayat memerintahkan ibadah agama hari Saptu, hari dimana kita tidak pernah menguduskannya.” (“The Faith of Our Fathers, tahun 1876″)

Richard Bauckham, professor Perjanjian Baru pada University of St. Andrews, Scotlandia ,”Hari ketujuh adalah hari Saptu. Tidak ada hari lainnya dipanggil hari Sabat di dalam Perjanjian Lama dan Baru.”

Jan Marcussen, seorang pendeta Advent Hari Ketujuh dari Thompsonville, Illinois pada tahun 2001 menawarkan 1 juta USD kepada siapa yang bisa membuktikan dengan jelas secara Alkitabiah bahwa hari pertama adalah hari Sabat. “Memelihara hari Minggu sebagai hari Sabat adalah tipuan terbesar yang Dunia pernah melihat,” ia berkata. Bukunya tentang masalah Sabat ke menjadi Minggu bisa dibaca on-line: National Sunday Law

John Pinkston, presiden dan pendiri the Congregation of God Seventh Day dalam komentarnya tentang perkataan Yohanes di pulau Patmos ,”Pada hari Yahweh aku dikuasai oleh Roh… (Wah 1:10) Itu tidak berbicara apapun tentang hari Minggu. Itu berbicara tentang “hari Yahweh yang dimaksud dalam Perjanjian Lama. Baca Mark 2:28; Yes 58:13)

Ini beberapa alasan mengapa menguduskan hari Sabat (hari ketujuh) menjadi hari Minggu (hari pertama):

Dr. Samuele Bacchiocchi seorang pensiunan professor theology pada Andrews University di Michigan, Gelar dokternya di dalam Sejarah Gereja didapat dari Roma. Ia memberikan dua factor alasan:

  1. Anti Judaism telah menyebabkan ditinggalkannya hari Sabat
  2. Penyembahan kafir dewa matahari (SUN god) telah mempengaruhi pengadopsian hari Minggu. Penggambilan 25 Desember untuk perayaan Natal adalah mungkin contoh yang paling explicit dari pengaruh penyembahan matahari pada kalender liturgy Kristen. It adalah sebuah fakta yang diketahui bahwa pesta kafir the Dies Natalis Solis Invicti – kelahiran dari Matahari Yangtakterkalahkan (the Invincible Sun) telah dirayakan pada tanggal itu.

dies Solis / Sun day / —— / Sunday

dies Lunae / Moon day / —— / Monday

dies Martis / Mars’s day / Tiw’s day / Tuesday

dies Mercuri / Mercury’s day / Woden’s day / Wednesday

dies Jovis / Jupiter’s day / Thor’s day / Thursday

dies Veneris / Venus’s day / Frigg’s day / Friday

dies Saturni / Saturn’s day / Saturday

Table traces the seven days of the week from their pagan Latin origin through the names of Norse gods to their current names in English

Tahun 312, Ketika Kaisar Roma Constantine menjadi ‘Kristen’, pada tanggal 7 Maret 321 dia menetapkan bahwa hari Minggu adalah hari istirahat, toko-toko harus tutup kecuali petani dipedesaan. Dia menyembah semua dewa-dewa – khususnya Appolo dewa matahari. Dia memilki nama Pontifex Maximus yang adalah titel dari imam besar kafir

Paus Sylvester I (314-337): ”Jika setiap hari Minggu adalah untuk dirayakan secara gembira oleh para Kristen mengenang kebangkitan (-Nya), karenanya setiap hari Sabat mengenang penguburan (-Nya) adalah bagi kotoran-manusia (kebencian yang dalam atau kutukan) orang-orang Yahudi.”

Tahun 363, pada Sidang Laodikia, Gereja Roma – Gereja Roma Katolik sekarang – menyatakan, ”Orang-orang Kristen harus tidak judaize dengan beristirahat pada hari Sabat, tetapi harus kerja pada hari itu, sebagai ganti hormati Hari Yahweh [hari Minggu],… Tetapi jika seseorang ditemukan ada sebagai Judaizers, mereka akan ada dikeluarkan dari Kristus.”

Tahun 380, Penguasa Theodosius membuat Kristen Katolik pemelihara hari Minggu menjadi agama resmi di daerah kekuasaannya,

9 Febuari 1893. Kansas City Catholic menulis: Gereja Katolik oleh otoritasnya sendiri yang tidak ada salah telah menciptakan hari Minggu sebuah hari libur untuk mengambil tempat hari Sabat dari hukum yang lama.”

Tahun 1998, Paus Yohanes II pada suratnya Dies Domini kepada para bishop dan umat Katolik: Hari Minggu dipanggil hari kebangkitan Massiah.

Alkitab mencatat: tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur… . Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Yahweh Yahshua. .. tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, (Luk 24:1-6). Dengan kata lain, pada hari Minggu dini hari saat mereka tiba, kuburan sudah kosong.

Catatan dari saya: Banyak ahli Alkitab percaya bahwa Yahshua meninggal hari Rabu – dimana perayaan Sabat tahunan / Paskah / Passover terjadi (Mat 26:16) – dan Saptu malam bangkit (terkubur 3 hari dan 3 malam; sesuai Yunus 1:17; Mat 12:40), bukan hari Minggu pagi. Perhitungan Sabat Yahudi ialah dari Jumat malam (matahari terbenam) sampai Saptu matahari terbenam lagi.

Jan Marcussen dalam bukunya tentang perubahan yang dibuat oleh Gereja Roma ini sebagai, ”Hari Minggu adalah tanda / materai dari otoritas pemerintahan Gereja Roma Katolik. [Menguduskan hari] Minggu adalah materai binatang!” Namun ia bersikeras dia tidak menyerang iman orang lain, tetapi sebagai gantinya mencoba memimpin orang-orang ke Alkitab, Yahshua, dan akhirnya surga.

Catatan dari saya:

1. Tidak diragukan bahwa Yahshua Ha Mashiah (termasuk Yohanes Pembaptis) menegur keras orang-orang Farisi dan Saduki ketika Ia ada di bumi, itu dikarenakan mereka lebih menuruti ajaran Talmut dan filsafat Yunani lebih dari ajaran hukum Taurat (Mat 3:7-10; 15:3-9; 16:6). Namun membenci perintah YAHWEH (mengganti hari Sabat-Nya menjadi Sun-day bagi hormat kepada dewa Matahari) oleh karena kedegilan orang Farisi dan orang Saduki adalah masalah yang lain. Manusia tidak seharusnya membenci YAHWEH pencipta mereka dan perintah-Nya oleh karena kesalahan umat-Nya Israel. Yahshua sendiri berpesan kepada parapengikut-Nya, ”[B]erbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.” (Mat 11:2-6; Mark 7:18-23).

2. Mempelajari penglihatan Daniel di atas, baca dari 7:19-25, terjadi pada tahun pertama pemerintahan raja Belsyazar (anak Nebukadnezar), sekitar pertengahan abad 6 dan 5 DC, terlihat bahwa “binatang” ini memang telah dinubuatkan (sedikitnya 800 tahun sebelumnya) bahwa, Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. (Dan 7:25).Berdasarkan nubuatan Daniel ini kita tahu bahwa penyebab Gereja Roma Katolik merubah waktu dan hukum menguduskan hari Sabat menjadi hari Minggu BUKANLAH sekedar anti Judaism (kepercayaan orang Farisi), namun lebih lagi membenci semua umat-NYA dan yang paling utama ialah berontak menentang YAHWEH.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Hubungan Rasul Petrus Dengan Roma Katolik


Orang Katolik pasti pernah mendengar nama Santo Petrus (Saint/Santo Peter) yang adalah rasul Simon Petrus, satu dari dua belas murid Yahshua Ha Massiah. Pembaca, pada satu sisi akan menemukan beberapa bukti sejarah betapa dalamnya Gereja Roma Katolik (GRK) menghubungkan dirinya kepada pribadi Rasul Petrus. Dan sisi lainya akan menemukan catatan Alkitab dan pengakuan Rasul Paulus tentang dirinya sendiri berkaitan dengan Roma Katolik.

Kepercayaan Roma Katolik sebagaimana kita tahu itu adalah hasil dari dua puluh abad sejarah. Untuk mengerti itu, kita harus mencoba megerti sejarah ini. Tidak hanya adalah bahwa itu hasil dari sejarah , tetapi itu melibatkan suatu perbedan sikap terhadapa sejarah. (1). Menurut pengakuan resmi tradisi Roma Katolik rasul Petrus tinggal di Roma sebagai bishop pertamanya dan mati di sana sebagai seorang martir di tahun AD 67. Tahun 1960 di Vatikan (dimana Gereja Roma Katolik berpusat) Paus menyatakan bahwa mereka telah menemukan lempengan batu dengan tulisan ”Petrus dikubur di sini” dalam bahasa Yunani.

Catatan sejarah tentang Gereja Roma Katolik menghubungkan dirinya dengan rasul Petrus. 1. Paus Leo Agung I (440-461 AD) dalam kotbah perayaan kenaikan kepausannya mengutip Matius 16:18-19 - Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kau ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kau lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”  Ia merefer acara ini sebagai hormat kepada Rasul Petrus dengan mengatakan, ”di dalam pribadiku yang sederhana, ia [Petrus] boleh ada dikenal dan dihormati (2)

Gambar di kanan adalah Basillica of Santo Peter dengan tugu batu Obelisk (symbol dari Dewa Matahari Ra atau Re) didepannya.

2. Paus Stephen III. Nama rasul Petrus juga dipakai pada 754 AD ketika Paus Stephen II di dalam ancaman raja Lombard, Aistulf, kerajaan dari Itali utara. Pepin, anak dari Charles Martel bangkit membantu Paus, setelah dipanggil melalui sebuah surat (mohon bantuan) di dalam nama Petrus, Saya, Rasul Petrus, telah didudukan oleh kuasa Messias, putra dari Elohim yang hidup, menjadi terang bagi seluruh dunia ….Kepada Gereja Roma Elohim kerasulan ini, yang dipecayakan kepadaku, upah pengharapan masa depanmu menyertai. …, membela pemerintah Roma ini dari tangan-tangan musuhnya … Beri bantuan kepada umatku Roma sekarang, sehingga aku boleh dapat menolong kamu dihari kemudian pada hari penghakiman …, tetapi jika kamu berlambat-lambat bantuanmu, ketahuilah bahwa kamu dibuang dari kehidupan kekal (3)

3. Paus Nicholas Agung (858-867 AD). Dalam suratnya kepada Photius dan Penguasa Michael III, surat ini ditulis sehubungan dengan masalah pengeseran jabatan kepemimpinan rohani Ignatius kepada Photius oleh penguasa daerah Konstantinopel (Yunani) dimana Nicholas berpihak kepada Ignatius, ”Tidak ada keputusan harus diberi pada masalah baru yang muncul tanpa sepengetahuan Roman See dan Roman Pontiff.”Setelah dia (Petrus), dan vicar-vicar-nya (pengganti-pengganti-nya) … oleh perkataan-perkataan Messias, dimulai pada PetrusYang Diberkati, dihubungkan kepada Gereja (Roma Katolik), tidak dapat dikurangi atau dirubah; sebab usaha-usaha manusia tidak dapat memindahkan fondasi yang mana Elohim telah letakan…(4)

Keributan antara keimaman yang berkeduduan di Yunani, ”Easten Empire” dengan keimaman di Roma ”Westen Empire” sesungguhnya sudah terjadi di tahun 726, dimana Emperor Leo III (di Constantinople) mengeluarkan surat keputusan melawan ”penghormatan kepada icons (benda dan gambar), gereja-gereja Yunani (Ortodok) dan gereja-gereja Latin (Katolik) mulanya bersatu sebelum pemisahan penuh di tahun 1054 (5)

4. Pada Canon Vatican Council II (1965) (Canon kata Yunani untuk kata peraturan dan ukuran) yang mengatur hubungan antara Pontiff (kata formal untuk Paus) dengan para bishopnya (pastors): Badan dari para bishops tidak memiliki otoritas kecuali itu tetap tinggal terus menerus pada kepalanya, Pontiff Roma, penerus Petrus … , (Pontiff) sebagai vicar (penerus) Kristus (Messias) dan pastor dari seluruh Gereja (Roma Katolik), Pontiff Roma memiliki kuasa penuh, supreme, dan universal diatas Gereja. Dan dia dapat selalu melakukan kuasa ini dengan bebas. (6)

Pengakuan rasul Petrus sendiri, catatan Alkitab dan catatan sejarah lainnya tentang hubungan Rasul Petrus dengan Gereja Roma Katolik
1. Referensi dari Alkitab. Perjanjian Baru tidak berkata apa-apa tentang keberadaan Petrus di Roma apalagi sebagai bishop pertama untuk Roma, dan memberikan bukti-bukti secarah tidak langsung hal-hal yang berlawanan dari pernyataan resmi Gereja Roma Katolik di atas. Dua belas pasal pertama dari kitab Kisah Para Rasul tidak memberikan pernyataan bahwa Petrus pernah ada di Roma dan dikubur di Roma, dan buku ini ditutup dengan perjalanan rasul Paulus ke Roma, tidak tentang Petrus. Catatan pelayanan Paulus kepada orang-orang di Roma (antara AD 57 atau 58) dan selama ia dipenjara di Roma (tahun permulaan AD 60) ia menulis empat surat, tidak satupun dari surat-surat tersebut menyinggung nama Petrus. Paul bertemu Petrus di Antiokia (timur-laut Turky dekat Syria) lihat Gal 2:11-14

Sangat menarik untuk diperhatikan bahwa Eusebius sebagai sejarahwan gereja untuk raja Konstantine menyatakan bahwa Petrus tidak pernah di Roma, namun tulisan sejarah gereja (dalam bahasa Yunani) ini diterjemahkan oleh Yerome ke Latin, ia menambahkan suatu cerita fantastik kependudukan Petrus di Roma; menurut F. Paul Peterson dalam bukunya Peter’s Tomb, Recently Discovered In Jerusalem.

2. Alkitab tentang pribadi Simon Petrus. Ayat Alkitab yang menjadi acuan utama Pontiff Vatikan bahwa Simon Petrus adalah pendiri Gereja Roma Katolik ialah Matius 16:18-19. Ayat ini dalam bahasa Inggris dan Indonesia (tertulis di atas) tidaklah jelas. Namun dalam bahasa Yunaninya – ingat bahwa terjemahan Yunani lebih tua dari terjemahan Latin, setelah Latin keluarlah bahasa German (Martin Luther) dan kemudian diikuti oleh bahasa Inggris – ayat 18 ini tertulis: Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus (πέτρος, Petros) dan di atas batu karang (πέτρα, petra ) ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Kamus Strong G4074 Petros: a (piece of) rock – sebuah (bagian/potongan dari); G4074 petra:a (mass of) rock – sebuah (bongkah besar) batu karang.

Bila kita memperhatikan dengan teliti bagian terakhir dari Matius 16:18 ini kita akan mendapat gambaran yang lebih jelas makna kedua jenis ”batu karang” tersebut. Itu tertulis di atas batu karang (πέτρα, petra ) ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.” Adakah manusia di bumi ini (termasukke sebelas rasul Yahshua dan juga rasul Paulus) yang bisa menahan kuasa alam maut? Tentu tidak ada!,kecuali Putra Elohim, yaitu Adonai Yahshua Ha Massiah/ Messias itu sendiri yang telah bangkit dari maut (Yoh 2:19) dan yang memiliki segala kuasa di sorga dan di bumi (Mat 28:18)

YAHWEH berkata tentang manusia, ”Aku ini YAHWEH, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemulian -Ku kepada yang lain (Yes 42:8) dan Yahshua Ha Massiah juga mempunyai pemikiran yang sama (jelas karena YAHWEH dan Yahshua adalah satu lihat Yoh 1:1) rasul Yohanes mencatatnya demikian , ”banyak orang percaya dalam nama-Nya, … Tetapi Yahshua sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua, dan karena tidak perlu seorangpun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia. (Yoh 2:23-25)

Yahshua tahu siapa murid yang dikasihinya, Simon Petrus ini; Ia tahu bahwa Simon Petrus akan menyangkal Dia sampai tiga kali hanya dalam beberapa jam saja (Yoh 13:38; keempat Injil mencatat ini!) sebab Petrus orang takut akan aniaya, Anda mungkin ingat baru saja ia dianugerahkan gelar Petrus dan diberi kuasa untuk mengikat dan melepas (Mat 16:19) Ia dihardik oleh Yahshua dengan perkataan yang sangat keras ”Enyalah Iblis, engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Elohim, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (23) dan Ia melanjutkan dengan kata-kata peringatan ”menyangkal diri dan memikul salib dan mengikut Dia (24-27). Puji kepada YAHWEH bahwa Simon Petrus bertobat dan dipenuhi dengan kuasa Roh Kudus sehingga ia menjadi seorang rasul yang luar biasa dan tidak takut mati mengajar dan berkotbah dalam nama Yashua Ha Massiah.

Hidup dan pelayanan orang Kristen tanpa tinggal di dalam Yahshua Ha Massiah tidak akan menghasilkan apa-apa (Yoh 15), jabatan dan klaim-klaim tidak ada artinya tanpa ketaatan dan dengar-dengaran akan Firman-Nya (Kis 19:13-16).

3. Rasul Simon Petrus tentang dirinya sendiri. Kontak langsung pertamanya dengan Yahshua di danau Genesaret (atau Galilia atau Tiberias), mendapatkan banyak sekali ikan dari tempat yang diperintahkan Yahshua, iapun tersungkur didepan Yahshua dan berkata: Master, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.” (Luk 5:8)
Yoh 6:68 ; Jawab Simon Petrus kepada-Nya: “Master (Tuhan; dalam ITB), kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; ketika ia ditanya “Apakah kamu tidak mau pergi juga?” (67) – seperti banyak orang meninggalkan Dia (66). Petrus tahu siapa Yahshua dan mengikuti perkataan-Nya.
Petrus tidak mencuri kemulian YAHWEH di dalam pelayanannya, ia menegur mereka yang kagum kepada buah pelayanannya (Kis 3:1-12)
Kematian tubuhnya sudah diberitahukan oleh Yahshua (2 Petrus 13-14).

Dari pengakuan Petrus sendiri di atas, muncul pertanyaan ”Dapatkan Jemaat (Gereja) yang alam maut tidak bisa menguasainya dibangun oleh manusia yang fana?” Tentu tidak! Setiap orang Kristen yang lahir baru hanyalah ”batu-batu yang hidup” (Jemaat) dari ”bait Elohim” dimana pilar-pilar dari bait ini adalah rasul-rasul dan nabi-nabi, kedua terahir ini adalah hanya alat-alat pembuat”bait Elohim” tersebut. Fondasi dari ”baik Elohim” adalah Yahshua Ha Massiah itu sendiri – Alkitab menyebut-Nya ”Batu Penjuru” (Yes 28:16; Mazmur 118:22) diteguhkan oleh Yahshua sendiri (Mat 21:42) dan oleh rasul-rasul-Nya; Paulus: Ha Massiah Yahshua sebagai batu penjuru (Efe 2:20), dan Petrus sendiri, ia memakai kata petra dan bukan petros (panggilan untuk diri-nya ) ketika bicara soal batu penjuru Gereja (Kis 4:11, 1 Petrus 2:6-8).

4. Doktrin Kekristenan-nya. Selalu meninggikan Yahshua dan nama-Nya, terlihat jelas pada kotbahnya di hari Pentakosta yang pertama (Kis 2), ia mengkotbahkan bahwa Yahshua adalah YAHWEH dan Ha Massiah (Yang Diurapi dan Juru Selamat) ( 34-36), menekankan pentingnya pertobatan dan dibaptis (dicelupkan) (38) bagi para pendengar berita Injil.

Dihadapan imam-imam besar Yahudi, ia menjawab terus terang bahwa dengan kuasa nama Yahshua Ha Massiah, menjawab pertanya para imam dipersidangan (Kis 4:6-10)

Dan pada persidangan itu juga ia membuat suatu pernyataan yang tetap terkenal sampai hari diantara kalangan ”orang Kristen lahir-baru” yaitu, ”Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kis 4:12).

Persembahan uang untuk ”gereja” tidaklah penting tapi hati yang tulus (Kis 5:1-10),  ia tidak membiarkan Roh Kudus dihina oleh persembahan yang tidak jujur. Ia bukanlah jenis pendeta/pastor yang akan tutup mulut jika disogok uang atau barang.

Ia mengajari Kornelius, orang Roma (untuk tidak menyembah manusia. Lukas penulis kitab Para Rasul ini mencatat reaksi Petrus atas penyembahan yang ia terima dari Cornelius, Tetapi Petrus menegakkan dia, katanya :”Bangunlah , aku hanya manusia saja. Petrus sadar bahwa ia hanyalah hamba YAHWEH (Kis 10:25-26) dan hanya YAHWEH saja yang patut disembah. Kata “tetapi” menjelaskan suatu kondisi yang kontras dan mendesak, kemungkinan besar bahwa Petrus bersegera memegang tubuh Kornelius dan mengangkatnya untuk ia berdiri. Ini pelayanan pertama Petrus kepada orang non-Yahudi (Gentile).

“Inside St. Peter’s Basilica candidates
for priesthood from 22 countr
ies lie prostrate
in humility before the hi
gh altar as they take
their vows during an o
rdination Mass celebrated
by Pope John Pa
ul II.” -National Geographic
pages 720-722 foldout. (7)

Dari doktrin Petrus ini adakah Gereja Roma Katolik (yang mengaku sebagai penerus kerasulan Petrus) mengikuti teladan ajaran Petrus?

Petrus pernah tinggal di Roma dan jadi Paus pertama?
Tidak ada bukti sejarah dari Gereja Timur (Yunani) dan ayat Alkitab yang bisa meneguhkan klaim Vatikan ini. Catatan: Rasul Paulus sebagai rasul untuk non-Ibrani yang hidup pada abad pertama masehi kunjungan pelayanannya pertama sampai ketiga adalah daerah-daerah Yunani (Turky barat dipanggil sebagai Asia Kecil adalah bagian dari Yunani pada abad pertama).

1. Klaim Dionysius dari Korintus.  Pelayanan Petrus kerumah perwira Romawi, Kornelius, itu terjadi di Israel. Kaisarea (Kis 10:1) terletak di utara Yope (Tel-Aviv /Jaffa, pantai barat Israel); bukan di Roma atau Negara Itali. Pernyataan yang jelas bahwa Petrus pernah berada di Roma adalah surat Dionysius, pemimpin gereja di Korintus (168-177 AD) kepada orang-orang di Roma, ” … kamu diikat bersama oleh Petrus dan Paulus pada fondasi-fondasi orang-orang Roma dan orang-orang Korintus, karena keduanya telah mengajar bersama di Korintus kami dan pendiri-pendiri kami, dan juga bersama telah mengajar di Italy pada tempat yang sama dan adalah martir pada waktu yang sama”, quotasion ini diberikan oleh Eusebius, seorang sejarah gereja pada masa Konstantine, raja Romawi, pada abad keempat (8).

N.V.Olson menanggapi tulisan ini sebagai berikut: ”Sebuah kesalah yang bersikap sejarah sudahlah jelas: mengatakan bahwa Peter dan Paulus bersama pendiri gereja di Korintus. Hal ini tentu mustahil jika kita memperhatikan surat Paulus kepada jemaat di Korintus; 1 Kor 1:11-13, 3:6 (tentang golongan Paulus atau Apolos) dan 4:15 (klaim Paulus sebagai bapa rohani atas mereka). Jika Dionysius salah dalam satu hal, dia telah dapat juga salah dalam lainnya. Bagaimanapun, sejak saat ini (waktu pada surat tersebut diatas) ke depan acuan-acuan kepada ”Petrus ada di Roma” menjadi umum (9).

Satu-satunya ayat yang sering diperdebabkan pernahnya ”Petrus di Roma” adalah 1 Pet 5:13: Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu yang terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku. Babilon adalah kota tua di Irak dan juga gambaran Gereja Roma Katolik/ Vatikan (sebagai sebuah negara/kekuatan politik) di Roma sebagaimana Wahyu 17 dan 18 memanggilnya. Berikut ini beberapa komentar beberapa ahli Alkitab tentang kata ”Babilon” pada tulisan Petrus ini.

  • John Gill: The Vulgate Latin, Syriac, and Arabic versions, supply the word “church”, as we do. Some, by “Babylon”, understand Rome, which is so called, in a figurative sense, in the book of the Revelations: this is an ancient opinion; … but that Peter was at Rome, when he wrote this epistle, cannot be proved,… It is best therefore to understand it literally, of Babylon in Assyria,
  • JFB (Jamieson, Fausset and Brown): How unlikely that in a friendly salutation the enigmatical title of Rome given in prophecy (John, Rev_17:5), should be used! Babylon was the center from which the Asiatic dispersion whom Peter addresses was derived. Philo [The Embassy to Gaius, 36] and Josephus [Antiquities, 15.2.2; 23.12] inform us that Babylon contained a great many Jews in the apostolic age (whereas those at Rome were comparatively few, about eight thousand [Josephus, Antiquities, 17.11]); so it would naturally be visited by the apostle of the circumcision.
  • Barnes: the Arabic, Syriac, and Vulgate, as well as the English versions, supply the word “church.” This interpretation seems to be confirmed by the word rendered “elected together with.”
  • Adam Clarke: I am quite of opinion that the apostle does not mean Babylon in Egypt, nor Jerusalem, nor Rome as figurative Babylon, but the ancient celebrated Babylon in Assyria, which was, as Dr. Benson observes, the metropolis of the eastern dispersion of the Jews;

Dari pernyataan JFB ini, bahwa tidaklah menutup kemungkinan Petrus berkunjung ke Roma (Gereja Mestery Babilon Besar, Wahyu 17:5), namun bahwa ia pernah menjadi penduduk dan hidup sebagai Paus dan mati di Roma tidak ada bukti yang otentik.

Ada penulis berpendapat bahwa Simon yang menjadi pendiri gereja Roma Katolik adalah Simon Magus, ahli sihir terkenal dari Samaria dan menjadi percaya (Kis 8:9-24).

Bacaan berkait:

  1. Is Peter the rock on which the Church is bulit?
  2. J.A. Wylie, Dogmas of the Papacy; vi: Apostolicity, or Peter’s Pirmacy
  3. Kuburan Petrus telah ditemukan

Referensi:

  • Jaroslav Pelikan, The Riddle of Roman Cathocism, p.10.
  • Philip Schaff and Henry Wace, Leo the Great and Gregory the Great p. 291
  • Horace K. Mann, The Lives of the Popes in the Early Middle Ages p.309
  • H. K. Mann, p.59
  • V. N. Olson, Papal Supremacy and American Demoracy. p.36, 40
  • W. M. Abbott, The Document of Vatican II. p.43
  • 7. www.remnantofgod.org, Rome demands, worship the Pope!
  • 8. Kirsopp Lake, Eusebius, the Ecclesiastical History. p.183
  • 9. V.N. Olson, p.4
Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Vatikan: Paus Francis I mendorong para Uskupnya untuk lebih liberal


Rasul Petrus: “Sebab jikalau Elohim tidak menyayangkan malaikat-malaikat yang berbuat dosa… dan jikalau Elohim tidak menyayangkan dunia purba, tetapi hanya menyelamatkan Nuh, pemberita kebenaran itu, dengan tujuh orang lain, ketika Ia mendatangkan air bah atas dunia orang-orang yang fasik; dan jikalau Elohim membinasakan kota Sodom dan Gomora dengan api, dan dengan demikian memusnahkannya dan menjadikannya suatu peringatan untuk mereka yang hidup fasik di masa-masa kemudian,” (2 Rasul Peter 2:4-6)

Paus Francis I, ratusan pemimpin Gereja Katolik pada Synode 2014Pada Rapat Synode yang dihadiri oleh para puncak pimpinan Gereja Roma Katolik (GRK) sedunia nampak bahwa praktek homosex dan perceraian tidak lagi dilihat sebagai suatu dosa, tetapi sesuatu yang perlu diterima di dalam kehidupan Gereja Katolik. Pergeseran kebijakan yang semakin liberal ini ditentang oleh pemimpin Katolik yang konservativ, laporan menulis.
Rapat Sinode Luar biasa Para Uskup tentang Keluarga 2014 di pimpin langsung oleh Paus Francis I, mendiskusikan tentang posisi GRK tentang hal-hal yang berhubungan dengan keluarga, seperti pernikahan, perceraian, praktek homosex, alat-alat kontrasepsi dan hubungan sex sebelum menikah (premarital sex). Rapat ini berlangsung di Vatikan dari tanggal 5-19 Oktober 2014. Dihadiri oleh hampir 200 pemimpin Katolik (para Kardinal, Uskup Agung dan Uskup) dari berbagai negara di dunia. Hasil rapat ini akan akan menjadi proposal kerja pada pertemuan mendatang Oktober 2015.
Seminggu setelah berdiskusi, Senin, 13 Oktober, Paus Francis I memberikan pernyataan posisi GRK dalam masalah praktek homosex di dalam jemaat Katolik.
Pada laporan pertengahan rapat ini, Paus Francis dan para Uskup meyimpulkan bahwa Gereja Katolik haruslah menyambut positif perceraian-perceraian, bahkan para Katolik yang kumpul kerbau (cohabitant), dan mereka yang hidup homosex (gays and lesbians).
Para Uskup Katolik yang sejalan dengan pemikiran Paus Francis menyatakan bahwa para pria homosex dan wanita homosex memliki ’karunia-karunia dan talenta-talenta’ untuk diberikan kepada masyarakat Katolik.
Paus Francis pada hari Jumat (10/10) telah menambahkan enam pemimpin sinode dari empat benua untuk merampungkan laporan rapat tersebut. Tidak satupun dari yang dipilih oleh Paus berasal dari Afrika, darimana mayoritas suara konservativ atau ’oposisi’ kebijakan Vatikan berasal, yang dilabelkan oleh lawanya yang liberal sebagai para uskup ’konservativ’ dan ’tradisional.’
Bacaan berkait:

Sebelum laporan pertengahan rapat ini diumumkan, Paus Francis berkotbah pada Missa Minggu pagi untuk menguatkan kebijakan baru Gereja Roma Katolik tersebut, ia berkata [diluar kontek dan di luar ajaran Alkitab]: Paus Francis memimpin rapat para uskup tentang keluarga di Vatikan

”Yeshua melakukan hal-hal yang janggal, seperti berjalan dengan orang-orang berdosa, makan dengan para pemungut pajak – hal-hal yang para ahli Kitab Torah [Farisi dan Saduki] ”tidak suka; doktrin sedang dalam bahaya, doktrin Torah yang mereka dan para ahli agama telah buat lebih dari berabad-abad,” Paus berkata, menurut Radio Vatikan.
Paus menambahkan, ”Para ahli Kitab adalah para pelindung Torah yang keluar dari kasih. Mereka lupa semua hal-hal yang Elohim telah berbuat di dalam sejarah.”
Mereka tidak mampu melihat apa yang Yeshua saat itu sedang perbuat sebuah tanda menunjukkan… ”waktunya telah tiba” Paus mengutip Lukas 11:29-32 ”Yeshua berkata, ”Generasi ini adalah sebuah generasi yang jahat,” sebab mencari jenis tanda yang salah,” Paus Francis berkata.
[Alkitab mencatat dan mengajar: Yeshua berada bersama dengan orang-orang berdosa untuk mempertobatkan mereka agar selamat dari hukuman dosa – dan Ia memerintahkan mereka semua ”jangan berbuat dosa lagi!” Perintah Torah berasal dari YAHWEH, bersumber dari 10 Perintah YAHWEH yang ditulis oleh jari-Nya sendiri. Sepanjang sejarah Alkitab, Elohim tetap sama, dahulu, sekarang dan selamanya bahwa Dia membenci DOSA, sebab Dosa adalah penbunuh manusia yang adalah ciptaan-Nya yang special: sesuai gambar dan rupa Elohim dan tercipta dengan jari-jari-Nya sendiri.
Elohim sepanjang sejarah telah menghukum manusia yang tidak bisa diperingati-Nya lagi: melalui air bah, hujan belerang atas kota-kota yang mempraktekkan homosexual. Elohim menentang para ahli agama yang legalistik dan tanpa kasih, bagaimanpun kasih dan kesabaran Elohim bukan diartikan untuk umat-Nya bisa bermain-main di lumpur dosa.
Paus Francis menemplak para uskup dan kardinal yang ’konservativ’ sebagai generasi yang jahat menyamakan mereka sebagai orang Farisi dan ahli Torah yang sesat (parallel dari cerita di Lukas ini detilnya ada pada Matius 12:38-40. Jika kita anggap Paus Francis tidak memutar balik ayat Alkitab maka itu berarti pemimpin utama Katolik ini menganjurkan para pemimpin Katolik tersebut untuk menjerumuskan semua pekerja dan jemaat Katolik untuk terlibat dan musnah di dalam ”dosa-generasi yang jahat” tersebut: praktek homosex, perceraian, kumpul kerbau, pertukaran jenis kelamin sebagaimana kontek rapat uskup tersebut. Firman-Nya berkata, bahwa Dia memilih ketaatan kita dan takut akan Dia lebih dari pada pemberian hadiah atau korban kita].

Bacaan berkait:

Hasil pertengahn rapatkarikatur Paus Francis tentang pendeta homo di Gereja Katolik uskup Katolik ini merupakan hasil nyata dari pernyataan Paus Francis I pada bulan Juli 2012 di Brasilia. Ia berkata, ”Jika seseorang adalah gay (pria homosex) dan ia mencari Tuhan dan memiliki kehendak yang baik, siapakah saya untuk menghakimi?” menjawab pertanyaan wartawan tentang para bawahannya yang mempraktekkan gaya hidup homosexual. Praktek ini telah menyebabkan banyak pemimpin Katolik telah terjangkit penyakit HIV dan meninggal karena AIDS.
Pernyataa resmi dari pertemuan para Uskup Roma Katolik ini disambut hangat oleh para kelompok liberal Katolik dan bukan-Katolik yang telah mengadopsi gaya hidup Akhir Jaman:
”Untuk para Katolik LGBT di AS dan seluruh dunia, dokumen baru ini adalah terang dalam kegelapan,” kata pemimpin organisasi hak-hak LGBT terbesar di AS. LGBT singkatan dari lesbian, gay, bisexual, and transgender. [tentang ”Terang” lihat: Yoh 12:46-50; 8:12; 1:1-14; 3:18-21]
”Ini suatu perubahan yang menakjubkan dalam cara Gereja Katolik berbicara tentang orang-orang homo. Sinode berkata orang-orang homo punya ’karunia dan talenta untuk ditawarkan ke komunitas Katolik’ adalah sesuatu yang bahkan beberapa tahun lalu akanlah tidak pernah dapat dipikirkan,” Pendeta James Martin, seorang penulis dari organisasi Jesuit berkata. Jesuit adalah organisasi Katolik dari mana Paus Francis I juga berasal.
“Gerakkan menuju penerimaan dan penilaian karunia-karunia orang-orang gay dan lesbian adalah suatu langkah kedepan yang besar,” Francis DeBernardo, pemimpin Gay Katolik di New Ways Ministry berkata.
Bacaan berkait:

Bagi para peserta rapat yang masih berpegang pada nilai-nilai Alkitab, yang dilabelkan sebagai ’konservatif’ dan ’tradisional’ tersebut, laporan di atas adalah seperti suatu sabotase, ”Itu bukanlah kesimpulan yang kami telah bicarakan!,” mereka mengerutu. Komentar mereka:
“Laporan yang tidak dapat diterima dan menyimpang dari ajaran Gereja,” Kardinal Polandia Stanislaw Gadecki berkata.
“Membingungkan, kekacauan kontradiksi di Roma,” Michael Voris komentator konservatif Katolik berkata
“Dokumen sesat, homosesat,” Rorate Caeli Katolik konservatif menulis
• Seorang Kardinal Afrika Selatan tentang ”pasangan-pasangan tidak menikah yang kumpul kerbau “haruslah diterima dengan bahasa positif” adalah sebagai suatu yang ”tidak dapat ditebus.” Ia juga memprotes laporan diskusi resmi tersebut sebagai telah dibajak oleh pemimpin rapat, ”Itu bukanlah sama-sekali apa yang telah kami katakan!”
”Semua informasi sehubungan dengan sinode tersebut adalah dikontrol oleh Seketaris Umum Sinode, yang secara jelas telah setuju dengan posisi yang dinyatakan tersebut sejak dari mulanya,” Kardinal Burke.
Kesimpulan Rapat Uskup:

  • Saptu 18 Oktober rapat ditutup dengan kesimpulan: Suara terbanyak berada pada pihak pro-Paus Francis: merangkul dan menerima gaya hidup liberal ke dalam Gereja Roma Katolik.
  • Namun kebijakan ini belum bisa dijalankan sebab jumlah suara tidak mencapai 2/3 dari yang diminta. Berita menyatakan bahwa pihak ’oposisi’ datang dari kelompok the College of Cardinals.
  • Masalah homosex, kawin cerai dan kumpul kerbau telah membuat jurang pemisah yang lebih lebar di antara pemimpin Gereja Roma Katolik. Para ‘konservativ’ dan ‘tradisi’ pemimpin Katolik harus memilih tunduk kepada Paus, sebagai pemimpin utama gereja mereka dan tetap dalam jabatan atau keluar dan kehilangan jabatan.

Paus Francis pada ibadah misPaus Francis I memutar balik ajaran Yesus dan isi Alkitab tentang homosexsa menyatakan kekecewaan hasil akhir rapat tersebut dengan berkata, ”Gereja (Roma Katolik) harus meresponi dengan berani tantangan-tantangan baru di muka.” Itu dikatakannya di depan para peserta rapat uskup tersebut. “Elohim tidak takut akan hal-hal yang baru. Inilah sebabnya Dia mengejutkan kita selalu (all the time), buka hati kita dan tuntun kita ke dalam jalan-jalan yang tidak diduga,” Paus Francis berkata.
[Paus memakai Naman Elohim untuk membela gerakkan liberalnya, ”Elohim tidak takut akan hal-hal yang baru;” praktek homosex bukanlah hal baru, itu telah ada dan telah ditentang sejak jaman Abraham pada peristiwa Sodom dan Gomorah, Yeshua, 2000 tahun yang lalu, menolak perceraian dengan mengutip perintah YAHWEH yang diterima oleh nabi Musa dan Ia menyimpulkan itu sebagai “Apa yang telah dipersatukan Elohim, tidak boleh diceraikan manusia.” Baca: Markus 10:1-12. Elohim memang Elohim yang penuh surprise, TETAPI Ia adalah Elohim yang TIDAK PERNAH merubah FIRMAN-NYA]
Seorang ex-Roma Katolik AS mengkomentari suara para pemimpin Katolik yang liberal tersebut sebagai: ”Yang benar adalah, mereka tidak punya pilihan, tetapi mengijinkan homosexualiti berkembang di dalam gereja Roma, sebab 98% keimamatan Roma Katolik adalah terbukti homosex. Sebagaimana saya telah nyatakan pada Febuari 2004, the Homosexual Agenda of Rome haruslah menggambil tempat dimana mereka menggerakkan masyarakat secara efektif untuk menerima gaya kehidupan para pastor homosex Roma Katolik sebagai ada normal secara utuh. … Nubuatan berkata itu akanlah ada seperti Sodom dan Gomorrah ketika Yeshua datang kembali, dan nabi Daniel telah memprediksi penguasa (the beast) di Roma akanlah memfasilitasi serta mempercepat penggenapannya dan begitulah jadinya. Nicolous, http://www.remnantofgod.org/ (at “Bishop say gays have gifts to offer church.” 10/13/2014)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Muslim Cina memakai negara Asia Tenggara untuk berjihad bersama NIK


Empat pemuda Muslim Turki yang tertangkap di Poso, Sulawesi pada pertengahan September 2014, yang kemudian dikenali sebagai memiliki jaringan dengan Negara Islam Khalifah (NIK) ternyata adalah orang-orang Muslim Uyghurs dari Xinjiang, RRC, yang ingin pergi bergabung dengan organisasi Negera Islam melakukan jihad di Irak dan Syria, tulis Aaron Zelin, pemilik weblog Jihadology.net

Pejuang NIK dari Uyghur Cina tertangkap di IrakFoto: Tentara Irak menangkap hidup-hidup pejuang Negara Islam suku Uyghur. Suku Uyghur adalah satu dari beberapa suku di Asia yang berbahasa Turki, hasil dari pengaruh Kerajaan Ottoman.
Jihadology.net menulis: “Menurut seorang pribadi yang memakai nama Abdullah Abu Bakr, orang-orang Uyghur mendapat kesusahan mendapatkan pasport Cina untuk pergi ke luar negeri untuk menjadi pejuang di luar negeri, jadi mereka membuat passport palsu, khususnya dari Turki. Ia kemudian berkata, lalu mereka masuk ke Malaysia atau Thailand dimana mereka mungkin akan ditahan beberapa waktu di penjara, tetapi kemudian karena mereka tertangkap degan passport Turki tersebut, maka mereka akan di deportasi ke Turki. Sekali mereka tiba di Turki, menurut dia, pemerintah Turki melihat para Uyghurs sebagai orang Turki sehingga mereka bisa diam aman di Turki, yang kemudian mengijinkan para Uyghurs mengalir masuk ke Syria. Jika mereka tertangkap karena alasan pergi jihad di Syria atau Irak mereka akan dikirim balik ke Cina dan menghadapi hukuman penjara.” Lalu Aaron menyimpulkan, “Sebagian, ini sepertinya mengapa Indonesia saat pertama percaya orang-orang yang ditangkap ini adalah dari Turki.”
Aaron percaya bahwa kejadian di Indonesia ini bukan sekedar ”suatu usaha untuk mencoba pergi ke Syria,” lebih dari itu bahwa ”ada suatu jaringan pribadi-pribadi yang telah menciptakan suatu sistim.”
Ini nampaknya juga seperti adanya jaringan saling hubungan antara jaringan-jaringan jihad fasilitas di Asia Selatan/Tenggara sedemikian juga mereka kemudian berhubungan balik ke jaringan-jaringan yang berpusat di Turki dan atau dunia Arab.

Turki sejak pejuang Sunni keluar dari Homs, Syria, semakin disoroti media internasional – Turki dituduh mendukung Negara Islam Khalifah (membuka jalur masuk pejuang NIK dari tanahnya – sementara menutup gerbangnya bagi refugi Kurdi asal Kobani sekaligus melarang pemuda Kurdi membantu saudara mereka di Kobani;  mensuplai data-data satelit untuk memerangi suku Kurdi di Kobani; dan baru-baru ini membuka ‘kantor diplömatik’ NIK di Turki). Turki tidak ingin Kurdi mendeka, sebab sekitar 45% tanah Kurdistan dimiliki Turki, sekarang NIK menghancurkan barang-barang bersejarah suku Kurdi untuk menghapus indentitas kebangsaan dan budaya Kurdi. Beberapa hari yang lalu Pemerinah Turki menyerang  orang-orang Kurdi yang protes dengan bom-bom serangan udara. Protes mereka lahir atas sikap Turki pada perang di Kobani.

Aaron Zelin adalah seorang peneliti gerakan jihad yang berdiri sendiri. Dengan keahlian komputernya dan kemampuan berbahasa Arab, ia menggumpulkan potongan-potongan data para Islam militan dan aktivitas mereka menjadi sebuah ‘gambar puzzle’ yang utuh. Selama perang Shia-Sunni di Syria, dimana Hezbollah terlibat, namun menolak untuk mengakuinya. Aaron meneliti data-data para pendukung Hizbollah; melalui jariangan sosial mereka (Facebook, Twitter), TV bahkan ia telpon teman-temannya di Libanon. Lalu dari semua data yang dapatkan. ia muat dalam weblognya nama-nama pejuang Hizbollah yang tewas di Syria berikut foto-foto mereka. Beberapa bulan kemudian Hizbollah akhirnya mengakui keterlibatannya. Hasil kerja Aaron telah menakjubkan badan intelligent Amerika Serikat.
Jadi nampak jelas bahwa  Badan Intelejen  dan Badan Keamanan Indonesia perlu bekerja lebih keras untuk menghancurkan jaringan terroris di dalam negeri maupun yang berkaitan dengan luar negeri.
Belakang ini Pemerintah RCC sangat aktif menghentikan aksi terror Uyghurs di Xinjiang.

Bacaan berkait:

Referensi:
The Clairvoyant: Turks Or Uyghurs Arrested In Indonesia?

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kesaksian Ali Pektash dijamah Yeshua di Mekka saat ibadah Haji


“Aku telah berkenan memberi petunjuk kepada orang yang tidak menanyakan Aku; Aku telah berkenan ditemukan oleh orang yang tidak mencari Aku. Aku telah berkata: “Ini Aku, ini Aku!” kepada bangsa yang tidak memanggil nama-Ku. (Yesaya 65:1)

Pendeta Ali Pektash Ali Pektash adalah pria Kurdi-Turki yang di besarkan dari sebuah keluarga Muslim. Putus asa dengan hidupnya yang terikat minuman keras, ia dianjurkan oleh pemilik kedai minum untuk kerja di Arab Saudi. Di Mekka, saat ia menunaikan ibadah Haji, Adonai Yeshua menampakkan diri-Nya melalui mimpi, menjamah Ali dan menjadikan Ali manusia yang baru.

Kesaksian Ali ini adalah satu dari lima video kesaksian  dari DVD More Then Dreams. (klik pada link untuk melihat online. tersedia dalam subtitle Inggris, Arab dan Perancis). Di dalamnya ada 5 kesaksian dari 5 negara berbeda, satu  dari Indonesia  wanita bernama “Dini.”

Latar belakang kehidupan Ali. Ali bertumbuh dalam sebuah keluarga Muslim nominal. Ia adalah anak tertua dari sembilan anak, tetapi ia tidak memiliki banyak memori yang indah dari bagian keluarga yang besar tersebut. Mereka sering menggodai dia dan berkata bahwa ia nampak berbeda dari setiap orang lainnya di dalam keluarga. Bahkan ibunya sendiri membenci dia dan merupakan anak yang paling terbelakan mendapat kasih ibunya. Ia selalu merasa ditolak oleh keluarganya sendiri dan menangis banyak sekali di masa kanak-kanaknya.
Selama empat bulan setiap tahun Ali bekerja sebagai gembala ternak. Tugas ini dimulai sejak ia berusia delapan bulan dan berlanjut sampai usianya mencapai 18 tahun. Dia membawa domba-domba ke gunung-gunung dan di sana ia menghabiskan waktunya sendirian, menikmati keindahan alam: bunga-bunga, batu-batu, buah-buahan. Ia tidak tahu bagaimana sembayang, tidak juga tahu isi Kuran, namun ia tahu bahwa bahwa ada suatu Pribadi yang mulia yang telah menciptakan keindahan alam tersebut. Di gunung tersebut ia sering kali berbicara kepada Pribadi yang tidak terlihat tersebut, ”Betapa indahnya ciptaan-ciptaan-Mu,” atau membuat pertanyaan, ”Darimanakah datangnya rasa manis pada buah appel?”
Ketika ia mencapai usia 20 tahun, ia mulai meminum minuman beralkohol. Mencapai usianya yang ke 25 ia telah menjadi pemabuk, kecanduan alkohol. Ia bekerja sebagai mandor bangunan pada sebuah perusahaan konstruksi bangunan. Sering kali ia telah mulai minum itu sebelum pukul sembilan pagi. Ketiak ia tiba di rumah, isterinya sering bertanya kepadanya apakah ia telah minum. Ini membuat dia marah sehingga ia memukuli isterinya setiap hari. Anak-anak Ali menyaksikan peristiwa tersebut dan mereka takut pulang ke rumah ketika jam sekolah selesai, jadi mereka sering pergi ke rumah teman mereka sampai mereka tahu bahwa ayah mereka telah tidur. Ia ingin berhenti mabuk dan merasa tidak enak memukuli Zehra, istrinya dan anak-anaknya, namun ia tidak mampu melepaskan ikatan alkohol yang menyebabkan pemukulan atas keluarganya sendiri.
Sebagaimana biasa kebiasaan Ali, pulang kerja dan mampir di kedai minum untuk mabuk. Pada suatu peristiwa, setelah uangnya di sakunya habis terkuras untuk botol-botol bir, dan para pengunjung sudah meninggalkan kedai, namun Ali masih duduk di kursinya dan masih ingin munum lagi.
Pemilik kedai terpaksa menghampirinya untuk mengusir Ali, sebab kedai akan segera ditutup. Sudah larut malam.
”Saya tidak bisa pulang ke rumah,” Ali yang mabuk ini berkata, ”ketika saya pulang, maka saya memukul isteri saya dengan sangat keras. … bahkan saya tidak ingat namaku sendiri.”
”Seharunya kamu pergi ke Arab Saudi,” pemilik kedai menasehati Ali, ”alkohol terlarang di sana, maka kamu akan berhenti minum. Di Arab Saudi mereka perlu pekerja-pekerja kontruksi dan gajinya bagus.”
”Allah … akan menolong saya,” Ali meresponi. Itu merupakan suatu ide yang baik pikirnya. Jadi ia pergi ke Saudi dan mencari pekerjaan.
Namun malam pertama ia tiba di Saudi, ia mencari dimana bisa mendapatkan bir. Terkejut dengan dirinya sendiri, ternyata bir juga dijual di Arab Saudi, jadi ia mulai minum lagi. Setiba di Mekka, dengan bangga ia menelpon isterinya, yang sangat terkejut sebab Ali tidak bercerita tentang kepergiannya ke Saudi.
Pada percakapan jarak jauh tersebut Ali berkata dengan optimis, ”Saya tepatnya ada di Mekka, dan ya hanya sekali-sekali minum bir. Tahun depan saya berharap akan menunaikan ibadah haji. Ini kabar baik, bukan kah begitu?” Dari saat ini dan seterunya saya akan menjadi seorang Muslim yang taat, Zehra.” Saya akan menjadi seorang ayah yang baik, saya tidak akan lagi meminum bir. Saya akan tetap mengirim uang bagi mu, ok?

Setahun berikutnya ia pergi Haji dengan rombongan dari Turki, dan teman lamanya, Ero, juga ikut dan mereka satu tenda bersama beberapa orang lain. ”Tiba di Mekka, saya mengelilingi Ka’aba dan melakukan sembayang malam, malam itu adalah sembayang pertama sepanjang hidupku.” Ali cerita.
Tiba di perkemahan, mereka bercakap-cakap di depan tenda mereka; esok pagi adalah perjanan ke Medina untuk melanjutkan ibadah haji. Di depan tenda aku berkata kepada teman-temanku, ”Dari mulai sekarang, saya akan meninggalkan masalah-masalah ku kebelakangku. Saya ingin keluar dari minuman dan hidup damai dengan isteriku dan anak-anakku.” Ero menjawab dengan haru, ”Kami senang kamu ada di sini, Ali. Mudah-mudahan Allah menjawab semua doa-doamu.” Lalu teman-temannya masuk ke tenda untuk tidur malam, sementara Ali berbaring di luar dengan beralas karpet kecil dan mata memangdang ke langit, merenungkan dan berdoa di dalam hatinya, ”Bagaimana saya bisa menjangkau Engkau, Elohim? Saya tidak tahu melakukannya. Saya berdoa kepada Mu dengan segenap hatiku, saya ingin Engkau menyatakan diri-Mu sendiri kepadaku. Selamatkanlah saya dari ikatan alkohol ini. Saya ingin Engkau menyelamatkan saya.” Dan Ali jatuh terlelap.
Malam itu Ali mendapatkan mimpi. Dalam mimpi tersebut Yeshua memegang tangan Ali dan berkata, ”Kamu adalah milik-Ku!” Aku mengambil mu untuk ada bersama Ku.”
Sambil tangan-Nya menyentuh dahi Ali, Yeshua berkata lagi, ”Pergilah dari sini, kamu adalah miliki Ku.”
Ali terbangun dari mimpinya, ia dipenuhi sukacita dan merasa seperti sedang melayang, sehingga ia menyentuh karpet tempat alas tidurnya untuk memastikan bahwa ia masih tetap di bumi. Segera ia masuk ke tenda membangunkan Ero, temannya lamanya yang ia telah kenal selama 15 tahun, untuk menceritakan mimpinya.
”Saya telah melihat Yeshua! Saya telah melihat Yeshua dalam mimpiku, Ia ada di sampingku!” Ero yang sedang tidur lelap terbangun dan dengan nada tidak acuh dan sedikit kesal ia berkata, ”Apa yang sedang kamu bicarakan?” Sementara mereka berdua berbicara, Ali kembali mendengar suara Yeshua, dan berkata kepada temannya ”kamu dengan suara itu?” Ero tidak mendengar apa-apa, dan menjawab, ”Kamu telah makan terlalu banyak semalam dan telah bermimpi buruk.”
”Tidak, Tidak. Itu adalah mimpi yang inda,” Ali coba menerangkan.
Lalu Ali kembali tidur, dengan tujuan jika mungkin ia bisa menyambung mimpinya. Sekali ini ia tidur sisi rekan-rekannya di dalam tenda.
Segera ia kembali mendengar suara Yeshua berkata, ”Ali, kamu milik Ku. Kamu tidak akan melakukan ziarah ini. Tinggalkan tempat ini.”
Saya terus menerus mendengarkan suara yang berkata ”Tinggalkan tempat ini” dan suara ini sungguh mengganggu ku. Lalu aku keluar dari tenda dan mencoba tidur di mobilku.”
Paginya teman-teman setenda Ali menemukan ia tertidur di mobil dan membangunkannya dan mengajak ia berangkat ke Medina. ”Saya akan menyusul kalian,” Ali berkata.
Ketika ia menghidupkan mesin mobilnya untuk melanjutkan ziarah, aneh mesin tidak bisa hidup, padahal mobil itu baru berusia satu bulan. Lalu, suara itu terdengar kembali, ”Kamu tidak akan pergi pada ziarah ini. Kamu adalah milik Ku!
Lalu Ali pulang ke apartemennya. Keajaiban lainnya terjadi, di cermin ia melihat bahwa separuh dari bulu dadanya telah menjadi putih. Ali mencoba membersihkannya, ia pikir itu adalah debu atau sesuaitu, namun warna putih tersebut tidak lenyap. Tiba-tiba suatu suara berbicara kepadanya, ”Kamu akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada ini.”
”Pada saat itu ketakutan besar melandaku, suatu ketakutan yang aneh bercampur dengan sukacita. Saya merasakan bahwa Elohim besertaku dan akan menolong ku.”
Lalu ia pergi berlutut di sebelah tempat tidurnya untuk berdoa, ia tidak tahu apa yang ia harus katakan. Dengan kedua tangan yang terangkat tinggi saya hanya berkata, ’Baik, Adonai, apapun yang Engkau kehendaki dari ku dari saat ini dan seterunya, saya akan melakukannya.’”
Malam itu saya mendengar suara itu kembali mengatakan pada ku untuk kembali pulang ke Turki secepatnya.
Tiga hari kemudian, ia berada pada pesta ”Welcome Home” di rumahnya di Turki. ”Semua tetanggaku telah berkumpul di rumahku. Saya sungguh berbahagia,” Ali bercerita, ”Mereka tahu bahwa saya pernah memukuli isteri dan anak-anakku, tetapi mereka tetap suka kepada ku.
Kembali ia mendengar suara, ”berdirilah dan katakan pada setiap mereka bahwa kamu sekarang adalah seorang Kristen.” Ia mentaati suara tersebut, dan berdiri dan bercerita kepada semua hadirin.
”Sementara saya ada di Arab Saudi, saya telah melihat Yeshua di dalam suatu mimpi. Yeshua menjamah saya. Saya ingin kalian semua mengetahui bahwa saya telah menjadi seorang Kristen. Saya sekarang adalah seorang Kristen.”
Pengakuannya yang singkat tetapi langsung tersebut disambut olokan tertawa para tetangganya, pria dan wanita. Lalu suasana menjadi sunyi, pelan-pelan, satu-per-satu mereka meninggalkan rumahnya.
Setelah anak-anak pergi tidur, Zehra, menghampiri suaminya yang masih tetap duduk di tempat yang sama pada saat pesta, ia duduk di samping suaminya.
”Zehra, saya benar-benar telah menjadi Kristen,” Ali berkata
”Tetapi bagaimana? Bagaimana seorang menjadi seorang Kristen di Arab Saudi? Zehra bertanya
“Sementara berada di sana, Yeshua telah datang kepada ku dalam suatu mimpi dan menjamahku. Saya merasa perubahan dalam hatiku, Dia telah memberi ku sukacita yang luar biasa. Dia berkata bahwa saya adalah milik-Nya. Saya telah jatuh hati kepada Dia.”
Lalu Ali meminta maaf kepada isterinya dan berjanji tidak akan memukulnya lagi dan berkata: ”Adonai telah mengampuni saya. Akankah kamu …. Kamu juga … mengampuni ku?” Lalu Ali menangis.
”Saya mengampuni, Ali. Mengapa kamu menangis? Apa yang salah?” Zehra bertanya
”Zehra, sekarang … sekarang saya seorang Kristen, tetapi kamu tidak. Jadi, apa yang kita akan lakukan?”
“Tidak masalah, jika kamu telah menjadi Kristen, saya akan juga,” Zehra menjawab pasti.
”Malam itu, rumah kami penuh dengan damai. Namun kami tidak tahu satu orang Kristen pun. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan,” Ali mengingat kejadian tersebut.
Ali lalu kembali mencari pekerjaan, dan mendapatkannya. Ali menyaksikan kepada rekan kerjanya bagaimana Adonai telah merubah hidupnya. Ia dipecat.
Ia pindah ke Istambul, dan dengan mudah mendapatkan pekerjaan. Dua tahun setelah perjumpaan dengan Yeshua, ia tetap belum bertemu satu orang Kristen pun, dan belum memiliki Alkitab ditambah kerinduan akan keluarganya telah menyebabkan ia tertekan dan mulai kembali minum minuman keras.
Suara di hatinya berseru, ”Kembalilah ke rumahmu.” Di kotanya ia mendapat pekerjaan. Pada suatu hari ia menemukan siaran radio Kristen tanpa sengaja, bernama Dipanggil untuk Damai (Call to Peace) berbahasa Turki. Suara di radio itu berkata, ”Yeshua telah mati, bangkit dari kematian setelah tiga hari dan sekarang duduk di sisi kanan Bapa.” Itulah berita Kristen pertama yang ia pernah dengan sejak pertemuannya dengan Yeshua di Mekka. Ia segera memanggil isterinya untuk juga mendengarkan. Dan mengirim surat kepada stasiun radio Kristen tersebut untuk minta Alkitab Perjanjian Baru.
Sepuluh hari kemudian ia menerima Alkitab Perjanjian Baru. Ia juga menerima bahan-bahan Pelajaran Alkitab dari sumber yang sama. Ali berusia 38 tahun ketika ia menerima Alkitab tersebut, ”itu mungkin saat terbahagia dalam kehidupanku,” Ali mengenang.
”Saya membaca seluruh Perjanjian Baru tanpa tidur. Kehidupanku mulai berubah. Orang-orang juga dapat melihat perubahan dalam hidupku,” Ali berkata.
Dan suami-isteri ini semakin aktif bersaksi kepada orang lain dan mengundang setiap tetangga untuk datang kerumah mereka mempelajari Alkitab.
Setelah Ali dan Zehra menyelesaikan kursus-kursus Alkitab melalui korespondensi, mereka sekeluarga pindah ke Istanbul untuk menghadiri sekolah Alkitab.
Sekarang Ali Pektash adalah seorang pendeta di Turki, ia rajin membuka jemaat-jemaat baru di Turki seperti rasul Paulus.
Ali terus memberitakan iman Kristennya secara terbuka dan tanpa malu. Alkohol tidak lagi menguasai hidupnya, dan ia mengasihi isterinya. Sungguh Ali Pektash telah menjadi suatu ”ciptaan baru di dalam Yeshua Ha Mashiah.”

Bulan Mei tahun 2014, Ali dengan rombongannya berkunjung ke kota Yerusalem untuk suatu konferensi orang-orang yang beriman kepada Adonai Yeshua. ”Konferensi At the Crossroads” ini khusus diadakan untuk orang-orang Timur Tengah yang bertujuan mencari strategi Elohim bagi Timur Tengah di tengah-tengah masa gejolak politik dan sekaligus menolong mempersatukan kembali putra-putra Abraham (keturunan dari Ishak dan Ismael dan Israel/Yakub dan Esau). Orang-orang Percaya dari Israel, Mesir, Assur beribadah bersama di Yerusalem
Pada konferensi ini, hadir orang-orang Percaya dari latar belakang kebangsaan, seperti Mesir, Irak, Iran, Cyprus dan Yordan, Turki, Armenia, juga orang Israel yang tinggal di luar Israel. Pendeta Ali Pektash adalah salah satu pembicara pada konferensi tersebut. Baca: Petkash: Petkash: “Kita memiliki pelayanan yang sangat penting – memperdamaikan Dunia.”
Visi dari Konferensi ini di dasari pada nubuatan nabi Yesaya 19:23-25Pada waktu itu akan ada jalan raya dari Mesir ke Asyur, sehingga orang Asyur dapat masuk ke Mesir dan orang Mesir ke Asyur, dan Mesir akan beribadah bersama-sama Asyur. Pada waktu itu Israel akan menjadi yang ketiga di samping Mesir dan di samping Asyur, suatu berkat di atas bumi, yang diberkati oleh TUHAN semesta alam dengan berfirman: “Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel, milik pusaka-Ku.”
Seluruh isi pasal 19 pada nubuatan nabi Yesaya ini tepatnya adalah untuk negara Mesir, diawali dengan kalimat: “Ucapan terhadap Mesir. Lihat, YAHWEH mengendarai awan yang cepat dan datang ke Mesir, maka berhala-berhala Mesir gemetar di hadapan-Nya, dan hati orang Mesir, merana hancur dalam diri mereka.” (ayat 1). Kericuhan berdarah pada peristiwa Arab Spring di Mesir menurunkan President Mubarak dan juga Morsi terjadi telah dipercayai oleh orang-orang Kristen Mesir sebagai penggenapan nubuatan nabi Yesaya. YAHWEH membersihan Mesir dari berhala-berhala dan membawa bangsa Mesir berbalik dan beribadah kepada Dia saja.

Ayat 23 sampai 25 adalah nubuatan yang bersifat janji bahwa Dia akan membuat “Jalan Raya penghubung antara Mesir dengan Asyur.” Bangsa Asyur kono hidup di sekitar Irak utara, Iran, Armenia, Turki Timur saat ini, itu adalah Pengungan Kurdistan, yang di huni oleh bangsa Kurdi saat ini. Pendeta Ali Pektash bukan saja tinggal di Asyur (Turki Timur), lebih dari itu ia orang Kurdi.
Siapakah yang bisa percaya nubuatan ini jika itu dibaca 70 tahun yang lalu? 70 tahun yang lalu negara Israel masih belum bangun sejak diruntuhkan oleh Kerajaan Romawi di bawah Jendral Titus di tahun 70 AD. Israel baru lahir kembali tahun 1948 dan indentitas bangsa Kurdi baru muncul tahun 1988 ketika President Saddam Hussein bom-bom beracun ke desa-desa suku Kurdi yang menewaskan 4000-5000 hampir semuanya adalah rakyat sipil Kurdi. Sekarang bangsa Kurdi diambang ke merdekaan. Yesaya melayani sebagai nabi dari 740-681 BC.   ALKITAB memiliki lebih dari 800 nubuatan, 80%nya telah tergenapi! ALKITAB adalah sungguh Kitab Suci yang diwahyukan dari Sorga!!

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

TRAND MUSLIM ABAD 21, belum pernah terjadi sebelumnya!


“Untuk segala sesuatu ada waktunya, untuk setiap hal di bawah langit ada saatnya. Dia telah menjadikan segala sesuatu indah pada waktunya. (Peng 1:1,11). YAHWEH telah menjadikan segala sesuatu menurut rancangan-Nya, bahkan orang fasik untuk hari malapetaka (the day of evil)” (Ams 16:4)Raja Salomo

dunia IslamAbad 21 dimana kita hidup sekarang adalah abad yang sangat luar biasa menarik, banyak hal yang sangat besar telah terjadi dalam segala aspek kehidupan manusia. Salah satu dari peristiwa-peristiwa besar tersebut terjadi pada Dunia Islam. Ada dua Trend yang terjadi di dunia Islam saat ini:
Trend Muslim Murtad (TMM), terjadi secara besar-besaran setelah pertengahan abad 20, dan
Trend Muslim Menolak Islam Fundamentalisme (TMMIF), berawal di Mesir pada musim panas 2013, dan menjadi global sejak Juli 2014.
Kedua trend ini adalah suatu fenomena yang baru di dunia Islam, belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang 1400 tahun sejarah Islam.
Untuk dapat mengerti lebih baik gelombang ke dua trend Muslim di atas, ada baiknya kita melihat kebelakang waktu, yakni sejarah, sebab kejadian masa kini selalu berkaitan dengan masa silam, sebagai juga orang pascal berkata “ada sebab pasti ada akibatnya” atau orang enthropology berkata “ideas have consequences.”

I. Sejarah sisi gelap Islam. Sejak agama Islam lahir di Abad 7 AD, ditandai dengan pindahnya nabi Muhammad (570-632 AD) ke kota Medina (Yathrib, nama aslinya) pada 622 AD, agama Islam bertumbuh pesat melalui serangkai perang yang ia pimpin secara langsung, tercatat 27 kali serangan militer di Medina saja.[1] Ketika ia menjangkau kota Mekka, dari mana ia telah terusir karena agama barunya tersebut, prajutitnya telah membengkak menjadi 10.000 lelaki (hanya 200-250 pengikut saat pindah ke Medina), salah satu penyebab pembengkakan tersebut oleh karena tergiur upah jarahan perang.[2] Tahun 630, dua tahun sebelum Muhammad meninggal dunia, ia dengan 30.000 prajuritnya menyerang kota (Katolik) Tabuk di Median (Barat Tenggara Arab Saudi modern). Meninggalnya Muhammad, maka lahirlah jaman Khalifat/Khalifah (artinya: Pengganti Muhammad). Tahun 637 AD, seluruh Afrika utara, Syria dan Irak telah jatuh ke tangan para prajurit Islam. Dan tahun 1091, menguasai seluruh wilayah Andalucia (Spanyol Selatan).[3]  Peta jaman keemasan Islam
Sejarah mencatat sedikitnya 140 juta orang Hitam Afrika tersandera sebagai budak oleh Muslim Timur Tengah, dan 80% dari mereka meninggal di perjalanan, 28 juta orang Afrika terjual sebagai budak, khususnya untuk pemuas sex; perbandingan budak adalah dua wanita dari satu pria. Ada lebih dari sekitar 100.000 wanita Kristen Kulit-putih di Afrika Utara menjadi budak-sex dari tuan mereka yang Muslim tersebut.[4] Video dokumentasi: Muslim Black Slavery
Gerakan tentara Islam tidak dapat di hentikan, dan tidak ada catatan sejarah bahwa ada orang-orang Islam yang protes atas expansi militer Islam dan perbudakan atas orang Afrika kulit hitam tersebut.
Selama periode 1400 tahun, tentu ada yang orang Islam yang murtad, namun tidak bernilai besar. Sebaliknya, para Muslim sedunia bangga akan Islam, khususnya pada masa Kerajaan Ottoman Turki (1301-1922) yang memiliki kekuatan militer yang besar, masa Ottoman ini disebut sebagai ”Jaman Keemasan Islam.” [5]

II. Sejarah Islam di Abad 20 dan 21. Memasuki abad 20, Islam merupakan agama yang masih cepat berkembang, sekalipun Kerajaan Ottoman mulai lemah sejak abad ke 16, dan runtuh setelah Perang Dunia I – terutama karena kerusakan moral. Pemerintah Turki mencoba membasmi suku Armenia secara sistimatis; 1.000.000 (satu juta) orang Kristen Armenia dimusnahkan. Pemusnahan masal ini terbagi dalam tiga gelombang pembantaian: 1904, 1909 dan terparah pada tahun 1915. Serangan militer Islam di Bangladesh, telah menyebabkan 30 juta orang Hindu terusir.[6]
Mendekati akhir abad 20, Iran menjadi Negara Islam Republik pada 1 April 1979, tepat dua bulan setelah Ayatollah Khomeini kembali ke Iran. 10 hari setelah Khomeini di Iran, ratusan pendukung pemerintahan lama dieksekusi. Pada 4 November tahun yang sama, para mahasiswa Islam Iran menyerbu Kedutaan AS, menahan 66 orang, mayoritas orang Amerika. September 1980, meletus Perang Iran-Iraq yang berakhir pada tahun 1988. Ini merupakan perang antar agama Islam (Shia melawan Sunni) yang sangat berdarah dan berat.

A. Lahirnya Trend Muslim Murtad (TMM). Gelombang kekerasan para pengikut Islam terhadap bukan-Islam, diberlakukannya hukum sharia yang ketat bagi komunitasnya sendiri dan disertai konfik antara sesama aliran Islam telah menyebabkan lahirnya TMM.
Lebih dari satu juta orang Iran murtad dari Islam sejak Khomeini menjadikan Iran sebagai Negara Islam Republik (NIR). ”Dalam 20 tahun terakhir, lebih banyak orang Iran datang kepada Yeshua dibanding abad 14 terakhir,” kata Lazarus Yeghnazar, penginjil kelahiran Iran kepada majalah Charisma edisi Juni 2004.[7] Sekarang telah ada lebih dari dua juta orang Kristen di Iran.
Aksi-aksi terror yang berkelanjutan dari militan Islam pada negara-negara di sekitar Laut Mediteranian terhadap Muslim yang moderat dan rakyat sipil Israel telah menyebabkan banyak orang Muslim yang suka damai dan bahkan beberapa aktivis PLO keluar dari Islam. Mark A. Gabriel, Jerry Rassamni,  Noni Darwish, Wafa Sultan, Walid Shoebat, Majed El- Shafie, Ali Sina, Ayaan Hirsi Ali, Mosab H. Yousef (Son of Hamas), Amani Mostafa adalah para Muslim murtad akibat dari tindak kekerasan saudara seiman mereka sendiri. Bagaimanapun Trend Muslim Menolak Islam Fundamentalisme (TMMIF) belum terjadi. Para Muslim masih takut dengan lingkungan mereka; hukum Islam (Hukum Sharia) membenarkan umatnya membunuh anggotanya, bahkan sanak famili sendiri, yang berani mengeritik Islam dan nabinya. Banyak orang Islam masih berpikir bahwa “mengeritik Islam” adalah tabu dan akan masuk api neraka, sebab mereka telah diajar bahwa agama Islam adalah satu-satunya agama yang dibenarkan oleh Allah, dan Kuran adalah 100% benar dan diturunkan langsung dari langit.Kebaktian Penginjilan di Durban Afrika Selatan
Memasuki abad 21, ada beberapa peristiwa serangan terrorist yang besar terjadi di negara-negara Barat.  Serangan terrorist 11 September 2001, hampir 3000 orang sipil tewas atas serangan ‘terroris Islam’ di kota New York.[8] Di Madrid, Spanyol, Muslim meledakkan kereta listrik (11 Maret 2004) dengan 10 bungkusan bom yang di dalamnya diisi paku-paku; menewaskan 191 jiwa dan hampir 1800 orang luka-luka. Menjadikan peristiwa ini sebagai serangan terrorist terburuk dalam sejarah Eropa di abad modern.[9] Lalu 7 Juli 2005 bus angkutan umum diledakkan oleh pembom bunuh diri Muslim, menewaskan 52 penumpang dan 700 luka-luka.[10]
Konsekuensi dari semua terror tersebut menyebabkan terciptanya Trend Muslim Murtad secara global. Dan lahirnya organisasi-organisasi dan komunitas ”ex-Muslim,” seperti:

Suatu yang penting telah terjadi di Rusia. 5 April 2007, sekolompok ex-Muslim, Muslim dan kelompok lainnya bertemu di St. Peterburg (disebut The St. Peterburg Declaration) mereka membuat pernyataan bersama: “Kami menyerukan kepada para pemerintah dunia untuk menolak hukum Syariah (Sharia), pengadilan-pengadilan fatwa, aturan pemimpin agama, dan sangsi negara agama dalam segala bentuknya; menentang semua hukuman atas penghujatan dan kemurtadan, sesuai dengan Deklarasi Universal Hak-hak Manusia Pasal 18.”

Gelombang Muslim murtad terbesar terjadi di benua Afrika, sedikitnya enam juta Muslim murtad menjadi Kristen pertahun, Al Katani mengakui di TV Al Jazirah, media Arab terkenal . Al Katani adalah seorang tokoh Islam Afrika. Sehingga menjadikan penduduk Kristen berkembang dari 8-9% di tahun 2000 menjadi 13,1 % di 2010, Pew Research menulis.[11] Banyak orang Muslim di Baratpun mulai mempertanyakan agama mereka sendiri, dan melahirkan Gereja-gereja imigran di berbagai kota dan negara Barat, ada juga dari mereka yang menjadi Atheis. Sebuah organisasi Islam berpusat di Inggris berkata dua juta Muslim Indonesia murtad pertahunnya. Sampai titik ini, TMMIF masih belum lahir! – Muslim masih tutup mulut dan tidak berbuat apapun untuk menegur – apalagi mencoba menghentikan secara terang-terangan saudara-saudara mereka yang terlibat dalam jihad.
B. Lahirnya Trend Muslim Menolak Islam Fundamentalisme (TMMIF) Muslim-muslim di Barat menentang Negara Islam Irak dan Syria
Mesir. Meletusnya Jalan Arab (Arab Spring) di negara-negara Afrika Utara, yang berawal di Tunisia, telah menumbangkan banyak diktator (Muslim moderat), namun yang mengejutkan rakyat adalah lahirnya pemimpin pemimpin baru berlatar belakang Islam garis keras. Mereka ingin menerapkan hukum Sharia sebagai hukum negara. Misalnya di Mesir, Mohammad Morsi, orang kuat dari organisasi Islam garis keras terpilih jadi president. Tiga juta (3.000.000) rakyat Mesir turun membanjiri jalanan pusat kota Kairo untuk memaksa President Muhammad Morsi turun dari jabatannya di bulan Juli 2012, tepat satu tahun setelah ia terpilih. Tidak diragukan dari 3 juta tersebut terdapat juga para Kristen Koptik dan orang sekuler, namun ke dua kelompok ini tergolong sangat minoritas di Mesir.
Momentum anti-Islam garis keras di Mesir ini diperkuat dengan dukungan (keuangan dan politik) para raja-raja Arab – kecuali Qatar – yang tergabung dalam Persatuan Negara-negara Teluk. Jejak rakyat Mesir ini kemudian diikuti oPara Muslim di Barat turun kejalan menentang terrorismeleh rakyat Tunisia.

Bacaan berkait:

TMMIF menjadi global setelah lahirnya Negara Islam Khalifah. Memasuki bulan Juli 2014, masyarakat Islam di berbagai negara mulai terbangun dengan perubahan perang di Irak dan Syria. Beberapa minggu kemudian para pemimpin Islam dan komunitas Islam secara global mulai mengangkat suara di media menolak NIK.
Mungkin sebagian Anda bertanya ”mengapa TMMIF baru terjadi setelah pertengahan Juli 2014? Bukankah kesadisan radikal Muslim,  teror dan banjir darah sudah sering terjadi sebelum 2010, dan bom-bom meledak di banyak negara: di Bali, Solo, di Sanaa, Yamen,terlebih lagi di Irak sejak 2003, yakni setelah tentara AS keluar dari Irak?” Data di bawa ini mungkin bisa menolong menjawab pertanyaan Anda.

Para Muslim Oslo demo anti-NIK NOT In My NameBerita dunia mencatat hal-hal berikut: Maret 2014 adalah awal tahun ketiga dari Perang Syria, sekitar 200.000 (dua ratus ribu) tewas dan hampir separuh penduduk Syria menjadi pengungsi.
Demo menuntut perbaikan ekonomi di Syria, segera berkembang menjadi perang Shia-Sunni setelah raja-raja Arab terlibat, juga Turki dan Yordania; AS, Inggirs dan Perancis masuk ke dalam klub mereka. Perang ini semakin keruh setelah para Muslim Sunni yang tinggal di negara-negara Barat bergabung dengan para oposisi, bahkan diantara mereka juga terdapat beberapa Muslim kulit putih; ditambah Iran dan organisasi Hesbollah membantu saudara mereka yang juga Shia, sehingga perang menjalar ke Irak dan Libanon. Pemerintah AS mengirim team tentara ahlinya untuk melatih mereka di Yordania. Lihat: U.S. Caught Training ISIS Terrorist At Secret Jordan Base.

Pertengahan Juni 2014, perang Syria menyebar ke Irak Utara, namun kali ini bukan sekedar Muslim Sunni memerangi Muslim Shia, tetapi berubah menjadi gerakkan lahirnya kembali Negara Islam Khalifah abad 21, yang dipimpin oleh Abu Bakr al-Bagdadi (1971-x), seorang doktor dalaMilitan Negara Islam Khalifah dengan senjatanyam bidang agama Islam dari Universitas Islam Bagdad, Irak. Sebelum Abu Bakr menjadi Emir (Penguasa otonom) Negara Islam Irak (NII), pada 2006, ia sudah menjadi tokoh Islam penting setelah akhir pendudukan AS atas Irak (2003). NII dikenal juga sebagai “Al-Qaida di Irak.” 8 April 2013, ia merubah NII menjadi NIIS (ISIS in English). Lalu menjadi NIK (Negara Islam Khalifah) pada tgl 29 Juni 2014, dan ia memproklamirkan dirinya sebagai Khalifah Ibrahim.[12] Brother Rasheed dari Al-Hayat TV bahwa ia sangat yakin bahwa organisasi Islam NIIS yang sekarang menjadi NIK adalah benar-benar mewakili Islam. Pernyataan ex-imam Marokko ditayangkan sehubungan dengan memperbaiki pernyataan President Obama.

Setiap kota dan desa yang direbut pejuang NIK selalu disertai eksekusi mati massal bagi lelaki dewasa dan anak-anak, mengambil para wanita muda untuk kepuasa sex mereka dan dijual sebagai budak, juga penguburan hidup-hidup. Yang terakhir terjadi pada orang Yazidi. Hal ini dilakukan NIK tanpa pandang suku atau agama (Kristen, Shia, Yazidi, bahkan juga Sunni). Dan NIK mendokumentasikan aksi terror mereka melalui foto dan video, dan langsung mentayangkannya ke media sosial – sebagai propaganda visinya, sekaligus perang dan terror mental bagi lawannya. Dengan merebut tanah, harta kekayaan korbannya, menjual wanita dan merbut sumber-sumber pertambangan minyak, NIK sekarang telah menjadi kelompok Islam terrorist terkaya sedunia menurut the Internasional Business Times. ISIS is the World’s Richest Terrorist Group
Visi dari Abu Bakr ini juga diikuti oleh organisasi Islam Bako Haram (Nigeria) dan Taliban (Afganistan dan Pakistan).
Berikut ini peristiwa bSharia hanya dapat ada dibangun dengan senjata militan NIKesar aksi militer dan serangan terror Islam di beberapa negara pada tahun 2014:[13]

  • Di Nigeria, 336 orang Kristen dibantai pada 7 Mei 2014, kemudian 276 murid SMP wanita diculik oleh Boko Haram dan dipaksa masuk Islam dan sebagian dijual sebagai budak. Kemudian 997 Kristen dibantai di Gwoza pada 6 Agustus 2014, lalu 1 September 350 Kristen di beberapa desa dibunuh.
  • Di Syria: 15/8/2014 700 penduduk desa Deir al-Zor dieksekusi oleh pengikut NIK
  • Di Irak: 29/7/2014 – NIK mengeksekusi 200 orang Shia di Tikrit, dan sebulan kemudian 88 orang Yazidi (agama Iran kuno) dieksekusi dan anak-anak dan wanita tua dikubur hidup-hidup. Wanita mudanya mereka jadikan pemuas birahi mereka dan sebagian dijual sebagai budak.

Bacaan berkait:

TMMIF terjadi setelah media Internasional menyoroti aktivitas brutal NIK dan menuding para pemimpin dunia yang telah mendukung para militan Sunni di Syria tersebut yang akhirnya satu dari mereka lahir sebagai NIK. Raja Arab Saudi, Kuwait dan Emirat Arab akhirnya merubah haluan, dan Negara-negara mengambil tindakan tegas, khususnya Australia dan Jerman;

  • pemerintah melarang pengibaran bendera jihad (hitam bertulisan Arab),
  • penangkapan para aktifis Islam radikal. 800 anggota keamanan Australia telah menggeledah rumah-rumah mereka dan menahan 15 orang. Ini merupakan operasi anti-terrorisme terbesar dalam sejarah Australia, koran Australia menulis.[15]
  • membekukan transfer uang para simpatisan NIK.
  • melancarakan serangan udara di Irak dan kemudian di Syria: Negara yang terlibat: AS, Perancis, Inggris, Belanda, Kanada (mulai Oktober); dari Negara Teluk: Saudi, Emirat Arab

NIK membalas ’campur tangan’ AS ini dengan tindakan eksekusi penjagalan atas dua wartawan AS di depan kamera. Diikuti warga kulit putih Perancis dan Inggris.
Sampai pada titik ini, dibarengi dengan sepakatnya negara-negara Arab dan Barat memerangi NIK secara militer maka lahirlah TMMIF abad 21: Para Muslim secara global memberi pernyataan: “NIK bukan Islam!” ”Tidak Dalam Namaku!” dan NO2ISIS! . Beberapa contoh:
Majelis Ulama Indonesia NIIS NIK haram dan melawan ajaran IslamDi Negara Islam dan atau mayoritas berpenduduk beragama Islam:

  • Mesir. Grand Mufti Shawqi Allam, “Adalah kesalahan besar untuk menggambarkan sosok terrorist sebagai sebuah Negara Islam.” [16]
  • Israel. Salah al-Din ibn Abu Arafa, imam Palestina, dengan marah ia berkata bahwa para pemimpin NIIS adalah orang-orang munafik “sementara rakyat Muslim kelaparan, tidur ditenda, mereka terbang ke London dan Turky menginap di hotel-hotel mewah dan istana-istana untuk mengundang orang berjihad. Berhenti membohongi kami! Hentikan kebohongan kalian!” Lihat ini.: Sunni Imam of Aqsa Mosque to ISIS: Stop Deceiving Muslims (English Subtitles) 
  • Iyad Ameen Madani, pemimpin tertinggi dari Organisasi of Islamic Cooperation. Mewakili 57 negara dan 1,4 milyard Muslim. “Mengusir paksa di bawah ancaman eksekusi adalah kriminal yang tidak dapat ditoleransi. Negara Islam (the Islamic State) tidak ada hubungannya dengan Islam dan prinsip-prinsipnya yang menyerukan keadilan, kelembutan, keadilan, kebebasan dari iman dan kehadiran.”
  • Saudi Arabia: Para anggota NIK adalah orang mutad, imam Sa’d Al-Shathri berfatwa 
  • Irak. Imam Sunni: “NIIS adalah anjing-anjing dari Neraka” Iraqi Sunni Cleric: ISIS are Dogs from Hell 
  • Turki. Mehmet Gormez, iman, “ Orang-orang Muslim seharusnya tidak bermusuhan terhadap orang-orang yang berbeda pandangan, nilai-nilai dan keyakinan-keyakinan, dan mengangap mereka sebagai musuh-musuh.” [18]
  • The International Union of Muslim Scholars (IUMS). “IUMS menentang pengusiran paksa saudara-saudara Kristen Irak dari rumah-rumah, kota-kota dan profinsi-profinsi mereka. Semua ini adalah tindakan merusak hukum-hukum Islam, nurani Islam dan hanya meninggalkan gambaran negatif tentang Islam dan Muslim.” [19]
  • Indonesia. Din Syamsudin, pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) disertai parak tokoh MUI lainnya menyatakan, “Tidaklah perlu bagi kami untuk menyatakan NIIS (NIK) sebagai haram sebab iImam Saudi anggota NIK harus membunuh pemimpin merekatu sudahlah jelas bahwa NIIS berdiri menentang ajaran-ajaran Islam.” (7/8/2014); Slamet E. Yusuf, dewan eksekutif NU. “Publik haruslah kritis. Ini bukan tentang khalifat (Negara Islam), tetapi bekerja untuk urusan sendiri dan keuntungan dari masalah sektarian.” Abdul Mu’ti, seketaris Muhammadiyah juga memberi komentar sejenis. [20]
  • Sosial Media. Muslims Against ISIS Community. Kami berpikir itu sekarang tugas kita agar lebih waspada demi anak-anak kita dan Islam atas pikiran-pikiran ekstrim yang merebut masyarakat kita … Mari kita mulai Jihad kita, Jihad melawan NIK dan setiap bentuk extremism, pengabaian dan ketidak adilan di dalam komunitas kita.”  Komunitas Muslim ini menyertai vidio: Hamza Yusuf: ”Islam, dalam bahaya ada direbut oleh ORANG-ORANG GILA! (MAD PEOPLE) 

Di Negara Barat (Eropa, Amerika, Australia)

  • Dua imam terkemuka Inggris. Sayed Ali Rizvi (Shia): “We are Muslims united against ISIS, against terrorism, against atrocity, against pain and suffering.” Maulana Shahid Raza, “As a Sunni Muslim, I do not accept the Caliphate of ISIS, I consider ISIS as a terrorist organization.” (12/7) [21]
  • Jerman. Para pemimpin utama Muslim seluruh Jerman telah mendorong semua umat Islam untuk memakai sembayang Jumat (19/9) ber-rally menentang Negara Islam. Aiman Mazyek, pemimpin Dewan Pusat Muslim di Jerman menyatakan NIK sebagai ”para terrorist sungguhan dan para pembunuh” yang telah menyeret Islam ”melewati lumpur.” Ia berkata: ”Islam adalah agama damai, buat itu jelas bahwa mayoritas Muslim di negara ini dan seluruh dunia berpikir dan bertindak berbeda.” [22]
  • AS. Imam Mohamed Magid, President The Islamic Society of North America (ISNA). “Perbuatan Ribuan Muslim Oslo parade anti NIK NO 2 ISISNIIS menentang para agama minoritas di Irak melanggar ajaran Kuran,” (mengutip Text Mecca) surah 2:256, ‘Hendaklah tidak ada paksaan dalam beragama,’ perbuatan mereka harus ditolak.” [23]
  • AS. The Council on American-Islamic Relations (CAIR), “Agama tidak mendorong membunuh orang-orang sipil, menyembelih ahli-ahli agama atau menghancurkan rumah-rumah ibadah. Kami menyalahi tindakan NIIS dan menolak bahwa semua Muslim harus mentaati pemimpinnya.” [24]

Kontra pendapat. Tentu tidak semua Muslim setuju dengan pendapat-pendapat di atas, khususnya di kalangan pemuda Muslim. Diantaranya:

  • Abu Muhammad dari Indonesia dengan video “Join the Ranks” mendorong orang-orang Indonesia untuk berpartisipasi dalam jihad, berkata bahwa itu adalah kewajiban yang diamanatkan oleh ALLAH untuk para Muslim.
  • Sekelompok Muslim London menyebarkan selebaran berjihad Khalifah telah Dibangun kembali bertuliskan ayat Kuran surah 24:55 (ayat panggilan ber-jihad demi ALLAH). Mereka adalah murid-murid dari imam Omar Bakri dan pengkotbah Anjem Choudary. Anjem sempat ditahan Polisi Inggris karena menyebarkan pesan jihad dan bergabung ke NIK. (13/7) [25]

Komentar: Menurut pengamatan saya, fenomena Trend Muslim Murtad dan Trend Muslim Menolak Islam Fundamentalisme ini terjadi oleh tiga faktor utama:
1. Waktunya YAHWEH telah tiba. Adonai Yeshua Ha Mashiah dalam 1-2 dekade terakhir ini telah menampakkan diri-Nya secara aktif di negara-negara Islam yang tertutup bagi para misionari untuk memberitakan Injil. Para Muslim di dalam kehausan rohani mereka telah mendapat jawaban melalui kunjungan Yeshua, melalui mimpi, penglihatan supernatural, penglihatan mata jasmani, kesembuhan jasmani melalui doa-uji mereka kepada Yeshua. Bahkan Yeshua datang melalui mimpi kepada seorang bapa yang sedang menjalankan ibadah Haji di Saudi.
2. Kemajuan teknologi komunikasi. Perangkat TV baru muncul tahun 50an, lalu lahirlah TV satelit, diikuti dengan telepon genggam. Dengan lahirnya jaringan internet di awal tahun 2000 dan diikuti terciptanya media sMuslim Inggris kampanye menentang NIKosial (web log, facebook, twiter), susah untuk pemimpin agama atau politik untuk menghentikan informasi. Jalan Arab yang menghebohkan negara-negara Islam di Afrika utara dan menumbangkan pemimpinnya adalah hasil dari hadirnya media sosial. Saya ingat persis ketika antena parabola diperkenalkan di Indonesia tahun 1985, Harmoko yang saat itu menjabat sebagai Menteri Penerangan Indonesia, sempat membuat undang-undang pelarangan pemakaian antena parabola, demi mencegah pencemaran budaya Barat masuk ke Indonesia. Saat ini dengan lahirnya Smartphone (telpon genggam canggih), siapakah yang bisa menghentikan informasi?
3. ideologi politik Islam praktis telah mengambil proporsi terlalu banyak dibanding kehidupan keagamaan; pendapat ini saya dasarkan setelah banyak meneliti kesaksian para Muslim yang keluar dari Islam. Dengan kata lain rohaniwan Muslim (’Muslim moderat’, polikus Barat menyebutnya) telah jenuh dengan aksi-aksi jihad yang dilakukan oleh politikus Islam. Professor sejarah Islam asal Mesir menyatakan bahwa Islam terdiri dari agama dan politik, dan ini sudah terkandung sejak Muhammad melahirkan agama Islam, kedua unsur ini terbagi di dalam sebelum dan sesudah ia pindah ke Medina, yang digambarkan oleh professor ini sebagai berikut:[26]

  • Di Mekka: ia mengundang orang untuk masuk Islam melalui kotbah; di Medina: ia memaksa orang untuk pindah (ke Islam) melalui pedang Muslim Sunni menentang sex jihad Negara Islam
  • Di Mekka: ia bertindak seperti seorang imam, hidup pada kehidupan doa, berpuasa dan menyembah; di Medina: Ia bersifat seperti seorang komandan militer, secara pribadi ia memimpin 27 penyerangan.
  • Di Mekka: ia hanya memiliki satu isteri, Khadija, untuk 12 tahun lamanya; di Medina: ia menikahi 12 wanita lagi hanya dalam 10 tahun.
  • Di Mekka: ia berjuang menentang penyembahan berhala; di Medina: ia berjuang menentang People of the Book (para Yahudi dan Kristen).

60 % ayat-ayat Kuran berbicara tentang jihad (‘perang suci’), sebab Muhammad menerima lebih (inspirasi ayat-ayat) Kuran setelah ia meninggalkan Mekka. Jihad telah menjadi kekuatan dasar dan tenaga penggerak Islam,” professor ini berkata. Apakah dengan TMMIF itu berarti para Muslim yang menolak aksi jihad Negara Islam Khalifah telah menyunat 60% isi dari Kuran? Pada dasarnya, pernyataan-pernyataan para pemimpin Islam dan masyarakat Islam sedunia ini adalah suatu langkah besar yang sangat positif bagi kesejahteraan dunia. Dan saya yakin dengan pernyataan tersebut beban berat moril di pundak mereka telah terlepas. Saya mewakili umat Kristen, mengucapkan “Terima kasih yang besar kepada semua orang Muslim yang telah turut serta di dalam menjaga perdamaian dan kesejahteraaan sesama manusia di bumi ini. Adonai Yeshua Ha Mashiah memberkati Anda semua, dan shalom (damai sejahtera) sorgawi kiranya turun ke atas keluarga Anda! Amin.”

Catatan Kaki:

1. Mark A.Gabirel Ph.D., ISLAM and TERRORISM. Cp.9: Muhammad Delaclars Jihad, pg 70. Buku-buku karyanya bisa dilihat pada Daftar Buku Membahas Ajaran Agama Islam dan Nabi Muhammad
2. “Perekruitan ada diminyaki melalui instink-instink dari prajurit-prajurit padang pasir – napsu sex dan serakah. Haruslah ada jarahan keuangan dan hadiah sex bagi prajurit yang menang.” Islam Religion of Peace or War?, booklet footnote 5: Sahih Muslim, Kitab al-Nikah, Bab: Nikah al-Muta wa Bayan Anahu Ubiha Thuma Nusikha Wa Istaqar Tahrimuh Ila Yawm al-Qiyama; and Al-Alusi, Tfasir al-Quran li Surat al-Fateh 1; and Tarikh al-Tabari 2:101
3. James M. Arlandson; Timeline of the Islamic Crusades, The Truth about Islamic Imperialism  (Diambil 8 Oktober 2014)
4. Data membandingkan: Pasar budak mereka umumnya Afrika Utara dan Timur Tengah. Perbudakan Barat atas orang kulit hitam: Ada sebanyak 11 juta budak kulit Hitam. Dua dari setiap tiga budak yang dilayarkan ke Atlantik (oleh Barat) adalah para pria, dan hanya 10% yang meninggal di perjalanan. Mereka di pekerjakan di perkebunan, bukan sebagai budak sex.
Data bisa dibaca di sini: Muslim Statistics (Slavery)
DENIALS OF ISLAMIC SLAVERY denials-of-islamic-slavery/ ; Two Views of The History of Islamic Slavery in Africa. Buku: Islam’s Black Slaves: The Other Black Diaspora
5. Ottoman Empire and Why was the Empire successful?
6. Islamic Terrorism – Is it a New Threat? by M.A. Khan ; M.A. Khan pengarang buku Islamic Jihad, A Legacy of Forced Conversion, Imperialism, and Slavery
7. Iran: Kebangunan Rohani besar-besaran telah datang!
8. Islamic Terror Attacks on American Soil
9. The worst Islamist attack in European history
10. 7 July 2005 London bombings
11. Agama/ kepercayaan apa yang paling cepat bertumbuh di dunia? Data pertumbuhan Kristen
12. Abu Bakr al-Baghdadi by Wikipedia
13. The List of Islamic Terror Attacks from 2014
14. Chibok schoolgirls kidnapping
15. Police swoop on Sydney, Brisbane homes in terror raids
16. Egypt’s top Muslim leader condemns Islamic State as a ‘bloody’ threat to Islam
17. Muslim Leaders Worldwide Condemn ISIS
18. Idem dengan 17
19. Influential Muslim Group Condemns Christian Treatment by Islamic State in Iraq
20. MUI joins nationwide campaign against ISIL ; Muslim leaders condemn support for ISIL by JakartaPost
21. Sunni And Shiite British Imams Denounce ISIS Together In New Video
22. German Muslims hold day of protest against ISIS jihadists (terbit 20/9)
Koran online ini menulis: “Itu datang setelah Jerman melarang semua dukungan terhadap para pemberontak NI di Syria dan Irak dan telah memutuskan untuk mengirim persenjataan bagi para pejuang Kurdi yang bertempur melawan kekuatan-kekuatan NI.”
23. The Muslims who are condemning ISIS. (diambil 7/10/2014).  The ISNA payung organisasi Islam tertua dan terbesar di AS.
24. Idem dengan 23. Organisasi Islam terbesar AS yang bergerak dalam hukum sipil. Dikenal memiliki hubungan erat dengan The Muslim Brotherhood dan Hamas.
25. Radical students hand out Isis leaflets on Oxford Street in attempt to get

26. British Muslims to join jihad
Mark A. Gabriel, Ph.D., Islam and Terrorism. Cp. 9: Muhammad Declares Jihad. Hal 69-70

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kesaksian Amani Mostafa, ex-Muslim Mesir, pejuang HAM


Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih. Kita mengasihi, karena Elohim lebih dahulu mengasihi kita. (1 Yohanes 4:18-19)

Terlahir darAmani Mustafa ex-Muslim Mesir yang menjadi Penginjili keluarga Islam di Mesir, Amani telah diajar untuk jangan pernah mempertanyakan ajaran Islam, namun neneknya adalah seorang ahli hukum dan ibunya juga seorang rationalist.
Pada usia 13 tahun kehidupan Amani dan keluarganya berubah secara drastis ketika ibunya mengumumkan bahwa ia telah berpindah ke Kristianiti setelah kuasa YAHWEH menjamah hidupnya secara ajaib – tubuh dan roh ibunya disembuhkan! Ibunya menjadi penuh damai, teguh namun penuh kasih. Sebelumnya ibunya frustasi mencari kebahagian batin, yang berujung pada jeratan minuman beralkohol.
Ibunya menjadi begitu aktif memberitakan imannya yang baru ini kepada siapapan. Amani bercerita tentang hari-hari pertama ibunya menjadi Kristen: ”ibuku pergi ke seorang pendeta Koptik untuk minta nasehat bagaimana caranya memberitakan Injil kepada orang Muslim, ia pulang ke rumah dengan setumpuk buku dan salib besar tergantung di lehernya.”
Neneknya memanggil imam Islam ke rumahnya, dan imam ini memberi waktu 3 bulan untuk ibunya ’bertobat’ kembali ke Islam atau dihukum sesuai dengan Hukum Syariah, yakni hukuman mati.
Pada kesaksiannya Amani berkata bahwa hukum Shariah di Mesir bukanlah hukum negara tetapi ”hukum jalanan” (Indonesia: ”main hakim sendiri” – masyarakat memukuli maling ayam sampai mati, misalnya). Di Mesir, Amani berkata, polisi agama atau orang tertentu (sanak-famili) biasa menciduk orang murtad dari Islam dan lenyap tidak terlihat kembali. Jadi Amani mencoba mengingatkan ibunya akan bahaya tersebut dan berusaha menyelamatkan ibunya, namun ibunya menjawab dengan tegas “Tidak, sekali saya hidup dalam Mashiah saya akan tetap dalam Mashiah!” Keputusan ibunya ini sungguh menggoncang hati Amani.
Di Mesir, orang Islam telah diajar bahwa Alktiab telah dikorupsi, Amani berkata, jadi ia berkeputusan untuk menyelidiki Alkitab untuk menunjukkan kesalahan-kesalahan tersebut kepada ibunya.
“Saya lalu menggambil Alkitab dan pergi ke kamar mandi dan mengunci diri saya sendiri selama satu jam.” Ia membuka Kitab Suci tersebut dan terbuka pada Kitab Injil Yohanes, Elohim mulai berbicara ke pada hatinya. ”Hal pertama yang mengejutkan saya adalah, saya menyukainya, saya dapat mengerti isinya!” Dari sini saya mulai mengerti mengapa ibuku begitu tertarik dengan pribadi Yeshua. Melalui cerita ”Wanita Samaria” [Yohanes 4] saya mengerti mengapa ibuku tidak bisa tutup mulut tentang Yeshua. Amani lalu menerima Yeshua sebagai Master dan Juruselamatnya.
Waktu-waktu yang keras segera datang ke dalam kehidupan Amani yang masih remaja ini. Karena ancaman para Muslim, ibunya terpaksa harus meninggalkan tanah kelahirannya, Mesir, meninggalkan segala sesuatu untuk mencari perlindungan di Amerika Serikat.
Ketika ayahnya mengetahui bahwa Amani telah meninggalkan Islam, ayahnya mengadilinya, ”Ia berkata,” Amani bercerita, ”saya memiliki pertanyaan langsung untuk kamu. Pilih Islam atau Mashiah?” Ketika saya hampir luluh, saya menjawab, ”Mashiah,” pada titik ini dia berdiri dan memukul saya.”
”Dia sungguh mengancam dan berkata bahwa ia akan mengikat saya pada mobilnya dan menjadikan saya sebuah contoh (bagi masyarakat) di kota.”
Teman-teman Kristen Aminah yang suka pergi ibadah dengan dirinya, mulai mengalami aniaya dari ayahnya bahkan sampai dipenjarakan.
Amani kemudian melarikan diri dan bersembunyi beberapa tahun lamanya. Lalu ayahnya memakai cara lain, menikahkan Amani secara paksa kepada seorang pemuda Muslim. Suaminya mengijinkan dia mempraktekkan imannya secara sembunyi-sembunyi, tetapi sikap suaminya berubah setelah Joe, anak kedua lahir. Amani tidak lagi diinjikan berkunjung ke gereja. Sepulang dari rumah bersalin, suaminya mulai melarang dia untuk tidak lagi beribicara tentang Yeshua dan Alkitab serta tidak boleh lagi pergi ke gereja.  Amani Mustafa produser TV Kristen The Muslim Woman
Ketika Joe mencapai umum 4 tahun, suami Amani semakin menuntut dia untuk hidup dibawah aturan Islam, suaminya memaksa ia membacakan Kuran bagi anak-anak mereka, Yoshua dan Joe. ”Saya merasa bahwa saya sedang memberi makan racun kepada anak-anakku. Itu adalah hal yang paling sulit bahwa sementara mengenal kebenaran namun tidak mampu mengatakannya,” Amani menuturkan masa lalunya.
Joe menjadi tidak stabil, dan sakit-sakitan. Amani merasakan bebannya terlalu berat, tidak ada yang bisa diminta tolong – suaminya telah memutuskan hubungan Amani dengan teman-teman Kristennya, keluarga kandungnya di Mesir tidak perduli, satu-satunya yang bisa diharapkan adalah ibunya, namun hidup jauh di Amerika.
Di tengah kesulitannya tersebut Amani hanya bisa menjerit kepada Yeshua, ”Tolonglah kami!,” ia menjerit.

Yeshua memakai ibunya!, ibunya menghubungi suami Amani mencoba memberi jalan keluar ”kalian sekeluarga pindah saja ke Amerika, saya akan menolong untuk mengurusnya,” ibunya berjanji.
Mujizat terjadi. Suaminya setuju, ia mengijinkan Amani dan kedua anaknya, pindah ke Amerika Serikat dengan suatu janji bahwa suaminya akan segera menyusul.
Sementara menunggu kapal terbang untuk take off, Amani diliputi ketakutan, sewaktu-waktu tentara agama masuk dan menangkap mereka bertiga. Ketika semua lampu kapal dimatikan dan pesawat mulai mengudara ia merasakan suatu kebebasan dan suatu beban terlepas dari dirinya. Segera setelah pesawat terbang meninggalkan udara Mesir, ”hal pertama yang saya lakukan adalah mencabut kerudungku,” Amina berkata, ”yang membuat putraku terperanjat dan sambil melihat kepadaku ia berkata, ’Ibu, kamu sedang pergi ke Neraka dan saya menjawab, ’Putraku, kita baru saja meninggalkannya!’”
Di Amerika Serikat.
Setiba di AS, Amani kembali mendedikasikan dirinya kepada Yeshua ha Mashiah sehingga badai aniaya dari suaminya melalui orang-orang Islam di AS menerpa hidupnya. Lalu ketika Amani bercerita kepada suaminya bahwa ia ingin bercerai, suaminya marah besar dan menuntut kedua anak mereka untuk dikembalikan ke Mesir dan ke Islam, dan mengancam Amani bahwa ia akanlah ”membayar harganya” untuk keputusan tersebut. Amani Mostafa di Program The Islamic Dilemma
”Dia (suaminya) mengirim saudaranya mengawasi kami, telpon saya dan ibuku disadap. Ada orang-orang yang mengawas-awasi kami.” Sehinga memaksa mereka pindah ke negara bagian lainnya.
10 tahun lamanya ia bersembunyi, namun Peristiwa 11 September 2001 membuat ia terbangun dari ketakutan terbunuh oleh para pengejarnya dan rasa belas kasihan atas diri sendirinya. Roh YAHWEH menaruh beban pada hatinya untuk menolong para wanita Muslim yang juga memiliki masalah yang sama yang ia telah alami. Tahun 2003 ia mulai bergabung dengan Pelayanan TV Kristen Al Hayat menjangkau wanita Muslim yang berbahasa Arab di Timur Tengah.
Pelayanan Amani Mostafa saat ini.
Amani adalah tuan rumah dari pertunjukkan TV berbahasa Arab ”Wanita Muslim” (The Muslim Woman) di saluran Al Hayat. Amani dan teman-teman studionya – semuanya adalah juga berasal dari latar belakang Islam – berbicara tentang pengalaman mereka dengan agama Islam dan bagaimana keluar dari hukum Sharia. Program mereka dipancarkan ke seluruh Timur Tengah. Ia juga direktur dari Pelayanan Wanita untuk Keymedia-MN (the Women’s Ministry for Keymedia-MN), suatu yayasan yang secara berani meng-expose penipuan-penipuan Islam dan menjangkau para Muslim di seluruh dunia dengan Injil Yeshua ha Mashiah.
“Ada banyak wanita hidup di bawah suami-suami Muslim atau ayah-ayah Muslim atau keluarga-keluarga Muslim seperti yang pernah saya telah alami. Saat ini ada begitu banyak wanita yang perlu untuk mengetahui dan mendengar tentang kebebasan dari Mashiah seperti yang pernah saya alami.”

“Musuh kita bukanlah para Mulism tetapi Hukum Islam. Islam melihat para Muslim sebagai sebuah kelompok, bukan sebagai pribadi. Jadi kita harus mengajar para Muslim bahwa mereka memiliki nilai-nilai pribadi di mata Elohim, namun kita haruslah juga tidak mengijinkan mereka merubah hukum-hukum kita (Amerika),” kata Amani memberi nasehat kepada para pendengarnya di Amerika.

Program TV-nya telah mendapat sambutan yang luar biasa di Timur Tengah; dari yang meminta Alkitab sampai siap dibaptis dan bergabung dengan gereja-gereja lokal, Amani bercerita.
Saat ini (Oktober 2013), pelayanan Amani Mostafa menjangkau 85% wilayah dunia, termasuk Amerika Utara. Delapan tahun terakhir ini mereka telah mendapat jutaan respont dari siaran mereka melalui SMS, email, situs mereka, telpon dan jaringan media sosial.
Secara global, pertunjukkan TV-nya menjangkau 300 juta rumah dengan 50 juta penonton untuk setiap pertunjukan langsungnya.
Dari September 2012 sampai September 2013 telah ada lima juta (5.000.000) kontak pirsawan.
Saat ini Amani telah bersuamikan seorang Kristen Amerika dan memiliki seorang putri, Mary. Yoshua telah lulus dari sekolah Alkitab dan menjadi seorang pendeta, sedangkan Joe juga aktif dalam pelayanan rohani.
”Saya yakin bahwa setiap pengalaman yang telah saya alami melalui kehidupan saya adalah untuk kemulian Dia, untuk dipakai bagi kemulian-Nya,” Amani berkata. ”Anda lihat, bahwa kita memiliki pilihan. Entah kita duduk dan mengepel susu yang tertumpah, atau kita kita pakai kesulitan dan keburukan pengalaman-pengalaman tersebut untuk kemulian-Nya dan saya memilih untuk memulikan Nama Elohim.” Amani berkata.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Buku Doa berbahasa Ibrani abad 9 AD dipamerkan di Yerusalem


Buku Doa berbahasa Ibrani abad 9 ADBuku doa Ibrani tertua di dunia telah dipamekan di Museum Bible Lands dengan thema “The Book of Books.” Buku doa berbahasa Ibrani yang memiliki 50 halaman dengan memakai huruf-huruf hidup (vowel) Babilonia masih tetap terjalin pada pengikat aslinya. Melalui pemakain metode penanggalan karbon-test yang rumit, ditemukan bahwa buku doa Ibrani ditanggalkan pada tahun 820 AD – dibuat 1200 tahun yang lalu.
Buku doa ini berisi tiga bagian besar: Doa Shacharit (doa untuk upacara pagi hari),* sajak-sajak liturgi dan Haggadah, yang dibacakan pada upacara Makan Malam Paskah (the Passover Seder).
Doa-doa pagi pada buku kuno isinya didasari sebagian besar dari Kitab Mazmur dan kitab-kitab lainnya. Doa-doa pagi seperti, ”Diberkatilah ADONAI Elohim Israel dari kekal sampai kekal dan biarlah semua orang berkata, ‘Amin. Hallelu’yah!’” adalah suatu doa yang sama yang diucapkan orang-orang Yahudi di seluruh dunia pada doa pagi mereka.
Buku yang langka ini, sebelum dipamerkan di musim, oleh Steve Green (pemilik) diperlihatkan terlebih dahulu kepada Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu untuk membacanya. PM Netanyahu adalah satu dari sedikit orang yang beruntung telah memegang dan membaca buku doa kuno tersebut.

PM Israel Benjamin Netanyahu membaca buku doa kuno abad 9 AD
“Buku doa ini adalah suatu penemuan yang sangat penting. Itu tertulis dalam bahasa Ibrani dan berisi doa-doa yang orang-orang Israel katakan tepat pada saat ini. Itu adalah sebuah hubungan antara masa lalu kita dan saat ini dan itu sesuatu yang bernilai besar,” PM Israel ini berkata.
Buku doa ini dipertunjukkan dalam suatu seremoni yang dihadiri oleh Jurubicara Knesset (Parlement), MK Yuli Edelstein, Direktur Exsekutif the Bible Lands Musium, Amanda Weiss dan Pendeta Kristen untuk bangsa Aram Gabriel Nadaf.
”Bukan hanya kita adalah the ’People of the Book’, kita adalah orang-orang dari kitab yang sama, bahasa yang sama dan doa-doa yang sama,” Edelstein Jurubicar Knesset berkata. “Semua ini adalah kata-kata yang tepat sama dengan jutaan Yahudi ucapkan setiap pagi dan ini adalah contoh kesinambungan (budaya) Yahudi yang terbaik,” ia menambahkan.
”Itu menyentuh hati-hati dan jiwa-jiwa setiap Yahudi di manapun di Israel, di manapun di dunia sebab itu adalah dokument tertua yang dikenal, dokumen tertulis sebuah buku doa,” Amanda Weiss berkata.
”Itu menceritakan kepada kita tentang akar-akar sejarah orang-orang Yahudi, yang tidak diragukan adalah dimana fondasi Kristen dibangun di atasnya, yakni Kitab Suci Ibrani,” Steve Green berkata kepada Chris Mitchell di pameran buku kuno tersebut. Chris Mitchell adalah wartawan senior CBN News untuk Timur Tengah.
Sehubungan dengan kondisi dunia saat ini Steve Green berkata kepada wartawan CBN News ini bahwa ”Tidak ada suatu yang lebih baik dari pada hari ini untuk ada orang-orang memperhatikan kitab ini. Ketika Anda memiliki sebuah buku yang gabungan dari buku ini adalah mengasihi Elohim dan mengasihi satu sama lain, saya pikir itu adalah pesan untuk dunia ini saat sekarang dan yang telah ada sebagai sebuah pesan untuk dunia sejak awalnya.”

Steve Green, Father Gabriel Nadaf, MK Yudi Edelstein and Amanda Weiss at the ceremony. (Photo: Eliran Malka)

Steve Green, Father Gabriel Nadaf, MK Yudi Edelstein and Amanda Weiss at the ceremony. (Photo: Eliran Malka)

Pada seremoni ini Jurubicara Knesset ini memberikan penghargaan kepada Pendeta Gabriel Nadaf yang telah berjasa mendorong Kristen Aram (yang sebelumnya hanya dikenal sebagai ”Kristen Arab”) di Israel untuk berintegrasi dengan budaya dan kehidupan bangsa Israel termasuk masuk ke dalam angkatan bersenjata Israel. Pendeta inipun bersuka cita karena bulan ini Pemerintah Israel secara hukum telah mengganti dan mengakui status orang Kristen Aram di Israel sebagai suatu bangsa, tidak lagi ’orang-orang Arab’
Steve Green pemilik buku doa kuno tersebut adalah orang Kristen Amerika yang kaya raya. Banyak dari Pameran The Book of Books ini adalah kitab-kitab tua milik kepunyaannya. Ia sedang membangun sebuah musim di AS untuk koleksi buku-buku kunonya tersebut.

*) Orang Israel berdoa tiga kali sehari, Shaharit (doa pagi), Minhah (doa sore), and Maariv (doa malam). Praktek Suku Manasye India tiba di Israelini bisa ditemukan pada Kitab Musa, pada kehidupan David, saat Elia menantang 400 nabi Baal, Daniel di Babilonia. Tahukan Anda, sebelum agama Islam masuk ke pulau Lombok, bahwa suku Sasak berdoa 3 kali sehari? Tahun 90an, orang Sasak Pedalaman bahkan masih tetap berdoa 3 kali sehari. Baru-baru ini lebih 300 orang India, dikenal sebagai suku Manasye pindah ke Israel. Manasye adalah putra dari Yusuf, cucu dari Israel. Masih ada 9000 orang lagi masih hidup di India dan Burma. Menarik untuk dipelajari dari mana orang Sasak ini mendapat penghetahuan ”doa tiga kali sehari.”

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Brother Rasheed: Pesan untuk President Obama dari bekas Muslim –tentang NIK


Pesan untuk President Obama dari Brother Rasheed tentang Negara Islam KhalifahBrother Rasheed, putra dari seorang imam Marokko telah melayangkan sebuah video yang berjudul “Pesan untuk President Obama dari bekas Muslim” dengan tujuan memberikan pelajaran agamaIslam yang benar kepada Mr. Obama.
“ISIL tidak berbicara demi Islam” President Obama berkata mengkomentari kebrutalan dan kesadisan organisasi Islam Sunni yang telah menproklamasikan dirinya sebagai Negara Islam Khalifah (NIK) sebagai ganti dari Negara Islam Irak dan Syria dalam bahasa Inggrisnya “ISIS,” atau ISIL Gedung Putih menyebutnya.
Sejak Juni 2014 kebrutalan dan ketidak prikemanusiaan para pendukung gerakan NIK ini telah menjadi sorotan media internasional. Tujuan dari gerakan NIK ini adalah membangun kembali Khalifah Muhammad abad 6 AD. Namun beberapa pemimpin politik Barat tetap berkata bahwa NIK bukanlah berbicara tentang Islam atau agama.
Pada pesan 8 menit 36 detik, Brother Rasheed, pemimpin siaran Satelit Kristen berbahasa Arab yang sangat terkenal Al-Hayat TV, menegaskan kepada Mr. Obama bahwa ”Saya bisa katakan kepada Anda dengan yakin bahwa NIIS berbicara tentang Islam.”
Brother Rasheed, selain anak dari imam Islam, ia adalah pakar dalam bidang Islam (20 tahun mendalami Islam) dan telah meninggalkan ajaran Islam. Dan ia sedang menyelesaikan gelas S3nya dalam bidang Terrorisme.
Melalui pesan singkat ini Brother Rasheed mengajak untuk Mr. Obama berurusan dengan “akar permasalahan” di dalam membasmi gerakan radikal Islam demi kemanusian dan Hak Asasi Manusia.
“Mr. President yang terhormat. Dengan segala hormat saya harus berkata bahwa Anda salah tentang NIIS (NIK). … Ijinkanlah saya memperbaiki Anda Mr. President.” Rasheed mengawali pesannya dalam bahasa Inggris. Pesan lengkapnya lihat disini: A Message to President Obama from a former Muslim – Situs Brother Rasheed berbahasa Arab lihat di sini: www.islamexplained.com

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya.