Akar konflik Israel-Palestina: tanah?, politik?, atau agama?


Apa sesungguhnya yang menjadi akar penyebab konflik Israel-Palestina ini? Dunia Internasional telah percaya bahwa akar konflik ini adalah masalah pendudukan tanah Palestina oleh Israel – sebagaimana para politikus Palestina dan politikus Muslim bicara kepada dunia internasional. Barat karenanya giat membuat program-program perdamaian ”Tanah untuk Damai” (Land for peace), atau “Peta Jalan” (Road Map) dengan pemikiran:dengan kembalinya Tanah Jalur Gaza kepada orang Palestina maka akan tercipta Damai di tanah Kanaan ini.” Haifa IsraelSejak pemerintah Israel (Agustus 2005) mengembalikan Jalur Gaza kepada orang Palestina, Pemerintah Israel mencatat ada 3484 roket telah diluncurkan oleh organisasi Islam Hamas dari Jalur Gaza ke pemukiman Israel. Tahun 2008 saja ada 1571 roket. Ini yang membuat Negara Israel kehilangan kesabarannya pada tgl 27 Desember 2008.

Dimana buah hubungan baik diplomatik pemerintah Israel dengan pemimpin Palestina (yang diakui PBB) Mahmud Abas selama tiga tahun sejak tahun 2005 tersebut, pernahkah presiden Abas ini melarang organisasi Hamas untuk berhenti meroketi permukiman penduduk Israel? Pemecahan “Tanah untuk Damai” dan jalur politik tidak memberi efek positif yang pasti. Apa sebabnya? Sebabnya ialah akar konflik Israel-Palestina adalah masalah AGAMA, ya agama Islam, tanah dan politik hanyalah masalah permukaan (jika tidak ingin dikatakan “alasan semata”).

Pernahkah kita bertanya kepada orang Palestina pertanyaan ini: “Apakah orang-orang Palestina sungguh-sungguh ingin hidup damai dan harmony dengan orang-orang Yahudi sebagai tetangga?

Mark A. Gabriel, dalam bukunya “The Unfinished Battle ISLAM and the Jews,” menjawab pertanyaan ini sebagai berikut: “Ingat bahwa mayoritas orang Palestina adalah Muslim Arab, yang berarti mereka dikuasai oleh apa yang Alkuran dan Islam ajar mereka. Mereka adalah:

  • percaya bahwa tanah (Palestina) milik Islam
  • percaya bahwa mesjid suci di Yerusalem harus dijaga murni

Kamu akan lihat hasil yang pasti dari kepercayaan-kepercayaan ini:

  • Tidak ada negosiasi damai yang (bisa) diterima
  • Israel sebagai sebuah negara harus dihancurkan

Beliau merefer perkataan ini kepada situs pemerintah Israel (www.israel.mfa.gov.il) yang memuat pernyataan sikap resmi Hamas terhadap Israel.

Pernyataan keras pemimpin negara Muslim atas Israel:

  • Gamal Abdel Nasser, presiden Mesir, ”Kita akan memerangi Israel dan satunya yang berdiri di belakang Israel (merefer kepada USA)” dan ”Kita akan lempar Israel kedalam laut.
  • Mahmoud Ahmadinejad, presiden Iran, ”Israel haruslah di hapus dari peta.” Iran adalah negara Islam yang besar yang dikenal sebagai pendukung moral dan keuangan Hizbollah (di Libanon) dan Hamas (di Jalur Gaza).

Berikut ini peristiwa perlawanan terhadap eksistensi negara Israel:

  • 1917 orang-orang Israel mulai balik ketanah mereka dan menyatakan merdeka tahun 1948
  • Beberapa negara-negara Muslim bergabung untuk menggagalkan lahirnya Israel namun mereka gagal; tahun 1948, 56, 67 dan 73
  • 1978 Presiden Mesir membuat damai dengan Israel, negara-negara Muslim menolak
  • Sejak negara Israel lahir kembali 1948, lahir kelompok-kelompok perlawanan yang berasaskan Islam untuk memerangi Israel

Prof. M. A. Gabriel ini juga menambahkan bahwa setiap usaha damai yang dilakukan oleh para pemimpin Muslim (liberal) kepada pemerintah Israel, di mata orang Muslim semua itu merupakah penghinaan atas ajaran Islam. Presiden Anwar Sadat dibunuh oleh kelompok radikal Islam di negaranya sendiri

Mengapa para fundamental Muslim tidak mau berdamai dengai Israel? Profesor sejarah Islam ini mengatakan bahwa mereka meneruskan harta warisan Muhammad, nabi mereka: membenci orang Yahudi.

Ketika Muhammad melarikan diri ke Medinah dari rencana pembunuhan terhadap dirinya dari orang-orang di Mecca ia dan pengikutnya (yang saat itu masih kecil jumlahnya) disambut baik oleh orang-orang Yahudi di Medinah. Beliaupun menyambut persahabatan mereka – lihat Surah 2:47, 62; 5:20,44, 66. Muhammad mengakui bahwa orang Yahudi dan Kristen menerima kitab-kitab mereka dari Elohim. Ketika masa bulan madu selesai, orang bilang “madunya habis yang tinggal hanyalah bulan di langit”, karena mereka menolok kenabian Muhammad sebagai nabi YAHWEH. Dari sinilah awal kebencian Muhammad kepada orang Yahudi. Ia menarik perkataan-perkataannya yang manis terhadap mereka – lihat Surah 2:65, 75, 91; 5:60, 70-71, 78.

Kedua peristiwa ini sering dikenal sebagai dua tahapan pewahyuan Muhammad – pewahyuan di Mecca (sebelum pindah ke Medinah) termasuk pewahyuan pertama. Sebagian Muslim percaya bahwa pewahyuan pertama dianggap tidak berlaku lagi sejak keluarnya pewahyuan yang kedua. Hal ini yang membuat perselisihan diantara Muslim fundamental dengan Muslim moderat, dan membuat dunia internasional tidak mengerti pergumulan dan kesusahan batin orang Muslim.

”Inti masalahnya adalah bukan sebuah masalah tanah bagaimanapun. Itu adalah subuah masalah menghapus keluar negara Israel …. jika kita melihat dari 1980 ke 2003, … 224 bom bunuh diri dari 300 peristiwa di negara-negara Islam tidak ada hubungannya dengan penguasaan tanah bagaimanapun, kata Walid Shoebat bekas aktifis PLO.

Jadi terlihat bahwa akar dari konflik Israel-Palestina bukanlah sebidang tanah atau politik. Anda sekarang mengerti bahwa seberapapun banyaknya Israel memberikan tanahnya kepada pemimpin Muslim Palestina, para pengikut nabi Muhammad tidak akan pernah puas. Bunga dan Kumbang saling membutuhkan

Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yahshua, katanya: “Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Jawab Yahshua kepadanya: Apa yang tertulis dalam hukum Taurat? Apa yang kaubaca di sana?” Jawab orang itu: “Kasihilah YAHWEH, Elohimmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu dan dengan segenap akal budimu, dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Kata Yahshua kepadanya: “Jawabmu itu benar; perbuatlah demikian, maka engkau akan hidup.” Tetapi untuk membenarkan dirinya orang itu berkata kepada Yahshua: Dan siapakah sesamaku manusia?” (Luk 10:25-29)

Andaikan setiap orang mengerti perumpamaan Yahshua pada Injil Lukas 10:30-36 dan melakukannya, o …betapa indahnya dunia ini!

Catatan:

  • Mark Gabriel adalah bekas profesor sejarah Islam pada Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir dan beliau juga seorang profesor Kekristenan pada Universitas Kristen Florida di Orlando, USA
  • Walid Shoebat ialah seorang bekas anggota PLO yang telah menjadi Kristen. Ia pendiri Walid Shoebat Foundation suatu organisasi yang menyerukan keadilan untuk Israel dan orang-orang Yahudi.

Referensi:

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tanah Kanaan / Israel / Palestina dan kota Yerusalem milik siapa sebenarnya?


Akulah YAHWEH, Elohimmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, untuk memberikan kepadamu tanah Kanaan, supaya Aku menjadi Elohimmu. (Imam 25:38)

Abraham dijanjikan tanah Kanaan

Kanaan pada jaman Yosua

Hak milik gambar dipegang oleh © 2003 Bible History Online

Berfirmanlah YAHWEH kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; (Kej 12:1).Ia berumur 75 tahun ketika meninggalkan Haran (4). Abram berjalan melalui negeri itu sampai ke suatu tempat dekat Sikhem, …Waktu itu orang Kanaan diam di negeri itu. Ketika itu YAHWEH menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: “Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu.” … (Kej 12.6-7). Daerah orang Kanaan adalah dari Sidon ke arah Gerar sampai ke Gaza, ke arah Sodom, Gomora, Adma dan Zeboim sampai ke Lasa. (Kej 10:19). Abram menetap di tanah Kanaan… Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah YAHWEH kepada Abram: “Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, (15) sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. (Kej 13:13-15)

Beginilah firman Adonai YAHWEH kepada Yerusalem: Asalmu dan kelahiranmu ialah dari tanah Kanaan; ayahmu ialah orang Amori (dipunahkan Yosua; Yos 24:8) dan ibumu orang Heti. (Yehz 16:3). Pada jaman Yosua, orang Yebus tinggal di kota Yerusalem (Yos 15:63).

Nubuatan tanah Kanaan, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat, jadi milik keturunan Abraham: (Kej 15:13-21)

  1. “Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka,
  2. mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya.
  3. keturunan yang keempat akan kembali ke sini, sebab sebelum itu kedurjanaan orang Amori [yaitu daerah Galilea] itu belum genap.”

YAHWEH tidak menyerahkan tanah itu sebelum dosa penghuni-lama menjadi penuh, itu sebabnya Abraham membeli ladang di Hebron (Kiryat-Arba) dari suku Het (Hittites) (Kej 23)

Abraham, Ishak dan Ismael.
Abraham (2009-2184 BC; 175 tahun) meminta Elohim untuk menjadikan Ismael (ibunya bernama Hagar, orang Mesir, budak Sarah) sebagai pewaris kekal, saat Ismael berumur tiga tahun (16:1,16; 17:1,18), Elohim menolak proposal Abraham, kata-Nya, ”Tetapi Elohim berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya. (Kej 17:19).  Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya. (Kej 21:5). Ishak lahir satu tahun kemudian setelah IA menolak proposal Abraham tersebut. Ishak melahirkan Yakub dan YAHWEH merubah nama Yakub menjadi Israel (25:26;32:38). Keturunan Ismael dan daerah tinggal mereka bisa dibaca di Kej 25:12-18.

Dialah YAHWEH, Elohim kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan, yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak; diadakan-Nya hal itu menjadi ketetapan bagi Yakub, menjadi perjanjian kekal bagi Israel, firman-Nya: “Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu.” (Maz 105:7-11)

Intermezzo: Buku From Time Immemorial adalah hasil penelitian selama 7 tahun, akan selamanya merubah istilah-istilah perdebatan tentang klaim-klaim konflik Arab dan Yahudi di Timur Tengah.

YAHWEH memberikan tanah Kanaan kepada Israel
Setelah 400 tahun masa perbudakan selesai, Musa memimpin orang Israel keluar dari Mesir. Yosua memimpin orang Israel masuk ke tanah Kanaan. Saat itu ada 7 kerajaan yang dominan tinggal di sana.
Ketika kejahatan raja-raja di tanah Kanaan / Israel / Palestina sudah mencapai batasnya; [B]erfirmanlah YAHWEH kepada Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian: “Hamba-Ku Musa telah mati; … seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu. Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa. Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah sana itu sampai ke sungai besar, yakni sungai Efrat [yaitu bagian barat Syria sekarang], seluruh tanah orang Het [yaitu barat daya Laut Mati ], sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam, semuanya itu akan menjadi daerahmu. (Yos 1:1-4). Ada 31 raja di tanah Kanaan dikalahkan oleh Yosua (Yosua 12). Daud merebut Yerusalem, dikenal juga sebagai Sion, dari orang Yebus dan menjadikan itu ibu-kota kerajaannya (2Sam 5:6-9; 1Taw 11:5). Bagaimanapun juga Daud membeli tanah untuk dipakai sebagai mezbah YAHWEH dari Ornan, orang Yebus. Dikemudian hari anaknya Salomo mendirikan tempat ibadah yang megah ditanah tersebut, dikenal sebagai Bait Elohim (1Taw 21:25). Dimana mesjid Al Aqsa berada saat ini.

Lamanya Kanaan dipercayakan kepada Israel: 869 tahun (1455–586 BC). Daerah utara (Samaria) sudah diambil oleh Asyur sejak 721 BC.

YAHWEH membersihkan tanah Israel dari berhala-berhala.
Hosea anak Ela, raja Israel Utara (di Samaria) jahat di mata YAHWEH, Salmanaser, raja Asyur menawan dan membuang mereka ke Gozan dan kota-kota orang Madai (2 Raja 17), sekitar 721 BC. Awal orang Arab berimigrasi besar-besaran ke Samaria.
Kaum Yehuda dan penduduk Yerusalem (Kerajaan Israel Selatan) perintah-Nya. Yesaya menubuatkan 70 tahun pembuangan ke Babilonia: Maka seluruh negeri ini akan menjadi reruntuhan dan ketandusan, dan bangsa-bangsa ini akan menjadi hamba kepada raja Babel tujuh puluh tahun lamanya. (Yer 25:11) Nubuatan ini tergenapi pada 604 BC, Daniel dan 3 rekannya termasuk pemuda-pemuda yang diangkut ke Babilonia, pasal 52:31. Yerusalem jatuh ketangan Nebukadnezar pada tahun 586 BC. Bait Elohim I dihancurkan. (2 Raja 25:8-9)

Janji Elohim untuk memulihkan Israel dan tinggal bersama umat-Nya: Beginilah firman YAHWEH semesta alam, Elohim Israel: Perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini. melainkan jika kamu sungguh-sungguh memperbaiki tingkah langkahmu dan perbuatanmu, jika kamu sungguh-sungguh melaksanakan keadilan di antara kamu masing-masing, tidak menindas orang asing, yatim dan janda, tidak menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tempat ini dan tidak mengikuti elohim lain, yang menjadi kemalanganmu sendiri, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini, di tanah yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu, dari dahulu kala sampai selama-lamanya. (Yer 7:3, 5-7)

Penguasa tanah Israel berganti-ganti tangan, sebagian umat-Nya kembali.
Setelah genap 70 tahun lamanya di pembuangan, YAHWEH memakai raja Koresh II (dari kata Ibrani) atau Cyrus II, raja negeri Persia menghancurkan kerajaan Babilonia. Tanah Israel beralih dari Babilonia ke Medi-Parsi. Raja Koresh atas kehendak YAHWEH mengijinkan orang-orang Israel kembali membangun kota-kota mereka.

  • Sehingga genaplah nubuatan Yesaya ini: hampir 200 tahun sebelum ia [Koresh] lahir (John Gill’s Exposition), ”Akulah yang berkata tentang Koresh: Dia gembala-Ku; segala kehendak-Ku akan digenapinya dengan mengatakan tentang Yerusalem: Baiklah ia dibangun! dan tentang Bait Suci: Baiklah diletakkan dasarnya!” (Yes 44:28) Akulah yang menggerakkan Koresh untuk maksud penyelamatan, dan Aku akan meratakan segala jalannya; dialah yang akan membangun kota-Ku dan yang akan melepaskan orang-orang-Ku yang ada dalam pembuangan, tanpa bayaran dan tanpa suap,” firman YAHWEH semesta alam. (Yes 45:13). Nama Koresh, perbuatan penyelamatan YAHWEH atas Israel melalui orang Iran telah direncanakan-Nya! 200 tahun sebelumnya dengan begitu spesifik!!
  • Sehingga genaplah double-nubuatan Yeremia, 1. “Sebab beginilah firman YAHWEH: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini. (Yer 29:10). Nabi Ezra mencatat siap-siapa yang kembali (Ezra 1-3) 2. “Kemudian sesudah genap ketujuh puluh tahun itu, demikianlah firman YAHWEH, maka Aku akan melakukan pembalasan kepada raja Babel dan kepada bangsa itu oleh karena kesalahan mereka, juga kepada negeri orang-orang Kasdim, dengan membuatnya menjadi tempat-tempat yang tandus untuk selama-lamanya. Aku akan menimpakan … segala apa yang tertulis dalam kitab ini seperti yang telah dinubuatkan Yeremia tentang segala bangsa itu. (Yer 25:12-13)

Kerajaan Medi-Parsi dikalahkan oleh Alexander Agung / Alexander III (Yunani) tahun 330 BC, lalu Yunani digantikan oleh Romawi (Dan 8:20-25). Kerajaan Romawi mulai berdiri (27 BC) di bawah kepemimpinan Kaisar Augustus (63 BC – 14 AD). Kekuasaan kerajaan Romawi di daerah Yudea (secara administrasi) dipegang oleh Herodes Agung (73BC – 4 AD). Raja Agripa sampai 44 AD. Banyak ahli Alkitab memperkirakan Yahshua lahir pada 5 BC. Yahshua menubuatkan kehancuran Bait Elohim II (Mat 23:37; 24:1-2; Mark 13:1-2). Tepat 40 tahun setelah nubuatan Yahshua ini tentara Romawi dibawah pimpinan Jendral Titus meratakan Bait tersebut (70AD). Sepanjang jaman Perjanjian Baru (abad 1 AD) tanah Israel tetap terjajah oleh Kerajaan Romawi.

Tanah Kanaan setelah periode Perjanjian Baru (691-1948).
Yerusalem jatuh ketangan orang Arab (Kerajaan Umayyad, Damaskus ibukotanya) tahun 638 AD, lalu Umayyad digantikan oleh kerajaan Abbasid, ibukotanya berpindah ke Bagdad. Pembangunan mesjid Al-Aqsa (the Dome of the Rock) mulai dibangun di tahun 691. Islam semakin kuat dan menguasai beberapa wilayah Romawi: Spanyol (1000-1453), Italy dan Sisilia (1061) yang berakibat timbulnya gelombang-gelombang Crusade (Perang Salib). Kehidupan para pengikut Yahshua semakin sulit pada periode Arab dan Cursade ini, terjepit diantara dua kekuatan. 1517 Yerusalem dikuasai kerajaan Ottoman (Turky). Ottoman runtuh 1917. Tentara Inggris di bawah pimpian Jenderal Allenby mengusai Yerusalem tahun 1917. Dari 1922 ke 1948 the League of Nations menyerahkan tanah Israel (Palestina) ke bawah kendali administrasi Inggris.

Negara Israel lahir kembali (1948 sampai sekarang).
YAHWEH menggembalikan tanah Israel sepenuhnya kepada umat-Nya pada 15 May 1948, setelah terbuang dan tidak memiliki negara selama 1878 tahun lamanya. Sehingga genaplah nubuatan nabi-nabi, Sebab, sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman YAHWEH, bahwa Aku akan memulihkan keadaan umat-Ku Israel dan Yehuda–firman YAHWEH–dan Aku akan mengembalikan mereka ke negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyang mereka, dan mereka akan memilikinya.” (Yer 30:3) Beginilah firman Adonai YAHWEH: Sungguh, Aku menjemput orang Israel dari tengah bangsa-bangsa, ke mana mereka pergi; Aku akan mengumpulkan mereka dari segala penjuru dan akan membawa mereka ke tanah mereka. (Yehz 37:21).

  • Nabi Yesaya 49: dikumpulkan-Nya (5,12), jadi makmur dan banyak (9-11, 19-20), jadi terang bagi dunia (6), pembesar-pembesar dunia akan melayani Israel (22-23), musuhnya akan dihukum (26)
  • Nabi Yeremia 30: dikembalikan (3, 10; 46:27-28), disembuhkan dari hinaan dunia: makmur dan banyak lagi (17-19), musuh-musuhnya akan dihukum (16,20-24). Israel dibenarkan oleh YAHWEH (30:11; 46:28b)
  • Nabi Yehezkiel 37: dikumpulkan (21) kerajaan Yehuda dan Israel disatukan (16-19), Yahshua Ha Massiah akan jadi raja mereka selama-lamanya (25)
  • Nabi Amos: ”Maka Aku akan menanam mereka di tanah mereka, dan mereka tidak akan dicabut lagi dari tanah yang telah Kuberikan kepada mereka,” firman YAHWEH, Elohimmu.(Amo 9:15)

Aku akan mengadakan perjanjian damai dengan mereka, dan itu akan menjadi perjanjian yang kekal dengan mereka. Aku akan memberkati mereka dan membuat mereka banyak dan memberikan tempat kudus-Ku di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya. Tempat kediaman-Kupun akan ada pada mereka dan Aku akan menjadi Elohim mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Maka bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Aku, YAHWEH, menguduskan Israel, pada waktu tempat kudus-Ku berada di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya.” (Yehz 37:26-28)

Nubuatan bagi para pembenci Israel.
Sesungguhnya, akan datang hari yang ditetapkan YAHWEH…Maka YAHWEH akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu YAHWEH adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya. Maka semua orang yang tinggal dari segala bangsa yang telah menyerang Yerusalem, akan datang tahun demi tahun untuk sujud menyembah kepada Raja, YAHWEH semesta alam, dan untuk merayakan hari raya Pondok Daun. Tetapi bila mereka dari kaum-kaum di bumi tidak datang ke Yerusalem untuk sujud menyembah kepada Raja, YAHWEH semesta alam, maka kepada mereka tidak akan turun hujan. Dan jika kaum Mesir tidak datang dan tidak masuk menghadap, maka kepada mereka akan turun tulah yang ditimpakan YAHWEH kepada bangsa-bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun. Itulah hukuman dosa Mesir dan hukuman dosa segala bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun. (Zekharia 14:1,9,16-19)

Kesimpulan: Pemilik tanah Kanaan dan seisi dunia adalah YAHWEH, Elohim Pencipta alam jagat ini. IA telah berjanji memberikan tanah Kanaan kepada orang Israel dan Yerusalem sebagai ibu-kotanya.

Untuk negara yang tidak setuju atas keputusan PEMILIK dunia ini silahkan ambil pelajaran dari negara Tirus (Amos 1:9-10, Yehz 26:3,12; Yoel 3:4-7). Singkat kata:

  • “Maka kamu akan mengetahui bahwa Aku, YAHWEH, adalah Elohimmu, yang diam di Sion, gunung-Ku yang kudus. Dan Yerusalem akan menjadi kudus, dan orang-orang luar tidak akan melintasinya lagi.” (Yoel 3:17)
  • Semua orang yang membenci Sion akan mendapat malu dan akan mundur. (Maz 129:5)
  • Yahshua berkata, “Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.” (Mat 12:30, Luk 11:23)

Lebih baik berdamai dengan YAHWEH dan umat-Nya sebelum terlambat.

Catatan: Sion / Zion adalah secara fisik indentik dengan kota Yerusalem. Sion juga panggilan untuk negara Israel (Zak 9:9, Yoh 12:15). YAHWEH menjadikan kota Sion sebagai pusat pemerintah-Nya (Roma 9:33, 1Pet 2:6, Ibr 12:22, Wah 14:1). Kata ”Sion” ada 164 diseluruh Alkitab; 38 kali di kitab Mazmur, 81 kali dari kitab Yesaya, 16 x di Yeremia.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Alasan Pendeta tidak beribadah hari Sabat


Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan. (Yoh 15:25)

Ada tiga alasan mengapa orang-orang Kristen tidak memperingati hari Sabat kata seorang pendeta di Kalifornia Selatan yang tergolong dalam salah satu gereja yang memiliki jemaat terbesar di wilayah tersebut:

  • Itu karena satu-satunya perintah yang tidak diulangi di dalam Perjanjian Baru
  • Yahshua tidak pernah mengajari siapapun untuk memelihara hari Sabat
  • Rasul-rasul tidak pernah mengajari siapapun untuk memelihara hari Sabat (1)

Benarkah Yahshua Ha Mashiah dan para rasul-Nya tidak mengajari umat-Nya untuk memelihara hari Sabat? Benarkah perintah Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat (perintah keempat) telah ditanggalkan dan hanya hanya sembilan perintah yang masih berlaku di Perjanjian Baru?

Kita telah membahas bahwa perintah menguduskan hari Sabat (Saptu) menjadi hari Minggu adalah tidak berdasarkan otoritas YAHWEH dan putra-Nya Yahshua Ha Mashiah, tetapi perubahan itu terjadi atas otoritas Gereja Roma Katolik.

Sekarang kita pelajari Alkitab apakah ketiga alasan di atas benar atau salah.

Membantah alasan kedua – Yahshua tidak pernah mengajari siapapun untuk memelihara hari Sabat”.

No way! Firman YAHWEH jelas menulis bahwa Yahshua mengajari itu

  • Ia mengingatkan orang-orang Farisi bahwa mereka sedang berhadapan dengan pemegang otoritas hari Sabat. Anak Manusia adalah juga Yahweh atas hari Sabat.” (Mark 2:28). Kel 20:10; Yes 58:13, Wah 1:10
  • Ia mengajari orang-orang Farisi apa makna hari Sabat yang sebenarnya, yaitu untuk kebaikan manusia. Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, (Mark 2:27). Ia tidak berkata ”hari Sabat untuk orang Yahudi” tapi ”untuk manusia” semua suku, bahasa dan bangsa yang telah menjadikan Dia sebagai Yahweh!
  • Ia sering kali menyembuhkan orang sakit pada hari Sabat secara sengaja di depan mata orang-orang Farisi untuk menigatkan mereka makna hari Sabat tersebut.
  • Ia mengajari orang banyak hal apa yang boleh dikerjakan pada hari Sabat. Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat.” (Mat 12:12)
  • Setelah Ia panjang lebar mengajar arti hari Sabat dan menyembuhkan semua yang sakit – pada hari Sabat!, rasul Matius menulis penggenapan firman yang dinubuatkan oleh nabi Yesaya tentang tujuan Yahshua datang kebumi, “Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa. … sampai Ia menjadikan hukum itu menang. Dan pada-Nyalah bangsa-bangsa akan berharap.” (Mat 12:18-21) *
  • Tentang ahir jaman, Ia memperingatkan umat Israel untuk berdoa secara serius agar aniaya terakhir atas mereka tidak jatuh pada musim dingin dan pada hari Sabat (Mat 24:20-22)
  • Doa-Nya di Getsemani pada ahir pelayanan-Nya jelas menyatakan bahwa firman Bapa-Nya yang Ia harus sampaikan (Ul 18:18) Ia telah ajarkan kepada umat kepunyaan-Nya. ”Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya.” (Yoh 17:8a). Putra-Nya telah menyelesaikan tugas yang dipercayakan kepadanya, dalam kontek ini: merestorasi Perintah Keempat: “Ingatlah dan hormatilah hari Sabat.”

*) Pada jaman Nabi Yesaya (abad ke 7 BC), kerajaan Yehuda bukan saja telah meninggalkan YAHWEH, tapi juga menista DIA (1:4), penduduknya disamakan lebih bodoh dari lembu dan keledai (3). Para pemimpinnya (diatur oleh istri mereka; 3:12) memeras dan merampoki orang yang tertindas (3:14-15; 5:8). Dan ini semakin parah di jaman raja Ahaz (bab 7-12), lebih suka mencari petunjuk dari orang mati daripada YAHWEH (8:19; 7:10-13). Sejauh mana mereka telah melanggar hukum dan perintah-Nya bisa dilihat pada 2 Raja-raja 23.

Membantah alasan ketiga – Rasul-rasul tidak pernah mengajari siapapun untuk memelihara hari Sabat.”

Tidak benar! Alkitab dan sejarah Gereja bisa membuktikan bahwa ajaran ”Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat” diteruskan oleh para rasul kepada jemaat-Nya.

  • Rasul-rasul menerima pengajaran Guru mereka dan melakukan semua pengajaran-Nya dalam kehidupan mereka. Hampir semua dari mereka mati martir oleh karena mengikuti Jalan Kebenaran – Yahshua. Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. … dan mereka telah menuruti firman-Mu. (Yoh 17:6)
  • Ajaran para rasul (13 orang), murid-murid-Nya yang lain semakin menarik banyak pengikut bahkan sejumlah besar imam Farisi pun turut pengajaran mereka (Kis 6:7). Ingat kita sedang bicara praktek hari Sabat yang diajarakan Yahshua (Mat 12; Mark 2)
  • Para wanita menyiapkan wangi-wangian untuk mayat Yahshua sebelum hari Sabat dan mereka istirahat di hari Sabatnya, lalu esok harinya membeli bahan-bahan yang masih kurang (Luk 23:55-56; Mark 16:1)
  • Kelompok Jemaat Yahudi Libertini (atau Freedman artinya Orang yang telah dibebaskan dari perbudakan) dari Libia, Mesir, Itali dan Turki mempertanyakan pengajaran Stefanus. Mereka dibantu dengan tua-tua Yahudi dan ahli-ahli Taurat menghukum mati dia melalui tuduhan yang sama yang mereka lakukan kepada Yahshua (Kis 6:13-15). Inti pembelaan Stefanus ialah peliharalah dan turutilah hukum Taurat-Nya (yaitu Sepuluh Perintah YAHWEH)!” (Kis 7:38,53). Saulus, ”imam muda” fanatik Farisi, hadir dipembunuhan tersebut (7:58). Ini adalah awal penganiayaan atas pengikut Yahshua dari Yerusalem (8:1-3) sampai ke Damsyik, Syria. [M]engancam dan membunuh murid-murid YAHWEH. … jika ia menemukan laki-laki atau perempuan yang mengikuti Jalan YAHWEH, ia menangkap mereka dan membawa mereka ke Yerusalem. (9.1-2).
  • Rasul Yakobus di sidang para rasul berkata, Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat. (Kis 15:21). 1. Antiokhia, Yunani (Kis 13:14, 42, 44 ). 2. Filipi, Makedonia (16:13). 3. Tesalonika, Turkey (17:1-2). 4. dan di Korintus, Yunani, Paulus mengajar selama 1 tahun 6 bulan. (18:1,4,11)
  • Dari mulut rasul Paulus sendiri kita bisa melihat bagaimana ia dan pemimpin lainnya hidup, Saudara-saudara, ikutilah teladanku dan perhatikanlah mereka, yang hidup sama seperti kami yang menjadi teladanmu. (Fil 3:17 ) sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus. (1 Kor 11:1; Yoh 10:4-5). Sehingga rasul Lukas mencatat, Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu. Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci.” (Kis 17:2). Di Filipi, jelas nampak banyak orang yang hidup sesuai ajaran Yahshua: kamu ikuti dan perhatikan mereka yang hidup seperti kami, jadi tidak hanya Paulus sendiri, tapi juga tua-tua lainya dan banyak contoh dari orang lain lagi yang bisa diteladani.
  • Karenanya Paulus dipengadilan berani berkata, ”Aku sedikitpun tidak bersalah, baik terhadap hukum Taurat orang Yahudi maupun terhadap Bait Elohim… (Kis 25:8)

Pada abad pertama (masa dimana Alkitab Perjanjian Baru ditulis) para rasul dan jemaat mula-mula selalu beribadat setiap hari Sabat, itu bukanlah hal yang luar biasa, sebaliknya itu adalah hal yang seharusnya, Mereka tidak perlu diajar atau diingatkan lagi tentang pergi ibadah pada hari Sabat (Kis 13:14-44), tepat seperti pepatah berkata, ”Tidak perlu mengajar anak itik berenang!


Membantah alasan pertama – Itu karena satu-satunya perintah yang tidak diulangi di dalam Perjanjian Baru.”

Bantahan atas alasan ini ialah 1. Yahshua sendiri tidak membatalkan hukum Musa apalagi Sepuluh Perintah YAHWEH. 2. Perintah keempat tidak akan bisa dikeluarkan dari Sepuluh Perintah YAHWEH

IA adalah Elohim yang sempurna, hukum-hukum yang keluar dari mulut-Nya tidak bisa dibatalkan. IA bukanlah elohim ciptaan manusia dan bukan juga ciptaan malaikat yang perkataan mereka selalu berubah. Firman yang pernah menjadi manusia berkata, Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Bahwasanya Aku, YAHWEH, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap. (Mal 3:1a, 6)

Bani Israel lebih dari 4 ribu tahun mengalami perang, tapi tetap eksis sampai sekarang. Sekalipun musuh Israel jauh lebih banyak dan lebih kuat, Israel akan tetap berdiri, YAHWEH says so!!

Ia memperingatkan dengan keras orang-orang Kristen yang berani merendahkan hukum Taurat-Nya

  • [S]iapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga (Mat 5:19a)
  • Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Mat 5:20 ).Di dalam soal menjaga kekudusan dan ketaatan kepada hukum Taurat, orang Kristen non-Yahudi tidak ada artinya dibanding kedua kelompok orang di atas. Kegagalan mereka hanyalah mereka sangat sombong (too much self righteousness).

Ingat: perintah keempat adalah perintah terpanjang dan tergolong di dalam perintah utama yang terutama – empat perintah pertama dari 10 perintah (hukum hubungan vertikal antara manusia dengan Penciptanya)

Dwight L. Moody, (pendiri the Moody Bible Institute) salah satu orang Methodist terbesar di abad 19, dalam bukunya , Weighed and Wanting, menulis, “Hari Sabat diikat di Eden, dan itu sudah diterapkan sejak itu. Perintah keempat dimulai dengan kata “ingatlah”, menunjukan hari Sabat telah ada ketika Elohim menulis hukum itu pada loh-loh batu di Sinai. Bagaimana mungkin orang-orang dapat mengklaim bahwa satu perintah sudah disingkirkan sementara mereka mengakui bahwa kesembilan lainnya tetap diikat?” Ia juga berkata, Keempat ini bukanlah perintah untuk satu tempat atau satu waktu, tetapi untuk semua tempat dan semua waktu.” (San Francisco, Jan. 1st, 1881)

Pelangaran yang sungguh ironis dari umat YAHWEH:

Paulus berkata: Sebab penduduk Yerusalem dan pemimpin-pemimpinnya tidak mengakui Yahshua. Dengan menjatuhkan hukuman mati atas Dia, mereka menggenapi perkataan nabi-nabi yang dibacakan setiap hari Sabat. (Kis 13:27)

Dan di jaman ahir ini: Milyaran orang Kristen dan pemimpin-pemimpin Gereja di seluruh dunia mengakui Yahshua. Dengan tidak mau mengingat hukum Sabat-Nya yang justru tertulis ”Ingatlah.” mereka menggenapi firman-Nya yang dibacakan setiap hari Minggu bahwa mereka harus mengasihi YAHWEH Elohim mereka dan berjaga-jaga atas segala tipuan si Iblis (Mark 11:29-30; Mat 24:4-5)

Ia menyuruh hamba-hambanya memanggil orang-orang yang telah diundang ke perjamuan kawin itu, tetapi orang-orang itu tidak mau datang. … Tetapi orang-orang yang diundang itu tidak mengindahkannya; ada yang pergi ke ladangnya, ada yang pergi mengurus usahanya, dan yang lain menangkap hamba-hambanya itu, menyiksanya dan membunuhnya. (Mat 22:3-6)

Kata Yahshua kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemulian-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. (Mat 19:28)

Referensi:

1 Anti-Yudasim at root of ‘Sunday Sabbath’?

Bacaan berkait:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Alasan mengapa menguduskan hari Sabat menjadi hari Minggu


[I]a berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. (Daniel 7:25b)

Mengapa hari Sabat dirubah dan sejak kapan perubahan itu disahkan?

Hari istirahat YAHWEH adalah hari ketujuh, IA menamai hari itu sebagai hari Sabat. [B]erhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. … Lalu Elohim memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. (Kej 2:2-3), hari ketujuh adalah hari Sabat YAHWEH, Elohimmu … (Kel 20:10).

Tidak perlu dipertanyakan bahwa hari Sabat- dikenal juga sebagai hari YAHWEH atau hari ketujuh – adalah hari Saptu, orang Israel (baik pengikut Musa maupun Yahshua Ha Massiah (Messianic Jews) dan Gereja Protestan Advent Hari Ketujuh tetap melakukan ibadahnya pada hari Sabtu.

Untuk yang tidak tahu sejarah Gereja, khususnya dalam hal perintah mengingat menguduskan hari Sabat (perintah ketiga dari 10 perintah Elohim), mari kita baca dahulu komentar beberapa pemimpin rohaniwan tentang hari Sabat, agar Anda mengerti lebih baik alasan perubahan hari Sabat (Saptu) menjadi hari Minggu.

Apa kata mereka tentang hari Sabat:

James Cardinal Gibbons, Pemimpin Bishop Katolik Baltimore setuju bahwa perpindahan ke hari Minggu tidak didasari Alkitab, tetap pekerjaan Gereja Katolik sendiri. dalam bukunya, “Kamu boleh baca Alkitab dari Kejadian ke kitab Wahyu, dan kamu tidak akan menemukan sebuah kalimat memerintahkan pengudusan hari Minggu. Ayat-ayat memerintahkan ibadah agama hari Saptu, hari dimana kita tidak pernah menguduskannya.” (“The Faith of Our Fathers, tahun 1876″)

Richard Bauckham, professor Perjanjian Baru pada University of St. Andrews, Scotlandia ,”Hari ketujuh adalah hari Saptu. Tidak ada hari lainnya dipanggil hari Sabat di dalam Perjanjian Lama dan Baru.”

Jan Marcussen, seorang pendeta Advent Hari Ketujuh dari Thompsonville, Illinois pada tahun 2001 menawarkan 1 juta USD kepada siapa yang bisa membuktikan dengan jelas secara Alkitabiah bahwa hari pertama adalah hari Sabat. “Memelihara hari Minggu sebagai hari Sabat adalah tipuan terbesar yang Dunia pernah melihat,” ia berkata. Bukunya tentang masalah Sabat ke menjadi Minggu bisa dibaca on-line: National Sunday Law

John Pinkston, presiden dan pendiri the Congregation of God Seventh Day dalam komentarnya tentang perkataan Yohanes di pulau Patmos ,”Pada hari Yahweh aku dikuasai oleh Roh… (Wah 1:10) Itu tidak berbicara apapun tentang hari Minggu. Itu berbicara tentang “hari Yahweh yang dimaksud dalam Perjanjian Lama. Baca Mark 2:28; Yes 58:13)

Ini beberapa alasan mengapa menguduskan hari Sabat (hari ketujuh) menjadi hari Minggu (hari pertama):

Dr. Samuele Bacchiocchi seorang pensiunan professor theology pada Andrews University di Michigan, Gelar dokternya di dalam Sejarah Gereja didapat dari Roma. Ia memberikan dua factor alasan:

  1. Anti Judaism telah menyebabkan ditinggalkannya hari Sabat
  2. Penyembahan kafir dewa matahari (SUN god) telah mempengaruhi pengadopsian hari Minggu. Penggambilan 25 Desember untuk perayaan Natal adalah mungkin contoh yang paling explicit dari pengaruh penyembahan matahari pada kalender liturgy Kristen. It adalah sebuah fakta yang diketahui bahwa pesta kafir the Dies Natalis Solis Invicti – kelahiran dari Matahari Yangtakterkalahkan (the Invincible Sun) telah dirayakan pada tanggal itu.

dies Solis / Sun day / —— / Sunday

dies Lunae / Moon day / —— / Monday

dies Martis / Mars’s day / Tiw’s day / Tuesday

dies Mercuri / Mercury’s day / Woden’s day / Wednesday

dies Jovis / Jupiter’s day / Thor’s day / Thursday

dies Veneris / Venus’s day / Frigg’s day / Friday

dies Saturni / Saturn’s day / Saturday

Table traces the seven days of the week from their pagan Latin origin through the names of Norse gods to their current names in English

Tahun 312, Ketika Kaisar Roma Constantine menjadi ‘Kristen’, pada tanggal 7 Maret 321 dia menetapkan bahwa hari Minggu adalah hari istirahat, toko-toko harus tutup kecuali petani dipedesaan. Dia menyembah semua dewa-dewa – khususnya Appolo dewa matahari. Dia memilki nama Pontifex Maximus yang adalah titel dari imam besar kafir

Paus Sylvester I (314-337): ”Jika setiap hari Minggu adalah untuk dirayakan secara gembira oleh para Kristen mengenang kebangkitan (-Nya), karenanya setiap hari Sabat mengenang penguburan (-Nya) adalah bagi kotoran-manusia (kebencian yang dalam atau kutukan) orang-orang Yahudi.”

Tahun 363, pada Sidang Laodikia, Gereja Roma – Gereja Roma Katolik sekarang – menyatakan, ”Orang-orang Kristen harus tidak judaize dengan beristirahat pada hari Sabat, tetapi harus kerja pada hari itu, sebagai ganti hormati Hari Yahweh [hari Minggu],… Tetapi jika seseorang ditemukan ada sebagai Judaizers, mereka akan ada dikeluarkan dari Kristus.”

Tahun 380, Penguasa Theodosius membuat Kristen Katolik pemelihara hari Minggu menjadi agama resmi di daerah kekuasaannya,

9 Febuari 1893. Kansas City Catholic menulis: Gereja Katolik oleh otoritasnya sendiri yang tidak ada salah telah menciptakan hari Minggu sebuah hari libur untuk mengambil tempat hari Sabat dari hukum yang lama.”

Tahun 1998, Paus Yohanes II pada suratnya Dies Domini kepada para bishop dan umat Katolik: Hari Minggu dipanggil hari kebangkitan Massiah.

Alkitab mencatat: tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur… . Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Yahweh Yahshua. .. tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, (Luk 24:1-6). Dengan kata lain, pada hari Minggu dini hari saat mereka tiba, kuburan sudah kosong.

Catatan dari saya: Banyak ahli Alkitab percaya bahwa Yahshua meninggal hari Rabu – dimana perayaan Sabat tahunan / Paskah / Passover terjadi (Mat 26:16) – dan Saptu malam bangkit (terkubur 3 hari dan 3 malam; sesuai Yunus 1:17; Mat 12:40), bukan hari Minggu pagi. Perhitungan Sabat Yahudi ialah dari Jumat malam (matahari terbenam) sampai Saptu matahari terbenam lagi.

Jan Marcussen dalam bukunya tentang perubahan yang dibuat oleh Gereja Roma ini sebagai, ”Hari Minggu adalah tanda / materai dari otoritas pemerintahan Gereja Roma Katolik. [Menguduskan hari] Minggu adalah materai binatang!” Namun ia bersikeras dia tidak menyerang iman orang lain, tetapi sebagai gantinya mencoba memimpin orang-orang ke Alkitab, Yahshua, dan akhirnya surga.

Catatan dari saya:

1. Tidak diragukan bahwa Yahshua Ha Mashiah (termasuk Yohanes Pembaptis) menegur keras orang-orang Farisi dan Saduki ketika Ia ada di bumi, itu dikarenakan mereka lebih menuruti ajaran Talmut dan filsafat Yunani lebih dari ajaran hukum Taurat (Mat 3:7-10; 15:3-9; 16:6). Namun membenci perintah YAHWEH (mengganti hari Sabat-Nya menjadi Sun-day bagi hormat kepada dewa Matahari) oleh karena kedegilan orang Farisi dan orang Saduki adalah masalah yang lain. Manusia tidak seharusnya membenci YAHWEH pencipta mereka dan perintah-Nya oleh karena kesalahan umat-Nya Israel. Yahshua sendiri berpesan kepada parapengikut-Nya, ”[B]erbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku.” (Mat 11:2-6; Mark 7:18-23).

2. Mempelajari penglihatan Daniel di atas, baca dari 7:19-25, terjadi pada tahun pertama pemerintahan raja Belsyazar (anak Nebukadnezar), sekitar pertengahan abad 6 dan 5 DC, terlihat bahwa “binatang” ini memang telah dinubuatkan (sedikitnya 800 tahun sebelumnya) bahwa, Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa. (Dan 7:25).Berdasarkan nubuatan Daniel ini kita tahu bahwa penyebab Gereja Roma Katolik merubah waktu dan hukum menguduskan hari Sabat menjadi hari Minggu BUKANLAH sekedar anti Judaism (kepercayaan orang Farisi), namun lebih lagi membenci semua umat-NYA dan yang paling utama ialah berontak menentang YAHWEH.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Hubungan Rasul Petrus Dengan Roma Katolik


Orang Katolik pasti pernah mendengar nama Santo Petrus (Saint/Santo Peter) yang adalah rasul Simon Petrus, satu dari dua belas murid Yahshua Ha Massiah. Pembaca, pada satu sisi akan menemukan beberapa bukti sejarah betapa dalamnya Gereja Roma Katolik (GRK) menghubungkan dirinya kepada pribadi Rasul Petrus. Dan sisi lainya akan menemukan catatan Alkitab dan pengakuan Rasul Paulus tentang dirinya sendiri berkaitan dengan Roma Katolik.

Kepercayaan Roma Katolik sebagaimana kita tahu itu adalah hasil dari dua puluh abad sejarah. Untuk mengerti itu, kita harus mencoba megerti sejarah ini. Tidak hanya adalah bahwa itu hasil dari sejarah , tetapi itu melibatkan suatu perbedan sikap terhadapa sejarah. (1). Menurut pengakuan resmi tradisi Roma Katolik rasul Petrus tinggal di Roma sebagai bishop pertamanya dan mati di sana sebagai seorang martir di tahun AD 67. Tahun 1960 di Vatikan (dimana Gereja Roma Katolik berpusat) Paus menyatakan bahwa mereka telah menemukan lempengan batu dengan tulisan ”Petrus dikubur di sini” dalam bahasa Yunani.

Catatan sejarah tentang Gereja Roma Katolik menghubungkan dirinya dengan rasul Petrus. 1. Paus Leo Agung I (440-461 AD) dalam kotbah perayaan kenaikan kepausannya mengutip Matius 16:18-19 - Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kau ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kau lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.”  Ia merefer acara ini sebagai hormat kepada Rasul Petrus dengan mengatakan, ”di dalam pribadiku yang sederhana, ia [Petrus] boleh ada dikenal dan dihormati (2)

Gambar di kanan adalah Basillica of Santo Peter dengan tugu batu Obelisk (symbol dari Dewa Matahari Ra atau Re) didepannya.

2. Paus Stephen III. Nama rasul Petrus juga dipakai pada 754 AD ketika Paus Stephen II di dalam ancaman raja Lombard, Aistulf, kerajaan dari Itali utara. Pepin, anak dari Charles Martel bangkit membantu Paus, setelah dipanggil melalui sebuah surat (mohon bantuan) di dalam nama Petrus, Saya, Rasul Petrus, telah didudukan oleh kuasa Messias, putra dari Elohim yang hidup, menjadi terang bagi seluruh dunia ….Kepada Gereja Roma Elohim kerasulan ini, yang dipecayakan kepadaku, upah pengharapan masa depanmu menyertai. …, membela pemerintah Roma ini dari tangan-tangan musuhnya … Beri bantuan kepada umatku Roma sekarang, sehingga aku boleh dapat menolong kamu dihari kemudian pada hari penghakiman …, tetapi jika kamu berlambat-lambat bantuanmu, ketahuilah bahwa kamu dibuang dari kehidupan kekal (3)

3. Paus Nicholas Agung (858-867 AD). Dalam suratnya kepada Photius dan Penguasa Michael III, surat ini ditulis sehubungan dengan masalah pengeseran jabatan kepemimpinan rohani Ignatius kepada Photius oleh penguasa daerah Konstantinopel (Yunani) dimana Nicholas berpihak kepada Ignatius, ”Tidak ada keputusan harus diberi pada masalah baru yang muncul tanpa sepengetahuan Roman See dan Roman Pontiff.”Setelah dia (Petrus), dan vicar-vicar-nya (pengganti-pengganti-nya) … oleh perkataan-perkataan Messias, dimulai pada PetrusYang Diberkati, dihubungkan kepada Gereja (Roma Katolik), tidak dapat dikurangi atau dirubah; sebab usaha-usaha manusia tidak dapat memindahkan fondasi yang mana Elohim telah letakan…(4)

Keributan antara keimaman yang berkeduduan di Yunani, ”Easten Empire” dengan keimaman di Roma ”Westen Empire” sesungguhnya sudah terjadi di tahun 726, dimana Emperor Leo III (di Constantinople) mengeluarkan surat keputusan melawan ”penghormatan kepada icons (benda dan gambar), gereja-gereja Yunani (Ortodok) dan gereja-gereja Latin (Katolik) mulanya bersatu sebelum pemisahan penuh di tahun 1054 (5)

4. Pada Canon Vatican Council II (1965) (Canon kata Yunani untuk kata peraturan dan ukuran) yang mengatur hubungan antara Pontiff (kata formal untuk Paus) dengan para bishopnya (pastors): Badan dari para bishops tidak memiliki otoritas kecuali itu tetap tinggal terus menerus pada kepalanya, Pontiff Roma, penerus Petrus … , (Pontiff) sebagai vicar (penerus) Kristus (Messias) dan pastor dari seluruh Gereja (Roma Katolik), Pontiff Roma memiliki kuasa penuh, supreme, dan universal diatas Gereja. Dan dia dapat selalu melakukan kuasa ini dengan bebas. (6)

Pengakuan rasul Petrus sendiri, catatan Alkitab dan catatan sejarah lainnya tentang hubungan Rasul Petrus dengan Gereja Roma Katolik
1. Referensi dari Alkitab. Perjanjian Baru tidak berkata apa-apa tentang keberadaan Petrus di Roma apalagi sebagai bishop pertama untuk Roma, dan memberikan bukti-bukti secarah tidak langsung hal-hal yang berlawanan dari pernyataan resmi Gereja Roma Katolik di atas. Dua belas pasal pertama dari kitab Kisah Para Rasul tidak memberikan pernyataan bahwa Petrus pernah ada di Roma dan dikubur di Roma, dan buku ini ditutup dengan perjalanan rasul Paulus ke Roma, tidak tentang Petrus. Catatan pelayanan Paulus kepada orang-orang di Roma (antara AD 57 atau 58) dan selama ia dipenjara di Roma (tahun permulaan AD 60) ia menulis empat surat, tidak satupun dari surat-surat tersebut menyinggung nama Petrus. Paul bertemu Petrus di Antiokia (timur-laut Turky dekat Syria) lihat Gal 2:11-14

Sangat menarik untuk diperhatikan bahwa Eusebius sebagai sejarahwan gereja untuk raja Konstantine menyatakan bahwa Petrus tidak pernah di Roma, namun tulisan sejarah gereja (dalam bahasa Yunani) ini diterjemahkan oleh Yerome ke Latin, ia menambahkan suatu cerita fantastik kependudukan Petrus di Roma; menurut F. Paul Peterson dalam bukunya Peter’s Tomb, Recently Discovered In Jerusalem.

2. Alkitab tentang pribadi Simon Petrus. Ayat Alkitab yang menjadi acuan utama Pontiff Vatikan bahwa Simon Petrus adalah pendiri Gereja Roma Katolik ialah Matius 16:18-19. Ayat ini dalam bahasa Inggris dan Indonesia (tertulis di atas) tidaklah jelas. Namun dalam bahasa Yunaninya – ingat bahwa terjemahan Yunani lebih tua dari terjemahan Latin, setelah Latin keluarlah bahasa German (Martin Luther) dan kemudian diikuti oleh bahasa Inggris – ayat 18 ini tertulis: Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus (πέτρος, Petros) dan di atas batu karang (πέτρα, petra ) ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.

Kamus Strong G4074 Petros: a (piece of) rock – sebuah (bagian/potongan dari); G4074 petra:a (mass of) rock – sebuah (bongkah besar) batu karang.

Bila kita memperhatikan dengan teliti bagian terakhir dari Matius 16:18 ini kita akan mendapat gambaran yang lebih jelas makna kedua jenis ”batu karang” tersebut. Itu tertulis di atas batu karang (πέτρα, petra ) ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.” Adakah manusia di bumi ini (termasukke sebelas rasul Yahshua dan juga rasul Paulus) yang bisa menahan kuasa alam maut? Tentu tidak ada!,kecuali Putra Elohim, yaitu Adonai Yahshua Ha Massiah/ Messias itu sendiri yang telah bangkit dari maut (Yoh 2:19) dan yang memiliki segala kuasa di sorga dan di bumi (Mat 28:18)

YAHWEH berkata tentang manusia, ”Aku ini YAHWEH, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemulian -Ku kepada yang lain (Yes 42:8) dan Yahshua Ha Massiah juga mempunyai pemikiran yang sama (jelas karena YAHWEH dan Yahshua adalah satu lihat Yoh 1:1) rasul Yohanes mencatatnya demikian , ”banyak orang percaya dalam nama-Nya, … Tetapi Yahshua sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua, dan karena tidak perlu seorangpun memberi kesaksian kepada-Nya tentang manusia, sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati manusia. (Yoh 2:23-25)

Yahshua tahu siapa murid yang dikasihinya, Simon Petrus ini; Ia tahu bahwa Simon Petrus akan menyangkal Dia sampai tiga kali hanya dalam beberapa jam saja (Yoh 13:38; keempat Injil mencatat ini!) sebab Petrus orang takut akan aniaya, Anda mungkin ingat baru saja ia dianugerahkan gelar Petrus dan diberi kuasa untuk mengikat dan melepas (Mat 16:19) Ia dihardik oleh Yahshua dengan perkataan yang sangat keras ”Enyalah Iblis, engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Elohim, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” (23) dan Ia melanjutkan dengan kata-kata peringatan ”menyangkal diri dan memikul salib dan mengikut Dia (24-27). Puji kepada YAHWEH bahwa Simon Petrus bertobat dan dipenuhi dengan kuasa Roh Kudus sehingga ia menjadi seorang rasul yang luar biasa dan tidak takut mati mengajar dan berkotbah dalam nama Yashua Ha Massiah.

Hidup dan pelayanan orang Kristen tanpa tinggal di dalam Yahshua Ha Massiah tidak akan menghasilkan apa-apa (Yoh 15), jabatan dan klaim-klaim tidak ada artinya tanpa ketaatan dan dengar-dengaran akan Firman-Nya (Kis 19:13-16).

3. Rasul Simon Petrus tentang dirinya sendiri. Kontak langsung pertamanya dengan Yahshua di danau Genesaret (atau Galilia atau Tiberias), mendapatkan banyak sekali ikan dari tempat yang diperintahkan Yahshua, iapun tersungkur didepan Yahshua dan berkata: Master, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.” (Luk 5:8)
Yoh 6:68 ; Jawab Simon Petrus kepada-Nya: “Master (Tuhan; dalam ITB), kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; ketika ia ditanya “Apakah kamu tidak mau pergi juga?” (67) – seperti banyak orang meninggalkan Dia (66). Petrus tahu siapa Yahshua dan mengikuti perkataan-Nya.
Petrus tidak mencuri kemulian YAHWEH di dalam pelayanannya, ia menegur mereka yang kagum kepada buah pelayanannya (Kis 3:1-12)
Kematian tubuhnya sudah diberitahukan oleh Yahshua (2 Petrus 13-14).

Dari pengakuan Petrus sendiri di atas, muncul pertanyaan ”Dapatkan Jemaat (Gereja) yang alam maut tidak bisa menguasainya dibangun oleh manusia yang fana?” Tentu tidak! Setiap orang Kristen yang lahir baru hanyalah ”batu-batu yang hidup” (Jemaat) dari ”bait Elohim” dimana pilar-pilar dari bait ini adalah rasul-rasul dan nabi-nabi, kedua terahir ini adalah hanya alat-alat pembuat”bait Elohim” tersebut. Fondasi dari ”baik Elohim” adalah Yahshua Ha Massiah itu sendiri – Alkitab menyebut-Nya ”Batu Penjuru” (Yes 28:16; Mazmur 118:22) diteguhkan oleh Yahshua sendiri (Mat 21:42) dan oleh rasul-rasul-Nya; Paulus: Ha Massiah Yahshua sebagai batu penjuru (Efe 2:20), dan Petrus sendiri, ia memakai kata petra dan bukan petros (panggilan untuk diri-nya ) ketika bicara soal batu penjuru Gereja (Kis 4:11, 1 Petrus 2:6-8).

4. Doktrin Kekristenan-nya. Selalu meninggikan Yahshua dan nama-Nya, terlihat jelas pada kotbahnya di hari Pentakosta yang pertama (Kis 2), ia mengkotbahkan bahwa Yahshua adalah YAHWEH dan Ha Massiah (Yang Diurapi dan Juru Selamat) ( 34-36), menekankan pentingnya pertobatan dan dibaptis (dicelupkan) (38) bagi para pendengar berita Injil.

Dihadapan imam-imam besar Yahudi, ia menjawab terus terang bahwa dengan kuasa nama Yahshua Ha Massiah, menjawab pertanya para imam dipersidangan (Kis 4:6-10)

Dan pada persidangan itu juga ia membuat suatu pernyataan yang tetap terkenal sampai hari diantara kalangan ”orang Kristen lahir-baru” yaitu, ”Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kis 4:12).

Persembahan uang untuk ”gereja” tidaklah penting tapi hati yang tulus (Kis 5:1-10),  ia tidak membiarkan Roh Kudus dihina oleh persembahan yang tidak jujur. Ia bukanlah jenis pendeta/pastor yang akan tutup mulut jika disogok uang atau barang.

Ia mengajari Kornelius, orang Roma (untuk tidak menyembah manusia. Lukas penulis kitab Para Rasul ini mencatat reaksi Petrus atas penyembahan yang ia terima dari Cornelius, Tetapi Petrus menegakkan dia, katanya :”Bangunlah , aku hanya manusia saja. Petrus sadar bahwa ia hanyalah hamba YAHWEH (Kis 10:25-26) dan hanya YAHWEH saja yang patut disembah. Kata “tetapi” menjelaskan suatu kondisi yang kontras dan mendesak, kemungkinan besar bahwa Petrus bersegera memegang tubuh Kornelius dan mengangkatnya untuk ia berdiri. Ini pelayanan pertama Petrus kepada orang non-Yahudi (Gentile).

“Inside St. Peter’s Basilica candidates
for priesthood from 22 countr
ies lie prostrate
in humility before the hi
gh altar as they take
their vows during an o
rdination Mass celebrated
by Pope John Pa
ul II.” -National Geographic
pages 720-722 foldout. (7)

Dari doktrin Petrus ini adakah Gereja Roma Katolik (yang mengaku sebagai penerus kerasulan Petrus) mengikuti teladan ajaran Petrus?

Petrus pernah tinggal di Roma dan jadi Paus pertama?
Tidak ada bukti sejarah dari Gereja Timur (Yunani) dan ayat Alkitab yang bisa meneguhkan klaim Vatikan ini. Catatan: Rasul Paulus sebagai rasul untuk non-Ibrani yang hidup pada abad pertama masehi kunjungan pelayanannya pertama sampai ketiga adalah daerah-daerah Yunani (Turky barat dipanggil sebagai Asia Kecil adalah bagian dari Yunani pada abad pertama).

1. Klaim Dionysius dari Korintus.  Pelayanan Petrus kerumah perwira Romawi, Kornelius, itu terjadi di Israel. Kaisarea (Kis 10:1) terletak di utara Yope (Tel-Aviv /Jaffa, pantai barat Israel); bukan di Roma atau Negara Itali. Pernyataan yang jelas bahwa Petrus pernah berada di Roma adalah surat Dionysius, pemimpin gereja di Korintus (168-177 AD) kepada orang-orang di Roma, ” … kamu diikat bersama oleh Petrus dan Paulus pada fondasi-fondasi orang-orang Roma dan orang-orang Korintus, karena keduanya telah mengajar bersama di Korintus kami dan pendiri-pendiri kami, dan juga bersama telah mengajar di Italy pada tempat yang sama dan adalah martir pada waktu yang sama”, quotasion ini diberikan oleh Eusebius, seorang sejarah gereja pada masa Konstantine, raja Romawi, pada abad keempat (8).

N.V.Olson menanggapi tulisan ini sebagai berikut: ”Sebuah kesalah yang bersikap sejarah sudahlah jelas: mengatakan bahwa Peter dan Paulus bersama pendiri gereja di Korintus. Hal ini tentu mustahil jika kita memperhatikan surat Paulus kepada jemaat di Korintus; 1 Kor 1:11-13, 3:6 (tentang golongan Paulus atau Apolos) dan 4:15 (klaim Paulus sebagai bapa rohani atas mereka). Jika Dionysius salah dalam satu hal, dia telah dapat juga salah dalam lainnya. Bagaimanapun, sejak saat ini (waktu pada surat tersebut diatas) ke depan acuan-acuan kepada ”Petrus ada di Roma” menjadi umum (9).

Satu-satunya ayat yang sering diperdebabkan pernahnya ”Petrus di Roma” adalah 1 Pet 5:13: Salam kepada kamu sekalian dari kawanmu yang terpilih yang di Babilon, dan juga dari Markus, anakku. Babilon adalah kota tua di Irak dan juga gambaran Gereja Roma Katolik/ Vatikan (sebagai sebuah negara/kekuatan politik) di Roma sebagaimana Wahyu 17 dan 18 memanggilnya. Berikut ini beberapa komentar beberapa ahli Alkitab tentang kata ”Babilon” pada tulisan Petrus ini.

  • John Gill: The Vulgate Latin, Syriac, and Arabic versions, supply the word “church”, as we do. Some, by “Babylon”, understand Rome, which is so called, in a figurative sense, in the book of the Revelations: this is an ancient opinion; … but that Peter was at Rome, when he wrote this epistle, cannot be proved,… It is best therefore to understand it literally, of Babylon in Assyria,
  • JFB (Jamieson, Fausset and Brown): How unlikely that in a friendly salutation the enigmatical title of Rome given in prophecy (John, Rev_17:5), should be used! Babylon was the center from which the Asiatic dispersion whom Peter addresses was derived. Philo [The Embassy to Gaius, 36] and Josephus [Antiquities, 15.2.2; 23.12] inform us that Babylon contained a great many Jews in the apostolic age (whereas those at Rome were comparatively few, about eight thousand [Josephus, Antiquities, 17.11]); so it would naturally be visited by the apostle of the circumcision.
  • Barnes: the Arabic, Syriac, and Vulgate, as well as the English versions, supply the word “church.” This interpretation seems to be confirmed by the word rendered “elected together with.”
  • Adam Clarke: I am quite of opinion that the apostle does not mean Babylon in Egypt, nor Jerusalem, nor Rome as figurative Babylon, but the ancient celebrated Babylon in Assyria, which was, as Dr. Benson observes, the metropolis of the eastern dispersion of the Jews;

Dari pernyataan JFB ini, bahwa tidaklah menutup kemungkinan Petrus berkunjung ke Roma (Gereja Mestery Babilon Besar, Wahyu 17:5), namun bahwa ia pernah menjadi penduduk dan hidup sebagai Paus dan mati di Roma tidak ada bukti yang otentik.

Ada penulis berpendapat bahwa Simon yang menjadi pendiri gereja Roma Katolik adalah Simon Magus, ahli sihir terkenal dari Samaria dan menjadi percaya (Kis 8:9-24).

Bacaan berkait:

  1. Is Peter the rock on which the Church is bulit?
  2. J.A. Wylie, Dogmas of the Papacy; vi: Apostolicity, or Peter’s Pirmacy
  3. Kuburan Petrus telah ditemukan

Referensi:

  • Jaroslav Pelikan, The Riddle of Roman Cathocism, p.10.
  • Philip Schaff and Henry Wace, Leo the Great and Gregory the Great p. 291
  • Horace K. Mann, The Lives of the Popes in the Early Middle Ages p.309
  • H. K. Mann, p.59
  • V. N. Olson, Papal Supremacy and American Demoracy. p.36, 40
  • W. M. Abbott, The Document of Vatican II. p.43
  • 7. www.remnantofgod.org, Rome demands, worship the Pope!
  • 8. Kirsopp Lake, Eusebius, the Ecclesiastical History. p.183
  • 9. V.N. Olson, p.4
Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Spanyol: Tiga imam Katolik dan guru agama ditahan karena skandal paedophile


Prosesi Santa Semana (seminggu sebelum Easter) di SpanyolPolisi Granada, atas perintah hakim, hari Senin kemarin menahan tiga orang imam Katolik untuk suatu investigasi tuduhan pelecehan seksual pada seorang anak laki-laki yang saat itu berstatus ”Altar Boy” (Putra Altar) di kota Granada.
Korban, yang dinamai ”Daniel” sekarang berusia 24 tahun, pernah mengalami tekanan mental pada tahun-tahun yang lalu karena perlakuan tidak senonoh para pemimpinnya, tahun ini menulis surat kepada Paus Francis I tentang pelecehan yang mereka lakukan ketika ia masih dibawah umur. Paus berbicara melalui telepon kepada pemuda ini beberapa kali di bulan Agustus menawarkan dukungan dan meminta maaf atas nama Gereja Katolik, dan menyelesaikan masalah ini secara intern.
Penangkapan tiga imam pada selang waktu satu hari atas tuduhan pelecehan sex adalah masalah terbesar dari masalah-masalah sejenisnya di Spanyol. Sejak 1997, 10 imam telah dinyatakan terbukti melakukan pelecehan sex, paling banyak di tahun 2010.
Sumber berita tidak menulis bagaimana masalah intern terbaru ini bisa bocor ke pemerintah Spanyol.

Sumber-sumber Pengadilan berkata para imam telah mencoba mencuci otak anak-anak dalam pertemuan-pertemuan rahasia, di mana hal-hal sexual dibahas dan didiskusikan dan anak-anak laki-laki tersebut didorong untuk menampilkan (to perform) perbuatan-perbuatan sex dengan orang-orang dewasa, yang telah meyakinkan mereka (anak-anak tersebut) bahwa  itu kontak-kontak tersebut tidaklah dosa. (Anda bisa sebut perbuatan para tokoh agama ini sebagai “pagar makan tanaman“).

“If ANYONE causes one of these little ones who believe in me to SIN, it would be better for him if a large millstone were hung around his neck and he were thrown into the sea.” – Yeshua Ha Mashiah (Mark 9:42, ISV) (emphasize added)

Lapangan sumber mengatakan para imam akan mencoba untuk mencuci otak anak-anak dalam pertemuan rahasia, di mana hal-hal seksual dibahas dan bertindak anak laki-laki didorong untuk tampil seksual dengan orang dewasa, yang meyakinkan mereka bahwa ada tidak ada dosa di pertemuan tersebut.

Mengumumkan penahanan tersebut, Menteri Dalam Negeri (MDN) Spanyol, Jorge F. Diaz, berkata: “Saya tidak percaya siapa pun dapat meragukan bahwa Yohanes Paulus II (almarhum), Benedict XVI dan, sekarang, Paus Francis ada sungguh agresif (giat/aktif) dalam upaya mereka memberantas jenis prilaku ini dari jantung gereja.”

Pernyataan positif MDN Spanyol ini, setidaknya tidaklah terbukti pada kedua Paus yang pertama. Saat Yohanes Paulus II menjadi Paus, Mr. Joseph Ratzinger adalah ketua rumah tangga Vatikan yang bertanggung jawab atas para pemimpin gereja Katolik se dunia. Skandal menjamur di saat kepausan Yohanes Paulus II dan semua masalah pengaduan skandal masuk ke Mr. Ratzinger. Media internasional (seperti terekam pada artikel “Skandal sex abuse anak GRK tumbuh seperti jamur”) menyatakan Mr. Ratzinger bahkan setelah menjadi Paus Benedictus XVI tidak berusaha memberantas skandal tersebut tetapi malah menyembunyikannya, para pihak korban dan keluarga korban berkata. Jika Paus Benedictus XVI (tugas: 4/2005-2/2013) yang terkenal sangat orthodox (ketat/konservatif dalam pengajaran) di dalam doktrin Gereja Roma Katolik  (GRK) telah dianggap ”tidak berbuat sesuatu yang berarti” untuk menghentikan ratusan skandal yang muncul pada masa kepausannya, maka pertanyaan muncul: dapatkah Paus Francis I yang tergolong liberal di mata jemaat Katolik konservatif memenuhi harapan Menteri Spanyol ini? Waktu akan menunjukkan. Dokumen kuno GRK yang bersifat “nubuatan”  yang dipublikasikan ke masyarakat dua tahun lalu menyatakan bahwa Faus Francis I adalah paus terakhir dari Gereja Katolik, suatu kejadian yang janggal yang tidak diharapkan terjadi di hadapan 10an ribu jemaat Katolik pada saat Paus mengadakan missa di St. Petrus di Vatikan, dua burung merpati Paus diserang burung gagak dan camar (kedua jenis burung ini adalah burung pemakan bangkai dan tergolong burung najis/haram di Alkitab).

“The PERSON who has my commandments and keeps them is the one who loves me. The one who loves me will be loved by my Father, and I, too, will love him and reveal myself to him. The one who does not love me does not keep my words. The words that you’re hearing me say are not mine, but come from the FATHER who sent me.” –  Yeshua Ha Mashiah (John 14:21, 24; ISV) (emphasize added)

“I correct and discipline those whom I love, so be serious and repent! Look! I am standing at the door and knocking. If ANYONE listens to my voice and opens the door, I will come in to him and eat with him, and he will eat with me.” – Yeshua Ha Mashiah (Rev 3:19-20, ISV) (emphasize added)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Arab Saudi: Polisi dan militan NIK saling tembak, 7 tewas.


Bentrok senjata antara polisi dengan militan NIK di Arab SaudiDalam suatu operasi penangkapan para militan yang diduga berkaitan dengan organisasi Islam Sunni NIIS (ISIS) yang telah berganti nama menjadi Negara Islam Khalifah (NIK), laporan pemerintah Saudi tertanggal 24 November 2014 mengatakan 7 orang telah tewas dalam peristiwa saling tembak, dua diantaranya adalah dua petugas polisi.
Operasi ini berkaitan dengan penyerangan bersenjata api pada awal bulan ini (3/11) di kota al-Ahsa (timur Saudi). “Tiga pria bertopeng melepaskan tembakan melalui senjata api otomatis dan pistol ke sekelompok masyarakat Shia, membunuh 5 orang dan melukai 9 orang lainnya. Sehari setelah penyerangan yang mematikan ini polisi segera mencari para pelakunya, saling tembak terjadi dan dua dari tersangka serta dua dari polisi tewas.
Empat militan NIK yang juga diduga ada dibelakang penembakan di al-Ahsa berhasil ditangkap pada operasi tersebut, Menteri Dalam Negeri Saudi berkata, dan menambahkan “total 77 orang yang diduga anggota sel NIK telah ditahan, 47 dari mereka kemudian dibebaskan.
Badan-badan keamanan telah menahan dokumen-dokument dan perlengkapan elektronik yang “menunjukkan hubungan antara organisasi terrorist ini dan NIK di luar negeri,” menteri tersebut menambahkan.
Pemerintah mengatakan mereka akan “menang setiap orang yang bergabung dengan kelompok terrorist NIK, entah mereka yang bersimpati kepada pemimpinnya (Bagdadi), atau partisipan, pendukung, pemberi keuangan, atau mereka yang menutup-nutupi.”
Dua orang Saudi dan seorang Qatar tewas ketika mereka menolak menyerah, termasuk dua petugas keamanan, menteri berkata.

Kerajaan Arab Saudi sejak bangkitnya NIK di Syria dan Irak, telah mengambil tindakan-tindakan preventive di dalam negara maupun di perbatasan negaranya. Raja Saudi juga aktiv mendorong negara-negara Arab Teluk lainnya untuk membendung gerakan para organisasi Islam militan di Timut Tengah dan di luar – memberi bantuan keuangan untuk pemerintah Mesir dan Libanon, bekerja sama secara rahasia dengan pemerintah Israel. Posisi Negara Arab Saudi sangatlah memegang peranan penting saat ini, negeri ini adalah pusat lahirnya agama Islam sejak beberapa tahun belakangan ini pemerintah telah berusaha melenyapkan hal-hal yang berkaitan dengan ‘radikalisme Islam.’ Kerajaan Saudi juga telah menerbitkan Qur’an berbahasa Inggris (1999) disebut “The Nobel Quran.”

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

AS: Rakyat mengharapkan Pemerintah mengikuti jejak Arab ”menutup organisasi Islam radikal”


Minggu lalu, Saptu 15 November negara Persatuan Emirat Arab (PEA / the UAE) telah menyatakan organisasi Islam Sunni the Muslim Brotherhood (asal Mesir) dan puluhan organisasi Islam lainnya sebagai organisasi-organisasi terrorist, ada 83 kelompok. Dalam daftar tersebut termasuk di dalamnya: NIK (the Islamic State Caliphat), the Nusra Front yang bergabung dengan al-Qaida. Keputusan ini adalah suatu langkah yang lebih tegas setelah pemerintah PEA dan Kuwait bekerja sama dengan raja Arab Saudi memberi bantuan uang 12 milyar Dollar AS bagi pemimpin Mesir yang menggulingkan president Mesir Morsi (orang kuat dari the Muslim Brotherhood). Rontoknya Mr. Morsi diikuti dengan penangkapan para tokoh dan pengikut MB lainnya dan dilarangnya kembali MB di bumi Mesir, juga Hamas.
Negara Arab Saudi sejak bulan Juli, segera setelah memberi bantuan uang tersebut, telah menyatakan organisasi-organisasi Islam yang sama di atas sebagai “organisasi terrorist.”
Pemerintah Qatar pada bulan November ini juga membuat pernyataan serupa setelah Arab Saudi, Bahrain dan negara-negara Arab Teluk lainnya mengancam untuk memboikot kegiatan olah raga internasional di Qatar. Pada bulan September pemerintah Qatar telah mengusir tokoh-tokoh penting Muslim Brotherhood, setelah negara-negara Arab sekitarnya komplain dan memberi sangsi kepada Qatar. PM Irak juga pernah menuduh Qatar mendanai Islam radikal mengacau irak. Di duga mereka yang terusir menyelinap masuk ke Inggris.
Pada awal gerakan Jalan Arab melanda negara Syria, semua negara-negara Arab telah mendukung secara keuangan kelompok-kelompok organisasi militan Sunni di atas untuk meruntuhkan president al-Assad (Shia Alawit Islam) dukungan Iran. Menguatnya kembali Muslim Brotherhood di Mesir saat Jalan Arab melanda president Mubarak (2011-12), MB sebelumnya termasuk organisasi Islam terlarang di Mesir sejak militan MB mengasasinasi president Anwar Sadat, dan ditambah dengan lahirnya NIK di bawah pimpinan Bagdadi telah membuat banyak negara Arab berputar haluan, kecuali Qatar.
Amerika Serikat. Jaringan Islam radikal telah lama diketahui hadir di tanah AS. CIA (suatu badan intelligent Amerika) dalam suatu operasi rahasia atas kantor organisasi Islam Council on American Islamic Relations (CAIR) ditemukan berkas-berkas rencana aksi jihad di dalam AS. CAIR adalah organisasi Islam terbesar di AS. Bukti juga menguatkan bahwa CAIR memiliki hubungan kuat dengan MB. Itu sebabnya pemerintah Mesir ingin membawa president Obama ke pengadilan internasional ICC di Den Haag karena dukungan Mr Obama atas MB di Mesir.

Baca juga:

Dengan bukti-bukti dan menangnya partai Republik di kursi kabinet minggu kemarin membuat
rakyat AS ingin menghidupkan kembali rancangan undang-undang yang pernah diajukan oleh Michelle Bachmann yakni menyatakan secara hukum MB sebagai organisasi Terrorist. Jika hal ini berhasil maka CAIR akan mungkin bisa mati bertelut.
Corey Saylor, direktur dari CAIR, secara rutin menyebut kritik-kritik dari non-Muslim atas CAIR sebagai ”Islamophobic.” Nampaknya negara-negara Islam yang juga mengeritik CAIR dapat ada dipanggil ”Islamophobic.” WND.com
Britania Raya. Bulan lalu pemerintah Inggris telah melakukan tindakan nyata atas MB dan yayasan derma Islam yang memliki jaringan dengan MB di negaranya.
Koran Telegrap Inggris melaporkan bahwa badan-badan keamanan Inggris telah menemukan jaringan luar negeri Muslim Brotherhood di dalam Inggris; beroperasi pada tiga pos utama London, Istambul (Turki) dan Doha (Qatar).
Pemerintah Inggris pada suatu laporan komisi yang tidak diterbitkan menyatakan the MB memiliki jaringan sediktinya dengan 60 (enam puluh) yayasan derma (charities) di Britania Raya (UK) dan bahkan dengan saluran-saluran TV (juga di UK).
Telegrap menulis, pemerintah Inggris tidak bisa mengawasi setiap orang yang berhubungan dengan MB tersebut, namun akan menghancurkan jaringan MB tersebut melalui:
Investigasi ke dalam pendanaan yang adalah secara efektif merupakan “garis-garis depan” untuk MB
Penyelidikan pendanaan MB dan jaringan-jaringan para kelompok jihad di luar negeri.
Melarang para tokoh Islam yang berkaitan dengan kelompok tersebut dari negara-negara seperti Qatar dan Turki masuk ke Britania untuk kegiatan-kegiatan kampanye dan konferensi.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kabinet PM Benjamin Netanyahu menyetujui RUUD memperkuat status ‘Negara Yahudi’


.Hari Minggu, 23 November 2014, Kabinet menyetujui, dengan suara 15 lawan 7, suatu rancangan undang-undang dasar (ruud) yang akan membuat resmi secara hukum status Israel sebagai “Negara Yahudi,” IsraelToday News melaporkan.
Hasil keputusan kabinet ini akan di bawa ke rapat Knesset (Parlement) minggu ini untuk disetujui sebagai hukum atau ditolak. (Catatan: di Israel hari pertama mingguan dimulai sejak hari Minggu, dan berakhir pada hari Sabtu, disebut hari Sabat).
RUUD ini bertujuan melegalkan hak-hak kewargaan orang-orang Yahudi Israel, yang juga akan menguatkan hak-hak pribadi dari semua minoritas.
Secara praktis, itu berarti hanya orang-orang Yahudi yang dapat mengklaim untuk bendera nasional, lagu kebangsaan dan hak-hak imigran.
Dalam kenyataannya, jika RUUD ini menjadi sebuah Hukum resmi, Hukum tersebut tidak merubah apapun, sebab bendera dan lagu kebangsaan sudah sesuai dengan kebangsaan Yahudi, dan hanya orang Yahudi yang diijinkan untuk ”hak pulang ke tanah air.” Perkara yang terakhir sudah berlaku sejak lama.

Baca juga:

PM Netanyahu dan pemimpin lainnya hanyalah ingin menjadikan kondisi yang selama ini telah berjalan tersebut menjadi ”legal di bawah hukum negara Israel,” sebab saat-saat ini orang-orang Palestina dan beberapa elemen-elemen Arab di Israel sedang mencoba merendahkan kebangsaan orang Yahudi secara alamiah dan mencoba ”menciptakan sebuah negara di dalam sebuah negara” (memakai istilah PM Netanyahu). Pihak luar (PBB dan UE dan AS) menyebutnya ”dua negara dalam satu tanahair.”
Pemimpin Israel yang tidak setuju dengan ide dari RUUD tersebut menyebutnya sebagai “rasis” terhadap para minoritas.
IsraelToday menulis bahwa para oposisi dari RUUD ini nampaknya gagal memperhitungkan point-point yang Mr. Netanyahu telah buat pada draf aslinya.
PM Israel, – yang terkenal akrab dengan kelompok-kelompok minoritas (Aram, para orang Arab Kristen dan Islam yang bergabung dalam militer Israel misalnya) – secara keras mengeritik siapapun, baik di dalam Israel atau masyarakat internasional, yang menyerukan lahirnya “dua-negara dalam satu tanah-air” tetapi menolak RUUD tesebut, ia berkata: “Mereka terburu-buru untuk mengakui sebuah negara masyarakat Palestina, tetapi mereka secara keras menolak sebuah negara masyarakat Yahudi.”
“Mr. Netanyahu telah membuat orang Palestina mengenali Israel sebagai “negara Yahudi” sebuah batu penjuru dari posisinya sehubungan negosiasi-negosiasi damai,” Laporan menulis.

Bacaan berkait:

Referensi:

Netanyahu Government Approves ‘Jewish State’ Law

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Israel: Turis dari negara-negara Islam naik pesat (Pemerintah Israel)


Mohonkanlah damai sejahtera atas Yerusalem, biarlah mereka yang mangasihi engkau menjadi sentosa (Mazmur 122:6)

Pelabuhan Udara Ben Guiron Israel Welcoming youLebih dari 250.000 turis dari negara-negara mayoritas Islam dan Arab yang tidak memiliki hubungan-hubungan deplomatik dengan negara Isreal telah tiba di tanah Israel sejak tahun 2009, koran kabel Israel Ynetnews.com melaporkan (16/11/2014)
Lebih dari 250.000 turis tersebut telah berkunjung secara diam-diam. Hampir semuanya tiba di Israel untuk alasan-alasan keagamaan (berkunjung ke-tempat-tempat bersejarah dan perayaan-perayaan besar Israel, seperti Perayaan Hari Pondok Daun atau the Feast of Tabernacle), tetapi beberapa juga datang untuk urusan bisnis dan berbelanja.
Separuh dari jumlah turis tersebut adalah berasal dari Indonesia! Perincian terhitung sejak tahun 2009:
Turis Indonesia: 124,719 turis (sejak 6 tahun yang lalu); pada tahun 2013 tiba 29,517 orang, berarti lebih dari tiga kali lipat dibanding jumlah turis Indonesia yang berkunjung ke Israel di tahun 2009 (9,442 orang). – inilah sebabnya mengapa bangsa dan negara Indonesia diberkati YAHWEH di dalam banyak hal dalam waktu 10 tahun belakangan ini khususnya!, lihat Kitab Kejadian 12:3 dan 22:18.
Turis Malaysia. 23.483 turis (sejak 6 tahun yang lalu); 583 turis di tahun 2009, tahun 2013 meningkat menjadi 7.859 turis.
Mesir: 13.333 turis, termasuk 4.368 turis sejak awal 2014 (dibanding hanya 1.018 orang di tahun 2009).
Jordania: 81.575 turis; berarti meningkat dua kali lipat dibanding sejak 2009.
Marokko. 6,440 turis; Sudah ada 2.239 turis Marokko sejak awal 2014, dibanding hanya 658 turis di sepanjang tahun 2009.
Kuwait: 200 turis
Persatuan Emirat Arab (UAE): 168 turis
Oman: 73 turis
Qatar: 73 turis
Arab Saudi: 38 turis

Pemandangan Kota Yerusalem Israel

Laporan juga menulis bahwa para turis dari negara-negara ini (sejenis yang ada di daftar) meminta untuk imigrasi Israel tidak mensempel pada Passport mereka ketika masuk atau keluar Israel agar mereka tidak mendapat masalah ketika mereka masuk berkunjung ke negara-negara Arab, itu disetujui oleh pemerintah Israel.
Para turis Arab dan negara-negara mayoritas Islam ini tiba di Israel melalui Pelabuhan Udara Ben-Gurion (di Tel-Aviv) dan atau melalui negara Yordan lewat darat atau air.
Sebuah persatuan ikatan turis di Turki telah mengumumkan kepada sebuah koran bahwa organisasinya akan membawa sekitar 100.000 turis Turki untuk berkunjung ke ibukota Israel Yerusalem di tahun 2015 ”Tahun Yerusalem” sebagai lambang ikut terlibat untuk proses damai bagi kota tersebut melalui penambahan jumlah turis.

Kemudian akan terjadi, bahwa setiap orang yang ketinggalan dari segala bangsa yang datang melawan Yerusalem, mereka akan datang dari tahun ke tahun untuk bersujud kepada Raja, YAHWEH Tsebaot, dan untuk merayakan hari raya Sukkot (Pondok Daun).
Dan akan terjadi, bahwa dia yang tidak naik dari kaum-kaum di bumi ke Yerusalem untuk bersujud kepada Raja, YAHWEH Tsebaot, maka bagi mereka tidak akan turun hujan. (Zakharia 14:16-17)

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Irak: Khalifah Ibrahim, pemimpin NIK luka parah, puluhan lainnya tewas


Peta Al-Qaim Para Pemimpin NIK terpukul parah oleh serangan udara ASKoran kabel Arab berbahasa Inggirs melaporkan bahwa Khalifah Ibrahim pemimpin Negara Islam Khalifah (Abu Bakr al-Bagh) telah mendapat luka-luka yang parah ketika serangan udara yang dipimpin oleh Amerika Serikat (AS) yang mentargetkan kota perbatasan Irak Barat dekat al-Qaim, sumber-sumber pemimpin kampung berkata kepada Al-Arabiya News.
Mohammad al-Karbuli, MP dari propinsi Anbar menambahkan bahwa serangan udara yang mentargetkan para pemimpin NIK di dekat al-Qaim telah membunuh puluhan orang dan melukai yang lainya, membuat rumah sakit di kota itu banjir dengan jumlah pasien.
Saksi-saksi mata berkata bahwa para pejuang NIK telah memakai alat-alat pengeras suara untuk mendorong penduduk setempat menyumbangkan darah.

Koran Israel melaporkan bahwa petugas intelligen Irak meneguhkan hal serupa dengan mengutip pernyataan Jurubicara NIK pada Twitternya yang “berharap agar ia cepat sembuh.” Dari Twitter yang sama tersebut, tertulis dalam bahasa Arab, juga tertulis “Dan apakah kalian berpikir bahwa (Negara Islam) Khalifah akan berakhir ketika Khalifah meninggal?”
Kantor berita Reuters mengutip dua saksi mati yang berkata sebuah serangan udara mentargetkan sebuah gedung dimana para senior NIK sedang mengadakan pertemuan di dekat al-Qaim.

Catatan: Media internet telah menjadi alat propaganda terror dan rekruitment NIK yang mujarab, namun juga racun ampuh yang mematikan bagi dirinya sendiri. Pada dasarnya Media adalah netral, itu sama seperti  sebuah pisau tergantung sipemakainya – untuk alat dapur dan kerja, atau sebaliknya untuk tindakan kriminalitas. Pada kasus luka parah Bagdadi dan tewasnya para orang penting NIK idi sini, ini adalah menggenapi ayat-ayat Firman Elohim yang dikatakan Raja Daud dan Raja Salomo:

  • But you, God, bring them down to the Pit of corruption; bloodthirsty and deceitful people will not live out half their days. But I put my full confidence in you. (Psalms 55:23, ISV)
  • Whoever digs a pit will fall into it, and the stone will come back on whoever starts it rolling. (Proverbs 26:27, ISV)

Pusat Komando AS mengkonfirmasikan dalam suatu pernyataan bahwa serangan udara AS telah melakukan hal itu pada malam Jumat, tanpa memberi konfirmasi entah Bagdadi terbunuh atau tidak, AFP melaporkan.

Sumber lain mengatakan bahwa Bagdadi sebelumnya telah melarikan diri dari Raqqa, Syria ke Mosul (Irak) ketika AS melakukan serangan udara mentargetkan kota tersebut yang telah dijadikan oleh pemimpin NIK ini sebagai “Ibukota dari Negara Islam Khalifah.

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Pasangan Kristen di Pakistan tewas dibakar karena tuduhan PALSU membakar Kuran


Demo batalkan Hukum-hukum Penghujatan Agama Islam di PakistanAniaya dan pembunuhan kembali terjadi atas orang Kristen di negara Pakistan, negara dimana 97% dari 180 juta penduduknya adalah penganut agama Islam. Kristen dan Katolik di Karachiturun kejalan memprotes kejadian tersebut.
Sejak Jenderal Zia-ul-Haq membuat undang-undang penghujatan untuk membela agama Islam di tahun 1980an, kelompok-kelompok agama minoritas telah mengalami diskriminasi berat oleh pemerintah Pakistan maupun para orang Islam Sunni Pakistan.
Peristiwa main hakim sendiri anti-Kristen ini terjadi Kasur, profinsi Punjab Selasa pagi 4 November 2014. Shahzad Masih dan Shama Bibi (isteri dari Shahzad M. Immanuel) telah dibakar gerombolan orang Islam yang marah – karena terhasut.
Pagi dinihari (4/11/2014) Mesjid-mesjid di sekeliling lima desa telah memanggil orang-orang Islam untuk berkumpul – bukan untuk memanggil jemaatnya sembayang – untuk melakukan kekerasan kepada pasangan Kristen yang telah dituduh oleh bosnya Shahzad, pemilik pabrik pembuatan batu bata.
Berbondong-bondong orang Islam datang ke pabrik batu bata milik Yousaf Gujjar untuk ‘mendisiplinkan’ keluarga Immanuel ini. Massa menyiksa Shahzad dan isterinya yang sedang hamil, lalu melemparkan mereka hidup-hidup ke dalam dapur pembakaran batu bata yang sedang membara tersebut.

Martir Punjab Pakistan Shafqat Emmanuel dan Shugufta EmmanuelPasangan Kristen ini tewas. Laporan berkata, “Ketika pasanga Kristen itu sedang terbakar dan berseru-seru bahwa mereka tidak melakukan seperti apa yang dituduhkan kepada mereka, jawaban para orang Islam tersebut adalah jeritan-jeritan yang tidak menolong sama sekali yakni “ALLAH hu akbar” “mampus untuk para penghujat” dan “bunuh para Kristen infidal.” Jeritan para Islam yang tidak terkendali ini telah membuat orang-orang Kristen di kelima desa tersebut segera meninggalkan rumah mereka untuk menyelamatkan jiwa mereka.
Perintah Muhammad kepada umatnya untuk “memukul para bukan-orang Islam dengan terror” nampak masih diterapkan oleh pengikutnya sampai saat ini dan mereka bangga karena memang cara ini bekerja baik. Baca ini: Prophet of Doom bab: Legacy of Terror dan
Jihad.
Orang-orang Islam di Barat berkata bahwa ”ISLAM adalah agama damai,” namun di mana orang Islam adalah mayoritas, apalagi memakai hukum Islam, disebut Hukum Sharia sebagai Hukum Negara (dikenal sebagai ”Negara Islam”) seperti Pakistan, Iran, Somali, Sudan contohnya maka tanpa diragukan bahwa kekerasan dan terror selalu menekan kelompok minoritas.
Bacaan berkait:

Islam Pakistan memakai Hukum Hujat untuk menganiayaya orang KristenDi Pakistan, banyak orang Kristen bekerja sebagai pembantu rumah tangga, pembuat batu bata dan pekerjaan kasar lainnya. Diskriminasi terhadap kelompok minoritas begitu besar di Pakistan, khususnya terhadap orang Kristen – hanya karena mereka beriman kepada Yeshua. Banyak kejadian seorang Kristen meminjam uang kepada tuan mereka yang orang Islam tersebut, semakin lama bekerja bukan bertambah baik tetapi akan semakin terjerat yang berakhir pada perbudakan Islam abad 21.
Pembunuhan main hakim sendiri atas suami-isteri Emmanuel ini terjadi setelah delapan hari pengadilan di kota Lahor (terletak di utara kota Kasur) membuat keputusan hukuman mati atas pria Kristen lainnya atas tuduhan menghina nabi Islam, Muhammad, dalam suatu percakapan saat mabuk dengan teman Islamnya. Orang Kristen Pakistan lainnya yang masih dipenjara menanti hukuman mati adalah Asia Bibli atas tuduhan sejenis di November 2010.
Kasus ’penghujatan atas Islam’ pada keluarga Emmanuel yang sebenarnya: Shahzad karyawan pabrik batu bata, dan Shama Bibi, isterinya, karyawati di sebuah sekolah missionari setempat, mereka memiliki empat anak kecil Ambrose (13), Danish (10), Sarah (7), dan Amir (5).
Pasangan ini dituduh telah mengirim SMS (text message) yang menghujat pada 18 Juni 2013, menghina Anwar m. Goraya (president asosiasi Tehsil Bar) dan Malik M. Hussain (businessman). Pada SMS itu tertulis nama Shahzad. Polisi memaksa mereka untuk mengakui, dan menaham mereka termasuk 4 anak mereka. Polisi mendaftarkan pengaduan tersebut di bawah Seksi 295-B (menghina Kuran; perjara seumur hidup), 295-C (menghina nabi Muhammad; hukuman mati, dan 25-D (menggangu orang lain, maximum 3 tahun perjara). Di pengadilan Tertuduh menolak tuduhan tersebut dan tidak tahu menahu tentang hal itu. Penasehat Hukum dari tertuduh, Nadeem Hassan meminta bukti tuduhan dihadirkan di pengadilan, namun mereka tidak bisa membuktikan, dan juga tidak bisa menghadirkan bukti nyata lainnya yang bisa menyerang pasangan Kristen tersebut. Bagaimanapun – Pengadilan Pakistan memutuskan hukuman mati atas Shahzad dan Shama.

Bacaan berkait:

Kristen Pakistan demo anti-Hukum Hujat Islam yang disalah gunakanPenasehat Hukum dari tertuduh, Nadeem Hassan, bercerita bahwa pejabat-pejabat hukum dan penasehat hukum dari Lahore yang mewakili penuduh telah terus menerus menekan Hakim. Tuduhan mengirim SMS berisi penghujatan juga telah terjadi kepada banyak orang Kristen Pakistan dan kelompok minoritas lainnya seperti Islam Shia dan Ahmadiah. Morning Star News menulis.
Farooq Sulehria, peneliti dan aktivist politik: “Investigasi-investigasi akanlah membuktikan bahwa tuduhan-tuduhan penghujatan melawan pasangan tersebut adalah palsu. Menurut laporan-laporan yang belum dikonfirmasikan, mereka telah ribut soal gaji dengan boss Muslim mereka pada pabrik dapur pembakaran batu bata. Segala sesuatu yang lainnya mengikuti setelah itu,” kata Farooq kepada media pemerintah Jerman terkenal Deutsche Welle (www.DW.de). Farooq adalah orang Pakistan yang tinggal di Inggris.
Imran N. Siddiqui, aktivist masyarakat di Islamabad: ”Undang-undang Penghujatan adalah doktrin buatan-manusia dan bukan wahyu sorgawi. Opini publik membawa banyak beban dan dapat mempengaruhi keputusan pengadilan. Kita harus menciptakan narasi alternatif untuk mengalahkan wacana ekstremis tersebut di negara ini. Ini adalah ujian bagi hak-hak minoritas di Pakistan.
Farrukh Harrison aktivist dari the Christian advocacy group World Vision in Progress  mengkomentari perkara ini di Morning Star News sebagai “sikap pengadilan yang melenceng,” ia berkata: Jemaat Kristen Pakistan protes atas pembunuhan Shehzad dan Shama
“Hakim telah menolak permintaan kami sehubungan bukti yang tidak memadai dari Penuduh
“Mengapa Shagufta (Shama Bibi) diberikan hukuman mati ketika polisi mengklaim bahwa suaminya yang telah berbuat kesalahan?
“Bukankah ini penghinaan keadilan bahwa pasangan miskin telah divonis untuk sebuah kejahatan yang tanpa motif?
“Pertanyaannya adalah motif apakah yang mungkin ada dari pasangan ini untuk melakukan kriminal tersebut pada tempat pertama. “Mereka tidak berpendidikan, orang-orang yang miskin, yang seluruh kehidupannya adalah dibatasi hanya kota mereka sendiri.”
Dr. Nazir S Bhatti, President of Pakistan Christian Congress, ”Ada kasus-kasus penghujatan terdaftar di lebih dari belasan kantor-kantor Polisi dimana pengadilan-pengadilan telah memerintahkan menahan seorang Muslim pemilik media, dan artis-artis Muslim dari sebuah saluran TV, tetapi tidak seorangpun berani menangkap mereka, namun pada tuduhan penghujatan yang palsu polisi menaruh orang-orang Kristen di balik teraris besi (memenjarai) dan para pengadilan menghadiahkan mereka hukuman-hukuman mati yang menunjukkan bahwa hukum-hukum penghujatan adalah hanyalah dijadikan hukum untuk mentargetkan para penganut agama minoritas di Pakistan.”

Diskriminasi agama di Pakistan bukanlah perkara baru, tetapi itu sudah bertumbuh secara pesat dalam beberapa tahun terakhir ini. DW menulis.

Bacaan berkait: (diambil dari Penjalabaja.wordpress.com)

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya.