USA: Berulangkah Sejarah Perang Sipil abad ke 18?


Presiden Barak Obama dan dukungannya membangun mesjid di bekas tempat Twin Tower yang  hancur pada peristiwa terroris 11/9 semakin membuat panas temperatur emosi negara Amerika Serikat (USA). Perisai ”hak kebebasan beragama” yang dipakai oleh Muslim USA, dan Obama untuk pembangungan mesjid dihadapi oleh perisai ”hak jiwa kebangsaan dan peringatan terror 11/9” oleh orang non-Muslim USA (Kristen Protestan dan lainnya).

Pro-pembangunan mesjid menuduh lawannya sebagai prejudis, intoleran dan Islamopobia  (ketakutan terhadap Islam yang tidak masuk akal). Sedangkan Anti-pembangungan mesjid menuduh lawannya tidak punya perasaan dan rasa malu, bahkan lebih jauh: ingin merebut negeri ini dan menjadikan negara Islam, dengan pembangunan mesjid adalah sebagai bendera kemenangan.

USA saat ini benar-benar sedang ada di dalam kesulitan yang besar, ekonominya belum pulih,  orang yang tidak punya rumah semakin banyak, dan tentunya pengangguran semakin meningkat, dan sekarang ditambah dengan ketidak stabilan politik dan sosial. Beda pendapat diantara penduduk adalah masalah ringan, namun jika dalam sebuah negara para pemimpin negaranya dan bangsanya berbeda pendapat ini merupakan suatu peringatan besar. Perang Sipil Amerika mungkin akan terjadi lagi

Melihat ”jiwa dan pikiran” negara USA dengan benar haruslah melihatnya bagaimana negara ini berdiri, periode 10 tahun belakangan dari sekarang atau apalagi hanya 5 tahun kemarin hanyalah ”buah” atau ”gelombong permukaan laut.” Alkitab mengajar kita untuk melihat ”akar” dari setiap ”buah” atau ”kekuatan di bawah laut” dari setiap badai” yang muncul. Yeshua memakai istilah akar dan buah untuk makna rohani, dan Perjanjian Lama, istilah yang sama (disebut ”nubuatan”) untuk makna eksistensi negara, Israel yang terutama dan negara-negara tetangganya pada umumnya. Melupakan sejarah Amerika ini, berarti Anda termasuk orang yang terkena propaganda politik, tertipu. Tertipu oleh agenda New World Order.

Mari kita lihat kebelakang peristiwa besar di USA.

  • 60 tahun terakhir –   1964 World Trade Corporation lahir di New York, 1962 lokasi gedung ditetapkan dan setahun kemudian Master Plan ditetapkan. 1966 contruksi  bangunan WTC dimulai – dengan struktur tulang-tulang beton yang unik. 11/9/2001 dihancurkan oleh terrorist link ke Osama bin Laden (lulusan USA).
  • Gelombang efek dari serangan 11/9 menghasilkan keruntuhan ekonomi USA, bank-bank besar bangkrut di tahun 2008. Presiden G.W. Bush menjanjikan 250B USD.
  • Dan jangan lupa badai Katrina yang menghancurkan wilayah Louisiana pada Agustus 2005, wilayah yang penuh dengan orang kulit hitam. Dan mendapat sedikit bantuan perbaikan dari pemerintah USA.
  • Setelah tahun 2008, USA seperti sebuah tanah yang siap ditaburi benih. Presiden kulit hitam pertama, berlatar belakang agama Islam, dinobatkan (2008). Dan Agustus 2010, Obama mendukung pendirian mesjid di lokasi 11/9 New York ini.

Ini bukanlah “buah” dari benih, namun baru bunganya, segera ketika masa berbunga habis, maka kita akan lihat buah dari benih aslinya.

Mychal Massie, seorang pemimpin politik  dari masyarakat kulit hitam yang terkenal – menanggapi dukungan Obama yang kuat untuk membangun Mesjid dan menghubungkannya dengan orang-orang White House yang mencoba untuk menyakinkan masyarakat USA bahwa Obama adalah seorang Kristen sungguhan – sangat meragukan Kekristenan Obama. Massie menyatakan bahwa Obama mungkin saja bukan seorang Muslim, tetapi saya yakin juga dia bukan seorang Kristen. Seorang Kristen sungguhan, seorang lahir baru, adalah seorang yang menaruh imannya dan kepercayaannya dalam pribadi dan pekerjaan Yeshua Ha Mashiah – termasuk korban kematian-Nya di salib sebagai penebusan untuk dosa-dosa kita, penyaliban dan kebangkitan-Nya …
Ini bukanlah tentang warna atau ras, Massie menandaskan – ia juga orang Negro. Saya tidak melihat (bukti-bukti seorang Kristen lahir baru) dalam Obama, katanya.

Sejarah berdirinya negara USA. Benih asli USA ditemukan pada “bagaimana dan mengapa orang-orang Eropa berimigrasi ke tanah Amerika.” John Cabot (orang Itali yang berimigrasi ke Inggris) melalui dukungan keuangan Raja Henry VII (1457-1509) ia menemukan dan menamai benua ini New World Amerike pada pelayarannya yang kedua di tahun 1494,  yang dikenal sekarang sebagai benua Amerika. Para sejarawan modern menulis pelayaran Cabot pertama ialah tahun 1497, dan menyatakan Columbus (Katolik Spanyol) orang pertama Eropa yang menemukannya. Konflik Penemuan Amerika ini bukanlah masalah utama di sini.

Sementara itu di Eropa tekanan gereja Roma Katolik semakin keras terhadap kelompok Kristen yang tidak mau menerima doktrinnya, dan ada pada puncaknya saat Dr. Martin Luther, pastor Roma yang murtad, menempelkan 95 thesis penolakannya melawan doktrin gereja Roma (periode 1517-1519), mencetuskan Gerekan Reformasi Gereja di Eropa. Remormasi Gereja abad 16 ini melahirkan aniaya besar bagi para pengikut Reformasi, khususnya di Perancis, menggenapi perkataan Yeshua: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat. (Yoh 3:19)

Orang-orang Protestan di bakar pada abad ke 16 dan di guillotin di abad ke 18, menimbulkan gelombang-gelombang besar imigrasi orang Eropa ke Amerika sejak itu.
1784 Vatikan menawarkan pelabuhan-pelabuhannya untuk kapal dagang USA, yang diterima dengan baik. USA lupa bahwa Vatikan adalah negara-agama, dan presidennya adalah Paus. Hubungan diplomatik dimulai. – artinya USA menerima doktrin gereja Roma apa adanya, tidak boleh turut campur. Lupa akan Remormasi Gereja abad 16.
17/9 1787 Konstitusi USA dinyatakan.
USA semakin makmur, dan menjadi idaman untuk semua kalangan orang Eropa. Budak-budak Afrika dan Karibia dikirim ke Amerika.
Antara tahun 1774 dan 1804 semua negara bagian Amerika utara melarang perbudakan. New York dan New Jersey pelarang perbudakan berjalan secara perlahan-lahan. Bagian selatan (hidup dari bertani) menentang.

Abraham Lincoln, seorang ahli hukum Protestan yang terkenal jujur, dan anti perbudakan, terpilih menjadi presiden (Maret 1861). Ia adalah bekas pembela hukum Charles Chiniquy (pastor Roma di USA yang murtad ke Protestan, dan dibawa kepengadilan dengan tuduhan palsu), dan Lincoln berhasil melepaskan pastor ini dari hukuman mati  pada 1853 (yang dipasang oleh pemimpin gereja Roma USA).[bab 58]Pendiriannya membela kebebasan masyarakat (civil liberties) menjadikan ia salah satu presiden terbaik USA, dan sekaligus ancaman paling besar gereja Roma – yang mengklaim pemegang hukum yang utama dan universal. Lincoln, segera sesudah persidangan, bertanya: “Father Chiniquy, apa yang kamu tangisi?” Dijawab dengan sedih, bahwa kemenangannya ini ia takut akan membunuh Lincoln, sebab pastor ini yang 50 tahun berpengalaman di bawah gereja Roma sadar siapa itu gereja Roma. Anda perlu baca bab 59 untuk mengerti pikirannya.

Menangnya Lincoln dalam pemilihan presiden USA (ke 16), dipandang sebagai ancaman oleh para pemimpin negara bagian selatan, dan khususnya Roma.
Perang sipil meletus segera – pada bulan berikutnya – setelah Lincoln menjadi presiden, Chiniquy berkata: dipimpin oleh Jeff Davis, seorang Roma Katolik, dibawah tanda dan nama Demokrasi. Ia menambahkan (bab 59):

Yes! without Romanism, the last awful civil war would have been impossible. Jeff Davis would never have dared to attack the North, had he not had assurance from the Pope, that the Jesuits, the bishops, the priests and the whole people of the Church of Rome, under the name and mask of Democracy, would help him.

Tahun 14 April 1865, presiden besar USA ini diassassin oleh pria berpestol. Saat itu juga Perang Sipil (620 ribu korban jiwa dan lebih dari 400 ribu luka-luka) berakhir,  dan tidak lama kemudian Perbudakan berakhir (4 juta budak terbebas). Darahnya mempersatukan USA dan memerdekakan para budak. Perang Sipil (April 61- April 65) ini dikenal juga sebagai Perang Antara Negara-negara Bagian (War Between the States).
Presiden ini berkata kepada pastor Chiniquy, ia percaya jika Roma tidak turut campur, maka Perang Sipil (yang masih berlangsung saat itu) akan sudah berakhir.

Chiniquy, setelah 20 tahun mengadakan penelitian yang keras, sangat yakin bahwa Lincoln dibunuh oleh agent ’CIA’ Jesuit Sociaty gereja Roma Katolik. Pembunuhan berdarah pada pukul 10 malam itu, telah diketahui oleh kalangan Katolik tiga-empat  jam sebelum peristiwa assassin terjadi tulisnya  (baca bab 61).

Three or four hours before Lincoln was murdered in Washington, the 14th of April, 1865, that murder was not only known by some one, but it was circulated and talked of in the streets, and in the houses of the priestly and Romish town of St. Joseph, Minnesota. The fact is undeniable;

Kembali kepada “60 tahun terakhir” di atas, jika kita bertanya:

  • Mengapa keruntuhan WTC sudah digambarkan di dalam permainan kartu 1995 sebelum itu terjadi?
  • Mengapa porang-porandanya kedua gedung WTC begitu aneh – ada apa pada kontruksinya bajanya?
  • Mengapa para pemain 11/9 ini semuanya orang Islam?
  • Mengapa presiden yang tidak lahir di USA dan berlatar belakang Islam bisa terpilih?
  • Dan mengapa Pemerintah ingin membangun mesjid di atas reruntuhan WTC 11/9, dan tutup mata pada gerakan radikal Islam yang ingin menyatakan hukum sariah di tanah USA?
  • Para Pemimpin Negara yang cinta rakyatnya tentu tidak akan melakukan semua ini, bukan?

Saya berpikir semua ini adalah perencanaan yang matang “orang kuat” (jamak dalam kontek politik dan tunggal dalam kontek agama) untuk menghancurkan Konstitusi USA dan mematahkan Kebebasan Beragama dan Berpendapat penduduk USA.

Siapa “orang kuat” di balik semua peristiwa “60 tahun” di atas ini? Yang pasti itu bukan Mr. Obama! Lihat video Jesuit … takeover of America di bawah.

Banyak orang Amerika berpendapat “orang kuat” ini adalah Vatikan (ibu dari gereja Mormon dan ‘penasehat’ New World order), dengan tujuan akhirnya ialah menguasai USA dan kemudian menjadi penguasa tunggal dunia – kantor pusat PBB di New York, bukan!? Lihat Bacaan berkait di bawah.

Ketika negara dan agama menjadi satu badan di USA, maka kebebasan beragama di USA yang berdasarkan Konstitusinya akan hancur, dan Lafayette berkata: ”Jika kebebasan orang-orang Amerika hancur, mereka akan jatuh ketangan kepemimpinan gereja Katolik.” [bab 58, Cyniquy] – ribut soal hak pemilikan senjata dan pelarangannya yang ingin dikeluarkan di Amerika berakar dari pembantaian masyarakat Perancis yang menolak kekuasaan Roma Katolik di abad 17.

Untuk diingat: Vatikan adalah satu-satunya negara-agama di dunia yang dikepalai oleh pemimpin agama (paus). Dan AS satu-satunya negara di dunia yang memisahkan negara dengan agama yang berdasarkan konsitusi. Mereka seperti dua kutub yang berlawanan di dalam menjalankan pemerintahan negara mereka!

Apakah Roma memakai Baraq Obama untuk menciptakan Perang Sipil Amerika abad 21,  seperti Roma telah memakai  Jaff Davis pada Perang Sipil (1861-65) dan Adlolf Hitler pada Perang Dunia II (abad 20)? Kiranya Elohim menjauhkan rakyat Amerika dari malapetaka besar ini.

Banyak orang menafsirkan nubuatan Alkitab pada Wahyu pasal 13, binatang yang keluar dari dalam bumi/ tanah (11) adalah USA, jika hal ini benar maka kejatuhan negara USA ketangan Vatikan (12-15) sudah dekat. Memerlukan sedikitnya 134 tahun (terhitung sejak tahun 1784) untuk melihat ”benih”berubah menjadi ”buah.”

Firman Elohim berkata “Cinta akan uang adalah akar dari segala kejahatan (1Tim 6:10), dan sejarah dunia membuktikan: “Haus kekuasaan adalah akar dari segala penyembahan berhala dan anarkis.” (1Rj 12:26-33; 13:33-34)

Agama hanyalah permainan sekelompok manusia untuk menguasai manusia lainnya, hanya YAHWEH T’sabaoth (The LORD of hosts/ TUHAN semesta alam) yang mampu menyelamatkan manusia: Tetapi YAHWEH Semesta alam, Dialah yang harus kamu akui sebagai Yang Kudus; kepada-Nyalah harus kamu takut dan terhadap Dialah harus kamu gentar. (Yes 8:13)

Alkitab dan catatan-catatan sejarah menakutkan setiap orang yang hidup dalam kegelapan, namun pelita bagi kaki dan terang bagi jalan-jalan manusia yang cinta keadilan dan perdamaian. Anda boleh tidak setuju, tetapi itu adalah fakta!

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Kurdistan: Bangsa Tanpa Negara


Berapa banyak dari orang Indonesia yang tahu dimana letak Kurdistan atau pernah mendengar nama ”Kurdistan” sebelum membaca artikel ini? Suku bangsa yang tinggal di wilayah Kurdistan ini disebut Kurdi. Secara politik Negara Kurdistan (sampai saat ini) bisa dikatakan sama dengan Negara Israel (dari 723 BC sampai 1948 AD) – tanpa negara. Bangsa Kurdi terjajah dan terbuang dari tanah air mereka sendiri. Sampai sekarang sebagian besar tanah mereka masih dimiliki oleh negara-negara tetangga mereka. Kehadiran mereka sebagai suatu bangsa yang bernegara belumlah diakui oleh negara-negara tetangga mereka. Menurut K.N. Jamili, suku Kurdistan ini merupakan kelompok etnik keempat terbesar di Timur Tengah, setelah Arab, Persia dan Turky. Setelah suku Kurdi lalu Iran, Iraq dan Syria. Jumlah mereka sekitar 40 juta orang, dan … tanpa memiliki negara pemerintahan!

Mereka memiliki bahasa dan budaya sendiri. Dari jarak empat ratus meter pembaca akan dapat mengenali dengan mudah seorang pria Kurdi hanya dengan melihat celana panjang yang dipakainya. Alkitab mencatat empat nama kota di jantung wilayah Kurdistan:  Dari negeri itu ia pergi ke Asyur, lalu mendirikan Niniwe, Rehobot-Ir, Kalah dan Resen di antara Niniwe dan Kalah; itulah kota besar itu. (Kej 10:11-12). Dari ayat ini nampak bahwa nama kuno Kurdistan ialah Asyur. Dari peta-peta ini nampak bahwa Turky (43%), Iran (31%), Irak (18%), Syria (6%) membagi-bagi tanah orang Kurdi untuk mereka sendiri. Lihat peta. Garis-garis hitam pada peta ialah batas negara.   Perlu diingat bahwa mayoritas orang Kurdi beragama sama dengan negara-negara tetangga mereka, yakni Islam Suuni, dan sebagian kecil Islam Sufi. Dalam hal bangsa Kurdi ini kesamaan agama tidak mencamin persahabatan dengan negara-negara tetangganya. Dan bahkan dunia Internasional tidak perduli dengan bangsa yang tertindas ini. Tetapi jika aktivis Hamas diserang balik oleh Israel, seluruh dunia Islam ramai membuka mulut. Ada sesuatu yang salah di sini!

Ini beberapa contoh bagaimana tetangga Kurdistan menekan bangsa Kurdi dan tidak ingin orang Kurdi merdeka:

  • Di Turky: sampai tahun 1991 adalah kejahatan hukum bagi orang Kurdi berbicara dengan bahasa mereka sendiri sekalipun bukan di tempat umum. Sampai sekarang bahasa ini masih terlarang untuk dipakai secara umum. Beberapa tahun lalu, tentara Turky memasuki Irak Utara (Kurdistan Selatan) untuk memburu ’para terrorist’ Kurdi. PBB tutup mata.
  • Di Iran: orang-orang Kurdi tidak boleh memakai nama Kurdi mereka. Banyak dari mereka yang digantung dan masih mendekam dalam penjara oleh karena masalah kemerdekaan ini. Arab tutup mata, termasuk Barat.
  • Di Irak: Saddam Hussein mencoba memusnakan empat juta Kurdi-Irak. 300.000 (tiga ratus ribu) orang ’hilang’ antara 1983-1987. 4000 (empat ribu) desa orang Kurdi diracuni secara serempak,  membunuh 100.000 (seratu ribu) tambahan jiwa. Menebangi pohon-pohon mereka dan menghancurkan infratruktur mereka: rumah sakit, listrik, saluran air, dsb. Siapa yang perduli? NGO-NGO Kristen tentunya; kasih dan perhatian yang sama pada peristiwa Tsunami Aceh.

Dari dua contoh di atas (dan tentunya ribuan lainnya) bagaimana NGO-NGO Kristen menolong bangsa-bangsa yang beragama Islam yang tertimpa malapetaka, membuktikan bahwa Kuran salah! Orang Kristen TIDAK pernah terbukti MEMBENCI orang Muslim!!

Sekarang kita lihat kepada catatan Alkitab. Kejayaan Asyur (Kurdistan Kuno) sudah dikenal sejak 2700 tahun yang lalu, banyak bangsa ditaklukan oleh Asyur:  Damaskus; Syria (732), Tyre; Libanon (723 BC) dan Yehuda; Israel (701), juga Sidon; Libanon (677). Raja Asyurlah yang membawa bangsa Israel keluar dari tanah mereka, Kanaan, dan kemudian mengisinya dengan berbagai suku bangsa dari negara-negara yang dijajahnya (lihat peta!). Informasi lebih detil dan bukti-bukti firman Elohim tentang ini dapat di baca di ”Tanah Kanaan/ Israel/ Palestina dan kota Yerusalem milik siapa sebenarnya?” Apakah kondisi Kurdistan selama ratusan tahun belakangan ini adalah sebuah tuaian dari apa yang nenek moyang mereka telah tabur pada bangsa Israel, hanya Elohim yang bisa jawab dengan benar. Tepatnya Alkitab menelus bahwa Asyur dipakai Elohim saat itu sebagai cambuk dan tongkat-Nya untuk memurnikan Israel (Yes 10:5-6), yang menjadi masalah ialah Asyur bertindak diluar batas dari apa yang Elohim perintahkan kepadanya. Sehingga Asyur pun, dinubuatkan, akan dihukum. Alkitab berkata ”Tetapi apabila YAHWEH telah menyelesaikan segala pekerjaan-Nya di gunung Sion dan di Yerusalem, maka Ia akan menghukum perbuatan ketinggian hati raja Asyur dan sikapnya yang angkuh sombong. (Isa 10:12)- baca ayat 13 dan 14.

Bukan tugas manusia menghakimi sesamannya, sekalipun ada kemungkinan Elohim memakai suatu bangsa untuk menghukum bangsa lainnya seperti contoh di atas, namun perlu diingat bahwa kemarahan YAHWEH itu tidak selamanya, dan tujuan Ia menghukum bukanlah untuk menghancurkan tapi untuk menyempurnakan. Kebaikan hati-Nya ini bisa di lihat pada Yes 8:23 dan 9:1 (9:1-2 in English). Dengan kata lain, jika YAHWEH telah mengangkat hukuman-Nya terhadap suatu bangsa yang berontak kepada-Nya, bangsa yang dipakai sebagai cambuk dan tongkat-Nya haruslah berhenti menindas bangsa yang terhukum tersebut, jika tidak, maka Elohim sendiri akan menghukum si negara penghukum tersebut.

Hukuman YAHWEH atas negara Israel telah selesai, lahirnya kembali negara Israel (1948) adalah penggenapan nubuatan nabi-nabi. Jadi jika masih ada negara yang masih terus ingin menghukum Israel, negara tersebut sesungguhnya sedang melawan YAHWEH.

Hukuman atas Asyur (Kurdistan) pun sudah selesai,  Alkitab berkata: Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya. …ada waktu untuk membunuh, ada waktu untuk menyembuhkan; ada waktu untuk merombak, ada waktu untuk membangun; ada waktu untuk menangis, ada waktu untuk tertawa; ada waktu untuk meratap; ada waktu untuk menari … (Pkb 3:1-4)

Saatnya sekarang Elohim YAHWEH memulihkan Kurdistan seperti janji-Nya melalui nabi Yesaya: Pada waktu itu akan ada jalan raya dari Mesir ke Asyur, sehingga orang Asyur dapat masuk ke Mesir dan orang Mesir ke Asyur, dan Mesir akan beribadah bersama-sama Asyur. Pada waktu itu Israel akan menjadi yang ketiga di samping  Mesir dan di samping Asyur, suatu berkat di atas bumi, yang diberkati oleh YAHWEH semesta alam dengan berfirman: “Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel, milik pusaka-Ku.” (Yes 19:23-25)

Ayat ini berkata bahwa Israel bukan saja akan berdamai dengan Mesir dan Asyur, lebih dari itu Israel akan menjadi pendamai untuk keduanya!

YAHWEH mengasihi semua bangsa, termasuk Anda bangsa Kurdi, sebab Anda juga adalah ciptaan tangan-Nya. YAHWEH kiranya melihat air mata dan jeritan penderitaan Anda. Dan kiranya Dia mematahkan beban-beban berat di bahumu yang telah ditaruh oleh para tetanggamu. Lihatlah ke atas, bangkitlah dari perkabunganmu, sebab Dia sudah mendengar doa-doamu. Amin!

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Bahasa Mandarin meneguhkan kitab Kejadian


Sebuah buku berjudul The Discovery of Genesis (Penemuan kitab Kejadian) ditulis oleh C.H. Kang dan Ethel Nelson menjelaskan bahwa kata-kata dalam bahasa China (Mandarin?) berisi cerita peristiwa-peristiwa dalam kitab Kejadian. Kitab Kejadian ditulis oleh nabi Musa saat ia memimpin bangsa Israel keluar dari tanah Mesir, itu sekitar 1400 BC.

Buku ini memberi beberapa contoh:

Bahtera atau kapal laut atau boat
Kata perahu dalam bahasa Mandarin terdiri dari tiga bagian yang jelas.

perahu atau bejana + delapan + mulut atau orang = bahtera.

Perahu pertama yang tertulis di Alkitab adalah bahtera nabi Nuh tertulis:

Pada hari itu juga masuklah Nuh serta Sem, Ham dan Yafet, anak-anak Nuh, dan isteri Nuh, dan ketiga isteri anak-anaknya bersama-sama dengan dia, ke dalam bahtera itu, (Kej 7:13)
Jadi bahtera Nuh adalah sebuah perahu dengan delapan orang.

Menginginkan kepunyaan orang lain (Covet), keinginan.
Kata “covet”  atau “mengingikan kepunyaan orang lain” atau hasrat dalam bahasa Mandarin digambarkan dengan seorang wanita membuat keputusan antara dua pohon. Kejadian 2:8-9 menunjukkan kita bahwa ada dua jenis pohon bersebelahan yang harus dipilih, yang buahnya boleh dimakan dan yang tidak boleh dimakan. Hawa telah memilih yang salah, Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. (Kej 3:6)


“Dilarang.” Kata ini digambarkan dari dua pohon di atas sebuah karakter. Karakter ini adalah sebuah bentuk singkatandari sebuah kata Elohim dengan tambahan lengkungan kecil seperti mata pancing pada bawah tengahnya yang merubah  arti dari “Elohim” ke “Elohim memerintah atau mengabarkan.” Jadi kata “dilarang” berarti “Elohim membuat sebuah perintah tentang dua pohon.”

Bacaan berkait:

Team peneliti China dan Turky mengklaim bahtera Nuh telah ditemukan

Referensi

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Holokos / Holocaust: opini orang berpendidikan v.s. bukti sejarah


Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, … Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng. Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu! (2Ti 4:3-5) peta-kamp-konsentrasi-nazi1

Peristiwa Holokos / Holocaust – pembunuhan sekitar 6 juta orang Israel dan jutaan jiwa dari kelompok lainnya secara sistematis oleh rejim Nazi pimpinan Adolf Hitler- belum lebih dari 100 tahun umurnya namun sudah ada orang-orang yang meragukan bukti sejarah peristiwa yang mengerikan ini. Beberapa orang yang meragukan ini bukanlah orang yang buta huruf yang tinggal di hutan belantara, mereka adalah orang-orang yang berpendidikan tinggi dan memilki jabatan yang tinggi. Diantara mereka adalah presiden negara, tokoh-tokoh agama termasuk bishop.

Laut Merah terbelah pada jaman nabi Musa, Sodom dan Gomorah dimusnahkan oleh batu-batu belerang yang bernyala dari langit, Yahshua berjalan di atas air dan merubah dua potong roti dan 5 ikan untuk 5000 (lima ribu) pria saja, tidak termasuk wanita dan anak-anak dan sisa makanan 12 bakul adalah cerita-cerita yang tercatat di Alkitab. Sejarah ini terjadi hampir 2000 (dua ribu) tahun yang lalu. Tidak sedikit orang pada jaman sekarang meragukan catatat-catatan sejarah tersebut.

Holokos terjadi antara tahun 1930-1950 di Europa. Banyak orang Europa sendiri tentunya masih hidup dan ingat peristiwa holokos tersebut.

Beberapa bukti sejarah tentang Holokos:

Tempat kejadian: Austria, Belgia, Bohemia, Yunani, Jerman, Nederlands dan negara-negara USSR  seperti Hungaria, Lithuania, Ukrania dsb.  Ada  lebih dari  30 -35  Kamp Konstrasi  utama , beberapa  dari mereka memiliki satelit-satelit  kamp. Lihat

Sedikitnya 12 ribu Tahanan Perang (POW) komunis Rusia dibinasakan atas perintah Hitler.
Naza juga memakai mobil-mobil  pick-up sebagai kamar gas pembunuh.

Kelompok korban dan jumlah korban

  • Orang Israel di Europa 5,6 – 6,25 juta jiwa. Kira-kira tujuh dari sepuluh orang Israel di Europa musnah.
  • Di Babi Yar dekat Kiev, dalam dua hari saja lebih dari 33 ribu orang Israel mati pada September 1941. Tambahan kekejaman rejim Nazi pada masa Holokos ini ialah mereka juga membantai jutaaan bangsa lainnya karena latar belakang kepercayaan dan sosial mereka masing-masing. Hitler memakai Teori Evolusi ”Natural selection.”
  • orang Gypsy (Roma dan Sinti) – 222-250 ribu jiwa
  • Rusia – 3 juta
  • Polandia – 3 juta
  • Serbia – 700 ribu

Efek dari Holokos ini, menurut penelitian Paul Kriwaczek membuat banyak orang Yahudi di Europa tidak berani mengaku diri sebagai keturunan orang Yahudi atau dikaitkan dengan orang Yahudi.

Orang-orang berpendidikan yang menyangkal bukti sejarah ini diantaranya ialah

David Hoggan, USA. 1969 menerbitkan bukunya “The Myth of the Six Million

Willis Carto, pendiri Institue for Historical Review, 1978. Terlebih lagi penerusnya, Mark Weber.

Jean-Marie Le Pen, lahir 1928, ahli hukum dan politikus Perancis terkenal. September 1987 berkata, ”Saya tidak berkata kamar-kamar gas tidak ada. Saya tidak pernah melihat mereka secara pribadi.”

Bradley Smith, USA. Direktur  of the Committee for Open Debate on the Holocaust. 1997 membuat 90 menit video presentasi bahwa sejarah pembantai Nazi tidak benar. 

Wakil PM UAE, Sultan Bin Zayed Al Nahayan, Agustus 2002 membuat symposium “Holocaust denial” di Abu Dhabi

Dr. Aziz al-Rantissi, tokoh Hamas. Ia menyatakan bahwa Halocaust tidak pernah terjadi, tapi dilain waktu ia menyatakan Zionists dibelakang tindakan para Nazi, dan Zionists pendiri faham Nazi.

Presiden Iran, Ahmadinejad. 2005, Holocaust adalah dongeng /myth buatan orang-orang Yahudi

Mohammed Mahdi Akef, pemimpin Muslim Brotherhood Mesir, membela perkataan presdien Iran ini

Bishop Katolik Richard Williamson..”Saya pikir, kesimpulan yang serius, yang mati di kamp-kamp konsentrasi Nazi hanyalah 200-300 ribu. Tidak satupun dari mereka yang mati oleh kamar-kamar gas.” Paus Benedictus XVI berespont pada pernyataan bishop ini sebagai “intolerable and altogether unacceptable” Dan Williamson diminta keluar dari tanah Argentina di mana ia bertugas. Video  dan  reaksi atas pernyataan bishop. Paus Benedictus sendiri pernah bekerja sebagai tentara Nazi ketika beliau masih muda, ia tahu sejarah Jerman tentunya.

Jika orang-orang berpendidikan mempertanyakan bahkan menganggap peristiwa ini adalah suatu kebohongan, atau memperkecil jumlah korban, tentunya mereka memiliki suatu yang ingin disampaikan kepada orang lain dan masyarakat Dunia,

Dari latar belakang politik, status sosial dan agama dari orang-orang yang menolak bukti holokos (di atas dan media lainnya) maka ada beberapa kemungkinan penyebab  issue  penolakkan bukti holokos. Ini diantaranya:

  • Mereka sekedar membohongi diri mereka sendiri, atau
  • Sekedar mencari popularitas / MPO (mencari perhatian orang), atau
  • Tanpa sadar dipakai Iblis untuk membenci Israel
  • Terlibat di dalam program anti-Kristus mempengaruhi opini Dunia terhadap rencana Elohim atas bangsa dan negara Israel

Bagian dua terakhir merefer kepada difinisi Holocaust pada Holocaust deniel, orang-orang tertentu menolak menyertakan  suku bangsa lainnya  diluar orang Yahudi sebagai korban Holokos.

Issue Holokos yang diangkat kepermukaan memiliki “pedang bermata dua.”

  • Menjadikan Nazi Hitler pahlawan anti-Semit (keturunan Israel); caranya merubah sejarah bahwa Nazi tidak membunuh suku bangsa lainnya kecuali orang Israel
  • Mengkaitkan isu politik yang sekarang (konflik tanah Israel-Palesitna, perebutan kota Yerusalem)  kepada kebencian Nazi Hitler terhadap orang Israel

Bradley Smith, privately, he admits that his aim continues to be promoting “revisionism” and anti-Israel propaganda. “I don’t want to spend time with adults anymore. I want to go to students. They are superficial. They are empty vessels to be filled”.

Fakta sejarah: bagaimana orang Israel dijadikan kambing hitam dari sisi agama:

Sebelum agama Islam lahir: Gereja Roma memakai kekuasaan Kerajaan Romawi membunuh banyak orang Israel dengan alasan orang Israel telah membunuh Juruselamat – Yahshua Ha Mashia / Yesus Kristus orang Kristen. Alkitab berkata bahwa Ia memang datang untuk memberi diri-Nya mati sebagai korban tebusan supaya semua manusia yang percaya kepada-Nya tidak binasa.

Dari abad ke 6 samapai sekarang: Nabi Muhammad pendiri agama Islama dan pengikutnya membunuhi orang-orang Israel karena mereka melanggar hari Sabat, orang yang terkutuk. Alkitab tidak pernah menulis bahwa orang Israel pernah dikutuk menjadi monyet atau babi karena melanggar hari Sabat. Kutukan Elohim atas bangsa Israel bersifat sementara. Lahirnya kembali negara Israel membuktikan bahwa YAHWEH memberkati dan memperhatikan Israel. (Yes 62:4-6)

Abad 21: Meil Gibson, dengan filmnya The Passion of Christ, mencoba memberi opini kepada dunia “pembunuh Jurus Selamat dunia adalah orang Israel”. Telah menjadi perdebatan yang keras sebelum itu diluncurkan ke layar putih.  Itu sebabnya film ini adalah satu-satunya film ‘Kristen’ yang bisa diputar di negara Islam Timur Tengah. Film ‘Kristen’ ini sesungguhnya ialah musang berbulu domba, Anti-Kristus berbaju Kristus.

Yahshua Ha Mashiah / Yesus Kristus / Isa Al-Masih adalah orang Yahudi / orang Israel (Mat 1). Alkitab menulis bahwa Ia menangis untuk Yerusalem (gambaran dari bangsa israel) (Luk 13:34-35) bahkan Ia meminta umat-Nya untuk terus mengingatkan Dia untuk memulihkan Yerusalem. (Yes 62:6-7). Yerusalem Baru yang turun dari surga pada kedua belas pintu gerbanya tertulis masing-masing dua belas suku Israel (Wah 21:12). Tidak ada orang yang benci kepada orang Israel akan betah tinggal di Surga, sebab semua nabi dan rasul yang akan kita temui setiap hari di Surga adalah orang-orang Yahudi / Israel.

Orang pintar (yang tidak percaya YAHWEH) sering terlihat berkata dan bertindak seperti orang bodoh, namun sesungguhnya ia orang yang lebih lihai dan lebih pintar dari rata-rata orang pintar! Sayangnya mereka memberi diri mereka sendiri untuk dibohongi oleh Iblis. Mereka lebih senang memiliki Bapa dari segala pendusta lebih dari pada memiliki Bapa Yang Mahapemurah dan Maha Pengasih, Bapa Kudus dan Mahabenar.

Kepandaian tanpa takut dan hormat akan YAHWEH adalah sumber malapetaka manusia yang besar di dunia ini, perhatikan firman  ini:

Ketika dilihat YAHWEH, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, maka menyesallah YAHWEH, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya. (kej 6:5-6) . Sebelum air bah nabi Nuh.

Mengapa rusuh bangsa-bangsa, mengapa suku-suku bangsa mereka-reka perkara yang sia-sia? Raja-raja dunia bersiap-siap dan para pembesar bermufakat bersama-sama melawan YAHWEH dan yang diurapi-Nya (Maz 2:1-2). Setelah air bah

Terang yang sesungguhnya, yang menerangi setiap orang, sedang datang ke dalam dunia. Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak mengenal-Nya. Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu tidak menerima-Nya. (Yoh 1:9-11). Ketika Yahshua masih di bumi

Sebab sekalipun mereka mengenal Elohim, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Elohim atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap. Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh. (Rom 1:21-22). Ketika Kerajaan Romawi mulai terkenal

Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, … Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat…, dan mereka tidak bertobat dari pada pembunuhan, sihir, percabulan dan pencurian. (Wah 9:18-21). Akhir  jaman.

Hitler:  “a lie is believed because of the insolent inflexibility with which it is propagated.”

Bacaan berkait:

Referensi:

  • The Holocaust Chronicle
  • Holocaust facts
  • Paul Kriwaczek, Yiddish Civilization: The Rise and Fall of  a Forgotten Nation; book.
    (Cerita tentang penyebaran orang Yahudi  atau Yiddish di dataran Europa termasuk Rusia, dan pengaruhnya yang besar terhadap kemajuan (sosial, sain, seni, bahasa dll) di Europa.)
  • Holocaust Denial

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tanah Kanaan / Israel / Palestina dan kota Yerusalem milik siapa sebenarnya?


Akulah YAHWEH, Elohimmu, yang membawa kamu keluar dari tanah Mesir, untuk memberikan kepadamu tanah Kanaan, supaya Aku menjadi Elohimmu. (Imam 25:38)

Abraham dijanjikan tanah Kanaan

Kanaan pada jaman Yosua

Hak milik gambar dipegang oleh © 2003 Bible History Online

Berfirmanlah YAHWEH kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; (Kej 12:1).Ia berumur 75 tahun ketika meninggalkan Haran (4). Abram berjalan melalui negeri itu sampai ke suatu tempat dekat Sikhem, …Waktu itu orang Kanaan diam di negeri itu. Ketika itu YAHWEH menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: “Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu.” … (Kej 12.6-7). Daerah orang Kanaan adalah dari Sidon ke arah Gerar sampai ke Gaza, ke arah Sodom, Gomora, Adma dan Zeboim sampai ke Lasa. (Kej 10:19). Abram menetap di tanah Kanaan… Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah YAHWEH kepada Abram: “Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan, (15) sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya. (Kej 13:13-15)

Beginilah firman Adonai YAHWEH kepada Yerusalem: Asalmu dan kelahiranmu ialah dari tanah Kanaan; ayahmu ialah orang Amori (dipunahkan Yosua; Yos 24:8) dan ibumu orang Heti. (Yehz 16:3). Pada jaman Yosua, orang Yebus tinggal di kota Yerusalem (Yos 15:63).

Nubuatan tanah Kanaan, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat, jadi milik keturunan Abraham: (Kej 15:13-21)

  1. “Ketahuilah dengan sesungguhnya bahwa keturunanmu akan menjadi orang asing dalam suatu negeri, yang bukan kepunyaan mereka,
  2. mereka akan diperbudak dan dianiaya, empat ratus tahun lamanya.
  3. keturunan yang keempat akan kembali ke sini, sebab sebelum itu kedurjanaan orang Amori [yaitu daerah Galilea] itu belum genap.”

YAHWEH tidak menyerahkan tanah itu sebelum dosa penghuni-lama menjadi penuh, itu sebabnya Abraham membeli ladang di Hebron (Kiryat-Arba) dari suku Het (Hittites) (Kej 23)

Abraham, Ishak dan Ismael.
Abraham (2009-2184 BC; 175 tahun) meminta Elohim untuk menjadikan Ismael (ibunya bernama Hagar, orang Mesir, budak Sarah) sebagai pewaris kekal, saat Ismael berumur tiga tahun (16:1,16; 17:1,18), Elohim menolak proposal Abraham, kata-Nya, ”Tetapi Elohim berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya. (Kej 17:19).  Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya. (Kej 21:5). Ishak lahir satu tahun kemudian setelah IA menolak proposal Abraham tersebut. Ishak melahirkan Yakub dan YAHWEH merubah nama Yakub menjadi Israel (25:26;32:38). Keturunan Ismael dan daerah tinggal mereka bisa dibaca di Kej 25:12-18.

Dialah YAHWEH, Elohim kita, di seluruh bumi berlaku penghukuman-Nya. Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang diperintahkan-Nya kepada seribu angkatan, yang diikat-Nya dengan Abraham, dan akan sumpah-Nya kepada Ishak; diadakan-Nya hal itu menjadi ketetapan bagi Yakub, menjadi perjanjian kekal bagi Israel, firman-Nya: “Kepadamu akan Kuberikan tanah Kanaan, sebagai milik pusaka yang ditentukan bagimu.” (Maz 105:7-11)

Intermezzo: Buku From Time Immemorial adalah hasil penelitian selama 7 tahun, akan selamanya merubah istilah-istilah perdebatan tentang klaim-klaim konflik Arab dan Yahudi di Timur Tengah.

YAHWEH memberikan tanah Kanaan kepada Israel
Setelah 400 tahun masa perbudakan selesai, Musa memimpin orang Israel keluar dari Mesir. Yosua memimpin orang Israel masuk ke tanah Kanaan. Saat itu ada 7 kerajaan yang dominan tinggal di sana.
Ketika kejahatan raja-raja di tanah Kanaan / Israel / Palestina sudah mencapai batasnya; [B]erfirmanlah YAHWEH kepada Yosua bin Nun, abdi Musa itu, demikian: “Hamba-Ku Musa telah mati; … seberangilah sungai Yordan ini, engkau dan seluruh bangsa ini, menuju negeri yang akan Kuberikan kepada mereka, kepada orang Israel itu. Setiap tempat yang akan diinjak oleh telapak kakimu Kuberikan kepada kamu, seperti yang telah Kujanjikan kepada Musa. Dari padang gurun dan gunung Libanon yang sebelah sana itu sampai ke sungai besar, yakni sungai Efrat [yaitu bagian barat Syria sekarang], seluruh tanah orang Het [yaitu barat daya Laut Mati ], sampai ke Laut Besar di sebelah matahari terbenam, semuanya itu akan menjadi daerahmu. (Yos 1:1-4). Ada 31 raja di tanah Kanaan dikalahkan oleh Yosua (Yosua 12). Daud merebut Yerusalem, dikenal juga sebagai Sion, dari orang Yebus dan menjadikan itu ibu-kota kerajaannya (2Sam 5:6-9; 1Taw 11:5). Bagaimanapun juga Daud membeli tanah untuk dipakai sebagai mezbah YAHWEH dari Ornan, orang Yebus. Dikemudian hari anaknya Salomo mendirikan tempat ibadah yang megah ditanah tersebut, dikenal sebagai Bait Elohim (1Taw 21:25). Dimana mesjid Al Aqsa berada saat ini.

Lamanya Kanaan dipercayakan kepada Israel: 869 tahun (1455–586 BC). Daerah utara (Samaria) sudah diambil oleh Asyur sejak 721 BC.

YAHWEH membersihkan tanah Israel dari berhala-berhala.
Hosea anak Ela, raja Israel Utara (di Samaria) jahat di mata YAHWEH, Salmanaser, raja Asyur menawan dan membuang mereka ke Gozan dan kota-kota orang Madai (2 Raja 17), sekitar 721 BC. Awal orang Arab berimigrasi besar-besaran ke Samaria.
Kaum Yehuda dan penduduk Yerusalem (Kerajaan Israel Selatan) perintah-Nya. Yesaya menubuatkan 70 tahun pembuangan ke Babilonia: Maka seluruh negeri ini akan menjadi reruntuhan dan ketandusan, dan bangsa-bangsa ini akan menjadi hamba kepada raja Babel tujuh puluh tahun lamanya. (Yer 25:11) Nubuatan ini tergenapi pada 604 BC, Daniel dan 3 rekannya termasuk pemuda-pemuda yang diangkut ke Babilonia, pasal 52:31. Yerusalem jatuh ketangan Nebukadnezar pada tahun 586 BC. Bait Elohim I dihancurkan. (2 Raja 25:8-9)

Janji Elohim untuk memulihkan Israel dan tinggal bersama umat-Nya: Beginilah firman YAHWEH semesta alam, Elohim Israel: Perbaikilah tingkah langkahmu dan perbuatanmu, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini. melainkan jika kamu sungguh-sungguh memperbaiki tingkah langkahmu dan perbuatanmu, jika kamu sungguh-sungguh melaksanakan keadilan di antara kamu masing-masing, tidak menindas orang asing, yatim dan janda, tidak menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tempat ini dan tidak mengikuti elohim lain, yang menjadi kemalanganmu sendiri, maka Aku mau diam bersama-sama kamu di tempat ini, di tanah yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu, dari dahulu kala sampai selama-lamanya. (Yer 7:3, 5-7)

Penguasa tanah Israel berganti-ganti tangan, sebagian umat-Nya kembali.
Setelah genap 70 tahun lamanya di pembuangan, YAHWEH memakai raja Koresh II (dari kata Ibrani) atau Cyrus II, raja negeri Persia menghancurkan kerajaan Babilonia. Tanah Israel beralih dari Babilonia ke Medi-Parsi. Raja Koresh atas kehendak YAHWEH mengijinkan orang-orang Israel kembali membangun kota-kota mereka.

  • Sehingga genaplah nubuatan Yesaya ini: hampir 200 tahun sebelum ia [Koresh] lahir (John Gill’s Exposition), ”Akulah yang berkata tentang Koresh: Dia gembala-Ku; segala kehendak-Ku akan digenapinya dengan mengatakan tentang Yerusalem: Baiklah ia dibangun! dan tentang Bait Suci: Baiklah diletakkan dasarnya!” (Yes 44:28) Akulah yang menggerakkan Koresh untuk maksud penyelamatan, dan Aku akan meratakan segala jalannya; dialah yang akan membangun kota-Ku dan yang akan melepaskan orang-orang-Ku yang ada dalam pembuangan, tanpa bayaran dan tanpa suap,” firman YAHWEH semesta alam. (Yes 45:13). Nama Koresh, perbuatan penyelamatan YAHWEH atas Israel melalui orang Iran telah direncanakan-Nya! 200 tahun sebelumnya dengan begitu spesifik!!
  • Sehingga genaplah double-nubuatan Yeremia, 1. “Sebab beginilah firman YAHWEH: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini. (Yer 29:10). Nabi Ezra mencatat siap-siapa yang kembali (Ezra 1-3) 2. “Kemudian sesudah genap ketujuh puluh tahun itu, demikianlah firman YAHWEH, maka Aku akan melakukan pembalasan kepada raja Babel dan kepada bangsa itu oleh karena kesalahan mereka, juga kepada negeri orang-orang Kasdim, dengan membuatnya menjadi tempat-tempat yang tandus untuk selama-lamanya. Aku akan menimpakan … segala apa yang tertulis dalam kitab ini seperti yang telah dinubuatkan Yeremia tentang segala bangsa itu. (Yer 25:12-13)

Kerajaan Medi-Parsi dikalahkan oleh Alexander Agung / Alexander III (Yunani) tahun 330 BC, lalu Yunani digantikan oleh Romawi (Dan 8:20-25). Kerajaan Romawi mulai berdiri (27 BC) di bawah kepemimpinan Kaisar Augustus (63 BC – 14 AD). Kekuasaan kerajaan Romawi di daerah Yudea (secara administrasi) dipegang oleh Herodes Agung (73BC – 4 AD). Raja Agripa sampai 44 AD. Banyak ahli Alkitab memperkirakan Yahshua lahir pada 5 BC. Yahshua menubuatkan kehancuran Bait Elohim II (Mat 23:37; 24:1-2; Mark 13:1-2). Tepat 40 tahun setelah nubuatan Yahshua ini tentara Romawi dibawah pimpinan Jendral Titus meratakan Bait tersebut (70AD). Sepanjang jaman Perjanjian Baru (abad 1 AD) tanah Israel tetap terjajah oleh Kerajaan Romawi.

Tanah Kanaan setelah periode Perjanjian Baru (691-1948).
Yerusalem jatuh ketangan orang Arab (Kerajaan Umayyad, Damaskus ibukotanya) tahun 638 AD, lalu Umayyad digantikan oleh kerajaan Abbasid, ibukotanya berpindah ke Bagdad. Pembangunan mesjid Al-Aqsa (the Dome of the Rock) mulai dibangun di tahun 691. Islam semakin kuat dan menguasai beberapa wilayah Romawi: Spanyol (1000-1453), Italy dan Sisilia (1061) yang berakibat timbulnya gelombang-gelombang Crusade (Perang Salib). Kehidupan para pengikut Yahshua semakin sulit pada periode Arab dan Cursade ini, terjepit diantara dua kekuatan. 1517 Yerusalem dikuasai kerajaan Ottoman (Turky). Ottoman runtuh 1917. Tentara Inggris di bawah pimpian Jenderal Allenby mengusai Yerusalem tahun 1917. Dari 1922 ke 1948 the League of Nations menyerahkan tanah Israel (Palestina) ke bawah kendali administrasi Inggris.

Negara Israel lahir kembali (1948 sampai sekarang).
YAHWEH menggembalikan tanah Israel sepenuhnya kepada umat-Nya pada 15 May 1948, setelah terbuang dan tidak memiliki negara selama 1878 tahun lamanya. Sehingga genaplah nubuatan nabi-nabi, Sebab, sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman YAHWEH, bahwa Aku akan memulihkan keadaan umat-Ku Israel dan Yehuda–firman YAHWEH–dan Aku akan mengembalikan mereka ke negeri yang telah Kuberikan kepada nenek moyang mereka, dan mereka akan memilikinya.” (Yer 30:3) Beginilah firman Adonai YAHWEH: Sungguh, Aku menjemput orang Israel dari tengah bangsa-bangsa, ke mana mereka pergi; Aku akan mengumpulkan mereka dari segala penjuru dan akan membawa mereka ke tanah mereka. (Yehz 37:21).

  • Nabi Yesaya 49: dikumpulkan-Nya (5,12), jadi makmur dan banyak (9-11, 19-20), jadi terang bagi dunia (6), pembesar-pembesar dunia akan melayani Israel (22-23), musuhnya akan dihukum (26)
  • Nabi Yeremia 30: dikembalikan (3, 10; 46:27-28), disembuhkan dari hinaan dunia: makmur dan banyak lagi (17-19), musuh-musuhnya akan dihukum (16,20-24). Israel dibenarkan oleh YAHWEH (30:11; 46:28b)
  • Nabi Yehezkiel 37: dikumpulkan (21) kerajaan Yehuda dan Israel disatukan (16-19), Yahshua Ha Massiah akan jadi raja mereka selama-lamanya (25)
  • Nabi Amos: ”Maka Aku akan menanam mereka di tanah mereka, dan mereka tidak akan dicabut lagi dari tanah yang telah Kuberikan kepada mereka,” firman YAHWEH, Elohimmu.(Amo 9:15)

Aku akan mengadakan perjanjian damai dengan mereka, dan itu akan menjadi perjanjian yang kekal dengan mereka. Aku akan memberkati mereka dan membuat mereka banyak dan memberikan tempat kudus-Ku di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya. Tempat kediaman-Kupun akan ada pada mereka dan Aku akan menjadi Elohim mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku. Maka bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Aku, YAHWEH, menguduskan Israel, pada waktu tempat kudus-Ku berada di tengah-tengah mereka untuk selama-lamanya.” (Yehz 37:26-28)

Nubuatan bagi para pembenci Israel.
Sesungguhnya, akan datang hari yang ditetapkan YAHWEH…Maka YAHWEH akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu YAHWEH adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya. Maka semua orang yang tinggal dari segala bangsa yang telah menyerang Yerusalem, akan datang tahun demi tahun untuk sujud menyembah kepada Raja, YAHWEH semesta alam, dan untuk merayakan hari raya Pondok Daun. Tetapi bila mereka dari kaum-kaum di bumi tidak datang ke Yerusalem untuk sujud menyembah kepada Raja, YAHWEH semesta alam, maka kepada mereka tidak akan turun hujan. Dan jika kaum Mesir tidak datang dan tidak masuk menghadap, maka kepada mereka akan turun tulah yang ditimpakan YAHWEH kepada bangsa-bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun. Itulah hukuman dosa Mesir dan hukuman dosa segala bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun. (Zekharia 14:1,9,16-19)

Kesimpulan: Pemilik tanah Kanaan dan seisi dunia adalah YAHWEH, Elohim Pencipta alam jagat ini. IA telah berjanji memberikan tanah Kanaan kepada orang Israel dan Yerusalem sebagai ibu-kotanya.

Untuk negara yang tidak setuju atas keputusan PEMILIK dunia ini silahkan ambil pelajaran dari negara Tirus (Amos 1:9-10, Yehz 26:3,12; Yoel 3:4-7). Singkat kata:

  • “Maka kamu akan mengetahui bahwa Aku, YAHWEH, adalah Elohimmu, yang diam di Sion, gunung-Ku yang kudus. Dan Yerusalem akan menjadi kudus, dan orang-orang luar tidak akan melintasinya lagi.” (Yoel 3:17)
  • Semua orang yang membenci Sion akan mendapat malu dan akan mundur. (Maz 129:5)
  • Yahshua berkata, “Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.” (Mat 12:30, Luk 11:23)

Lebih baik berdamai dengan YAHWEH dan umat-Nya sebelum terlambat.

Catatan: Sion / Zion adalah secara fisik indentik dengan kota Yerusalem. Sion juga panggilan untuk negara Israel (Zak 9:9, Yoh 12:15). YAHWEH menjadikan kota Sion sebagai pusat pemerintah-Nya (Roma 9:33, 1Pet 2:6, Ibr 12:22, Wah 14:1). Kata ”Sion” ada 164 diseluruh Alkitab; 38 kali di kitab Mazmur, 81 kali dari kitab Yesaya, 16 x di Yeremia.

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Sejarah Hari Sabat


Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat YAHWEH,Elohim-mu; … Sebab enam hari lamanya YAHWEH menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya YAHWEH memberkati hari Sabat dan menguduskannya. (Kel 20:8-11)

Hari Sabat (Sabbath) adalah perkara yang sangat penting di mata YAHWEH,  Elohim Pencipta seluruh alam semesta, itu nampak dari kata “INGATLAH.” Kata peringatan “INGATLAH” ini tidak terdapat di seluruh Sepuluh Perintah Elohim kecuali hanya pada perintah yang ketiga dari Sepuluh Perintah-Nya tersebut.

Hari Sabat ini merupakan awal penciptaan sistem tujuh-hari-dalam-seminggu dari kalender manusia. Itu nampak dari ayat ini, “Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya. Ketika Elohim pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Elohim memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu. (Kej 2:1-3).

Dari waktu “setelah penciptaan” (Kej 2:1-3) ke waktu Sepuluh hukum di turunkan di gunung Sinai (Kel 20:8-11) kira-kira ada rentang wanktu  2550 tahun (dengan asumsi ada 4000 tahun Setelah Penciptaan- Yahshua lahir,  Perbudakan berakhir  tahun 1450 BC).  Jadi  hari Sabat  telah ditentukan oleh Elohim  kurang lebih 2550 tahun sebelum umat Israel keluar dari perbudakan. Nabi Yeremia bernubuat atas pembuangan Israel karena pelanggaran hari Sabat (Yer 17) terjadi sekitar 600 BC.

Tidaklah mengherankan bahwa kata Sabat ini dikenal di banyak bahasa di dunia, Dr. William Mead Jones mendapaftarkan 160 bahasa yang menunjukan bagaimana periode “tujuh hari dalam seminggu” ini dikenal di dunia. Ini beberapa diantaranya:

Bahasa Inggris

Ibrani

Armenia

Persia

Yunani

Latin

Arab

Turki

Rusia

Hindustani

Malay/ Melayu

Jerman

Spanyol

The seven day

Shabbath

Shapat

Shambin

Sabbaton

Shabbatum

Assabt

Yomessabt

Subbota

Shamba

Ari-Sabtu

Samstag

Sabado

Hari ketujuh

Sabat

Sabat

Sabat

Sabat

Sabat

Sabat

Hari Sabtu

Sabat

Sabat

Hari Sabtu

Sabat

sabat

Tahun 364 AD, Kerajaan Romawi pada pada Pertemuan Laodikia (the Council of Laodicea) membuat keputusan, “Bahwa orang-orang Kristen haruslah memelihara hari Minggu, dan bahwa jika mereka tetap bersikeras di dalam beristirahat pada hari Sabat maka mereka akan dikeluarkan dari Kristus. [Hefele, History of the Councils of the Church, vol II]. Yahshua memperingatan gereja Laodekia (Wah 3:14-22) untuk bertobat (19), sebab gereja ini telah mengusir Pemimpin Gereja-nya keluar dari lingkungannya (20).

Tahun 1610, Viginia, Amerika; hukum hari Minggu (the Sunday law) mewajibkan setiap pria dan wanita untuk beribadah pad hari Minggu, atau kena hukuman. Peringatan pertama pelanggar akan kehilangan pendapatan selama seminggu. Kedua kalinya akan mendapat hukuman yang sama ditambah pecutan/cambukan. Dan ketiga adalah kematian. Hukuman ini berdasarkan Articles, laws, and Orders, Divine, Politique, and Martial , for the Colony in Virginia pertama dikeluarkan oleh Sir Thomas Gates, Knight, Lieutenant General pada tgl 24 Mai 1610.

Abad 21, hampir setiap denominasi gereja beribadah pada hari Minggu, dan berpikir bahwa hari Sabat adalah hari Minggu. Hanya sekelompok kecil orang Kristen yang tetap beribadah pada hari Sabat (Sabtu) sesuai kebiasaan Adonai Yahshua dan rasul Paulus dan rasul-rasul lainnya.

Tetaplah ingat dan kuduskanlah hari Sabat, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh YAHWEH, Elohim-mu (Ul 5:12).

Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.” (Yoh 8:31-32)

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Suku Filistin dan suku Palestina, samakah?


Benarkah orang-orang Palestina yang sekarang berdiam di Gaza dan ”West Bank” adalah keturunan dari orang-orang atau suku Filistin sebagaiman banyak orang mengatakannya? Untuk mengerti ini secara penuh kita harus menyelidiki etimologi dari kata Filistin dan sejarahnya dan melihat pernyataan orang-orang Arab yang mengerti sejarah “Palestina.”
permulaan-bangsa-israel-peta I. Di lihat dari sejarah dan Alkitab. Kata ”Palestinian” (orang Palestina) adalah bentuk kata Latin untuk ”Philistine” (Orang Filistine). Dalam bahasa Ibrani ”orang-orang Filistin” (jamak) adalah dipanggil ”Plishtim.” Ini bukanlah suatu bentuk Semantik, tetapi suatu bentuk yang berasal dari Yunani kuno untuk orang-orang Filistin yang adalah keturunan dari orang-orang Pelasgian. Suku Pelasgian ini kemungkinan adalah penduduk yang paling tua di Yunani, Epirus dan Makedonia (Rev. Connnop Thirlwall, History of Greece; p.44).
Dalam daftar bangsa-bangsa di Alkitab, nampak bahwa orang Filistin muncul dari keturunan Misraim anak Ham anak kedua dari Nuh (Kej 10:6,13), dan pada ayat 14 tertulis, “orang Patrusim, orang Kasluhim dan orang Kaftorim; dari mereka inilah berasal orang Filistin.” Orang Kaftorim ini berasala dari pulau Kreta, Yunani.

  • Gaza didiami oleh orang Awi sebelum suku ini dipunahkan oleh orang Kaftor (Ul 2:23) dan
  • Yeremia menubuatkan lenyapnya semua orang Kaftorim/Filistin di Gaza melalui tangan orang Mesir (47:1-4).

Ulangan 2:23 - Juga orang Awi yang diam di kampung-kampung sampai Gaza, dipunahkan oleh orang Kaftor yang berasal dari Kaftor, lalu orang Kaftor itu menetap di sana menggantikan mereka.
Yeremia 47:1,4 - Firman YAHWEH yang datang kepada nabi Yeremia mengenai orang Filistin, sebelum Firaun mengalahkan Gaza. Sungguh, YAHWEH akan membinasakan orang Filistin, yakni sisa orang yang datang dari pulau Kaftor.

Karenanya, orang-orang Filistin bukanlah keturunan Abraham. Dan karena orang Filistin bukanlah suatu suku Semetik/Semetic race, (akar kata dari Sem, anak Nuh yang pertama) maka mereka bukanlah keturunan Ismail atau juga Esau.
Tahun 1250 BC, orang Filistin imigran dari Kreta ke Mesir. Orang Mesir memanggil mereka Pulister (atau Peleset atau Purasati) artinya “orang-orang tidak bersih” (the unclean ones). Dan tahun 1176 BC, Ramses Firaun III mengusir mereka dari Mesir ke seberang Wadi El Arish dan ke tempat yang dikenal sekarang sebagai Garis Gaza.
Alkitab juga mereferensikan orang Filistin sebagai orang Kreti/ Cherethies (1 Sam 30:14), yang Alkitab Septuagin (terjemahan tertua berbahasa Yunani untuk Perjanjian Lama) telah menterjemahkannya sebagai Kreta ini merefer ke operasi militer raja Daud: Kami telah menyerbu Tanah Negeb orang Kreti dan daerah Yehuda dan Tanah Negeb Kaleb. Daud tidak pernah ke pulau Kreta, ini merefer kepada Gaza yang didiami oleh orang Kreti/ Kreta/ Filistin.
Filistin menguasai hanya lima kota tepi pantai: Gaza, Askelon, Asdod, Ekron dan Gad (Yoshua 13:3). Ini menyangkal claim orang Arab-Palestina yang mengatakan 1. mereka adalah keturunan orang Filistin dan 2. penduduk asli tanah Israel, sebab kenyataanya adalah orang-orang Kanaan hidup di tanah yang sekarang negara Israel ada.
Suku-suku asli yang tinggal di Kankreta-mesir-israelaan pada jaman Yosua bisa dilihat pada “Tanah Kanaan … milik siapa sebenarnya?”
“Oleh karena orang Filistin membalaskan dendam kesumat dan di dalam kegembiraannya atas kecelakaan Israel melakukan pembalasan dengan melakukan pembinasaan karena rasa permusuhan yang turun-temurun, oleh sebab itu, beginilah firman Adonai YAHWEH: Sungguh, Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan orang Filistin dan melenyapkan orang Kreta dan membinasakan yang lain-lain di tepi pantai laut [Gaza].” (Yeh 25:15-16). Di ayat inipun juga terdapat dua terminology: orang Filistin dan orang Kreta. Raksasa Goliat berasal dari suku ini. Dari ayat ini kita bisa menghitung berapa lama orang Kreta/ Filistin ini berada di Gaza dan sekitarnya saat nubuatan ini disampaikan oleh nabi. Yehezkiel hidup di awal abad ke 6 BC, dari 1176 ke 600 BC = sedikitnya 576 tahun.

Ketika Gaza dikuasai oleh Alexsander Agung/the Great pada 332 BC, itu ditandai ahir dari ’kerajaan’ Filistin dan orang-orangnya.
Karena orang Filistin adalah musuh bebuyutan orang Israel, Hadrian, pemimpin Kerajaan Romawi merubah nama Israel menjadi Syria Palestina di tahun 135 AD. Ini adalah caranya Hadrian membalas dendam kepada Israel setelah 69 tahun perlawanan orang Israel terhadap Roma (66-135 AD). Sampai tahun 1948, Israel dikenal sebagai Palestina, meskipun tidak pernah ada sebuah NEGARA dipanggil ”Palestina” di dalam perbatasan Tanah Perjanjian.
Sejak Kerajaan Romawi ditumbangkan oleh Ottoman Turki, kata “Palestina” ini lenyap sama sekali bahkan pada 1964 PLO Charter, kata tersebut tidak dipakai, sebagai gantinya ditulis “Yudea, Samaria dan Gaza.”

Konsep modern ”orang-orang Palestina” menggunakan akar kata yang sama seperti orang-orang Filistin muncul pertama kali tahun 1964. Itu diciptakan oleh pemimpin PLO Yasser Arafat, yang mencari kesatuan dari macam-macam kelompok terroris dibawah nama tertentu untuk melawan Israel.
Alkitab membuktikan bahwa klaim Yasser Arafat ini (orang Palestina adalah keturunan Filistin) adalah tidak benar bisa dilihat pada ayat-ayat ini;
• Pada suatu hari Yonatan bin Saul berkata kepada bujang pembawa senjatanya: “Mari kita menyeberang ke dekat pasukan pengawal orang Filistin yang di sebelah sana… orang-orang yang tidak bersunat ini.” (1Sam14:1,6).
• Perkelahian Daud dengan Goliat: Lalu berkatalah Daud kepada orang-orang yang berdiri di dekatnya: “Siapakah orang Filistin yang tak bersunat ini, sampai ia berani mencemoohkan barisan dari pada Elohim yang hidup? (1Sam17:26b).

II. Pernyataan orang-orang Arab.
1. Philip Hitti, sejarawan Arab. Tahun 1946 ia berkata, “Tidak ada sesuatu yang disebut ‘Palestine’ (Palestina) dalam sejarah, absolutely tidak ada.”
2. Zahir Muhsein, seorang anggota Komisi Eksekutif PLO. “Kami semua adalah bagian dari satu bangsa, negara Arab. Orang-orang Palestina tidak ada. Ya, kehadiran indentitas orang Palestina yang terpisah hanyalah untuk alasan-alasan bersifat taktik. Penciptaan suatu negara Palestina hanyalah alat baru untuk meneruskan perjuangan kami melawan negara Israel untuk kesatuan Arab…. Hanya untk alasan-alasan politik dan taktik kami bicara …keberadaan masyarakat Palestina untuk menyeimbangi Zionism….” Zahir Muhsein, berkata dalam sebuah wawancara dengan koran Belanda de Verdieping Trouw yang terbit 31 Maret 1977. Baca lengkap di sini : Myths of the Middle East by Joseph Farah.

3. Joseph Farah, seorang reporter senior Arab-Amerika dari WorldNet Daily.com. Farah pada tulisannya tertanggal 11 Oktober 2000 berkata, “Tidakkah itu menarik bahwa priode perang Arab-Israel 1967, tidak ada gerakan yang serius untuk sebuah tanah air orang Palestina? Pada Perang Enam Hari, Israel merebut Yudea, Samaria dan Yerusalem Timur. Tetapi mereka tidak merebut daerah-daerah ini dari Yasser Arafat. Mereka merebut itu semua dari Raja Hussien Yordania. [Dan Jalur Gaza dari tangan Mesir]. Saya tidak bisa menolong tetapi heran, megapa semua orang Palestina ini tiba-tiba menemukan indentitas negaranya setelah Israel memenangkan perang.”

Bagaimanapun, orang-orang Palestina yang sekarang adalah bukan keturunan orang-orang Filistin, tetapi campuran keturunan ArOrang Filistin dan dewa Dagon (Ikan)nyaab, Assyria. Nama-nama mereka menyatakan bahwa mereka imigran dari Timur Tengah. Arus pengungsi besar-besaran dari Irak, Mesir, Syria dan Yordan yang paling tertua tertulis pada 2 Raja-raja 17: 24. Perbedaan orang Filistin dan orang Palestian sangatlah jelas: yang pertama adalah orang-orang pelaut, dewa mereka adalah Dagon (Ikan, para imam mereka menggunakan jubah berbentuk kepala ikan), sedangkan yang orang Palesitina adalah orang padang pasir, nomadik dan dewa kuno mereka Moon (Bulan).

Setidaknya, mereka yang dipanggil ”orang-orang Palestina” memiliki suatu janji, sebab Elohim selalu bekerja pada realitas masa kini: ”… kebanggaan orang Filistin akan Kulenyapkan. Aku akan melenyapkan darah dari mulutnya dan kejijikan dari antara giginya, dan yang tinggal dari merekapun akan menjadi kepunyaan Elohim kita. Mereka akan dianggap seperti suatu kaum di Yehuda, dan orang Ekron seperti orang Yebus [penduduk Yerusalem yang asli]” Zak 9:6,7). Kitab Zakaria ditulis sekitar 400 BC.
Ini adalah pemecahan dari Bapa Surgawi untuk konfik orang Israel dan orang Palestina. Bapa cinta semua suku dan bahasa, termasuk orang-orang Palestina.
Zakharia 9:8 – Aku berkemah dekat rumah-Ku sebagai pengawal terhadap mereka yang lalu-lalang; tidak akan ada lagi penindas mendatanginya, sebab sekarang Aku sendiri telah mengindahkannya. (9) – Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Zion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda.
Ayat sembilan telah tergenapi (Yoh 12:14-16)!, dan ayat kedelapan pun pasti akan tergenapi, karena Firman YAHWEH adalah Ya, Benar dan Amin!
Yahshua Messias adalah Firman Elohim yang menjadi manusia, dua dari nama-nama Yahshua lainnya (sebagaimana Ia mengatakannya sendiri) ialah Benar dan Amin (Wah 3:7,14).

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 41 pengikut lainnya.