Mohamed Merah & 5 Terrorist Bali masuk ke sorga, mendapat 72 perawan?


Bulan Maret 2012, Eropa digemparkan dengan aksi terror dari Mohamad Merah, warga negara Perancis keturunan Argeria, dan pada bulan yang sama ini aksi 5 orang dari sebuah Islam radikal menguncang pulau Bali. Semuanya mati tertembak di dalam aksi jihad mereka.

Mohamad Merah, pelaku jihad di Perancis. Sebelum ia tertembak mati dalam suatu pertempuran senjata api selama 4-5 menit dengan para polisi yang mengepung apartementnya ia mengakui telah membunuh 3 tentara Perancis dan dan 4 orang sipil yang tinggal tidak jauh dari rumahnya, di kota Toulouse.

Dua standard hidupnya. Mohamed Merah walaupun usianya baru 32 tahun, namanya sudah tercatat didaftar hitam pemerintah Perancis: 15 kali ditahan polisi, masuk penjara.
Desember 2007, tentara Afganistan menjebloskan Mohamad kepenjara Kandahar. Tahun 2008, penjara yang penuh dengan Islam Taliban ini kebobolan, banyak napi melarikan diri. Koran Le Monde mengatakan besar kemungkinan ia di indoktrinasi dan dilatih jihad oleh pejuang Taliban untuk bertempur melawan tentara NATO  di Afgan yang membantu pemerinah setempat. Tertangkap tentara Amerika Serikat di Afganistan (2010), ia mengaku telah dilatih oleh Al-Qaida Taliban di perbatasan Afganistan-Pakistan. Balik ke Perancis, teman-temannya mengenal Mohamad Merah sebagai pemuda biasa, senang bermain sepak bola, tidak pernah bicara soal agama Islam, sungguh orang yang kalem.  Teman Mohamad lainnya berkata ”Ia suka sepak bola dan sepeda motor … saya bahkan tidak pernah tahu dia berdoa.”

Aksi terror Mohamad Merah Maret 2012. Pemerintah berkata,  Mohamad merekam perbuatan terrornya dalam sebuah video camera dan berkendaraan sepeda motor, dan mengganti warna cat motornya.

  • 11 Maret ia membunuh seorang tentara yang pernah bertugas di Afganistan. Ia berkata: “Kamu membunuh para saudaraku – Saya bunuh kamu.”
  • 15 Maret ia membunuh dua tentara lainnya, dan melukai  seorang tentara lainnya. Mohamad menjerit: ”Allahhu Akbar” saat menembak mereka.
  • 19 Maret ia membunuh 4 korbanya di sebuah sekolah anak-anak Yahudi. Ayah (guru agama) dengan dua putranya (berusia 5 dan 4 tahun), dan putri dari guru kepala sekolah.

Dalam Mobil dan apartementnya ditemukan beberapa senjata api dan bom-bom molotov.
Pada pengemungan yang memakan waktu 32 jam, sebelum ia tertembak mati  dan menolak menyerah, Mohamad Merah menjawab, “Jika saya mati, itu menyedihkan, tetapi saya akan masuk sorga. Namun  jika kalian mati hal itu lebih buruk bagi kalian.”

5 aksi terrorist Indonesia di Bali. 5 terrorist Islam yang tertembak mati di Bali (18 Maret 2012) sebelum merampok untuk tujuan membiayai aksi pelebaran agama Islam. (Perbuatan ini umum dilakukan oleh Muslim Brotherhood Mesir, pembunuhan berencana atas Anwar Sadat dibiaya  dari hasil memeras dan merampok Kristen Koptik, tulis Mark A. Gabril; Islam and Terrorism)

Berita mengatakan bahwa 3 dari kelompok jihad di atas telah memesan beberapa pelacur ke bungalo sewaan mereka. Ketiganya mati tertembak di bungalo Sanur di mana mereka bermalam. Tembak-menembak terjadi sebelum ketiganya mati. Dari para terrorist ini Polisi menemukan sejumlah CD yang berisi pengajaran bagaimana melalukan jihad, peta-peta rencana perampokan dan dua senjata api dengan peluhan peluru dan topeng penutup muka.

Berbuat dosa perzinahan sebelum melakukan aksi jihad (bom bunuh diri, atau merampok) adalah hal yang umum, itu juga dilakukan oleh aksi terror 11 September WTC Amerika. Islam melarang perbuatan zinah, namun juga mengajar bahwa mati di dalam berjuang bagi Allah (inilah arti jihad) adalah jalan tol menuju Sorga; dengan kata lain, doktrin jihad mengajar bahwa dosa-dosa mereka tidak diperhitungkan jika mereka terbunuh atau melakukan bom-bunuh diri demi membela Allah mereka – ini adalah konsep keselamatan dalam agama Islam, yang sama sekali berbeda 180 derajat dengan ajaran Alkitab. Orang non-Islam sungguh ingin tahu doktrin jihad di bawah ini:

Seorang pemimpin Islam Ahmadiah, yang dianggap sesat oleh mayoritas aliran Islam,  sangat yakin bahwa para jihad masuk neraka. Yang mana yang benar dalam kasus mati berjihad ini?

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

Tulis komentar Anda di sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: