Pelayanan nabi Elia: Menurunkan Sorga ke Bumi


Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari YAHWEH yang besar dan dahsyat itu. (Mal 4:5)

Dunia Hiburan mengenal Susan Boyle, namun sedikit yang mengenal Leif Hetland, penginsiprasi dari ketenaran Susan Boyle. Ini adalah satu dari banyak kesaksian tentang keberhasilan pelayanan nabi Elia, membawa Kerajaan Sorga dan kehendak Bapa Sorgawi terwujud di Bumi.

Nubuatan nabi Maleakhi (450-400 BC) ini menubuatkan kedatangan Yohanes Pembaptis  (lahir antar 5-0 BC) yang melayani dengan urapan nabi Elia yang hidup di jaman raja Ahab, ia dikenal sebagai seorang raja Israel penjembah berhala (memerintah abad 874 BC). Yeshua sendiri berkata bahwa nubuatan Maleakhi ini (nabi Elia yang akan datang kembali) adalah Yohanes Pembaptis, (yang memilihi “roh yang sama” dengan nabi Elia).Llihat Mat 11:13-14, 17:9-13.

Ketiga ayat ini penting untuk diingat, sebab ini adalah tujuan utama panggilan dari Yohanes Pembaptis:

Yesaya: ”Ada suara yang berseru-seru: “Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk YAHWEH, luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi Elohim kita! (Yes 40:3),
Maleakhi: Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari YAHWEH yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah. (Mal 4:5-6)
Markus dalam Injilnya (1:1-5) mengutip nubuatan Yesaya tentang tujuan pelayanan Yohanes Pembaptis: Persiapkanlah jalan untuk Yahweh, luruskanlah jalan bagi-Nya“, (a.3).

Pada Injil; Yohanes 1:23-36, Markus 1:7-11, Matius 3:11-17 jelas sekali Yohanes Pembaptis berkata ia mempersiapkan jalan bagi Yeshua Ha Mashiah.

Dari ketiga ayat di atas dua hal penting kita temukan, perhatikan kalimat yang digaris bawahi:

  1.  Yeshua adalah Elohim,  Yeshua adalah satu dari ketritunggalan YAHWEH, yakni Firman YAHWEH, Firman Elohim yang menjelma menjadi daging, manusia Yeshua Ha Mashiah.  Perhatikan Yoh 1:14-15,29-30, sebagai Hakim dapat dilihat pada Matius 3:12 yang indentik sama dengan Maleakhi 4:6b. Malekhi 3:1 menulis Yeshua sendiri yang mengutus Yohanes. Lebih komplit untuk pembuktian Yeshua Ha Mashiah adalah Elohim, lihat Katagori Alfa Omega Yahshua Ha Mashiah.
  2. Pelayanan “pertobatan para bapa, pemulihan keluarga” ini sangat penting - besar dan dasyat - Elohim berkata jika itu tidak terwujud (kerajaan Elohim hadir di Bumi) maka bumi akan dimusnahkan.

Sebab itu Yeshua (yang dari Sorga) ketika Ia di bumi mengajar ”Doa Bapa Kami” kepada murid-murid-Nya, “Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. (Mat 6:9-10).

Berikut ini adalah sebuah contoh kesaksian bagaimana menghadirkan Kerajaan Sorga di Bumi.
Kesaksian Leif Hetland, adalah seorang bapa dari Norwegia, ia juga seorang pendeta. Kehidupan dan pelayanan pendeta Leif ini berubah setelah ia mengalami jamahan kasih Bapa Sorgawi (1994). Dari seorang pria yang dingin (tidak bisa menunjukkan emosi), karena berasal dari negara kutub, menjadi pria yang bebas mengekpresikan emosinya mampu mengatakan ”saya mengasihi kamu” kepada anak-anaknya dan “maafkan saya” jika ia bersalah. Ia bercerita bagaimana Bapa Sorgawi telah merubahnya: “Dan saya bertobat. … Dan saya menciptakan Sorga di Bumi. Saya menciptakan “a home” (rumah harmoni) untuk keluarga saya dan itu adalah tranformasi total untuk semua kam,” ceritan Leif pada Sid Roth, di program “It’s Supernatural!”

Tahun 2002, ia mengalami jamahan Bapa Sorgawi yang kedua: “sonship” – kesadaran bahwa ia adalah anak (putra) dari Bapa Sorgawi; ayat Yohanes 14:18 menjadi jelas baginya. “Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.”

Sejak itu penginjilan pendeta Leif menjadi lebih mudah sebab ia sekarang dapat mengekpresikan kasih (Bapa Sorgawi yang ia telah terima). “Saya percaya bahwa kasih adalah bahasa, yang orang buta dapat melihat dan orang tuli dapat mendengar,” kata pendeta yang telah mengalami “pelayanan nabi Elia” tersebut.

Ia mengajar bagaimana membangkitkan kembali mimpi sorgawi  (Kerajaan Bapa sorgawi dan kehendak-Nya hadir di Bumi) yang telah terkubur, untuk bisa hidup kembali dan berubah menjadi kenyataan.

Kesaksian Susan Boyle. Satu dari sekian banyak murid Leif Hetland yang telah berhasil mewujudkan mimpi sorgawi ini adalah Susan Boyle.
Susan Boyle, orang Skotlandia, adalah seorang penyanyi (saat berumur 22 tahun) , ia pernah bermimpi untuk menjadi penyayi yang tenar, namun mimpi itu kandas. Setelah Susan belajar dari pendeta Leif, percaya diri Susan bangkit kembali. Ia memberanikan diri untuk hadir di perlombaan Britain’s Got Talent 2009, suatu acara kompetisi keahlian yang berasal dari USA dan ditiru di banyak negara di dunia. Anda tahu usia berapa ia hadir di pentas keahlian ini? Saat ia sudah berumur 47 tahun! Dan maaf, badannya sudah langsung (gemuk) tidak langsing lagi. Koran-koran Inggris mengolok-olak dia “lupakan mimpimu itu!”Menit-menit sebelum Susan bernyanyi, ketiga juri sangat memandang remeh wanita ini,  … apalagi setelah mendengar ”mimpi Susan” tersebut. Seorang juri memutar mata bolanya tanda ”mimpi yang imposible!” seorang juri lainnya memutar kepalanya kesamping dengan bibir yang sedikit ditarik kesamping, demikian juga ekpresi para hadirin; semuanya melawan ”mimpi yang Susan miliki.” Tetapi baru beberapa detik pertama Susan yang gemuk ini bernyanyi lagunya ”I dreamed a dream.” TIBA-TIBA atmosfir stadion Britain’s Got Talent 2009 ini berubah arah 180 derajat! Di final ketiga juri bahkan berdiri setelah Susan bernyanyi dan seorang juri pria bahkan meneteskan air mata terharu dan kagum dengan penampilan Susan Boyle ini. Susan Boyle – Britain’s Got Talent 2009  “I Dreamed A Dream. Rekaman video ini telah ditonton hampir 80 juta kali! Lyric dari lagu I Dreamed a Dream ini:

There was a time, when men were kind
And their voices were soft
And their words were inviting
There was a time, when love was blind
And the world was a song
And the song was exciting
There was a time it all went wrong

I dreamed a dream in time gone by
When hope was high and life worth living
I dreamed that love would never die
I dreamed that God would be forgiving

Then I was young and unafraid
And dreams were made and used and wasted
There was no ransom to be paid
No song unsung, no wine untasted

But the tigers come at night
With their voices soft as thunder
As they turn your hope apart
As they turn your dreams to shame

He slept a summer by my side
He filled my dreams with endless wonder
He took my childhood in his stride
But he was gone when autumn came

And still I dream he’d come to me
That we would live the years together
But there are dreams that cannot be
And there are storms we cannot weather

I had a dream my life would be
So different from the hell I’m living
So different now from what it seemed
Now life has killed the dream I dreamed

Ia menempati juara dua pada Britain’s Got Talent 2009. Dan sejak itu ia telah diundang kebanyak negara, seperti di dunia, termasuk Jepang dan China. Di bawah ini penampilan Susan Boyle (di video YouTube):

Apakah kehidupan di sekitar Anda telah membunuh mimpi (rencana YAHWEH yang mulia) di dalam hidupmu?

Bangkitlah dari rasa belas kasihan diri sendiri, lihatlah ke Sorga, Terangmu sudah datang, kembalilah kepada-Nya, maka ia akan memulihkan mimpimu tersebut! Banyak orang berkata usia 50 adalah usia telat untuk berkarya, kenyataannya sungguh berlawanan! Anda tahu Honda, McDonald, Abraham Lincoln adalah sedikit contoh dari banyak orang yang sukses justru ketika mereka telah berumur 50 tahun! Ingatlah Yeshua Ha Mashiah adalah Elohim ‘Kebangkitan dan Hidup!!’

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog
About these ads
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 36 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: