Apakah Muhammad nabi dan rasul Elohim (Allah)?


Lalu berfirmanlah Ia: “Dengarlah firman-Ku ini. Jika di antara kamu ada seorang nabi, maka Aku, YAHWEH menyatakan diri-Ku kepadanya dalam penglihatan, Aku berbicara dengan dia dalam mimpi. (Bil 12:6)

Orang Islam lima kali sehari mengucapkan kalimat Shahada yang menyatakan bahwa Muhammad adalah rasul Elohim atau Allah,  dan dipanggil juga sebagai nabi. Dunia tidak mempertanyakan masalah intern agama Islam, namun karena Islam mengklaim bahwa Elohim (Allah) orang Islam adalah sama seperti Elohim Israel dan Kristen bahkan sebagai nama (bukan jabatan atau titel) dari sembahan para Muslim, maka pertanyaan berikut ini perlu dikeluarkan:

Benarkah Muhmmad, yang lahir pada abad ke enam di tanah Arab, adalah rasul Elohim (Allah)?
Benarkah ia utusan dari Elohim Abraham, Elohim Ishak dan Elohim Yakub?

Pada artikel ini Anda akan melihat bukti yang ditunjukan oleh kedua kitab suci Alkitab dan Kuran, ditambah Hadith.

Tidaklah diragukan bahwa kitab suci Islam, Kuran, mengutip banyak sekali nama-nama nabi yang tertulis di Alkitab.
Pertanyaannya ialah apakah kata Alkitab – yang merupakan sumber asli firman Elohim – tentang syarat-syarat seorang nabi dan rasul Elohim (Allah)?
Apakah Muhammad memenuhi standard-standard kenabian dan kerasulan yang firman Elohim tetapkan?

Sebelum kita melihat standard nabi dan rasul, kita lihat  dahulu arti dari kata nabi dan rasul tersebut. Nabi dan rasul adalah dua jabatan yang bersifat ”utusan” atau ”messenger,” sama seperti ”tukang pos” yakni pengirim berita dari Elohim kepada umat-Nya. Bedanya ialah seorang nabi lebih banyak bernubuat,  menyampaikan pesan-pesan Elohim yang bersifat informatif baik untuk masa saat itu maupun masa yang akan datang. Yang terakhir ini disebut berita ”nubuatan.” Dan seorang rasul meyampaikan berita yang bersifat pengajaran ”menunjukan jalan-jalan Elohim” dan ”bagaimana hidup benar,” membawa umat Elohim untuk hidup sesuai firman-Nya, bagaimanapun seorang rasul bukanlah seorang guru. Tepatnya ada lima jawatan yang diberikan YAHWEH, Elohim Abraham, Ishak dan Yakub, kepada umat-Nya, baca Efesus 4:11.

Berikut ini adalah beberapa standard yang Alkitab berikan untuk seseorang adalah benar utusan Elohim.

1. Tanda-tanda yang menyertai seorang nabi dan rasul Elohim (Allah).
Mari kita lihat apa yang Taurat dan Injil katakan tentang para utusan Elohim ini.

1a. Nabi dan rasul Elohim membuat mujizat
Kitab Taurat yang kedua, yakni kitab Keluaran, adalah kitab pertama dari seluruh Alkitab yang menjelaskan bagaimana seorang nabi Elohim diutus. Musa terpilih untuk menjadi nabi bagi YAHWEH membawa umat-Nya keluar dari perbudakan Mesir (pasal 3). Musa dengan sederhana mempertanyakan panggilan kenabiannya tersebut kepada Pengutusnya, ia berkata:  Lalu sahut Musa: “Bagaimana jika mereka tidak percaya kepadaku dan tidak mendengarkan perkataanku, melainkan berkata: YAHWEH tidak menampakkan diri kepadamu?” (Kel 4:1). Dengan kata lain Musa bertanya kepada Elohim: “Bagaimana aku bisa membuktikan kepada mereka bahwa benar ENGKAU yang mengutus aku?” YAHWEH memperagakan dua mujizat kepada Musa: tongkat gembalanya jadi ular, tangannya menjadi kusta setelah dimasukkan kedalam bajunya dan sembuh dalam seketika setelah ia memasukkan tangan kustanya tersebut ke bajunya lagi. Dan Elohim Israel ini berjanji untuk membuat mujizat-mujizat melalui Musa dihadapan bangsa Mesir. Dan ia juga melakukan banyak mujizat dihadapan bangsa Israel. Mengapa mujizat  penting untuk disertai oleh seorang utusan YAHWEH? Elohim memandang perbuatan mujizat adalah suatu materai dari kepribadian-Nya untuk dikenal umat-Nya, seperti tertulis: dan supaya engkau dapat menceriterakan kepada anak cucumu, bagaimana Aku mempermain-mainkan orang Mesir dan tanda-tanda mujizat mana yang telah Kulakukan di antara mereka, supaya kamu mengetahui, bahwa Akulah YAHWEH.” (Kel 10:2).

Tidak diragukan bahwa perbuatan mujizat adalah tanda utusan Elohim, Yeshua, yang adalah Yahweh, guru dan nabi, selama tiga setengah pelayanan-Nya melakukan banyak sekali mujizat – sakit disembuhkan, kerasukan setan dilepaskan, lumpuh berjalan, buta melihat dan orang mati dibangkitkan! Tahukah Anda apa yang Yeshua nyatakan pertama-tama kepada murid-murid-Nya setelah kebangkitan-Nya? Otoritas atas semua kuasa ada ditangan-Nya!, Yeshua mendekati mereka (rasul-rasul-Nya) dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. (Mat 28:18)

Melalui pernyataan ini, Yeshua mengingatkan mereka akan janji-Nya kepada mereka sebelum Ia tersalib: Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; (Yoh 14:12) dan memperteguh tugas penggilan kerasulan mereka yang tercatat pada kitab Injil: Yeshua memanggil kedua belas murid-Nya (12 rasul; ayat 2) dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. (Mat 10:1)

Pernyataan Yeshua pada Injil Matius 28 ini adalah penegasan Yeshua bahwa sekaranglah saatnya bahwa Ia akan mengutus para rasul dan semua murid-murid-Nya keseluruh dunia dengan disertai kuasa yang Ia telah miliki tersebut. Awal Pencurahan Kuasa yang maha dasyat ini terjadi pada hari-raya Pentakosta (Kis 2), dimana mereka (kira-kira 120 murid; Kis 1:15) yang sedang berkumpul di sebuah gedung di Yerusalem dipenuhi dengan api Roh Kudus, sesuai nubuatan nabi Yoel (2:27-29). Inilah sebabnya di manapun para hamba-hamba YAHWEH memberitakan firman-Nya, mujizat-mujizat dan tanda-tanda ajaib terjadi, tentu sampai saat ini!

Bagaimana dengan Muhammad?, Muhammad sendiri mengakui bahwa ia tidak disertai dengan tanda-tanda mujizat. Hadirnya Kuran yang ia anggap satu-satunya mujizat yang ia telah klaim sebagai tindakan mujizatnya  ternyata membuktikan dirinya sendiri bukanlah seorang nabi atau pun rasul, sebab isinya penuh dengan kesalahanvideo berbahasa Arab –  (tata-bahasa dan pesan) , sehingga ia perlu mengganti banyak ayat dan menaruhnya ayat-ayat yang baru. (1)

1b. Nabi dan rasul Elohim bernubuat
Maka Roh YAHWEH meliputi aku dan YAHWEH berfirman kepadaku: “Katakanlah: Beginilah firman YAHWEH: … (Yeh 11:5)
Ketika Yeshua duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” Jawab Yeshua kepada mereka: … Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu. … (Mat 24:3-44)

Alkitab mencatat ratusan nubuatan-nubuatan dari kitab Taurat pertama (Kejadian) sampai kitab Wahyu, hal ini membuktikan bahwa YAHWEH adalah Elohim (Allah) yang hidup, Ia berbicara memberitahukan hal-hal yang akan datang. Anda tidak akan menemukan nubuatan pada kitab-kitab suci diluar Alkitab, mengapa? Sebab Elohim yang sesungguhnya hanyalah satu, yang lainnya hanyalah buatan manusia semata. Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Elohim dan tidak ada yang lain, Akulah Elohim dan tidak ada yang seperti Aku, yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, …(Yes 46:9-10)

Muhammad. Ia tidak pernah bernubuat tentang apapun yang penting, bahkan ia tidak tahu masa depan kekekalan hidup dirinya sendiri: “By Allah, though I am the apostle of Allah, yet I do not know what Allah will do to me.” (Hadith vol. 5:266).

1c. Nabi dan rasul Elohim nubuatannya haruslah terjadi.
Akulah Elohim dan tidak ada yang seperti Aku, yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan, (Yes 46:9-10). YAHWEH menggaransi perkataan-Nya.
Melakukan mujizat dan bernubuat, hanyalah bagian kecil dari tanda seseorang utusan Elohim, sebab nabi palsu melalui kuasa Iblis dan roh-roh jahat pun bisa juga melakukan kedua perkara tersebut. Standard yang lebih tinggi dari kedua hal di atas ialah “nubuatan utusan Elohim tersebut haruslah terjadi!, seperti tertulis pada kitab Taurat kelima: Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH? apabila seorang nabi berkata demi nama YAHWEH dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan YAHWEH; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya.” (Ul 18:21-22)

Ayat ini adalah keterangan dari janji YAHWEH kepada nabi Musa, bahwa seorang nabi akan Dia bangkitkan dikemudian hari, yang  mana perkataan nabi yang akan datang ini harus didengar (18), nabi ini adalah Yeshua Ha Mashiah. Yeshua menubuatkan hal-hal apa yang akan terjadi di akhir jaman: kelaparan, gempa bumi, perang serta pengikut-Nya akan dianiaya dan dibunuh atas nama agama – semuanya tergenapi!! Guru-guru Kuran mengajar bahwa nubutan Ulangan 18:18 ini adalah tentang Muhammad, yang tentu saja tidak ada dasar kebenarannya. Baca: “Nabi seperti nabi Musa pada nubuatan Ul. 18” juga Does the Qur’an contain any prophecies about the future?

Bagaimana dengan ‘nubuatan’ Muhammad? Baca Muhammad is not a true Prophet of God by Abrahamic-faith pada Proposition 4.

2. Kehidupan seorang nabi dan rasul Elohim (Allah).
Kuduslah kamu, sebab Aku, YAHWEH, Elohimmu, kudus. (Imamat 19:2)

Buku Mark A. GabrielYeshua dan Muhammad dalam bahasa Arab, juga bisa dibaca dalam bahasa Indonesia.
Jika mujizat dan nubuatan yang tergenapi adalah tanda seorang utusan Elohim yang Ia beri untuk umat-Nya bisa mengetahui, maka bagi diri-Nya sendiri Ia menuntut para utusan-Nya tersebut haruslah hidup sesuai dengan kepribadian-Nya.

Kita tahu bahwa nabi dan rasul memiliki posisi yang lebih tinggi daripada seorang imam (iman ialah setara dengan pendeta pada jaman ini). Firman YAHWEH pada kitab Taurat ketiga, kitab Imamat, bicara tentang hubungan seorang imam dengan wanita sebagai berikut:

  • Sebagai suami, ia tidak boleh berzinah dengan perempuan lain (Im 21:4)
  • Tidak boleh memperisteri wanita yang tidak perawan, atau janda atau telah dicerai (21:7, 14)
  • Calon isterinya haruslah seorang perawan dan dari sebangsanya sendiri (21:13)

Dan di Perjanjian Baru di tegaskan kembali: Karena itu penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat (tingkah lakunya), suami dari satu isteri, dapat menahan diri, bijaksana, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang, bukan peminum, bukan pemarah melainkan peramah, pendamai, bukan hamba uang, seorang kepala keluarga yang baik, disegani dan dihormati oleh anak-anaknya. (1Ti 3:2-4)

Ketika Paulus mendelegasikan pengangkatan penatua-penatua di Kreta (Yunani) kepada muridnya Titus, Paulus menegaskan bahwa Titus harus menemukan mereka dari bapa-bapa yang hanya memiliki satu isteri dan yang hidupnya benar (Titus 1:5-9).

Sejarah mencatat bahwa Muhammad, seorang suami yang baik sebelum isteri pertamanya, Khadijah (bekas seorang janda yang telah dua kali menikah) meninggal dunia, namun secepat Khadijah meninggal dunia, Muhammad tercatat menikah sekali setiap tahunnya, selama hidupnya ia telah mengawini 15 wanita dan memiliki selir-selir bagi kepuasan dagingnya. (2)

3. Ajaran dan pesan seorang nabi dan rasul Elohim (Allah) haruslah sesuai firman-Nya.
Apabila di tengah-tengahmu muncul seorang nabi atau seorang pemimpi, dan ia memberitahukan kepadamu suatu tanda atau mujizat, dan apabila tanda atau mujizat yang dikatakannya kepadamu itu terjadi, dan ia membujuk: Mari kita mengikuti elohim lain, yang tidak kaukenal, dan mari kita berbakti kepadanya, maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau pemimpi itu;  … Nabi atau pemimpi itu haruslah dihukum mati, karena ia telah mengajak murtad terhadap YAHWEH, Elohimmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir dan yang menebus engkau dari rumah perbudakan–dengan maksud untuk menyesatkan engkau dari jalan yang diperintahkan YAHWEH, Elohimmu, kepadamu untuk dijalani. … (Ul 13:1-5)

Seorang boleh mengaku nabi dan membuat tanda-tanda mujizat, TETAPI jika ajarannya bertolak belakang dari pesan Alkitab, maka IA ADALAH NABI PALSU.

Jadi dua test di bawah ini penting untuk menguji apakah benar seorang utusan Elohim ialah:

  • Seorang yang mengklaim sebagai utusan Elohim, maka ajaran dan pesanya haruslah sesuai dengan Alkitab. Perintah-Nya  (Rhema) dan firman-Nya yang tertulis (Logos) tentunya tidak pernah bertentangan. Yeshua (Firman yang menjadi manusia = Rhema) sering kali berkata: “ada tertulis” dan “tidakkah kamu baca” atau “belum pernahkah kamu baca.” Ia selalu merefer kepada Perjanjian Lama (Logos)! (3)

Bila Yeshua sendiri berkata bahwa hukum yang terutama dan yang pertama (Mat 22:36-40) adalah 10 Perintah Elohim (Kel 20:1-17), maka jika ada nabi atau utusan Elohim yang berkata bahwa 10 Perintah tersebut tidak berlaku maka ia adalah bukan utusan YAHWEH. Itulah sebabnya banyak guru agama mengajarkan pembunuhan kepada orang yang tidak seiman kepada ajaranya dan kehidupan pemimpin agama ini memiliki kehidupan sex yang tidak kudus.

  • Perinsip “utusan Elohim meneruskan pesan atau ajaran Pengutusnya” haruslah dipegang, jika tidak ia adalah nabi atau rasul palsu.

Perhatikan tiga ayat ini:

  1. Pesan Elohim kepada Musa tentang Harun (kakaknya Musa) yang akan menjadi penyambung lidah (penerus perkataan) nabi Musa: Maka engkau harus berbicara kepadanya dan menaruh perkataan itu ke dalam mulutnya; Aku akan menyertai lidahmu dan lidahnya dan mengajarkan kepada kamu apa yang harus kamu lakukan. Ia harus berbicara bagimu kepada bangsa itu, dengan demikian ia akan menjadi penyambung lidahmu dan engkau akan menjadi seperti Elohim baginya. (Kel  4:15-16).
  2. Malam terakhir pelayanan Yeshua: Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. (Yoh 17:4)
  3. Yeshua dan penerus-Nya, Roh Kudus: Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. (Yoh 16:13-14)

Firman Elohim berkata bahwa YAHWEH akan menyertai lidah Musa dan lidah Harun yang adalah penyambung lidah Musa, juga para nabi dan rasul yang dipenuhi Roh Kudus akan meneruskan ajaran Yeshua dan pesan mereka pastilah memuliakan Yeshua, dengan kata lain seseorang yang adalah benar-benar utusan Elohim maka ada garansi bahwa perkataan nabi atau rasul tersebut tidak akan ada kontradiksi dengan Firman YAHWEH, Alkitab.

Para penerus ajaran Muhammad mengklaim bahwa Muhammad adalah nabi terakhir Elohim dan memperbaiki Kitab Suci (Alkitab) yang sebelumnya. Dua kesalah fatal terjadi pada klaim ini

  1. Alkitab adalah firman YAHWEH, jadi Kitab Suci ini sudah sempurna. Yeshua berkata bahwa firman YAHWEH tidak bisa dibatalkan (Yoh 10:35). Artinya jika ada sebuah ajaran atau doktrin yang berbeda dari Alkitab, itu adalah ajaran palsu.
  2. Alkitab tidak pernah berkata, bahkan juga bernubuat tentang Muhammad. Artinya ayat-ayat Alkitab yang dipakai oleh guru-guru Islam untuk menghubungkan Muhammad dengan status kenabian yang berakar dari kepercayaan Abraham, orang Ibrani, tidaklah bisa dibenarkan dan tidak Alkitabiah.

Kesimpulan:
Karenanya ajaran dan kehidupan Muhammad, pembawa agama Islam, yang bertolak belakang 180 derajat dari ajaran Alkitab, maka terbukti bahwa Muhammad bukanlah nabi dan juga bukan rasul Elohim (Allah) yang disembah oleh Abraham, Ishak dan Israel (Yakub) dan seluruh orang Kristen. Tepatnya Muhammad dan pengikutnya meneguhkan apa yang Yeshua telah nubuatkan sekitar 570 tahun sebelum Muhammad memulai agama Islamnya, itu tertulis pada Injil Yohanes 16:1-4.

Keimanan bukanlah sekedar kesukaan seseorang memilih atau mempercayai sesuatu, keimanan lebih tinggi derajatnya dari kesukaan seseorang akan pakaian atau sepatu tertentu, dimana ia bisa mengenakannya dan menggantikan dengan pakaian atau sepatu yang lain.
Keimanan juga bukanlah sekedar kesukaan sesorang membaca dan mempraktekan suatu kitab suci, keimanan lebih tinggi dari praktek menghafal dan mempercayai kalimat-kalimat keramat sebagaimana dukun lakukan,
Keimanan bukanlah hobbi dan juga bukan dunia mejik, keimanan adalah kendaraan manusia menuju kepada kekekalan api Neraka atau kepada Sorga mulia.
Agama sebagaimana pakaian atau sepatu, semuanya adalah buatan manusia;
dunia mejik sama dengan dunia hipnotis, dimana si pelaku diajar untuk mempercayai sesuatu (apapun itu) sebagai sesuatu yang nyata dan sebagai kebenaran.

Anda boleh saja mengatakan 100 kali setiap hari bahwa “10 kali 10 sama dengan 10 juta”, Namun keyakinan Anda tersebut tidak akan terwujud di dalam dunia nyata, sama halnya dengan keimanan, Anda boleh saja mengatakan 100 kali setiap harinya bahwa Muhammad adalah rasul Elohim (Allah), tapi karena firman Elohim tidak mengatakannya maka keimanan Anda itu sia-sia. Tetapi Alkitab dengan tegas menulis:  Karena begitu besar kasih Elohim (Allah) akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yoh 3:16)

Pernyataan pada Injil Yohanes ini diteguhkan oleh kitab-kitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, bahwa Anak-Nya, yakni Yeshua Ha Mashiah, telah dinubuatkan oleh para nabi dan ajaran-Nya diteruskan oleh para rasul-Nya, dan Yeshua sendiri secara tegas membuka kebenaran tentang diri-Nya:

  • Kata Yeshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh 14:6)
  • Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia (YAHWEH) yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Elohim (Allah), dan mereka yang mendengarnya, akan hidup. (Yoh 5:24-25).

Semua perkataan firman YAHWEH ini diteguhkan oleh perkataan Muhammad sendiri (a warner) bahwa Hakim akhir jaman ialah Yeshua Ha Mashiah (Isa al-Masih)

Jika Anda ingin menerima Yeshua Ha Mashiah sebagai Juruselamat Anda, bacalah artikel ini: Apa yang orang harus lakukan untuk masuk dapat masuk Sorga?

Footnotes:
1. Banyaknya kesalahan Kuran dapat juga dilihat di sini: Samples of Quranic Contradictions, Inconsistencies and Errors ; Outrageous Language Errors in the Quran. Ditemukannya Kuran Sana (Audio) di Yamen dan dalam bahasa Syro-Aram membuktikan bahwa Kuran berbahasa Arab yang ada saat ini adalah hasil editing dari Kuran sebelumnya.

2. Dunia mempertanyakan status kenabian dan kerasulan Muhammad di dalam bagaimana ia mendapatkan para isterinya, beberapa contoh ialah isteri ketiganya Aisyah, ditunanginya ketika berumur 6 tahun, Zainab (isteri ke 5) adalah isteri dari putra angkatnya, Zaid. Pernikahan dengan Zainab ini menimbulkan kekacauan budaya, sehingga Muhammad mengeluarkan suatu surah (33:37) yang isinya Elohim (Allah) mengijinkan menikahi isteri-isteri dari anak-anak angkat. Dan isteri-isteri yang di nikahinya sebagian adalah janda-janda yang suaminya terbunuh oleh pedang para pengikutnya, dan tidak terhitung dari para perempuan malang yang kehilangan suami dan ayah mereka menjadi pemuas napsu sex Muhammad dan para pengikutnya. Catatan: Telah banyak penulis dari negara-negara Islam menceritakan sejarah pernikahan Muhammad ini, beberapa contoh: Dr.  Ergun & Emir Caner, Unveiling Islam;   Dr. Anis A. Shorrosh, Islam Revealed (dalam bahasa Indonesia: Kebenaran Diungkapkan). Baca juga Mohammed the Husband pada Origins of Islam

3. “Ada tertulis” (Mat 4:4,6,7,10; 11:10; 21:13 dan 26:24,31,56; belum termasuk pada ketiga Injil lainnya) dan “tidakkah kamu baca” (Mat 12:3, 5; 19:4; 22:31) atau “belum pernahkah kamu baca” (Mat 21:16; Mar2:25). Alkitab ditulis oleh lebih dari 40 penulis namun isinya merupakan satu-kesatuan pesan, sebab sumber inpirasinya hanyalah satu, yakni Elohim itu sendiri (2Tim 3:16).

Bacaan berkait:

Referensi:

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/.  Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog


About these ads

3 Tanggapan

  1. pelajari dan pahami sedalam dalam nya Alqur’an sebelum anda menghina nabi Muhammad .zaman nabi Muhammad berbeda dg zaman sekarang coba baca cerita zaman jahiliyah disitu anda akan temukan alasan muhammad menikah lebih dari satu .seberapapun anda membuat yang menurut anda fakta anda buat tidak akan mampu menutup kebenaran ajaran muhammad .banyak bukti bukti yg ditemukan dunia tentang kebenaran muhammad namun sayang banyak pihak pihak ketakutan jika bukti peninggalan sejarah itu bisa mengungkap kebenaran akhrnya ya di sembunyikan.bahkan ada tokoh dunia non muslim menulis dan menempatkan nabi muhammad sebagai orang nomer 1 dari 100 orang yang berpengaruh di dunia.kesombongan dan keangkuhan anda terlihat dari tulisan tulisan yang anda buat tapi penuh dengan ketidak tahuan tentang orang yg anda tulis dan anda hina akhlak dan kebenarannya.terkadang juga heran orang orang agama anda sampai repot repot mencari kekurangan agama islam .prustasi tak mendapat kan kekurangan justru kebenaran yang ada namun keangkuhan anda anda smua menolaknya alhasil menulis tulisan tulisan yg isinya hanya menghujat,mencaci, yg dijadikan senjata pasti masalah muhammad menhkah lebih dari 1di gembar gemborkan sebagai orang doyan ngesex .ck..ck ..picik dan sempit pikiran anda .saran saya lebih baik intropeksi ayat 2 anda yg udah bnyk cmpur tangan manusia dari pada cuma sibuk mencari cari kesalahan Alquran dan nabinya yg sampai kapan pun anda cari kejelekannya tidak akan anda temukan kalau memang benar ingin membuktikan islam ,Alqur’an,dan nabi Muhammad itu ajaran yg salah cari kumpulkan bukti yg sebenarnya bukan dari kitab anda yg sudah g original juga bukan dari intelektualmu yg sempit .cari fakta fakta didunia yg benar2 akurat baru anda tulis bukan cuma karangan tulisan yg anda tulis dari terkaan terkaan anda saja baca Alqur’an dan alhadish pahami terjemahkan pada yg mengerti jangan cuma selembar bacanya lalu dg enaknya anda cela muhammad .ok smoga anda akan bisa memuaskan emosi buta anda tentang islam dan muhammad selamat investigasi

    • Salam sejahtera sdri Lea. Harap Anda pelajari dan bedakan antara
      1. “doktrin dan ajaran para guru Islam” dengan “doktrin dan ajaran nabi Muhammad yang berdasar dari Kuran dan banyak Hadis”
      2- Isi Kuran dengan isi Alkitab
      3. Sejarah Islam menurut guru Islam Anda dengan sejarah Islam menurut catatan-catatan sejarah para sejarahwan

      Setelah Anda berinvestigasi (mengutip kalimat Anda) ketiga perbedaan tersebut, baliklah ke blog ini memberi komentar dengan refernsi dan link yang solid, saya akan sangat senang menerima komentar Anda. Terima kasih.

    • GAMPANG MARAH _KURANG TELAAH–ASAL KOMPLAIN-

Tulis komentar Anda di sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 39 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: