Yohanes Pembaptis, nabi yang unik untuk berita yang khusus


Dan inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa Yohanes Pembaptis imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: “Siapakah engkau?” Jawabnya: “Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan YAHWEH! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya.”  (Yoh 1:19-23)

Yohanes Pembaptis adalah nabi yang unik, kelahirannya unik,  juga unik didalam pangilan pelayanannya, unik didalam cara hidupnya, dan unik didalam pemberitaan pesannya. Ia lebih dari sekedar seorang yang membaptiskan banyak orang di sungai Yordan, ia meminta pengakuan dosa secara terbuka dimuka umum dan meminta buah-buah pertobatan mereka.

Kelahirannya. Ia adalah putra dari sebuah generasi  keluarga imam, orang tuannya bernama Zakharia dan Elisabet (Luk 1:15). Malaikat YAHWEH, Gabriel,  berbicara langsung kepada Zakharia ketika ia sedang melayani pelayanan mezbah bahwa kelahiran putranya ini akan membawa banyak orang bersukacita, namanya pun diberitahukan oleh malaikat, haruslah engkau menamai dia Yohanes (Yehohanan atau Yohanan; Ibrani, mengandung arti ”Anugerah / Belas kasihan  YEHOVAH – kata modern dari YAHWEH) (Luk 1:13). Yohanes telah dipenuhi Roh Kudus bahkan, mulai dari rahim ibunya, dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras, malaikat ini berkata. (Luk 1:15).

Peristiwa unik lain dari kelahirannya ini ialah bahwa sejak malaikat YAHWEH ini berbicara kepada ayahnya, Zakharia, ayahnya ini langsung tidak bisa bicara lagi ketika pertemuan yang luar biasa ini. (Luk 1:19-23). Ketika hari pemberian nama tiba, sanak keluarga dan para tetangga yang datang ingin memberikan namanya Zakharia menurut nama bapanya, tetapi ibunya berkata: “Jangan, ia harus dinamai Yohanes.”  (Luk 1:60)

Lalu mereka bertanya kepada bapanya,  Zakharia yang  tetap  bisu ini. Ia meminta batu tulis, lalu menuliskan kata-kata ini: “Namanya adalah Yohanes.” Dan merekapun heran semuanya* Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Elohim. (Luk 1:63-64)

*) Sebab ini adalah nama yang baru pada marga kedua pasangan ini, orang Israel biasanya memberi nama anaknya sesuai dengan apa yang ada pada marga mereka, untuk menghindari kebingungan di dalam daftar keturunan mereka … Alasan lainnya … penghormatan untuk para orang tua dan para nenek moyang (Albert Barnes’ Note on the Bible ).

Hidupnya dan panggilan pelayanannya. Nabi unik untuk pelayanan yang unik, itulah Yohanes Pembaptis. Rasul Markus memulai kitab Injilnya dengan kalimat: Inilah permulaan Injil tentang Yahshua Ha Mashiah, Anak Elohim. Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: “Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk YAHWEH, luruskanlah jalan bagi-Nya”, (Mar 1:1-3) juga Mat 11:10, Yes 40:3-4

Nabi Yesaya menubuatkan kedatangan Yohanes Pembaptis sebelum runtuhnya kerajaan Yehuda, dan nabi Maleakhi bernubuat  hal yang sama setelah orang Israel kembali dari Persia (Mal 3:1).

Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. (Mat 3:4; Mark 1:6). Malaikat pemberi kabar Gabriel berpesan kepada Zakharia tujuan dari panggilan YAHWEH untuk putranya Yohanes:

  • Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu (Luk 1:14);
  • ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada YAHWEH, Elohim mereka (16),
  • dan ia akan berjalan mendahului YAHWEH dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi YAHWEH suatu umat yang layak bagi-Nya.” (17)

Pemberitaan kotbahnya. Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Elohim akan mengampuni dosamu.” (Mar 1:4).
Ladang penginjilannya ialah padang gurun dan bukan di dalam rumah-rumah ibadah (Luk 7:24). Sebagaimana namanya ”Yohanes atau Yehohanan / Yohanan” adalah suatu nama yang unik dan baru dikalangan keluarga imam Zakharia, maka pemberitaannya pun  baru juga. Inilah titik tolak perubahan sebuah pengajaran ”penghapusan dosa.” Ribuan tahun lamanya berita pengampunan dosa diajarkan oleh Musa dan para nabi setelah Musa bahwa orang yang berdosa harus membawa kepada imam seekor lembu jantan /domba jantan / kambing jantan atau dua burung tekukur (yang terakhir bagi yang miskin) (Im 4; 16:15.16; Bil 6:10-11), dan imam akan menyembelih binatang tersebut, dan membawa darahnya masuk ke belakang tabir, kemudian haruslah diperbuatnya dengan darah itu seperti yang diperbuatnya dengan darah lembu jantan, yakni ia harus memercikkannya ke atas tutup pendamaian dan ke depan tutup pendamaian itu.  (Imm 16:15)

Yohanes Pembaptis mengkotbahkan dan mengajar bahwa untuk orang diampuni dosanya, tidak perlu lagi membawa binatang untuk dikorbankan, tetapi melalui pertobatan dan baptisan (penyelaman kedalam air)! Mungkin Anda bertanya: dengan otoritas apa Yohanes merubah aturan “penghapusan dosa” ini?” Jawabannya ialah bukan melalui otoritas dirinya sendiri, sebab ia (dirinya sendiri tahu juga) hanyalah seorang utusan YAHWEH. Pengutusnya sendirilah, Elohim, yang merubah aturan tersebut! Peraturan penghapusan dosa ini berubah sebab “Domba Jantan” yang sesungguhnya telah hadir  di Bumi, nama-Nya ialah Yahshua Ha Mashiah. Ingat bahwa Yohanes lebih tua hanya beberapa bulan dari Yahshua. Inilah yang dikatakan oleh Yohanes Pembaptis ketika ia melihat Yahshua: Lihatlah Anak domba Elohim, yang menghapus dosa dunia.” (Yoh 1:29).

Dan penulis kitab Ibrani menulis: Tetapi Ha Mashiah telah datang sebagai Imam Besar untuk hal-hal yang baik yang akan datang: Ia telah melintasi kemah yang lebih besar dan yang lebih sempurna, yang bukan dibuat oleh tangan manusia, –artinya yang tidak termasuk ciptaan ini, — dan Ia telah masuk satu kali untuk selama-lamanya ke dalam tempat yang kudus bukan dengan membawa darah domba jantan dan darah anak lembu, tetapi dengan membawa darah-Nya sendiri. Dan dengan itu Ia telah mendapat kelepasan yang kekal. (Ibr 9:11-12)
Karena itu Ia adalah Pengantara dari suatu perjanjian yang baru, supaya mereka yang telah terpanggil dapat menerima bagian kekal yang dijanjikan, sebab Ia telah mati untuk menebus pelanggaran-pelanggara yang telah dilakukan selama perjanjian yang pertama. (15)
Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi, demikian pula Ha Mashiah hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.  (27-28).
Perhatikan anak kalimat terakhir, jelas bahwa anugerah keselamatan melalui darah Yahshua tersedia bagi semua manusia (bangsa dan bahasa), tetapi keselamatan keselamatan tersebut HANYA dimiliki oleh mereka yang menantikan Dia. Menantikan berarti: percaya dan menjaga kepercayaan itu sampai ia meninggal atau Yahshua datang kembali.

Sungguh berita di atas adalah suatu berita sukacita yang luar biasa dan baru bagi bangsa Israel dan seluruh penduduk Bumi saat itu, bahwa YAHWEH memberikan anugerah dan belas kasihan-Nya kepada mahluk ciptaan-Nya, itu sesuai dengan nama utusan tersebut ”Yohanes” yang artinya Anugerah YAHWEH atau Belas kasihan YAHWEH. Para ahli Alkitab menyebut jaman dimana kita hidup sekarang ini adalah “Jaman Anugerah.”

Yohanes menuntut pertobatan yang sungguh dari setiap orang yang ingin dibaptis, bukan sekedar aturan keagamaan. Kepercayaan Yahudi  saat itu terbagi di dalam beberapa kelompok dan mereka saling menyonbongkan sektenya sendiri. Dua sekte terbesar diantaranya ialah Farisi (’Kristen’ tradisi) dan Saduki (’Kristen’ liberal) Mat 3:7, para pengikut kedua sekte ini ditegurnya dengan  keras. Raja Herodes pun yang merebut istri orang lain ditegurnnya, yang mengakibatkan ia dipenjara dan kemudian hari dipenggal kepalanya.

Keunikan Yohanes lainnya ialah dia seorang nabi penglihat / Seer-prophet, ia mampu melihat alam roh (Yoh 1:32-33) dan masa yang akan datang: Kerajaan Sorga dan murka yang akan datang (Mat 3:7)

Yahshua meneguhkan panggilan dan pelayanan Yohanes Pembaptis

  • Ia adalah lebih dari pada nabi (Mat 11:9). Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis. (Mat 11:11a); Luk 7:27, terkecualian bagi mereka yang telah berada di dalam Kerajaan  Sorga (11b).
  • Yahshua menyatakan sesungguhnya gelombang kebangunan rohani yang besar pertama  telah terjadi sejak saat pelayanan Yohanes Pembaptis, bukan pada Hari Pentakosta di Yerusalem. Ia berkata, sejak Yohanes mengkotbahkan Injil Kerajaan Elohim (atau Kerajaan Sorga, istilah Matius) setiap orang berebut masuk kedalamnya (Luk 16:16; KJV dan Lamsa Bible), tepat seperti apa yang Matius tulis: Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan. (Mat 3:5-6).
  • Dan Yahshua membukakan arti nubuatan nabi Maleakhi (Mal 4:5-6), bahwa Yohanes inilah roh Elia tersebut (Mat 11:14; 17:10-13)

Dari semua pernyataan Yahshua Ha Mashiah sendiri di atas, jelas terlihat bahwa pernyataan para guru agama Islam: “nabi Muhammad adalah nabi yang paling besar dan penyempurna ajaran Taurat dan Injil” adalah tidak benar sama sekali. Sebab nabi Muhammad sendiri menyatakan bahwa Yahshua Ha Mashiah (Isa Al Masih, bahasa Arab) adalah pribadi yang sungguh bersih dari semua kesalahan dan dosa.

Dan perhatikan ini, sesuatu yang sangat penting untuk diperhatikan: Keempat penulis Injil (Matius, Markus, Lukas dan Yohanes anak Zebedius), meneguhkan kebesaran pelayanan nabi Yohanes Pembaptis: ia memiliki roh dan kuasa nabi Elia, seorang nabi YAHWEH yang telah membawa seluruh bangsa Israel bertobat dari penyembahan berhala Baal hanya dalam satu hari saja. Elia mampu membuktikan siapakah Elohim yang benar, melalui doanya yang membuat api turun dari langit, sehingga seluruh bangsa Israel dengan suara bulat dan keras berteriak sambil sujud bertelut: “YAHWEH, Dialah Elohim! YAHWEH, Dialah Elohim!” (1Rj 18:19-40)

Namun apa yang Yohanes Pembaptis katakan ketika Yahshua Ha Mashiah turun ke sungai Yordan untuk minta dibaptis olehnya?
Yohanes tiba-tiba disadarkan oleh sosok pribadi yang lebih mulia dan suci dari pada dirinya sendiri. Standard kebenaran hidupnya yang tinggi tersebut (lahir dari keturunan imam, kelahirannya dinubuatkan sekitar  700 tahun sebelumnya, penuh Roh Kudus sejak dikandungan ibunya, tidak pernah menyentuh minuman keras, tidak menikah, terpanggil sebagai nabi pembuka jalan bagi Ha Mashiah) belumlah ada artinya dengan pribadi yang berdiri di depannya. Ia meneliti kedalaman hati Yahshua – ingat ia adalah nabi pelihat / seer-prophet – dan menemukan bahwa ia tidak melihat sedikitpun adanya dosa, kebohongan dan napsu keinginan daging lainnya, inilah yang menyebabkan ia berkata: Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?”  (Mat 3:14) Setelah Yahshua dibaptis

Sebelum Yohanes Pembaptis bertemu Yahshua Ha Mashiah, ia telah tahu bahwa pribadi untuk siapa ia mempersiapkan jalan adalah lebih mulia dari pada dirinya, sehingga ia memberi pernyataan terbuka seperti ini: “Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nyapun aku tidak layak. Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus.”  (Mar 1:7-8). Yoh 1:33

Dan sekarang – di sungai Yordan tersebut – ketika ia berhadapan muka secara langsung dengan Yahshua, ia melihat sendiri siapakah sesungguhnya Yahshua, Yang Kudus dari Sorga.  Yohanes melihat hal lain lagi tentang Yahshua:  “Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya (Yoh 1:32)*

Itulah sebabnya Yohanes bisa berkata seperti di bawah ini:

  • Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.  (Yoh 3:29b-30).Sebab Yohanes Pembaptis tahu bahwa ia datang dari bumi,  – dan hanyalah utusan Bapa Sorgawi untuk mempersiapkan jalan bagi Putra-Nya, Yahshua, yang datang dari Sorga (31).
  • Pewahyuan nabi Yohanes Pembaptis  tentang Yahshua Ha Mashiah tidak  berhenti di sini, ia  melanjutkan bercerita apa yang ia telah lihat yakni: hubungan Bapa Sorgawi dengan Yahshua, dan hubungan tersebut dengan hidup kekal di Sorga dan lawan katanya (murka Elohim): Siapa yang menerima kesaksian-Nya itu, ia mengaku, bahwa Elohim adalah benar. Sebab siapa yang diutus Elohim, Dialah yang menyampaikan firman Elohim, karena Elohim mengaruniakan Roh-Nya dengan tidak terbatas. Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Elohim tetap ada di atasnya.” (Yoh 3:33-36)

Sudahkan Anda bertemu  secara pribadi dengan Yahshua Ha Mashiah? Ialah sesungguhnya Pria Berjubah Putih yang telah menampakan diri-Nya kepada jutaan orang-orang di Afrika, di Timur Tengah dan di Asia melalui mimpi-mimpi dan berbagai penglihatan alam roh.

Dialah sesungguhnya Jalan Lurus yang milyaran orang cari-cari, Ia sendiri berkata tentang diri-Nya Kata Yahshua kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yoh 14:6)

Bila Anda ingin menjadi pengikut Yahshua, bacalah artikel ini: “Apa yang orang harus perbuat untuk masuk Sorga?” Yahshua berkata,  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup. (Yoh 5:24)

Datanglah kepada-Nya hari ini dan berilah dirimu diselamatkan!

*) Pada Injil Matius “Ia melihat Roh Elohim…” Ia huruf besar pada Alkitab  LAI artinya pribadi tersebut menunjuk kepada “Yeshua,” tetapi di dalam semua terjemahan Inggris tertulis “he.” Besar kemungkinan bahwa baik Yohanes Pembaptis dan Yahshua melihat turunnya Roh Kudus tersebut, sebab Yoh 1:33 merupakan peneguhan dari YAHWEH untuk Yohanes akan datangnya seorang yang akan membaptis manusia dengan Roh Kudus. Lihat Mat 3:16-17 dan Mark 1:10 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya http://senjatarohani.wordpress.com/. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

About these ads

Tulis komentar Anda di sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 40 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: