Arti dan Praktek Hari Sabat


Berbahagialah orang yang melakukannya, dan anak manusia yang berpegang kepadanya: yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang menahan diri dari setiap perbuatan jahat. Yesaya 56:2

Banyak orang bicara tentang hari Sabat, namun apa sebenarnya hari Sabat itu? Apakah hari Sabat adalah hari istirahat atau hari ibadah atau kedua-duanya? Adakah faedahnya memelihara hari Sabat untuk orang Kristen non-Yahudi?
Biarkan Alkitab sendiri melalui Roh Kudus Elohim menerangkan hati dan pikiran kita serta membuka mata rohani kita tentang satu subjek yang sangat penting ini.
Perintah YAHWEH yang keempat berbunyi (Keluaran 20:8-11):

(8) Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat: (9) enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, (10) tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat YAHWEH, Elohimmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu. (11) Sebab enam hari lamanya YAHWEH menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia (cat.: kata ”Ia” hanya tertulis di ITB dan NIV ) berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya YAHWEH memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Mengingat dan menguduskan hari Sabat adalah sebuah perintah dan bukan pilihan. Perintah ini sungguh mempunyai kuasa sebab itu adalah perkataan Raja atas segala raja. Itu adalah sebuah hukum dari perkataan-Nya sendiri. Elohim ada banyak cara berbicara kepada umat manusia (Ayub 33:14) [Matthew Henry’s Commentary]. (ayat 1-2) Tepat sama seperti perintah mengasihi YAHWEH dan sesama manusia yang adalah perintah dan bukan pilihan sebab perintah ini adalah ringkasan dari Sepuluh Perintah Elohim.

Hari Sabat adalah materai/ tanda otoritas YAHWEH sebagai Raja atas seluruh alam semesta ini. Setiap surat kuasa selalu memiliki sebuah tanda / materai; Tanda otoritas ini selalu berisi tiga hal; nama penguasa/pemilik, dan jabatan kekuasaan dan tempat kekuasaan. Contoh Izebel membuat surat atas nama Ahab, seorang raja, atas Israel lalu memateraikan itu dengan cincin raja (1 Rj 21:8). Pada perintah ketiga inipun kita dapati materai-Nya: YAHWEH menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya (Kel 20:11)

  • Nama: YAHWEH, Aku ini YAHWEH, itulah nama-Ku (Yes 42:8); YAHWEH Sabaoth (YAHWEH semesta alam) (Yer 31:35; 50:34)
  • Jabatan: Pencipta langit dan bumi, dan laut dan segala isinya; Elohim (10). Baca juga Yer32:18), Raja (Yer 46:18; 48:15; 51:57), Raja yang kekal (Yer 10:10)
  • Daerah kekuasaan: Langit, bumi dan laut termasuk semua isinya.

Materai/ tanda/ cap /stempel dari kekuasaan-Nya sebagai Pencipta nampak pada hari Sabat itu, tidaklah mengherankan bahwa IA memberkati dan menguduskan hari Sabat.

Maka haruslah orang Israel memelihara hari Sabat, dengan merayakan sabat, turun-temurun, menjadi perjanjian kekal. Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya YAHWEH menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat.” (Exo 31:16-17 )

Jika Anda (yang bukan orang Yahudi) mengaku Yahsua Ha Massiah adalah YAHWEH dan Juruselamat Anda, maka Anda adalah cabang zaitun liar yang dicangkokan pada pohon Zaitun sejati (Rom 11:17, 24) Anda digolongkan sebagai orang Israel, orang pilihan-Nya.

Mengingat hari Sabat merupakan juga suatu tanda pengakuan umat-Nya bahwa

  • YAHWEH selesai dengan karya penciptaan pada hari keenam dan kemudian IA beristirahat (Kej 2:3)
  • manusia, semua manusia, diciptakan oleh tangan-Nya, bukan karena monyet berevolusi
  • manusia pada mulanya adalah laki dan perempuan, tidak ada wadam/ bencong
  • pernikahan yang IA buat adalah laki-laki dengan perempuan, tidak sesama jenis kelamin (homosex)
  • semua ciptaan-Nya sungguh sangat baik Maka Elohim melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam. (Kej 1:31)

Seorang pengkotbah senior dari Inggris berkata, ”cukup dengan kitab Kejadian pasal satu Kekristenan bisa mengalahkan semua argumentasi dari kepercayaan dan agama lain.”

Hari Sabat adalah hari suci (Holy-day). Kuduskanlah hari Sabat (8), artinya kita memperlakukan hari Sabat berbeda dengan hari-hari lainnya (Minggu sampai Jumat) dan hari cuti (day-off). Pada hari cuti kita bisa istirahat dan tidur panjang, tapi ini bukanlah hari khusus, sebab itu bukan hari yang dikuduskan-Nya. Kata kudus dalam Alkitab berarti pisah dari (set apart), “Remember the Sabbath day, to set it apart. (The Scriptures); … to keep it holy. (KJV) (8) Hari Sabat adalah hari untuk DIA dimuliakan dan diberi ucapan syukur oleh karena segala apa yang telah dibuat-Nya. Sama seperti perpuluhan (10 % dari gaji) adalah milik YAHWEH dan untuk kemulian-Nya.

Seorang pemilik web-blog menulis bahwa hari Sabat bukanlah hari Saptu atau hari Minggu, bagi dia semua hari bisa dijadikan hari Sabat, suatu definisi yang tidak berlandaskan Alkitab tentunya. Jika penulis di atas seorang karyawan tentu ia akan dipecat oleh bossnya dari pekerjaannya bila ia ambil hari libur di hari kerja sesuka hatinya, bukan? Hidup di dalam anugerah bukan berarti hidup tanpa aturan dan ketetapan!

Hari Sabat juga adalah atau hari istirahat / libur (holyday). Kita umat-Nya diminta untuk berhenti berbisnis / mengusahakan sesuatu untuk menambah penghasilan kita sendiri, Kej 20:10 menerangkan itu. Ingatlah selalu bahwa YAHWEH membuat peraturan, hukum dan ketetapan semua itu untuk keuntungan umat-Nya sendiri! (Kel 23:12).

Yahshua berkata, Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan.” Mat 11:28-30

  • Kelegaan: G373 anapauō ; refresh, rest
  • Ketenangan (jiwa): G372 anapausis (dari G373); intermission, rest

Lalu berkatalah Musa kepada mereka: “Inilah yang dimaksudkan YAHWEH: Besok adalah hari perhentian penuh, sabat yang kudus bagi YAHWEH (Kel 16:23)

  • Hari perhentian penuh: H7677shabbâthôn (dari H7676); special holiday: – rest, sabbath
  • Sabat: H7676 shabbâth; intermission, the Sabbath

Nampak bahwa Sabat = kelegaan, ketenangan; jadi ketiga kata perintah pada Mat 11:28-30 Marilah; pikullah kuk; belajarlah adalah untuk keuntungan tubuh dan jiwa kita. Perintah ketiga – Ingatlah dan hormatilah hari Sabatbukanlah beban atau kuk yang berat, sebaliknya memberi penyegaran baru untuk kita! Aturan agama dan tradisi manusia yang membuat setiap firman Elohim menjadi beban yang berat.

Tradisi manusia yang membuat perintah ketiga ini menjadi berat. Contoh praktek tradisi sabat manusia yang salah: seorang orthodox Yahudi jika naik lift pada hari Sabat, ia akan mengupah orang lain untuk menekan tombol lift baginya, untuk menghindari pelanggaran perintah Sabat. Tiga kesalahan dari orang Yahudi ini ialah: 1. Ia salah mengartikan makna hari Sabat. 2. Jika benar menekan tombol lift pada hari Sabat melanggar hukum Elohim, berarti ia telah membuat orang lain jatuh kedalam dosa demi dirinya sendiri (sama analogi dengan: menyuruh orang lain membunuh demi keuntungan sipenyuruh). 3. Praktek Sabat menjadi pengeluaran uang tambahan baginya dan menjadi ’pelaku dosa’ bagi sipenerima upah. Sedihnya ini masih berlaku.

Hari Sabat adalah hari Sabtu, Pencipta alam semesta tidak pernah merubah itu, seluruh Alkitab meneguhkannya. Lihat Sejarah hari Sabat.

Berkat-Nya juga untuk orang-orang non-Yahudi yang memelihara Sabat-Nya. Dan orang-orang asing yang menggabungkan diri kepada YAHWEH untuk melayani Dia, untuk mengasihi nama YAHWEH dan untuk menjadi hamba-hamba-Nya, semuanya yang memelihara hari Sabat dan tidak menajiskannya, dan yang berpegang kepada perjanjian-Ku, mereka akan Kubawa ke gunung-Ku yang kudus dan akan Kuberi kesukaan di rumah doa-Ku. Aku akan berkenan kepada korban-korban bakaran dan korban-korban sembelihan mereka yang dipersembahkan di atas mezbah-Ku, sebab rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa. (Yes 56:6-7). Doa syafaat Anda didengar dan menjadi penuh kuasa ketika Anda menghormati hari Sabat-Nya!

PRAKTEK MEMELIHARA HARI SABAT
YAHWEH sendiri yang tidak bisa capai dan tidak pernah lelah (Yes 40:28) IA beristirahat – ingat: sabat aritnya istirahat / berhenti dari kerja (Kej 2:2-3)
Praktek Sabat juga telah diperintahkan kepada umat-Nya sebelum Sepuluh Perintah diturunkan,pengumpulan manna (roti dari surga) sebagai penguji ketaatan mereka (Kel 16:4). Dan pada hari yang keenam… “Inilah yang dimaksudkan YAHWEH: Besok adalah hari perhentian penuh, sabat yang kudus bagi YAHWEH; … Enam hari lamanya kamu memungutnya, tetapi pada hari yang ketujuh ada sabat; … pada hari ketujuh ada dari bangsa itu yang keluar memungutnya. “Berapa lama lagi kamu menolak mengikuti segala perintah-Ku dan hukum-Ku? Perhatikanlah, YAHWEH telah memberikan sabat itu kepadamu (22-29)

Karena Anak Manusia adalah Yahweh atas hari Sabat.” (Mat 12:8)Apa artinya firman ini? Perlu diingat bahwa Yahshua Ha Massiah sebagai YAHWEH atas hari Sabat tidak pernah mengganti hari Sabat dan tidak pernah mempermasalahkan perintah hari Sabat ini. Yang Yahshua permasalahkan kepada orang Farisi adalah bagaimana mempraktekkan hari Sabat secara benar. Injil Matius pasal 12 ini merupakan contoh yang baik sekali bagaimana seharusnya bertindak terhadapat hari Sabat, sebab Yahshua sendiri yang mengajar.

Skenario kejadian pada pasal 12: Pada waktu itu, pada hari Sabat. Murid-murid-Nya memetik gandum untuk makan karena lapar (1), orang-orang Farisi menganggap itu sebuah pelanggaran. (2). Yahshua bilang itu tidak bersalah (2-7). Ia bahkan menyembuhkan semua orang yang sakit di rumah ibadah mereka (9-15). Mereka ingin membunuh Yahshua (14). Ia pergi ketempat lain dan menyembuhkan orang buta (22). Orang-orang Farisi semakin kesal, kususnya ketika ada orang yang mengatakan bahwa Ia adalah Anak Daud – Messiah yang dijanjikan (Mat 1:1) – , maka mereka berkata, itu oleh kuasa penghulu setan (24). Dibantah oleh Yahshua, Aku mengusir setan dengan kuasa Roh Elohim (28), dan menambahkan bahwa hati mereka itu jahat (33-35), Perdebatan semakin panas, sehingga (kemungkinan ada orang yang bercerita kepada keluarga Yahshua tentang peristiwa ini) ibu dan saudara-saudara-Nya berusaha menghentikan Dia (gangguansemacam ini terjadi lebih dari 3 kali: waktu Ia berumur 12 tahun (Luk 2:46-51), di pesta pernikahan (Yoh 2:3-4), di Galilea (Yoh 7:1-9)). Ia menolok gangguan mereka (48-50).

Untuk kondisi dan tujuan tertentu bekerja pada hari Sabat tidak melanggar hukum Sabat:

  • Pekerja-pekerja ibadah yang melayani YAHWEH (5; Bil 28:9)
  • Bikin makanan karena lapar seusai pelayanan (1)
  • Berbuat baik demi keselamatan pihak lain, baik untuk binatang terlebih untuk manusia (11-12) Yahshua pada pasal 12 ini terlihat sibuk sekali.
  • Seorang karyawan oleh karena perjanjian kerja. Perlu bijaksana memilih pekerjaan.
  • Dan lain-lain kondisi.

Pada satu sisi Hukum YAHWEH tidak bisa dibatalkan, pada sisi lain kita hidup di bawah peraturan-peraturan pemerintah dan otoritas lainya yang tidak mengenal YAHWEH, karenanya Yahshua sendiri mengingatkan kita untuk kita mempelajari fiiman-Nya ini Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah. (Mat 12:7) dan Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa.” (Mat 9:13)

Lalu kata Yesus kepada mereka: “Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat, (Mark 2:27), untuk kontek cerita yang sama.

Beberapa komentar ahli Alkitab tentang ayat ini:

  • The Sabbath was not “first” made or contemplated, and then the man made with reference to that. Since, therefore, the Sabbath was intended for man’s “good,” the law respecting it must not be interpreted so as to oppose his real welfare. [Albert Barnes, Notes on the Bible]
  • The Sabbath was made for man; for his good, and not for his hurt; both for the good of his soul, that he might have an opportunity of attending divine worship, both in public and private; and for the good of his body, that he might have rest from his labor; and this was the end of the original institution and appointment of it; and therefore works of necessity are not forbidden on this day; such as are for the necessary comfort, support, and preservation of life; [John Gill, The Exposition of the entire Bible]

Penekanan kalimat dari saya.

Jadi, Hari Sabat dibuat untuk kebaikan manusia, bukan sebaliknya. Manusia diberikan hukum hari Sabat agar ia bisa meyembah dan melayani Penciptanya dengan kondisi yang maksimal.

Pikirkanlah hal-hal ini:

  • Bagaimana bisa terus menyembah dan beribadah dengar benar, jika kita tahu sebelah kita sedang dalam kondisi SOS dan memerlukan bantuan kita?
  • Bagaimana bisa pergi melayani dengan baik jika kita perut kita kelaparan?
  • Dapatkah kita duduk diam sementara anak kita perlu bantuan?

Kita perlu bertindak untuk kebaikan DIA dan saudara kita sekalipun itu hari Sabat! (Yoh 9:4; Mat 12)

Namun juga:

  • Mengapa tidak siapkan makanan pada hari sebelumnya, agar pada hari Sabat kita bisa istirahat dan memuliakan DIA dengan maksimal?
  • Mengapa tidak kerja lebih keras di hari kerja (Minggu-Jumat), sehingga di hari Sabat kita bisa benar-benar fokuskan hati kita untuk YAHWEH? (1Tes 2:9)
  • Mengapa harus kuatir akan hari esok? hari Sabat adalah hari YAHWEH, berikan itu untuk kemulian-Nya (Mat 22:21; Mark 12:17; Luk 20:25)
  • Bukankah IA berjanji, jika kita mencari Kerajaan-Nya dan kebenaran-Nya terlebih dahulu maka semua yang kita perlukan akan dicukupi-Nya? (Mat 6:33)

Kita perlu mengusahakan untuk mengingat dan menguduskan hari Sabat, sebab itu adalah perintah-Nya!

Jadi kita perlu hikmat, kebijaksanaan dan pengertian agar terjalin keseimbangan yang sehat antara manusia dengan Penciptanya dan mansia dengan sesamanya.

Orang Kristen haruslah hidup sesuai hukum dan ketetapan YAHWEH, karena semua itu adalah petunjuk untuk kita menjadi sempurna jasmani dan rohani, namun bukan berarti kita hidup di bawah hukum dan ketetapan tersebut, artinya kita harus lakukan semua itu dengan hati nurani yang benar - tidak menjadi legalistik, sebab kita (bagi yang telah menjadikan Yahshua sebagai Messiah) hidup di dalam iman dan anugerah-Nya, jadi kita tidak perlu menghakimi orang lain (bahkan diri kita sendiri) jika kita bekerja/ melakukan sesuatu pada hari Sabat.

IA sendiri yang menyelidiki hati kita apakah kita menghormati dan mengasihi perintah dan ketetapan-Nya atau tidak. Tidak seorangpun perlu menjadi hakim atas saudaranya. Kalau engkau berkata: “Sungguh, kami tidak tahu hal itu!” Apakah Dia yang menguji hati tidak tahu yang sebenarnya? Apakah Dia yang menjaga jiwamu tidak mengetahuinya, dan membalas manusia menurut perbuatannya? (Ams 24:12 )

Janji berkat bagi pemelihara hari Sabat-Nya: Yesaya 58:13-14 dan 56:1-2, 5-7.

Bacaan berkait:

 

Artikel ini boleh dipakai, namun sertakan alamat situsnya. Hargailah karya tulis orang lain. Salam dan terima kasih, Senjata Rohani’s Weblog

About these ads

4 Tanggapan

  1. Shallom Bapak.. Puji ƮƱƗƗДƝ, sy sangat terberkati dgn adanya blog ίni. Sy ingin bertanya :
    Bilamanakah waktu dimulai dan berakhirnya hari Sabat ί̣пί̣?. Sy belum mengerti, sy bergereja hari Sabtu, pukul 18.30. Apakah ί̣пί̣ telah sesuai?
    Terimakasih atas penjelasan Bapak.

    • Shalom Asihprihastutik7. Hari Sabat dimulai pada hari Jumat sore (saat matahari terbenam) sampai dengan hari Sabtu sore (saat matahari terbenam). Di wilayah empat musim dimana matahari terbit lebih awal dan tenggelam sangat telat pada Musim Panas atau sebaliknya pada Musim Salju maka permulaan hari bisa di tetapkan antara pukul 18.00 sampai 19.00.
      Waktu bergereja ada yang mulai Jumat malam, Saptu pagi atau siang. Jika karena satu dan lain hal ibadah korporat dimulai Saptu malam atau hari Minggu (seperti di Eropa, yang budaya Roma telah berakar sangat kuat) sekalipun saya pikir tidaklah terlalu masalah, yang terpenting hati, pikiran dan perbuatan kita mentaati Hari Sabat YAHWEH tersebut.
      Terima kasih kembali.

  2. Salam sejahtera. Saya menyukai artikel ini (Sabat) dan saya diberkati. Thanks

Tulis komentar Anda di sini

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 37 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: